MANGUPURA, PANTAUBALI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Badung. Siswa SMAN 1 Kuta Utara, I Made Dwi Sathya Kurniawan, berhasil terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026.
Keberhasilan Dwi menjadi catatan istimewa bagi Kabupaten Badung karena untuk pertama kalinya daerah ini berhasil mengirimkan perwakilan yang lolos sebagai anggota Paskibraka tingkat pusat. Capaian tersebut diraih setelah melalui proses seleksi panjang dan ketat mulai dari tingkat daerah hingga seleksi nasional.
Dalam tahapan seleksi tingkat nasional, Kabupaten Badung mengirimkan dua wakil terbaik, yakni I Made Dwi Sathya Kurniawan dari SMAN 1 Kuta Utara dan Vadeline Angelia dari JB School Badung. Keduanya berhasil menunjukkan kemampuan terbaik hingga bersaing dengan pelajar pilihan dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Kabupaten Badung, khususnya dari kalangan pelajar.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, pelatih, pembina, hingga dukungan keluarga dalam mempersiapkan calon anggota Paskibraka.
“Tahun ini menjadi momentum yang sangat membanggakan karena untuk pertama kalinya wakil Badung berhasil lolos sebagai Paskibraka tingkat pusat. Ini merupakan hasil kerja bersama melalui pembinaan yang terarah dan dukungan dari seluruh pihak,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Arimbawa menjelaskan, keberhasilan dalam seleksi Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan baris-berbaris dan fisik semata. Para peserta juga dinilai dari aspek karakter, kedisiplinan, etika, kemampuan bekerja sama, serta pemahaman terhadap nilai nasionalisme dan kebangsaan.
Ia menyebutkan, pola pembinaan yang diterapkan selama ini terus disesuaikan dengan perkembangan aturan dan standar seleksi terbaru. Selain kemampuan teknis, pembentukan karakter menjadi bagian penting dalam mencetak calon anggota Paskibraka yang memiliki jiwa kepemimpinan.
“Peserta yang terpilih memiliki kemampuan akademik maupun nonakademik yang baik, serta didukung sikap, kedisiplinan, dan pemahaman terhadap nilai kebangsaan,” jelasnya.
Bakesbangpol Badung memastikan keberhasilan tersebut akan menjadi motivasi untuk memperkuat program pembinaan calon Paskibraka pada tahun-tahun berikutnya. Evaluasi dan penyempurnaan sistem seleksi akan terus dilakukan agar semakin banyak generasi muda Badung yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Prestasi ini tidak boleh berhenti sebagai kebanggaan sesaat. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas pembinaan dengan harapan semakin banyak wakil Badung yang mampu lolos hingga tingkat pusat,” katanya.
Selama menjalani proses pendidikan dan pelatihan sebagai anggota Paskibraka tingkat pusat, I Made Dwi Sathya Kurniawan juga akan mendapatkan pendampingan dan pemantauan dari Bakesbangpol Badung. Koordinasi dengan pihak keluarga maupun instansi terkait akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik.
Keberhasilan Dwi diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kabupaten Badung agar terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kedisiplinan, serta berani berkompetisi hingga tingkat nasional. (rls/kjs/bdg)
































