- Advertisement -
Beranda blog Halaman 64

9 Remaja Dipanggil Polres Tabanan Usai Viral Aksi Nyalakan Petasan Sambil Berkendara

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah video yang memperlihatkan aksi berbahaya sejumlah remaja menyalakan petasan sambil mengendarai sepeda motor di wilayah Kabupaten Tabanan sempat viral di media sosial.

Menindaklanjuti video tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penelusuran, kejadian itu diketahui terjadi di Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Setra Ganda Mayu, Kota Adat Tabanan.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Anton Suherman mengatakan, pihaknya telah memanggil sembilan orang remaja yang terlibat dalam aksi tersebut untuk dimintai klarifikasi.

Adapun para remaja yang terlibat dalam video viral tersebut yakni I Gusti Putu Klidianjaya Putra (20) selaku perekam video, serta AW (16), MFA (16), MSS (16), MRTP (16), AS(16), KGSY(16), MNA(17), dan EAP (11) yang berperan sebagai pengikut maupun pelaku pemegang kembang api.

Kegiatan klarifikasi dilaksanakan pada Minggu malam (21/12/2025), bertempat di Ruang Rapat Gakkum Satlantas Polres Tabanan

“Mereka mengakui perbuatan dan meminta maaf. Kami pun telah memberikan edukasi serta teguran tertulis kepada anak-anak yang melakukan tindakan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Anton, Senin (22/12/2025).

Selain itu, Satlantas Polres Tabanan juga memberikan arahan dan imbauan terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Petugas turut meminta para pelaku membuat surat pernyataan permohonan maaf dan klarifikasi secara tertulis, serta memberikan teguran tilang tertulis atas pelanggaran yang dilakukan.

“Kami imbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan aksi yang membahayakan keselamatan di jalan raya serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama,” tegas AKP Anton. (ana)

Gerindra Tabanan Gelar Pendidikan Politik, Libatkan Kader hingga Generasi Z

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Tabanan menggelar kegiatan Pendidikan Politik bagi para kader di Desa Nyidah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (21/12/2025).

Kegiatan ini diikuti ratusan kader Gerindra dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan. Menariknya, pendidikan politik yang mengusung tema “Peningkatan Kualitas dan Loyalitas Kader dalam Menyukseskan Program Pemerintah Prabowo–Gibran” tersebut juga melibatkan kalangan Generasi Z, yakni generasi yang lahir pada rentang tahun 1997 hingga 2012.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPD Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tabanan, serta jajaran Ketua PAC Gerindra se-Kabupaten Tabanan.

Dalam sambutannya, De Gadjah menegaskan bahwa pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk kader yang memiliki pemahaman politik yang sehat.

Menurutnya, kader partai membutuhkan pembelajaran politik yang benar dengan bimbingan figur atau mentor yang tepat.

“Pemahaman politik yang sehat adalah kunci utama. Untuk belajar politik, dibutuhkan mentor yang baik. Saya sendiri menemukan teladan tersebut pada Bapak Prabowo Subianto, sosok yang tulus dan total mengabdikan diri untuk bangsa dan negara,” ujar De Gadjah.

Ia juga menekankan bahwa dalam menjalankan aktivitas kepartaian, Partai Gerindra menjunjung tinggi nilai loyalitas sebagai ruh organisasi. De Gadjah menyebutkan terdapat tiga bentuk loyalitas yang harus dimiliki setiap kader.

Pertama, loyalitas kepada masyarakat, khususnya bagi kader yang dipercaya menduduki jabatan eksekutif maupun legislatif. Kedua, loyalitas kepada partai. Ketiga, loyalitas kepada pimpinan.

“Ketika kader sudah loyal kepada masyarakat, maka secara otomatis ia juga loyal kepada partai karena sejalan dengan AD/ART. Jika loyal kepada rakyat dan partai, maka loyal kepada pimpinan akan mengikuti,” tegasnya.

Terkait keterlibatan Generasi Z, De Gadjah menilai kelompok usia ini memiliki peran strategis dalam sistem politik saat ini. Ia menyebut Gen-Z sebagai ujung tombak politik masa depan, mengingat pada 2029 mendatang mereka akan menjadi bagian dari generasi pemimpin yang bertarung di level nasional maupun daerah.

“Di Tabanan, keterlibatan Gen-Z sangat masif. Selain ketua partainya berasal dari kalangan milenial, kehadiran Gen-Z membawa warna baru dalam dinamika politik di Tabanan,” pungkasnya. (ana)

Koster Buka Lokasabha XII MGPSSR, Ajak Pesemetonan Komit Jaga Adat dan Keutuhan Bali

Lokasabha XII MGPSSR (Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi) di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung pada Minggu (21/12/2025).
Lokasabha XII MGPSSR (Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi) di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung pada Minggu (21/12/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Gubernur Bali, Wayan Koster, membuka Lokasabha XII MGPSSR (Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi) dengan pemukulan gong, bertempat di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung pada Minggu (21/12/2025).

Lokasabha XII merupakan pertemuan besar atau musyawarah kerja tingkat provinsi MGPSSR yang menjadi forum strategis konsolidasi pesemetonan dalam konteks pembangunan Bali serta pelestarian adat dan budaya.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster yang juga didampingi Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta yang sekaligus Ketua MGPSSR menegaskan keberadaan MGPSSR memiliki dampak positif yang besar bagi Bali.

Ia menyatakan selalu hadir dalam Lokasabha karena forum ini menjadi ruang diskusi penting antara pesemetonan dan pemerintah dalam menjaga keseimbangan pembangunan serta pelestarian adat budaya Bali.

Menurutnya, pesemetonan menunjukkan bhakti kepada kawitan dan menjadi tanggung jawab moral generasi penerus (warih) untuk melanjutkan warisan para penglingsir, baik secara sekala maupun niskala.

Gubernur Koster juga menekankan pentingnya solidaritas dan kekompakan masyarakat Bali di tengah meningkatnya perhatian dan kepentingan terhadap Bali.

“Bali menjadi rebutan karena keindahannya dan daya tariknya bagi dunia. Ada kepentingan agama, budaya, ekonomi, politik, dan lainnya. Ada yang bertujuan baik, ada pula yang berdampak buruk. Kita tidak boleh lengah,” tegasnya.

Ia secara tegas menolak keberadaan sampradaya asing yang dinilai merusak tatanan sosial dan spiritual Bali. Menurutnya, toleransi terhadap praktik yang menyimpang dapat memicu konflik horizontal dan perpecahan di masyarakat.

“Saya sebagai Gubernur tegas, tidak bisa untuk sampradaya asing yang merusak tatanan Bali. Kritik dan bully silakan, tetapi saya ingin menjaga dan meneruskan budaya serta adat warisan Bali secara utuh,” ujarnya.

Dalam arah pembangunan, Gubernur Koster menegaskan komitmennya membangun Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun telah disiapkan dan direncanakan mulai diresmikan pada 22 Oktober 2025.

“Tanpa haluan yang jelas, Bali bisa terombang-ambing. Karena itu saya ngrastiti bhakti sekala-niskala agar Bali tetap eksis, berdaya saing, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” katanya.

Ia juga menyinggung kebijakan pengendalian alih fungsi lahan dan pembatasan izin toko modern berjejaring. Kebijakan tersebut bertujuan melindungi sumber pangan serta keberlangsungan warung lokal.

“Satu toko modern bisa mematikan 30 warung. Kita batasi, bukan memberangus, dengan tidak memberikan izin baru,” jelasnya.

Lokasabha XII MGPSSR dikatakan Koster, memikul tanggung jawab besar dalam menjaga Bali ke depan. Ia mengajak seluruh Semeton Pasek untuk berkontribusi aktif dan bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan Bali yang berlandaskan adat, budaya, dan kearifan lokal.

Lokasabha XII MGPSSR turut dihadiri oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bangli, Wakil Bupati Karangasem, serta Anggota DPR RI perwakilan Bali, I Ketut Kariasa Adnyana dan I Nyoman Partha. (rls)

Pemotor Jatuh ke Jurang di Desa Jegu Penebel Ditemukan Tewas

Kecelakaan lalu lintas di wilayah Banjar Jegu Tegal, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, pada Sabtu malam (20/12/2025).
Kecelakaan lalu lintas di wilayah Banjar Jegu Tegal, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, pada Sabtu malam (20/12/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Banjar Jegu Tegal, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, pada Sabtu malam (20/12/2025).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 Wita tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata mengatakan, korban meninggal dunia diketahui bernama I Wayan Dedi Mardiana (34), warga asal Banjar Dinas Nyatnyatan, Desa Gadungsari, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran kali kecil di bawah jurang lokasi kejadian,” jelas Berata, Minggu (21/12/2025).

Sementara itu, satu korban lainnya yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut hingga kini belum diketahui identitasnya. Korban luka-luka disebut telah diajak oleh temannya meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor dengan alasan akan dibawa ke rumah sakit atau puskesmas.

“Petugas sudah melakukan pengecekan ke Puskesmas Penebel, namun nihil ditemukan pasien luka akibat kecelakaan lalu lintas. Saat ini Unit Laka Lantas Polres Tabanan masih melakukan penelusuran ke rumah sakit di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan saksi I Wayan Dirga (45), seorang guru yang tinggal di Banjar Tegal Jegu, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 19.45 Wita. Saat hendak memancing, saksi melihat seorang pria dengan kondisi wajah berdarah meminta pertolongan dan mengaku mengalami kecelakaan.

“Saksi kemudian menghubungi kepala wilayah (kawil) serta warga setempat untuk meminta bantuan. Korban menyebutkan bahwa temannya masih berada di jurang,” terang Berata.

Warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi jurang dan menemukan korban dalam kondisi tenggelam di aliran kali kecil.

Saksi lain, I Nyoman Kariana (59), selaku Kepala Wilayah Jegu Tegal, mengatakan ia mendapat laporan dari warga sekitar pukul 19.30 Wita mengenai adanya kecelakaan di wilayah selatan Banjar Jegu.

“Saat dilakukan pencarian bersama warga, korban ditemukan tenggelam dan terlilit semak belukar, dengan sepeda motor berada di dekatnya di dalam sungai,” jelasnya.

Korban selanjutnya dievakuasi oleh tim gabungan SAR terbatas yang terdiri dari Sat Samapta Polres Tabanan, personel Polsek Penebel, BPBD Kabupaten Tabanan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Jegu, serta dibantu masyarakat setempat.

“Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit dengan didampingi oleh pihak keluarga,” pungkas Iptu I Gusti Made Berata.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan serta keberadaan korban luka-luka yang belum diketahui identitasnya. (ana)

Ketua TP. PKK Badung Hadiri Perayaan Hari Ibu di Desa Sembung

Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara Perayaan Hari Ibu yang digelar di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, di Lapangan Desa Sembung, Mengwi, Minggu (21/12).
Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara Perayaan Hari Ibu yang digelar di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, di Lapangan Desa Sembung, Mengwi, Minggu (21/12).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara Perayaan Hari Ibu yang digelar di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Minggu (21/12) di Lapangan Desa Sembung, Mengwi.

 

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat Hari Ibu, Kita Wujudkan Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas” turut dihadiri oleh Perbekel Desa Sembung beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), warga Lansia, dan anggota PKK Desa Sembung.

Adapun rangkaian acara yang dilaksanakan meliputi senam massal, senam kreasi, pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian sembako kepada seluruh ibu-ibu PKK se-Desa Sembung.Dalam kesempatannya, Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Desa Sembung atas upaya yang dilakukan dalam menyelenggarakan perayaan Hari Ibu yang penuh makna. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai pilar utama dalam pembangunan masyarakat dan terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045. “Semangat hari Ibu yang penuh kasih dan dedikasi harus terus diteruskan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Acara yang berjalan dengan meriah dan penuh kebersamaan, menjadi wujud apresiasi terhadap peran dan kontribusi para ibu di Desa Sembung. “Selamat hari Ibu kepada seluruh Ibu-ibu di desa sembung, semoga dapat terus menjadi ibu yang kuat dan tangguh untuk masyarakat dan keluarga masing-masing,” kata Rasniathi.

Perbekel Desa Sembung I Ketut Sukerta menyampaikan kegiatan perayaan hari Ibu pertama kali dilaksanakan di Desa Sembung. Dilaporkan juga kegiatan ini juga diisi dengan pembagian sembako kepada seluruh Ibu-ibu di Desa Sembung dengan jumlah total 1.993 orang. Ini menjadi bukti bahwa Pemerintahan Desa Sembung dan Pemerintah Kabupaten Badung selalu memberikan perhatian terhadap warga masyarakat terutama para ibu sebagai figur sentral dalam keluarga. (rls)

 

 

Bupati Instruksikan Bangun Teba Modern Berbasis Rumah Tangga

Bupati Wayan Adi Arnawa saat rapat koordinasi dengan Camat, Perbekel, Lurah dan Pengelola TPS3R terkait penanganan sampah, Jumat (19/12).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat rapat koordinasi dengan Camat, Perbekel, Lurah dan Pengelola TPS3R terkait penanganan sampah, Jumat (19/12).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Menyikapi permasalahan sampah di Kabupaten Badung, terlebih adanya kebijakan pembatasan dan akan ditutupnya TPA Suwung, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah cepat dengan mengumpulkan Camat, Perbekel, Lurah dan Pengelola TPS3R untuk koordinasi sekaligus mengambil langkah konkret penanganan sampah, Jumat (19/12) di Puspem Badung.

 

Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati didampingi Plt. Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Made Rai Warastuthi menginstruksikan kepada Perbekel dan Lurah bekerjasama dengan Bendesa Adat untuk segera membangun teba modern berbasis rumah tangga. “Kami melihat belum semua desa maupun kelurahan memiliki TPS3R. Langkah paling cepat untuk mengurangi sampah, kami mendorong terbangunnya teba modern atau sejenisnya berbasis rumah tangga yang dibiayai pemerintah dalam hal ini dari APBDes,” jelasnya.

 

Agar program ini berjalan dengan baik, Bupati telah memerintahkan Dinas PMD dalam evaluasi APBDes agar masing-masing Desa membangun teba modern. Termasuk di Kelurahan juga otomatis, karena Kelurahan ini langsung dengan APBD, agar berkoordinasi dengan Tim Kabupaten untuk pembiayaannya. “Langkah ini kami lakukan sebagai upaya dan solusi penanganan sampah jangka pendek di badung. Dan kedepan kami harapkan dapat melakukan pengelolaan sampah berbasis sumber di masing-masing wilayah,” imbuhnya.

 

Selain teba modern, Bupati juga menegaskan di masing-masing Desa dan Kelurahan agar membentuk Satgas penanganan sampah yang langsung dipimpin oleh Perbekel atau Lurah bekerjasama dengan Desa Adat. Tugasnya memantau dan memberi pembinaan penanganan sampah di rumah tangga. Di Kecamatan juga diwajibkan membentuk Satgas penanganan sampah. Dibagian lain, terkait dengan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pihak swasta agar dapat dikoordinasikan sehingga secara prinsip semua sampah dapat diselesaikan wilayah itu sendiri. Termasuk pula sampah yang bersumber dari industri pariwisata, yang belum mempunyai pengolahan sampah agar diarahkan ke TPS3R terdekat. Berkenaan dengan hal tersebut Bupati meminta DLHK melakukan pemetaan terhadap kesiapan menerima limpahan sampah, baik SDMnya maupun biaya operasionalnya. “Dengan langkah ini harapan kita dapat mengurangi penanganan sampah di TPST, bahkan keinginan kita kedepan Badung dapat zero membuang sampah ke TPA Suwung,” terang Bupati. (rls)

Pemkab Tabanan Anugerahkan Penghargaan kepada 12 Inovator dalam Lomba Inovasi Daerah 2025

Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Jumat (19/12).
Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Jumat (19/12).

PANTAUBALI.COM , TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menganugerahkan penghargaan kepada 12 inovator terbaik dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2025 bertajuk Jayaning Singasana. Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Jumat (19/12).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Tabanan yang diwakili Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, gagasan, dan kontribusi nyata para inovator dalam mendukung pembangunan daerah.

Sebanyak 12 inovator penerima penghargaan terbagi dalam empat kategori. Pada Kategori SMP/Sederajat, peringkat pertama diraih Dewa Ayu Gede Indira Anandini Putri dengan inovasi MARS (Maggot Recycle School), yakni daur ulang sampah organik berbasis maggot. Peringkat kedua diraih Ni Putu Novi Suda Aryani melalui inovasi KECO-LIFE, pemanfaatan tanaman kecombrang sebagai solusi penanggulangan erosi dan ketahanan pangan di sekolah. Sementara peringkat ketiga diraih Dewa Ayu Fanny Apriliani dengan inovasi Banana Plastik “Biu Gedang Saba” untuk masa depan.

Pada Kategori SMA/SMK/Sederajat, peringkat pertama diraih Ni Putu Jeni Padma Gayatri dengan inovasi BONZALA (Abon Salak) sebagai produk ikon kuliner Tabanan. Peringkat kedua diraih Ni Kadek Dinda Cantika Dewi dengan inovasi TAMAS (Tabanan Agricultural Monitoring and Analysis System), dan peringkat ketiga diraih Ni Kadek Giyopani Santi Dewi dengan inovasi ECO BOKOR, pemanfaatan koran dan kertas bekas agar memiliki nilai jual tinggi.

Untuk Kategori Aparatur Sipil Negara (ASN), peringkat pertama diraih Ni Wayan Sri Yasmini, S.Pd., M.Pd. dengan inovasi SAHABAT SELSA (Sapa Hati Berbasis AI Teknologi di SMP Negeri 1 Selemadeg). Peringkat kedua diraih Ni Made Era Puspayani, S.T., M.AP. dengan inovasi PEDULI (Program Edukasi Unit Layanan Disabilitas), dan peringkat ketiga diraih Febrina Rachmawati, S.Pd. dengan inovasi SUNARI (Suara dan Aspirasi Murid).

Sementara itu, pada Kategori Komunitas Kreatif dan UMKM Desa, peringkat pertama diraih I Gusti Ngurah Made Prabhaswara dengan inovasi Mesin Cacah Sampah Organik Bertenaga Surya sebagai media edukasi energi bersih menuju Bali Emisi Nol Bersih 2045. Peringkat kedua diraih I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd. dengan inovasi SIKADEK (Sistem Informasi Kebencanaan Desa Kukuh), dan peringkat ketiga diraih I Made Sugianto dengan inovasi Pustaka Ekspresi, inovasi penerbitan buku berbasis komunitas untuk meningkatkan literasi desa.

Dikonfirmasi terpisah pada Sabtu (20/12), Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Ia menilai kualitas inovasi yang dihasilkan pada tahun 2025 sangat baik, dengan keunggulan dan manfaat yang beragam bagi masyarakat.

“Seluruh inovasi yang lahir tahun ini menunjukkan kualitas yang sangat baik. Masing-masing memiliki kelebihan dan manfaat nyata, baik di bidang lingkungan, pendidikan, sosial, maupun ekonomi kreatif,” ujarnya.

Bupati Sanjaya juga menegaskan bahwa peran para inovator di Tabanan sangat strategis dalam mendorong budaya inovasi di lingkungan pemerintah dan masyarakat. Berkat komitmen tersebut, Kabupaten Tabanan berhasil meraih Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 sebagai penerima penghargaan tambahan Kategori Sangat Inovatif, subkategori Kabupaten Sangat Inovatif.

Lebih lanjut, Bupati berharap ke depan semakin banyak inovasi yang lahir dari putra-putri Tabanan. “Kami berharap di tahun mendatang akan lahir lebih banyak lagi inovasi dari para inovator Tabanan sebagai langkah nyata mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berkontribusi,” tambahnya.

Selain penghargaan kepada para juara, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada empat peserta Kategori Video Terfavorit, masing-masing Ni Kadek Ari Anjani Putri, Putu Roby Adi Adnyana, I Wayan Dharma Astika, S.T., M.Si., serta I Putu Aditya Perdana.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Tabanan, I Gusti Made Darma Ariantha, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh pemenang lomba memperoleh piagam penghargaan, trofi, uang pembinaan, serta hadiah dari para sponsor kegiatan. Ia juga memastikan bahwa lomba inovasi daerah akan kembali digelar pada tahun mendatang.

“Lomba ini akan kembali dilaksanakan tahun depan. Kami mengajak seluruh masyarakat Tabanan untuk mulai mempersiapkan ide dan inovasinya sejak dini. Pada tahun 2026, kami persilakan kembali untuk berpartisipasi dan menunjukkan karya terbaik bagi Tabanan,” pungkasnya. (rls)

Momentum Bela Negara Ke-77, Pemkab Tabanan Apresiasi Purna Tugas ASN Serta Dorong Literasi dan Inovasi Daerah

Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Jumat (19/12).
Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Jumat (19/12).

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Jumat (19/12). Upacara dipimpin oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M selaku Komandan Upacara, yang diwakili oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga. Momentum ini dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan bagi PNS Purna Tugas terhitung mulai 1 Desember 2025, serta penyerahan hadiah Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana dan Lomba Video Konten Literasi Kabupaten Tabanan Tahun 2025.

 

Dengan mengusung Tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, jalannya upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Para peserta upacara terdiri dari Asisten Setda Kabupaten Tabanan, Kepala perangkat daerah, serta jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan. Peringatan Hari Bela Negara setiap tanggal 19 Desember merupakan momentum penting untuk menunjukkan komitmen menjaga keutuhan bangsa.

 

“Kita mengenang berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, ketika agresi militer kedua mengancam keberlangsungan republik. Semangat bela negara terbukti mampu menjaga Indonesia tetap berdiri,” ujar Wabup Dirga membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia pagi itu. Sekaligus menyampaikan, tema peringatan tahun ini, “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui disiplin, kesiapsiagaan, serta ketangguhan seluruh rakyat Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman.

 

Situasi dunia yang penuh ketidakpastian, rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi hingga manipulasi informasi menjadi bentuk ancaman baru bagi bangsa. Selain itu, ancaman terhadap negara tidak lagi bersifat konvensional, melainkan hadir dalam berbagai bentuk seperti perang siber, radikalisme, hingga bencana alam yang semakin sering terjadi. Dalam kondisi ini, semangat bela negara dikatakannya menjadi kekuatan moral dan kebersamaan seluruh elemen bangsa, demi menjaga persatuan Indonesia.

 

Pada bagian lain sambutan tersebut, juga disampaikan peringatan Hari Bela Negara Ke-77 ini bertepatan dengan ujian berat bagi saudara sebangsa di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang tengah dilanda bencana alam. Ketiga wilayah tersebut memiliki sejarah penting dalam perjalanan republik. Aceh dikenal sebagai daerah modal yang memberikan dukungan logistik, dana serta perjuangan diplomasi pada masa kemerdekaan.

 

Sumatera Utara dikenang sebagai salah satu pusat medan juang yang menorehkan perlawanan heroik terhadap agresi Belanda. Dalam sejarahnya, wilayah tersebut menjadi titik strategis yang menjaga keberlanjutan pemerintahan republik. Dan dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, lahirlah PDRI sebagai penyelamat republik dalam masa tersulit sejarah Indonesia. Melalui keberanian para pemimpin dan rakyatnya, republik tetap berdiri.

 

Semangat tiga wilayah tersebut mempertegas, bahwa kebangkitan serta persatuan Indonesia tidak terlepas dari ketangguhan daerah-daerah penopang sejarah tersebut. Karena itu, momentum Hari Bela Negara harus menjadi pengingat bahwa cinta tanah air perlu diwujudkan melalui aksi nyata; mulai dari membantu sesama, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga memberikan kontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing untuk Indonesia yang kuat dan maju.

 

“Bela negara adalah bentuk cinta yang paling nyata kepada bangsa. Kita buktikan dengan bekerja, berinovasi, membantu sesama, serta menjaga persatuan,” tegas Dirga. Pihaknya juga berharap peringatan ini menjadi dorongan bagi seluruh ASN dan masyarakat Tabanan untuk terus berkarya, terus mengabdi, dan terus meneguhkan persatuan demi Indonesia yang maju, aman, dan bermartabat.

Upacara resmi ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sembilan PNS purna tugas, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah Juara Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana, serta hadiah lomba video konten literasi Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang berlangsung dengan tertib dan penuh suka cita. Dengan peringatan ini, Pemkab Tabanan berharap semangat bela negara terus terpatri dalam diri seluruh masyarakat, terutama generasi muda sebagai pelanjut cita-cita bangsa. (rls)

Bupati Adi Arnawa Serahkan Penghargaan Usia Harapan Hidup 75 Tahun

Bupati Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan langsung penghargaan secara simbolis kepada AA. Made Puger yang berulang tahun ke-103, di Lingkungan Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Jumat (19/12)
Bupati Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan langsung penghargaan secara simbolis kepada AA. Made Puger yang berulang tahun ke-103, di Lingkungan Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Jumat (19/12)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dalam rangka memberikan motivasi dan penghargaan kepada masyarakat Kabupaten Badung yang telah melampaui Usia Harapan Hidup (UHH) 75 Tahun, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan langsung penghargaan secara simbolis kepada Anak Agung Made Puger yang berulang tahun ke-103, bertempat di Lingkungan Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, pada Jumat (19/12).

 

Pada kesempatan ini, Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi merayakan Ulang Tahun Anak Agung Made Puger yang jatuh pada tanggal 11 Desember yang lalu, seraya menyerahkan penghargaan berupa uang sebesar Rp. 3 Juta dan Kado. Selain itu Bupati juga menyerahkan secara simbolis Akta Kelahiran dan Perkawinan untuk masyarakat di Kelurahan Kerobokan Kaja kepada Lurah Kerobokan Kaja I Gst. Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra.

 

Bupati Badung menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para Lansia dan seluruh masyarakat di Kabupaten Badung untuk senantiasa menerapkan kebiasaan/pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan diharapkan juga dapat menambah kebahagiaan para penglingsir/lansia di masa tua nya.

 

“Mudah-mudahan dengan program ini akan menambah motivasi masyarakat Badung untuk hidup sehat. Kalau semua masyarakat Kabupaten Badung yang mampu hidup mencapai usia harapan hidup, berarti menunjukkan bahwa kualitas derajat kesehatan di Badung ini berkembang. Ini juga merupakan wujud perhatian pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Badung serta kami akan selalu hadir dan berada di tengah-tengah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Bupati Badung Adi Arnawa juga menyampaikan bahwa pada Bulan Desember 2025 ini, penghargaan diserahkan kepada masyarakat yang mencapai UHH 75 Tahun yang lahir pada tanggal 3-15 Desember dengan jumlah penerima sebanyak 362 orang. Untuk masyarakat yang lahir pada tanggal 16-31 Desember akan diserahkan penghargaan ini pada awal Bulan Januari tahun 2026. Total jumlah penerima penghargaan sekitar 18.000 sampai 19.000 orang.

 

“Pemkab Badung sangat menghargai kontribusi, jasa-jasa, pengabdian dan dedikasi para sesepuh kita yang turut dalam membangun Kabupaten Badung. Atas nama pribadi dan pemerintah, mengucapkan selamat kepada para Lansia penerima penghargaan, semoga usia panjang dan kesehatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa dapat menjadi berkah dan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Saya berharap, para penerima penghargaan dapat terus menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi muda, sehingga dapat mengikuti jejak para penglingsir yang kita hormati dan membuat Kabupaten Badung semakin maju dan sejahtera. Semoga melalui pemberian penghargaan ini dapat menjadi momentum untuk senantiasa memberikan perhatian kepada para penglingsir kita di Kabupaten Badung dan juga kesehatan masyarakat,” harapnya.

 

Turut hadir pada kesempatan ini Kepala OPD terkait dilingkungan Pemkab Badung BPD Bali Cabang Mangupura dan Badung, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana beserta unsur tripika kecamatan beserta Kepala Lingkungan se Kelurahan Kerobokan Kaja dan Kelian Banjar Adat se Desa Kerobokan. (rls)

 

Caption :

 

Bupati Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan langsung penghargaan secara simbolis kepada AA. Made Puger yang berulang tahun ke-103, di Lingkungan Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Jumat (19/12).

CAKRAWASI, Sistem Baru Polda Bali Awasi WNA dan Keamanan Pariwisata

Sosialisasi CAKRAWASI, sistem baru Polda Bali awasi WNA dan keamanan pariwisata Bali.
Sosialisasi CAKRAWASI, sistem baru Polda Bali awasi WNA dan keamanan pariwisata Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kepolisian Daerah (Polda) Bali melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) meluncurkan CAKRAWASI (Cakra Pengawasan Orang Asing), sebuah sistem pendataan warga negara asing (WNA) berbasis web yang dirancang untuk memperkuat pengawasan keberadaan orang asing di Bali secara terintegrasi dan real time.

Direktorat Intelkam Polda Bali, Ipda I Ketut Yudi Mahendra Putra, menjelaskan bahwa CAKRAWASI dikembangkan sebagai respons atas meningkatnya mobilitas dan jumlah WNA di Bali, sekaligus untuk menutup celah lemahnya pendataan orang asing yang selama ini kerap terjadi, khususnya di hunian dan akomodasi nonresmi.

“Program CAKRAWASI memiliki dasar hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 juncto Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2024 tentang Keimigrasian, hingga Perpol Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pengawasan Fungsional Kepolisian terhadap Orang Asing,” jelas Yudi Mahendra, Jumat (19/12/2025).

Peluncuran CAKRAWASI dinilai semakin mendesak seiring lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Data mencatat, pada 2024 jumlah kunjungan wisatawan asing mencapai 6,3 juta orang, dan pada 2025 diproyeksikan meningkat menjadi 7 hingga 8 juta kunjungan.

Namun di sisi lain, pertumbuhan akomodasi ilegal serta rendahnya tingkat hunian hotel resmi dinilai berdampak pada tidak optimalnya pendataan WNA. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan, mulai dari pelanggaran izin tinggal hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Bali mencatat adanya peningkatan kasus kriminal yang melibatkan WNA, dari 445 kasus pada 2024 menjadi 522 kasus hingga Oktober 2025. Kasus tersebut meliputi tindak pidana narkotika, pelanggaran keimigrasian, hingga kejahatan lintas negara yang kerap beroperasi dari hunian tidak resmi.

“Melalui CAKRAWASI, pendataan WNA dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan terpusat. Sistem ini sejalan dengan amanat Pasal 72 dan Pasal 117 Undang-Undang Keimigrasian, yang mewajibkan pengelola penginapan melaporkan data tamu asing kepada aparat berwenang,” tegasnya.

Dalam implementasinya, Polda Bali menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali untuk menyosialisasikan penggunaan CAKRAWASI kepada seluruh pelaku usaha akomodasi. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan seluruh wisatawan asing terdata secara optimal, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas WNA di Bali.

Melalui sistem ini, Polda Bali menargetkan terciptanya pariwisata Bali yang aman, tertib, dan berkualitas, dengan pengawasan orang asing yang lebih transparan serta mampu meminimalisir potensi gangguan keamanan di tengah tingginya arus wisatawan. (ana)