Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Gau Kuta Selatan

Petugas bersama Tim Basarnas mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas (Mr. X) dari kawasan batu karang Pantai Gau, Kuta Selatan, Badung, Minggu (19/4/2026).
Petugas bersama Tim Basarnas mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas (Mr. X) dari kawasan batu karang Pantai Gau, Kuta Selatan, Badung, Minggu (19/4/2026).

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Warga di kawasan Pantai Gau, Kuta Selatan, Badung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas (Mr. X) yang tergeletak di atas batu karang pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari ikan di kawasan pantai.

“Saat ditemukan korban dalam posisi tertelungkup dan tubuhnya sudah membiru,” ujar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.

Baca Juga:  Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

Kejadian bermula saat saksi, Ketut Sumiasa (55), bersama rekannya tengah mencari ikan di sekitar lokasi. Saat berada di bibir pantai, ia melihat sosok tubuh manusia tergeletak di atas batu karang dalam kondisi tidak bergerak.

Merasa curiga, saksi mendekat untuk memastikan kondisi korban. Namun setelah melihat korban tidak merespons dan diduga sudah meninggal dunia, ia panik dan segera berlari mencari bantuan.

Baca Juga:  Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

“Karena takut, saksi kemudian berlari mencari bantuan dan di tengah jalan bertemu saudaranya untuk melaporkan penemuan tersebut,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, petugas dari Satpolairud Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan dan unsur terkait segera menuju lokasi kejadian. Namun proses evakuasi tidak berjalan mudah karena posisi jenazah berada di area batu karang dengan medan tebing yang cukup curam.

Usai dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, korban masih berstatus Mr. X karena belum ditemukan identitas maupun dokumen pendukung di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian juga telah melakukan langkah awal penyelidikan, termasuk meminta visum et repertum (VER) untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Selain itu, koordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait terus dilakukan guna mengungkap identitas korban. RAN