Tertipu Pesan Open BO di Kuta Selatan, Uang Melayang Teman Kencan Tak Datang

Ilustrasi open bo.
Ilustrasi open bo.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Niat mencari teman kencan berbayar justru membuat seorang pria berinisial TG mengalami kerugian. Pria tersebut melaporkan dugaan penipuan setelah uang yang ditransfer untuk memesan layanan Open BO diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Laporan itu diterima melalui layanan Call Center 110 pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 07.00 Wita. Dalam laporannya, TG mengaku telah mentransfer sejumlah uang kepada seseorang yang menawarkan jasa perempuan panggilan di wilayah Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di sekitar kawasan Jalan Siligita, tepatnya dekat JJ Pet House, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, korban awalnya berkomunikasi dengan seseorang yang menawarkan jasa perempuan panggilan melalui media komunikasi.

Baca Juga:  Aksi Perampasan Mobil di Panjer: Dada Korban Disetrum, Pelaku Dibekuk

Setelah terjadi kesepakatan, korban diminta melakukan pembayaran terlebih dahulu sebagai syarat pemesanan. Namun setelah uang ditransfer, layanan yang dijanjikan tidak kunjung diberikan.

Korban kemudian berusaha menghubungi pihak yang menerima pembayaran, tetapi nomor kontak tersebut sulit dihubungi. Merasa telah menjadi korban penipuan, TG akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.

Baca Juga:  Dua WNA Rusia Terjebak Air Pasang di Pantai Padang-Padang, Dievakuasi SAR Dini Hari

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendalaman awal.

Namun saat petugas tiba di lokasi, pelapor tidak ditemukan. Polisi juga mengalami kendala karena nomor telepon yang tercantum dalam laporan sudah tidak aktif saat dihubungi kembali.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen mengatakan setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sebagai bagian dari pelayanan kepolisian.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi melalui transaksi daring maupun komunikasi digital.

Baca Juga:  Dishub Badung Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pecatu, Antisipasi Kemacetan Menuju Uluwatu

“Jangan mudah percaya pada tawaran yang belum jelas keabsahannya, terutama jika diminta melakukan transfer uang terlebih dahulu. Masyarakat harus lebih waspada agar tidak menjadi korban penipuan,” ujarnya. RAN