Siswa SD dan Anak Usia Sekolah di Tabanan Disasar Imunisasi Difteri dan Tetanus 

Kegiatan imunisasi difteri dan tetanus di Kabupaten Tabanan.
Kegiatan imunisasi difteri dan tetanus di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan kegiatan pemberian imunisasi difteri dan tetanus kepada seluruh siswa Sekolah Dasar kelas 1, 2, dan 5, serta anak-anak usia 7, 8, dan 11 tahun yang tidak bersekolah.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama bulan November 2025 dan menyasar seluruh wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya berharap program ini dapat memberikan perlindungan optimal bagi anak-anak dari ancaman penyakit berbahaya seperti difteri dan tetanus.

Baca Juga:  Puncak HUT ke-532 Kota Singasana Tegaskan Kejayaan Budaya dan Semangat Kebersamaan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Surya Wira Andi menjelaskan, imunisasi difteri memiliki peran penting dalam mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae yang dapat menyebabkan gejala berat hingga kematian.

“Manfaat imunisasi ini sangat besar, tidak hanya melindungi anak dari penyakit difteri, tetapi juga mencegah komplikasi serius seperti gagal jantung dan kelumpuhan, serta menghambat penyebaran penyakit di masyarakat,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga:  Jalur Denpasar-Gilimanuk Berlubang, Arus Lalu Lintas Dilakukan Buka Tutup

Ia menegaskan pentingnya imunisasi tetanus yang bertujuan mencegah penyakit akibat bakteri Clostridium tetani.

“Tetanus merupakan penyakit serius yang bisa menimbulkan kejang otot parah dan berakibat fatal. Dengan vaksinasi, tubuh anak-anak akan memiliki kekebalan yang mampu melindungi mereka dari racun bakteri penyebab tetanus.” imbuhnya.

Secara teknis, pelaksanaan kegiatan akan dilakukan oleh petugas kesehatan dari masing-masing Puskesmas yang akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan imunisasi. Pendekatan jemput bola ini dilakukan agar seluruh sasaran dapat terlayani dengan baik tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.

Sebagai penutup, dr. Surya mengajak seluruh orang tua dan pihak sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan imunisasi ini.

Baca Juga:  Mulai 2026, TPA Mandung Hanya Terima Sampah Terpilah

“Kami harap para orang tua memberikan izin dan pendampingan kepada anak-anaknya untuk mengikuti imunisasi. Upaya ini bukan hanya melindungi individu, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat Tabanan,” pungkasnya. (ana)