Pasangan Kekasih Tewas Usai Tabrakan “Adu Jangkrik” di Denpasar

Petugas mengevakuasi dua korban tewas usai kecelakaan tabrakan “adu jangkrik” di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat.
Petugas mengevakuasi dua korban tewas usai kecelakaan tabrakan “adu jangkrik” di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Mahendradatta, Padangsambian, Denpasar Barat, Minggu (3/4) malam. Sepasang kekasih, I Made Siki (28) dan Kadek Handayani (27), meninggal dunia setelah terlibat tabrakan keras dengan sepeda motor dari arah berlawanan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA, tepatnya di selatan jembatan, depan SPBU Denpasar Barat.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa saat kejadian korban berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax DK 5772 ABO, melaju dari arah utara ke selatan.

Baca Juga:  3 Mahasiswi Jadi Operator Judol di Bali, Modus Tawarkan Tautan ke Ratusan Nomor Ponsel Setiap Hari

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Aerox DK 6881 AEU yang dikendarai Bintang Setyawan (18). Ketika tiba di lokasi yang merupakan tikungan, pengendara Nmax diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya.

“Pengendara Nmax diduga kurang hati-hati saat menyalip dan mengambil jalur terlalu ke kanan,” ungkap Iptu Adi, Senin (4/4).

Baca Juga:  Polda Bali Gandeng Pertamina dan Hiswana Migas, Perketat Distribusi BBM-LPG agar Tepat Sasaran

Akibat manuver tersebut, tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras yang dikenal dengan istilah “adu jangkrik” itu menyebabkan kedua korban mengalami cedera kepala berat.

Petugas yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. Namun, nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, pengendara Aerox, Bintang Setyawan, mengalami luka berupa retak pada tulang pipi kanan serta bibir bengkak. Ia kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Balimed.

Pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalan tikungan dan ketika hendak mendahului kendaraan lain guna menghindari kecelakaan serupa.