- Advertisement -
Beranda blog Halaman 474

Pemilik Vila Yeh Baat Diperiksa Penyidik Polres Tabanan Terkait Izin Usaha

Pemilik Vila Yeh Baat, Nyoman Ayu Suratnasih (54), usai diperiksa di Polres Tabanan, Senin (18/3/2024).
Pemilik Vila Yeh Baat, Nyoman Ayu Suratnasih (54), usai diperiksa di Polres Tabanan, Senin (18/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Buntut peristiwa tanah longsor di Vila Yeh Baat, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan yang menewaskan dua warga negara asing (WNA) pada Rabu lalu, Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan memeriksa pihak pengelola vila, Senin (18/3/2024).

Pemeriksaan tersebut dihadiri langsung oleh pemilik Vila Yeh Baat yakni Nyoman Ayu Suratnasih (54). Adapun proses pemeriksaan berlangsung dari pukul 09.00 WITA hingga 12.15 WITA di ruang unit Tipidter Polres Tabanan.

Usai pemeriksaan, Nyoman Ayu Suratnasih saat ditemui enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaan tersebut. Saat keluar dari ruang Tipidter IV, ia bersama rekannya langsung menuju mobilnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Komang Agus Dhamayana mengatakan pemanggilan ini dilakukan terkait permintaan keterangan izin usaha Vila Yeh Baat.

“Tadi pagi pukul 09.00 WITA sudah dilakukan permintaan keterangan kepada pemilik vila terkait dokumen atau ijin terkait beroperasinya vila,” ujarnya.

Ia menyebut, untuk selanjutnya pihaknya akan melakukan pendalaman terkait dugaan adanya unsur kelalaian dan pelanggaran pengelola vila dalam peristiwa tanah longsor tersebut sehingga menyebabkan dua WNA meregang nyawa.

“Selanjutnya kami melakukan koordinasi dengan Dinas Perijinan dan PUPR. Kami pastikan juga apakah ada unsur kelalaiannya atau memang murni karena bencana alam terkait tanah longsor tersebut,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan WNA tertimbun longsor saat sedang menginap di Vila Yeh Baat yang berlokasi di Banjar Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Kamis (14/3/2024) pagi.

Identitas WNA perempuan bernama Angelina (47) asal Australia. Sedangkan laki-laki bernama Luciano JH (51) asal Belanda.

Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh petugas evakuasi. Setelah proses evakuasi, kedua korban langsung di bawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah. (ana)

5 Tips Ampuh Mengatasi Rasa Lemas saat Puasa

Cara mencegah rasa lemas saat saat puasa. (foto: Alodokter)
Cara mencegah rasa lemas saat saat puasa. (foto: Alodokter)

PANTAUBALI.COM – Rasa lemas saat berpuasa merupakan hal yang biasa terjadi. Rasa lemas tersebut timbul karena tubuh kekurangan asupan makanan dan minuman sebagai sumber energi.

Biasanya tubuh kemas dialami saat minggu-minggu pertama puasa karena proses adaptasi adanya penurunna kadar gula darah dalam tubuh yang menjadi tidak berenergi.

Tubuh lemas juga bisa menjadi pertanda dehidrasi yang disertai dengan gejala lain seperti rasa haus berlebihan, mulut kering, kulit kering, tidak buang air kecil, urine berwarna kuning tua, sakit kepala hingga kram otot.

Jika dibiarkan, rasa lemas ini akan menghambat semua aktivitas sehari-hari bahkan bisa menimbulkan penyakit.

Nah, agar tubuh tidak lemas dan bisa beraktifitas seperti biasa khususnya saat menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh maka lakukan tips-tips berikut ini.

  1. Atur pola tidur

Pola tidur yang baik menjadi kunci utama agar tidak lemas saat puasa. Hindari begadang dan tidur yang cukup tidak kurang dari empat jam saat malam.

Jika masih merasa mengantuk setelah sahur, maka tidur lagi tetapi tunggu beberapa saat agar makanan dicerna terlebih dahulu. Selain itu, tidur siang maksimal 20 menit juga dianjurkan saat puasa.

2. Perhatikan pola makan

Pilih makanan yang mengandung nutrisi seimbang, termasuk karbohidrat kompleks, protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat untuk menu sahur dan berbuka puasa.

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang akan memperkuat imunitas tubuh serta mengatasi lelah saat puasa.

Adapun pilihan makanan yang mengandung gizi baik yakni daging, gandum, sayur hijau, kacang-kacangan dan tahu. Jenis makanan tersebut lebih lambat dicerna tubuh sehingga bisa merasa kenyang lebih lama.

3. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh

Kebutuhan cairan tubuh saat puasa dapat dipenuhi dengan minum air mineral kurang lebih sebanyak 2 – 3 liter atau 8 gelas setiap harinya.

Gunakan rumus 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas di waktu sahur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa.

Hindari mengonsumsi kopi, teh atau soda yang bisa meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi.

4. Rutin olah raga

Olah raga saat puasa yang dilakukan dengan benar bisa membuat otot-otot tubuh lebih kuat dan membantumu lebih berenergi menjalani aktivitas sehari-hari.

Pilih jenis olahraga yang intensitasnya rendah, seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau yoga. Lakukan dengan rutin selama 30 menit sehari, 3–5 kali seminggu.

5. Konsumsi suplemen

Mengonsumsi suplemen saat berpuasa dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian dan mencegah tubuh lemas.

Namuan, sebelum mengonsumsinya, konsultasi ke dokter dulu mengenai pilihan suplemen yang cocok dan dapat membantu energi tubuh.

Adapun beberapa jenis vitamin yang bisa diresepkan dokter agar tubuh tidak mudah lemas saat puasa yakni vitamin D, vitamin B12, zat besi, dan kalsium.

Itulah 5 cara untuk mencegah rasa lemas saat puasa yang bisa menurunkan produktifitas sehari-hari. Lakukan kebiasaan sehat di atas agar tubuh lebih bertenaga dan ibadah puasa bisa berjalan dengan lancar. (ana)

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Sebut Ajik Krisna Sebagai Pengusaha yang Menginspirasi dan Tidak Cepat Menyerah

 

PANTAUBALI.COM, Badung – Mampu bangkit saat terjadinya pandemi Covid-19 dan menginspirasi sebagai pengusaha Bali, bahkan berbuat banyak hal untuk kemajuan pariwisata Bali dan membantu dalam mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat khususnya kemiskinan, membuat Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna) sebagai tokoh yang patut di teladani. Hal itu disampaikan Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya dalam sambutannya pada acara Grand Launching Buku Ajik Krisna “Pandemi Membawa Berkah” di Bali International Convention Center, Westin, Nusa Dua, Badung pada Minggu (17/3) sore.

“Saya salut dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Gusti Ngurah Anom atau yang lebih familiar “Ajik Krisna” yang telah berbuat banyak hal untuk kemajuan pariwisata Bali dan membantu dalam mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat khususnya kemiskinan. Ajik Krisna juga memiliki jiwa sosial yang luar biasa, semangat “Ngrombo”-nya sangat luar biasa, tidak banyak orang seperti Ajik Krisna, dari apa yang Ajik Krisna lakukan, berharap akan ada Ajik-Ajik Krisna yang lain,” jelasnya.

Mahendra Jaya yang pada acara ini didampingi Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mengatakan jika Ajik Krisna juga telah menginspirasi kita untuk tidak cepat menyerah ketika dihadapkan masalah terutama saat terjadinya pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, pada saat pandemi Covid-19 perekonomian Provinsi Bali mengalami kontraksi yang dalam pada tahun 2020 sebesar -9,33% (yoy), untuk tahun 2021 sebesar -2,46% (yoy), secara nasional untuk provinsi kontraksinya terdalam, apalagi Kabupaten Badung yang sangat mengandalkan sektor pariwisata mengalami kontraksi sangat dalam pada tahun 2020 sebesar -16,52% (yoy), untuk tahun 2021 sebesar -6,74% (yoy).

“Astungkara, pada tahun 2023 perekonomian Bali sudah bangkit. Bahkan pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 sudah lebih baik dibandingkan tahun 2019 (sebelum pandemi Covid-19), sebesar 5,71% yoy, sementara pada tahun 2019 sebelum pandemi sebesar 5,60% yoy, padahal jika dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali baik wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, angkanya dikisaran 85% dari tahun 2019. Pada tahun 2023 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali lebih dari 5,3 Juta orang, sedangkan tahun 2019 lebih dari 6,2 Juta orang, sementara untuk wisatawan nusantara yang datang ke Bali pada tahun 2023 lebih dari 9,8 Juta orang, sedangkan tahun 2019 lebih dari 10,8 Juta orang,” ungkapnya.

Dikatakan Mahendra Jaya, hal ini dimungkinkan karena wisatawan datang ke Bali pada tahun 2023 lebih banyak menghabiskan uangnya dibandingkan pada tahun 2019, dan bangkitnya sektor ekonomi lainnya diluar pariwisata (pertanian/perkebunan, dan kelatuan/ perikanan, serta sektor keuangan).

“Pada saat pandemi Covid-19, saya mengikuti di Youtube Ajik Krisna, bagaimana perjuangan Ajik Krisna membantu karyawannya untuk bisa bertahan di tengah kondisi usaha Ajik Krisna juga mengalami keterpurukan. Saya melihat di Youtube, Ajik Krisna berjuang dengan berkreasi menciptakan berbagai produk baru untuk dapat bertahan, dan astungkara cepat sekali bangkit kembali, dan saya mendengar bidang usaha Ajik Krisna bertambah banyak. Saya juga melihat bagaimana Ajik Krisna sangat perhatian dengan saudara-saudara kita yang kekurangan (miskin dan difabel),” terangnya.

Sebagaimana kita ketahui, Ajik Krisna merupakan pemilik dan pengelola Krisna Pusat Oleh-Oleh Khas Bali, bahkan mungkin pusat oleh-oleh terbesar yang ada di Indonesia.

“Saya mendengar, Krisna Oleh-Oleh menampung hasil produk unggulan UMKM, artinya Ajik Krisna sangat memahami UMKM sebagai penggerak ekonomi, sebagai Penjabat Gubernur Bali, saya harus belajar banyak kepada Ajik Krisna untuk dapat lebih menumbuhkan dan mengembangkan UMKM yang ada di Bali, dan tentu masih banyak lagi yang telah dengan tulus dilakukan Ajik Krisna untuk membangun perekonomian Bali dan membantu mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat, terima kasih Ajik Krisna. Saya berharap Ajik Krisna tetap menjadi pribadi yang sekarang, semoga usaha Ajik Krisna semakin berkembang, maju, dan bermanfaat bagi banyak orang,” tutupnya.

Hadir pada kesempatan ini, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Pangdam XI/Udayana Bambang Trisnohadi, Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Gusti Kade Budhi Harryarsana, Kajati Bali Ketut Sumedana, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Bupati Jembrana Nengah Tamba, Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika, Ketua PHRI Bali Tjok Oka Sukawati serta beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Pemkab Badung Gelar Grand Final Pemilihan Duta Anak Badung 2024

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bersama Forum Anak Daerah (FAD) kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Anak Kabupaten Badung Tahun 2024 (ABHINAYA KUMARA #5), yang berlangsung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Sabtu (16/3/2024).

Pemilihan Duta Anak Kabupaten Badung Tahun 2024 (ABHINAYA KUMARA #5) mengusung tema ‘Danaya Aryaduta’ (Berani menginspirasi) dengan sub tema anak sebagai pilar masa depan bangsa dengan akhlak mulia dan berjiwa ksatria. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pemenuhan hak-hak anak, menyalurkan aspirasi, serta mewujudkan visi Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta menyampaikan, kegiatan pemilihan duta anak ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setahun sekali.

“Forum Anak Daerah (FAD) merupakan, salah satu wadah untuk mengembangkan potensi dan kreatifitas anak untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan pada setiap kebijakan yang berakibat dan berhubungan dengan nasib dirinya,” ujarnya.

Selanjutnya, terpilih sebanyak 5 putra putri terbaik yang akan mewakili Badung menuju mimbar anak Bali tahun 2024, dan siap menjadi teladan bagi anak-anak di Kabupaten Badung.

“Kami berharap Prestasi anak-anak Badung tetap bisa bertahan melalui acara-acara yang sudah dibuat oleh forum anak daerah badung dengan binaan dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, dan perlindungan anak Kabupaten Badung,” Harapnya

Sementara itu, Bupati Badung dalam sambutanya yang dibacakan oleh asisten perekonomian dan pembangunan setda Badung, Ida Bagus Gede Arjana menyatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi peranan penting dan strategis Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Badung.

“Saya berpesan kepada pengurus Forum Anak Daerah Kabupaten Badung agar aktivitas Forum Anak Daerah Kabupaten Badung dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memberikan ruang bagi anak-anak di Kabupaten Badung menyalurkan haknya untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Badung,” himbaunya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, asisten perekonomian dan pembangunan setda Badung Ida Bagus Gede Arjana, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta serta Forkompinda Kabupaten Badung. (jas)

Manfaat Buah Ciplukan bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui, Ampuh Turunkan Kolesterol

Buah ciplukan (Foto:Schoolmedia)
Buah ciplukan (Foto:Schoolmedia)

PANTAUBALI.COM – Masyarakat Indonesia khusunya yang tinggal di wilayah pedesaan pasti sudah tidak asing lagi dengan buah ciplukan. Buah ini banyak tumbuh liar di kebun maupun hutan dan kadang dianggap sebagai tanaman gulma sehingga harus dibasmi.

Namun, siapa sangka, buah unik dengan tampilan tertutup lapisan mirip daun ini memiliki banyak manfaat dan bisa dijadikan obat herbal

Karena kaya vitamin dan mineral penting, termasuk antioksidan yang dapat membantu mencegah sekaligus memperlambat kerusakan sel tubuh.

Untuk tekstur daging buah ciplukan sendiri menyerupai tomat, dengan rasa manis dan sedikit asam, serta berwarna jingga kekuningan jika sudah matang.

Cara mengolah buah ciplukan juga tidaklah sulit sebab bisa dimakan langgung atau mengeringkannya setelah mengupas bagian kulitnya. Selain itu, bisa juga dijadikan campuran salad buah, topping salad sayur, minuman smoothie, hingga dijadikan selai.

Berikut adalah manfaat buah ciplukan atau Physalis peruviana yang jarang orang ketahui.

  1. Menurunkan kadar kolesterol

Kandungan fitosterol atau sejenis antioksidan dalam buah ciplukan dapat membantu menurunkan jumlah kolesterol jahat dalam darah. Terdapat pula asam lemak seperti asam linoleat dan asam oleat, yang bekerja dengan menurunkan kolesterol secara keseluruhan.

2. Meningkatkan imun tubuh

Penelitian menunjukkan bahwa buah ciplukan mampu membantu mengatur sistem kekebalan tubuh manusia. Khasiat ini berasal dari polifenol yang bekerja dengan menghalangi peradangan tubuh.

Selain itu, tanaman herbal ini juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Bahkan, kandungannya dapat memenuhi 21 persen kebutuhan harian wanita dan 17 persen kebutuhan harian pria.

3. Menjaga kesehatan tulang

Ciplukan kaya akan vitamin K, jenis vitamin larut dalam lemak yang terlibat dalam metabolisme tulang. Vitamin K ini merupakan komponen penting dari tulang dan tulang rawan.

Selain itu, nutrisi tersebut juga turut serta dalam pergantian tulang yang sehat, yaitu proses pemecahan dan perbaikan tulang.

4. Menyembuhkan penyakit kuning

Penyakit kuning muncul dengan gejala utama yakni perubahan warna kulit menjadi kekuningan. Penyebabnya adalah tingginya kadar bilirubin dalam darah. Buah ciplukan mengandung antioksidan jenis saponin, fisalin, flavonoid, dan polifenol yang dapat membantu meredakan gejala tersebut.

Untuk mendapatkan manfaat buah ini dalam mengatasi penyakit kuning, jemur terlebih daluhu hingga kering. Kemudian, campurkan buah yang kering ini dengan air dan gunakan untuk memandikan bayi yang baru lahir.

5. Anti diabetes

Fungsi tanaman obat ini dalam sebagai anti diabetes karena senyawa yang bekerja dengan memperlambat asupan gula sederhana dari karbohidrat. Hal tersebut dapat mencegah masuknya gula ke dalam aliran darah.

Mengontrol kadar gula darah tetap stabil adalah kunci penting untuk menghindari hiperglikemia. Gangguan kesehatan ini berpotensi membahayakan pengidap penyakit kencing manis.

6. Meningkatkan kinerja saluran kemih

Ciplukan adalah obat diuretik yang bisa memperlancar buang air kecil, mencegah infeksi saluran kemih, dan menurunkan risiko batu kandung kemih. Selain itu, tanaman satu ini juga dapat menjadi obat alami penyakit kencing nanah.

7. Membantu meningkatkan kesehatan otak

Kandungan vitamin C pada buah ciplukan dapat membantu mencegah gangguan pada otak, termasuk demensia dan alzheimer. Kedua masalah kesehatan ini menyebabkan penurunan daya ingat.

Itulah manfaat buah ciplukan yang jarang diketahui. Buah unik ini banyak dijual di swalayan dengan harga yang cukup tinggi. Bukan tanpa alasan, buah tersebut memiliki ketersediaan yang sangat terbatas karena jumlahnya sekarang yang sangat sedikit. (ana)

Polisi Amankan 7 Pelaku Penganiaan di Desa Nyambu, Semuanya Asal Kecamatan Kediri

Penganiayaan di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.
Penganiayaan di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pelaku kasus penganiayaan hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Bajar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan pada Rabu (13/3/2024) lalu akhirnya berhasil diamankan.

Informasi yang dihimpun, pelaku berjumlah tujuh orang dan semuanya merupakan warga asal Kecamatan Kediri. Mirisnya lagi, ketujuh pelaku masih remaja dan dua orang diantaranya diketahui masih berstatus sebagai pelajar.

Adapun kasus pengeroyokan ini bermula saat kedua korban yakni Rian Anggara (26) dan Maliki (32) asal Lombok Timur menggeber kendaraanya di depan pelaku yang sedang minum-minuman keras.

Hingga akhirnya, para pelaku tersinggung lalu mengejar kedua korban. Hingga sampai di depan Pos Kamling Banjar Carik Padang kedua korban dianiaya oleh ketujuh pelaku dan mengakibatkan Rian Anggara tewas ditempat. Sedangkan Maliki mengalami luka parah di bagian wajah.

“Benar tujuh orang telah diamankan lengkap dengan barang bukti berupa lima sepeda motor, HP dan pakaian pelaku yang digunakan saat kejadian,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Ni Komang Sri Subakti ketika dikonfirmasi Minggu (17/3/2024).

Adapun pengungkapan kasus ini, dikatakan Subakti, pihaknya dibantu oleh Tim Resmob Polda Bali bersama Tim Opsnal Polres Tabanan. Kini para pelaku ditahan di Polres dan kasus dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Tabanan. “Untuk penyidikan lebih lanjut dilimpahkan ke Reskrim,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya,  warga Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri dihebohkan dengan penemuan dua orang laki-laki tak dikenal penuh luka, Rabu (13/3/2024) pagi.

Satu orang kondisinya ditemukan telah tewas di pinggir jalan dan satu orang kondisinya sadar di Pos Kamling Banjar Carik Padang. Di lokasi kejadian juga ditemukan motor milik korban.

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa dan Polsek Kediri. Kemudian, kedua korban dibawa ke RSUD Tabanan dengan mobil ambulance untuk penanganan lebih lanjut.

Kemudian, kepolisian Polsek Kediri melakukan rekonstruksi pada kasus ini. Hingga berhasil mengamankan para pelaku dan dibawa ke Mapolres Tabanan. (ana)

Dukung Kearifan Lokal, Festival Lelakut Digelar di Jembrana

Festival Lelakut 2024 digelar di Musium Subak, Subak Basah Tegal Berkis Desa Kaliakah, Negera, Jembrana, Sabtu (16/3/2024).
Festival Lelakut 2024 digelar di Musium Subak, Subak Basah Tegal Berkis Desa Kaliakah, Negera, Jembrana, Sabtu (16/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Puluhan Orang Orangan Sawah atau disebut Lelakut dengan berbagai kreasi ramaikan Festival Lelakut 2024 yang digagas Majelis Alit Subak Kecamatan Negara bertempat di Musium Subak, Subak Basah Tegal Berkis Desa Kaliakah, Sabtu (16/3/2024).

Selain Festival Lelakut pada waktu yang bersamaan juga diresmikanya Musium Subak sebagai sarana edukasi.

Bagi kalangan petani lelakut (orang-orangan sawah) sudah tidak asing lagi tetapi dimasa sekarang masyarakat umum atau generasi muda mungkin tidak banyak tau tentang lelakut.

Ketua Panitia I Gede Merta yang juga selaku Ketua Majelis Alit Subak Kecamatan Negara menjelaskan Festival Lelakut 2024 bertujuan untuk melestarikan tradisi adat budaya dan kearifan lokal mengingat hilangnya nilai-nilai mistis yang ada di areal subak.

“Lelakut merupakan suatu bentuk kreatifitas para petani dan sekaligus menjadi penghormatan budaya leluhur yang saat ini trus dilestarikan sehingga generasi muda tidak kehilangan salah satu warisan budaya yang syarat akan makna dan filosofi,” ujarnya.

Gede Merta menambahkan lelakut merupakan suatu sarana tradisional petani untuk menakut nakuti burung pipit yang suka memakan padi, uniknya lelakut yang telah diberi mantra dan sesaji khusus juga berfungsi sebagai penolak bala untuk menjaga agar sawah dijauhi dari hal hal buruk.

“Dijaman sekarang lelakut hanya dibuat sekedarnya hanya menggunakan bahan limbah yang sederhana agar sawah rame dan burung burung tidak berani mendekat, dengan memadukan tradisi dan seni lelakut dapat dibuat lebih menarik bukan sekedar menakut nakuti burung ada hal yang lebih dari itu dan juga akan membuat indahnya pemandangan bagi masyarakat yang sedang melewati sawah,” imbuhnya.

Dalam festival lelakut kali ini selain memamerkan kreatifitas para petani juga mengedukasi bawasanya terdapat tatacara yang benar untuk pembuatan lelakut.

“Lelakut yang dibuat dengan bahan bahan pilihan dan telah diisi mantra dan sesaji biasanya sangat ampuh untuk menangkal ilmu hitam, tetapi sekarang lelakut yang berfungsi sebagai penolak bala sangat jarang ditemukan karena banyak petani yang tidak mengerti tatacara membuat lelakut bertuah,” ungkap Gede Merta.

Sementara itu, Bupati Jembrana yang diwakili Kepala BPKAD I Komang Wiasa mengapresiasi terselenggaranya Festival Lelakut 2024 dengan tujuan meningkatkan semangat petani serta menjadikan sarana edukasi bagi generasi muda untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal.

“Kedepan festival seperti ini diharapkan dapat diselenggarakan dengan lebih besar lagi dengan harapan petani menjadi semangat, memikat generasi muda untuk bertani dan tentu harga komoditi petani meningkat menuju jembrana emas 2026,” pungkas I Komang Wiasa. (ana)

Temui Menparekraf Sandiaga Uno, Bupati Tamba Rancang  Festival Jembrana Bahagia

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (16/3/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (16/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba akan mempromosikan Jembrana melalui festival di Jembrana sebagai upaya menuju Jembrana emas 2026.

Bahkan, Bupati Tamba bersama yang didampingi Sekda Jembrana I Made Budiasa dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana Anak Agung Komang Sapta, menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (16/3/2024).

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno, mengaku kagum dengan suara Jegog Jembrana, kesenian itu memang sudah mendunia itu bahkan sering menjadi pengiring event internasional baik yang digelar di dalam dan luar negeri.

Sebab, kekagumannya dengan jegog, Sandiaga Uno juga yang membawa jegog tampil pada Presidensi G20 dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) pada Oktober 2022.

Pariwisata seni dan budaya lain yang ada di Jembrana juga mampu memikat hati Sandiaga Uno, tidak jarang datang langsung ke Jembrana. Sehingga menjadi menteri yang paling sering datang ke Jembrana.

Bahkan mengucurkan miliaran anggaran untuk pengembangan Jembrana, salahsatunya dukungan anggaran membangun sirkuit all in one Jembrana di Desa Pengambengan. Sandiaga Uno juga yang meresmikan.

Dalam diskusi hangat penuh keakraban itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengusulkan Festival Jembrana Bahagia. Gayung bersambut, pertemuan dua sahabat ini menghasilkan sebuah rencana besar untuk Jembrana. Festival Jembrana Bahagia sebagai agenda besar, akan diikuti dengan festival -festival lain di Jembrana.

Bahkan Sandiaga Uno mengharapkan agenda itu tidak ditunda lagi, dilaksanakan tahun ini. Menparekraf akan susun agenda bisa digelar tahun ini. Pemerintah Kabupaten Jembrana juga harus menyiapkan diri untuk agenda tersebut. “Jembrana punya potensi seni budaya luar biasa. Harus didukung dengan promosi yang luar biasa juga agar lebih dikenal luas,” ungkapnya.

Rencana  penyelenggaraan Festival Jembrana Bahagia guna mendukung Jembrana Emas 2026. Menurutnya, akan mengakomodir berbagai potensi dan keunikan Jembrana mulai dari  kesenian budaya, keindahan alam, keberadaan UMKM hingga hiburan.

Menparekraf kembali menyebut bahwa Jembrana memiliki seni budaya unggulan, seperti Jegog dan Mekepung yang sudah termasyur didukung alam dengan keunikannya sendiri, selain untuk pelestarian juga sebagai salah satu daya tari wisata.

“Penyelenggaraan festival akan  mendorong  berbagai potensi dan destinasi unggulan yang dimiliki Kabupaten Jembrana,” terangnya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat menerima cinderamata topeng barong dari Menparekraf mengungkapkan dukungan kepada Bupati Jembrana dalam mendukung produk ekonomi kreatif Jembrana.

“Semoga bisa mendorong produk ekonomi kreatif kita. Sukses untuk pak bupati dan semoga Jembrana bahagia dan Jembrana emas 2026,” ungkapnya.

Bupati Jembrana Nengah Tamba mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada Menparekraf Sandiaga Uno sudah meluangkan waktu di tengah kesibukannya bertemu dan mendiskusikan banyak hal. “Padahal hari ini hari libur,” ujar bupati, lalu ditimpali Sandiaga bahwa tidak ada hari libur kalau pariwisata. “Tanggalan merah item semua,” ujarnya.

Bupati Tamba mengungkapkan, bahwa kedatangan Menparekraf ditunggu di Jembrana, dalam event -event  yang akan digelar Menparekraf bersama Pemkab Jembrana.

Sandiaga Uno lalu menegaskan akan menjadwalkan dan menghadiri festival Jembrana Bahagia dan festival lain, seperti festival Jembrana Syarif Tua Loloan, serta mendatangi desa wisata dan cokelat Jembrana yang sudah mendunia. (ana)

Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Persembahyangan Bersama Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot

PANTAUBALI.COM, TABANAN  – Serangkaian upacara Pujawali/Piodalan di Pura Luhur Tanah Lot, Kediri, Tabanan yang digelar sejak 13 Maret 2024, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Tabanan beserta jajaran turut hadir (tangkil) melaksanakan persembahyangan pada hari penyineban/penutupan upacara pujawali yang jatuh pada rahina Saniscara Paing Wuku Langkir, Sabtu (16/3/2024).

Turut hadir mengikuti persembahyangan, para Asisten di lingkungan Setda Tabanan beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Tabanan. Nampak juga, ratusan pemedek lainnya turut memadati dan mengikuti persembahyangan di Pura yang menjadi ikon Pulau Bali yang terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan tersebut.

Bersama para jajaran Bupati Sanjaya, mengawali kedatangannya dengan nunas tirta di Beji dan dilanjutkan melaksanakan persembahyangan bersama di Luhur Tanah Lot.

Cuaca cerah pagi itu turut mendukung suasana khidmat dalam kegiatan persembahyangan yang dipimpin langsung oleh Jro Mangku Pura setempat serta puluhan pengayah dari Desa Adat Kediri.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya juga sekaligus menghimbau para pemedek yang hendak tangkil ke Pura Luhur Tanah Lot, agar tetap waspada dan berhati-hati saat melakukan persembahyangan, serta memperhatikan waktu pasang surut air laut.

“Mengingat, cuaca ekstrem yang tidak menentu di pertengahan Maret ini yang diselingi angin kencang, hujan deras hingga gelombang tinggi, sehingga bersama-sama tetap agar selalu waspada,” ujarnya.

Pelaksanaan Pujawali di Pura Luhur Tanah lot yang secara rutin digelar setiap 210 hari sekali ini, sekaligus menjadi momentum yang berarti bagi masyarakat umat Hindu di Tabanan maupun seluruh pelosok Pulau Bali.

Sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada Bhatara Segara atau Dewa Laut, sekaligus memperkokoh rasa kebersamaan dan kepercayaan kepada Tuhan. Sudah barang tentu, keselamatan diri juga harus diperhatikan saat melaksanakan penangkilan. (rls)

Warung Makan Jawa di Kuta Terbakar, Uang 100 Juta Hangus

Warung makan Jawa Timur Putra Fantaola di Jalan Kartika Plaza, Nomor 90, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terbakar pada Sabtu (16/3/2024) dini hari.
Warung makan Jawa Timur Putra Fantaola di Jalan Kartika Plaza, Nomor 90, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terbakar pada Sabtu (16/3/2024) dini hari.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Warung makan Jawa Timur Putra Fantaola yang berlokasi di Jalan Kartika Plaza, Nomor 90, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terbakar pada Sabtu (16/3/2024) dini hari.

Bangunan warung milik Yacobus Alex (39) asal Jawa Timur tersebut ludes terbakar beserta isinya termasuk uang Rp100 juta.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, warung sudah dalam keadaan tertutup.

Pemilik warung beserta keluarga dan karyawannya hendak beristirahat dan tiba-tiba ada kepulan asap masuk ke dalam kamar. Berselang beberapa menit terdengar suara ledakan dari dapur disertai munculnya api.

“Selanjutnya, pemilik dan dibantu pegawai berusaha memadamkan api menggunakan air yang ada dikamar mandi tetapi api semakin membesar. Lalu pemilik dan karyawan keluar menyelamatkan diri dengan menjebol dan membuka atap dan lompat keluar secara bergantian,” ujarnya.

Berselang 10 menit, tiba petugas unit Damkar Kabupaten Badung dan langsung melakukan pemadaman api. Sekitar pukul 02.15 WITA kobaran api baru berhasil dipadamkan dengan empat unit mobil pemadam kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

“Untuk sumber api belum bisa di pastikan, mengingat pada saat kejadian warung sudah tutup tidak ada aktifitas memasak. Kemudian, total kerugian material saat ini masih belum bisa ditafsirkan karena masih menunggu inventarisir dari pihak pemilik,” ungkap Sukadi. (jas)