- Advertisement -
Beranda blog Halaman 473

Satpol PP Badung Gelar Bersih-Bersih di Pantai Batu Bolong Canggu

aksi Bersih-bersih di kawasan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Selasa (19/3/2024).
aksi Bersih-bersih di kawasan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Selasa (19/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menyelenggarakan aksi Bersih-bersih di kawasan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Selasa (19/3/2024).

Aksi ini merupakan rangkaian dari peringatan ulang tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-74 dan Satlinmas ke-62 tingkat Provinsi Bali Tahun 2024.

Kegiatan ini diawali dengan arahan dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara, serta dilanjutkan dengan aksi memungut sampah di sepanjang kawasan Pantai Batu Bolong yang diikuti kurang lebih 500 orang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya bersama untuk turut serta menjaga kebersihan di area Pantai Batu Bolong, karena Pantai Batu Bolong merupakan aset destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Badung.

“Kami berharap ke depannya bisa melaksanakan kegiatan serupa pada sejumlah pantai di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana menyampaikan, ucapan  terima kasih kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali dan Kabupaten Badung yang telah melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai pada hari ini.

“Kami hari ini sangat bergembira melihat sinergi kita bersama untuk membersihkan pantai Batu Bolong Desa Canggu Ini. Hal positif seperti ini akan terus kita harapkan berkelanjutan, karena Canggu salah satu objek wisata favorit saat ini,” ungkapnya.

Kegiatan ini melibatkan unsur OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Kecamatan Kuta Utara, Kepolisian Sektor Kuta Utara, Balawista  Kuta, masyarakat Desa Canggu, serta perwakilan pengusaha di kawasan tersebut.

Turut hadir pula, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana, Danramil Kuta Mayor Arm. I Putu Arimbawa, Wakapolsek Kuta Utara AKP I Nyoman Juita, Perbekel Canggu I Wayan Suarya, Bendesa adat canggu I Wayan Suarsana, Ketua UPTD Balawista Kuta I Ketut Ipel.

Kemudian, Pengawas Lngkungan Hidup Ahli Muda DLHK Kabupaten Badung Ni Wayan Suparni serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali diwakilkan Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur I Made Sugi Antara. (ana)

Kenalkan Produk Lokal ke Wisatawan, Pojok IKM Dekranasda Dibuka di DTW Tanah Lot

Peresmian Pojok IKM Dekranasda di DTW Tanah Lot oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya pada Selasa (19/3/2024). 
Peresmian Pojok IKM Dekranasda di DTW Tanah Lot oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya pada Selasa (19/3/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) kini dilengkapi dengan pojok Industri Kecil Menengah (IKM) Dekranasda untuk memperkenalkan produk kerajinan khas Tabanan kepada wisatawan.

Berbagai jenis produk kerajinan dari pelaku UMKM Tabanan seperti tas, sandal, baju, kain, keramik, patung, hingga lukisan dipajang di pojok IKM Dekranasda DTW Tanah Lot.

Pojok IKM ini telah resmi dibuka oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya pada Selasa (19/3/2024).

Bupati Sanjaya mengatakan, pendirian Pojok IKM Dekranasda secara umum bertujuan untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada para pelaku usaha yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan dalam pemasaran produknya.

“Kami memberi ruang pemasaran kepada palaku usaha sehingga produk IKM ini bisa menjadi produk ekspor, bukan hanya dikenal di Tabanan atau dalam negeri saja,” ujarnya.

Sanjaya menyebut, Pojok IKM ini nantinya juga akan dibangun di DTW lain yang ada di Tabanan, seperti di DTW Jatiluwih dan DTW Ulun Danu Beratan, hingga ke pasar-pasar tradisional.

Tujuannya agar produk-produk IKM khas Tabanan bisa dikenal khususnya oleh wisatawan yang sedang berkunjung. Bahkan produknya bukan hanya kerajinan saja melainkan kulinernya juga.

Nanti, pengelolaan Pojok IKM akan dilakukan oleh Dinas Perdagangan bersinergi dengan pengelola DTW dan Perumda Dharma Santika.

“Rencananya semua DTW akan dilengkapi Pojok IKM. Setelah ini akan dibangun di Jatiluwih, kemudian di Ulun Danu. Target di tahun 2025 sudah terealisasi,” ujar Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya mengatakan, DTW Tanah Lot dipilih sebagai pendirian Pojok IKM karena ramai dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dimana rata-rata kunjungan perhari mencapai 5.000 – 6.000 orang.

“Kami memberi ruang promosi bagi IKM Tabanan agar bisa dijangkau secara luas sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan pelaku-pelaku UMKM,” ucapnya.

Rai Wahyuni menjelaskan, produk-produk kerajinan yang dipajang di pojok IKM ini merupakan hasil binaan Dekranasda. Nantinya pengerajin yang telah tergabung dalam Dekranasda akan mendapatkan pembinaan secara bergilir.

Begitu juga dengan produk yang dipajang di Pojok IKM akan diganti setiap tiga bulan. Hal ini dilakukan agar semua pelaku UMKM mendapatkan kesempatan memasarkan produknya, mengingat di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan sendiri tercatat ada 1.023 pelaku UMKM.

“Ada 20 jenis produk IKM yang dipajang di Pojok IKM dan digilir setiap tiga bulan sekali,” tegasnya.

Pihaknya berharap kedepannya semua DTW bisa segera dilengkapi dengan Pojok IKM Dekranasda.

“Langkah ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku-pelaku UMKM yang ada di Tabanan,” imbuhnya. (ana)

Polres Tabanan Sidak Duktang, Sasar Rumah Kos dan Warung

Sidak Duktang di rumah kos, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan pada Senin (18/3/2024) malam.
Sidak Duktang di rumah kos, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan pada Senin (18/3/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan melakukan sidak penduduk pendatang (duktang) dengan menyasar rumah kos-kosan di wilayah Desa Dauh Peken, Tabanan pada Senin (18/3/2024) malam.

Sidak ini dilakukan dalam rangka Operasi Cipkon Agung 2024 Harkamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Hasilnya tim gabungan tidak menemukan barang-barang berbahaya.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, sasaran sidak duktang adalah kos-kosan dan warung di wilayah Desa Dauh Peken untuk memeriksa kelengkapan identitas.

Adapun tim gabungan yang terlibat dalam kegiatan yakni 22 orang personil Ops Cipkon Agung 2024, Perbekel Dauh Peken, Kawil Banjar Dinas Tegal Belodan , Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dauh Peken, 5 orang Linmas Desa Dauh Peken serta 6 Pecalang Banjar Tegal Belodan.

“Sidak dilakukan di sembilan lokasi rumah kos dan satu warung di wilayah Desa Dauh Peken,” ujarnya, dikonfirmasi, Selasa (19/3/2024).

Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan apel arahan yang dipimpin oleh Kapusdal Ops Cipkon Agung 2024 AKP I Wayan Kawisuta bertempat di Kantor Desa Dauh Peken.

Kemudian, dilanjutkan dengan sidak di delapan rumah kos dan salah satu warung di Jalan Seruni, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken.

“Total ada 81 orang yang diperiksa dan identitasnya lengkap. Begitu juga terhadap 16 orang pengunjung menunjukkan identitas lengkap,” ungkapnya.

Berata menyebut, sidak duktang ini akan rutin dilaksakan untuk menertibkan penduduk pendatang di wilayah hukum Polres Tabanan. Selain itu juga untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan menjelang perayaan Idul Fitri.

“Melalui Operasi Cipkon Agung 2024 ini, diharapkan seluruh masyarakat menjaga situasi agar tetap kondusif,” harapnya. (ana)

Wabup Ipat Sampaikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Jembrana 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menyampaikan jawaban Bupati Jembrana atas Pandangan Umum Fraksi DPRD kabupaten Jembrana terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sebelumnya diusulkan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna III DPRD kabupaten Jembrana masa persidangan II Tahun Sidang 2023/2024 yang dipimpin ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi di ruang sidang utama DPRD Jembrana, Senin (18/3/2024).

Pada Rapat Paripurna sebelumnya yang dilaksanakan Jumat (15/3/2024), Fraksi-Fraksi DPRD Jembrana memberikan Pandangan Umum terhadap dua Ranperda yaitu Ranperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha.

Sejumlah saran disampaikan fraksi DPRD terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Hal tersebut untuk menyempurnakan dan mendapat pemahaman yang sama sesuai dengan tujuan dibuatnya peraturan tersebut.

Secara umum, dalam Jawaban Bupati terhadap atas Pandangan Umum Fraksi DPRD kabupaten Jembrana terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang dibacakan Wabup Ipat menyepakati berbagai saran yang disampaikan fraksi DPRD Jembrana.

Wabup Ipat memberikan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD Jembrana atas penyampaian pandangan umum terhadap dua Ranperda yang telah diajukan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

“Rekan-rekan anggota DPRD kabupaten Jembrana dengan niat tulus dan lurus telah memberikan ide-ide serta masukan yang sangat luar biasa dan konstruktif melalui pemandangan umum fraksi,” ucapnya.

Lanjut, Wabup Ipat pun bersyukur karena seluruh fraksi, melalui pandangan umumnya telah dapat menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah tersebut untuk dilanjutkan pembahasannya sesuai dengan tahapan, mekanisme dan tata tertib yang berlaku.

“Saya berharap akan terwujud pemahaman yang sama sehingga proses pembahasan seluruh Rancangan Peraturan Daerah dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tutup Wabup Ipat.

Dilain sisi, I Ketut Sudiasa, ketua Fraksi PDI Perjuangan mewakili seluruh Fraksi-fraksi DPRD Jembrana menyampaikan jawaban gabungan Fraksi terhadap pendapat Bupati Jembrana mengenai empat Ranperda inisiatif DPRD.

Dalam Rapat Paripurna sebelumnya, Wabup Ipat mewakili Bupati Jembrana telah membacakan pendapat Bupati terhadap 4 Ranperda inisiatif DPRD Jembrana, diantaranya Ranperda tentang Penyelenggaraan Wajib Belajar Pendidikan Anak Usia Dini, Ranperda tentang Wajib Belajar Pendidikan Dasar, Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Mikro serta Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang Desa Wisata.

Sudiasa mengatakan Pendapat Bupati telah dikaji dan ditelaah dengan seksama yang selanjutnya diberikan tanggapan dalam bentuk tanggapan dan/atau jawaban gabungan fraksi. Pihaknya pun memberikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Bupati Jembrana atas Ranperda yang telah disampaikan DPRD Jembrana.

“Ini  bentuk sinergi dan koordinasi yang sudah baik terjalin  antara eksekutif dan legislatif didalam proses penataan regulasi, membangun masyarakat Jembrana ” tandasnya. (ana)

Sambut Baik Gagasan Menko Marves, Bali Dukung Pelaksanaan Konser Artis Internasional di Indonesia

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menyambut positif gagasan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan agar Indonesia menyelenggarakan konser musik eksklusif seperti konser penyanyi dunia Taylor Swift yang digelar di Singapura. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Senin (18/3).

“Sebagai destinasi wisata populer di dunia, Bali bisa jadi salah satu alternatif lokasi penyelenggaraan konser artis bertaraf internasional,” kata Dewa Made Indra mewakili Pj. Gubernur Bali.

Ia menambahkan, Bali cukup representatif sebagai lokasi konser internasional karena didukung keberadaan infrastruktur, akomodasi dan SDM pariwisata yang memadai.

“Keberadaan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang sudah biasa menerima wisman dalam jumlah besar ditambah dengan ketersediaan hotel dan penginapan serta tentunya pelayanan dari insan pariwisata di Bali akan memberikan kesan positif bagi para penggemar dari negara tetangga yang berniat menonton di Bali,” imbuhnya.

Nilai tambahnya tentu saja baik artis dan kru maupun para penggemar bisa berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang ada di Bali di sela konser, jelas birokrat asal Desa Pemaron, Kabupaten Buleleng.

Sekda Dewa Indra juga mengingatkan bahwa bukan hal baru bagi Bali untuk menggelar kegiatan-kegiatan bertaraf internasional, sehingga kelancaran dan profesionalitas penyelenggaraan bisa diharapkan dari para penyedia jasa yang ada di Bali.

Bahkan bila pun konser artis internasional dilaksanakan di luar Bali, Sekda Dewa Indra berharap artis dan wisatawan mancanegara yang menonton konser menyempatkan diri berkunjung ke Bali.

“Kalau perlu menginapnya di Bali saja,” kata Dewa Indra

DPRD Tabanan Kunjungan Kerja ke DPRD Badung

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Badung pada Senin (18/3/2024).

Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Tabanan, Ni Made Meliani, yang didampingi oleh anggota DPRD lainnya. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memahami mekanisme penyusunan rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati untuk Tahun Anggaran 2023.

Pada kunjungan tersebut, DPRD Tabanan diterima oleh Pande Made Suriani, Sekretaris DPRD Kabupaten Badung. Salah satu aspek yang menjadi fokus pembahasan adalah mengenai LKPJ yang merupakan hasil penyelenggaraan pemerintahan daerah Badung selama tahun 2023. LKPJ ini mencakup capaian kinerja pembangunan yang diukur berdasarkan pelaksanaan program dan kegiatan rencana kerja pemerintah daerah.

Menurut Pande Made Suriani, dalam rapat paripurna yang dilaksanakan oleh DPRD Badung, Dewan memberikan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Badung. Langkah ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan kewajiban kepala daerah untuk menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepada DPRD.

Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah terdiri dari masukan yang bersifat konstruktif dan inovatif, serta berisikan catatan strategis yang mencakup saran, masukan, dan koreksi untuk perbaikan kinerja guna meningkatkan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“DPRD Badung melalui fungsi pengawasannya berwenang memberikan rekomendasi tersebut, yang menjadi pedoman dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selama kunjungan, Ni Made Meliani dari DPRD Tabanan juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses penyusunan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati.

“Ini dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, DPRD berperan dalam memberikan catatan strategis yang berkaitan dengan azas desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan,” jelas Meliani.

Dalam kesempatan ini, DPRD Tabanan juga menyampaikan apresiasi atas upaya peningkatan pendapatan pasca pandemi COVID-19 yang terus meningkat di Kabupaten Badung.

Mereka memberikan catatan terkait optimalisasi pendapatan daerah, termasuk dalam hal pemungutan pajak PHR dan PBB pedesaan, yang diharapkan dapat dilakukan secara transparan dan real-time guna mencapai pendapatan yang optimal.

Melalui kunjungan ini, Ni Made Meliani berharap kerjasama antara DPRD Tabanan dan Badung dapat memperkuat pengawasan dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten tersebut.
Sinergi antar-DPRD diharapkan mampu membawa dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di wilayah tersebut. (ana)

Pramella Pasaribu Gantikan Romi Yudianto Pimpin Kanwil Kemenkumham Bali

Pelantikan Pramella Pasaribu sebagai Kanwil Kemenkumham Bali.aq
Pelantikan Pramella Pasaribu sebagai Kanwil Kemenkumham Bali.aq

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI, Senin (18/3/2024).

Dengan adanya pelantikan ini, kepemimpinan di Kantor Wilayah Kemenkumham Bali pun turut berganti.

Dalam pelantikan tersebut, pucuk pimpinan Kantor Wilayah Kemenkumham Bali yang dipimpin oleh Romi Yudianto resmi digantikan oleh Pramella Yunidar Pasaribu, yang sebelumnya merupakan Direktur Lalu Lintas Keimigrasian pada Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sedangkan, Romi Yudianto kini mengemban tugas baru sebagai Inspektur Wilayah VI pada Inspektorat Jenderal.

Dalam sambutannya Yasonna H. Laoly berpesan, saat telah menduduki jabatan baru agar segera melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran.

“Segera lakukan juga langkah-langkah strategis guna mempercepat capaian kinerja organisasi,” pesan Yasonna.

Selanjutnya, Yasonna juga menyampaikan, fokus utama kegiatan kementerian Hukum dan Ham, diantaranya menyusun kebijakan sebagai fondasi kebijakan dalam 5 tahun kedepan, memantapkan penerapan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP), menguatkan implementasi sistem pengendalian sistem intern pemerintah (SPIP), serta implementasi reformasi birokrasi tematik yang berdampak.

“Saya ingatkan untuk meningkatkan fungsi koordinasi dan komunikasi dengan semua stakeholder dan instansi, ciptakan inovasi dan terapkan fungsi manajemen dengan mengutamakan efektivitas dan efisiensi,” tutup Yasonna.

Hadir secara langsung di dalam kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Romi Yudianto dan diikuti secara daring oleh jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Ruang Darmawangsa Kantor Wilayah. (jas)

Hari Keempat Pencarian Lansia Hilang di Desa Tangguntiti Masih Nihil, Keluarga Sempat Tempuh Jalur Niskala

Tim SAR Gabungan lakukan pencarian Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.
Tim SAR Gabungan lakukan pencarian Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hingga hari keempat pencarian terhadap Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan yang sebelumnya dilaporkan menghilang belum membuahkan hasil.

Hingga Senin (18/3/2024), tim SAR gabungan masih mengupayakan pencarian di sekitar rumah korban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengungkapkan, saat ini upaya pencarian dilakukan di seputaran kebun dan persawahan kawasan rumah korban.

“Kami juga menyusuri pinggir sungai dekat rumah korban. Namun hingga kini korban belum ditemukan,” ungkapnya.

Ia menyebut, pihak keluarga sebelumnya juga sudah menempuh pencarian secara niskala (meluasin) atau menanyakan kepada orang pintar terkait keberadaan korban.

“Hasil dari meluasin itu juga kami sudah jajaki ke lokasi, namun hasilnya tetap nihil,” ungkapnya.

Srinada menambahkan, saat ini tim masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi. Adapun tim gabungan terlibat selama proses pencarian yakni dari Basarnas Bali, Sar Polda, Polres Tabanan, Bali Buana Rescue, Potensi Sar Dog, BPBD Tabanan, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Tangguntiti serta dibantu masyarakat sekitar.

“Tiap hari kami dari BPBD kirimkan empat orang personel untuk membantu proses pencarian,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batanbuah, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan dikabarkan hilang sejak Rabu (13/3/2024).

Korban meninggalkan rumah sejak pagi. Saat itu ia mengenakan kebaya putih, kamen (kain) kehijauan kotak-kotak. Ciri-ciri fisiknya kurus, tinggi sekitar 165 cm, rambut lurus dan kulit sawo matang. Korban juga mengalami hilang ingatan.

Pihak keluarga lantas melaporkan kejadian tersebut kepada polisi pada Jumat (15/3/2024) untuk melakukan pencarian. (ana)

Usai WNA Tewas Tertimbun Longsor di Vila Yeh Baat, Subak Jatiluwih akan Gelar Pecaruan

Kondisi Vila Yeh Baat di Subak Jatiluwih, Penebel, Tabanan, usai peristiwa longsor.
Kondisi Vila Yeh Baat di Subak Jatiluwih, Penebel, Tabanan, usai peristiwa longsor.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Usai peristiwa tanah longsor yang mengakibatkan dua WNA meregang nyawa di Vila Yeh Baat, Banjar Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih, Tabanan, aparat desa akan melaksanakan upacara pembersihan atau pecaruan.

Upacara ini dilakukan untuk membersihkan kembali kawasan Subak Jatiluwih sebab lokasi vila dibangun berada di area persawahan Subak Jatiluwih.

Bendesa Adat Jatiluwih Wayan Yasa mengatakan, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pemilik vila untuk menggelar upacara mecaru di lokasi terjadinya longsor.

“Kami berikan waktu dulu bagi pemilik untuk menyelesaikan permasalahan ini. Nanti akan diinformasikan jika sudah ada tanggal tetapnya,” ujarnya, Senin (18/3/2024).

Terpisah, Pekaseh Subak Jatiluwih Wayan Mustra mengatakan, lokasi vila dibangun memang berada di Subak Jatiluwih. Adapun saat ini secara keseluruhan lahan Subak yang ditanami padi mencapai 227,41 hektare.

“Saat ini sedang ditanami beras merah. Usia padi baru sekitar dua bulan,” ungkapnya.

Ditanya terkait penyebab longsor, Mustra mengaku, bukan disebabkan oleh saluran irigasi yang bocor tetapi karena air dari aliran irigasi meluap hingga meluber dan akhirnya mengikis tanah sehingga menyebabkan terjadinya longsor.

Selaim itu, petani di SubakJatiluwih rutin melakukan pembersihan saluran irigasi setiap harinya.

“Meluapnya karena saluran irigasi tersumbat sampah ranting dan daun pohon yang jatuh akibat angin kencang yang terjadi pada malam kejadian,” ucap Mustra. (ana)

Diskop Badung Gelar Diklat Uji Sertifikasi SDM Koperasi Tahap Pertama

Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Koperasi Kabupaten Badung, pada Senin (18/3/2024).
Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Koperasi Kabupaten Badung, pada Senin (18/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan kembali menggelar Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Koperasi, di Hotel Made Bali, Sempidi, pada Senin (18/3/2024).

Kegiatan tersebut diawali dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana, serta disaksikan oleh Ketua Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Badung, I Made Sutarma, Kepala Pusat Koperasi (PUSKOP) Jagadhita Kabupaten Badung, I Putu Alit Suarsawan, serta perwakilan dari OPD terkait.

Plt. Kepala Bidang Bina Lembaga Koperasi (BLK) I Made Subagiaharta dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan diklat adalah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman bagi Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi di Kabupaten Badung secara bertahap dan terarah.

“Peserta pelatihan angkatan pertama ini berjumlah 25 orang dan dilaksanakan selama lima hari dari 18 – 22 Maret 2024, serta peserta akan mendapatkan sertifikat di akhir pendidikannya,” ujaranya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana yang ditemui seusai membuka acara mengatakan, DISKOP UKM dan Perdagangan bersama Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) serta Pusat Koperasi Jagadhita Kabupaten Badung akan terus memacu untuk meningkatkan kapasitas SDM Koperasi, karena hal ini akan menjadi tolak ukur kemajuan Koperasi.

“Kami berharap kegiatan pelatihan ini dapat menghasilkan SDM yang kompeten serta meningkatkan jumlah Koperasi yang sehat dan aktif,” ujarnya.

Ia menyampaikan koperasi yang sehat bisa dinilai dari PENKES (Penilaian Kesehatan) Koperasi, pemeringkatannya, serta dukungan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Koperasi yang aktif bisa dilihat dari pertanggungjawaban koperasi kepada anggota dalam rapat anggota setiap tahunnya.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar seiring dengan meningkatnya SDM Koperasi di Kabupaten Badung,” terangnya. (jas)