- Advertisement -
Beranda blog Halaman 472

Badung Segera Realisasikan Program Serap Gabah

Rapat Koordinasi dengan Pekaseh se-Badung di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (20/3/2024).
Rapat Koordinasi dengan Pekaseh se-Badung di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (20/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung bersama Perumda Pasar dan Pangan menggelar Rapat Koordinasi dengan Pekaseh se-Badung di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (20/3/2024).

Ini dilakukan untuk memperkuat cadangan beras pemerintah, sekaligus untuk menjaga stabilitas harga di tingkat produsen melalui peningkatan Serapan Gabah Petani (Sergab).

Sekda Badung Wayan Adi Arnawa mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan momentum yang sangat strategis dalam upaya mempercepat realisasi program Bupati / Pemerintah Kabupaten Badung melalui Perumda Pasar dan Pangan dalam menyerap hasil produksi petani berupa gabah, sehingga petani tidak lagi bertransaksi dengan tengkulak yang mematok harga dibawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Sebelumya Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp31 miliar pada perubahan APBD 2023 untuk penyertaan modal Perumda Pasar dan Pangan. Dengan anggaran tersebut, produksi para petani dalam bentuk gabah akan dibeli melalui Perumda Pasar dan Pangan. Dan hasil berasnya dijual ke masyarakat termasuk pegawai di lingkungan Pemkab Badung. Upaya ini disamping untuk menghindari praktik tengkulak, juga praktis akan dapat menaikkan pendapatan petani,” ujar Sekda Adi Arnawa.

Lebih lanjut dijelaskan, upaya Pemkab Badung tidak hanya sampai pada tahap peningkatan produksi, namun juga meningkatkan penanganan pasca panen yakni Dryer dan Rice Milling Unit (RMU) atau penggilingan, sehingga beras yang dihasilkan petani berkualitas tinggi dan mudah diserap dengan harga yang memberikan keuntungan.

Dengan demikian, secara bertahap pemerintah akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, meminimalisir alih fungsi lahan pertanian dan mencegah terjadinya inflasi. Sehingga sektor pertanian semakin signifikan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Badung.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, tidak hanya produksi yang kita dorong, tapi juga pasca panennya, salah satunya kualitas RMU sehingga beras yang dihasilkan dalam packaging dan kualitas yang bagus, agar bisa bersaing secara kompetitif di pasaran,” tutupnya.

Turut hadir jajaran Kepala OPD Pemkab Badung, Jajaran Direksi Perumda Pasar Dan Pangan beserta seluruh Pekaseh di Kabupaten Badung. (rls)

Bupati Jembrana Mendem Pedagingan Karya Ngenteg Linggih Pura Luhur Berangbang Agung

Karya Ngenteg Linggih Pura Khayangan Jaghat Luhur Berangbang Agung.
Karya Ngenteg Linggih Pura Khayangan Jaghat Luhur Berangbang Agung.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Desa Adat Berangbang, Kecamatan Negara, Jembrana menggelar Karya Ngenteg Linggih Pura Khayangan Jaghat Luhur Berangbang Agung.

Rangkaian upacara ini telah berlangsung sejak Bulan Januari dimana puncak karya akan dilaksanakan pada 24 Maret mendatang.

Secara khusus dalam rangkaian upacara tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mendem pedagingan di Padmasana Meru Tumpeng Solas yang juga diikuti oleh Bupati Jembrana Ke – 8 Ida Bagus Indugosa, Rabu (20/3/2024).

Dalam karya tersebut juga secara simbolis Bupati Tamba menyerahkan bantuan dana sebesar Rp. 300 Jt kepada panitia karya sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap karya Ngenteg Linggih Pura Khayangan Jagat Luhur Berangbang Agung.

Bupati Tamba berharap apa yang dilakukan oleh masyarakat khususnya di Desa Adat Berangbang senantiasa akan diberikan kerahayuan serta Karya berjalan baik dan lancar.

“Dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa sueca Asung Kertha Wara Nugraha ring semeton sareng sami,” harapnya.

Klian Pengempon sekaligus Ketua Panitia Karya I Wayan Mawa dalam kesempatan tersebut mengucapkan apresiasi terhadap pihak yang telah mendukung karya ngenteg linggih hingga acara dapat berjalan lancar.

“Kami atas nama panitia dan juga masyarakat Berangbang menyampaikan terimakasih kepada Pak Bupati telah bisa memberikan bantuan. Harapan kami tidak sampai disini saja sinergitas yang terjalin karena kedepan kami masih membutuhkan pembiayaan dalam rangka pembangunan fisik maupun non fisik di areal Pura puniki,” ungkapnya.

Lebih lanjut I Wayan Mawa mengungkapkan Karya Ngenteg Linggih Pura Luhur Berangbang Agung menghabiskan Anggaran sebesar Rp1,6 Miliar.

“Mendukung karya ini kita memperoleh Hibah dari berbagai pihak diantaranya Pemerintah Kabupaten Jembrana, iuran krama desa, punia bhakti, dan rencananya Pj Gubernur Bali juga akan hadir disini diharapkan dapat membantu pelaksanaan karya puniki,” pungkas Wayan Mawa. (rls)

Kembangkan Calon Wirausaha Muda, Disdikpora Badung Gelar Pelatihan

Disdikpora Badung menyelenggarakan kegiatan kewirausahaan bertajuk ‘Pelatihan Wirausaha Muda Pemula di Kabupaten Badung Tahun 2024’.
Disdikpora Badung menyelenggarakan kegiatan kewirausahaan bertajuk ‘Pelatihan Wirausaha Muda Pemula di Kabupaten Badung Tahun 2024’.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) kembali menyelenggarakan kegiatan kewirausahaan bertajuk ‘Pelatihan Wirausaha Muda Pemula di Kabupaten Badung Tahun 2024’.

Bertempat di Ruang Aula Gedung Pertemuan Kwarcab Kabupaten Badung, jalan Raya Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Rabu (20/3/2024).

Dalam laporan yang dibacakan oleh Analis Kebijakan pada Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kabupaten Badung Dewa Made Muarta menyatakan, kegiatan ini merujuk kepada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 41 Tahun 2011 Tentang Pengembangan Kewirausahaan dan Kepeloporan Pemuda Serta Penyediaan Prasarana dan Sarana KepemudaanKepemudaan.

“Tujuan diselenggarakan pelatihan ini, merupakan salah satu upaya untuk menciptakan wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing serta membudayakan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan generasi muda yang mampu bersaing, handal dan unggul,” ujarnya.

Selanjutnya, pelatihan Wirausaha Muda Pemula di Kabupaten Badung Tahun 2024 berjumlah 100 orang peserta yang berasal dari siswa SMA/SMK, dengan pelaksanaannya dibagi dalam dua angkatan, serta masing-masing angkatan berjumlah 50 orang peserta.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dengan angkatan pertama dilaksanakan tanggal 20 sampai 21 Maret 2023, angkatan kedua dilaksanakan 26 sampai 28 Maret 2024. Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari kalangan birokrat, akademisi dan praktisi di bidangnya.

Ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga I Gede Suarjaya, serta disaksikan oleh I Made Suartana Sekretaris KNPI Badung, Dewa Ardita Wakil Ketua KNPI Badung, Ni Kadek Santika Pradnyanita Anggota Karang Taruna Kecamatan Mengwi, Ayu Putu Ariani Fungsional pengembang kewirausahaan DISKOP UKM Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga I Gede Suarjaya menyatakan, tingkat pengangguran di Indonesia saat ini masih cukup tinggi terutama pengangguran di kalangan terdidik.

Fenomena pengangguran di kalangan terdidik selain disebabkan karena terbatasnya lapangan pekerjaan, juga disebabkan karena tidak sinkronnya kualifikasi lulusan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja/usaha (link and match).

“Hal tersebut juga sekaligus menjelaskan masih rendahnya tingkat kewirausahaan yang dapat dihasilkan dari dunia pendidikan. Pemerintah Kabupaten Badung berupaya pengembangan kewirausahaan khususnya di usia pemuda melalui kegiatan pelatihan wirausaha muda pemula, dalam upaya menciptakan wirausaha muda yang tangguh dan berdaya saing sesuai dengan perkembangan zaman,” paparnya.

Selanjutnya, pihaknya berharap kepada seluruh peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan ini dengan baik, tekun, serius, dan bersungguh-sungguh sehingga akan mampu mendapat wawasan dari narasumber untuk membangun harapan yang optimis dalam menciptakan bisnis masa depan.

“Kalau ingin sukses di bidang apapun termasuk di bidang bisnis, maka bergabunglah saudara pada barisan orang yang optimis, yang berpikirnya positif yang jiwanya terang dan mau bekerja untuk mengejar sukses,” ujarnya. (jas)

DPRD Tabanan Kunjungan Kerja ke DPRD Klungkung

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Klungkung pada Rabu (20/3/2024). Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Tabanan, Ni Made Meliani, yang ditemani oleh anggota DPRD lainnya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Klungkung pada Rabu (20/3/2024). Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Tabanan, Ni Made Meliani, yang ditemani oleh anggota DPRD lainnya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam upaya untuk lebih memahami proses penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), bagian integral dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Klungkung pada Rabu (20/3/2024). Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Tabanan, Ni Made Meliani, yang ditemani oleh anggota DPRD lainnya.

Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Ida Ayu Suryani, Sekretaris DPRD Kabupaten Klungkung, yang menyambut delegasi dari Tabanan. Salah satu fokus utama dalam kunjungan ini adalah untuk memahami secara lebih mendalam proses penyusunan LKPJ yang menjadi bagian penting dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurut Suryani, LKPJ Kepala Daerah adalah dokumen yang mencakup pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan, pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat selama satu tahun anggaran. Dokumen ini memuat evaluasi terhadap kinerja Kepala Daerah berdasarkan masukan (input), keluaran (output), dan hasil (outcome).

Proses penyusunan LKPJ ini diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Setelah disusun, LKPJ tersebut akan dibahas secara internal oleh DPRD Klungkung untuk merumuskan rekomendasi sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan pemerintahan di tahun yang akan datang.

Lebih lanjut, Suryani menjelaskan bahwa dalam rapat paripurna, DPRD akan menetapkan keputusan terkait LKPJ sebagai tindak lanjut yang akan disampaikan kepada Bupati sebagai rekomendasi untuk perbaikan dalam pembangunan Kabupaten Klungkung di tahun berikutnya. “Proses ini merupakan bentuk komitmen DPRD dalam menjalankan kewajibannya sebagai lembaga kontrol terhadap kinerja pemerintah daerah,” jelas Suryani.

Selain memahami proses penyusunan LKPJ, dalam kesempatan ini juga diungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Klungkung pada tahun 2023 mengalami peningkatan minus 3,12%, di bawah pertumbuhan ekonomi provinsi Bali sebesar 4,48%. Sektor-sektor utama yang mendukung struktur perekonomian Klungkung adalah pertanian, kehutanan, perikanan, konstruksi, penyediaan akomodasi, dan industri pengolahan.

Menurut Meliani, kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kolaborasi antara DPRD Tabanan dan Klungkung dalam meningkatkan kualitas pemerintahan daerah serta pembangunan.

“Sinergi antar-lembaga legislatif ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kedua kabupaten tersebut,” harap Meliani. (ana)

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi Dilanjutkan September 2024, Forum Perbekel Minta Pemerintah Lakukan Sosialisasi 

Proyek jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Desa Pekutatan, Jembrana, Bali (Foto: Detikbali.com).
Proyek jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Desa Pekutatan, Jembrana, Bali (Foto: Detikbali.com).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI menargetkan proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi berlanjut pada September 2024 mendatang.

Namun, ada perubahan pembangunan yakni dari unsolicited oleh PT Tol Jagat Kerthibali menjadi solicited atau prakarsa pemerintah.

Tentunya ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat yang terdampak tol di Kabupaten Jembrana, Tabanan dan Badung. Apalagi sebelumnya, masyarakat terdampak melakukan beberapa kali aksi protes untuk mempertanyakan kelanjutan mega proyek tersebut.

Tekait keputusan kelanjutan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi ini, Ketua Forum Perbekel Terdampak Tol I Nyoman Arnawa mengatakan, mengaku belum mengetahui informasi adanya kelanjutan proyek tol tersebut pada September 2024 mendatang.

Namun, memang pada 18 Maret 2024 ada rapat yang digelar oleh Kementrian PUPR. Seharusnya yang menghadiri adalah dari Provinsi.

“Kita sempat bertanya ke PUPR provinsi. Katanya tidak ada yang hadir. Dan rencana kelanjutan pembangunan pada September 2024 juga kami belum tahu,” ujarnya, Rabu (20/3/2024).

Untuk saat ini, pihaknya akan menunggu saja terkait kelanjutannya. Selain itu juga meminta kepada pemerintah untuk tetap melakukan sosialisasi.

“Kita berpikir positif saja. Tapi dari rapat, ada pergeseran pola. Dari unsolicited menjadi solicited. Itu positif,” ungkapnya.

Kemudian, menyangkut pemberitaan adanya pembebasan lahan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang sudah disetujui senilai Rp 3,9 triliun.

“Sudah ada progres sekarang jika sesuai berita itu. Soal LMAN disetujui Rp 3,9 Triliun. Nah, ini asumsi saya, bahwa memang dari pusat (benar-benar) akan membangun. Tapi saya belum berani mengatakan juga ke masyarakat. Makanya harapannya ada sosialisasi kembali saja,” ungkapnya. (ana)

Bra Batok Kelapa dari Tabanan Tembus Pasar Ekspor 

Ni Wayan Sudiarmini, owner Kau Bali Tabanan menunjukkan produk bra dari batok kelapa yang menembus pasar ekspor.
Ni Wayan Sudiarmini, owner Kau Bali Tabanan menunjukkan produk bra dari batok kelapa yang menembus pasar ekspor.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kerajinan dari limbah batok kelapa nyatanya tidak hanya berbentuk mangkok atau hiasan rumah saja. Namun, dari kreatifitas Ni Wayan Sudiarmini, batok kepala bisa diolah menjadi bra atau pakain dalam wanita.

Bahkan produk dari perempuan asal Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, ini sangat diminati dan sudah menembus pasar ekspor sampai ke Jepang.

Sudiarmini sekaligus owner Kau Bali ini mengatakan, awal mula membuat bra dari batok kelapa ini muncul dari ide kreatifnya sendiri pada tahun 2020 silam. Saat itu produk batok kelapanya seperti alat makan sudah disuplai ke perusahaan Jerman, Prancis dan Jepang.

“Awalnya karena ide sendiri melihat bentuk batok kepala yang bulat dan ternyata ide saya itu diminati oleh tamu Jepang yang datang,” ungkapnya.

Ia menyebut, pada awalnya produksi, ia mendapat permintaan mencapai 500 set perbulan. Namun, sekarang sudah mencapai 1.000 set setiap bulan. Adapun produk bra batok kepala miliknya sangat diminati di Negara Jepang.

“Selain digunakan saat berenang, bra ini juga dipakai saat musim panas atau hawaian contest,” ungkapnya.

Selain bra, produk kerajinan dari batok kelapa lainnya milik Sudiarmini yang sudah menembus pasar ekspor yakni mangkok, serobong lilin dan home decor. Untuk lokasi produksinya sendiri berada di Banjar Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan.

“Untuk pesanan ekspor kami terima sejak awal tahun 2020. Saat itu ada permintaan 2000 set alat makan ke perusahaan Jerman yang ada di Bali. Dari sana terus berkembang sampai ke Prancis dan Jepang,” jelasnya.

Ditanya soal ide membuat kerajinan dari batok kelapa, Sudiarmini mengaku, bermula saat melakukan pendampingan di Desa Selemadeg Barat pada tahun 2017. Yang mana saat itu, banyak terdapat limbah batok kelapa yang dibuang begitu saja.

Kemudian tahun 2019 ia mulai serius mengolah batok kelapa menjadi kerajinan seperti tas, alat makan, home decor hingga pernak-pernik gantungan kunci dan anting. Sampai sekarang sudah memiliki puluhan jenis produk berbahan dasar batok kelapa.

Selain itu, untuk desain dan pembuatan produknya ia pelajari secara otodidak melalui sosial media dan beberapa kali mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh dinas dan kementrian.

“Awalnya itu mulai dari yang kecil seperti gantungan kunci itupun suplainya cuma ke Sukawati, Gianyar dan toko oleh – oleh. Kemudian, mengikuti Tanah Lot Festival 2019 mulai lah ada wisatawan yang berminat dan akhirnya produk saya bisa tembus ke pasar ekspor,” paparnya. (ana)

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Pantai Kuta

Penemuan jenazah tanpa identitas di Pantai Kuta, Badung.
Penemuan jenazah tanpa identitas di Pantai Kuta, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Jenazah diduga seorang perempuan tanpa identitas ditemukan di pesisir Pantai Kuta, tepatnya di Utara smelter kebencanaan patung baruna, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Jenazah tersebut ditemukan pada Selasa (19/3/2024) sekitar pukul 20.00 WITA, dengan kondisi terlentang tanpa busana. Kulit korban juga sudah terkelupas, kepala membusuk dan kedua tangan terlihat daging.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, jenazah ditemukan pertama kali oleh wisatawan asing yang sedang berjalan di pinggir pantai.

Temuan itu lantas dilaporkan ke satgas pantai dan bersama security melihat ke lokasi. Kemudian satgas pantai melaporkan ke personel Satuan Polairud Kuta.

“Setelah menerima laporan tim langsung menuju ke TKP untuk mengevakuasi korban. Belum diketahui bagaimana kronologis kejadian, karena masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Selanjutnya, korban dievakuasi menuju ke kamar pemulasan RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah Denpasar, menggunakan ambulans BPBD.

“Terkait identitas dan motif kematian korban masih dalam penyelidikan,” imbuh Sukadi. (jas)

Kasus DBD Meningkat, Diskes Tabanan Imbau Masyarakat Terapkan PSN

Ilustrasi nyamuk aedes Aegypti penular demam berdarah.
Ilustrasi nyamuk aedes Aegypti penular demam berdarah.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami peningkatan hampir di seluruh Kabupaten di Bali, termasuk di Tabanan.

Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan mencatat dari awal tahun 2024 ini sampai dengan 20 Maret 2024 sudah ada 271 kasus DBD.

Rinciannya pada Januari 2024 tercatat 83 kasus, Februari 163 kasus dan Maret sampai dengan Rabu (18/3/2024) ada 25 kasus. Adapun kasus terbanyak ada di Kecamatan Kediri, disusul Tabanan, Pupuan, dan Kerambitan.

Meskipun belum sampai ada kematian, tetapi masyarakat diimbau tetap waspada dan tetap melakukan upaya pencegahan.

Kepala Diskes Tabanan dr. Ida Bagus Surya Wira Andi mengungkapkan, jumlah kasus DBD pada awal tahun 2024 ini meningkat dibandingkan tahun 2023 lalu yang mencapai 644 kasus dengan 4 angka kematian. Yang mana sampai bulan Maret lalu jumlah kasus ada di angka 181 kasus.

“Tren peningkatan biasanya memang terjadi di awal tahun. Kemudian, masuk bulan Juni-Juli sudah mulai menurun. Semoga tahun ini juga demikian, karena dilihat data per bulan mulai menunjukkan penurunan,” jelasnya, Rabu (20/3/2024).

Ia menyebut, faktor utama meningkatnya jumlah penyebaran DBD ini adalah perubahan cuaca yang dapat meningkatkan perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti penular DBD.

“Perkembangbiakannya juga didukung karena faktor lingkungan yang kurang baik, ditambah curah hujan yang tidak menentu sehingga nyamuk dengan cepat bisa berkembang biak,” ucapnya.

Atas kondisi tersebut, Diskes Tabanan sudah melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk Aedes Aegypti, pembawa vektor DBD.

“Fogging sudah dilakukan di 20 titik, dari total 38 titik rencana pelaksanaan fogging sepanjang tahun 2024. Kami juga sudah siapkan anggarannya” ujar Surya Wira Andi.

Meskipun sudah dilakukan fogging, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M.

“Fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa saja, kalau tidak dibarengi dengan PSN tentu pencegahan DBD tidak bisa maksimal. Jadi kuncinya adalah budaya gotong royong membersihkan lingkungan ini perlu diaktifkan,” tuturnya. (ana)

Pemkab Badung Dukung Rencana Pembangunan Museum Bom Bali

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung memberi dukungan dan siap memfasilitasi rencana pembangunan taman perdamaian atau Museum Bom Bali.

Terbangunnya museum ini nanti diharapkan dapat menjadi sebuah tempat mengenang peristiwa bom bali, sebagai pembelajaran bagi generasi muda serta sebagai destinasi wisata baru di Badung.

Hal tersebut disampaikan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat menerima perwakilan organisasi peduli korban bom Bali dari Australia yaitu perkumpulan para keluarga dan masyarakat peduli korban bom Bali yang terhimpun dalam pengurus Taman Perdamaian (Peace Park Foundation) dan Istri Suami Anak Dewata (Isana Dewata) di Puspem Badung, Selasa (19/3/2024).

Hadir tiga orang dari perwakilan organisasi tersebut yaitu Keith Pearce, David Napoli dan Jennifer Pearce. Sementara Sekda didampingi Kadis Kebudayaan I Gde Eka Sudarwitha, Camat Kuta, Lurah Kuta, perwakilan dari Dinas PUPR, Dinas Pariwisata dan Bagian Kesra.

Sekda Adi Arnawa mengatakan Pemkab Badung serius melanjutkan rencana pembangunan museum ini, yang menjadi ide awal dari pihak organisasi dari Australia.

Dijelaskan, sebelumnya Pemkab. Badung sudah berupaya memfasilitasi, karena terbentur anggaran, hingga saat ini belum terealisasi. Namun dikatakan, saat ini sedang berproses dilakukan study kelayakan/Feasibility Study (FS) pembangunan museum oleh Dinas Kebudayaan.

“FS sudah dibuat Dinas Kebudayaan dan sudah selesai. Besok (hari ini-red) hasil FS, sudah bisa dipresentasikan di hadapan perwakilan organisasi. Kami kembali mengundang pihak organisasi Australia, kita rapat lagi untuk presentasi FS ini,” jelas Adi Arnawa.

Adi Arnawa juga mengharapkan dalam proses pembangunan nanti, baik mulai dari pembebasan lahan dan pembangunan fisik adanya kerjasama antara Pemkab Badung dengan pihak Australia.

“Gayung bersambut kita bisa kerjasama antara pemkab badung dengan organisasi dari Australia. Mungkin nanti bila konsep sudah disepakati, masalah pembiayaan kita bisa sharing demi percepatan,” tambahnya, seraya menambahkan, bila sudah ada titik temu, pihaknya siap ke Australia untuk bertemu pemerintah Australia menindaklanjuti hal ini.

Sementara itu, salah satu perwakilan organisasi peduli korban bom Bali, David Napoli mengatakan, memang menjadi keseriusan dari pihak organisasi Australia membangun sebuah museum untuk mengenang peristiwa tragedi bom bali 2002 dan 2005 silam.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi Pemerintah Badung yang sudah mendukung dan siap memfasilitasi serta membantu pembangunan museum ini.

“Kehadiran kami disini untuk memperkenalkan diri sekaligus ingin mengetahui rencana kedepan mengenai pembangunan museum dan kontribusi apa yang bisa kami lakukan untuk ikut berpartisipasi dalam rencana ini,” sambung David Napoli. (rls)

Potong Jalur, Pengendara Motor di Desa Tiyinggading Tewas Tertabrak Mobil

Pengendara motor tewas tertabrak di Jalan Raya Antosari-Pupuan, Desa Tiyinggading, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa (19/3/2024)
Pengendara motor tewas tertabrak di Jalan Raya Antosari-Pupuan, Desa Tiyinggading, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa (19/3/2024)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan maut menewaskan seorang pengendara motor terjadi di Jalan Raya Antosari-Pupuan termasuk Banjar Tiyinggading, Desa Tiyinggading, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa (19/3/2024) sekitar pukul 11.25 WITA.

Korban adalah warga Banjar Anyar, Desa Tiyinggading bernama I Ketut Santra (67).

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Riski Ramadhan mengungkapkan, peristiwa naas tersebut bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor  Vario bernomor polisi DK 5282 FAW melaju beriringan dengan mobil Isuzu merah DK 7800 VH yang dikendarai oleh Made Suasta Yasa (55) asal Busungbiu, Buleleng, dari arah Selatan (Antosari) menuju Utara (Pupuan).

Setibanya di tempat kejadian, diduga korban tiba-tiba menyeberang ke arah kanan. Karena jarak yang dekat, pengendara mobil Isuzu tidak bisa menghindari sepeda motor dan terjadi tabrakan.

“Pengendara motor meninggal dunia di tempat dengan luka di tubuhnya,” ujarnya.

Selain mengakibatkan korban meninggal, kecelakaan ini juga menyebabkan motor korban ringsek. Sementara mobil Isuzu mengalami kerusakan di bagian depan. “Kerugian material diperkirakan mencapai Rp3,5 juta,” ungkapnya. (ana)