- Advertisement -
Beranda blog Halaman 471

Harley Hantam Kharisma di Denpasar, 1 Orang Cedera Kepala Berat

Kondisi motor Harley Davidson dan Kharisma yang terlibat kecelakaan di Jalan Taman Pancing, Denpasar.
Kondisi motor Harley Davidson dan Kharisma yang terlibat kecelakaan di Jalan Taman Pancing, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kecelakaan melibatkan motor Harley Davidson dengan Kharisma terjadi di Jalan Taman Pancing, tepatnya di depan Gang Gelogor Indah (Tokopika musik), Km.6 Denpasar Selatan, Kamis (21/3/2024).

Pengendara sepeda motor Harley Davidson dengan Nomor Polisi B 4138 NIB tersebut bernama Gusti Putu Riski Yudiantara (29) asal di Mendoyo dauh tukad Jembrana, mengalami cedera kepala berat.

Sementara, pengendara sepeda motor Kharisma dengan Nomor Polisi DK 2394 BX atas nama Rachmad Nur Setiyawan (22) mengalami luka di bagian Kaki kanan dan tangan kanan lecet.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, kejadian ini berawal dari pengendara sepeda motor Harley dan Pengendara sepeda motor Karisma melaju beriringan dari arah utara menuju selatan, dengan pengendara sepeda motor Karisma berada di depannya sekitar pukul 03.40 WITA.

“Mereka jalan beriringan, namun setibanya di TKP, pengendara sepeda motor Karisma kurang hati-hati saat memutar balik arah, sehingga terjadi kecelakaan dan ditabrak oleh pengendara Harley tersebut,” ujarnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun pengendara sepeda motor Harley mengalami cedera di kepala dan luka ringan pad pengendara motor kharisma, sehingga kedua korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah untuk dirawat lebih lanjut. Dengan kerugian material mencapai Rp5 juta. (jas)

Pantai Kedonganan Dibanjiri Sampah, Ini Kata DLH Badung

Pantai Kedonganan, Kuta, Badung, bak lautan sampah.
Pantai Kedonganan, Kuta, Badung, bak lautan sampah.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Volume sampah kian hari kian meningkat, menjadikan Pantai Kedonganan, Kuta, Badung, bak lautan sampah.

Pantauan pada Kamis (21/3/2024), pesisir Pantai Kedonganan dipenuhi sampah plastik dan kayu. Kiriman sampah ini diketahui meningkat sejak Pengerupukan (10/3/2024) lalu, yang didominasi 70 persen sampah organik seperti ranting kayu, daun dan lainnya, serta 30 persen sampah plastik.

Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Badung Anak Agung Gede Agung Dalem menerangkan, sampah ini sudah datang dari bulan Desember lalu, namun belum membludak seperti sekarang.

Bahkan, hingga saat ini tercatat 772 ton sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung.

“Kita perkirakan awalnya hal ini terjadi sekitar bulan Desember sampai Januari, namun badai mundur dan terjadi pada bulan Maret ini,” ujarnya.

Ia menerangkan kiriman sampah ini terjadi biasanya setiap tahun pada musim barat, yang terjadi dari bulan November sampai Maret, namun untuk tahun sekarang belum bisa ditentukan berakhirnya sampai bulan apa.

“Hingga saat ini kami tetap lakukan pembersihan selama badai ini berlangsung, dilihat dari tahun sebelumnya yaitu mencapai 500 ton, kita berharap tahun sekarang bisa lebih rendah dari sebelumnya,” paparnya.

Berikutnya, sampah-sampah ini diangkut menuju pusat daur ulang mengwitani untuk kayu-kayu dan semacamnya, sedangkan yang campuran dibawa ke TPA.

“Sampah yang dibuang ke sungai itu bermuara ke laut dan itu berbahaya untuk pariwisata,” tegasnya. (jas)

Ketua DPC PDIP Tabanan Sebut Penentuan Kursi Ketua DPRD Kewenangan DPP

Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya
Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyebut penentuan kedudukan posisi ketua DPRD Kabupaten periode 2024-2029 menjadi kewenangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP.

Artinya penentuan jabatan ketua DPRD tidak serta merta diperoleh oleh caleg dengan peraih suara terbanyak.

“Walaupun di Tabanan suaranya terbesar atau apapun itu, kalau dilihat dari hirarki kepartaian, semua aturannya berasal dari pusat (DPP),” jelas Sanjaya usai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Tabanan, Kamis (21/3/2024).

Ia menyebut, pihaknya di DPC hanya menerima keputusan dari DPP, baik itu terkait penugasan untuk masing-masing kadernya. Termasuk juga dalam hal penugasan sebagai ketua DPRD Tabanan.

“Saya sebagai ketua DPC di Tabanan sifatnya hanya menerima saja, terkait siapapun yang nanti akan ditugaskan sebagai apa termasuk penugasan sebagai ketua DPRD,” tegasnya.

Mengenai jabatan sebagai ketua DPRD Kabupaten, Sanjaya yang juga Bupati Tabanan mengaku, tidak ada kaitannya dengan DPC atau dengan kata lain usulan menjadi ketua DPRD tidak berdasarkan rekomendasi DPC.

Hal itu dikarenakan, DPP PDIP sudah memiliki SOP dan indikator tersendiri dalam menentukan penugasan kepada para kader partainya.

” Pusat sudah punya SOP dan indikator. Kami hanya, mungkin beda dengan partai lain, tunduk pada perintah. Tidak ada penilaian kinerja seperti di birokrasi,” imbuhnya. (ana)

Jelang Idul Fitri, Pemkab Jembrana Gelar Pasar Murah Enam Titik Lokasi

Pasar murah di Pasar Umum Jembrana, Kamis (21/3/2024).
Pasar murah di Pasar Umum Jembrana, Kamis (21/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Pasar Murah yang untuk menjaga kestabilan harga.

Sebanyak enam titik lokasi  disiapkan, di awali dari Pasar Umum Jembrana, Kamis (21/3/2024).

Adapun barang yang dijual melalui sistem paket yang  terdiri 10 kg beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir senilai Rp 139.000.

Pasar murah tersebut akan dilanjutkan di beberapa titik yaitu Pasar Umum Melaya, Pasar Umum Gilimanuk, Kantor Desa Air Kuning, Kantor Desa Pengambengan, dan Kelurahan Loloan Barat sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan pokok.

Kegiatan pasar murah mendapat pantauan langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat)

Ditemui usai acara , Bupati Tamba mengatakan Kegiatan Pasar murah rutin dilaksanakan di hari-hari suci agama yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.

“Jadi seperti biasa hal yang kita lakukan setiap peringatan hari-hari besar, hari-hari suci agama. Kemarin peringatan hari raya nyepi kita juga intervensi pasar untuk meringankan masyarakat, kali ini juga bulan puasa dan menyambut hari raya idul fitri untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya berharap melalui acara tersebut dapat mengurangi beban inflasi di Kabupaten Jembrana.

“Mudah-mudahan bermanfaat dan satu hal lagi akan mengurangi beban inflasi di Kabupaten Jembrana,” harapannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, I Komang Agus Adinata mengatakan Pelaksanaan Pasar menyambut Idul Fitri tahun 2024 juga dilaksanakan dibeberapa titik Yang tersebar di seluruh Kabupaten Jembrana.

“Hari ini kita awali di Pasar Umum Jembrana, kemudian tanggal tanggal 25 Maret 2024 bertempat di Pasar Umum Melaya, tanggal 27 Maret 2024 bertempat di Pasar Umum Gilimanuk, tanggal 1 April 2024 bertempat di Kantor Desa Air Kuning, tanggal 3 April 2024 bertempat di Kantor Desa Pengambengan,  tanggal 5 April 2024 bertempat di Kelurahan Loloan Barat,” pungkasnya. (rls) 

Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ajak Semua Pihak “Ngrombo” Sukseskan Pelaksanaan Desa Binaan Telajakan Bersemi di Desa Temesi

 

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Setelah sebelumnya sukses menggandeng PT. BPR Lestari dan ISI Denpasar, kali ini Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya kembali mengajak Bank Indonesia dalam “Ngrombo” menyukseskan pelaksanaan Desa Binaan Telajakan Bersemi AKU HATINYA PKK di Desa Temesi, Gianyar. “ Saya konsisten mengajak pemerintah daerah, pengusaha, akademisi serta masyarakat bersama-sama bersinergi menyukseskan pelaksanaan Desa Binaan Telajakan Bersemi AKU HATINYA PKK, dengan “Ngrombo” apa yang kita programkan niscaya akan tercapai”, ucapnya dalam acara penyerahan bantuan simbolis dari Bank Indonesia di Balai Banjar Temesi, Desa Temesi, Gianyar, Kamis (21/3).

Lebih jauh dalam sambutannya, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali menyampaikan bahwasanya TP PKK Provinsi Bali Tahun 2024 mempunyai 2 kegiatan unggulan yang dipusatkan pelaksanaanya di Desa Temesi, yaitu Desa Binaan Telajakan Bersemi AKU HATINYA PKK dan Desa Binaan Peduli Gigi (DELIGI).

Ny. drg. Ida Mahendra Jaya menyampaikan dalam kegiatan yang mengangkat motto “Mural Temesi Mewali Ka Guru” yang artinya kembali ke jati diri untuk membangun ekonomi Desa Temesi, dalam pelaksanaannya selain didukung dari APBD Provinsi Bali juga mendapat dukungan sinergi dari CSR, perguruan tinggi serta pengurus TP PKK Provinsi Bali.

“Saya ucapkan terima kasih pada Masyarakat Temesi dan semua pihak yang berpartisipasi. Mari kita “Ngrombo” menyukseskan pelaksanaan Desa Binaan ini dan semoga bisa menjadi inspirasi dan memotivasi yang lainnya untuk mendukung kegiatan ini dan tentunya saya minta bantuan yang sudah diberikan dijaga dan dirawat dengan baik”, imbuhnya .

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Gusti Agung Diah Utari menyampaikan terimakasih atas kerjasama dari masyarakat yang telah bersedia menjalankan program-program dari Pemerintah. Terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat, Bank Indonesia juga memiliki program UMKM Binaan dan Desa Wisata, termasuk di Desa Temesi juga telah masuk program tersebut. Diharapkan dengan berbagai program bantuan yang diberikan maka Desa Temesi dapat meningkatkan potensi ekonomi desanya.

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan juga secara simbolis bantuan dari Bank Indonesia berupa pot dan tanaman Bougenville kepada Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali yang disaksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Bali, Camat Gianyar, Perbekel Temesi dan PKK Provinsi Bali serta PKK Desa Temesi. Selanjutnya diserahkan juga bantuan bibit tanaman cabe, kelapa genjah, dan bibit jagung dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali kepada Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali yang selanjutnya bantuan-bantuan tersebut diserahkan Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali kepada Ketua TP PKK Desa Temesi.

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Ikuti Prosesi Nedunang Ida Bhatara Serangkaian IBTK di Pura Agung Besakih

PANTAUBALI.COM, Karangasem – Di tengah guyuran hujan yang cukup lebat, tak menyurutkan niat Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya untuk mengikuti prosesi Nedunang Ida Bhatara dan Nuur Tirta, bahkan Mundut Pralingga Ida Bhatara dari Bale Pesimpenan Agung menuju Padma Tiga untuk selanjutnya distanakan di Bale Pesamuan Agung Penataran Agung Besakih, dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Rendang, Karangasem, Kamis (Wraspati Paing, Medangsia) 21 Maret 2024.

Pj. Gubernur Bali yang kala itu turut didampingi Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta Ny. Widiasmini Indra, dan pasukan lengkap seluruh Pimpinan Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Bali mengawali rangkaian prosesi dengan persembahyangan di Pelinggih Ida Bhatara Lingsir. Yang tampak disaksikan pula oleh Ida Rsi Agung Wayadya Suprabu Sogata Karang Grya Bang Kawiswara Kangin, Bungkulan, Buleleng serta Raja Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semara Putra.

Prosesi Nedunang Ida Bhatara yang dipuput oleh Ida Sri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, merupakan salah satu rangkaian Upacara IBTK Pura Agung Besakih yang puncaknya akan dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Kadasa, Minggu (24/3).

Menurut Ketua III IBTK 2024, Nyoman Artana rangkaian IBTK selanjutnya yakni upacara melasti ke Tegal Suci pada Jumat (22/3), dilanjutkan Sabtu (23/3) akan digelar prosesi Mapepada dan Memben. “Karya IBTK di Pura Agung Besakih dilaksanakan nyejer selama 24 hari, hingga Nyineb nanti pada tanggal 14 April depan. Ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi pemedek yang berkeinginan tangkil ngaturang bakti, sehingga bisa menyesuaikan dengan waktu luang yang dimiliki,” ujarnya.

Sementara itu Pemucuk Mangku Pura Agung Besakih, I Gusti Mangku Jana, menjelaskan prosesi Nedunang Ida Bhatara dan Nuur Tirta serangkaian upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih dilaksanakan di seluruh Pura dalam lingkup Kompleks Pura Agung Besakih. “Termasuk juga Ida Bhatara di Catur Lawa dan pedharman masing-masing”, tandasnya.

Jro Mangku Jana juga mengatakan, setelah keseluruhan Ida Bhatara tedun di Pesamuhan Agung maka dilanjutkan dengan prosesi ngayabang Ida Bhatara yang dipuput Ida Sulinggih, diiringi tari-tarian Wali/sakral seperti Topeng Sidakarya dan Wayang Gedog. “Prosesi ini juga dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sesuai Pura amongan masing-masing”, katanya. “Prosesi diakhiri persembahyangan bersama oleh Bapak Gubernur, Sekda, Kepala Perangkat Daerah serta masyarakat lainnya”, imbuhnya lagi.

Jro Mangku Jana juga mengajak masyarakat atau pemedek yang tangkil selama nyejer IBTK senantiasa menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas yang ada demi kelancaran persembahyangan serta meminimalisir kemacetan lalu lintas selama upacara berlangsung. “Kami juga mengharapkan seluruh pemedek untuk turut menjaga kebersihan di areal Pura Agung Besakih, membuang sampah pada tempatnya serta dihimbau untuk tidak membawa tas plastik”, harapnya. “Semoga dengan demikian niat kita untuk mendapatkan restu, anugerah Ida Bhatara selama pelaksanaan karya ini bisa terlaksana dengan baik”, tambahnya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira, Bupati Karangasem I Gede Dana, Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, jajaran Kementerian Agama Provinsi Bali serta seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Mikrobus Terbalik Akibat Tidak Kuat Menanjak di Pupuan, 9 Penumpang Luka

mikrobus mengangkut rombongan tirtayatra mengalami kecelakaan di jalan Jurusan Selemadeg - Pupuan termasuk Banjar Dinas Munduk Gawang,  Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Kamis (21/3/2024).
mikrobus mengangkut rombongan tirtayatra mengalami kecelakaan di jalan Jurusan Selemadeg - Pupuan termasuk Banjar Dinas Munduk Gawang,  Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Kamis (21/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah mikrobus mengangkut rombongan tirtayatra mengalami kecelakaan di jalan Jurusan Selemadeg – Pupuan termasuk Banjar Dinas Munduk Gawang,  Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Kamis (21/3/2024) sekitar pukul 00.20 WITA.

Dari 13 orang penumpang dilaporkan 9 orang mengalami luka-luka dan kini dirawat di RSUD Tabanan.

Kapolsek Pupuan AKP Wayan Sudiarba mengatakan, kecelakaan mikrobus dengan nomor polisi B 7113 SDA yang dikemudikan I Gede Ardika (54) asal Desa Belatungan, Pupuan, Tabanan, bermula saat datang dari arah Selatan (Selemadeg Barat) menuju arah Utara (Pupuan).

Setibanya di lokasi, dengan kondisi jalan menanjak, bus tidak kuat menanjak. Kemudian, mundur dan terbalik di badan jalan di sebelah kiri.

“Jadi kecelakaan bus ini terjadi karena jatuh sendiri atau out off control,”

Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban meninggal, hanya sembilan orang penumpang mengalami luka ringan. Meskipun demikian, bus mengalami kerusakan parah dan diperkirakan kerugian material mencapai Rp10 juta.

“Untuk bus sudah diderek dan dipinggirkan di jalan,” ungkapnya. (ana)

Bungan Desa Ke-46, Bupati Tabanan Angkat Potensi Agrowisata di Desa Megati

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Tabanan, kembali jalankan program Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa yang ke-46 di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Rabu (20/3/2024).

Dalam kegiatan bungan desa ini Bupati Sanjaya mengangkat potensi unggulan Desa Megati yakni agrowisata.

Rutin berkolaborasi dengan seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan Bungan Desa. Saat itu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang juga selaku Bunda Literasi menyerahkan bantuan buku kepada petugas Perpustakaan keliling, sehingga menambah literasi bacaan di Perpustakaan keliling tersebut.

Saat berkantor di Desa Megati, orang nomor satu di Tabanan itu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, atas semangat dan kerja keras yang telah ditunjukkan dalam membangun dan mengembangkan potensi desa.

Salah satu potensinya, yaitu potensi alam yang sangat memesona, dimana, Desa Megati juga merupakan Desa Agrowisata buah kelapa, alpukat durian dan padi. Saat itu, Sanjaya juga mengajak serta seluruh OPD untuk memberikan pelayanan langsung kepada Masyarakat Megati, seperti yang selalu diimplementasikannya di Desa-desa sebelumnya di Tabanan.

“Saya datang ke Desa Megati untuk melayani Masyarakat. Apa yang dilayani, ternyata di Pemerintah Kabupaten Tabanan ada 40 OPD semua punya lokus pelayanannya di Desa. Dalam membangun Desa Megati, Pelaksanaan Bungan Desa untuk melihat langsung apa yang menjadi harapan warga, biar lebih tepat guna dan tepat sasaran,” jelas Sanjaya.

Kegiatan Bungan Desa diawali dengan membuka Sosialisasi Pendataan Awal Data Desa Presisi di Kantor Camat Selemadeg Timur dan lanjut bekerja di Kantor Perbekel Desa Megati.

Agenda dilanjutkan dengan mengunjungi Perkebunan Alpukat. Bupati Sanjaya beserta Bunda Rai, menanam pohon alpukat, menyemprot pembasmi hama organik dan memanen buah pepaya.

Pohon Alpukat yang ditanam adalah jenis alpukat cuba berusia 6 bulan yang bertempat di Perkebunan alpukat Desa Megati. Di kesempatan itu, Sanjaya juga memberikan apresiasi dan dukungan terhadap wacana dari Kepala Desa, yang memproyeksikan Desa Megati sebagai kampung alpukat di masa depan.

“Astungkara saya berkantor di Desa diajak menanam dan melihat Alpukat, sangat tertarik, saya juga sedang mengembangkan bagaimana caranya bisa menginspirasi desa-desa yang lain. Karena perawatan alpukat tidaklah repot,” jelasnya.

Dirinya juga sekaligus menjelaskan, genetik Tabanan yang sejak dahulu merupakan masyarakat yang agraris, dengan anugerah alam yang nyegara gunung, oleh sebab itu, Sanjaya menghimbau agar masyarakat tetap bergerak dan berkembang di sektor pertanian dengan pariwisata sebagai bonus.

Kemudian, Bupati beserta jajaran juga mengunjungi rumah keluarga stunting yang berjumlah 5 orang dan bertempat di Desa Adat Jelijih Lebah, Desa Megati. Bantuan berupa sembako berupa 2 krat telur ayam, 2 liter minyak goreng, gula pasir, beras merah, kacang hijau dan biskuit, diberikan secara langsung oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku ketua TP PKK Kabupaten Tabanan yang saat itu mendampingi Bupati Sanjaya.

Tali kasih yang terulur saat itu, merupakan bentuk perhatian langsung dari Pemerintah dalam mewujudkan Tabanan Era Baru. Saat itu Sanjaya mengingatkan, bahwa para orang tua tidaklah berperan sendiri dalam membesarkan anak-anak, sebab Pemerintah Tabanan siap bersinergi melalui dinas sosial dan Perangkat Daerah lainnya untuk memberikan bantuan dan perhatian secara konsisten.

Mewakili masyarakat, Dewa Nyoman Sukerta selaku Perbekel Desa Megati, sampaikan antusiasme dan terima kasihnya kepada Bupati Tabanan dan jajaran atas perkenannya hadir dan secara langsung bisa melihat keadaan Desa.

“Program Bungan Desa sangat kami harapkan, dimana potensi unggulan di Desa adalah sektor pertanian. Selaku Kepala Desa, kami selalu memberikan motivasi khususnya kepada petani dan generasi muda untuk ikut serta membangun Desa Megati melalui sektor pertanian dan agrowisata,” jelasnya.

Sementara itu, terkait pelayanan yang secara signifikan memberikan pengaruh besar bagi masyarakat, ditanggapi  langsung dengan sangat positif oleh warga Desa Megati. Salah satunya dari pengusaha setempat, yakni Yoga Antara dan Nyoman Suriyani yang saat itu hadir untuk mengurus ijin usaha.

“Dengan adanya kegiatan Bungan Desa dari Bapak Bupati, sangat membantu dan meringankan kami. Jadi, tidak harus ke Kabupaten atau kemana-mana, kita bisa mengurus di tempat dan mendapatkan surat dengan murah dan gampang, jadi sangat berguna bagi kami,” jelas Nyoman Suriyani yang saat itu mengurus ijin usaha ternak.

Turut hadir saat itu, Sekda Tabanan, Para Asisten Setda, Inspektur, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan Kepala Bagian di lingkungan Setda Tabanan, Para Camat Se-Kabupaten Tabanan, para Pimpinan Instansi Vertikal di Kabupaten Tabanan, unsur Forkopimcam Selemadeg Timur,  Perbekel dan Bendesa Adat serta Tokoh Masyarakat setempat. (rls)

Bupati Tabanan Buka Sosialisasi Pendataan Awal Desa Presisi di Selemadeg Timur

acara Sosialisasi Pendataan Awal Desa Presisi di 133 Desa pada 10 Kecamatan Se-Kabupaten Tabanan, di Desa Megati, Selemadeg Timur, Rabu (20/3/2024). 
acara Sosialisasi Pendataan Awal Desa Presisi di 133 Desa pada 10 Kecamatan Se-Kabupaten Tabanan, di Desa Megati, Selemadeg Timur, Rabu (20/3/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bersamaan dengan kegiatan Bungan Desa yang ke-46 di di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, membuka acara Sosialisasi Pendataan Awal Desa Presisi di 133 Desa pada 10 Kecamatan Se-Kabupaten Tabanan, Rabu (20/3/2024).

Dalam sosialisasi yang dimulai sejak pagi hari tersebut, Bupati Sanjaya sampaikan rasa bangga dan bahagianya, sebab di Kabupaten Tabanan telah memiliki Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati terkait Data Desa Presisi, sehingga pendataan di desa masing-masing sudah mulai bisa dilakukan.

Sanjaya menjelaskan, Konsep Desa Presisi haruslah menjadi perhatian, karena melibatkan berbagai aspek Pembangunan yang terencana dan efisien, di mana Desa Presisi bukanlah sekedar sebuah istilah, tetapi sebuah visi untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan Bersama.

Desa presisi mengacu pada upaya mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang dimiliki desa secara tepat sasaran. Hal ini mencakup penggunaan teknologi, perencanaan tata ruang yang terukur, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat untuk turut serta aktif dalam proses pembangunan.

“Saya berharap dengan adanya dasar hukum dan konsep yang jelas terkait data desa presisi ini agar menjadikan semangat bagi desa untuk mewujudkan perencanaan desa yang tepat sasaran berdasarkan data desa presisi ini,” jelasnya.

Sanjaya berpesan, kepada Tim sosialisasi data desa presisi Kabupaten Tabanan yang terdiri dari OPD terkait dibawah koordinasi dinas pemberdayaan masyarakat dan desa Kabupaten Tabanan agar mendampingi seluruh desa untuk segera dapat mewujudkan sistem informasi desa presisi ini.

“Kita percaya bahwa dengan menerapkan konsep desa presisi, kita dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, mari bersama-sama mengembangkan strategi dan langkah-langkah nyata untuk mewujudkan desa presisi di kabupaten tabanan yang kita banggakan dan kita cintai,” papar Orang Nomor satu di Tabanan itu.

Di kesempatan itu, Sanjaya seraya mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, hingga Generasi Muda untuk bersatu padu dan berkontribusi aktif dalam setiap langkah menuju Desa Presisi di Tabanan.

Pendataan awal Desa presisi di 133 Desa pada 10 kecamatan di Kabupaten Tabanan ini juga diharapkan Sanjaya dapat dilakukan secara bertahap untuk mewujudkan perencanaan yang tepat sasaran dan mempercepat proses pembangunan agar tepat guna, tepat waktu dan lebih efektif dalam mengimplementasikan program baik di Desa, Kecamatan, Kabupaten maupun Nasional.

Hadir dalam acara yakni Sekda Tabanan, Para Asisten Setda, Inspektur, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan dan Kepala Bagian di Setda Tabanan, Para Camat Se-Kabupaten Tabanan, para pimpinan instansi Vertikal di Kabupaten Tabanan, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Perbekel dan Bendesa adat serta tokoh Masyarakat setempat.  (rls)

Bupati Tamba Lantik Belasan Pejabat di Lingkungan Pemkab Jembrana

Bupati Jembrana I Nengah Tamba melantik dan mengambil sumpah 17 jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jembrana, Rabu (20/3/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba melantik dan mengambil sumpah 17 jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jembrana, Rabu (20/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba melantik dan mengambil sumpah 17 jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jembrana, Rabu (20/3/2024).

Pelantikan dilaksanakan di Aula Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, acara pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Jembrana, IGN Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa serta para Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana.

Adapun rincian pejabat yang dilantik yakni, 6 Pejabat Administrator yang terdiri dari Eselon III/a 3 orang dan Eselon III/b 3 orang. 11 Pejabat pengawas, yang terdiri dari Eselon IV/a 10 orang dan Eselon IV/b 1 orang.

Usai melantik dan mengambil sumpah, Bupati Tamba berpesan agar pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dan mempelajari regulasi yang merupakan dasar dari pelaksanaan tugas. Mulai dari Peraturan Daerah sampai dengan undang-undangan yang berlaku. Olehnya diharapkan tetap menunjukkan kinerja yang baik dan senantiasa menjaga citra positif pemerintah daerah.

“Untuk itu kita harus bersiap untuk melaksanakan tantangan dan program kerja di Tahun 2024. Selain itu tantangan kita kedepan adalah mempersiapkan diri dalam rangka menyongsong terwujudnya Jembrana Emas 2026,“ ujarnya.

Lebih lanjut, Pihaknya juga berharap kepada seluruh pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jembrana yang baru saja dilantik untuk selalu mengimplementasikan nilai ASN yaitu berorientasi pelayanan yaitu komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat, akuntabel yaitu bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan.

“Kompeten yakni terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, adaptif yakni terus berinovasi dan antusias dalam menggerakan serta menghadapi perubahan, serta membangun kerja sama yang sinergis,“ ucapnya. (rls)