- Advertisement -
Beranda blog Halaman 353

Digiplus, Gerai Gadget Multibrand Up to Date untuk Masyarakat Urban di Bali

Gerai Digiplus di salah satu pusat perbelanjaan di Bali.
Gerai Digiplus di salah satu pusat perbelanjaan di Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sejak berdiri tahun 2021 silam, Digiplus terus menunjukan komitmen untuk memberikan akses yang mudah bagi masyarakat dalam membeli gadget.

Sebagai salah satu unit bisnis dari peritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), setiap tahunnya Digiplus terus memperluas jangkauan dengan menghadirkan gerai-gerai di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satu provinsi yang difokuskan Digiplus untuk ekspansi pasar pada tahun 2024 ini adalah Bali. Digiplus telah memiliki tiga gerai, diantaranya di Living World Mall Denpasar Lantai 2, Mal Bali Galeria Lantai 2 dan Trans Studio Bali Lantai GF.

“Kami antusias atas tiga gerai Digiplus yang tersebar di Denpasar, Bali. Kini, kami bisa semakin lebih dekat dengan setiap pelanggan. Kami berharap, gerai yang ada di Bali dapat menjadi tujuan utama masyarakat Bali dalam memenuhi kebutuhan akan gadget yang kekinian dan fungsional,” ujar Dwita Satyanti selaku Head of Marketing Digiplus, Rabu (16/10/2024).

Digiplus mengusung konsep your trusted tech-lifestyle retail, yang dapat menjadi destinasi bagi setiap pelanggan yang mencari produk elektronik atau teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan juga menunjang gaya hidup melalui gadget.

Digiplus juga merupakan gerai yang menjual produk elektronik, gadget dan aksesoris penunjang dari berbagai merek ternama seperti Apple, Samsung, Oppo, Vivo, Xiaomi, Huawei, dan masih banyak yang lainnya.

Digiplus juga berkomimen untuk selalu menghadirkan produk yang memiliki nilai serta kualitas yang tinggi, salah satunya dengan memberikan pilihan produk yang masih dalam kondisi baru dan memiliki garansi resmi.

“Digiplus akan terus berinovasi dalam menghadirkan ragam pilihan gadget dan eletronik yang dapat mempermudah pekerjaan atau kehidupan sehari-hari pelanggan,” ucap Dwita.

Sebagai salah satu unit bisnis dari MAP Group, Digiplus memiliki membership MAPCLUB Poin, MAP Gift Voucher, dan MAP Retail Academy untuk setiap outlet Digiplus di seluruh Indonesia.

MAP Retail Academy menjadi cara Digiplus untuk menghadirkan staf ritel yang terlatih, guna meningkatkan mutu pelayanan kepada setiap pelanggan yang berbelanja di Digiplus.

Staf ritel yang terlatih tidak hanya fokus untuk menawarkan produk tetapi juga dapat memberikan edukasi seputar produk dan layanan kepada pelanggan.

Digiplus memiliki penawaran menarik berupa cashback MAPCLUB Poin, dan tambahan MAP Gift Voucher 100 ribu untuk setiap pembelian gadget pilihan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Untuk mendapatkan setiap info terbaru dari Digiplus, silakan mengunjungi situs resmi Digiplus; https://www.map.co.id/id/portfolio_page/digiplus/ dan juga akun Instagram Digiplus @digiplus_id. (rls)

Gantikan Made Dirga, Rai Santini Resmi Dilantik PAW Anggota DPRD Tabanan

Pelantikan Ni Made Rai Santini sebagai PAW anggota DPRD Tabanan, Kamis (17/10/2024).
Pelantikan Ni Made Rai Santini sebagai PAW anggota DPRD Tabanan, Kamis (17/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ni Made Rai Santini resmi dilantik sebagai Penggantian Antarwaktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menggantikan I Made Dirga yang maju sebagai calon wakil bupati Tabanan bersama I Komang Gede Sanjaya dari PDI Perjuangan.

Rai Santini dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa dalam Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat DPRD Tabanan pada Kamis (17/10/2024).

“Sesuai dengan regulasi yang ada maka kami menetapkan dan melantik mulai hari ini (Rai Santini) bekerja sebagai anggota dewan,” ujar Nyoman Arnawa usai pelantikan.

Setelah pelantikan, sambung Arnawa, pihaknya segera membahas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk menentukan komisi tempat Rai Santini akan bertugas.

Ia juga mempertimbangkan kemungkinan Rai Santini menggantikan posisi Made Dirga yang sebelumnya ditempatkan di Komisi III.

“Mekanisme penempatan di AKD akan dibahas di partai. Nanti kami atur penempatannya dan bisa saja ada perubahan agar sesuai dengan kompetensinya. Kami juga akan mematangkan pembahasan di tingkat komisi dan fraksi terlebih dahulu,” jelas Arnawa.

Sementara itu, ditemui terpisah usai pelantikan, Rai Santini mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa dilantik sebagai PAW anggota DPRD Tabanan yang akan menjabat hingga 2029.

“Saya ucapkan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas diberikannya kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat yang ada di Tabanan. Saya harus ikuti dan tunduk kepada aturan dan perintah partai dalam menjalankan amah menjadi seorang wakil rakyat untuk Tabanan,” ucapnya.

Dengan masuknya Rai Santini sebagai anggota DPRD Tabanan maka jumlah Srikandi di DPRD Tabanan periode 2024-2029 bertambah menjadi 8 orang. (ana)

Sukaja Sebut Mulyadi Maju di Pilkada Tabanan Tanpa Beban Moral dan Ekonomi

Mantan Ketua DPRD Tabanan, I Wayan Sukaja.
Mantan Ketua DPRD Tabanan, I Wayan Sukaja.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Wayan Sukaja, Mantan Ketua DPRD Tabanan, menegaskan I Nyoman Mulyadi maju sebagai calon bupati dalam Pilkada Tabanan 2024 tanpa beban moral maupun ekonomi.

Menurutnya, kondisi ini penting karena Mulyadi bersama pasangannya, I Nyoman Ardika, berkomitmen merealisasikan 21 program unggulan jika terpilih sebagai memimpin Tabanan.

Disamping itu, konsistensi seorang pemimpin menjadi kunci untuk merealisasikan program-program unggulan tersebut. Ia menyebut konsistensi itu sering kali sulit dipertahankan.

“Konsistensi dari pemimpin itu susah. Sekarang bilang tidak ambil hak, tapi dalam perjalanan bisa berbelok. Itu yang sulit,” ujarnya setelah menghadiri kampanye tatap muka Mulyadi di Banjar Bugbugan, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, Rabu (16/10/2024).

Sukaja meyakini konsistensi akan mudah dicapai bila seorang pemimpin tidak memiliki beban moral atau ekonomi. “Mulyadi tidak punya beban. Itu yang membuatnya bisa fokus,” tambahnya.

Ia juga menyebut bahwa keberhasilan program akan lebih mudah diraih jika seluruh jalur kepemimpinan, mulai dari pusat hingga kabupaten, berada dalam satu sinergi.

“Pak Mul ini membuat program berdasarkan asumsi satu jalur. Jika itu sudah tercapai, merealisasikan 21 program unggulan bukanlah hal yang mustahil,” ujarnya.

Sukaja, yang memiliki pengalaman di bidang anggaran sebagai mantan ketua legislatif, juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam menjalankan program pemerintah, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

“Kalau mengikuti aturan undang-undang, 20 persen APBD untuk pendidikan sebenarnya bisa dicapai. Asalkan ada konsistensi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dengan menerapkan digitalisasi di sektor wisata.

“Ganti karcis manual dengan sistem elektronik di tempat wisata seperti Tanah Lot dan Bedugul. Zaman sudah maju, tapi masih pakai sistem sobek-menyobek. Malu. Kalau absen bisa diperketat, kenapa penarikan PAD tidak?” pungkas Sukaja. (ana) 

Berkaca Dari Kasus Hanni Newjeans, Ini 6 Cara Menghadapi Bullying di Tempat Kerja

Hanni NewJeans di audit Komite Lingkungan Hidup dan Perburuhan Majelis Nasional (dok. News1).
Hanni NewJeans di audit Komite Lingkungan Hidup dan Perburuhan Majelis Nasional (dok. News1).

PANTAUBALI.COM – Dunia hiburan Korea Selatan kembali diguncang dengan kabar tidak mengenakkan. Kali ini, kasus bullying yang menimpa salah satu girl group populer, New Jeans, menjadi perbincangan hangat. Anggota grup tersebut mengungkapkan perlakuan tidak menyenangkan yang mereka alami dari agensi mereka, HYBE, dalam sebuah sesi siaran di YouTube.

Kasus ini bahkan menarik perhatian Komite Lingkungan dan Perburuhan Majelis Nasional Korea Selatan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Salah satu anggota grup, Hanni, berbagi pengalamannya dan menegaskan adanya tindakan yang kurang pantas dari pihak eksekutif agensi terhadap dirinya dan para member lainnya. Hanni mengungkapkan bahwa sering kali mereka merasa diabaikan dan tidak dihargai oleh manajemen, termasuk saat sapaan mereka tidak direspons dengan baik.

Kasus seperti yang dialami New Jeans menyadarkan kita akan pentingnya menangani bullying, terutama di tempat kerja. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil untuk menghadapi perundungan di lingkungan kerja, dilansir dari HelpGuide:

1. Bicara Langsung dengan Pelaku
Meskipun mungkin terasa menakutkan, berbicara langsung dengan pelaku bisa menjadi langkah efektif untuk menghentikan bullying. Pastikan untuk tetap tenang dan jelas saat menyampaikan keberatan.

2. Cari Dukungan dari Rekan Kerja
Jangan biarkan diri terisolasi. Membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja bisa memberikan rasa aman dan dukungan saat menghadapi situasi sulit.

3. Kumpulkan Bukti
Catat setiap kejadian bullying, termasuk waktu, lokasi, dan siapa saja yang terlibat. Dokumentasi ini penting sebagai bukti jika situasinya semakin parah.

4. Laporkan ke Atasan
Jika perundungan terus berlanjut, segera laporkan kepada atasan atau pihak terkait di tempat kerja. Pastikan untuk menyertakan bukti yang telah dikumpulkan.

5. Jaga Kesehatan Mental
Bullying dapat memengaruhi kesehatan mental. Penting untuk menjaga diri dengan berolahraga, tidur yang cukup, dan mengelola stres agar tidak terdampak terlalu berat oleh situasi tersebut.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi industri hiburan dan tempat kerja lainnya untuk lebih memperhatikan kesejahteraan mental dan fisik para pekerja, serta menindak tegas segala bentuk bullying. (sm)

Sosok Stella Christie, Profesor di Tsinghua University yang Jadi Calon Menteri Prabowo

Stella Christie, salah satu calon menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran.
Stella Christie, salah satu calon menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran.

NASIONAL, PANTAUBALI.COM – Nama Stella Christie kini tengah menjadi sorotan publik Indonesia. Perempuan kelahiran Medan, 11 Januari 1979, yang kini menjadi Guru Besar di Tsinghua University, Beijing, baru saja mendapat panggilan dari presiden terpilih Prabowo Subianto pada Selasa (15/10/24). Banyak spekulasi berkembang bahwa Stella akan diangkat menjadi menteri atau wakil menteri di kabinet baru.

Stella Christie bukanlah nama baru di dunia akademis internasional. Sebagai profesor dan peneliti di bidang cognitive science dan kecerdasan buatan, kiprahnya di dunia penelitian membuatnya menjadi salah satu tokoh ilmuwan Indonesia yang paling dihormati di luar negeri. Gelar Ph.D yang diraihnya dari Northwestern University, Amerika Serikat, telah membuka jalan bagi Stella untuk mengejar karier akademis yang cemerlang, hingga dipercaya memimpin Laboratorium Otak dan Kecerdasan di Tsinghua University sejak 2018.

Perjalanan pendidikan Stella dimulai sejak kecil di Jakarta. Setelah menempuh pendidikan dasar di Santa Ursula, Jakarta, ia melanjutkan pendidikan menengah di Singapura dengan beasiswa ASEAN. Karir akademisnya terus menanjak ketika ia melanjutkan studi International Baccalaureate di Norwegia dengan beasiswa dari United World Colleges (UWC).

Tidak berhenti di situ, Stella kemudian melanjutkan studi S-1 di Harvard University, lulus dengan predikat Magna Cum Laude pada tahun 2004.

Karier Stella di bidang penelitian makin cemerlang, terbukti dengan berbagai penghargaan yang diraihnya. Salah satu publikasinya dalam Journal of Cognition and Development pada tahun 2010 terpilih sebagai artikel terbaik, dan hingga kini ia telah menerbitkan lebih dari 20 jurnal ilmiah serta dua buku pada tahun 2022.

Fokus penelitiannya banyak membahas perkembangan kognitif manusia serta aplikasi kecerdasan buatan dalam pemahaman otak manusia.

Pengakuan terhadap prestasinya tidak hanya datang dari dunia akademis, tetapi kini juga dari ranah politik. Undangan dari Prabowo Subianto memicu banyak spekulasi terkait peran yang mungkin akan diemban Stella di pemerintahan baru.

Beberapa pihak berpendapat bahwa pengetahuannya di bidang teknologi dan inovasi sangat dibutuhkan, terutama di era digitalisasi dan pengembangan kecerdasan buatan di Indonesia.

Dalam sebuah wawancara, Stella pernah menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang sangat mencintai pekerjaannya sebagai ilmuwan. “Ilmuwan bukan hanya profesor linglung yang memelototi mikroskop, melainkan seseorang yang jatuh cinta pada pekerjaannya, memikirkan pertanyaan penelitian siang dan malam,” ujarnya dalam tulisan yang dimuat di Indonesia Mengglobal.

Dengan latar belakang yang luar biasa dan kecintaannya pada penelitian, peran apa yang kira-kira akan diberikan kepada Stella Christie di kabinet baru? Akankah ia memimpin sektor teknologi, pendidikan, atau bahkan riset dan inovasi?

Yang pasti, kehadiran Stella Christie di pemerintahan akan membawa angin segar, terutama dalam bidang teknologi dan pendidikan di Indonesia. (sm)

WNA Australia Terseret Ombak di Pantai Balian saat Selamatkan Turis Lain

Tim SAR lakukan pencarian WNA Australia hilang terseret ombak di Pantai Balian, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan pada Rabu (16/10/2024).
Tim SAR lakukan pencarian WNA Australia hilang terseret ombak di Pantai Balian, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan pada Rabu (16/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia bernama Craig Stewart (56), hilang terseret ombak di Pantai Balian, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan pada Rabu (16/10/2024) sekitar pukul 16.15 WITA.

Diketahui korban adalah seorang wisatawan yang menginap di Villa Istana Balian, yang berlokasi tidak jauh dari Pantai Balian.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, korban terseret ombak saat berusaha menyelamatkan turis perempuan asal Jerman bernama Mirco Stalla (29) yang hampir tenggelam.

“Korban hilang tenggelam terseret arus saat berusaha menyelamatkan turis asal Jerman,” ujarnya, dikonfirmasi Kamis (17/10/2024).

Berata menjelaskan, kejadian ini berawal saat Mirco Stalla yang awalnya sedang berenang di Pantai Pengasahan terseret ombak besar dan hampir tenggelam.

Stalla yang panik segera berteriak meminta pertolongan. Korban, Craig Stewart yang kebetulan sedang berjalan di sekitar pantai mendengar teriakan tersebut dan langsung berenang untuk menyelamatkan Stalla.

“Setelah korban berhasil menarik saksi (Stalla) ke tepian, korban justru terseret ombak dan hilang,” jelasnya.

Hingga saat ini, tim SAR Gabungan dari Basarnas, BPBD, dan Sat Polairud Polres Tabanan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menjelaskan, pencarian hari kedua ini telah dilakukan Tim SAR sejak pukul 08.00 WITA.

“Pencarian masih berlangsung dengan melibatkan SAR Gabungan serta bantuan dari nelayan sekitar,” ungkapnya. (ana)

Wisatawan Asal India Hilang Usai Dihantam Ombak Diatas Tebing Pantai Billabong

Nilesh Mukhi (59), dilaporkan hilang setelah terseret arus di Pantai Billabong, Nusa Penida. (Dok Basarnas Bali)
Nilesh Mukhi (59), dilaporkan hilang setelah terseret arus di Pantai Billabong, Nusa Penida. (Dok Basarnas Bali)

KLUNGKUNG, PANTAUBALI.COM –  Seorang wisatawan asal India, Nilesh Mukhi (59), dilaporkan hilang setelah terseret arus di Pantai Billabong, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, pada Rabu, 16 Oktober 2024, sekitar pukul 10.50 Wita. Kejadian ini terjadi saat Nilesh bersama sejumlah wisatawan lainnya menikmati pemandangan indah dari atas tebing.

Tiba-tiba, gelombang besar menghantam tebing, mengakibatkan Nilesh tergulung ke dalam air dan tenggelam. Tim Pos Unit Siaga Basarnas Nusa Penida segera menerima laporan insiden tersebut dan melakukan pencarian yang intensif.

Koordinator Pos Unit, I Putu Cakra Negara, menyatakan bahwa mereka langsung mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) serta melibatkan unsur pencarian dan pertolongan gabungan.

“Kami melakukan pencarian dalam tiga sorti, berfokus pada area di mana korban diperkirakan jatuh,” ujar Cakra saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengonfirmasi bahwa pencarian akan dilanjutkan pada pagi hari berikutnya dengan memperluas area pencarian.

“Tentu kami mempertimbangkan arah arus, cuaca, dan angin dalam rencana operasi pencarian,” tuturnya.

Pencarian korban sempat menghadapi kendala akibat kondisi gelombang yang tinggi. Upaya ini melibatkan empat anggota Basarnas, serta dukungan dari angkatan laut dan kepolisian yang memantau dari darat.

“Dari lokasi kejadian, boat hanya bisa masuk sejauh 25 hingga 30 meter karena air berwarna putih dan ombak yang pecah, membatasi jarak pandang kami,” ungkap Cakra.

Meskipun pencarian telah dilakukan, hingga saat ini belum ada titik terang mengenai keberadaan Nilesh. Cakra menegaskan bahwa setelah terseret arus, korban langsung hilang dari pandangan akibat besarnya gelombang. (sm)

Sindikat Penjualan SIM Card Ilegal Terungkap di Bali, 12 Pemuda Ditangkap

Polda Bali ungkap sindikat penjualan sim card ilegal di Bali.
Polda Bali ungkap sindikat penjualan sim card ilegal di Bali.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali berhasil membongkar sindikat penjualan SIM card ilegal yang melibatkan 12 pemuda. Para pelaku memanfaatkan data pribadi orang lain yang bocor dari situs gelap untuk melakukan aktivitas ilegal ini.

Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, bersama dengan AKBP Ranefli Dian Candra, Direktur Ditressiber, mengungkapkan bahwa pengungkapan sindikat ini berawal dari laporan masyarakat pada 9 Oktober 2024 mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Jalan Sakura Gang 1, Denpasar.

“Awalnya, masyarakat menduga lokasi tersebut sebagai markas judi online. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata rumah itu digunakan untuk registrasi SIM card secara ilegal,” jelas Jansen di Mapolda Bali, Rabu (16/10).

Polisi menemukan barang bukti penting dalam penggerebekan, termasuk dua unit PC, delapan laptop, 24 modem pool, tujuh ponsel, dan ratusan ribu kartu perdana dari provider XL dan Axis. Menurut DBS, lokasi di Jalan Sakura hanya digunakan untuk registrasi, sedangkan penjualan dilakukan di Jalan Gatot Subroto I, Perumahan Taman Tegeh Sari Nomor 17 Denpasar.

Adapun para tersangka memiliki peran yang berbeda dalam operasi ini. Di antara mereka, DBS (21) dari Lamongan diketahui sebagai otak sindikat, sementara GVS (21) dari Karangasem berperan sebagai manajer. MAM (19) dari Denpasar berfungsi sebagai kepala sortir, dan FM (18) dari Denpasar bertanggung jawab atas produksi registrasi SIM card.

Tersangka lainnya, termasuk YOB (23) dari Nagekeo, NTT, dan TP (22) serta ARP (18) dari Banyuwangi, juga terlibat dalam proses registrasi. RDSS (22) dari Malang berperan dalam penjualan SIM card kepada konsumen, sementara DP (31) dari Denpasar bertindak sebagai research developer. IWSW (21) dari Denpasar menjalankan fungsi customer service, dan DJS (21) dari Denpasar bertanggung jawab atas promosi.

Para pelaku diketahui membeli 300 ribu NIK dari darkweb dengan harga Rp 25 juta, yang memungkinkan mereka untuk mendaftar hingga 3.000 SIM card per hari. SIM card tersebut kemudian dijual dengan kode One Time Password (OTP) seharga Rp 5.000.

“Sindikat cukup besar dan meraup keuntungan bulanan antara Rp 200-300 juta,” tambahnya.

Hasil interogasi menunjukkan bahwa SIM card yang diregistrasi menggunakan identitas orang lain sering kali digunakan untuk penipuan online, sehingga jejaknya sulit dilacak ke pelaku asli. Polisi kini tengah mencari enam pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga telah melarikan diri dari Bali.

“Tindakan para tersangka diancam dengan berbagai pasal, termasuk pelanggaran UU Perlindungan Data Pribadi dan UU ITE,”  tegas mantan Kapolresta Denpasar ini.

Polda Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan dan menggunakan data pribadi, guna mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (sm)

Mulyadi Programkan Peningkatan TPP 100 Persen Bagi ASN Demi Maksimalkan Pelayanan Publik

Calon Bupati Tabanan Nyoman Mulyadi saat kampanye di Banjar Bugbugan, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, Rabu (16/10/2024).
Calon Bupati Tabanan Nyoman Mulyadi saat kampanye di Banjar Bugbugan, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, Rabu (16/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Calon Bupati Tabanan Nomor Urut 1 I Nyoman Mulyadi menjadikan Peningkatan Tunjangan Penghasilan (TPP) 100 Persen bagi ASN sebagai salah satu program unggulannya.

Menurutnya program itu menjadi salah satu upayanya untuk meningkatkan kinerja para ASN sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat, terutama dalam layanan publik.

Hal itu diungkapkannya saat menanggapi salah satu permintaan masyarakat di Banjar Bugbugan, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga dalam kampanye tatap muka yang berlangsung pada Rabu (16/10/2024).

“Jika saya terpilih sebagai bupati, itu yang akan saya laksanakan sebab pelayanan publik itu penting,” ujar Mulyadi.

Ia juga menegaskan keikutsertaannya dalam Pilkada 2024 di Tabanan bersama calon wakilnya I Nyoman Ardika adalah untuk menjadi pelayan masyarakat. Sehingga, urusan pelayanan publik menjadi perhatian utama dirinya bersama Ardika.

“Saya kan pelayan. Rakyat itu raja. Katanya suara rakyat itu suara Tuhan. Makanya layanilah masyarakat dengan baik. Jika sudah terlayani dengan baik, saya yakin mudah memimpin Tabanan,” tambahnya.

Mulyadi pun optimis, programnya itu bisa terealisasi jika dirinya bersama Ardika terpilih dalam Pilkada 2024 untuk memimpin Kabupaten Tabanan.

Kampanye tersebut turut dihadiri oleh mantan Ketua DPRD Tabanan I Wayan Sukaja, yang juga merupakan warga Banjar Bugbugan.

Di kesempatan itu, Sukaja sempat memberikan pengantar sebelum Mulyadi memaparkan beberapa program dan visi misinya.

Masyarakat juga antusias menyimak pemaparan program dan visi misi yang disampaikan Mulyadi. Kampanye itu ditutup dengan riang gembira. (ana)

Polisi Pastikan Tak Ada Pelaku Lain Dalam Kasus Kematian Gung Balang dan Istrinya

Polisi pastikan tak ada pelaku lain dalam kasus kematian tak wajar Gung Balang dan Istrinya.
Polisi pastikan tak ada pelaku lain dalam kasus kematian tak wajar Gung Balang dan Istrinya.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Polda Bali memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus kematian tragis sepasang suami istri, Anak Agung Ketut Ngurah Setyawan, alias Gung Balang (38), dan istrinya, Anak Agung Sri Agung (38). Hasil penyelidikan menunjukkan dua kemungkinan penyebab kematian mereka yang tidak wajar.

Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, Kabid Humas Polda Bali, menjelaskan bahwa kondisi rumah saat kejadian dalam keadaan terkunci dari dalam, menyisakan dua spekulasi utama.

“Pertama, bisa jadi mereka berdua mengakhiri hidup secara bersamaan. Kedua, mungkin salah satu dari mereka dibunuh terlebih dahulu, kemudian yang lainnya mengikuti,” ujar Jansen pada Rabu (16/10).

Dalam penyelidikan, pihak kepolisian menemukan barang bukti narkoba di lokasi kejadian. Hasil tes menunjukkan bahwa keduanya positif menggunakan narkoba, yang bisa jadi menjadi faktor pendorong tindakan nekat tersebut.

“Narkoba yang ditemukan di kamar digunakan oleh kedua korban. Ini mungkin memengaruhi keadaan mental mereka pada saat kejadian,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian iini bermula ketika Gung Balang dan istrinya ditemukan tewas di dalam kamar rumah mereka di Jalan Kebo Iwa Utara, Banjar Pagutan, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar, pada Senin (23/9).

Putra mereka, yang dikenal dengan inisial AAKNS, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, orang tuanya menghadiri acara makan malam keluarga. Namun, AAKNS merasa curiga setelah mendengar pernyataan ayahnya yang mengatakan ingin mati bersama istrinya.

Awalnya, pernyataan itu dianggap candaan dan dianggap sebagai ungkapan cinta sehidup semati. Keanehan semakin terasa ketika pasangan tersebut mengunci pintu kamar dan tidak kunjung keluar. Keesokan harinya, saat pintu dibuka paksa, mereka ditemukan dalam posisi berpelukan, sudah tidak bernyawa.

Gung Balang ditemukan dengan luka tusuk di dada kiri, sementara istrinya mengalami luka tusuk di leher kanan. Jasad keduanya telah dievakuasi ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah untuk dilakukan autopsi lebih lanjut. (sm)