- Advertisement -
Beranda blog Halaman 352

Penemuan Jasad Tergantung di Sawangan, Pihak Keluarga Sempat Minta Bantuan Orang Pintar

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Warga sekitar Jalan Lingkar Selatan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang ditemukan dalam keadaan tergantung di sebuah pohon di area lahan kosong pada Rabu, 13 November 2024, sekitar pukul 19.00 WITA.

Korban diketahui bernama Jefrianus Ayon Heling (26), warga Biting, Manggarai, yang sudah beberapa hari terakhir tidak dapat dihubungi oleh keluarganya.

Kasi Humas Polresta Denpasar,  AKP I Ketut Sukadi mengungkapkan bahwa korban diketahui menghilang pada 6 November 2024. Sepupu korban, Arbyanto Selman Sudrijofi, yang merasa khawatir setelah beberapa kali mencoba menghubungi korban namun tidak berhasil, kemudian melaporkan kejadian tersebut dan mulai melakukan pencarian secara mandiri.

“Awalnya, Arbyanto mencari korban ke rumah teman-temannya, namun tidak ditemukan. Ia kemudian meminta bantuan seorang ‘pemangku’ atau orang pintar yang memberikan petunjuk untuk mencari korban di sekitar wilayah Nusa Dua dan Sawangan,” jelas AKP Sukadi.

Selama beberapa hari pencarian, Arbyanto juga menyebarkan foto korban melalui media sosial dan menempelkannya di berbagai tempat umum di sekitar Ungasan dan Jimbaran. Pencarian semakin difokuskan di kawasan Sawangan setelah mendapatkan informasi lebih lanjut.

Pada Rabu (13/11) sore hari, sekitar pukul 18.20 WITA, Arbyanto menemukan sepeda motor korban di kawasan tersebut, yang kemudian membawa dia menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan cara tergantung di pohon sekitar lokasi.

Setelah memastikan jenazah tersebut adalah sepupunya, Arbyanto segera melaporkan penemuan tersebut kepada pihak berwenang dan pecalang setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Saat ini, kasus ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Polisi juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan memberikan dukungan agar penyelidikan berjalan lancar. (*)

Mulyadi Rancang Pendanaan 21 Program Unggulan Melalui Opsen Pajak

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 01, I Nyoman Mulyadi - I Nyoman Ardika (paket MS Glowing).
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 01, I Nyoman Mulyadi - I Nyoman Ardika (paket MS Glowing).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi-I Nyoman Ardika, yang dikenal dengan MS Glowing, memperkenalkan 21 program unggulan.

Program-program yang dimiliki MS Glowing terdiri dari berbagai bidang, di antaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, dan pariwisata.

Program unggulan itu diproyeksikan membutuhkan dana sekitar Rp600 miliar per tahun untuk mewujudkan Tabanan yang lebih maju.

“Kami berkomitmen untuk membangun Tabanan dengan program-program unggulan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar I Nyoman Mulyadi saat memaparkan program-programnya.

Ada beberapa program unggulan MS Glowing yang mencuri perhatian diantaranya program 1 Miliar per Desa di luar Alokasi Dana Desa (ADD) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa. Program 500 Juta per Desa Adat dan Subak untuk melestarikan budaya dan tradisi di desa adat dan subak.

Program itu dibutuhkan karena desa Dinas dan desa adat adalah ujung tombak pembangunan dj wilayah Kabupaten Tabanan. Penduduk berada di wilayah desa dan desa adat. Jika masalah desa dan desa adat selesai maka otomatis masalah di Tababan juga teratasi.

Selain itu, Program Peningkatan TPP dan Upah Tenaga Kerja Non ASN 100 persen untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja di sektor publik juga tidak luput menjadi program unggulan MS Glowing.

Untuk membiayai program-program tersebut, MS Glowing mengungkapkan strategi yang akan mereka terapkan, yaitu meningkatkan pendapatan daerah melalui program Opsen Pajak yang akan diberlakukan pada 2025 dan melakukan efisiensi belanja.

“Efisiensi belanja akan dilakukan terhadap belanja barang dan jasa, belanja hibah, dan belanja modal. Efisiensi ini dilakukan tanpa mengurangi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang ada,” kata Mulyadi.

Rencana 21 program MS Glowing ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya yang tinggal di Kabupaten Tabana.

“Kami berharap program-program ini dapat terealisasi dan membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat Tabanan,” ujar I Wayan Sutama, warga Tabanan.

Jika terpilih, MS Glowing berjanji untuk menjalankan program-program tersebut dengan transparan dan bertanggung jawab, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Tabanan. (ana)

Tak Kapok! Remaja Residivis yang Keroyok Jukir Hingga Tewas Kini Menganiaya Pemuda di Denpasar

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang remaja berinisial AACVK yang dulu pernah viral usai mengeroyok juru parkir hingga tewas, kini kembali melakukan aksi serupa terhadap pemuda yang hendak bermain futsal inisial CASP (16) di Denpasar Timur, pada 8 November 2024.

AACVK yang berstatus residivis itu pernah mengeroyok juru parkir di Renon, Denpasar, saat sedang mabuk bersama rekan-rekannya pada Juni 2023 lalu. Akibat perbuatannya, ia pun dihukum penjara selama 10 bulan. Bukannya bertaubat, AACVK malah kembali beraksi. Kali ini, Ia bersama teman inisial EAK. Beruntung, aksinya kali ini terekam kamera CCTV dan sontak menjadi viral di media sosial.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa kejadian ini berawal saat korban datang ke Lapangan Futsal di kawasan Tohpati, Denpasar Timur pada 8 November 2024.

“Saat itu korban hendak main futsal, tiba-tiba ada tiga orang yang tidak dikenal oleh korban menghampirinya,” terang Sukadi, Kamis (14/11).

Kemudian orang-orang itu mengatakan “Kenapa ke meleng-meleng” yang berarti “kenapa anda melihat saya”. Kemudian dijawab oleh korban  korban “Gak ada aku meleng”. Tiba-tiba saja kedua pelaku langsung mengeroyok CASP.

“Pelaku memukul dan menendang korban, sedangkan temannya yakni EAK menendang mengenai perut,” tambahnya.

Saat dianiaya oleh kedua pelaku, korban tidak melakukan melawan.  Akibatnya, korban mengalami luka memar pada pipi sebelah kanan dan luka pada lutut sebelah kanan. Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur.

Setelah diselidiki, petugas mengetahui kalau pelaku berada di rumahnya, Jalan Kecubung, Denpasar. Tak butuh waktu lama, petugas mengamankan kedua pelaku.

“Yang bersangkutan mengakui kesalahan, yakni melakukan penganiayaan terhadap korban,” tandasnya.

Saat ini, kasus tengah dalam penanganan pihak berwajib. (*)

Mulyadi-Ardika: Pengalaman Adalah Guru Terbaik, Namun Pengetahuan Adalah Maha Gurunya

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 01, I Nyoman Mulyadi - I Nyoman Ardika (paket MS Glowing).
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 01, I Nyoman Mulyadi - I Nyoman Ardika (paket MS Glowing).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Debat kedua Pilkada Tabanan yang digelar pada Rabu (13/11/2024) malam, berlangsung di Bali Sunsetroad Convention Centre (BSCC), Denpasar Selatan.

Dengan mengangkat tema ‘Penguatan Pelayanan Publik secara Berkeadilan dan Berintegritas’, debat ini menjadi ajang untuk kedua pasangan calon memaparkan visi, misi serta program kerja unggulan mereka dalam membangun Tabanan selama lima tahun kedepan.

Namun, ada yang menarik dalam debat kedua ini. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 01, I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika (paket MS Glowing) yang merupakan paslon ‘pendatang baru’ memberikan pernyataan yang penuh dengan makna.

Yakni “Pengalaman adalah Guru Terbaik. Namun Pengetahuan adalah Maha Gurunya”. Pernyataan itu disampaikan Mulyadi saat memberikan closing statement-nya.

Menurut Mulyadi, pengalaman sangat penting dalam memimpin dan pengetahuan yang mendalam adalah elemen utama yang membentuk kebijakan yang tepat dan adil.

Paslon yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus Tabanan ini juga menekankan pentingnya komitmen, kerja keras, kejujuran, dan keadilan dalam proses pembangunan daerah.

“Pengalaman akan terbentuk dengan lebih sempurna. Perjalanan ribuan kilometer pasti dimulai dari satu langkah. Kebijaksanaan sejati seorang pemimpin adalah rendah hati untuk mendengar keluhan masyarakat dan mengajak mereka membangun bersama-sama,” ucap Mulyadi.

Selain itu, Nyoman Ardika juga mengungkapkan rasa syukurnya karena diberikan kesempatan untuk maju sebagai calon pemimpin di Tabanan.

Ia juga memonon doa restu kepada seluruh masyarakat agar diberikan kesempatan mendedikasikan segala pengetahuan mereka demi kemajuan Tabanan nantinya.

“Mari bersama-sama mewujudkan Tabanan yang lebih maju dan sejahtera pada tahun 2029,” ajak pria yang akrab disapa Sengap itu.

Di akhir pernyataannya, Sengap menyampaikan pernyataan Rongo Warsito: “Adigang, Adigung, Adiguna, Kekuasaan, Kepandaian Harus Digunakan Sepenuhnya Untuk Hal-Hal Yang Baik.” Serta sebuah filosofi Romawi, “Fortis Fortuna Adiuvat,” yang berarti keberuntungan akan berpihak kepada mereka yang berani.

“Kami berani mencalonkan diri dan kami berani menunjukkan kemampuan kami, apa adanya, demi membangun Tabanan yang Maju dan Sejahtera pada tahun 2029. Tabanan Sadhu Nawang Anuraga,” pungkasnya. (ana)

Pj. Gubernur Bali Ajak Stakeholder Sinergi Atasi Ketimpangan Pembangunan Bali

Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.
Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menyebut perekonomian Bali masih berkonsentrasi di Bali bagian Selatan, dibandingkan dengan Bali Utara.

Untuk itu, Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk merumuskan langkah strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Bali secara merata.

“Perkembangan di Bali Selatan cukup pesat, namun Bali Utara membutuhkan perhatian lebih agar potensi di bidang agrikultur, perikanan, dan pariwisata alamnya dapat tergarap optimal,” ujar Mahendra Jaya dalam acara Temu Wirasa Stakeholders 2024 di Nusa Dua, Badung, Rabu (13/11/2024).

Ia menekankan, perlunya pembangunan infrastruktur strategis seperti peningkatan jaringan jalan ke wilayah Bali Selatan dan dukungan modal bagi UMKM di Bali Utara. Dengan begitu diharapkan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Bali dapat tercapai.

“Dengan pendekatan ‘Ngrombo’, mari kita bersama-sama mencari solusi untuk menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi di Bali,” imbuhnya.

Selain itu, Mahendra Jaya juga memaparkan berbagai indikator pembangunan Provinsi Bali, yang umumnya lebih baik dibandingkan rata-rata nasional.

Misalnya, angka prevalensi stunting di Bali pada 2023 berada di angka 7,2 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 21,5 persen.

Dari segi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Bali mencapai angka 77,1 persen pada 2023, melampaui rata-rata nasional sebesar 74,39 persen.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 di Bali juga menurun menjadi 1,79 persen, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 4,91 persen. (ana)

Sanjaya-Dirga dan Mulyadi-Ardika Paparkan Program Peningkatan Pelayanan Prima jika Terpilih Memimpin Tabanan

Debat kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan berlangsung di Bali Sunsetroad Convention Centre (BSCC), Denpasar Selatan, pada Rabu (13/11/2024).
Debat kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan berlangsung di Bali Sunsetroad Convention Centre (BSCC), Denpasar Selatan, pada Rabu (13/11/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Dalam debat kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan pada Rabu (13/11/2024), pelayanan publik yang prima menjadi salah satu topik yang dibahas.

Kedua pasangan calon I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika dan I Komang Gede Sanjaya – I Made Dirga menjawab pertanyaan panelis terkait langkah-langkah yang akan diambil untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang adil tanpa diskriminasi dan hambatan.

Komang Sanjaya memaparkan, Pemerintah Kabupaten Tabanan telah membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk menyediakan pelayanan terpadu satu pintu bagi masyarakat.

“Melalui MPP, pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dengan mengintegrasikan layanan secara digital,” ujar mantan Bupati Tabanan periode 2021-2024 itu.

Selain itu, pembangunan sistem digitalisasi juga telah dilakukan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga desa-desa, sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan yang lebih baik.

“Kami juga akan selalu memberikan pelayanan yang santun dan cepat kepada masyarakat sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disiapkan. Hingga saat ini, kami melihat belum ada keluhan signifikan dari masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Nyoman Mulyadi menekankan pentingnya pelayanan yang didasarkan pada ketulusan dan keikhlasan. “Intinya bagaimana kita memberikan pelayanan dengan hati,” katanya.

Di bidang kesehatan, program ‘Satu Desa Satu Dokter’ akan digalakkan untuk memastikan akses kesehatan yang merata.

“Di bidang pendidikan, kami akan memastikan penyebaran yang merata agar tidak ada sekolah favorit. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang sama,” tambah Nyoman Ardika.

Selain di bidang kesehatan, optimasi sistem pelayanan pajak juga perlu ditingkatkan di Kabupaten Tabanan.

“Jika kami terpilih, kami akan turun langsung ke masyarakat dan melibatkan seluruh OPD untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Debat ini tidak hanya menjadi ajang untuk memaparkan visi misi, tetapi juga memberikan gambaran jelas tentang komitmen kedua pasangan calon dalam meningkatkan pelayanan publik di Tabanan. (ana)

Debat Kedua, Mulyadi-Ardika Paparkan Visi Misi di Bidang Penguatan Pelayanan Publik Berkeadilan dan Berintegritas

Debat kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan berlangsung di Bali Sunsetroad Convention Centre (BSCC), Denpasar Selatan, pada Rabu (13/11/2024).
Debat kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan berlangsung di Bali Sunsetroad Convention Centre (BSCC), Denpasar Selatan, pada Rabu (13/11/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Debat kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan berlangsung di Bali Sunsetroad Convention Centre (BSCC), Denpasar Selatan, pada Rabu (13/11/2024).

Dua pasangan calon bupati Tabanan yakni nomor urut 1, Nyoman Mulyadi – Nyoman Ardika (paket MS Glowing) dan nomor urut 2 yakni petahana I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga (Paket SANDI) beradu argumen dalam debat yang bertemakan ‘Penguatan Pelayanan Publik Secara Berkeadilan dan Berintegritas’.

Dalam paparan visi misi MS Glowing yang disampaikan oleh Nyoman Ardika, disebutkan, tema debat kedua kali ini sangat sesaui dengan visi misi yang dimilikinya, yakni mewujudkan Tabanan maju dan sejahtera tahun 2029.

Menurutnya, pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Tabanan wajib untuk dilaksanakan secara berkeadilan tanpa diskriminasi.

Serta wajib memiliki integritas yang dipandang sebagai sikap bertanggung jawab, jujur, disiplin, adil dan bekerja keras.

“Dari lima misi yang kami emban, kami miliki satu misi yang sangat relevan dengan tema debat kali ini. Itu adalah misi pengelolaan tata kelola pemerintahan Tabanan yang maju dan berintegritas,” ucapnya.

Ardika yang akrab disapa Sengap ini juga menjelaskan jika empat sub tema debat sangat relevan dengan program pembangunan yang mereka miliki.

Pertama, dalam sub tema reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang prima dapat diwujudkan dengan program unggulan berupa program kerja fleksibel berdasarkan kinerja, program peningkatan tambahan penghasilan pegawai (TPP) 100 persen dan program peningkatan upah bagi tenaga non ASN 100 persen.

Sub tema kedua, pengelolaan APBD yang akuntabel dan transparan sesaui dengan program peningkatan PAD sampai 1 triliun, satu miliar satu desa diluar alokasi dana desa (ADD), dan program 500 juta per desa adat dan subak.

Ketiga, peningkatan mutu pendidikan dan SDM sesuai dengan program satu kepala keluarga satu sarjana, program fasilitas kerja di kapal pesiar luar negeri, pesta tahunan kreativitas seni dan generasi muda dan seniman, enterpreneurship generasi muda, serta profesionalisme UMKM.

Keempat, sub tema peningkatan status kesehatan masyarakat sesuai dengan program unggulan satu desa satu dokter dan satu kamar satu pasien.

“Sub tema empat menjadikan warga masyarakat sehat dan batin menjadi fokus utama kami,” tambahnya. (ana)

Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Tertunda Akibat Erupsi Gunung Lewatobi

Kondisi Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali usai pembatalan penerbangan akibat erupsi Gunung Lewatobi. 
Kondisi Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali usai pembatalan penerbangan akibat erupsi Gunung Lewatobi. 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Erupsi Gunung Lewatobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, berdampak terhadap penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Beberapa penerbangan di pada 4 November dan pada lima hari terakhir dari 8 – 12 November mengalami pembatalan.

Di periode tersebut tercatat sebanyak 84 penerbangan domestik dan internasional yang terdampak, terdiri dari 36 penerbangan keberangkatan dan 48 kedatangan.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab menyampaikan, hari ini Rabu (13/11/2024) hingga pukul 13.00 WITA terdapat 26 penerbangan domestik, yaitu 13 keberangkatan dan 13 kedatangan yang terdampak.

Sementara terdapat 64 penerbangan internasional, yakni 34 keberangkatan dan 30 kedatangan yang terdampak.

“Untuk rute domestik yang terdampak pembatalan penerbangan yakni Labuan Bajo, Jakarta, Lombok, Tambolaka dan Sumbawa. Sedangkan rute Internasional yakni Singapura, Hongkong, Doha Delhi, Banglore, Darwin, Sidney, Melbourne, Kuala Lumpur, Brisbane, Pudong, Gold Coast, Perth, Cairns, Adelaide dan Incheoen,” paparnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, pihak maskapai memberikan pilihan kepada para penumpang untuk pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau pengaturan rute ulang (reroute).

“Untuk pelayanan bagi penumpang penerbangan terdampak, kami menyiapkan helpdesk dan refreshment berupa air mineral berlokasi di lantai 2 terminal internasional dan area customer service terminal domestik,” ujarnya.

Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia telah mengantisipasi hal tersebut dengan melaksanakan aerodrome observation melalui papertest dengan hasil negatif, tidak ditemukan abu vulkanik di area bandara.

Pihak bandara juga telah menyiapkan Airport Disaster Management Plan (ADMP) berupa dokumen terkait penanganan bandara saat terjadi peristiwa kedaruratan alam.

Posko bersama di ruang Airport Operation Control Centre (AOCC) juga telah difungsikan untuk memantau situasi terkini dengan seluruh stakeholder terkait.

Untuk informasi lebih lanjut terkait penanganan penumpang terdampak dapat menghubungi Contact Center 172. (ana)

Jadi Mucikari, IRT di Badung Jual Mahasiswi dan Karyawan Toko Dengan Tarif Fantastis

Tersangka SAP dihadirkan saat pers rilis di Mapolres Badung, Rabu (13/11).
Tersangka SAP dihadirkan saat pers rilis di Mapolres Badung, Rabu (13/11).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kasus perdagangan orang di Kuta Utara terkuak setelah polisi mengungkap jaringan prostitusi yang diduga melibatkan perempuan muda, termasuk mahasiswi dan karyawan toko. Tersangka utama, seorang ibu rumah tangga berinisial SAP (29) yang berperan sebagai mucikari dan diamankan oleh pihak kepolisian.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya kegiatan mencurigakan di sebuah guest house di Kerobokan. Menindaklanjuti informasi ini, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan bukti yang mengarah pada praktik prostitusi terselubung di lokasi tersebut.

Kapolsek Kuta Utara, AKP Yusuf Dwi Admodjo, menyatakan bahwa pihaknya kini sedang mendalami kemungkinan adanya jaringan perdagangan orang yang lebih besar di balik kasus ini.

“Kami akan menggali lebih dalam untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat,” ujar AKP Yusuf.

SAP, yang berperan sebagai mucikari, merekrut perempuan-perempuan muda yang membutuhkan uang, termasuk mahasiswi berinisial NPWSW (22). Ia menawarkan layanan seksual dengan tarif Rp1.200.000 per sesi, di mana SAP menerima komisi sebesar Rp400.000. Berdasarkan hasil penyelidikan, SAP terpaksa melakukan kegiatan ini karena terdesak masalah ekonomi.

Kasus ini terungkap pada Rabu (13/11) melalui operasi penyamaran yang dilakukan oleh seorang anggota polisi yang berpura-pura menjadi pelanggan. SAP mengarahkan petugas yang menyamar ke guest house Cempaka Putih di Jalan Intan Permai, Kerobokan, setelah negosiasi singkat terkait tarif.

Penggerebekan dilakukan pada 6 November 2024 pukul 18.00 WITA, di mana polisi mendapati NPWSW baru saja selesai melayani seorang pelanggan. SAP diduga sering memanfaatkan perempuan muda yang sedang mengalami kesulitan finansial untuk bekerja sebagai pekerja seks komersial.

Selanjutnya, polisi menggeledah kediaman SAP di Jalan Raya Dalung, Desa Dalung, dan menyita sejumlah barang bukti seperti seprai kasur, kondom, dan uang tunai Rp550.000 yang diduga hasil transaksi. Kontak pelanggan dan korban juga disita untuk memperluas penyelidikan terhadap jaringan yang diduga melibatkan lebih banyak orang.

Kapolres Badung, AKBP Teguh Priyo Wasono, menegaskan bahwa SAP dijerat Pasal 2 ayat (1) UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Ia juga terancam hukuman tambahan berdasarkan UU Pornografi serta Pasal 296 dan 506 KUHP terkait aktivitas mucikari.

“Kami akan terus memperketat pengawasan untuk meminimalisir praktik prostitusi dan perdagangan orang di wilayah ini,” tegas AKBP Teguh. (sm)

Pria Asal Pasuruan Jatim Jual Pacarnya yang Masih Mahasiswi di X Untuk Layanan Threesome

Polres Badung press rilis kasus pria berinisial WK (37) asal Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) nekat menjual pacarnya yang masih berstatus mahasiswi di media sosial.
Polres Badung press rilis kasus pria berinisial WK (37) asal Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) nekat menjual pacarnya yang masih berstatus mahasiswi di media sosial.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Demi fantasi seksualnya, pria berinisial WK (37) asal Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) nekat menjual pacarnya yang masih berstatus mahasiswi di media sosial.

WK memasarkan sang pacar sebagai pekerja seks komersial melalui platform sosial X (sebelumnya Twitter). Tarif yang ditawarkan pun fantastis, mencapai Rp 1,5 juta sekali transaksi.

Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono didampingi Kasat Reskrim AKP Muhamad Said Husein mengatakan, kasus ini terungkap setelah masyarakat memberikan informasi adanya aktivitas prostitusi online.

“Pelaku kerap menjajakan pacarnya dengan berpura-pura bahwa dia adalah istrinya. Tindakan ini sudah berlangsung hampir setiap hari selama enam bulan,” jelasnya, Rabu (13/11/2024).

Setelah menerima informasi tersebut, pihak kepolisian mulai menyelidiki dan melakukan penyamaran sebagai pelanggan pada 4 November 2024.

Mereka melakukan komunikasi dengan akun yang digunakan WK, yaitu akun bernama couxxx bxxi @caxxx.

Setelah terjadi kesepakatan, petugas dan pelaku berencana bertemu di Hotel Paragon, Kamar No. 2221, di Jalan Batu Belig, Kuta Utara.

Penggerebekan pun dilakukan pada pukul 17.00 WITA, dan polisi berhasil menangkap WK beserta pacarnya di tempat kejadian.

“Pelaku bersama korban segera diamankan saat penggerebekan itu,” ungkap Teguh.

Menurut pengakuannya, WK mengaku menyediakan layanan ‘fantasi seksual’ seperti swinger dan threesome, serta mengiklankan korban sebagai model dewasa.

Tarif layanan ini bervariasi, dengan harga dasar yang dipatok sebesar Rp 1,5 juta per transaksi.

Polisi mengamankan dua unit ponsel yang digunakan pelaku untuk bertransaksi. WK dijerat Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman hukuman penjara mulai dari 3 hingga 15 tahun. (ana)