- Advertisement -
Beranda blog Halaman 351

Sambut HUT ke-53, Korpri Jembrana Gelar Beragam Perlombaan

Jalan sehat dalam rangka memperingati HUT ke-53 KORPRI Jembrana.
Jalan sehat dalam rangka memperingati HUT ke-53 KORPRI Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jembrana menggelar beragam kegiatan  sederhana dan dilaksanakan secara gotong royong.

Perayaan yang  dirangkaiakan dengan  HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79, kendati digelar sederhana namun terap meriah melibatkan unsur pegawai dari Korpri serta perwakilan PGRI Jembrana.

Diantaranya lomba olahraga dan lomba kreasi yang dipusatkan di Taman Surapati depan Kantor Bupati Jembrana pada Jumat (15/11/2024).

Acara diawali dengan jalan sehat yang diikuti oleh ratusan pegawai, dilanjutkan dengan sejumlah lomba olahraga tradisional meningkatkan  rasa  kebersamaan.

Diantaranya balap karung, terompah, serta lomba memasukkan paku dalam botol diikuti sejumlah pegawai ASN dan guru bagian dari PGRI sekabupaten Jembrana  disambut dengan antusias.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana, I Made Budiasa, I Made Budiasa, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Darma Wanita dan Hari Kesehatan Nasional sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Jembrana.

“Kegiatan ini kita rayakan bersama melalui berbagai acara, mulai dari jalan santai, perlombaan olahraga tradisional, hingga lomba karaoke untuk mempererat kebersamaan di antara seluruh OPD, anggota Darma Wanita, PKK, dan PGRI,” ujarnya.

Sekda Made Budiasa menjelaskan, pada 22 November nanti juga akan digelar lomba karaoke dengan format sambung lagu yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), Darma Wanita, PKK, dan PGRI.

“Puncak acara ini akan digelar  apel 29 November di Stadion Pecangakan. Dalam kesempatan tersebut, kami juga akan menyerahkan santunan kepada anggota KORPRI yang meninggal, pensiun, atau sedang dirawat lebih dari lima hari,” tambahnya.

Sekda Jembrana menegaskan, peringatan ini meski dilakukan dengan sederhana, diharapkan mampu meningkatkan semangat pengabdian dan persatuan antara ASN dan masyarakat.

“Semoga dengan kegiatan ini kita semakin mempererat persatuan, menambah semangat kerja, dan mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” tutupnya. (rls)

Proyek Pembangunan Bandara Bali Utara Ditargetkan Rampung pada 2027

Presiden Direktur PT BIBU Panji Sakt dan Mangku Pastika, saat memaparkan perencanaan pembangunan Bandara Bali Utara di Puri Agung Blahbatuh, Gianyar, Jumat (15/11/2024).
Presiden Direktur PT BIBU Panji Sakt dan Mangku Pastika, saat memaparkan perencanaan pembangunan Bandara Bali Utara di Puri Agung Blahbatuh, Gianyar, Jumat (15/11/2024).

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Proyek pembangunan bandara di Kabupaten Buleleng, Bali, telah disepakati oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.

Bandara Bali Utara tersebut dibangun sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di wilayah Bali bagian Selatan serta menjadi green airport (bandara hijau) dalam penggunaan energi dan air bersih.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti, Iwan Erwanto mengatakan, pemerintah Indonesia dan Tiongkok telah membuat kesepakatan resmi yang ditandatangani di Kedutaan Besar Indonesia di Beijing, pada 8 Oktober 2024 lalu.

“Pembangunan tahap pertama akan rampung pada 2027 dan dapat mulai beroperasi,” ucapnya, Jumat (15/11/2024).

Untuk itu, pihaknya telah melakukan studi kelayakan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) secara menyeluruh sebelum proyek itu direncanakan.

Selain itu, tim ahli maritim juga telah mengkaji ekosistem laut di sekitar area pembangunan bandara serta memastikan tidak ada biota laut yang akan terganggu, seperti terumbu karang atau lamun.

“Pembangunan bandara ini telah memenuhi persyaratan, dan dari sisi lingkungan tidak akan merusak ekosistem laut di sekitar lokasi,” jelas Iwan.

Selain studi lingkungan, pihaknya juga telah melakukan studi sosial budaya untuk memastikan tidak ada situs budaya atau sawah subur yang terkena dampak pembangunan.

Pembangunan Bandara Bali Utara ini akan menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali dan menekan angka pengangguran dengan tersedianya lapangan kerja baru. Setidaknya akan ada sekitar 228 ribu lapangan pekerjaan yang akan tercipta.

“Kami berharap bandara ini akan menjadi peluang besar bagi anak-anak muda Bali untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah,” kata Iwan.

Sementara itu, mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mendukung penuh pembangunan bandara di Bali Utara.

Ia menyebut, bandara Bali Utara ini akan menggunakan listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan serta mengandalkan teknologi desalinasi untuk menyediakan air bersih dengan mengolah air laut.

“Langkah ini diyakini akan menjadikan bandara tersebut sebagai pelopor infrastruktur ramah lingkungan di Indonesia,” ucapnya. (ana)

Gunakan Helikopter dari Prabowo, De Gadjah: Saya Tidak Memaling, Saya Tidak Korupsi

Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah saat menggunakan helikopter.
Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah saat menggunakan helikopter.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengungkapkan alasan penggunaan fasilitas helikopter untuk mobilitasnya saat kampanye.

Ia menyebut, helikopter bukanlah untuk keperluan pencitraan atau kemewahan, melainkan untuk mempercepat mobilitas dan efisiensi waktu. Terutama untuk menjangkau beberapa titik kunjungan dalam waktu yang terbatas.

Jadwal yang sangat padat dan banyaknya agenda yang harus dipenuhi di beberapa lokasi yang berjauhan membuatnya untuk memutuskan menggunakan fasilitas yang diberikan Ketua Umum Gerindra yang juga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam beberapa kesempatan, seperti saat di Jembrana, ada tiga titik yang harus dikunjungi oleh De Gadjah dalam satu hari.

Jadwal yang padat ditambah pendampingnya cawagub Putu Agus Suradnyana dalam kondisi tidak enak badan, mengharuskannya hadir di beberapa pertemuan yang sudah diagendakan.

“Karena fasilitas sudah disiapin pakailah helikopter tapi untuk kepentingan rakyat. Jarak dan waktu yang sangat terbatas membuat kami harus mencari solusi yang efisien,” tegasnya.

Ia menegaskan, penggunaan helikopter bukan pencitraan dan kemewahan, melainkan menunjukkan keseriusannya untuk mengurus Bali dan tidak diperoleh lewat korupsi.

“Artinya serius untuk mengurus Bali, penggunaan fasilitas itu kan saya tidak memaling, saya tidak korupsi.

Meski demikian tidak semua dilakukan lewat udara, setelah mencapai satu titik, perjalanan dilanjutkan dengan jalur darat.

“Coba kalau tiang tidak dibantu dengan helikopter kan ga ketemu masyarakat, telat lagi. Coba saya telat masyarakat menunggu, nunggu, nunggu telat gimana tuh kan malu dong,” pungkasnya. (ana)

Hendak Nyalip, Gadis 19 Tahun Berujung Tewas Terlindas Bus di Sibang Gede

Ayu Almira Wulan Dewi (19) tewas terlindas bus di Sibang Gede, Badung, pada Jumat (15/11)
Ayu Almira Wulan Dewi (19) tewas terlindas bus di Sibang Gede, Badung, pada Jumat (15/11)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Sibang Gede, tepat di depan Apotek Citta Kasih Farma, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Jumat (15/11/2024) sekitar pukul 09.05 WITA.

Kejadian ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 6014 KBP yang dikemudikan seorang pelajar, Ayu Almira Wulan Dewi (19), dan sebuah bus dengan nomor polisi DK 7707 AI yang dikemudikan I Made Suartika (55).

Kasi Humas Polres Badung, Ipda I Putu Sukarma menerangkan bahwa kecelakaan tersebut bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Ayu Almira bergerak dari arah selatan menuju utara.

“Sementara itu, bus Mercedes Benz yang dikemudikan I Made Suartika bergerak di depan sepeda motor dari arah yang sama,” terangnya.

Setibanya di lokasi kejadian, Ayu berusaha mendahului bus dengan mengambil haluan ke kanan. Namun, dari arah berlawanan, muncul sebuah truk dengan nomor polisi yang tidak diketahui.

“Korban berusaha kembali ke jalurnya, tetapi naas, sepeda motornya terpeleset dan ia jatuh ke sisi kiri jalan,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tubuh Ayu terlindas oleh ban depan kanan bus yang berada di belakangnya. Akibatnya  Ayu mengalami luka serius, termasuk tangan kiri yang remuk dan cedera kepala berat. Nyawanya tidak tertolong, dan  dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasus kecelakaan ini telah ditangani oleh Satlantas Polres Badung dan saat ini masih dalam tahap penyidikan lebih lanjut. (sm)

Pemprov Bali Resmi Larang Pementasan Joged Bumbung Jaruh

Penampilan joged Komunitas Seni Nyenit Nyenir wakil Kabupaten Badung pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-46.
Penampilan joged Komunitas Seni Nyenit Nyenir wakil Kabupaten Badung pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-46.

PANTAUABALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali resmi melarang pementasan joged bumbung jaruh untuk melindungi budaya Bali dari pengaruh negatif.

Larangan itu didasari dari ILIKITA Majelis Kebudayaan Bali (MKB), Nomor 01/X/MKB/2024 tertanggal 21 Oktober 2024.

Aturan itu juga termuat dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 18 Tahun 2024 tentang Tari Tradisi Joged Bumbung Jaruh, surat edaran dan Ilikita tersebut mengatur tata pertunjukan, busana, serta melarang pementasan dan tayangan Joged Bumbung Jaruh di media sosial.

Pemerintah Provinsi Bali dan Majelis Kebudayaan Bali menilai joged bumbung jaruh melanggar nilai-nilai budaya Bali.

Aksi-aksi yang dianggap porno dan provokatif ini merusak kesakralan joged bumbung asli dan mengakibatkan keresahan masyarakat. Lebih lanjut, penyebaran video joged jaruh di media sosial dinilai memperburuk citra budaya Bali di mata publik.

ILIKITA dari Majelis Kebudayaan Bali Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., yang juga selaku Saba Pemutus Majelis Kebudayaan Bali Tingkat Provinsi Bali menegaskan joged bumbung jaruh tidak memenuhi standar kepatutan budaya dan harus dihentikan.

Larangan ini mulai berlaku sejak diterbitkannya Surat Edaran Gubernur Bali pada 22 Oktober 2024, yang berlaku untuk seluruh Bali.

Pementasan dan tayangan joged bumbung jaruh dilarang tampil baik di panggung, acara publik, maupun media sosial.

Untuk mengimplementasikan larangan ini, Majelis Kebudayaan Bali bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali akan melakukan penertiban secara terkoordinasi.

Hal ini meliputi pelarangan pementasan joged jaruh di seluruh wilayah Bali serta menghapus semua tayangan joged jaruh dari media sosial. Langkah tegas ini dilakukan agar budaya Bali terlindungi dan tetap menjadi ikon yang bernilai luhur.

Dengan adanya larangan ini, masyarakat Bali diharapkan dapat menjaga citra positif joged bumbung sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sosial tinggi dan menggambarkan keindahan serta kesantunan adat Bali.

Untuk diketahui, Joged Bumbung adalah tari pergaulan yang populer di Bali dan dikenal sebagai seni hiburan  yang memiliki nilai sosial dan estetika tinggi, sehingga sangat digemari baik oleh masyarakat Bali maupun wisatawan yg berkunjung ke Bali.

Tarian ini biasanya ditampilkan dengan busana sederhana seperti kain songket atau perada, kebaya, gelungan (hiasan kepala), dan selendang, serta menggunakan kipas sebagai properti.

Sebagai sebuah seni tradisi, Tari Joged Bumbung memiliki pakem berupa koreografi dan gerak tari yg memancarkan romantika keindahan.

Namun, dalam perkembangannya banyak penari Joged yang melakukan inovasi terhadap gerak-gerak pakem yang memberi kesan tidak senonoh dan mengeksploitasi tubuh dengan aksi seksual atau porno aksi.

Hal ini bertentangan dengan kaidah tarian Bali yang berunsurkan logika, etika, dan estetika agama Hindu atau sering kita sebut sebagai siwam (kesucian, logika), satyam (kebenaran, etika), dan sundaram (keindahan, estetika), sehingga menodai harkat dan martabat kesenian Bali. (ana)

Diduga Hendak Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Bus di Sibang Gede Badung

Tangkapan layar video -Kecelakaan maut menewaskan pengendara motor terjadi Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Jumat (15/11/2024) siang.
Tangkapan layar video -Kecelakaan maut menewaskan pengendara motor terjadi Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Jumat (15/11/2024) siang.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kecelakaan maut menewaskan pengendara motor terjadi Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Jumat (15/11/2024) siang. Insiden tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dari informasi yang dihimpun, pengendara motor tersebut adalah gadis berusia 19 tahun bernama Ayu Almira Wulandewi. Ia berasal dari Lingkungan Sampiang, Gianyar.

Dari video yang beredar, korban mengendarai sepeda motor Scoopy abu-abu. Jenazah korban yang ditutupi kain tampak tergeletak di samping bus di tengah jalan.

Adapun insiden kecelakaan diduga terjadi akibat korban hendak mendahului sebuah bus dari sisi kanan.

Namun, dari arah berlawanan ada kendaraan lain yang melintas. Belum diketahui apakah terjadi senggolan antara motor korban dengan kendaraan dari arah berlawanan, atau tidak.

Namun korban terjatuh ke arah bus dan saat itu terlindas. Akibatnya, korban mengalami luka berat pada kepalanya dan tewas di TKP.

“Infonya sempat terlindas, mengalami luka di bagian kepala,” ujar sumber.

Selanjutnya, jenazah Ayu dievakuasi menuju ke RSD Mangusada, Kapal, Badung. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kejadian ini.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan. (ana)

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Bali Peringatkan Hujan Lebat dan Petir 14-16 November

Ilustrasi hujan disertai petir.
Ilustrasi hujan disertai petir.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Masyarakat Bali diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah di Pulau Dewata pada 14-16 November 2024. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, Kamis (14/11/2024).

Cahyo menjelaskan bahwa ada peluang terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Bali bagian barat, utara, dan tengah. Kondisi ini berpotensi memicu berbagai dampak, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Suhu udara di Bali diperkirakan berada di kisaran 21 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembapan antara 60-90 persen,” ungkap Cahyo. Selain itu, tinggi gelombang laut di perairan utara Bali diperkirakan antara 0,5 hingga 1 meter, sementara di perairan selatan bisa mencapai 0,75 hingga 2 meter.

Gelombang tinggi antara 0,5 hingga 2 meter juga diprediksi terjadi di Selat Bali dan Selat Lombok. Cahyo secara khusus memperingatkan para nelayan yang beraktivitas di perairan selatan Bali untuk lebih berhati-hati terhadap potensi peningkatan angin dan gelombang tinggi.

BBMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif guna menghadapi dampak dari cuaca ekstrem ini. (sm)

Kapolri: Jumlah Anggota KKB Meningkat, Kebijakan Pemerintah Belum Tepat Sasaran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan lonjakan signifikan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang kini mencapai ribuan orang. Ia menilai bahwa peningkatan ini menunjukkan ketidakefektifan kebijakan pemerintah dalam menyejahterakan Papua.

Hal ini disampaikan Sigit dalam pidatonya pada HUT ke-79 Brimob Polri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (14/11/2024).

“Kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua tampaknya belum diterima dengan baik. Alih-alih menekan konflik, jumlah KKB justru meningkat. Ini tantangan besar bagi kita semua,” ungkap Sigit, dikutip dari Kompas.

Sigit menyoroti betapa sulitnya membangun kepercayaan masyarakat Papua terhadap komitmen pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup mereka. Ia menegaskan bahwa Brimob harus siap menghadapi eskalasi konflik sosial yang mungkin muncul sebagai respons atas situasi ini.

“Kita memiliki tanggung jawab besar untuk mengantisipasi konflik-konflik sosial yang berpotensi terjadi,” lanjutnya.

Menurut Sigit, lonjakan anggota KKB ini semakin terlihat setelah diberlakukannya kebijakan baru, seperti pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan revisi dana otonomi khusus (otsus). Jumlah anggota KKB yang sebelumnya sekitar 300 orang kini melonjak hingga lebih dari 1.400 orang.

“Sebelum adanya DOB dan perubahan kebijakan otsus, jumlah anggota KKB di Papua hanya sekitar 300-an. Sekarang, jumlahnya sudah menembus lebih dari 1.400 orang, dengan jaringan yang semakin kuat,” jelas Sigit.

Situasi ini, kata Sigit, menuntut respons strategis dan langkah konkret dari pemerintah dan aparat keamanan, terutama Brimob, untuk memastikan stabilitas dan keamanan di Papua. (sm)

Pemkab Jembrana Matangkan Penyusunan RDTR dan KLHS Kawasan Wisata Perancak

Konsultasi Publik 2 Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR Kawasan Efektif Pariwisata Perancak.
Konsultasi Publik 2 Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR Kawasan Efektif Pariwisata Perancak.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana tengah berupaya untuk mengembangkan Desa Perancak menjadi kawasan pariwisata.

Untuk itu, dilakukan kegiatan Konsultasi Publik 2 Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR Kawasan Efektif Pariwisata Perancak.

Konsultasi publik dibuka oleh Sekda Jembrana I Made Budiasa pada Kamis (14/11/2024) di Meeting Room Hotel Jimbarwana, Jalan Udayana Nomor 2, Baler Bale Agung, Kecamatam Negara, Jembrana.

Adapun kegiatan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Konsultasi Publik 2 ini merupakan lanjutan dari Konsultasi Publik 1 yang berlangsung pada 18 September 2024, dengan agenda pembahasan analisa, tujuan, konsep rencana struktur ruang, konsep rencana pola ruang, isu pembangunan berkelanjutan dan isu pembangunan prioritas

Sekda Budiasa menjelaskan, Kawasan Efektif Pariwisata Perancak merupakan salah satu Kawasan strategis kabupaten dari sudut kepentingan pertumbuhan ekonomi dan bagian dari Kawasan Strategis Provinsi yaitu Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) Perancak-Pekutatan.

Tujuan pengembangan ini adalah mewujudkan Kawasan Pariwisata Perancak berbasis ekowisata berkelanjutan dalam rangka mendorong pengembangan Kawasan yang terintegrasi secara harmonis dengan Kawasan dan kegiatan lain sebagai pembangkit perekonomian Kawasan pesisir wilayah Bali bagian barat.

“Saya harap organisasi perangkat daerah yang membidangi sektor-sektor kebijakan terkait, betul-betul mencermati tujuan, konsep rencana struktur ruang, konsep rencana pola ruang, ketentuan-ketentuan peraturan zonasi dan setiap ketentuan-ketentuan pemanfaatan ruang,” ucapnya

Ia menyebut, ketentuan itu nantinya akan dituangkan ke dalam RDTR dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah sebagai dasar pemanfaatan ruang di Kawasan Efektif Pariwisata Perancak.

Selanjutnya berita acara Konsultasi Publik 2 Penyusunan RDTR dan KLHS RDTR Kawasan Efektif Pariwisata Perancak tersebut akan digunakan sebagai dasar proses permohonan persetujuan substansi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.  (ana)

BNNP Bali Musnahkan 2,9 Kg Ganja dan 222 Gram Sabu Dalam Sebulan

BNNP Bali Musnahkan 2,9 Kg Ganja dan 222 Gram Sabu Dalam Sebulan
BNNP Bali Musnahkan 2,9 Kg Ganja dan 222 Gram Sabu Dalam Sebulan

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali terus menunjukkan komitmen dalam memerangi peredaran narkotika di Pulau Dewata.

Pada Kamis (14/11/2024), ribuan gram ganja dan ratusan gram sabu hasil operasi selama Oktober-November 2024 dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman kantor BNNP Bali. Total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 2.912,53 gram ganja dan 222,18 gram sabu.

Kabid Brantas BNNP Bali Kombes Pol I Made Sinar Subawa menyatakan bahwa pemusnahan narkotika ini merupakan bagian dari upaya menciptakan Bali yang bersih dari narkoba. “Pemusnahan ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen pemberantasan narkotika yang dianggap sebagai kejahatan luar biasa,” ujarnya dalam konferensi pers.

Salah satu pengungkapan besar dalam operasi ini adalah kasus jaringan sabu Medan-Denpasar. Pada 24 Oktober 2024, petugas menangkap tiga tersangka berinisial AW, JS, dan NY di Pemogan, Denpasar Selatan.

Dari tangan mereka, petugas menyita sabu seberat 48,95 gram. Modus operandi yang digunakan adalah memanfaatkan jasa pengiriman barang untuk mengedarkan narkoba.

Pengungkapan berikutnya terjadi pada 29 Oktober 2024. BNNP Bali berhasil mengamankan tersangka berinisial DHH di kawasan Kuta dengan barang bukti ganja seberat 1.770,38 gram. Kasus ini juga melibatkan jasa pengiriman sebagai sarana peredaran.

Di hari yang sama, petugas BNNP juga menangkap tersangka RS di Sidakarya, Denpasar Selatan, dengan barang bukti sabu seberat 101,47 gram. Upaya pemberantasan kemudian dilanjutkan denganp penangkapan dua tersangka jaringan ganja Medan-Bali, yakni EM dan RPS, yang diamankan di Kuta pada 30 Oktober 2024 saat mengambil paket berisi ganja seberat 1.142,15 gram.

Kasus terakhir terungkap pada 3 November 2024, ketika BNNP Bali berhasil menangkap dua pengedar sabu berinisial DNP dan IWS di Kesiman, Denpasar Timur, dengan barang bukti 54,2 gram sabu.

Operasi intensif yang berhasil menggagalkan peredaran narkotika ini merupakan bagian dari komitmen BNNP Bali dalam melawan kejahatan narkotika. (sm)