- Advertisement -
Beranda blog Halaman 9

Diskominfo Badung Edukasi Pelajar Cerdas Bermedia Digital

Diskominfo Badung Edukasi Pelajar Cerdas Bermedia Digital

MANGUPURA, PANTAUBALI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Melalui Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP), Diskominfo menggelar kegiatan Literasi Media Teknologi Informasi di SMP Negeri 3 Abiansemal, Rabu (10/6/2026), sebagai upaya membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media digital.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari latar belakang berbeda, yakni Kasat Binmas Polres Badung, AKP I Ketut Guna Weda, serta konten kreator I Made Oka Swantara. Keduanya memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal yang produktif.

Dalam pemaparannya, AKP I Ketut Guna Weda mengingatkan para pelajar agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Menurutnya, meningkatnya arus informasi di ruang digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring dan memahami kebenaran suatu informasi agar terhindar dari penyebaran hoaks.

Ia juga mengajak para siswa menerapkan etika dalam bermedia sosial, di antaranya dengan menjaga sopan santun saat berkomunikasi, tidak mudah terpancing emosi ketika menanggapi sebuah informasi, menghindari komentar yang bersifat menyerang atau menyinggung pihak lain, serta berhati-hati sebelum mengunggah konten yang dapat berdampak pada diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, konten kreator I Made Oka Swantara berbagi pengalaman mengenai peluang yang dapat diperoleh melalui pemanfaatan media digital secara positif. Ia mendorong para pelajar untuk menjadikan media sosial sebagai wadah mengembangkan kreativitas, membangun karya, hingga membuka peluang usaha dan menghasilkan nilai ekonomi.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi memberikan kesempatan luas bagi generasi muda untuk berkarya selama digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan literasi media tersebut, Diskominfo Badung berharap para pelajar tidak hanya memiliki kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga memahami etika, keamanan, dan tanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.

Dengan bekal literasi digital yang baik, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana meningkatkan prestasi, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di era digital. (rls/kmfbdg)

Komisi IV DPRD Tabanan Minta SPMB 2026 Bebas Praktik Titip Alamat

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Gede Wastana.
Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Gede Wastana.

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Gusti Komang Wastana, meminta pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dilakukan secara transparan dan berkeadilan. Salah satu hal yang menjadi perhatian serius adalah potensi praktik manipulasi domisili atau “titip alamat” yang dinilai dapat merugikan calon siswa yang benar-benar tinggal di sekitar sekolah.

Pernyataan tersebut disampaikan Wastana saat rapat kerja Komisi IV DPRD Tabanan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan beberapa waktu lalu. Menurutnya, jalur domisili merupakan salah satu titik paling rawan dalam proses penerimaan peserta didik baru sehingga membutuhkan pengawasan yang lebih ketat.

“Kami berharap tidak ada lagi praktik titip alamat. Prioritas harus diberikan kepada siswa yang memang berdomisili di sekitar sekolah sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Wastana.

Ia menilai lemahnya pengawasan terhadap jalur domisili berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan calon siswa yang tinggal dekat sekolah justru gagal diterima, sementara peserta dari luar wilayah memperoleh kursi melalui perubahan alamat yang tidak sesuai fakta.

Menurut Wastana, pengalaman pada pelaksanaan penerimaan siswa sebelumnya menjadi pelajaran penting. Saat itu, terdapat siswa yang berdomisili di sekitar sekolah tidak lolos seleksi, sedangkan calon peserta dari luar wilayah justru diterima.

Karena itu, Komisi IV DPRD Tabanan meminta proses verifikasi data kependudukan diperketat dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), khususnya terhadap calon siswa yang menggunakan alamat di luar tempat tinggal orang tua kandung.

“Verifikasi harus dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Aturan harus ditegakkan demi menjaga rasa keadilan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan verifikasi administrasi, Wastana juga mengingatkan seluruh panitia SPMB agar menjalankan tugas secara profesional, netral, dan berpedoman pada regulasi yang berlaku. Ia meminta seluruh sekolah tidak memberikan perlakuan khusus kepada calon peserta didik di luar mekanisme yang telah ditetapkan.

Komisi IV DPRD Tabanan, lanjut Wastana, akan terus menjalankan fungsi pengawasan selama pelaksanaan SPMB 2026. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penerimaan siswa berlangsung objektif, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.

“Kami ingin SPMB berjalan sesuai aturan sehingga seluruh siswa memiliki kesempatan yang adil untuk memperoleh pendidikan di sekolah yang menjadi haknya,” pungkasnya. (pmc/kjs/dt)

Diskominfo Badung Optimalkan Pengelolaan Pengaduan Publik Melalui Sosialisasi SP4N-LAPOR!

Diskominfo Badung Optimalkan Pengelolaan Pengaduan Publik Melalui Sosialisasi SP4N-LAPOR!

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatasi (Diskominfo) Kabupaten Badung terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperkuat sistem pengelolaan pengaduan masyarakat. Salah satunya melalui Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) yang digelar di Ruang Rapat Gita Gosana, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Dr. I Ketut Gede Arta, AP., S.H., M.Si., serta diikuti admin pejabat penghubung dan sekretaris perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung yang berperan dalam pengelolaan pengaduan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Badung menegaskan pentingnya pengelolaan pengaduan yang cepat, tepat, dan terintegrasi sebagai salah satu indikator peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui sistem SP4N-LAPOR!, setiap aspirasi maupun pengaduan masyarakat diharapkan dapat ditindaklanjuti secara efektif oleh perangkat daerah terkait.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan menghadirkan Asisten Pemeriksaan Laporan Masyarakat pada Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Bali, Dewa Ayu Tismayuni, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pengelolaan pengaduan masyarakat yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui sosialisasi tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi SP4N-LAPOR! sebagai sarana pengelolaan aspirasi dan pengaduan masyarakat secara terpadu. Sistem ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional.

Dengan pengelolaan pengaduan yang semakin baik, Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan terciptanya pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan responsif sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. (kmfbdg)

Ketua DPRD Tabanan Pastikan Kawal Perbaikan Sekolah, Komisi IV Diminta Turun ke Lapangan

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk mengawal pelaksanaan program perbaikan gedung sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tabanan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh program yang digulirkan pemerintah pusat dapat terlaksana secara optimal dan tepat sasaran.

Menurut Arnawa, perhatian terhadap dunia pendidikan telah menjadi salah satu prioritas DPRD Tabanan. Karena itu, pihaknya menginstruksikan Komisi IV DPRD untuk melakukan pendampingan sekaligus menghimpun data kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan penanganan.

“Kami telah meminta Komisi IV DPRD Tabanan untuk turun langsung ke sekolah-sekolah. Pendampingan ini penting agar kami memperoleh data yang akurat mengenai kondisi bangunan sekolah serta memastikan program perbaikan dari pemerintah pusat dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Arnawa.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program strategis di bidang pendidikan. DPRD ingin memastikan setiap bantuan dan program rehabilitasi sekolah benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Arnawa berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD mampu mempercepat perbaikan sarana pendidikan sehingga kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Tabanan semakin merata.

“Kami ingin seluruh program pendidikan dari pemerintah pusat dapat diimplementasikan dengan baik di Kabupaten Tabanan. Pemerataan kualitas pendidikan harus menjadi tujuan bersama sehingga seluruh anak didik memperoleh fasilitas belajar yang layak,” tegasnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Gusti Komang Wastana, bersama jajaran melakukan pendampingan dalam kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ke sejumlah sekolah di Tabanan.

Menurut Wastana, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan secara langsung kondisi bangunan sekolah yang memerlukan perhatian pemerintah pusat.

“Kehadiran Wakil Menteri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga melihat langsung kondisi sekolah yang mengalami kerusakan, termasuk SD 3 Sembung Gede. Ini menjadi langkah positif agar kebutuhan perbaikan sekolah dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Tabanan, dan DPRD menjadi modal penting dalam mempercepat peningkatan sarana pendidikan. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan proses rehabilitasi sekolah dapat berjalan sesuai rencana dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman bagi para siswa.

DPRD Tabanan pun menegaskan akan terus mengawal setiap tahapan pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (pmc/kjs/dt)

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Pra-PKB, Dinilai Matangkan Mental Seniman Sebelum Tampil di Provinsi

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Pra-PKB, Dinilai Matangkan Mental Seniman Sebelum Tampil di Provinsi

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) tingkat Kabupaten Tabanan yang digelar sebagai ajang pemanasan sebelum kontingen daerah tampil pada PKB Provinsi Bali 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk membangun kepercayaan diri sekaligus mengukur kesiapan para seniman sebelum tampil di panggung yang lebih besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Arnawa saat menanggapi pelaksanaan Pra-PKB yang berlangsung di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana (GWS), kawasan Taman Bung Karno, Tabanan. Kegiatan yang digelar pada Minggu (7/6/2026) itu dinilai menjadi inovasi positif dalam pembinaan seni dan budaya di daerah.

“Ajang seperti ini sangat baik karena menjadi kesempatan bagi para seniman untuk menguji mental dan kesiapan sebelum tampil di tingkat provinsi,” ujar Arnawa, Selasa (9/6/2026).

Politisi asal Penebel itu menilai penyelenggaraan panggung seni di tingkat kabupaten memberikan ruang evaluasi bagi para pelatih maupun pembina, sehingga berbagai kekurangan dapat diperbaiki sebelum kontingen Tabanan tampil pada rangkaian PKB di Taman Budaya Art Centre Denpasar.

Meski mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut, Arnawa berharap festival seni budaya di tingkat daerah terus dikembangkan agar tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan. Menurutnya, pemerintah perlu memberi ruang yang lebih luas bagi lahirnya seniman-seniman baru sehingga pembinaan kesenian di Tabanan berjalan berkesinambungan.

“Ke depan kegiatan ini perlu terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak potensi seni yang ada di Tabanan agar kreativitas terus tumbuh,” katanya.

Sebagai persiapan mengikuti PKB Provinsi Bali 2026, sekitar 2.000 seniman Tabanan telah menjalani latihan sejak awal tahun dengan pendampingan akademisi dan budayawan. Kabupaten Tabanan juga menyiapkan 15 materi pementasan yang terdiri atas sembilan kategori parade dan enam kategori lomba untuk ditampilkan pada PKB yang berlangsung mulai pertengahan Juni hingga Juli 2026.

Selain menjadi ajang pembinaan seni, pelaksanaan Pra-PKB di Tabanan juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diberi kesempatan memasarkan produk kuliner maupun kerajinan lokal kepada para pengunjung sehingga ikut menggerakkan perekonomian daerah. (kjsdt)

Diskominfo Badung Edukasi Pelajar Pahami Dampak Psikologis Media Sosial

MANGUPURA, PANTAUBALI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan Literasi Psikologi Media yang digelar di SMP Negeri 1 Kuta Utara, Selasa (9/6/2026), guna meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan media digital secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) tersebut menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang berbeda, yakni psikolog Rumah Sakit Dharma Yadnya, Ida Bagus Jendra Wijaya, serta konten kreator Putu Gede Asrawijaya atau yang dikenal dengan nama Iluh Pucuk.

Dalam pemaparannya, Ida Bagus Jendra Wijaya menjelaskan bahwa media sosial memiliki manfaat besar apabila digunakan secara tepat. Namun, di sisi lain, penggunaan yang berlebihan dan tidak bijak juga dapat memengaruhi kondisi psikologis maupun kesehatan mental, khususnya pada kalangan remaja.

Menurutnya, pengguna media sosial perlu memiliki kemampuan mengendalikan diri, memilih informasi yang benar, serta memahami dampak dari setiap aktivitas yang dilakukan di ruang digital agar tidak menimbulkan pengaruh negatif terhadap kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Putu Gede Asrawijaya membagikan pengalamannya memanfaatkan media sosial sebagai wadah berkarya dan membangun kreativitas. Ia mengajak para pelajar melihat platform digital sebagai ruang untuk belajar, mengembangkan potensi diri, serta menyebarkan konten yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap kritis saat menerima informasi, menyaring konten sebelum membagikannya kepada orang lain, serta memahami konsekuensi psikologis yang dapat muncul akibat penggunaan media sosial secara berlebihan.

Melalui edukasi tersebut, Diskominfo Badung berharap para pelajar mampu menjadi pengguna media digital yang lebih cerdas, bijaksana, dan bertanggung jawab. Selain memahami perkembangan teknologi informasi, generasi muda juga diharapkan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkreasi, dan membangun karakter positif di era digital. (rls/kmfbdg)

Berawal dari Bermain Bola, Dua Bocah Hilang Digulung Ombak Kuta

Ilustrasi tenggelam.
Ilustrasi tenggelam.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua bocah yang dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain di kawasan Pantai Kuta, tepatnya di depan Smelter Patung Baruna, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (7/6/2026) sore.

Kedua korban diketahui berinisial AA (13) dan NAS (8). Hingga Senin (8/6/2026), keduanya belum ditemukan meski upaya pencarian telah dilakukan oleh petugas Balawista, Polairud, dan Basarnas Bali.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat kedua korban bersama seorang rekannya berinisial MH (13) datang ke Pantai Kuta untuk bermain bola sekitar pukul 16.30 Wita.

“Ketiganya kemudian bermain di pinggir pantai sambil bermain air laut dengan ketinggian sebatas lutut,” ujar Kasi Humas.

Saat sedang bermain, bola yang mereka gunakan terlempar ke arah bibir pantai. MH kemudian berusaha mengambil bola tersebut dan mengajak kedua temannya untuk menepi. Namun, AA memilih tetap berada di dalam air dan meminta NAS untuk menemaninya.

Sekitar pukul 17.30 Wita, gelombang besar datang secara tiba-tiba dan menghantam keduanya. MH yang menyaksikan kejadian itu melihat kedua korban terseret arus laut sambil berpegangan tangan.

“Saksi MH yang menyaksikan kejadian itu melihat keduanya terseret arus sambil saling berpegangan tangan,” jelasnya.

Karena kondisi ombak yang semakin besar dan membahayakan, MH tidak dapat memberikan pertolongan. Ia kemudian bergegas meminta bantuan warga sekitar sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Balawista dan Polairud yang berjaga di kawasan Pantai Kuta.

Menerima laporan itu, petugas Balawista yang dipimpin I Wayan Kresna Widarma langsung melakukan pencarian menggunakan rescue board di sekitar lokasi kejadian. Namun setelah sekitar 30 menit penyisiran dilakukan, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian akhirnya dihentikan sementara karena kondisi mulai gelap dan air laut pasang. Selanjutnya, Balawista berkoordinasi dengan Pos Polairud Kuta serta Basarnas Bali untuk melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya.

“Korban hingga saat ini masih belum ditemukan. Pencarian dihentikan sementara karena kondisi laut sudah pasang dan akan dilanjutkan kembali melalui SAR Laut serta SAR Terbatas pada pagi hari,” ujar Iptu Adi Saputra Jaya.

Selain fokus melakukan pencarian, petugas juga akan meminta keterangan dari saksi maupun keluarga korban guna mendukung proses penyelidikan. Tim SAR gabungan dijadwalkan terus melakukan penyisiran di perairan Pantai Kuta hingga kedua korban ditemukan. RAN

Dua Bocah Hilang Terseret Ombak di Pantai Kuta, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di Pantai Kuta untuk mencari dua bocah yang hilang setelah terseret arus saat bermain di bibir pantai, Minggu (8/6). Foto: Istimewa.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di Pantai Kuta untuk mencari dua bocah yang hilang setelah terseret arus saat bermain di bibir pantai, Minggu (8/6). Foto: Istimewa.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap dua bocah yang dilaporkan hilang setelah terseret arus di kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung. Hingga Senin pagi, kedua korban belum ditemukan dan operasi pencarian diperluas dengan melibatkan unsur laut maupun darat.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (7/6) sekitar pukul 18.05 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban saat itu sedang bermain bola di bibir pantai. Beberapa kali bola yang dimainkan terlempar ke laut. Saat berusaha mengambil bola tersebut, keduanya diduga terseret ombak dan kemudian menghilang.

Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada pukul 18.50 Wita dari seorang pelapor bernama Asad. Korban diketahui bernama Airlangga Andrianto (13) dan Noval Aditya Saputra (8), yang sama-sama berdomisili di Jalan Mataram, Kuta.

Mendapat laporan tersebut, enam personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Namun upaya pencarian pada malam hari terkendala kondisi gelap dan terbatasnya jarak pandang.

Tim SAR saat itu melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai hingga pukul 22.00 Wita. Meski telah dilakukan pencarian intensif, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Memasuki hari kedua operasi SAR, tim gabungan kembali mengerahkan personel dan peralatan untuk memperluas area pencarian. Satu unit rubber boat diturunkan untuk melakukan penyisiran di laut, sementara Balawista Kuta mengerahkan satu unit jetski guna membantu pencarian di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Di darat, tim melakukan penyisiran ke arah selatan sejauh kurang lebih satu kilometer dari titik kejadian. Sementara SRU laut merencanakan pencarian di area sekitar lokasi dengan cakupan mencapai tiga mil laut persegi.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Kuta, Polairud Polresta Denpasar, Babinpotmar, Balawista Kuta, Banser, BRC, keluarga korban, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap kedua korban.

Koster Terima Delegasi Rusia, Bali dan Saint Petersburg Matangkan Kerja Sama Persahabatan

Koster Terima Delegasi Rusia, Bali dan Saint Petersburg Matangkan Kerja Sama Persahabatan.
Koster Terima Delegasi Rusia, Bali dan Saint Petersburg Matangkan Kerja Sama Persahabatan.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Pemerintah Provinsi Bali membuka peluang lebih luas untuk mempererat hubungan dengan Rusia melalui penguatan kerja sama strategis bersama Saint Petersburg. Sejumlah sektor seperti pariwisata, budaya, pendidikan, olahraga hingga investasi menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan antara Gubernur Bali Wayan Koster dan Delegasi Parlemen Saint Petersburg di Jaya Sabha, Denpasar, Senin (8/6).

Kunjungan delegasi yang dipimpin Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, tersebut menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Rusia yang selama ini telah terjalin baik. Pertemuan berlangsung hangat dan membahas berbagai peluang kolaborasi yang dinilai mampu memberikan manfaat bagi kedua wilayah.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Rusia yang dinilai semakin memperkokoh hubungan antara Bali dan Saint Petersburg.

“Terima kasih atas kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Saint Petersburg dan Bali. Ini merupakan wujud hubungan baik antara Indonesia dan Rusia,” ujar Koster.

Menurutnya, berbagai kerja sama yang telah berjalan sejauh ini membawa dampak positif bagi kedua daerah. Koster juga mengungkapkan keinginannya untuk melakukan kunjungan balasan ke Rusia yang sebelumnya sempat tertunda.

“Saya sangat berkeinginan berkunjung ke Rusia. Mudah-mudahan ke depan dapat dijadwalkan kembali,” katanya.

Koster turut menyoroti meningkatnya kunjungan wisatawan Rusia ke Bali dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai wisatawan asal Rusia semakin memahami aturan yang berlaku serta menghargai adat dan budaya masyarakat Bali.

“Ada yang datang untuk berwisata dan ada pula yang berinvestasi. Kami sangat terbuka terhadap investasi sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku dan menghormati kearifan lokal Bali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Bali berharap hubungan kedua wilayah tidak hanya ditandai dengan tingginya jumlah wisatawan Rusia yang datang ke Bali, tetapi juga mendorong masyarakat Bali untuk mengenal Rusia, khususnya Saint Petersburg.

“Kita perlu melakukan pertemuan secara rutin untuk mempromosikan pariwisata kedua wilayah,” imbuhnya.

Rencana kunjungan ke Saint Petersburg, lanjut Koster, masih akan dibahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan agenda politik di Rusia serta mekanisme kerja sama internasional yang memerlukan persetujuan pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua Delegasi Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, menegaskan bahwa hubungan Rusia dan Indonesia dibangun di atas semangat persahabatan dan saling menghormati.

“Saya sangat senang bisa datang ke Bali. Kami berharap berbagai proyek kerja sama dapat diwujudkan, termasuk pengembangan transportasi yang mendukung sektor pariwisata,” ujarnya.

Ia berharap berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas bersama Pemerintah Provinsi Bali dapat segera diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat kedua wilayah.

Pada kesempatan yang sama, Kalganov dari Kantor Gubernur Saint Petersburg menyampaikan undangan resmi kepada Gubernur Bali untuk menghadiri penandatanganan kerja sama persahabatan kedua provinsi yang direncanakan berlangsung pada September atau Oktober 2026.

“Kami akan menunggu kedatangan delegasi Bali ke Saint Petersburg. Kota kami indah di setiap musim, termasuk saat musim salju,” katanya.

Kalganov juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menunggu kunjungan resmi Gubernur Bali guna melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama budaya antara Bali dan Saint Petersburg.

Selain itu, Rusia berencana mengirimkan delegasi ke Bali dalam waktu dekat untuk menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas dalam pertemuan tersebut.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, turut menyambut positif penguatan hubungan kedua wilayah tersebut.

“Saya yakin hubungan antara Bali dan Saint Petersburg dapat menjadi contoh kerja sama daerah yang baik bagi wilayah lainnya,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui prosesi bersulang menggunakan arak Bali yang mendapat apresiasi dari delegasi Rusia. Kunjungan tersebut turut dihadiri Konsul Jenderal Rusia di Bali Ivan Ivanovich Zavorin, sejumlah pimpinan perangkat daerah Pemprov Bali, serta difasilitasi oleh Connie Rahakundini Bakrie. RAN

Bupati Sanjaya Resmi Buka PKB Tabanan 2026, Ribuan Seniman Siap Tampilkan Karya Terbaik Pada PKB XLVIII Bali

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana Tabanan, Minggu, (7/6/2026). Kegiatan yang menjadi ruang ekspresi seni budaya masyarakat tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat yang tampak memadati area Garuda Wisnu Singasana sepanjang malam.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Kabupaten Tabanan yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa beserta Ketua Gatriwara Kabupaten Tabanan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan beserta Ketua DWP Kabupaten Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, para asisten Setda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta para camat se-Kabupaten Tabanan.

 

PKB Kabupaten Tabanan bertujuan memberikan ruang pentas sekaligus ajang uji coba bagi para seniman daerah sebelum tampil pada Pesta Kesenian Bali tingkat Provinsi Bali yang akan berlangsung di Taman Budaya Art Centre Denpasar pada 13 Juni hingga 12 Juli 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat Tabanan untuk menyaksikan secara langsung berbagai karya seni yang akan mewakili daerah di tingkat provinsi.

 

Kabupaten Tabanan tahun ini turut berpartisipasi dengan menampilkan 15 materi dari total 20 materi yang dipentaskan pada PKB Provinsi Bali. Materi tersebut terdiri atas 9 parade dan 6 kategori lomba yang melibatkan berbagai cabang seni tradisional Bali. Adapun kategori parade meliputi Gong Kebyar Anak-anak, Gong Kebyar Dewasa, Gong Kebyar Wanita, Pawai, Peragaan Busana, Joged Tradisi, Ngelawang, Pelegongan Klasik, dan Angklung Kebyar. Sementara kategori lomba terdiri atas Baleganjur, Barong Ket, Taman Penasar, Mewarnai, Mesatwa, serta Jantra Tradisi Bali.

 

Sekitar 2.000 seniman terlibat dalam seluruh rangkaian persiapan PKB tahun ini. Berbagai materi telah dipersiapkan sejak Januari 2026 dan mendapatkan pembinaan intensif dari tim pembina Kabupaten Tabanan yang terdiri dari unsur seniman, akademisi seni, dan budayawan.

 

Bupati Sanjaya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Tabanan untuk menyaksikan pembukaan PKB. Menurutnya, kehadiran masyarakat yang memenuhi kawasan Garuda Wisnu Singasana menjadi bukti bahwa seni dan budaya masih memiliki tempat yang sangat istimewa di hati masyarakat Tabanan. “Masyarakat Tabanan yang hadir malam ini, baik dari Meliling, Dajan Peken, Selemadeg Barat dan wilayah lainnya, semuanya hadir memenuhi Lapangan Garuda Wisnu Singasana yang megah ini,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan, bahwa PKB Kabupaten Tabanan merupakan wahana bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mendukung perkembangan seni budaya daerah. Pelaksanaan PKB tingkat kabupaten sebelum penyelenggaraan PKB Provinsi Bali dinilai menjadi kesempatan penting bagi para seniman untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi.

 

Lebih lanjut, Sanjaya berharap pelaksanaan PKB Kabupaten Tabanan ke depan dapat berlangsung lebih lama. Selain memberikan ruang yang lebih luas bagi para seniman dan pecinta seni, perhelatan budaya tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. “Kalau bisa tahun depan lebih panjang lagi pelaksanaannya. Bukan hanya dicintai oleh para pecinta seni di Tabanan, tetapi juga memberikan dampak bagi UMKM dan masyarakat kecil yang menikmati perputaran ekonomi dari festival ini,” tegasnya.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Ni Luh Nyoman Sri Suryati, dalam laporannya menyampaikan, bahwa PKB Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026, bertempat di Taman Bung Karno, Garuda Wisnu Singasana Tabanan. Selain menyajikan berbagai pertunjukan seni, kegiatan ini juga diramaikan oleh UMKM, kuliner, kerajinan, dan pelaku ekonomi kreatif yang turut meramaikan jalannya festival budaya tersebut.

 

Sri Suryati menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabanan atas dukungan dan arahan yang diberikan sehingga PKB Kabupaten Tabanan dapat terselenggara dengan baik. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah kreativitas para seniman sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. “Kami berharap pelaksanaan PKB Kabupaten dapat membangkitkan kreativitas seni para seniman Tabanan dan memutar roda perekonomian rakyat Tabanan untuk memperkokoh Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” pungkasnya.

 

Malam itu, panggung Garuda Wisnu Singasana menampilkan tiga duta seni Kabupaten Tabanan yang akan berlaga di PKB Provinsi Bali 2026, yakni Gong Kebyar Wanita, Sekaa Gong Istri Kesarin Mesari 108 yang membawakan Tari Kreasi Semara Ratih, dilanjutkan dengan Gong Kebyar Anak-anak, Sanggar Seni Iswara Murthi dengan pementasan Dolanan Mekekua-kekuaan, serta Gong Kebyar Dewasa oleh Sekaa Gong Suara Kencana yang menampilkan Fragmen Tari Amukti Jayaning Singasana. Penampilan tersebut sukses memukau dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memadati area pertunjukan. (rls/tbn)