- Advertisement -
Beranda blog Halaman 89

Kembali Duduki Kursi Dewan, Wayan Sukaja Siap Perjuangkan Aspirasi Petani

Wayan Sukaja bersama sang istri, I Made Widyawati.
Wayan Sukaja bersama sang istri, I Made Widyawati.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Mantan Ketua DPRD Tabanan periode 2004–2009, I Wayan Sukaja, kembali menduduki kursi legislatif. Politisi senior asal Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, itu resmi menggantikan Almarhum I Wayan Gindera, anggota DPRD Tabanan dari Fraksi Golkar daerah pemilihan (Dapil) IV (Kediri–Marga).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan dalam Rapat Paripurna Istimewa Pengambilan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Sisa Masa Jabatan 2024–2029, di Gedung DPRD Tabanan, Senin (6/10/2025).

Sebelum pelantikan, Wayan Sukaja bersama sang istri, I Made Widyawati, terlebih dahulu melaksanakan prosesi mejaya-jaya sebagai bentuk penyucian diri sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

Ditemui usai prosesi pelantikan, Sukaja memohon doa restu serta dukungan masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik. “Saya mohon doa restu agar apa yang menjadi harapan kita semua bisa saya jalankan,” ujarnya.

Pria kelahiran 1970 ini mengatakan, setelah resmi dilantik, ia akan terlebih dahulu mempelajari kembali tugas dan tanggung jawab sebagai anggota DPRD Tabanan.

Ia juga menegaskan akan fokus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. “Karena Pak Presiden Prabowo fokus di bidang pertanian, maka saya juga akan lebih fokus ke sana,” jelasnya.

Diketahui, proses Pergantian Antarwaktu (PAW) ini dilakukan menyusul berpulangnya I Wayan Gindera pada Sabtu (24/5/2025). Berdasarkan mekanisme PAW, kursi yang ditinggalkan diisi oleh calon legislatif dari partai dan daerah pemilihan yang sama dengan perolehan suara terbanyak berikutnya.

Pada Pemilu 2024, I Wayan Sukaja tercatat memperoleh 1.145 suara, menjadikannya calon dengan perolehan suara terbanyak berikutnya dari Partai Golkar di Dapil Tabanan IV (Kediri–Marga). (ana)

Wayan Sukaja Resmi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Tabanan Fraksi Golkar

Pelantikan PAW WAyan Sukaja dalam Rapat Paripurna Istimewa Pengambilan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Sisa Masa Jabatan 2024–2029, bertempat di Gedung DPRD Tabanan, Senin (6/10/2025).
Pelantikan PAW WAyan Sukaja dalam Rapat Paripurna Istimewa Pengambilan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Sisa Masa Jabatan 2024–2029, bertempat di Gedung DPRD Tabanan, Senin (6/10/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Wayan Sukaja secara resmi dilantik sebagai Penggantian Antar Waktu (PAW) mendiang I Wayan Gindera dari Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tabanan.

Pelantikan tersebut berlangsung pada Senin (6/10/2025) dalam Rapat Paripurna Istimewa Pengambilan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Sisa Masa Jabatan 2024–2029, bertempat di Gedung DPRD Tabanan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa. Sebelum acara pelantikan, Wayan Sukaja bersama sang istri terlebih dahulu melaksanakan prosesi mejaya-jaya sebagai bentuk penyucian diri sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

Pengangkatan Wayan Sukaja sebagai PAW telah melalui mekanisme yang berlaku dan berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 777/01-A/HK/2025.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa menyampaikan, proses pergantian antar waktu Wayan Sukaja menggantikan Wayan Gindera telah melalui tahapan panjang. Ia juga menyebut, pelantikan dipilih bertepatan dengan hari suci Purnama Kapat, yang dianggap sebagai hari baik.

“Harapan saya, semoga Pak Wayan Sukaja yang juga merupakan mantan Ketua DPRD TAbanan, ke depan bisa bekerja sama dengan kami untuk mewujudkan cita-cita pembangunan di Kabupaten Tabanan,” ujar Arnawa.

Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjunjung tiga prinsip dalam kehidupan, yakni perubahan, pilihan, dan prinsip.

“Tidak ada lawan, semua adalah teman. Itu dinamika politik, dan tujuan akhirnya tetap sama, yaitu mengabdi kepada masyarakat. Jadi dari partai politik manapun, kita semua memiliki tujuan yang sama,” jelasnya.

Bupati Sanjaya juga menyebut, dirinya telah lama mengenal Wayan Sukaja. Menurutnya, pilihan dan perubahan merupakan hal wajar dalam politik. Namun ia berharap agar Wayan Sukaja dapat bersama-sama membangun Tabanan menuju era baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

“Mari kita bangun Tabanan bersama-sama. Saya sadar bahwa cita-cita menjadikan Tabanan maju tidak akan terwujud tanpa dukungan semua elemen masyarakat, terutama DPRD sebagai wakil rakyat. Khusus untuk Pak Wayan Sukaja, dengan pengalaman politik yang dimiliki, tentu sudah paham bagaimana membangun Tabanan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (ana)

Pelantikan Wayan Sukaja Sebagai PAW Wayan Gindera Digelar Hari Ini

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan menjadwalkan pelantikan I Wayan Sukaja sebagai anggota pengganti antarwaktu (PAW) mendiang I Wayan Gindera dari Fraksi Golkar pada Senin (6/10/2025).

Jadwal pelantikan ini telah ditetapkan setelah melalui serangkaian proses administrasi dan surat keputusan penetapan dari Gubernur Bali.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Tabanan, I Made Agus Harthawiguna menjelaskan, acara pelantikan akan diawali dengan ritual mejaya-jaya pada pukul 08.00 Wita.

Setelah itu, dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa untuk pengambilan sumpah/janji anggota DPRD PAW pada pukul 10.00 Wita.

“Pelantikan ini disesuaikan dengan hari baik. Kebetulan Senin merupakan hari Purnama Kalima,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

Sementara itu, pergantian antarwaktu (PAW), I Wayan Sukaja menyampaikan terkait persiapan pelantikan. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus.

“Terkait persiapan khusus, tidak ada persiapan yang spesial, ya normal saja,” ujar Sukaja sembari menyebutkan perolehan suaranya pada Pemilu 2024 lalu mencapai 1.145 di Dapil 4 (Kediri-Marga).

Seperti dietahui, proses PAW ini dilakukan menyusul meninggalnya I Wayan Gindera, seorang politisi senior Partai Golkar yang juga merupakan anggota DPRD Tabanan terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) IV (Kecamatan Kediri-Marga) telah berpulang pada Sabtu (24/5/2025).

Sesuai mekanisme PAW, kursi yang ditinggalkan diisi oleh calon legislatif dari partai dan dapil yang sama dengan perolehan suara terbanyak berikutnya. I Wayan Sukaja adalah calon berikutnya dari Partai Golkar di Dapil Tabanan IV, dengan perolehan suara 1.145 pada Pemilu 2024 lalu. (ana)

Wi-Fi 7 Pertama di Indonesia Hadir di SMPN 15 Denpasar

Peluncuran 1st Wi-Fi 7: Next-Generation Connectivity di SMPN 15 Denpasar, Padang Sambian Kaja, Denpasar, Jumat (3/10/2025).
Peluncuran 1st Wi-Fi 7: Next-Generation Connectivity di SMPN 15 Denpasar, Padang Sambian Kaja, Denpasar, Jumat (3/10/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, meluncurkan 1st Wi-Fi 7: Next-Generation Connectivity di SMPN 15 Denpasar, Padang Sambian Kaja, Denpasar, Jumat (3/10/2025).

Peluncuran Wi-Fi 7 di Bali merupakan yang pertama kali diantara daerah – daerah lain di Indonesia. Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi Bali menuju Bali Era Baru yang berbasis teknologi digital. Transformasi Digital Dimulai dari SMPN 15 Denpasar, dari Bali untuk indonesia.

Acara yang diinisiasi bersama Starlight, Bali Internet, dan Huawei ini disebut Koster sebagai “lompatan besar bagi Bali untuk menjadi Pulau Digital.”

“Dengan kecepatan berlipat-lipat melalui teknologi Wi-Fi 7, Bali yang wilayahnya relatif kecil akan dapat terhubung hingga ke pelosok desa. Tidak ada lagi daerah yang disebut terpencil,” ujar Wayan  Koster dalam sambutannya.

CEO Bali Internet, Muhammad Arif, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hasil survei terbaru menunjukkan tingkat pengguna internet di Bali telah mencapai 90,5%, dengan rata-rata kecepatan internet 49,1 Mbps, hampir dua kali lipat dari kecepatan rata-rata nasional.

Ia menambahkan, sebagai brand yang lahir dan berbasis di Denpasar, Bali Internet memiliki komitmen untuk menghadirkan layanan internet terbaik di Pulau Dewata dan mendukung misi menjadikan Bali sebagai “The Real Digital Hub of Indonesia.”

Arif pun menjelaskan alasan pihaknya memilih sekolah sebagai lokasi peluncuran Wi-Fi 7.

“Menurut kami, indikator kemajuan suatu negara saat ini adalah infrastruktur digital dan pendidikan. Karena itu, kami menghadirkan infrastruktur dengan kecepatan hingga 2 Gbps, sekaligus memperkenalkan konsep Smart Classroom,” katanya.

Smart Classroom, lanjut Arif, diharapkan mampu membantu pemerataan pendidikan di Indonesia.

“Guru-guru terbaik di kota-kota besar dapat berbagi ilmu dengan murid di daerah yang jauh, sehingga mereka mendapat kesempatan belajar yang sama,” ujarnya.

Arif juga menyampaikan bahwa infrastruktur digital yang kuat adalah kunci bagi perkembangan berbagai sektor lain, termasuk perumahan rakyat dan UMKM.

Gubernur Koster menegaskan, pengembangan jaringan internet sudah menjadi prioritas sejak periode pertamanya memimpin Bali (2018–2023).

Pemerintah Provinsi Bali telah menyediakan Wi-Fi gratis untuk SMA, SMK, Puskesmas, desa adat, dan destinasi pariwisata. Program itu dimulai sejak 2020–2021 dan terus berlanjut hingga kini.

“Kami ingin seluruh masyarakat Bali mendapat akses internet yang setara. Dengan teknologi ini, kita tidak hanya membangun jaringan, tetapi juga membangun kesetaraan akses dan peluang,” tegas Koster.

Gubernur Koster menekankan, kehadiran Wi-Fi 7 selaras dengan tema pembangunan Bali pada periode keduanya, yakni “Mewujudkan Bali sebagai Pulau Digital.”

Untuk mendukung konektivitas, Bali juga telah membangun Turyapada Tower yang tidak hanya mengatasi blank spot siaran televisi, tetapi juga memperkuat jaringan telekomunikasi di seluruh Bali.

Ia mengapresiasi kolaborasi dengan pihak swasta yang memiliki visi sejalan.

“Tanpa kami rencanakan sebelumnya, program ini selaras dengan gagasan mitra kita seperti Starlight, Bali Internet, dan Huawei. Ini bukti kita memiliki visi yang sama untuk memajukan Bali,” ujarnya.

Koster optimistis bahwa teknologi ini akan membuka akses yang lebih inklusif dan adil bagi masyarakat Bali.

“Kehadiran Wi-Fi 7 bukan hanya infrastruktur internet, tetapi juga modal untuk memajukan pendidikan, layanan kesehatan, dan pariwisata Bali yang semakin mendunia,” pungkasnya. (ana) 

Pemkab Tabanan Buka Seleksi Terbuka 2 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Sekda Tabanan I Gede Susila.
Sekda Tabanan I Gede Susila.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan membuka seleksi terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Ada dua posisi jabatan yang dibuka dalam seleksi kali ini yaitu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabanan serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tabanan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan yang juga Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama, I Gede Susila, menjelaskan, lamaran dan kelengkapan administrasi disampaikan dalam bentuk file PDF dan diunggah melalui situs resmi ASN Karier di alamat [https://asnkarier.bkn.go.id](https://asnkarier.bkn.go.id).

Adapun syarat umum bagi peserta seleksi antara lain berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedang atau pernah menduduki jabatan Administrator atau Jabatan Fungsional Ahli Madya paling singkat dua tahun, memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang relevan paling sedikit lima tahun, serta memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan sosio-kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan.

Selain itu, pelamar wajib memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik, berpangkat minimal Pembina (IV/a), berpendidikan paling rendah Sarjana (S1) atau Diploma IV, serta berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan.

Setiap pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu jabatan JPT Pratama. “Proses seleksi ini akan dilaksanakan secara transparan dan berjenjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Susila, Sabtu (4/10/2025).

Lebih lanjut, Susila menyampaikan, seleksi terbuka JPT Pratama Kabupaten Tabanan akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yakni seleksi administrasi dan penilaian rekam jejak yang berlangsung pada 1–14 Oktober 2025.

Kemudian dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi administrasi dan penilaian rekam jejak pada 14 Oktober 2025. Setelah itu, peserta yang lolos akan mengikuti assessment test, penulisan makalah, serta wawancara akhir.

Pengumuman hasil akhir seleksi direncanakan pada 22 Oktober 2025. Seluruh pengumuman, termasuk format dan tata cara pendaftaran, dapat diakses melalui papan pengumuman BKPSDM Kabupaten Tabanan maupun situs resmi [www.tabanankab.go.id](https://www.tabanankab.go.id).

Bagi peserta yang membutuhkan penjelasan teknis atau administratif terkait dokumen lamaran, dapat menghubungi Sekretariat Panitia Seleksi pada hari dan jam kerja di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tabanan, yang beralamat di Jalan Pahlawan No. 19 Tabanan, atau melalui telepon (0361) 811203.

Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap melalui seleksi terbuka ini dapat terpilih pejabat yang berintegritas tinggi, profesional, dan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif serta pelayanan publik yang berkualitas di Kabupaten Tabanan. (ana)

Harga Bahan Pangan di Pasar Tradisional Tabanan Stabil

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Harga rata-rata pangan di sepuluh pasar tradisional yang dikelola Pemerintah Kabupaten Tabanan per Jumat (3/10/2025) berada pada level relatif stabil. Namun, terdapat perbedaan harga antar komoditas.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan, harga rata-rata beberapa bahan pokok tercatat seperti Beras Medium I Rp 15.222/Kg, Beras Premium Rp 16.750/Kg, Minyak Goreng Rp 20.889/Liter.

Kemudian, Daging Babi Rp 90.000/Kg, Daging Sapi Has Luar Rp 120.000/Kg, Daging Ayam Ras Rp 44.222/Kg, Telur Ayam Ras Rp 27.667/Kg, Cabai Merah Besar Rp 50.000/Kg, Cabai Rawit Merah Rp 36.667/Kg, Bawang Merah Rp 30.333/Kg, dan Bawang Putih Rp 31.556/Kg.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan, Ni Dewa Ayu Putu Sri Widyanti, menegaskan, kondisi harga pangan saat ini masih dalam kategori terkendali.

“Secara umum, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional kita masih stabil. Ada komoditas yang mengalami sedikit fluktuasi, namun masih dalam batas wajar. Kami terus melakukan pemantauan harian untuk memastikan pasokan aman dan harga tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja, serta tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Ketersediaan pangan di Tabanan masih terjaga dengan baik. Kami mengajak masyarakat untuk tetap membeli sesuai kebutuhan agar harga tetap stabil dan distribusi pangan berjalan lancar,” tambahnya.

Pemantauan harga pangan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, di mana stabilitas pangan dan keterjangkauan harga merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Dengan pemantauan rutin serta koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan demi ketahanan pangan daerah.(ana)

Kabel Provider Semrawut di Ruas Jalan Raya Sading-Sempidi Dibersihkan 

Bupati Adi Arnawa saat pembersihan Kabel Provider (Jaringan Utilitas) di Ruas Jalan Raya Sading-Sempidi, Mengwi, Jumat (3/10).
Bupati Adi Arnawa saat pembersihan Kabel Provider (Jaringan Utilitas) di Ruas Jalan Raya Sading-Sempidi, Mengwi, Jumat (3/10).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kabel provider yang semrawut di sepanjang Jalan Raya Sading–Sempidi, Mengwi, mulai ditata. Pada Jumat (3/10/2025), Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turun langsung memimpin penurunan dan pembersihan kabel sebagai bagian dari program beautifikasi daerah.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan Pemkab Badung sedang berfokus pada infrastruktur dan penataan kabel ini merupakan satu upaya menuju beautifikasi. Selain kabel, penataan juga pada normalisasi aliran sungai untuk memperindah wajah Kabupaten Badung sebagai daerah kunjungan wisatawan.

“Saya secara bertahap melakukan pembenahan, perbaikan dan penataan-penataan tidak saja di infrastruktur, kami mulai melebar ke sungai-sungai juga, kita lakukan normalisasi untuk mengantisipasi jangan sampai ada kejadian banjir seperti kemarin, kalau ada curah hujan tinggi setidaknya kita sudah mengambil langkah-langkah mitigasi,” ujarnya.

DLHK Badung juga sudah diperintahkan menata dari Bandara untuk melakukan beautifikasi kepada taman-taman. “Taman akan kita tata lagi dan akan kita tanam bougenville serta perindang, sehingga benar-benar siapapun yang datang ke Bali khususnya Badung ini, yang turun dari bandara itu benar-benar dapat menikmati landscape yang menarik,” imbuhnya.

Plt. Kadis PUPR Kabupaten Badung I Nyoman Karyasa mengatakan, kegiatan penurunan serta penataan utilitas di Kabupaten Badung ini rutin dilaksanakan dan Pemkab Badung melalui Dinas PUPR bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) dan Telkom Indonesia.

“Kegiatan ini sudah berlangsung secara bertahap dan seperti yang kita ketahui bersama kita ada beberapa ruas jalan yang sudah kita tata kabel-kabelnya, sekarang di titik ini dan berlanjut terus ke ruas-ruas jalan yang sudah kita siapkan,” ungkapnya.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Seksi Intelijen Kejari Badung Gde Ancana, Kasat Pol PP Badung IGAK Suryanegara, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta unsur tripika kecamatan, dan Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra. (rls)

Optimalisasi Pajak Daerah, Pemkab Badung Gelar Validasi dan Simulasi Penerbitan NPWPD dan NOPD

Wabup Bagus Alit Sucipta saat memberikan pengarahan serangkaian validasi dan simulasi penerbitan NPWPD dan NOPD di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (3/10).
Wabup Bagus Alit Sucipta saat memberikan pengarahan serangkaian validasi dan simulasi penerbitan NPWPD dan NOPD di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (3/10).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Tim Terpadu Optimalisasi Pajak Daerah (TOPD) Kabupaten Badung bersama Tim Validasi dari Badan Pendapatan (Bapenda) Badung melakukan validasi potensi pajak daerah dan simulasi penerbitan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) dan Nomor Objek Pajak Daerah (NOPD).

Hal ini dilakukan sebagai upaya optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak. Desa Tibubeneng dipilih menjadi obyek validasi potensi pajak, karena dari hasil pendataan, di wilayah Tibubeneng terdapat usaha paling besar sebagai potensi pajak daerah.

“Dari 19.829 potensi pajak hasil pendataan yang telah dilakukan Tim TOPD, di Tibubeneng terdapat potensi pajak yang paling besar yaitu sebanyak 2.901 potensi yang dapat dijadikan wajib pajak,” kata Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta saat memberikan pengarahan serangkaian validasi dan simulasi penerbitan NPWPD dan NOPD di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (3/10/2025).

Menurut Bagus Alit Sucipta, kegiatan pendataan maupun validasi potensi pajak ini sebagai wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Badung untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak.

Diharapkan, Tim pendataan dari gabungan OPD dan Tim validasi dari Bapenda untuk bekerjasama, sehingga benar-benar mendapatkan hasil yang maksimal pendapatan badung di tahun 2026.

“Kami harapkan Tim dapat bekerjasama dan bertanggung jawab. Nanti kita akan minta laporan per Minggu berapa yang sudah bisa di NPWPD dan NOPD kan. Reward dan punishment juga akan kami terapkan untuk bekerja lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Badung IB. Surya Suamba menjelaskan, hasil pendataan potensi pajak daerah oleh Tim TOPD dari 8 Juli hingga 21 Agustus 2025, dimana jumlah potensi pajak daerah di Badung yang terdata mencapai 42.294 usaha.

Dengan status sebanyak 8.588 atau 20,3 persen usaha sudah menjadi wajib pajak, 19.829 atau 46,88 persen usaha potensi dan 13.905 atau 32 persen usaha belum potensi pajak daerah. Berdasarkan hasil potensi, terdapat 15 Desa/Kelurahan dengan potensi pajak daerah tertinggi.

Ditambahkan pula, Tim validasi Bapenda telah melakukan validasi ke lapangan dan hasil validasi sudah mencapai 6.111 usaha.

Adapun kecamatan dengan potensi pajak paling tinggi adalah Kuta Utara. Untuk itu, tim menyelesaikan pendataaan pertama di wilayah Desa Tibubeneng dengan pola door to door, mendatangi masing-masing tempat usaha dengan dibantu aparat setempat dari Perbekel hingga Kelapa Lingkungan.

“Terlebih dahulu kita informasikan untuk menyiapkan data-data. Sehingga proses penerbitan NPWPD bisa online di tempat,” terangnya, seraya menambahkan bila ada usaha yang tidak kooperatif akan terdata di sistem dan diberikan peringatan pertama, kedua dan ketiga. Bila tidak kooperatif usaha tersebut sementara akan ditutup.

Acara tersebut dihadiri Sekda Badung IB. Surya Suamba selaku Ketua Tim Terpadu Optimalisasi Pajak Daerah didampingi Kepala Bapenda Ni Putu Sukarini, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) I Made Agus Aryawan, Camat Kuta Utara I Putu Eka Permana dan pejabat terkait lainnya. (rls)

Rumah Tak Layak Huni di Bali Bakal Dihapus Mulai 2026 

Kunjungan kerja Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Fahri Hamzah di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Jumat (3/10/2025).
Kunjungan kerja Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Fahri Hamzah di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Jumat (3/10/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Fahri Hamzah di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Jumat (3/10/2025).

Pertemuan ini membahas penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), pemukiman kumuh, serta desain kawasan perkotaan dan perdesaan Bali agar sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster melaporkan kondisi Bali pasca-banjir besar akibat curah hujan tertinggi dalam 70 tahun yang dipicu badai equatorial Rossby.

Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota telah menyalurkan santunan masing-masing Rp15 juta per kepala keluarga terdampak.

Sementara pedagang Pasar Badung yang kehilangan dagangan mendapat ganti rugi sebesar Rp3,4 miliar sesuai data omzet dari pengelola pasar. Bantuan kepada korban banjir di Tabanan dan Jembrana juga telah disalurkan senilai Rp 1 M lebih.

“Semua rumah rusak sudah tertangani, jalan dan jembatan sedang diperbaiki, dan ke depan kami audit empat sungai besar untuk reboisasi serta penataan ulang. Mitigasi bencana harus lebih kuat,” ujar Koster.

Terkait perumahan, Gubernur mengungkapkan berdasarkan data terdapat 33.086 unit rumah tidak layak huni di Bali, terbanyak di Kabupaten Karangasem. Pemerintah menargetkan seluruh RTLH itu selesai ditangani pada 2029 melalui kolaborasi APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten/Kota.

“APBN akan membantu lebih dari 12 ribu unit rumah, sementara provinsi menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada kabupaten/kota, terutama enam daerah yang fiskalnya lemah. Kami juga menggandeng CSR dan gotong royong ASN,” jelas Koster.

Dalam paparannya, Gubernur Koster menekankan kekhasan Bali yang masih memiliki desa adat kuat, tingkat ekonomi di atas rata-rata nasional, angka kemiskinan terendah di Indonesia, pengangguran terendah, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) peringkat lima nasional. Angka harapan hidup masyarakat Bali pun tertinggi di Indonesia, sementara prevalensi stunting terendah.

Meski demikian, ia menyoroti kesenjangan fiskal antarwilayah, alih fungsi lahan yang mencapai 700 hektar per tahun, masalah kemacetan, dan sampah yang meningkat seiring tingginya arus wisatawan.

“Pariwisata menyumbang 66 persen perekonomian Bali, namun sangat sensitif terhadap bencana dan isu keamanan. Karena itu, kami sedang merancang transformasi ekonomi agar Bali bisa bertahan dengan atau tanpa pariwisata,” tambahnya.

Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menyebut Bali sebagai jantung pertumbuhan nasional sekaligus etalase Indonesia di mata dunia. Menurutnya, perumahan dan permukiman di Bali harus mencerminkan standar internasional.

“Industri pariwisata paling distributif dan demokratis karena langsung menyebarkan kesejahteraan ke masyarakat. Bali dengan 6,5 juta wisatawan asing adalah wajah Indonesia. Maka desain perumahan dan pemukiman di sini harus terintegrasi, modern, tetapi tetap menghormati budaya lokal,” kata Fahri.

Ia menjelaskan, kementerian menargetkan renovasi 400 ribu unit rumah di seluruh Indonesia dan mendorong hingga 1 juta unit. Untuk Bali, fokus diarahkan pada penghapusan RTLH mulai tahun depan, termasuk penataan kawasan kumuh seluas 12 km² di sekitar sungai dan pesisir.

“Kawasan pesisir Bali harus kita jadikan bercahaya seperti Maldives, menjadi kampung nelayan modern yang higienis dan ramah wisata,” ujarnya.

Fahri juga menekankan pentingnya perumahan bersusun di perkotaan agar tidak lagi memakan lahan subur.

“Bali punya aturan budaya tentang batas ketinggian bangunan, itu kita hormati. Namun, kita bisa adaptasikan konsep rumah bersusun dua-tiga lantai sebagai perumahan subsidi bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai penutup, Gubernur Koster menyampaikan bahwa konsep Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun akan menjadi pedoman jangka panjang.

Salah satunya mengatur pengendalian alih fungsi lahan, pengendalian jumlah wisatawan asing, serta konsolidasi lahan di kawasan padat penduduk.

“Jika alokasi perumahan bisa ditambah pada 2026, kami optimistis RTLH di Karangasem, Gianyar, Jembrana, dan Bangli bisa dipercepat penyelesaiannya. Bali harus menjadi wajah terbaik Indonesia,” pungkas Koster. (ana)

Sidang Etik Oknum Anggota Polsek Baturiti Tunggu Putusan Pidana, Kapolres Tabanan Evaluasi Anggota

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati.
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kasus penjambretan kalung emas yang dilakukan seorang oknum anggota Polsek Baturiti berinisial AIPTU I Wayan S, hingga kini masih bergulir. Proses hukum terhadap tersangka ditangani langsung oleh Polres Buleleng, sementara yang bersangkutan saat ini juga ditahan di sana.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menegaskan, untuk penanganan perkara tersebut, pihaknya mengedepankan proses hukum pidana terlebih dahulu. Setelah ada putusan tetap di pengadilan, barulah sidang kode etik profesi Polri bisa dilaksanakan.

“Sidang etik tidak bisa dilakukan bersamaan dengan pidana. Jadi kita menunggu putusan pengadilan terlebih dahulu, baru kemudian proses etik berjalan,” jelasnya, Jumat (3/10/2025).

Pasca mencuatnya kasus ini yang dinilai mencoreng nama baik institusi Polri, Kapolres Tabanan mengaku telah melakukan evaluasi internal terhadap seluruh jajarannya. Arahan khusus diberikan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

“Kami berikan arahan khusus kepada seluruh personel agar kejadian seperti ini tidak terulang. Jika ada permasalahan internal, baik keluarga maupun kedinasan, saya minta disampaikan secara berjenjang agar bisa dicarikan solusi bersama-sama,” tegasnya.

Seperti diketahui, anggota Polisi yang bertugas di Polsek Baturiti, Tabanan, berinisial AIPTU I Wayan S, terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (penjambretan) di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Selasa (30/9/2025) siang.

AIPTU I Wayan S sendiri bertugas sebagai PS Kasihumas Polsek Baturit, Polres Tabanan. Dalam aksinya, pelaku melakukan pencurian kalung milik seorang pedagang disertai kekerasan, sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh masyarakat sekitar dan aparat kepolisian. Korbannya adalah pemilik warung bernama Kadek Suartini (50).

Berdasarkan pengakuannya, ia nekat melakukan penjambretan karena terdesak kebutuhan ekonomi yakni memiliki beban hutang hingga ratusan juta rupiah dan beberapa tagihan cicilan yang jatuh tempo pada hari kejadian.

Namun, motif ekonomi tidak dapat dijadikan alasan pembenaran. Proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara tegas, transparan, dan tidak ada toleransi. (ana)