- Advertisement -
Beranda blog Halaman 90

Warung Sembako di Penebel Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar

Kebakaran di warung sembako di Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Kamis (2/10/2025) sore.
Kebakaran di warung sembako di Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Kamis (2/10/2025) sore.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran terjadi di warung sembako di Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Kamis (2/10/2025) sore. Dalam insiden ini, pemilik warung I Nyoman Suarnaka mengalami luka bakar pada kedua kakinya.

Kapolsek Penebel AKP Gusti Kade Alit Murdiasa ketika dikonfirmasi Jumat (3/10/2025) membenarkan insiden kebakaran tersebut. Ia menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Api diduga muncul akibat sambaran api tungku kayu bakar ke uap bahan bakar jenis Pertalite yang disimpan dalam satu ruangan warung.

“Berdasarkan keterangan saksi, saat korban sedang memasak air dengan kayu bakar sekaligus menuang pertalite ke jerigen kecil, tiba-tiba uap Pertalite tersambar api. Api langsung membesar dan membakar isi warung,” terang AKP Murdiasa.

Masyarakat sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran. Tiga unit mobil damkar dari Pemkab Tabanan tiba di lokasi sekitar pukul 17.15 Wita. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 18.30 Wita.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka bakar sekitar 7–8 persen di bagian kaki. Sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp70 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun korban mengalami luka bakar dan saat ini sudah mendapat penanganan medis,” tambah Kapolsek Penebel.

Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari sambaran tungku kayu bakar terhadap uap pertalite yang tersimpan di warung. (ana)

Pelabuhan Perikanan Bali Barat Senilai Rp1,2 Triliun Segera Dibangun

Gubernur Bali Wayan Koster bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Wahyu Sakti Trenggono, pada akhir September 2025 di Jakarta.
Gubernur Bali Wayan Koster bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Wahyu Sakti Trenggono, pada akhir September 2025 di Jakarta.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Wahyu Sakti Trenggono, pada akhir September 2025 di Jakarta. Pertemuan ini membahas percepatan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Desa Pengambengan, Jembrana Bali.

Kedua di Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1981 ini kompak akan mengawal pembangunan proyek senilai Rp 1,2 triliun ini.

Dalam pertemuan itu, Menteri Trenggono dan Gubernur Koster sepakat potensi kelautan dan perikanan wilayah Bali sangat luar biasa harus dikelola secara baik. Hal ini demi meningkatkan perekonomian daerah dan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat Jembrana dan seluruh daerah di Pulau Dewata.

Menteri Trenggono juga memastikan proyek senilai Rp1,2 triliun tersebut sudah memasuki tahap akhir persiapan. Proses tender telah selesai dengan pemenangnya telah ditetapkan. Pembangunan dijadwalkan mulai Desember 2025 serta ditargetkan rampung akhir 2026.

Menteri berharap dukungan penuh Gubernur Koster agar proyek strategis ini berjalan lancar sesuai rencana. Menanggapi hal tersebut, Koster menegaskan komitmennya untuk mendukungnya karena semua ini untuk kesejahteraan masyarakat Bali khususnya di Jembrana.

“Pelabuhan perikanan ini sangat penting di Bali untuk memberdayakan sumberdaya kelautan dan perikanan wilayah Bali yang sangat potensial. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian daerah dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat Jembrana dan kabupaten lain di Bali,” jelas Gubernur Bali dua periode ini, Kamis (2/10/2025) di Denpasar.

Selain meningkatkan daya saing sektor perikanan, pembangunan ini juga diyakini mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi Bali bagian barat yang selama ini relatif tertinggal.

Pertemuan antara Koster dan Trenggono berlangsung hangat. Kedua tokoh ini memiliki kedekatan sejak sama-sama menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1981.

Komunikasi dan koordinasi pembangunan Bali berjalan sangat cair dan tampak keduanya saling memberi dukungan untuk pembangunan Bali berkelanjutan. (rls)

DPRD Tabanan Dorong Pemda Tingkatkan PAD Hingga 1 Triliun

Banggar DPRD Tabanan menggelar rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas rancangan KUA-PPAS RAPBD Induk 2026 di ruang rapat pleno DPRD, Kamis (3/10/2025).
Banggar DPRD Tabanan menggelar rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas rancangan KUA-PPAS RAPBD Induk 2026 di ruang rapat pleno DPRD, Kamis (3/10/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan menggelar rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas rancangan KUA-PPAS RAPBD Induk 2026 di ruang rapat pleno DPRD, Kamis (2/10/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa bersama jajaran Banggar, sementara dari pihak eksekutif hadir Ketua TAPD sekaligus Sekda Tabanan I Gede Susila.

Agenda pembahasan difokuskan pada strategi peningkatan pendapatan daerah, menyusul adanya penurunan dana transfer pusat yang mencapai Rp101,475 miliar.

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa menegaskan, pihaknya ingin mengetahui langkah eksekutif dalam menutupi kekurangan dana tersebut. Menurutnya, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tabanan 2026 ditetapkan naik sekitar 18 persen menjadi Rp879 miliar lebih.

“Kami berharap target PAD bisa ditingkatkan secara bertahap. Saya mendorong agar PAD Tabanan mampu menembus Rp1 triliun pada 2026,” tegas Arnawa.

Ia menambahkan, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan PAD. Di antaranya, penerapan sistem e-ticketing di tiga DTW unggulan Tabanan yakni Tanah Lot, Ulun Danu Beratan, dan Jatiluwih serta pemanfaatan aset daerah yang dinilai belum maksimal.

“Usulan e-ticketing ini sudah sejak lama kami dorong, tapi belum terealisasi. Selain itu, aset daerah seperti di Nyanyi, Beraban, yang disewa pihak swasta harus jelas kontribusinya untuk daerah. Begitu juga aset lain perlu dimaksimalkan,” ungkapnya.

Arnawa juga mendukung rencana Pemkab Tabanan untuk mencontoh sistem e-ticketing yang sudah diterapkan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, maupun di Kabupaten Gianyar. “Kalau itu bisa diterapkan, saya yakin target PAD Rp1 triliun bisa tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Tabanan I Gede Susila membenarkan adanya penurunan dana transfer pusat. Kendati demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan sesuai rencana APBD 2026, sembari menunggu kemungkinan adanya tambahan dana, seperti Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

“Kami tetap berpatokan pada program yang sudah disusun, sembari melihat peluang adanya bantuan lain,” jelasnya. (ana)

Jatiluwih Raih Penghargaan Internasional Green Destinations Top 100 Stories 2025

Desa Jatiluwih. (Foto: DTW Jatiluwih)
Desa Jatiluwih. (Foto: DTW Jatiluwih)

PANTAUBALI.COM, INTERNASIONAL – Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, kembali menorehkan prestasi di kancah Internasional. Dalam ajang Green Destinations Top 100 Stories 2025 yang digelar di Montpellier, Prancis, Jatiluwih diumumkan sebagai salah satu destinasi berkelanjutan terbaik dunia.

Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, John Ketut Purna, mengatakan Jatiluwih menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih penghargaan prestisius tersebut tahun ini.

“Penghargaan ini milik seluruh masyarakat Jatiluwih. Kami menjaga tradisi bukan untuk dikenang, tapi untuk dijalani bersama generasi mendatang,” ujar John penuh rasa syukur, Kamis (2/10/2025).

Dari lebih dari 600 destinasi di 60 negara, Jatiluwih berhasil menembus daftar elit ini dengan cerita inspiratif berjudul “Green Miracle in a Cultural Heritage Living Museum”. Kisah tersebut mengangkat warisan Subak—sistem irigasi tradisional Bali yang diakui UNESCO—yang mampu hidup berdampingan dengan pariwisata modern tanpa kehilangan jati dirinya.

Seleksi Green Destinations dikenal sangat ketat, dengan kriteria internasional yang menilai aspek keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan masyarakat, pelestarian budaya, hingga tata kelola. Jatiluwih membuktikan bahwa harmoni antara alam, budaya, dan masyarakat bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan sehari-hari.

Bagi Jatiluwih, penghargaan ini menjadi bukti nyata kerja keras petani, pemuda desa, dan masyarakat dalam menjaga Subak tetap lestari. Sawah yang digarap bukan sekadar sumber pangan, tetapi juga warisan budaya sekaligus doa yang diwariskan lintas generasi.

Prestasi ini sekaligus melengkapi deretan pengakuan internasional Jatiluwih, setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Best Tourism Village in the World oleh UN Tourism pada 2024.

Ke depan, Jatiluwih berkomitmen menjaga desanya sebagai destinasi wisata regeneratif—yaitu pariwisata yang tak hanya mempertahankan budaya, alam, dan tradisi, tetapi juga memulihkan ekosistem, memperkuat identitas budaya, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan prinsip regenerative tourism, setiap wisatawan yang datang diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut terhubung, belajar, dan pulang membawa inspirasi tentang bagaimana hidup selaras dengan alam, budaya, dan masyarakat. (ana)

Petugas Razia dan Tes Urine Warga Binaan Lapas Tabanan

Rasia di Lapas Tabanan, Kamis (2/10/2025).
Rasia di Lapas Tabanan, Kamis (2/10/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kembali menggelar razia sekaligus tes urine bagi Warga Binaan, Kamis (2/10/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga situasi Lapas tetap aman, kondusif, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam Lapas.

“Penggeledahan dan tes urine ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud keseriusan kami menciptakan Lapas Tabanan yang bersih dan aman. Dengan kondisi kondusif, program pembinaan bagi Warga Binaan bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Razia menyasar sejumlah titik strategis tempat Warga Binaan beraktivitas, seperti dapur, ruang serbaguna, dan bengkel kerja. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang-barang terlarang.

Sementara itu, tes urine dilakukan oleh tim medis Lapas di Aula Candra Prabhawa terhadap 15 Warga Binaan yang dipilih secara acak. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Tabanan, Wayan Surya Wirawan, menambahkan pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Hasil tes urine hari ini cukup menggembirakan, namun kami tidak boleh lengah. Upaya pencegahan peredaran barang terlarang akan terus dilakukan demi terciptanya Lapas yang bebas gangguan kamtib,” tegasnya. (ana)

Deteksi Banjir, 4 Aliran Sungai Besar di Bali Bakal Dipasangi Alarm

Gubernur Bali I Wayan Koster.
Gubernur Bali I Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gubernur Bali I Wayan Koster menyebut empat aliran sungai atau tukad besar di Bali akan dipasangi alarm banjir.

Alarm tersebut dipasang untuk mendeteksi bencana banjir saat curah hujan tinggi sehingga masyarakat dapat mengantisipasi sejak dini dampak yang bisa ditimbulkan.

Adapun empat sungai tersebut yakni Tukad Badung yang terletak di Kota Denpasar, Tukad Mati di Kabupaten Badung, Tukad Unda di Kabupaten Klungkung dan Tukad Ayung di Kabupaten Gianyar.

“Nanti akan ada peralatan khusus yang bisa mendeteksi ketinggian air saat curah hujan tinggi. Pada ketinggian tertentu alat tersebut mengeluarkan bunyi peringatan,” kata Gubernur Koster usai menyerahkan bantuan bagi korban banjir di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Kamis (2/10/2025)

Ia menjelaskan, pemasangan alarm banjir akan dilakukan mulai 2026 dengan melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS), pemerintah kabupaten/kota, serta Pemprov Bali. Hal ini mengingat sungai-sungai tersebut tidak hanya melintasi satu wilayah kabupaten.

Selain pemasangan alarm, Pemprov Bali juga menyiapkan langkah mitigasi lain, seperti normalisasi sungai, audit wilayah aliran sungai dari hulu hingga hilir, serta pemantauan Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Saat ini banyak terjadi pendangkalan sungai di wilayah DAS yang perlu dikeruk. Kalau ada kawasan yang gundul, maka harus direboisasi dan direvitalisasi,” tegas Koster. (ana)

Gubernur Koster Serahkan Bantuan Rp1 Miliar Untuk Korban Bencana di Tabanan dan Jembrana

Gubernur Bali I Wayan Koster menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Mario, Tabanan, Kamis (2/10/2025).
Gubernur Bali I Wayan Koster menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Mario, Tabanan, Kamis (2/10/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gubernur Bali I Wayan Koster menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana. Penyerahan berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Mario, Tabanan, Kamis (2/10/2025).

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada para penerima dengan total nilai mencapai Rp1.001.800.000. Koster menyebut, penyerahan ini merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya masyarakat terdampak bencana di Kota Denpasar telah menerima bantuan senilai Rp3,4 miliar.

“Bantuan ini diberikan sesuai pengajuan dan kebutuhan masing-masing warga. Semua yang diajukan kita penuhi,” ujar Koster di sela-sela penyerahan bantuan.

Di Kabupaten Jembrana, bantuan disalurkan kepada 35 kepala keluarga dengan total nilai sekitar Rp497.800.000. Bantuan tersebut mencakup 11 unit rumah rusak berat, sedang, dan ringan, serta 19 unit tempat usaha, termasuk bengkel, usaha kayu, dan peternakan ayam. Selain itu, empat tempat suci pura yang mengalami kerusakan juga mendapat bantuan.

Sementara di Kabupaten Tabanan, bantuan difokuskan untuk perbaikan 19 unit rumah dan satu Pura Beji dengan total bantuan Rp504.000.000. Besaran bantuan yang diterima bervariasi, mulai dari Rp10 juta, Rp15 juta, hingga Rp40 juta untuk rumah rusak, serta Rp85 juta untuk Pura Beji Puseh Desa Adat Bedha, Kecamatan Tabanan.

Gubernur Koster meneyebut, bantuan tersebut berasal dari sumbangan masyarakat melalui program Bali Peduli serta sumbangan sukarela gotong royong bencana dari ASN Pemprov Bali. Sebab, dana APBD Provinsi Bali tidak mencukupi untuk menanggung seluruh kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

“Sumbangan ini bersifat sukarela. Karena APBD provinsi tidak mampu mengcover semua kebutuhan, maka kami galang dana gotong royong,” jelasnya.

Koster berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat, terutama yang usahanya terdampak, sehingga bisa kembali beraktivitas normal.

“Semoga rumah-rumah yang rusak segera diperbaiki agar layak huni kembali, dan usaha masyarakat bisa bangkit sehingga perekonomian mereka pulih,” ucapnya.

Salah satu penerima bantuan, Susiani, warga Tabanan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah. Ia mendapat bantuan Rp40 juta untuk perbaikan rumah sekaligus tempat usaha miliknya yang terdampak bencana.

“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ungkapnya. (ana)

Pemerintah Matangkan Proyek Strategis Bali 2026: Parkir Pura Batur hingga Underpass Jimbaran

Rapat koordinasi tindak lanjut pembangunan infrastruktur strategis yang direncanakan terealisasi tahun 2026, bertempat di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, pada Rabu (1/10/2025).
Rapat koordinasi tindak lanjut pembangunan infrastruktur strategis yang direncanakan terealisasi tahun 2026, bertempat di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, pada Rabu (1/10/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster melaksanakan rapat koordinasi bersama para kepala daerah terkait tindak lanjut pembangunan infrastruktur strategis yang direncanakan terealisasi tahun 2026, bertempat di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, pada Rabu (1/10/2025).

Rapat dilaksanakan bersama Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha, Bupati Klungkung I Made Satria, Walikota Denpasar yang diwakilkan oleh Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, dan perwakilan Bupati Badung.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Koster menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan kementerian terkait, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Beberapa program strategis yang diusulkan antara lain pembangunan gedung parkir di Pura Batur, pembangunan jalan underpass Jimbaran, pembangunan Embung Tukad Unda di Klungkung, serta pembangunan gedung parkir di kawasan Pelabuhan Sanur, Denpasar.

“Usulan ini sudah saya sampaikan langsung kepada Bapak Menteri PUPR, dan prinsipnya beliau mendukung. Kita diminta untuk menyiapkan semua persyaratan, mulai dari pembebasan lahan, dokumen studi kelayakan, DED, hingga Amdal. Jika semua sudah clear, proyek bisa direalisasikan pada tahun 2026,” tegasnya.

Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng itu juga menyoroti masalah kemacetan yang kerap terjadi di Pelabuhan Sanur akibat keterbatasan lahan parkir.

“Pembangunan gedung parkir Sanur akan menjadi solusi strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus mendukung Sanur sebagai gerbang pariwisata Bali menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya optimalisasi upaya memperoleh dukungan dana APBN di luar transfer daerah, mengingat adanya penurunan transfer daerah ke Bali.

“Kita harus berjuang keras, karena tidak mudah mendapatkan dukungan APBN di luar alokasi transfer daerah. Apalagi kita juga masih menanggung program normalisasi akibat banjir,” imbuhnya.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Gubernur Bali terhadap pembangunan fasilitas di Pura Batur.

“Sejauh ini belum pernah ada perhatian sebesar ini untuk Pura Batur. Jadi pembangunan gedung parkir ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Batur. Kami, pemerintah Bangli dan Jro Gede Batur, mendukung penuh,” ungkapnya.

Rapat juga dihadiri Kepala Dinas Perkim Denpasar, serta jajaran terkait yang membahas langkah teknis persiapan dokumen dan lahan agar proyek strategis nasional tersebut dapat berjalan sesuai target. (ana) 

Pengangkatan Pelaksana DPPI Badung Periode 2025-2029

Pengangkatan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Badung Periode 2025–2029.
Pengangkatan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Badung Periode 2025–2029.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) resmi mengangkat Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Badung Periode 2025–2029.

Pengangkatan dipimpin oleh Kepala Bakesbangpol Badung, I Nyoman Suendi mewakili Bupati Badung, di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Rabu (1/10/2025).

Dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakan Kepala Bakesbangpol Drs. I Nyoman Suendi, disampaikan apresiasi atas terlaksananya pengangkatan pelaksana Duta Pancasila.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Badung, saya menyambut baik dan mengapresiasi Pengangkatan pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kabupaten Badung. Selamat juga kepada para pelaksana DPPI Kabupaten Badung yang baru saja diangkat. Saya percaya bahwa menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, kita dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya peran pelaksana Duta Pancasila di tengah perubahan zaman.

“Di tengan dinamika zaman yang terus berubah, para pelaksana Duta Pancasila diharapkan mampu melaksanakan kegiatan dan inisiatif, mereka dapat menjadi jembatan antara nilai-nilai Pancasila dan realitas kehidupan masyarakat. Diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara demi mewujudkan negara yang lebih maju dan sejahtera,” harapnya.

Dalam pengangkatan tersebut, ditetapkan susunan kepengurusan DPPI Kabupaten Badung yakni, Anak Agung Made Agung Dananjaya sebagai Ketua, Ni Kadek Karina Febi Cahyani sebagai Wakil Ketua, dan Ni Putu Cahya Wulandari sebagai Sekretaris.

Ketua DPPI Kabupaten Badung, Anak Agung Made Agung Dananjaya, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung.

“Saya berterimakasih sekali kepada seluruh pihak yang sudah membantu dalam pengangkatan DPPI di Kabupaten Badung ini. Program kedepannya kami akan mengedukasi generasi muda di sekolah terutama di SMA/SMK untuk mensosialisasikan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila menuju Indonesia generasi emas tahun 2045,” ujarnya.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Badung, perwakilan Forkopimda, pejabat di lingkup Pemkab Badung, perwakilan BPIP RI, Ketua Umum DPPI Pusat yang diwakili Kepala Departemen Kominfo DPPI Pusat, serta undangan penting lainnya. (jas)

Ground Breaking Banyan Tree Pecatu, Bupati Adi Arnawa Dorong Investasi Pariwisata

Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri ground breaking pembangunan Banyan Tree Pecatu, yang berlokasi di Hole 15 New Kuta Golf Bali, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (1/10/2025).
Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri ground breaking pembangunan Banyan Tree Pecatu, yang berlokasi di Hole 15 New Kuta Golf Bali, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (1/10).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Banyan Tree Pecatu, yang berlokasi di Hole 15 New Kuta Golf Bali, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (1/10/2025).

Acara ground breaking ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng, peletakan batu pertama, dan ditutup dengan pemecahan kendi.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas langkah manajemen New Kuta Golf yang dinilai mendukung perkembangan sport tourism di Kabupaten Badung.

“Saya melihat langkah ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung sport tourism sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas. Bagaimanapun juga, saya terus mendorong investasi di bidang pariwisata. Ikon pariwisata harus kita jaga, tidak hanya dari sisi budaya tetapi juga melalui sport tourism,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan Banyan Tree Pecatu ini diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat Badung, khususnya di wilayah Kuta Selatan. Pemerintah Kabupaten Badung juga berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang akan mendorong iklim investasi semakin kondusif.

“Dengan terbangunnya fasilitas ini, saya optimis manfaatnya bisa dirasakan kedua belah pihak. Pemerintah daerah akan mendapatkan peningkatan pendapatan, sementara investor pun bisa berkembang,” tambah Adi Arnawa.

Sementara itu, Komisaris Utama PT New Kuta Golf dan Ocean View, Darma Mangkuluhur Hutomo, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung serta seluruh pihak yang hadir dalam acara tersebut.

“Dukungan dari pemerintah daerah menjadi semangat kami untuk terus menghadirkan investasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pariwisata Bali,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya ground breaking Banyan Tree Pecatu di Hole 15 New Kuta Golf Bali, diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat posisi Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, sekaligus mengembangkan potensi sport tourism yang berdaya saing global.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Komisaris Utama PT New Kuta Golf dan Ocean View Darma Mangkuluhur Hutomo, Direktur Utama PT New Kuta Golf & Ocean View Dwi Febri Astuti, Direktur PT Bali Pecatu Graha Dwi Suryo Prakoso, Direktur Kelapa New Kuta Beach Moh Ridwan, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Perbekel Desa Pecatu Made Karyana Yadnya, jajaran manajemen PT New Kuta Golf & Ocean View, serta tamu undangan lainnya. (ana)