- Advertisement -
Beranda blog Halaman 91

Dua Truk Tronton Terlibat Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Dua truk tronton terlibat kecelakaan di jalan jurusan Denpasar - Gilimanuk, tepatnya di depan Gardu Induk Soka, Banjar Dinas Soka Kaja, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (11/11/2025).
Dua truk tronton terlibat kecelakaan di jalan jurusan Denpasar - Gilimanuk, tepatnya di depan Gardu Induk Soka, Banjar Dinas Soka Kaja, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (11/11/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk tronton terjadi di jalan jurusan Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di depan Gardu Induk Soka, Banjar Dinas Soka Kaja, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (11/11/2025) malam sekitar pukul 20.15 Wita.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, hanya saja salah satu sopir mengalami luka di bagian kaki hingga arus mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata menjelaskan, dua kendaraan besar itu awalnya melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk secara beriringan.

Setibanya di lokasi kejadian dengan kondisi jalan lurus menutun, truk tronton bernomor polisi L 8042 UBA yang dikemudikan Mochammad Irfan (33), warga Kabupaten Malang, menabrak bagian belakang truk tronton DK 8081 WT yang dikemudikan I Putu Siudiartama (48) asal Jembrana.

“Sopir truk L 8042 UBA menabrak kendaraan di depannya yang melakukan pengereman mendadak karena ada kendaraan lain berhenti di depan,” ujar Berata, Rabu (12/11/2025).

Akibat benturan keras itu, pengemudi truk asal Malang mengalami luka lecet pada kaki kiri dan sempat dirujuk dari Puskesmas Selemadeg ke Rumah Sakit Wisma Prasanti Tabanan untuk perawatan lebih lanjut. Sementara pengemudi truk DK 8081 WT dalam keadaan selamat.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat selama beberapa jam, namun sudah kembali normal dan dapat dilalui dua arah. (ana)

Motor Tergelincir, Satu Keluarga Jatuh Lalu Tertabrak Truk Fuso di Jembatan Dakdakan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Ahmad Yani, jalur Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Jembatan Dakdakan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 13.00 Wita.

Peristiwa yang terjadi di tengah hujan itu melibatkan satu keluarga asal Mengwi, Badung yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan sebuah truk Mitsubishi Fuso.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana menjelaskan, motor Honda Scoopy bernomor polisi DK 3931 OW dikendarai oleh I Wayan Putra Ardana (39), warga Banjar Batu Lumbang, Desa Gulingan, Mengwi, Badung. Ia membonceng istrinya, Ni Komang Dewi Purnamiasih (30), serta anak laki-lakinya yang masih berusia 8 tahun.

Saat melintas di area jembatan, laju sepeda motor tidak terkendali karena jalan licin akibat hujan.
Motor oleng dan terjatuh ke badan jalan sebelah utara, bersamaan dengan datangnya truk Mitsubishi Fuso DK 8569 HA dari arah yang sama.

Truk yang dikemudikan Bambang Suringgana (26), warga Lombok Utara, tak sempat menghindar sehingga menabak motor. Akibat kecelakaan itu, pengendara motor mengalami luka-luka.

I Wayan Putra Ardana mengalami patah tulang kaki kiri dan luka di bibir, Ni Komang Dewi Purnamiasih mengalami patah pada paha kanan dan kiri akibat tertabrak truk. Sementara sang anak menderita luka lecet pada kaki.

“Seluruh korban kini dirawat di BRSUD Tabanan dalam kondisi sadar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir sekitar Rp200 ribu,” ujar Kompol Sukadana.

Petugas Polsek Kediri bersama Unit Laka Polres Tabanan telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, dan mengamankan kendaraan yang terlibat. Kasus ini ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Polres Tabanan. (ana)

Dinas Perikanan Badung Janji Siapkan Ratusan Paket Olahan Ikan untuk Program Gemarikan 2026

Pelaksanaan program Gemarikan di Balai Serba Guna Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, pada Selasa (11/11/2025).
Pelaksanaan program Gemarikan di Balai Serba Guna Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, pada Selasa (11/11/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dinas Perikanan Kabupaten Badung sukses melaksanakan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tahun 2025 yang menyasar masyarakat berpotensi stunting, ibu hamil, dan balita di sepuluh desa se-Kabupaten Badung.

Kegiatan terakhir dilaksanakan di Balai Serba Guna Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, pada Selasa (11/11/2025).

Program Gemarikan merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang bergizi, guna mendukung penurunan angka stunting serta peningkatan gizi keluarga.

“Hari ini merupakan pelaksanaan ke sepuluh sekaligus yang terakhir di tahun 2025. Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya Dinas Perikanan, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik dari Dinas Kesehatan, DP2KBP3A, Dinas Koperasi UKMP, para pengolah dan pembudidaya ikan, serta pemerintah desa yang telah bersinergi sehingga kegiatan pembagian paket olahan ikan dapat berjalan dengan baik,” ucap Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana.

Lebih lanjut, Suardana menjelaskan, pada 2026 mendatang, Dinas Perikanan Kabupaten Badung akan melanjutkan program Gemarikan dengan sasaran yang sama, yakni ibu hamil, ibu menyusui, serta balita berpotensi stunting.

“Untuk tahun 2026, kami akan menyalurkan sekitar 200 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Program ini akan kembali menyasar 10 desa yang akan ditentukan bersama Dinas Kesehatan dan DP2KBP3A Kabupaten Badung, serta penyaluran 350 paket untuk penanganan masyarakat yang sudah dikatagorikan stunting setiap bulan selama satu tahun.” ujarnya.

Adapun jenis olahan ikan yang akan diberikan meliputi ikan nila, ikan lele, serta abon tuna, seperti yang telah dibagikan pada tahun 2025.

“Kami berharap masyarakat di Kabupaten Badung tidak hanya mengonsumsi ikan saat ada pembagian dari pemerintah saja, tetapi menjadikannya bagian dari pola makan sehari-hari. Pemerintah hadir memberikan stimulus agar kesadaran konsumsi ikan meningkat, sehingga tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Badung terus naik,” pungkas Suardana. (jas)

Turnamen Mini Soccer Antar OPD Pemkab Badung

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Badung, I Wayan Wijana menyerahkan piala kepada Tim Gabungan Disdikpora, Disbud, Dispar yang meraih Juara 1 Turnamen Mini Soccer Antar OPD Pemkab Badung, di Lapangan Kapal Mini Soccer, Kelurahan Kapal, Mengwi, Selasa (11/11).
Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Badung, I Wayan Wijana menyerahkan piala kepada Tim Gabungan Disdikpora, Disbud, Dispar yang meraih Juara 1 Turnamen Mini Soccer Antar OPD Pemkab Badung, di Lapangan Kapal Mini Soccer, Kelurahan Kapal, Mengwi, Selasa (11/11).

PANTAUBAL.COM, BADUNG – Turnamen Mini Soccer Antar OPD Pemkab Badung turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-16 Kota Mangupura resmi berakhir setelah melalui rangkaian pertandingan.

Turnamen yang diikuti 16 Tim Gabungan OPD berlangsung dari tanggal 3 Nopember hingga partai final 11 Nopember 2025 resmi ditutup oleh Bupati Badung yang diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung I Wayan Wijana di Lapangan Kapal Mini Soccer, Kelurahan Kapal, Mengwi, Selasa (11/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan bantuan dana kegiatan sebesar Rp 30 juta yang diserahkan Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Wayan Wijana kepada panitai turnamen.

Dalam sambutannya, Plt. Asisten Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra mengatakan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Badung memberikan apresiasi atas kegiatan seperti Mini Soccer antar OPD. Menurutnya kegiatan seperti ini untuk menjalin dan menjaga silaturahmi antar OPD di Pemkab Badung.

“Bapak Bupati dan Wabup sangat mengapresiasi kegiatan Turnamen Mini Soccer Antar OPD Pemkab Badung untuk menyambut dan memeriahkan HUT Ke-16 Kota Mangupura. Pimpinan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, Perumda dan seluruh pemain dan supporter yang telah mendukung turnamen ini sehingga turnamen sukses dilaksanakan,” ujar Wayan Wijana.

Wayan Wijana juga menyampaikan, turnamen ini juga untuk memperingati HUT KORPRI Ke-54 yang jatuh pada tanggal 29 Nopemper. Diharapkan turnamen seperti ini agar terus bisa dilaksanakan tiap tahun dan menjadi agenda rutin yang pesertanya tidak hanya dari kalangan instansi di Pemkab Badung.

“Tentu saja ini sangat baik untuk kita menggali bibit-bibit pemain Mini Soccer untuk Badung mewakil di Porprov atau pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga KORPRI. Sebagai aparat pemerintah ini sangat baik untuk menjaga kesehatan fisik sehingga bisa memberikan pelayanan yang optimal untuk masyarakat Badung,” ucapnya.

Sebelumnya dilaksanakan perebutan juara 3 dan 4 antara Tim Gabungan Bapenda, Disdukcapil dan Kominfo berhadapan dengan Tim Gabungan Perumda (PD. Pasar, PDAM) dengan skor 2-2 dan dilanjutkan adu pinalti dengan skor 2-4 untuk kemenangan Tim Gabungan Perumda.

Di Babak final Tim Gabungan Disdikpora, Disbud, Dispar berhasil mengalahkan Tim Gabungan Diskarmat dan BPBD dengan skor 2-1. Tim Gabungan Disdikpora, Disbud, Dispar berhak mendapatkan Juara 1 dan piala bergilir, medali dan uang pembinaan. Sedangkan Best Supporter diraih oleh Supporter Perumda dan mendapatkan uang sebesar Rp1 juta. (jas)

Penyerahan Bantuan Hari Raya Galungan di Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara

Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis bantuan Rp. 2 juta per KK di Balai Serba Guna, Banjar Tengah Gulingan, Kecamatan Mengwi dan di Wantilan Desa Adat Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, Selasa (11/11).
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis bantuan Rp. 2 juta per KK di Balai Serba Guna, Banjar Tengah Gulingan, Kecamatan Mengwi dan di Wantilan Desa Adat Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, Selasa (11/11).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemkab. Badung tetap berkomitmen meringankan beban masyarakat Kabupaten Badung beragama Hindu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, untuk itu Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta kembali menyerahkan secara simbolis bantuan Rp. 2 juta per Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara , pada Selasa (11/11) bertempat di Balai Serba Guna, Banjar Tengah Gulingan, Mengwi dan di Kecamatan Kuta Utara bertempat di Wantilan Desa Adat Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara.

Bupati Adi Arnawa ditemui seusai acara memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Badung yang telah melaksanakan tahapan-tahapan dalam menyukseskan program ini. Dengan adanya bantuan ini, Bupati Adi Arnawa mengharapkan masyarakat agar lebih fokus dalam meningkatkan sradha bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi.

“Saya atas nama pemerintah, mengucapkan selamat hari Galungan dan Kuningan kepada masyarakat. Mudah-mudahan kita semua diberikan kekuatan, kesehatan. Dan yang paling penting adalah kebahagiaan, bahwa filosofi daripada program ini kan adalah menumbuhkan dia beli masyarakat. Kenapa kami dorong dengan memberikan bantuan stimulan seperti ini, Karena dengan menumbuhkan daya beli otomatis produk yang kita punya bisa dibeli oleh masyarakat. Jadi daya beli masyarakat ada, sehingga kalau itu terjadi otomatis UMKM-UMKM itu  hidup. Sehingga dia akan bisa mendapatkan pendapatan. Ekosistem ini ada tentu akan menyebabkan dampaknya pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung AA. Ngurah Raka Sukaeling melaporkan bantuan ini merupakan wujud nyata dari hadirnya Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat dalam menyambut hari Raya Keagamaan dimana sering terjadi peningkatan harga barang serta peningkatan kebutuhan masyarakat. Di Kecamatan Mengwi diberikan kepada 24.429 KK dan di Kecamatan Kuta Utara sebanyak 9.039 KK.

“Tujuan diberikan Bantuan Sosial ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk meningkatkan daya beli masyarakat untuk meringankan beban ekonomi masyarakat serta dapat meningkatkan perputaran roda perekonomian,” jelasnya

Turut Hadir pada kesempatan ini, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama anggota DPRD Badung Dapil Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara, Sekda Badung beserta Forkopimda Badung, Ketua GOW Badung, Kepala OPD terkait, Kepala Cabang BPD Mangupura, Camat Mengwi dan Camat Kuta Utara beserta unsur tripika Kecamatan, Perbekel dan Lurah se-Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara. (rls)

 

Caption :

 

Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis bantuan Rp. 2 juta per KK di Balai Serba Guna, Banjar Tengah Gulingan, Kecamatan Mengwi dan di Wantilan Desa Adat Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, Selasa (11/11).

 

Siswa SD dan Anak Usia Sekolah di Tabanan Disasar Imunisasi Difteri dan Tetanus 

Kegiatan imunisasi difteri dan tetanus di Kabupaten Tabanan.
Kegiatan imunisasi difteri dan tetanus di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan kegiatan pemberian imunisasi difteri dan tetanus kepada seluruh siswa Sekolah Dasar kelas 1, 2, dan 5, serta anak-anak usia 7, 8, dan 11 tahun yang tidak bersekolah.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama bulan November 2025 dan menyasar seluruh wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya berharap program ini dapat memberikan perlindungan optimal bagi anak-anak dari ancaman penyakit berbahaya seperti difteri dan tetanus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Surya Wira Andi menjelaskan, imunisasi difteri memiliki peran penting dalam mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae yang dapat menyebabkan gejala berat hingga kematian.

“Manfaat imunisasi ini sangat besar, tidak hanya melindungi anak dari penyakit difteri, tetapi juga mencegah komplikasi serius seperti gagal jantung dan kelumpuhan, serta menghambat penyebaran penyakit di masyarakat,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Ia menegaskan pentingnya imunisasi tetanus yang bertujuan mencegah penyakit akibat bakteri Clostridium tetani.

“Tetanus merupakan penyakit serius yang bisa menimbulkan kejang otot parah dan berakibat fatal. Dengan vaksinasi, tubuh anak-anak akan memiliki kekebalan yang mampu melindungi mereka dari racun bakteri penyebab tetanus.” imbuhnya.

Secara teknis, pelaksanaan kegiatan akan dilakukan oleh petugas kesehatan dari masing-masing Puskesmas yang akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan imunisasi. Pendekatan jemput bola ini dilakukan agar seluruh sasaran dapat terlayani dengan baik tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.

Sebagai penutup, dr. Surya mengajak seluruh orang tua dan pihak sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan imunisasi ini.

“Kami harap para orang tua memberikan izin dan pendampingan kepada anak-anaknya untuk mengikuti imunisasi. Upaya ini bukan hanya melindungi individu, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat Tabanan,” pungkasnya. (ana) 

12 Inovator Lolos ke Tahap Verifikasi Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana

Kepala BRIDA Kabupaten Tabanan, I Gusti Made Darma Ariantha
Kepala BRIDA Kabupaten Tabanan, I Gusti Made Darma Ariantha

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana 2025 yang digagas Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) telah memasuki tahap III verifikasi inovasi.

Dari total 55 peserta yang mengikuti penilaian Tahap II, sebanyak 12 peserta terbaik dari empat kategori dinyatakan lolos untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Kepala BRIDA Kabupaten Tabanan, I Gusti Made Darma Ariantha menjelaskan, penilaian Tahap II berfokus pada pembuatan video inovasi yang memuat penjelasan mengenai latar belakang, proses penjaringan ide, manfaat, dan dampak inovasi yang dikembangkan peserta.

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Dewan Juri menetapkan 12 peserta yang berhak melaju ke Tahap III sebagaimana tertuang dalam Surat BRIDA Kabupaten Tabanan Nomor 510.15/1081/BRIDA tertanggal 8 November 2025.

Adapun peserta yang lolos Tahap III untuk kategori SMP/Sederajat adalah Dewa Ayu Gede Indira Anandini Putri dengan inovasi MARS (Maggot Recycle School): Daur Ulang Sampah Organik Berbasis Maggot, Ni Putu Novi Suda Aryani dengan inovasi KECO-LIFE: Pemanfaatan Tanaman Kecombrang sebagai Solusi Ganda untuk Penanggulangan Erosi dan Ketahanan Pangan di Sekolah, serta Dewa Ayu Fanny Apriliani dengan inovasi BANANA PLASTIK “Biu Gedang Saba” untuk Masa Depan.

Untuk kategori SMA/SMK/Sederajat, peserta yang berhasil lolos adalah Ni Putu Jeni Padma Gayatri dengan inovasi BONZALA (Abon Salak): Optimalisasi Hasil Panen Salak sebagai Produk Ikon Kuliner Tabanan, Ni Kadek Dinda Cantika Dewi dengan inovasi TAMAS (Tabanan Agricultural Monitoring and Analysis System), serta Ni Kadek Giyopani Santi Dewi dengan inovasi ECO BOKOR: Pemanfaatan Koran dan Kertas Bekas agar Memiliki Nilai Jual Tinggi.

Sementara itu, untuk kategori ASN (Aparatur Sipil Negara), tiga peserta yang melaju ke tahap selanjutnya adalah Ni Wayan Sri Yasmini dengan inovasi SAHABAT SELSA (Sapa Hati Berbasis AI Teknologi di SMP Negeri 1 Selemadeg), Febrina Rachmawati dengan inovasi SUNARI (Suara dan Aspirasi Murid), serta Ni Made Era Puspayani dengan inovasi PEDULI (Program Edukasi Unit Layanan Disabilitas).

Adapun kategori Komunitas Kreatif dan UMKM Desa, 3 nominatornya adalah I Gusti Ngurah Made Prabhaswara dengan inovasi Mesin Cacah Sampah Organik Bertenaga Surya sebagai Media Edukasi Energi Bersih Menuju Bali Emisi Nol 2045, I Made Sugianto dengan inovasi Pustaka Ekspresi: Inovasi Penerbitan Buku Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Literasi Desa, serta I Nyoman Widhi Adnyana dengan inovasi SIKADEK (Sistem Informasi Kebencanaan Desa Kukuh).

Lebih lanjut, Darma Ariantha menjelaskan, penentuan peserta yang lolos ke Tahap III dilakukan melalui sistem bobot nilai gabungan, yakni 60 persen dari hasil seleksi Tahap I dan 40 persen dari hasil penilaian Tahap II.

“Integrasi nilai dilakukan dengan menghitung total nilai kedua tahap tersebut. Hasilnya menunjukkan para inovator yang terpilih memang layak untuk maju ke Tahap Verifikasi Inovasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi tiga peserta terbaik di masing-masing kategori yang dinyatakan lolos Seleksi Tahap II, selanjutnya akan dilaksanakan Tahap Verifikasi Inovasi oleh Tim Juri.

“Teknis dan mekanisme pelaksanaan Verifikasi Inovasi akan dijelaskan melalui technical meeting yang direncanakan pada Rabu (12/11/2025) mendatang,” jelasnya.

Melalui ajang Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap tercipta budaya inovasi lintas sektor, mulai dari dunia pendidikan, ASN, hingga komunitas desa, guna mewujudkan Visi Besar Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. (ana)

Pegawai Laundry di Tuban Kedapatan Simpan Satu Kilo Ganja di Kamar Kos

AR, pegawai laundry kedapatan menyimpan ganja seberat satu kilogram di kamar kosnya.
AR, pegawai laundry kedapatan menyimpan ganja seberat satu kilogram di kamar kosnya.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Seorang pegawai laundry berinisial AR (29) digelandang petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali setelah kedapatan menyimpan ganja seberat 1,07 kilogram di kamar kosnya di kawasan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

AR hanya bisa tertunduk lesu saat kasusnya diungkap ke publik. Ia ditangkap dalam operasi gabungan BNNP Bali yang menyasar wilayah rawan peredaran narkoba di Tuban, Badung, dan Desa Pemogan, Denpasar, pada Selasa (4/11).

“Tersangka AR diamankan di kamar kos dengan barang bukti ganja seberat lebih dari satu kilogram,” ujar Kombes Pol. Tri Kuncoro, Penyidik Ahli Madya Bidang Pemberantasan BNNP Bali, dalam konferensi pers di Denpasar, Senin (10/11).

Selain menangkap AR, petugas juga melakukan tes urine acak terhadap warga sekitar lokasi operasi. Hasilnya, tiga orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika dan langsung dibawa ke Klinik Pratama BNN Bali untuk menjalani asesmen dan rehabilitasi sesuai tingkat ketergantungan.

Dari hasil pemeriksaan, AR mengaku hanya bertugas sebagai perantara. Ia menerima barang haram tersebut dari seseorang yang disebut sebagai “bos”-nya, yang kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Tugasnya hanya menerima dan menyimpan. Nantinya, bosnya yang akan memecah dan mengedarkan,” terang Tri Kuncoro.

AR diketahui baru dua bulan terlibat dalam jaringan narkoba ini. Sebagai imbalan, ia mendapatkan fasilitas tempat tinggal gratis dan uang saku dari bosnya. “Pengakuannya baru sekali menerima paket satu kilo, tapi sebelumnya sudah beberapa kali menerima paket lebih kecil,” tambahnya.

Atas perbuatannya, AR dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun. RA

Pemprov Bali Siapkan Regulasi Baru untuk Perlindungan Penyandang Disabilitas

audiensi Pusat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas (Puspadi) Bali bersama jajaran Komisi Disabilitas Bali dan sejumlah organisasi penyandang disabilitas di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, pada Senin (10/11/2025).
audiensi Pusat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas (Puspadi) Bali bersama jajaran Komisi Disabilitas Bali dan sejumlah organisasi penyandang disabilitas di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, pada Senin (10/11/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Pusat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas (Puspadi) Bali bersama jajaran Komisi Disabilitas Bali dan sejumlah organisasi penyandang disabilitas di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, pada Senin (10/11/2025).

Pertemuan ini menjadi ruang penyampaian aspirasi terkait penguatan perlindungan hukum, aksesibilitas, serta penanganan bencana yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Puspadi Bali yang diwakili Nengah Putu Juliani menyerahkan naskah akademik dan draft Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Inklusif.

Dokumen tersebut disusun melalui serangkaian dialog serta FGD dengan komunitas penyandang disabilitas di berbagai wilayah di Bali.

“Dokumen ini jauh dari sempurna, namun kami bangga dapat menyerahkannya sebagai bentuk perjuangan alat bantu dan perlindungan inklusif. Kami berharap aspirasi ini dapat ditelaah dan diakomodasi dalam regulasi pemerintah daerah,” ujar Juliani.

Ia menambahkan, sejumlah poin dalam draft Pergub juga dapat disinergikan dengan penyusunan Perda Disabilitas yang saat ini tengah digodok Pemprov Bali. Perda tahun 2015 dinilai sudah tidak relevan karena disusun sebelum lahirnya UU Nomor 16 tentang Disabilitas.

Para perwakilan komunitas disabilitas juga menyoroti pentingnya aksesibilitas di kantor pemerintahan, fasilitas publik, serta perlindungan hukum yang lebih kuat bagi seluruh ragam disabilitas, termasuk disabilitas mental.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat landasan hukum serta mempercepat pembahasan Perda Disabilitas.

“Dalam pembahasan Perda nanti, libatkan bapak dan ibu penyandang disabilitas, karena mereka yang paling memahami kebutuhan di lapangan. Saya minta rancangan Perda dan Pergub ini bisa diselesaikan tahun 2025 agar segera disahkan,” tegas Koster.

Gubernur juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk mempercepat pembangunan fasilitas umum yang ramah disabilitas. Selain itu, Pemprov Bali akan mendorong pembukaan peluang tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas di unit-unit yang sesuai.

“Inisiatif produk hukum ini sangat baik dan pasti akan kami akomodasi. Pemerintah berkewajiban memberikan hak dan perlindungan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk teman-teman penyandang disabilitas,” tambahnya.

Pertemuan tersebut menandai langkah penting kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi penyandang disabilitas dalam mewujudkan Bali yang lebih inklusif, aman, dan berkeadilan bagi semua. (rls) 

Nuanu dan Genius Group Resmi Mulail Kembangkan Genius City di Bali

Roger James Hamilton, CEO of Genius Group dan Lev Kroll, CEO of Nuanu Creative City.
Roger James Hamilton, CEO of Genius Group dan Lev Kroll, CEO of Nuanu Creative City.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Nuanu Creative City dan Genius Group Limited (NYSE American: GNS) resmi mengumumkan kerja sama untuk meluncurkan Genius City di Bali di kawasan khusus Nuanu. Kawasan itu nantinya berfokus pada edukasi di Tabanan.

Selaras dengan edukasi sebagai salah satu pilar utama Nuanu, Genius City akan menjadi cetak biru (blueprint) bagaimana pembelajaran berbasis AI bisa bersinergi dengan hubungan manusia.

Dengan total investasi sebesar Rp233 miliar (USD14 juta), proyek ini bertujuan untuk menciptakan sarana belajar berkonsep masa depan yang terbaik untuk masyarakat.

CEO of Nuanu Creative City Lev Kroll mengatakan, edukasi yang berkelanjutan, baik formal maupun informal, menjadi sumber kebahagiaan dan cara paling efektif untuk berkembang.

“Menemukan mitra untuk bekerja sama dan mampu menyediakan kesempatan belajar yang menyenangkan bagi orang lain adalah suatu keistimewaan (privilege). Kami tidak sabar untuk melihat bagaimana teknologi dapat memengaruhi dan membentuk edukasi sekaligus menjadikan Nuanu sebagai tempat lahirnya inovasi dan peluang,” ungkapnya.

Perjanjian kerja sama antara Nuanu Creative City dan Genius Group mencakup dua proyek utama.

Pertama, berkolaborasi dengan ProEd Global School, yang akan mengintegrasikan model Genius School dan program Genius Apprentice dalam kurikulumnya yang sudah ada serta memperluas program edukasi di Genius City dengan ekstrakurikuler di bidang teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI) sebagai materi utama.

Kedua, pengembangan dan kepemilikan ruang retret perusahaan di Nuanu dan ruang komunitas pengusaha, mencakup fasilitas konferensi (bagian dari MICE) dan ruang untuk akselerator, retret, dan lokakarya (workshops).

Sementara itu, CEO of Genius Group Roger James Hamilton, mengungkapkan, pihaknya sudah berdiskusi dengan Nuanu selama setahun terakhir untuk meluncurkan model Genius City.

“Kami berkesempatan untuk merumuskan ulang masa depan edukasi dalam sebuah kawasan kreatif yang sudah beroperasi, di mana penduduk dan pengunjung dapat mempelajari mempelajari dasar-dasar masa depan dalam kawasan berteknologi tinggi, ekonomi berorientasi layanan manusia, serta ekologi dan lingkungan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Nuanu dan Genius memperkirakan pendapatan tahunan dari dua kerja sama tersebut melebihi Rp333 miliar (USD20 juta), dengan laba tahunan sebesar Rp99 miliar (USD6 juta) dalam kurun waktu 4 tahun. Kolaborasi ini menjadi salah satu investasi terbesar di Bali di bidang edukasi, mencetak generasi pembelajar yang siap bersaing secara global dari Bali. (rls)