- Advertisement -
Beranda blog Halaman 636

Giri Prasta Apresiasi Hibah Pemprov Bali Bagi Desa Adat Tandeg

Bupati Giri Prasta bersama Gubernur Koster saat penyerahan hibah tanah Pemprov Bali untuk perluasan Pura Dalem Desa Adat Tandeg, pembangunan kantor perbekel, dan GOR Desa Tibubeneng di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Tandeg, Senin (8/5/2023).
Bupati Giri Prasta bersama Gubernur Koster saat penyerahan hibah tanah Pemprov Bali untuk perluasan Pura Dalem Desa Adat Tandeg, pembangunan kantor perbekel, dan GOR Desa Tibubeneng di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Tandeg, Senin (8/5/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, menyatakan pemberian hibah tanah seluas 67 are oleh Pemprov Bali bagi Desa Adat Tandeg dan Desa Tibubeneng sejalan dengan kebijakan Pemkab Badung dalam membangun infrastruktur di bidang budaya dan pemerintahan untuk mendukung kawasan Tibubeneng menjadi daerah wisata yang berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah pribadi dan masyarakat Desa Adat Tandeg dan Desa Tibubeneng saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bali karena telah menghibahkan aset tanah Pemprov untuk perluasan Pura Dalem Desa Adat Tandeg dan untuk Kantor Perbekel serta GOR Desa Tibubeneng,” ujar Giri Prasta di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Tandeg, Senin (8/5/2023).

Acara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dan dihadiri Ketua DPRD Badung, Putu Parwata; anggota DPRD Bali Nyoman Laka; anggota DPRD Badung Gusti Anom Gumanti; Camat Kuta Utara Putu Eka Permana; Perbekel Tibubeneng Made Kamajaya; Bendesa Adat Tandeg Wayan Martana, beserta tokoh dan masyarakat Desa Adat Tandeg.

Bupati Giri Prasta menambahkan, saat ini Pemkab Badung tengah melakukan simulasi atau skenario konsep pembangunan infrastruktur lalu lintas secara mendalam sebagai solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Canggu, Tibubeneng dan sekitarnya.

Pasalnya, opsi pelebaran bahu jalan ke kanan dan kiri maupun pembangunan fly over sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan, mengingat lahan yang sangat terbatas

Ia juga menegaskan, tetap berkomitmen menjaga dan mengembangkan industri wisata Canggu dan Tibubeneng melalui pengendalian alih fungsi lahan agar harmonisasi alam, masyarakat, dan budaya tetap lestari di tengah masifnya gempuran investor yang ingin membuka usaha di wilayah tersebut.

“Pengembangan industri pariwisata di Desa Tibubeneng kami upayakan tetap mengedepankan konsep Desa Wisata. Sehingga masyarakat, langsung mendapatkan benefit dari kegiatan kepariwisataan yang ada di wilayahnya. Ke depan kami juga akan bantu masyarakat yang ada di sini untuk membuat homestay di rumahnya masing-masing. Saya mau masyarakat Canggu Tibubeneng menjadi tuan di rumah sendiri,” tegasnya.

Atlet Vovinam Tabanan Raih 2 Emas dan 6 Perunggu Di SEA Games Kamboja

Atlet Vovinam Kabupaten Tabanan yang mewakili Indonesia di Kejuaraan SEA Games 2023 Kamboja

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Atlet Vovinam Kabupaten Tabanan yang mewakili Indonesia di Kejuaraan SEA Games 2023 Kamboja berhasil meraih dua emas dan enam perunggu selama dua hari berlaga.

Pada Sabtu, (6/5/2023) tim Indonesia mengikuti enam kategori perlombaan dengan perolehan satu emas dan tiga perunggu.

Emas diraih oleh I Gusti Agung Ayu Manik Trisna Dewi Wetan di kategori Dragon-Tiger Form Femele. Sedangkan tiga perunggu disumbangkan oleh atlet Vovinam lainnya yang bertanding dalam kategori berpasangan, yaitu Dual Form 1 Male; Leg Attack Technique – 4 Males, Each Perforn 2 Legs Attack Techniques dan Male Ying Yang Sword Form Team, 4 Males.

Kemudian, hari kedua yakni Minggu (7/5/2023) Kemarin, mereka kembali menyumbang satu emas dan tiga perunggu dengan jumlah kategori yang sama.

Ayu Manik Trisna Dewi kembali meraih emas pada kategori Ying Yang Sword Form Female. Dengan begitu, atlet asal Tabanan ini berhasil menyumbang dua medali emas untuk Indonesia.

Sementara, tiga perunggu juga disumbangkan dalam kategori berpasangan, yaitu Pair machete form male; Mix Basic Self – Defence Technique Team, 3 Females and 3 serta Famele Ying Yang Sword Form Team, 4 Females.

“Total ada 19 atlet Vovinam. 17 orang dari Tabanan, satu orang dari Gianyar dan 1 lagi dari Klungkung. Dengan rincian 5 putri dan 13 putra,” jelas Asisten Manager Vovinam Timnas Indonesia I Made Nurbawa saat dihubungi, Minggu (7/5/2023).

Atlet Vovinam Indonesia di Kejuaraan SEA Games 2023 Kamboja

Made Nurbawa yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Tabanan ini menyebutkan, total nomor yang diikuti Tim Vovinam Indonesia adalah 22 kategori dan semuanya termasuk dalam kategori perform atau seni.

“Pertandingan akan berlangsung sampai Selasa (9/5/2023) sore dan langsung penutupan,” tutup Nurbawa.

Bagikan Pupuk Organik Gratis, Bupati Klungkung Dorong Ke Pertanian Organik

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Bagikan Pupuk Organik

 

PANTAUBALI.COM, KLUNGKUNG – Wujudkan pertanian organik di wilayah Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama, Kapolres Klungkung AKBP I Nengah Sudiarta, Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Armen Kadis Pertanian IB. Gede Juanida dan Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Ketut Suadnyana kembali membagikan bantuan penyubur tanah berupa pupuk organik produksi TOSS Center di Subak Selisihan Kangin, Minggu (7/5).

Subak Selisihan Kangin menerima sebanyak 10 ton pupuk organik yang berjenis pupuk metode Osaki Jepang dicampur dengan Blackgold. Kedua pupuk organik ini telah diujicobakan kepada sejumlah tanaman pertanian ( padi , jagung , kedelai , bawang dan cabai) dan berhasil meningkatkan hasil produksi.

Bupati Suwirta berharap subak bisa serius menekuni pertanian organik, dan secara berkelanjutan akan dibantu dengan pupuk organik. Inilah salah satu upaya Pemkab Klungkung dalam mendukung mewujudkan mimpi pemerintah provinsi Bali yaitu program pertanian organik. “subak yang serius akan didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah dengan bantuan pupuk secara gratis,” ujar Bupati Suwirta seraya menebarkan pupuk.

Kelihan Subak Selisihan Kangin, Nyoman Swidana mengucapkan terima kasih kepada Bupati Suwirta atas bantuan pupuk organik tersebut. Subak Pegatepan memiliki luas 80 hektar, anggota 318 orang. “Kita menyambut baik pemberian pupuk organik gratis ini di masa kelangkaan pupuk kimia. Kami juga harapkan untuk seterusnya mendapat perhatian dari pemerintah, ” harap Nyoman Swidana (humasklk/yande)

Gubernur Koster Rancang Tempat Parkir dan Jalan Kendaraan Pelabuhan Sanur

Gubernur Koster didampingi Walikota Jaya Negara meninjau operasional Pelabuhan Sanur, Sabtu (6/5/2023).
Gubernur Koster didampingi Walikota Jaya Negara meninjau operasional Pelabuhan Sanur, Sabtu (6/5/2023).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, didampingi Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, meninjau operasional Pelabuhan Sanur pada Sabtu (6/5/2023).

Kegiatan itu juga diikuti Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, Nusakti Yasa Weda, Kepala Wilayah Kerja Sanur Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Kelas II Benoa, I Ketut Suratnata,Bendesa Adat Sanur Kaja, dan Bendesa Adat Kesiman.

Dalam tinjauannya, Gubernur Koster melihat langsung antusias masyarakat, dan wisatawan yang memanfaatkan Pelabuhan Sanur sebagai infrastruktur laut terintegrasi menuju Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Ceningan, dan Pulau Nusa Lembongan.

Kegiatan itu juga untuk memeriksa manajemen pengelolaan Pelabuhan Sanur untuk terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat hingga wisatawan.

Menyikapi berbagai pelayanan di Pelabuhan Sanur, Gubernur Koster menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, manajemen Pelabuhan Sanur dan semua agen di Pelabuhan Sanur akan segera melakukan rapat koordinasi untuk membahas sirkulasi keberangkatan dan kedatangan penumpang, akses jalan kendaraan, pelayanan parkir, dan harga tiket ke Nusa Penida.

“Untuk kantong parkir, Saya telah meminta Dinas PUPR Provinsi Bali untuk menghitung kebutuhan anggaran pembangunan tempat parkir, supaya bisa dianggarkan dalam anggaran perubahan tahun 2023 ini, karena lahan yang akan dimanfaatkan sebagai tempat parkir rencananya tanah milik Pemerintah Provinsi Bali yang luasnya mencapai sekitar tiga hektar,” tegasnya.

Kepala Wilayah Kerja Sanur Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Kelas II Benoa, I Ketut Suratnata kepada Gubernur Koster melaporkan, sejak Pelabuhan Sanur beroperasi, masyarakat dan wisatawan ke Pulau Nusa Penida terus mengalami peningkatan kunjungan.

“Rata-rata per harinya Pelabuhan Sanur melayani penumpang sampai 5.200 orang lebih dan kepadatan penumpang terjadi saat pagi hari yang rata-rata mencapai 2.000 sampai 3.000 orang lebih,” pungkasnya.

60 Peserta Ramaikan Lomba Mancing di Pantai Yeh Gangga

Suasana lomba mancing di Pantai Yeh Gangga dalam rangka penggalian dana pelaksanaan upacara di Pura Batu Rancang.
Suasana lomba mancing di Pantai Yeh Gangga dalam rangka penggalian dana pelaksanaan upacara di Pura Batu Rancang.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 60 peserta mengikuti lomba mancing di pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Minggu (7/5/2023).

Kegiatan ini digelar oleh masyarakat setempat untuk penggalian dana Karya Balik Sumpah, Mamungkah, Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit Pura Batu Rancang Banjar Yeh Gangga.

Ajang ini juga untuk pengenalan potensi wisata memancing di pantai Yeh Gangga.

Para peserta yang sebagian besar penggemar olahraga memancing ini tampak antusias mengikuti perlombaan yang dimulai sejak pukul 16.00 WITA.

Ketua penggalian dana lomba mancing, Dewa Putu Tulus, mengatakan bahwa pihaknya menggelar lomba memancing di pinggir pantai karena banyaknya kegiatan mancing di daerah tersebut.

“Ramainya ketika memasuki pertengahan tahun saat ombak mulai agak surut dan nelayan mulai melaut,” ujarnya.

Bahkan biasanya kegiatan memancing juga dilakukan hingga ke tengah laut yang banyak dilakukan oleh nelayan setempat. Namun, kali ini panitia tidak melibatkan kelompok nelayan. “Biar lebih praktis, tapi tidak mengurangi keseruannya,” jelas Putu Tulus.

Ia menjelaskan, dalam perlombaan ini, para peserta diharuskan membeli kupon seharga Rp50 ribu. Peserta yang berhasil mendapat ikan dengan bobot terberat akan menjadi pemenang. Juara 1 akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta, juara 2 Rp800 ribu dan juara 3 Rp500 ribu.

Bendesa Adat Yeh Gangga I Ketut Dolia mengatakan, potensi wisata di Pantai Yeh Gangga cukup banyak. Salah satunya kegiatan memancing tetapi memang belum banyak yang mengetahui.

“Mudah-mudahan dengan lomba mancing ini lebih banyak yang tahu,” ujarnya.

Pihak desa adat telah melakukan beberapa penataan di Pantai Yeh Gangga karena selama ini banyak dikunjungi wisatawan terutama warga lokal Tabanan. Penataan tersebut seperti parkir dan kawasan pantai sehingga membuat pengunjung lebih nyaman.

Sementara itu, Perbekel Desa Sudimara I Nyoman Ariadi mengapresiasi kegiatan lomba mancing di pinggir pantai tersebut. Ia berharap pihak panitia beserta desa adat bisa memaksimalkan potensi yang ada untuk kegiatan sosial keagamaan.

“Sebelumnya sudah membuat lomba mancing di air deras. Ini ide bagus dan bisa mengembangkan daerah utamanya untuk kegiatan wisata,” ujarnya. (ana)

Tiga Peserta Konvoi Kelulusan Kecelakaan di Tukad Bangkung

Salah satu motor peserta konvoi kelulusan SMA yang rusak dalam kecelakaan di Tukad Bangkung, Jumat (5/5/2023).
Salah satu motor peserta konvoi kelulusan SMA yang rusak dalam kecelakaan di Tukad Bangkung, Jumat (5/5/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Tiga pengendara motor yang ikut dalam konvoi kelulusan SMA mengalami kecelakaan di Jembatan Tukad Bangkung, Jumat (5/5/2023).

Informasinya, ketiga pengendara motor itu berinisial IMA (20), IGN (18), dan IKA (21) dan diketahui bukan pelajar yang lulus di tahun ini.

Mereka sekadar ikut-ikutan konvoi dengan mengenakan seragam pelajar SMA dan ikut aksi corat-coret seragam.

Saat ini ketiganya masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada. Menurut sumber di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Badung, kasus kecelakaan ini sedang diselidiki.

“Saat ini sudah dalam tahap penyelidikan,” ujar salah satu petugas Unit Laka Lantas Polres Badung.

Di antara ketiga pengendara yang kecelakaan itu, satu orang mengalami patah di bagian kaki kanannya. Dua orang lainnya mengalami luka lecet. (ann)

Pasar Semat Sari di Tibubeneng Kebakaran

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kebakaran terjadi pada Pasar Semat Sari di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, kebakaran pada Jumat (5/5/2023) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WITA itu membuat sebagian besar lapak ludes terbakar.

“Jumlah lapak yang terbakar diperkirakan sebanyak 90 unit,” jelas Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana, Sabtu (6/5/2023).

Ia menyebut sejauh ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, titik api diperkirakan muncul dari salah satu kios dekat toilet di sisi timur pasar tersebut.

“Kan saya masih jualan mbak. Nah, karena panik, saya minta bantuan tukang sapu dan telepon kepala pasar,” kata Purwati (53), saksi yang juga pedagang di pasar tersebut.

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Badung dikerahkan untuk menanggulangi api.

Proses pemadaman berlangsung hingga Sabtu (6/5/2023) dini hari.

Secara terpisah, Kepala Pasar Semat Sari, Made Punia Dwija, mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada stan sembako, baju, hp, kelapa, sandal, jajanan, canang, daging ayam, daging sapi, serta daging babi. (ann)

Dukung Konsep Ngayah, Bupati Sanjaya Hadiri Kikian Festival 2023

Bupati Sanjaya menghadiri Kikian Festival 2023 yang digelar di depan Balai Banjar Desa Adat Kikian, Desa Pupuan Sawah, Selemadeg, Sabtu (6/5/2023).
Bupati Sanjaya menghadiri Kikian Festival 2023 yang digelar di depan Balai Banjar Desa Adat Kikian, Desa Pupuan Sawah, Selemadeg, Sabtu (6/5/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Desa Adat Kikian, Desa Pupuan Sawah, Selemadeg menggelar Kikian Festival 2023 dengan konsep konser amal “Ngayah” sebagai ajang untuk penggalian yang berlangsung dari pada 5 hingga 6 Mei 2023.

Festival yang digelar di depan Balai Banjar Desa Adat Kikian, Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg ini bertujuan untuk penggalian dana dalam pembangunan Pura Puseh Desa Adat Kikian ini menghadirkan artis-artis Bali ternama dan dihadiri secara langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, Sabtu, (6/5/2023).

Turut hadir anggota DPRD Tabanan, Made Suryani, OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Selemadeg, Perbekel serta Bendesa Adat setempat.

Bupati Sanjaya merasa bangga sekaligus bersyukur memiliki Desa Adat maupun Desa Dinas yang tidak pernah menyerah dengan keadaan serta mampu melakukan inovasi membangun Desa setelah mengalami masa susah diterjang pandemi. Begitu juga dengan langkah fundamental untuk mendorong geliat ekonomi dengan menginisiasi festival yang tentunya mampu menggali potensi-potensi yang ada di Desa.

Pagelaran yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan beberapa artis ternama di Bali diantaranya Lolot, Celekontong Mas, Ayu Saraswati, Dek Ulik, Widi Widiana, Ray Peni, Bagus Wirata, Yan Srikandi, Gus Jody, serta pembawa acara Kakul dan Keyla.

Selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sekaligus mendukung Kikian Festival 2023, apalagi dengan konsep Ngayah. Konsep ini dikatakan Sanjaya sangat sesuai dengan apa yang digaungkan pihaknya kepada seluruh jajaran dalam mewujudkan visi Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, (AUM).

“Dari sisi pembangunan, Desa Adat Kikian, Pupuan Sawah saya lihat sudah sangat luar biasa. Astungkara tiang punya janji dulu ketika tiang bisa menjadi Bupati, tiang komitmen bagaimana memperbaiki infrastruktur jalan yang ada di Selemadeg. Astungkara begitu tiang masuk menuju Desa ini, syukur jalan sudah terhotmix, gotnya bagus dan saya juga sangat bangga dengan kekompakan yang dimiliki oleh masyarakat,” ujar Sanjaya.

Orang nomer satu di Tabanan itu juga berpesan agar seluruh masyarakat mampu merawat infrastruktur yang telah ada juga tidak kalah pentingnya agar selalu memperhatikan kelestarian lingkungan karena sebagian besar masyarakat Tabanan sangat tergantung pada kelestarian lingkungan. Yang mana Tabanan merupakan daerah agraris yang tergantung pada hasil pertanian yang diharapkan mampu dipertahankan dan ditingkatkan guna menunjang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Sanjaya juga mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan yang ada di Desa Adat Kikian agar selalu berkoordinasi dengan pihaknya, baik terkait pembangunan ataupun koordinasi tentang program-program yang bermanfaat untuk masyarakat.

Sebelumnya saat audiensi ke Kantor Bupati, Kapyot selaku penggerak Kikian Festival 2023 yang juga seorang youtuber menuturkan bahwa festival konser amal ini merupakan festival pertama di Desa Kikian dengan konsep total Ngayah untuk pembangunan Pura Desa Kikian. Semua hasil dari festival, berupa penjualan tiket donatur dan lainnya dikatakannya semua akan dialokasikan untuk pembangunan parhyangan Puseh Desa setempat.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Bale Mundak Hangus Terbakar

Bale mundak milik Sumantra, warga Banjar Samsaman Kelod, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan usai kebakaran pada Sabtu (6/5/2023).
Bale mundak milik Sumantra, warga Banjar Samsaman Kelod, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan usai kebakaran pada Sabtu (6/5/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bangunan bale mundak milik I Made Sumantra (59), warga Banjar Samsaman Kelod, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, hangus akibat kebakaran pada Sabtu (6/5/2023) sekitar pukul 16.30 WITA.

Api diduga berasal dari korsleting listrik yang menyebabkan meteran listrik meledak. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp 150 juta.

Kapolsek Kerambitan, Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti, mengungkapkan saat kejadian Sumantra sedang istirahat di kamar.

“Korban mendengar bunyi ledakan di luar. Kemudian, korban keluar rumah dan melihat ada asap di bale mundak,” ujar Komang Sri Subakti.

Mengetahui hal itu, korban meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api dan menghubungi menghubungi pemadam kebakaran.

“Sekitar pukul 16.45 WITA datang satu unit mobil pemadam kebakaran dan api bisa dipadamkan sekitar pukul 17.10 WITA,” imbuhnya. (ana)

Kecelakaan Laut di Karangasem, Satu Nelayan Dilaporkan Hilang

Proses pencarian nelayan hilang dalam kecelakaan laut di Karangasem pada Sabtu (6/5/2023).
Proses pencarian nelayan hilang dalam kecelakaan laut di Karangasem pada Sabtu (6/5/2023).

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Seorang nelayan bernama Gede Suwitra (38) asal Banjar Dinas Eka Adnyana, Desa Tianyar Timur, Kecamatan Kubu dilaporkan hilang setelah perahunya dihantam ombak besar saat melaut pada Sabtu (6/5/2023) pagi.

Kecelakaan laut tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 WITA. Saat itu, Suwitra sedang melaut bersama dua orang temannya yang kondisinya selamat dalam insiden ini.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali, I Wayan Suwena, menyebut proses pencarian dimulai sekitar pukul 10.00 WITA.

“Penyisiran di sekitar tempat kejadian ke arah barat dari Pos Ditpolair Polda Bali-Pos Kubu,” ujar Suwena.

Ia menyebut, proses pencarian pertama berlangsung sampai mendekati pukul 12.00 WITA. Namun, pencarian yang melibatkan tim gabungan tersebut belum membuahkan hasil.

“Pencarian shorti pertama hingga pukul 11.55 WITA masih belum membuahkan hasil,” ungkapnya.

Sejauh ini, proses pencairan yang melibatkan Basarnas Bali, Kodim 1623/Karangasem, Polsek Kubu, Ditpolair Polda Bali Pos Kubu 7, Bakamla Bali, Polres hingga BPBD dan Balawista Karangasem masih berlangsung. (ana)