- Advertisement -
Beranda blog Halaman 634

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Menyapa dan Berbagi di Selemadeg Timur dan Kerambitan

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya didampingi Kepala OPD terkait serta Sekretaris dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, melaksanakan aksi Menyapa dan Berbagi di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kerambitan, Jumat, (14/7/2023).
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya didampingi Kepala OPD terkait serta Sekretaris dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, melaksanakan aksi Menyapa dan Berbagi di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kerambitan, Jumat, (14/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Tak hentinya berikan perhatian dan salurkan motivasi bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan solidaritas dan rasa empati, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya mewujudkan hal tersebut melalui aksi Menyapa dan Berbagi yang dilakukannya secara road show bersama jajaran di Kabupaten Tabanan.

Kali ini, Jumat, (14/7/2023), Ny. Rai Wahyuni Sanjaya didampingi Kepala OPD terkait serta Sekretaris dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, melaksanakan aksi Menyapa dan Berbagi di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kerambitan.

Sebelumnya pada, Senin, 10 Juli 2023, pihaknya telah melaksanakan aksi sosial tersebut di Kecamatan Marga yang turut juga dihadiri oleh para Kader PKK Kecamatan dan Desa hingga para Kader Posyandu.

Meskipun beberapa kali telah berkunjung ke Selemadeg Timur, sebagai lokasi kunjungan yang pertama, namun perhatian dan rasa rindu tak kunjung surut pada masyarakat.

Ny. Rai Sanjaya pastikan dapat bertatap muka, menyentuh masyarakat secara merata, sekaligus memberikan bantuan bagi para penerima manfaat di setiap kecamatan.

“Ini adalah bentuk perhatian dari Pemkab Tabanan, dari Bapak Bupati dan melalui saya dari PKK, untuk tetap memperhatikan Ibu Bapak sareng sami, para lansia, ibu hamil dan alit-aliit semuanya, sekaligus untuk memberikan motivasi dan semangat,” ucap Bunda Rai pagi itu.

Adapun penerima bantuan ditargetkan kepada para kader PKK, Lansia, Ibu Hamil dan Balita dengan rincian penerima bantuan di Selemadeg Timur yakni, 25 Lansia, 20 Ibu Hamil, 25 Balita dan 100 Kader PKK dan dilanjutkan dengan penerima bantuan di Kecamatan Kerambitan yakni kepada 25 Lansia, 20 Ibu Hamil, 25 Balita dan 150 Kader PKK yang terdiri dari beras, telur dan susu serta kebutuhan pokok lainnya.

Di samping itu, dalam setiap kunjungannya, selain memastikan kehadirannya menjadi manfaat bagi masyarakat setempat, juga digunakan untuk terus mensosialisasikan program kerja PKK yang menjadi tujuan pembangunan Tabanan serta mempercepat tercapainya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

Termasuk sosialisasi yang berfokus pada ketahanan pangan keluarga yakni AKU HATINYA PKK, Pembatasan Timbunan Sampah Plastik dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, serta Penanganan Stunting.

“Kehadiran kami, ingin terus mensosialisasikan, karena merupakan tugas unggulan, ada 10 program pokok dan ada yang namanya program unggulan. Jadi mana yang prioritas, sesuai dengan kondisi dan situasi saat ini” terangnya.

Srikandi Tabanan yang akrab disapa Bunda Rai itu, juga berpesan agar masyarakat dapat memanfaatkan sampah yang ada di rumah tangga. Seluruhnya saling berkaitan, menanam tanaman yang bermanfaat dengan program Aku Hatinya PKK, juga dapat memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai pupuk, di mana pemanfaatan tersebut juga mampu mengurangi timbunan sampah di kalangan keluarga.

Selebihnya, Bunda Rai juga menekankan, ibu-ibu dan kader posyandu untuk semakin menggencarkan sosialisasi terkait stunting. Apalagi saat ini, Kabupaten Tabanan telah berhasil meraih predikat penghargaan penanganan stunting terbaik tingkat nasional, yang di mana hal tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi Tabanan

“Kita harus bangga, artinya kerja keras kita, sinergi kita sudah berjalan dengan baik. Oleh sebab itu harus ditingkatkan lagi, sebab berkat sosialisasi kita, intervensi kita, saling sinergi dengan stakeholder yang berjalan dengan sangat bagus. Mari kita tingkatkan lagi agar angka stunting di Kabupaten Tabanan bisa menjadi tidak ada atau nihil. Saya bangga sekali dengan SDM orang-orang Tabanan, seperti yang sering diucapkan Pak Bupati, harus “Bangga Jadi Orang Tabanan,” ujarnya.

Menyambut baik kunjungan Bunda Rai beserta jajaran, terlebih akan perhatiannya yang tiada henti, termasuk Camat Kerambitan dan Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan yang tak hentinya mengungkapkan ucapan terima kasih.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Menyapa dan Berbagi, di mana itu merupakan salah satu bentuk perhatian dari Ibu Ketua Kepada masyarakat. Dengan turun dan bertemu langsung, tentu merupakan hal yang sangat besar artinya bagi kami. Di mana sosok Ibu begitu dekat dengan anak-anaknya.” Ungkap Ni Komang Ayu Ratmini, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan.

Pihaknya juga berharap, program ini dapat terus berjalan ke depan sebagai bentuk kepedulian social dalam mewujudkan Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. “Kami mewakili masyarakat Kecamatan Kerambitan mengucapkkan, terima kasih yang sebesar-besarnya, harapannya semoga amal kebaikan yang dilakukan kepada Masyarakat, akan tetap menjadi mutiara di hati Masyarakat,” tuturnya. (rls)

Bersama KPK RI, Badung Laksanakan Rapat Program Koordinasi Pencegahan Korupsi

Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menghadiri sekaligus membuka acara Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi TW II-2023 di Kabupaten Badung, Jumat (14/7/2023).
Pencegahan Korupsi (3)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri sekaligus membuka acara Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi TW II-2023 di Kabupaten Badung.

Rapat berlangsung di Ruang Kriya Gosana, Kantor Bupati Badung, Jumat (14/7/2023) ini dihadiri Direktur Korsup Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) yang diwakilkan oleh Kasatgas Pencegahan Wilayah V.2 Nurul Ichsan Al Huda.

Person in Charge (PIC) Korsup KPK RI Wilayah Bali Handayani beserta jajaran, Perwakilan Irjen Kementerian Dalam Negeri, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Badung Heryanto, Perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung, Korwas Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) Perwakilan BPKP Provinsi Bali Joko Sunaryanto, beserta Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPK RI atas Koordinasi yang baik selama ini sehingga Program Pencegahan Korupsi di Kabupaten Badung berjalan dengan baik.

Dikatakan bahwa KPK RI telah melakukan Koordinasi dan Supervisi dengan instansi yang berwenang, melakukan pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan melakukan monitoring terhadap penyelenggaraan pemerintah.

Pada Rapat kali ini Pemkab Badung membahas beberapa area intervensi yang terdapat dalam Monitoring Center For Prevention (MCP) antara lain Progres Penertiban Aset, Progres Capaian Pendapatan Pajak dan Penagihan Pajak Tertunggak serta Progres Capaian Area Pengawasan APIP.Rapat Koordinasi ini merupakan kegiatan penting dalam upaya untuk menginventarisir  permasalahan-permasalahan Pemerintah Daerah.

“Secara garis besar sudah banyak disampaikan pada diskusi dan rekomendasi dari rapat hari ini salah satunya adalah penertiban aset, kedepan bersama Kepala BPN akan membentuk satu Tim kerjasama terkait penertiban aset sehingga penerbitan untuk sertifikat aset yang hingga saat ini belum bisa terbit bisa segera terlaksana,” ujar Adi Arnawa seraya mengatakan bahwa terdapat 401 aset saat ini masih dalam proses di BPN Badung karena adanya kendala di lapangan sehingga belum bisa memenuhi administrasi persyaratan penerbitan sertifikat aset.

Sekda Adi Arnawa juga menyampaikan untuk penagihan piutang pajak agar segera didorong melaksanakan kerjasama dengan pihak Kejaksaan dalam melakukan penagihan termasuk membuat satu instrumen hukum dalam rangka percepatan upaya penagihan khususnya PBB yang mana banyak persoalan bersumber dari pelimpahan kewenangan dari KPP Pratama ke Pemerintah Daerah.

”Kita tidak boleh diam, kita dorong untuk tetap melakukan upaya penagihan terutama dalam rangka optimalisasi peningkatan pendapatan daerah dan kepala bapenda sudah menyampaikan upaya, langkah yang akan dilakukan dan ditempuh, tentu kita berharap apa yang menjadi rekomendasi hari ini benar-benar semua perangkat daerah di Kabupaten Badung pelaksanaannya, sehingga pada di akhir Tahun 2023 capaian progres dari pada MCP Kab. Badung sesuai sebagaimana harapan dari KPK,” tegas Sekda Adi Arnawa setelah mendengar pemaparan MCP Kepala BPKAD, Kepala Bapenda dan Inspektorat Kabupaten Badung.

Sementara itu Kasatgas Pencegahan Wilayah V.2 Nurul Ichsan Al Huda mengapresiasi atas kinerja Pemerintah Badung yang telah melaksanakan upaya-upaya dalam menyelesaikan persoalan yang ada terutama masalah Aset dan Penagihan Piutang Pajak.

”Selalu Koordinasi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait agar permasalahan yang ada bisa diselesaikan dengan baik dan tugas pencegahan terlaksana dengan baik pula,” ujar Kasatgas. (rls)

220 Polisi akan Amankan Pelaksanaan Pilkel 2023

Pelaksanaan apel kesiapan dalam rangka pengamanan Pilkel 2023 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan bertempat di Polres Tabanan pada Jumat (14/7/2023).
Pelaksanaan apel kesiapan dalam rangka pengamanan Pilkel 2023 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan bertempat di Polres Tabanan pada Jumat (14/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan akan mengerahkan 220 personel dalam pelaksanan Pemilihan Perbekel (Pilkel) 2023 yang digelar serentak pada 23 Juli 2023 mendatang.

Ratusan personel tersebut telah disiapkan dengan menggelar apel di Polres Tabanan pada Jumat (14/7/2023) dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan.

“Ini merupakan sinergitas TNI-Polri dan Pemkab Tabanan untuk bersama-sama sukseskan Pemilihan Perbekel 2023 di Kabupaten Tabanan agar dapat berjalan secara jujur, aman dan damai,” ujar Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes dalam sambutannya.

Ia menambahkan, berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Kabupaten Tabanan akan melaksanakan pemilihan perbekel atau kepala desa secara serentak sesuai jadwal yang telah disusun oleh Badan Pemberdayaan.

Massa kampanye dimulai hari ini, Jumat (14/7/2023) hingga 16 Juli 2023. Dilanjutkan persiapan prasarana TPS pada 17 – 18 Juli 2023 dan masa tenang pada 19 – 20 Juli 2023.

Kemudian, pengiriman surat panggilan pemilih pada 21 – 22 Juli 2023 serta pencoblosan atau pemungutan suara dilaksanakan 23 Juli 2023. Terakhir akan dilaksanakan pelantikan pada 25 September 2023.

“Dalam pelaksanaan pengamanan agar masing- masing personel menyiapkan perlengkapan dan perbekalan serta menyiapkan mental dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKBP Leo Dedy.

Turut hadir dalam apel, yakni Dandim 1619 Udayana, PJU Polres Tabanan, Kasat Pol PP, Kapolsek dan Danramil yang wilayahnya melaksanakan Pilkel, tiga Pleton Bhabinkamtibmas, satu Pleton Bhabinsa, Pleton Gabungan Reskrim dan Intel dan satu Pleton Satpol PP. (ana)

BUMDes dan LPD Tergerus Longsor, Warga Karyasari Gelar Pecaruan

Kondisi Kantor BUMdes dan LPD Desa Karyasari di Kecamatan Pupuan akibat longsor pada Jumat (7/7/2023).
Kondisi Kantor BUMdes dan LPD Desa Karyasari di Kecamatan Pupuan akibat longsor pada Jumat (7/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, akan menggelar upacara pecaruan dan guru piduka pada Sabtu (15/7/2023).

Upacara ini dilakukan sebagai bentuk permohonan minta maaf secara sekala dan niskala setelah gedung kantor BUMDes dan LPD desa setempat tergerus longsor.

“Pecaruan dan guru piduka dilakukan besok (15/7/2023) melibatkan semua krama desa adat dan dinas Karyasari,” ujar Perbekel Karyasari I Wayan Muliastra, Jumat (14/7/2023).

Kemudian, untuk pelayanan desa adat dan LPD sementara dipindah ke Kantor Perbekel Desa Karyasari yang jaraknya 100 meter dari lokasi longsor.

“Tempatnya kami bagi agar pelayanan kepada masyarakat tetap jalan,” jelas Muliastra.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPRPKP serta BPBD Tabanan untuk melakukan tindakan penanganan. Bahkan, pengecekan juga telah dilakukan.

Disamping itu, bangunan yang masih tersisa yakni BUMdes dan LPD telah miring sehingga perlu penanganan cepat untuk dirobohkan sehingga masyarakat tidak ketakutan beraktivitas di area tersebut.

“Kami menunggu arahan dari Dinas PU dan BPBD terkait penanganan selanjutnya, agar saat terjadi hujan tanahnya tidak tergerus lagi,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala BPDB Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menjelaskan, bangunan akan dirobohkan. Namun, pelaksanaanya belum bisa dipastikan sebab anggaran BPBD untuk menyewa alat berat tidak mencukupi.

“Terkait penanganan, kami telah berkoordinasi dengan Dinas PU dan untuk anggaran nantinya bersumber dari Bakeuda (Badan Keuangan Daerah),” jelas Srinadha.

Seperti diberitakan, kantor BUMdes dan LPD (Lembaga Perkreditan Desa) Desa Karyasari kondisinya sekarang ini miring akibat sebagian tanahnya tergerus longsor beberapa hari lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan pada Jumat (7/7/2023) lalu mengakibatkan longsor yang membuat lenyap gedung Kantor Desa Adat Karyasari dan gudang BUMDes.

Dua gedung yang masih satu area itu tergerus ke Tukad Yeh Mada yang memiliki kedalaman lebih dari 25 meter.

Yang tersisa hanya gedung kantor BUMDes dan LPD yang berada di lantai dua. Namun, tidak bisa dipakai sebab sebagian pondasi bangunan ikut tergerus.

Tidak hanya itu, peristiwa longsor ini juga merusak setra (kuburan) Desa Karyasari seluas satu hektare yang berlokasi di bawah bangunan. (ana)

Bupati Sanjaya Lantik 4 Pejabat Kadis dan Kaban

Pelantikan empat pejabat Eselon IIB atau setingkat kepala dinas (kadis) dan kepala badan (kaban) di Command Center (TCC), Kantor Bupati Tabanan, Kamis (13/7/2023).
Pelantikan empat pejabat Eselon IIB atau setingkat kepala dinas (kadis) dan kepala badan (kaban) di Command Center (TCC), Kantor Bupati Tabanan, Kamis (13/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melantik empat pejabat Eselon IIB atau setingkat kepala dinas (kadis) dan kepala badan (kaban) yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian seleksi lelang jabatan terbuka sejak Mei 2023 lalu.

Keempat pejabat yang dilantik tersebut, yakni I Gusti Made Darma Ariantha yang sebelumnya menjabat Camat Tabanan dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).

I Nyoman Srinadha Giri sebelumnya Kepala Bagian Perekonomian Setda Tabanan dilantik sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Ida Bagus Surya Wira Andi sebelumnya Wakil Direktur RSUD Tabanan sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Diskes).

Kemudian, Ni Wayan Mariati sebelumnya Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tabanan  dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).

Selain itu, Bupati Sanjaya juga melantik 23 orang jabatan administrator selaku Eselon III dan 12 orang jabatan pengawas selaku Eselon IV.

Pelantikan dilakukan secara hybrid di Tabanan Command Center (TCC), Kantor Bupati Tabanan, Kamis (13/7/2023).

“Saya ingatkan kembali, mutasi adalah suatu hal yang biasa, tidak ada hal yang luar biasa. Semua berdasarkan pertimbangan logis yang menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi,” ujar Bupati Sanjaya.

Ia juga menekankan, semua yang dilantik harus siap untuk bekerja dan berkolaborasi, bukan lagi belajar.

Dikatakan, pelantikan ini adalah sebuah kehormatan dan tugas yang harus diemban serta dijalankan bersama.

“Asalkan didasari dengan konsistensi, kerja bersama, kolaborasi dan saling membantu antar instansi,” sambungnya.

Pihaknya juga berharap, melalui pengambilan sumpah jabatan terhadap para pejabat yang dilantik hari ini mampu mempercepat terwujudnya Visi Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani.

Adapun pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Sekda Tabanan dan Kepala BKPSDM serta disaksikan oleh Asisten I dan III, Kepala Inspektorat, dan rohaniawan.

Pelantikan tersebut juga dihadiri secara daring oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan camat se-Kabupaten Tabanan. (ana) 

Tonjolkan Budaya Lokal, Festival Jatiluwih Digelar 22-23 Juni 2023

Patung Dewa Sedana dan Dewi Sri terbuat dari anyaman bambu yang ada di FestivaL Jatiluwih 2023.
Patung Dewa Sedana dan Dewi Sri terbuat dari anyaman bambu yang ada di FestivaL Jatiluwih 2023.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah sempat diundur pada Juni lalu akibat jadwal yang bertepatan dengan Bulan Bung Karno, Festival Jatiluwih akan digelar pada 22 – 23 Juli ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Manager Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih I Gede Made Alitoya Winaya.

“Kami sudah audiensi dengan Bapak Bupati dan di-support. Tanggal 22 Juni dilakukan opening ceremony dan 23 Juni penutupannya,” ujarnya, Kamis (13/7/2023).

Alit menjelaskan, konsep pergelaran festival masih sama dengan rencana awal yakni mengangkat kearifan lokal dengan menonjolkan aktivitas pertanian di Subak Jatiluwih.

“Karena bulan Juli ini bertepatan dengan masa petani mulai menggarap sawah sehingga aktivitas metekap (membajak sawah) yang diangkat dalam festival,” jelasnya.

Selain itu, sambung Alit, festival akan dimeriahkan dengan hiburan seperti tari-tarian, baleganjur kreasi dari yowana setempat. Selanjutnya, juga ada pameran produk UMKM dari masyarakat Desa Jatiluwih, seperti beras merah dan juga produk turunannya.

“Jadi hampir 80 persen mengangkat kearifan lokal di Jatiluwih,” ungkapnya.

Adapun tempat pergelaran festival akan dipusatkan di Jatiluwih Space. “Untuk pengunjung yang ingin menonton akan dilayani dengan shuttle bus atau bisa juga menyewa sepeda yang disewakan oleh warga,” imbuh Alit.

Pihaknya berharap, dengan dilaksanakan festival ini bisa menjadikan DTW Jatiluwih tetap eksis dikenal oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Sementara itu, Alit menyebut, kunjungan wisatawan di DTW Jatiluwih mengalami peningkatan. Saat ini, rata-rata kunjungan per hari mencapai 900 orang sedangkan pada Juni lalu hanya mencapai 700 orang per hari.

“Kunjungan didominasi wisatawan asing dari Eropa yakni hampir 70 persen dan sisanya wisatawan lokal,” sebutnya. (ana)

Percantik Wajah Kota, Bupati Sanjaya Segerakan Penataan Lapangan Alit Saputra

Bupati Sanjaya meninjau secara langsung Lapangan Alit Saputra pada Selasa (11/7/2023) didampingi Kepala Dinas PUPRPKP, Sekban Bappeda, dan beberapa OPD terkait serta pihak konsultan perencana. 
Bupati Sanjaya meninjau secara langsung Lapangan Alit Saputra pada Selasa (11/7/2023) didampingi Kepala Dinas PUPRPKP, Sekban Bappeda, dan beberapa OPD terkait serta pihak konsultan perencana. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komitmen Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E, M.M, untuk menata Lapangan Alit Saputra di Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, akan segera terealisasi.

Rencananya, penataan ini akan berlangsung dalam hitungan beberapa hari ke depan karena SPMK (Surat Pernyataan Melakukan Pekerjaan) telah terbit pada 11 Juli 2023.

Hal ini terungkap setelah Bupati Sanjaya meninjau secara langsung Lapangan Alit Saputra pada Selasa (11/7/2023) didampingi Kepala Dinas PUPRPKP, Sekban Bappeda, dan beberapa OPD terkait serta pihak konsultan perencana.

Sehubungan perbaikan tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan permohonan maaf sekaligus permakluman kepada masyarakat yang selama ini menggunakan Lapangan Alit Saputra.

“Dimohon agar masyarakat Tabanan yang selama ini memakai kawasan Lapangan Alit Saputra untuk beraktivitas dan lainnya untuk sementara mengalihkan ke tempat lainnya seperti areal Garuda Wisnu Serasi atau lapangan Wagimin di Jambe,” ujar Bupati Sanjaya, Selasa (11/7/2023).

Bupati Sanjaya menjelaskan, proses penataan Lapangan Alit Saputra akan berlangsung ke dalam dua tahap. Untuk tahap pertama dilaksanakan pada bulan ini dengan pagu sebesar Rp7,03 miliar dan nilai kontraknya sebesar Rp6,7 miliar. Sedangkan penataan tahap kedua akan dilanjutkan pada 2024 .

“Perlu waktu lama sehingga akan berlangsung sebanyak dua tahap. Tahap pertama di 2023 dan 2024 nanti,” katanya.

Bupati Sanjaya menegaskan, penataan Lapangan Alit Saputra sebagai bentuk realisasi komitmen Pemkab Tabanan untuk menyediakan ruang terbuka hijau yang layak, humanis, dan estetis.

Kelayakan tersebut untuk menunjang aktivitas masyarakat, khususnya yang sedang berolahraga, agar lebih nyaman dan menyenangkan karena akan dilengkapi dengan lintasan jogging selebar enam meter.

Sementara dari sisi estetika, Lapangan Alit Saputra ke depannya akan dilengkapi taman dan ornamen. Kehadiran taman di Lapangan Alit Saputra ini salah satunya akan melengkapi fasilitas bermain yang telah ada pada Taman Bunda PAUD di sisi utara.

Selain itu, penataan Lapangan Alit Saputra ini juga untuk membuat aktivitas upacara atau apel peringatan hari-hari nasional jauh lebih representatif.

Dia berharap penataan ini pada nantinya bisa menjadikan Lapangan Alit Saputra sebagai ruang terbuka publik yang ikonik. “Menjadi tempat yang layak untuk dikunjungi yang ngetren dan instragrammable,” tukasnya. (rls)

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Keracunan Miras di Desa Kukuh

Polisi melakukan identifikasi di TKP keracunan miras, Banjar Tegal, Desa Kukuh.
Polisi melakukan identifikasi di TKP keracunan miras, Banjar Tegal, Desa Kukuh.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polisi masih menyelidiki kasus keracunan miras yang dialami lima orang warga di Banjar Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga beberapa hari lalu.

Kapolsek Marga AKP I Wayan Suta Arcana mengatakan, sampai saat ini telah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan beberapa saksi, termasuk penjual miras.

“Kemarin sudah ada pemanggilan saksi-saksi. Tapi penetapan tersangka belum,” ujarnya, Rabu (12/7/2023).

Suta menjelaskan, kasus ini akan ditangani serius oleh kepolisian sekaligus sebagai peringatan kepada masyarakat yang sering mengonsumsi minuman keras.

Selain itu, pihaknya juga menugaskan setiap Babinsa untuk mengawasi peredaran miras.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar kalau mengonsumsi minuman beralkohol pastikan tidak dicampur dengan minuman lain,” paparnya.

Sementara itu, Suta menyebut, satu korban masih dirawat di Rumah Sakit Singasana Nyitdah dan empat orang lainnya menjalani rawat jalan.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil cek laboratorium, kelima korban mengalami intoksikasi metanol.

Secara medis merupakan keracunan metanol yang diakibatkan oleh campuran minuman beralkohol dengan senyawa minuman lainnya dengan kadar melebihi batas. (ana)

Dua Pelaku Mengaku, Aniaya Korban Dengan Senjata Tajam

Rilis Dua pelaku penganiayaan di jln Tukad Bilok Gang Banteng No 3 Sanur Kauh

 

PANTAUBALI.COM, Denpasar, Dua Pelaku Penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia Gurmej Singh (21) dan Ajaypal Singh (21) asal dari India terhadap korban Fitran Robby Firdaus (Meninggal dunia) dan Rajesh Sheen (luka berat) pada Sabtu (13/5/23) di TKP Jalan Tukad Bilok Gang Banteng No. 3 Sanur Kauh Densel.

Keterangan awal kedua pelaku usai diamankan mereka melakukan penganiyaan terhadap korban menggunakan kayu dan tangan kosong tetapi setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi, pelaku dan juga surat keterangan dari rumah sakit yang memeriksa penyebab kematian korban para pelaku akhirnya mengakui melakukan penganiyaan terhadap korban menggunakan senjata tajam.

Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, setelah dilakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku asal India ini mereka mengakui selain memukul korban dengan kayu juga memukul korban menggunakan senjata tajam jenis roti kalung warna silver.

“Pelaku Gurmej Singh mengakui senjata tersebut didapat dari korban Fitran Robby Firdaus, kemudian pelaku memukul korban sebanyak tiga kali menggunakan senjata roti kalung tersebut,” Ucap Kasi Humas.

Menurut keterangan pelaku senjata warna silver tersebut terbuat dari logam seberat 500 Gr ada di TKP direbut pelaku dari korban, usai mereka cekcok saling ejek dengan kata-kata “ Mother Fucker “.

“Saat ini terhadap kedua pelaku kembali dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk memastikan keterangan keduanya,” Tutup AKP Sukadi.( Rilis Humas Polresta )

Truk Muatan Besi 15 Ton Terperosok di Tanjakan Samsam

Kondisi truk bermuatan besi 15 ton yang terperosok di Tanjakan Samsam tepatnya di KM 26.3, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kerambitan, Tabanan pada Rabu (12/7/2023).
Kondisi truk bermuatan besi 15 ton yang terperosok di Tanjakan Samsam tepatnya di KM 26.3, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kerambitan, Tabanan pada Rabu (12/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah truk bermuatan besi mengalami out off control (oc) di Jalan Raya Denpasar Gilimanuk, Rabu (12/7/2023).

Truk terperosok tepatnya di KM 26.3, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, sekitar pukul 04.00 WITA.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gede Made Berata mengatakan, penyebab truk terperosok karena tidak kuat menanjak.

“Diduga tidak kuat menanjak dan rem tidak berfungsi dengan baik sehingga truk mundur hingga terperosok,” jelasnya, Rabu (12/7/2023).

Berata menjelaskan, truk dengan nomor polisi DK 8789 CH yang dikemudikan Ari Hidayat (32) asal Situbondo melaju dari arah utara jurusan Gilimanuk menuju selatan atau jurusan Denpasar dengan bermutan 15 ton besi beton.

Memasuki jalan tanjakan dan tikungan landai ke kiri, truk tidak kuat menanjak dan rem tidak berfungsi dengan baik.

“Saat truk mundur, pengemudinya mengarahkan kendaraannya ke kiri sehingga truk terperosok ke bahu jalan sebelah timur,” sambungnya.

Berata menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp4 juta.

“Saat ini truk belum bisa dievakuasi tetapi situasi lalu lintas lancar,” imbuhnya. (ana)