- Advertisement -
Beranda blog Halaman 62

Taman Budaya Bali di Polandia Buka Peluang Kerja, Puluhan Tenaga Kerja dan Seniman Bali Bakal Direkrut

Kunjungan KonAsul Kehormatan Republik Indonesia di Gdansk, Polandia, Miroslaw Wawrowski pada, Rabu (24/12/2025) di Jayasabha, Denpasar.
kunjungan Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Gdansk, Polandia, Miroslaw Wawrowski pada, Rabu (24/12/2025) di Jayasabha, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Taman Budaya Bali Indah yang diresmikan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster di kawasan Dolina Charlotty, Slupsk, Polandia, Eropa Timur, pada Senin, 16 Juni 2025 lalu membuka lapangan pekerja untuk masyarakat Bali.

Dalam kunjungan Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Gdansk, Polandia, Miroslaw Wawrowski pada, Rabu (24/12/2025) di Jayasabha, Denpasar.

Gubernur Wayan Koster mendapatkan laporan dari Miroslaw Wawrowski bahwa Taman Budaya Bali Indah di Polandia akan memanfaatkan warga Bali asli untuk bekerja disana.

”Jumlah tenaga kerja dari Bali yang akan kami rekrut mencapai 40 orang, lalu ada 15 seniman tari dan musik, dan ada belasan tukang ukir juga akan kami libatkan,” ungkap Konsul Kehormatan RI di Gdansk.

Pihaknya juga menyampaikan, Taman Budaya Bali telah dilengkapi restoran Bali, salah satu yang disajikan ialah minuman Kopi Bali.

”Sejak dibukanya kawasan ini, di hari libur perharinya dikunjungi oleh 1.000 sampai 1.500 orang, hari libur kita itu saat musim panas saja. Karena antusiasnya masyarakat kami terhadap seni budaya Bali, maka pada akhir bulan Juli 2026 nanti kami akan membuat acara Bali Festival seraya melakukan Upacara Melaspas Padmasana, semoga Bapak Gubernur Bali berkenan hadir pada acara tersebut,” ucapnya.

Adanya tempat ini, membuat masyarakat Polandia berkeinginan ke Bali untuk melihat langsung keaslian Pulau Bali dengan pesona seni dan budaya-nya yang khas.

Mendengar informasi tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas kecintaan Polandia terhadap budaya Bali, sampai mewujudkannya menjadi fasilitas budaya di negara-nya.

Koster berharap, fasilitas tersebut menjadi media promosi pariwisata Bali di Polandia. ”Kemudian mengenai acara Bali Festival yang akan terselenggara pada akhir Juli 2026, saya doakan semoga sukses, dan terkait undangan Upacara Melaspas Padmasana di Taman Budaya Bali Indah, Polandia kemungkinan Saya akan menugaskan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali untuk hadir,” tutup Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini. (rls)

9 Napi Lapas Tabanan Terima Remisi Natal, Dua Diantaranya Langsung Bebas

Penyerahan remisi khusus (RK) Natal untuk narapidana di Lapas Tabanan, Kamis (25/12/2025).
Penyerahan remisi khusus (RK) Natal untuk narapidana di Lapas Tabanan, Kamis (25/12/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perayaan Natal 2025 kali ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi narapidana khususnya yang beragama Kristen, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, Kamis (25/12/2025).

Sebanyak sembilan orang narapida yang sedang menjalani tahanan menerima Remisi Khusus (RK) Keagamaan, bahkan dua diantaranya bahkan langsung bebas.

Kepala Lapas, Prawira Hadiwidjojo menyampaikan, pemberian remisi keagamaan tidak hanya merupakan hak Warga Binaan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi atas perubahan sikap dan perilaku positif selama menjalani masa pidana.

Menurutnya, remisi diharapkan mampu memotivasi Warga Binaan untuk terus menjaga kedisiplinan serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh.

“Remisi diberikan kepada Warga Binaan yang memenuhi syarat, terutama mereka yang berkelakuan baik, tidak melanggar tata tertib, dan aktif mengikuti kegiatan pembinaan. Kami berharap remisi ini dapat menjadi penyemangat untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Prawira.

Pemberian remisi merupakan bentuk pemenuhan hak sekaligus penghargaan atas kepatuhan dan partisipasi aktif dalam program pembinaan.

Rekapitulasi perolehan Remisi Natal di Lapas Tabanan sendiri terdiri dari 7 orang penerima RK I dan 2 orang penerima RK II. Jika RK I adalah pengurangan masa pidana maka RK II merupakaan pengurangan masa pidana yang langsung membebaskan Warga Binaan pada saat remisi diberikan.

Salah seorang Warga Binaan penerima RK II, Tomi, mengungkapkan rasa syukur atas perolehan remisi yang diterimanya.

“Puji Tuhan, remisi Natal ini sangat berarti bagi saya terlebih saya memperoleh RK II sehingga saya bisa langsung bebas hari ini dan berkumpul lagi bersama keluarga. Ini merupakan berkah yang tidak terhingga,” ucapnya. (ana)

Bupati Sanjaya Pimpin Persembahyangan Bersama Dimulainya Implementasi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan – 100 Tahun Bali Era Baru 2025 – 2125 di Kabupaten Tabanan –

Kegiatan yang dilaksanakan di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Penebel, Tabanana, dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Rabu (24/12),
Kegiatan yang dilaksanakan di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Penebel, Tabanana, dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Rabu (24/12),

PANTAUBALI.COM , TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Persembahyangan Bersama sekaligus Matur Piuning dan Memohon Restu dalam rangka dimulainya implementasi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 di Kabupaten Tabanan. Kegiatan yang dilaksanakan di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Penebel, Tabanana, dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Rabu (24/12), bertepatan dengan rahina Buda Kliwon Pegat Uwakan (Pegatwakan).

Persembahyangan bersama ini turut dihadiri Ketua DPRD beserta anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan, Sekda, para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan serta seluruh Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bendesa Adat dan Perbekel Desa Wangaya, serta tokoh masyarakat setempat. Dimana kegiatan diawali dengan memberi makan ikan di kolam Luhur Beji Batukau, melepas Burung Kitiran dan Persembahyangan di Beji Luhur Batukau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah awal Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menindaklanjuti Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru (2025–2125), sebagaimana arahan Gubernur Bali, yang secara resmi mulai diimplementasikan pada hari ini, (24 Desember 2025). Hal ini juga menjadi wujud konsistensi Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menyeimbangkan pelaksanaan pembangunan antara aspek sekala dan niskala.

Melalui Matur Piuning dan permohonan restu ini, diharapkan seluruh program dan kebijakan pembangunan yang dilaksanakan ke depan senantiasa mendapat tuntunan, keselamatan, serta kelancaran dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Bupati Sanjaya menegaskan, bahwa Haluan Pembangunan Bali Masa Depan merupakan pedoman strategis pembangunan jangka panjang Bali yang harus dilaksanakan secara konsisten, terarah, dan berkesinambungan hingga 100 tahun ke depan.

“Melalui momentum ini, kita secara resmi memulai implementasi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun. Haluan ini menjadi arah bersama agar pembangunan Bali, termasuk di Kabupaten Tabanan, tetap berpijak pada jati diri Bali, berlandaskan adat, agama, seni, dan budaya Bali,” tegas Sanjaya. Sekaligus menyampaikan arah pembangunan Bali dilandasi filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai upaya menjaga kesucian dan keharmonisan alam beserta isinya.

Dikatakannya juga, filosofi tersebut mencakup enam unsur utama, yakni Wana Kerthi, Danu Kerthi, Segara Kerthi, Jana Kerthi, serta Atma Kerthi dan Buana Kerthi, yang menjadi dasar dalam menjaga keseimbangan kehidupan secara sekala dan niskala. “Nangun Sat Kerthi Loka Bali mengajarkan kita menjaga keharmonisan hutan, air, laut, manusia, jiwa, dan alam semesta. Inilah arah pembangunan Bali ke depan, bukan hanya membangun fisik, tetapi menjaga keseimbangan hidup secara sekala dan niskala untuk generasi 100 tahun mendatang,” ujar Politisi asal Dauh Pala Tabanan tersebut.

Selain itu, Sanjaya juga menegaskan dari enam unsur tersebut, terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian bersama, yakni manusia (krama Bali), alam lingkungan, dan budaya Bali. “Yang paling substantif dalam implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah bagaimana kita menjaga kramanya, menjaga alam lingkungannya, dan menjaga budayanya. Jika manusianya tidak ada, maka siapa yang akan ngayah, siapa yang akan mabakti, dan siapa yang akan menjaga adat dan budaya Bali,” tegasnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan, juga dilaksanakan absensi kehadiran bagi seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan kedisiplinan dan komitmen aparatur dalam mendukung implementasi kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan arah pembangunan Provinsi Bali.

Pun momentum persembahyangan bersama ini, diharapkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dapat bersatu padu menjaga adat, agama, seni, dan budaya Bali secara berkelanjutan, untuk mendukung terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, serta pembangunan Bali yang harmonis sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. (rls)

Wabup Bagus Alit Sucipta Kunjungi Beberapa Gereja di Wilayah Badung

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta melaksanakan pemantauan persiapan menyambut perayaan Hari Natal Bagi Umat Kristen, Rabu (24/12).
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta melaksanakan pemantauan persiapan menyambut perayaan Hari Natal Bagi Umat Kristen, Rabu (24/12).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta melaksanakan pemantauan persiapan menyambut perayaan Hari Natal Bagi Umat Kristen, Rabu (24/12). Turut mendampingi Ketua dan Anggota FKUB Badung, Forkopimda Badung, para Asisten dan OPD terkait dilingkungan Kabupaten Badung.

Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan pemerintah mengunjungi beberapa Gereja  untuk memantau terkait kesiapanya perayaan ibadah Hari Natal tanggal 25 Desember. Kunjungan dimulai dari Gereja Katolik Paroky Santo Paulus Kalibul, Padonan Kuta Utara dan GKPB Jemaat “Tirta Amerta” Pelambingan Tibu Beneng Kuta Utara.

“Kita diterima sangat hangat sekali sambil melihat-lihat bagaimana kesiapan acara untuk Natal dan ini momentum sangat bagus sekali untuk kita bisa saling toleransi di NKRI. Kita yang ada di Kabupaten Badung bersama-sama dengan FKUB sekaligus juga menanyakan kesiapan perayaan Natal. Atas nama Pemkab Badung mengucapkan selamat Natal kepada warga kami Umat Kristiani semoga Kasih Tuhan bersama dengan kita dalam Perayaan Natal,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemkab Badung mengharapkan untuk bersama-sama menjaga keamanan, dimana salah satu Umat  Nasrani mengadakan perayaan Hari Natal. “Bagaimanapun juga Badung ini adalah sentral kacamata pariwisata yang ada di dunia, untuk itu mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban sehingga di Hari Natal ini bisa berjalan dengan baik, lancar, aman dan nyaman,” tutupnya.

Forkopimda Tabanan Patroli dan Monitoring Ibadah Natal 2025

Forkopimda Kabupaten Tabanan melaksanakan patroli dan monitoring pelaksanaan Ibadah Natal Tahun 2025 di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Tabanan, Rabu (24/12/2025) sore.
Forkopimda Kabupaten Tabanan melaksanakan patroli dan monitoring pelaksanaan Ibadah Natal Tahun 2025 di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Tabanan, Rabu (24/12/2025) sore.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan melaksanakan patroli dan monitoring pelaksanaan Ibadah Natal Tahun 2025 di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Tabanan, Rabu (24/12/2025) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 hingga 18.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, serta dihadiri Wakil Bupati Tabanan bersama unsur Forkopimda lainnya.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan, patroli dan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah.

“Forkopimda Kabupaten Tabanan turun langsung untuk memastikan situasi keamanan selama pelaksanaan Ibadah Natal tetap kondusif,” ujarnya.

Adapun patroli monitoring ibadah Natal dengan rute Polres Tabanan, Gereja Santa Maria Immaculata, Gereja Immanuel Kediri, dan berakhir di Pos Pelayanan Adipura.

Selain patroli dan monitoring, Forkopimda Tabanan juga melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan dukungan berupa parcel dan bingkisan kepada petugas pengamanan yang bertugas di lapangan.

“Ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moril kepada personel yang melaksanakan pengamanan Natal,” tambah Kapolres.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kajari Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua Pengadilan Negeri Tabanan, Kasdim 1619 Tabanan, Asisten Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, Kadishub Tabanan, Kasat Pol PP Tabanan, Kaban Kesbangpol Tabanan, Wakapolres Tabanan, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Tabanan dan Kodim 1619 Tabanan

Secara keseluruhan, pelaksanaan patroli dan monitoring ibadah Natal Tahun 2025 di Kabupaten Tabanan berlangsung aman, tertib, dan terkendali. (ana)

Ruang Rasa Jadi Ruang Berkumpul Keluarga di Nuanu Jelang Pergantian Tahun

Ruang Rasa akan hadir di Nuanu Creative City mulai dari 26-28 Desember 2025.
Ruang Rasa akan hadir di Nuanu Creative City mulai dari 26-28 Desember 2025.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menyambut pergantian tahun 2025, Nuanu Creative City menghadirkan Ruang Rasa, sebuah perayaan kebersamaan yang mengajak pengunjung menikmati momen liburan bersama keluarga dan teman dekat melalui sajian kuliner, seni, dan musik.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Desember 2025, dan dikurasi oleh Food Coma.

Ruang Rasa menghadirkan lebih dari 30 pelaku kuliner Bali yang menyajikan beragam hidangan pilihan sebagai representasi kekayaan budaya kuliner Pulau Dewata.

Seluruh tenant dipilih secara khusus dan didatangkan langsung untuk menciptakan pengalaman makan yang autentik dan berkesan.

Director of Communications Nuanu Creative City, Ida Ayu Astari Prada, mengatakan bahwa Ruang Rasa lahir dari refleksi sederhana tentang makna akhir tahun bagi banyak orang.

“Menjelang akhir tahun, yang sering dicari bukanlah keramaian atau banyaknya acara, melainkan kehangatan kebersamaan. Makanan selalu menjadi pengikat untuk duduk dan berkumpul bersama,” ujarnya.

Ia berharap Ruang Rasa dapat menjadi ruang bagi keluarga dan sahabat untuk menikmati waktu bersama, berbagi cerita, serta mempererat hubungan di suasana akhir tahun yang hangat dan penuh makna.

Tak sekadar festival kuliner, Ruang Rasa dirancang sebagai ruang kebersamaan. Area makan bersama yang terbuka dipadukan dengan pertunjukan seni dan musik live, menciptakan atmosfer santai yang mendorong pengunjung untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan menikmati momen sederhana bersama orang-orang terdekat.

Sepanjang acara, musik dan pertunjukan seni hadir secara natural, membuat suasana semakin hidup dan ramah untuk semua usia. Anak-anak hingga orang dewasa dapat bergerak bebas dan bereksplorasi, menjadikan perayaan akhir tahun terasa ringan, inklusif, dan menyenangkan.

Melalui Ruang Rasa, Nuanu Creative City kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi perayaan yang mengedepankan budaya, kreativitas, dan kebersamaan. Digelar menjelang Tahun Baru, acara ini menjadi alternatif dari pesta hitung mundur, dengan menawarkan cara menutup tahun yang lebih tenang, hangat, dan bermakna. (ana)

Festival Gong Kebyar Jadi Magnet Wisata di Ulun Danu Beratan

Festival Gong Kebyar di DTW Ulun Danu Beratan, Tabanan.
Festival Gong Kebyar di DTW Ulun Danu Beratan, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Festival Budaya Gong Kebyar yang digelar di DTW Ulun Danu Beratan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, sukses menarik minat wisatawan. Hal ini terlihat dari tren peningkatan jumlah kunjungan ke daya tarik wisata yang dikenal dengan keindahan pura di tengah danau tersebut.

Beragam pertunjukan seni budaya khas Bali ditampilkan sebagai daya tarik bagi wisatawan, seperti tari tradisional, tari kreasi, gong kebyar, Tari Kecak, hingga Tari Barong.

Humas DTW Ulun Danu Beratan, I Made Sukarata, pada Rabu (24/12/2025), mengatakan, kunjungan wisatawan menunjukkan tren peningkatan sejak empat hari terakhir sejak festival seni budaya tersebut digelar.

Sebelumnya, rata-rata kunjungan berada di angka 1.100 orang per hari, sementara dalam empat hari terakhir meningkat hingga mencapai 1.900 pengunjung per hari.

“Wisatawan terbanyak berasal dari mancanegara, khususnya India dan Eropa. Sedangkan wisatawan domestik didominasi dari Jawa Timur dan Jawa Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, festival budaya ini rutin digelar setiap tahun. Pertunjukan seni budaya berupa tarian dibawakan oleh masing-masing Gebog Pesatakan Ulun Danu Beratan yang melibatkan 20 desa adat. Setiap perwakilan desa menampilkan tarian maskot hasil ciptaan desa adat masing-masing.

“Sebagai bentuk dukungan, kami memberikan dana pembinaan kepada 20 desa adat tersebut,” jelasnya.

Adapun pergelaran festival seni budaya ini telah berlangsung sejak 20 Desember 2025 dan akan digelar hingga 4 Februari 2026. Selain di Ulun Danu Beratan, festival juga dilaksanakan di The Blooms Garden.

Menurutnya, tren peningkatan kunjungan di DTW Ulun Danu Beratan diperkirakan akan berlangsung hingga pekan ini atau sampai 3 Januari 2026.

Disisi lain, untuk mempertahankan tren peningkatan kunjungan, Sukarata berharap pemerintah dapat memperbaiki fasilitas di jalur penyeberangan untuk mendukung aktivitas pariwisata di Bali.

Sebab, kata Sukarata, selama ini banyak travel agent yang mengeluhkan kondisi fasilitas penyeberangan antar pulau yang dinilai kurang memadai dari sisi keselamatan.

“Kendala yang sering disampaikan travel agent adalah kondisi penyeberangan, khususnya situasi kapal agar kembali seperti dulu sehingga wisatawan yang menyeberang ke Bali merasa nyaman,” jelasnya.

Menyambut pergantian tahun 2025, manajemen DTW Ulun Danu Beratan juga menggelar kegiatan open house bagi para travel agent yang mengantar wisatawan ke kawasan tersebut. (ana)

Pembangunan Sekolah Rakyat Bali di Kabupaten Karangasem Dimulai

Upacara Ngeruak sekaligus melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem pada, Selasa (23/12/2025).
Upacara Ngeruak sekaligus melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem pada, Selasa (23/12/2025).

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem telah dimulai. Pembangunan ditandai dengan upacara ngeruak serta peletakan batu pertama oleh Gubernur Bali, Wayan Koster yang didampingi oleh Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa pada, Selasa (23/12/2025).

Upacara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem turut juga dihadiri oleh Forkopimda di Kabupaten Karangasem.

Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan, pihaknya mendapat arahan dari Pusat agar Pemerintah Provinsi Bali mempersiapkan lahan yang bisa dimanfaatkan seluas 5,6 hektar untuk membangun sekolah rakyat.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini meliputi pendidikan Sekolah Dasar, SMP dan SMA. Nantinya para siswa yang akan direkrut di sekolah ini bukan dari masyarakat umum, tetapi masyarakat dalam kategori miskin dan miskin ekstrem. Itulah sebabnya tempat ini menjadi tempat yang sangat cocok, karena Karangasem dan Buleleng masih dalam ketegori miskin.

“Nantinya sekolah ini bisa merekrut siswa di Karangasem sampai Buleleng timur. Jadi ini akan memiliki manfaat yang sangat penting untuk pendidikan kita di Bali. Karena pendidikan yang diselenggarakan dengan pola secara khusus yaitu ber-asrama, sehingga semua siswa dan guru ada di sekolah ini. Dengan demikian, layanan pendidikan ini sangat berbeda dengan pendidikan lainnya,” ujar Gubernur Wayan Koster.

Mantan Anggota Komisi X DPR RI 3 periode yang membidangi pendidikan ini lebih lanjut menegaskan, bahwa Sekolah Rakyat memiliki pola pendidikan yang sangat bagus dan dibuat oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Ini sekolah yang berpihak untuk kepentingan masyarakat dan mudah – mudahan pembangunannya berjalan lancar dan sukses.

“Saya akan pimpin langsung pembangunan ini, termasuk penyiapan guru hingga kurikulumnya,” ujar Gubernur Koster.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pembangunan ini tuntas terlaksana sampai akhir Juni 2026 lengkap dengan furniture dan siap beroperasi.  Karena pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali merupakan hadiah luar biasa dari Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto.

Diakhir sambutannya, Gubernur Wayan Koster meminta Dinas terkait untuk mensinergikan pendidikan di Sekolah Rakyat dengan SMKN Kubu, karena letaknya yang berdampingan.

“Kedepan agar bisa bersinergi dengan SMKN Kubu. Kerjasama yang baik dan bergotong royong, agar keseluruhan aset ini bisa dikelola dengan baik dan berkualitas,” tutupnya.

Untuk diketahui, pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem memiliki nilai kontrak sebesar Rp 255.500.000.000 dan dilengkapi dengan fasilitas Asrama Putra dan Putri, Rumah Susun Guru, Area Bangunan MEP dan TPS, Gedung Serbaguna, Lapangan Basket hingga Lapangan Upacara. (rls)

Tiga Pelajar Diamankan Polisi Usai Terekam CCTV Curi Tabung Gas di Warung

Tiga pelajar lakukan aksi pencurian dii warung di Kecamatan Kediri, Tabanan diamankan polisi.
Tiga pelajar lakukan aksi pencurian dii warung di Kecamatan Kediri, Tabanan diamankan polisi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tiga orang pelajar diamankan jajaran Polres Tabanan setelah terekam kamera CCTV mencuri dua tabung gas elpiji 3 kilogram di sebuah warung di wilayah Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Aksi pencurian tersebut sempat viral di media sosial dan langsung ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polres Tabanan.

Kasi Humas Polres Tabanan, IPTU I Gusti Made Berata, mengatakan ketiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial KTM (14) dan VKPP (16) asal Denpasar serta CAO (16) asal Badung. Mereka masih berstatus sebagai pelajar SMP serta SMK.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan profiling, petugas berhasil mengamankan tiga terduga pelaku yang seluruhnya masih di bawah umur,” ujar IPTU Berata, Rabu (24/12/2025).

Adapun aksi pencurian itu terjadi pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 05.50 WITA di sebuah warung di Jalan Tukad Yeh Ho, Banjar Jadi Pisah, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan. Pemilik warung yakni Ni Made Sari Erawati (50).

Pencurian baru diketahui beberapa jam setelah kejadian. Saat itu, penjaga warung menemukan dua tabung gas elpiji 3 kilogram hilang. Setelah mengecek rekaman CCTV, terlihat tiga orang berboncengan menggunakan sepeda motor datang ke warung, lalu salah satu pelaku turun dan mengambil dua tabung gas. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp500 ribu.

“Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku dengan mudah mengambil dua tabung gas karena situasi warung sedang sepi dan tidak terjaga,” jelasnya.

Dari hasil interogasi, ketiga pelaku mengaku melakukan pencurian atas ajakan pelaku CAO untuk mendapatkan uang membeli ban sepeda motor serta kebutuhan makan.

“Tabung gas hasil curian dijual seharga Rp200 ribu di sebuah warung di wilayah Mengwi, Badung. Uangnya digunakan untuk membeli ban motor, serta kebutuhan lain seperti makan, bensin, dan rokok,” ungkap IPTU Berata.

Dalam penanganan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario, serta pakaian yang digunakan para pelaku saat beraksi. Sementara itu, barang bukti tabung gas masih dalam pengembangan.

IPTU Berata menambahkan, mengingat seluruh pelaku masih di bawah umur dan korban tidak membuat laporan resmi, penanganan kasus ini mengedepankan pendekatan pembinaan.

“Pihak korban menginginkan penyelesaian secara kekeluargaan dengan mempertemukan keluarga pelaku dan membuat surat pernyataan agar perbuatan tersebut tidak diulangi,” katanya.

Saat ini, ketiga remaja tersebut masih diamankan di Mapolsek Kediri untuk proses lebih lanjut. (ana)

Liburan Tahun Baru 2026 di Bali, Eksplor Tabanan yang Lagi Naik Daun

The Earth Sentinels Nuanu Creative City, seni patung karya seniman Afrika Selatan, Daniel Popper setinggi 45 kaki.
The Earth Sentinels Nuanu Creative City, seni patung karya seniman Afrika Selatan, Daniel Popper setinggi 45 kaki .

PANTAUBALI.COM – Selama ini, liburan ke Bali kerap identik dengan kawasan-kawasan populer seperti Kuta, Seminyak, atau Canggu yang ramai dan penuh hiruk-pikuk. Bagi pencari ketenangan, Ubud dan Kintamani sering menjadi pelarian dengan lanskap alam yang memanjakan mata.

Sementara itu, Nusa Dua tetap menjadi primadona bagi wisatawan yang mendambakan kemewahan dan eksklusivitas, lengkap dengan resor bintang lima yang bahkan telah mengantongi penghargaan Michelin Key, pilihan favorit para pasangan bulan madu.

Namun, ada satu wilayah di Bali yang kerap luput dari perhatian, padahal menawarkan pengalaman liburan yang tak kalah memikat yakni Kabupaten Tabanan.

Dikenal sebagai Bumi Lumbung Padi, kawasan ini menyuguhkan suasana yang lebih hijau, lebih tenang, dan terasa jauh lebih autentik. Cocok bagi wisatawan yang ingin menghindari keramaian tanpa harus kehilangan momen liburan yang berkesan.

Dengan alam yang masih asri, sentuhan budaya yang kental, hingga ruang-ruang kreatif yang terus berkembang, Tabanan bisa menjadi pilihan segar untuk menyambut Tahun Baru 2026 di Bali. Berikut sejumlah destinasi di Tabanan yang layak masuk dalam daftar liburan Anda:

1. Nuanu Creative City

Terletak di kawasan pesisir Pantai Nyanyi, Nuanu Creative City berdiri di atas lahan seluas 44 hektare dan menawarkan pengalaman liburan yang unik. Kawasan ini memadukan konsep resort, taman budaya, dan ruang kreatif dalam satu area.

Mulai dari restoran dan beach club, galeri seni, hotel butik, fasilitas kebugaran, taman alpaka, kebun kupu-kupu, hingga instalasi seni publik bisa ditemukan di sini.

Area taman di tengah Nuanu juga menjadi favorit untuk piknik santai sambil menikmati matahari terbenam. Mobilitas pengunjung dimudahkan dengan shuttle bus listrik, meski berjalan kaki di kawasan ini justru terasa menyenangkan.

2. Pantai Kedungu

Tak jauh dari Nuanu, Pantai Kedungu menghadirkan suasana pantai Bali yang lebih alami dan bersahaja. Pantai ini dikenal di kalangan peselancar, namun tetap nyaman bagi siapa pun yang ingin sekadar berjalan di pasir atau menikmati senja tanpa keramaian. Deretan kafe kecil di sekitarnya menjadi tempat ideal untuk bersantai sambil memandang laut lepas.

3. Jatiluwih Rice Terrace

Berbicara tentang Tabanan rasanya tak lengkap tanpa menyebut Jatiluwih. Sawah berundak yang telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO ini menyuguhkan pemandangan hijau yang menenangkan.

Jalur trekking ringan tersedia bagi pengunjung yang ingin menikmati alam dari dekat, sementara kafe dan restoran di sekitarnya menawarkan panorama sawah yang dramatis—sempurna untuk sarapan tenang atau makan siang santai.

4. Alas Kedaton

Bagi pencinta wisata budaya dan alam, Alas Kedaton bisa menjadi pilihan menarik. Hutan kecil yang dihuni ratusan monyet ini berpadu dengan pura kuno yang sarat nilai spiritual. Dibandingkan kawasan serupa, Alas Kedaton terasa lebih sejuk dan tertata, cocok untuk kunjungan singkat sambil mengenal sisi tradisional Bali.

5. Pantai Yeh Gangga

Pantai berpasir hitam ini sering terlewat dari radar wisatawan. Padahal, Pantai Yeh Gangga menawarkan suasana yang tenang dengan ombak yang cocok untuk berselancar. Aktivitas nelayan lokal serta keberadaan pura kecil di tepi pantai menambah kesan autentik, terutama saat pagi hari atau menjelang senja.

Tabanan membuktikan bahwa Bali bukan hanya soal destinasi populer yang itu-itu saja. Dengan perpaduan alam, budaya, dan kreativitas, wilayah ini menghadirkan pengalaman liburan yang lebih intim dan menenangkan, namun tetap kaya cerita.

Jika Anda ingin menyambut Tahun Baru 2026 dengan suasana berbeda, mungkin sudah saatnya melirik ke barat Pulau Dewata yang semakin dekat dengan esensi Bali yang sesungguhnya. (ana)