- Advertisement -
Beranda blog Halaman 617

Kawasan Wisata Bedugul Ditata Ulang, Rencananya Dikelola Pihak Ketiga

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan AA Ngurah Satria Tenaya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan AA Ngurah Satria Tenaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan berencana menata ulang atau melakukan redesain kawasan wisata Bedugul, Kecamatan Baturiti.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan AA Ngurah Satria Tenaya mengatakan, redesain ini meliputi penataan di kawasan Bedugul yang dulu merupakan aset Pemkab Tabanan berupa tanah, bangunan, hotel, dan restoran.

Sebelumnya, aset tersebut dikelola pihak ketiga di bawah perusahaan milik pengusaha Wayan Purnayasa yang melakukan pengembalian pada 2013 lalu.

“Penataan akan disesuaikan dengan fungsinya, seperti tempat parkir, fasilitas wisata dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan aktivitas wisata,” jelas Satria Tenaya, Sabtu (17/6/2023).

Ia menyebut, akan ada empat zona yang menjadi grand design dengan target selesai pada akhir 2023 ini.

Nantinya konsep pengelolaan destinasi wisata akan  menargetkan pasar internasional. “Sehingga diperlukan pengelolaan berstandar internasional,” imbuhnya.

Sementara itu, lanjut Satria Tenaya, untuk pengelolaanya kemungkinan akan diserahkan kepada pihak ketiga. “Mungkin akan melibatkan pihak ketiga supaya lebih profesional,” ujarnya.

Menurutnya, setelah grand design selesai maka dilanjutkan dengan tahap pengerjaan di tahun 2024 mendatang.

“Semoga kawasan Bedugul ini bisa kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Tabanan,” harap Satria Tenaya. (ana)

Seorang Mahasiswa Ditangkap Lantaran Bercanda Bawa Bom

Mahasiswa yang guyon bawa bom di pesawat saat diamankan petugas Avsec Bandara Ngurah Rai.
Mahasiswa yang guyon bawa bom di pesawat saat diamankan petugas Avsec Bandara Ngurah Rai.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang penumpang pesawat bernama Ricky (23) ditangkap petugas Avsec Angkasa Pura I, Otoritas Bandara Wilayah IV, di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Ricky yang diketahui sebagai mahasiswa dari Medan, Sumatera Utara, itu ditangkap lantaran bercanda membawa bom saat berada di tengah pesawat.

Kejadiannya pada Kamis (15/6/2023) pagi, sekitar pukul 06.30 WITA. Saat itu ia berbisik membawa bom saat ditanya pramugari pesawat dengan rute penerbangan Denpasar-Bandung-Medan.

“Ia awalnya mau menaruh barang bawaan (di kabin). Seperti biasa pramugari melakukan tugasnya menanyakan isi di dalam tasnya apa dan ia menjawab ada bom,” jelas Kepala Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai Agustinus Budi Harto, Sabtu (17/6/2023).

Mendengar guyonan mahasiswa tersebut, pramugari langsung memastikan dan memperingatkan agar tidak melakukan candaan yang sifatnya sensitif di dalam pesawat.

“Usai mendapat laporan dari pramugari, kapten pilot langsung memerintahkan untuk menurunkan seluruh penumpang,” imbuh Agustinus Budi Harto.

Proses pemeriksaan akibat ulah Ricky ini berlangsung selama 85 menit. Ricky langsung diamankan petugas untuk diperiksa pada ruangan khusus.

Atas guyonannya itu, Ricky terancam pidana penjara paling lama satu tahun sesuai ketentuan Pasal 344 huruf e dan Pasal 437 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. (ann)

Disperinaker Respon Soal Pengangguran Tinggi dan TKA Marak di Badung

Kepala Disperinaker Badung Putu Eka Mertawan.
Kepala Disperinaker Badung Putu Eka Mertawan.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Data mengenai pengangguran terbuka dengan jumlah yang cukup tinggi di Kabupaten Badung membuat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) setempat angkat bicara.

Apalagi munculnya data dari Pemerintah Pusat itu dibarengi dengan munculnya sorotan masyarakat terhadap maraknya warga negara asing (WNA) yang bekerja di Bali.

Kepala Disperinaker Badung I Putu Eka Mertawan menyebut, pihaknya dan Komisi IV telah berkonsultasi dengan Kementerian Tenaga Kerja awal Mei 2023 lalu.

“Kami menyampaikan soal TKA (tenaga kerja asing) yang legal dan ilegal di Badung yang tidak terdeteksi jumlahnya dengan jelas,” ujar Eka Mertawan, Sabtu (17/6/2023).

Di kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan munculnya data pengangguran terbuka dengan jumlah yang cukup tinggi di Badung membuat masyarakat menjadi kebingungan.

“Padahal Badung merupakan kabupaten dengan (industri) pariwisata terbesar,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan, izin TKA merupakan kewenangan pemerintah pusat dan pengawasannya berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung hanya kebagian wewenang sebagai pembina.

“Kami berharap diberikan penjelasan mengenai kuota TKA, terutama kelayakan perusahaan dalam mempekerjakan TKA,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Eka Mertawan, pihaknya masih menyelidiki penyebab pengangguran terbuka di Badung seperti data yang dimunculkan pemerintah pusat.

Di saat yang sama, pihaknya juga berusaha maksimal agar jumlah penganguran terbuka menurun serta menanggulangi isu banyaknya perusahaan yang sudah mempekerjakan orang asing di Badung. (ann)

Parade Budaya akan Meriahkan Pembukaan Tanah Lot Festival

Tanah Lot
Tanah Lot

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Festival Tanah Lot atau Tanah Lot Art and Food Festival akan digelar pada 22-25 Juni 2023 mendatang.

Selain diisi dengan pameran kuliner dan UKM, festival ini akan diwarnai dengan parade budaya berupa iring-iringan gebogan dan bleganjur.

Menariknya, parade ini akan digelar saat matahari terbenam atau sunset selama tiga hari yakni pada 23-25 Juni 2023.

Manager Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot Wayan Sudiana mengatakan festival keempat setelah terakhir digelar pada 2020 lalu dengan tetap mempertahankan karakter budaya dan kuliner tradisional khas Tabanan.

“Untuk event kali ini lebih menonjolkan potensi lokal dengan hampir 50 persen melibatkan masyarakat Kediri yang paling terdampak pandemi,” jelas Sudiana dalam keterangan pers, Jumat (16/6/2023).

Sudiana menjelaskan, untuk parade gebogan serta bleganjur akan dibawakan oleh krama dari 15 banjar adat di Desa Pakraman Beraban dan dibagi menjadi tiga sesi.

“Untuk konsep parade gebogan dilakukan di pinggir pantai ditambah suasana sunset. Ada 250 gebogan yang akan berparade untuk wisatawan pada segmen pertama,” paparnya.

Selain itu, festival ini juga akan melibatkan 21 desa adat lainnya yang ada di Kecamatan Kediri. Mereka akan mempersembahkan masing-masing satu grup kesenian untuk dipentaskan saat pelaksanaan event.

Misalkan Desa Adat Kediri menyumbang pementasan Okokan. “Intinya, semua masyarakat bahu membahu untuk menyukseskan Tanah Lot Art dan Food Festival sekaligus membangkitkan kembali pariwisata di Tabanan,” sambung Sudiana. (ana)

Festival Tanah Lot Angkat Potensi Ekonomi Lokal

Bupati Sanjaya saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Festival Tanah Lot, Jumat (16/6/2023).
Bupati Sanjaya saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Festival Tanah Lot, Jumat (16/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah terhenti akibat pandemi Covid-19, Festival Tanah Lot atau Tanah Lot Art and Food Festival akan kembali digelar tahun ini.

Sesuai rencana, festival ini akan berlangsung pada 22-25 Juni 2023 mendatang dan dibuka dengan pementasan kesenian tradisional khas Kecamatan Kediri, Okokan.

Selain itu, akan dipentaskan juga Tari Kebesaran Tabanan Jayaning Singasana AUM, pameran kuliner dan UKM kreatif.

Festival untuk keempat kalinya ini akan mengusung konsep ‘Dari Tabanan untuk Tabanan’ dengan mengerahkan hampir 90 persen lebih potensi lokal.

Potensi lokal tersebut mulai dari UMKM, kuliner, hingga artis yang akan meramaikan acara.

“Semua melibatkan orang-orang terhebat yang kita miliki di Tabanan,” ujar Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam keterangan pers, Jumat (16/6/2023).

Ia menambahkan, yang paling penting festival ini digelar untuk masyarakat Tabanan. “Yang utama adalah untuk masyarakat Tabanan,” tegasnya.

Baginya, Tanah Lot Art and Food Festival merupakan ajang promosi yang efektif dan penting dilakukan.

Ini ia contohkan dengan produk terkenal di salah satu negara yang sampai sekarang masih dipromosikan.

“Sama halnya dengan obyek wisata Tanah Lot, walaupun sudah terkenal di dunia, tetapi promosi ini harus tetap dilakukan,” tegasnya.

Selain sebagai media promosi, festival ini juga menjadi sarana untuk mengangkat potensi perekonomian lokal.

Festival ini akan berlangsung empat hari dan berpusat di Wantilan Pura Luhur Tanah Lot. Setidaknya ribuan orang seniman, artis, pengusaha kuliner dan UKM akan terlibat dalam kegiatan ini.

Sanjaya berharap festival ini digelar secara konsisten dan tiap tahunnya selalu berkembang lebih baik.

Sementara itu, Manager Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot Wayan Sudiana mengatakan, pelaksanaan festival kali ini sengaja digelar saat libur sekolah sebab kunjungan otomatis meningkat.

“Kami menargetkan selama empat hari festival ini akan ada dua puluh lima ribu pengunjung,” sebutnya. (ana)

Sekda Dewa Indra Dorong BPJS Kesehatan Tingkatkan Kualitas Layanan

 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mendorong BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar mampu memenuhi harapan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pertemuan Manajemen Pengelola Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) Wilayah Provinsi Bali yang berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel RainForest Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (16/6/2023).

Lebih jauh ia menginformasikan, tingkat kepesertaan masyarakat Bali pada program BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi yaitu telah mencapai 99,2 persen. “Karena capaian ini, Bali memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” cetusnya. Menurut dia, selain antusiasme masyarakat dalam kepesertaan mandiri, Pemprov Bali dan Kabupaten/Kota juga memberi dukungan optimal dalam mendukung sharing pembiayaan bagi sejumlah kelompok penerima manfaat. “Secara kuantitas, tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan di Daerah Bali sudah sangat tinggi,” katanya.

Sekda Dewa Indra melanjutkan, tingginya tingkat kepesertaan ini harus bisa diimbangi dengan upaya peningkatan kualitas layanan. Pasalnya,hingga saat ini masih cukup banyak keluhan dari masyarakat terkait dengan kualitas layanan BPJS Kesehatan. “Banyak yang masih dikeluhkan masyarakat dalam layanan BPJS, bahkan ada yang berkaitan dengan moral hazard,” tambahnya. Jika tidak disikapi, ia khawatir hal ini akan berpengaruh pada menurunnya tingkat kepesertaan BPJS. Untuk itu, ia ingin ada upaya komprehensif dari hulu hingga hilir dalam tata laksana pelayanan BPJS Kesehatan. “Masyarakat sebagai penerima manfaat harus memperoleh layanan yang baik di setiap jenjang fasilitas kesehatan,” tandasnya.

Deputi Direksi BPJS Wilayah Bali Nusra Elfaneti menyampaikan hal senada dengan Sekda Dewa Indra. Menurut dia, tingginya kepesertaan masyarakat Bali dalam program BPJS Kesehatan harus bisa diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan. Elfaneti tak menampik, saat ini banyak rumor yang beredar di tengah masyarakat terkait dengan layanan di fasilitas kesehatan. “Ada yang menyebut kalau pasien BPJS sulit memperoleh kamar, sementara untuk pasien umum lebih mudah. Keluhan lainnya adalah pembatasan waktu rawat inap bagi pasien BPJS. Hal-hal seperti ini harus kita sikapi,” ungkapnya. Keluhan masyarakat menjadi perhatian serius jajarannya dan pertemuan manajemen pengelola FKRTL Wilayah Provinsi Bali merupakan salah satu bukti komitmen BPJS dalam meningkatkan kualitas layanan. “Prinsipnya, kami ingin memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan setara bagi pasien BPJS,” pungkasnya.
Untuk memotivasi faskes dalam peningkatan pelayanan, BPJS Kesehatan menggelar program Faskes Award 2023. Dalam program ini, BPJS memberikan penghargaan bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Rumah Sakit (RS) yang berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Gubernur Wayan Koster Buka BBTF 2023

 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi membuka Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2023 di Westin Nusa Dua, Badung pada, Jumat 16 Juni 2023 bersama Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan, Kemenparekraf RI, Vinsensius Jemadu serta Ketua BBTF, Putu Winastra.   

Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan, usai pulih dari pandemi COVID – 19 yang berlangsung selama dua tahun lebih hingga membuat pariwisata Bali terpuruk. Astungkara berkat kerja ekstra keras Kita semua, pandemi COVID – 19 bisa dikelola dengan baik, dan Bali merupakan Provinsi di Indonesia terbaik yang menangani Pandemi COVID – 19, setelah vaksinasi COVID – 19 di Bali menjadi paling tercepat dengan mencapai angka tertinggi, yaitu : 1) Vaksinasi pertama mencapai 108 persen; 2) Vaksinasi kedua 98 persen; dan 3) Vaksinasi ketiga booster lebih dari 80 persen.

Kerja ekstra keras ini telah membawakan hasil, dimana masyarakat dunia kembali memberikan kepercayaan kepada Bali sebagai Pulau Dewata yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Itulah sebabnya mulai 7 Maret 2022, Saya memberlakukan wisatawan mancanegara masuk Bali tanpa karantina, sehingga pariwisata Bali secara perlahan mulai pulih.

Pada bulan Januari 2022, wisatawan mancanegara yang ke Bali jumlahnya hanya 500 orang, Februari naik ke angka 700 orang, dan begitu Saya memberlakukan kebijakan tanpa karantina tercatat pada bulan April sampai akhir tahun 2022 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali sudah mencapai lebih dari 2 juta orang.

Pariwisata Bali memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Bali. Dimana lebih dari 54 persen perekonomian Bali bergantung dari pariwisata. Oleh karena itu, pemulihan pariwisata berdampak langsung terhadap pemulihan ekonomi Bali. Pada tahun 2020 ketika pariwisata Bali mengalami keterpurukan, perekonomian Bali juga ikut terpuruk diangka minus 9,31 persen atau paling rendah dalam sejarah di Bali dan paling rendah di Indonesia, karena baru pertama kali dunia mengalami Pandemi COVID – 19.

Sejalan dengan membaiknya Pandemi COVID – 19, di tahun 2021 ekonomi Bali mulai membaik menjadi minus 2,47 persen, selanjutnya tahun 2022 perekonomian Bali berada diangka positif 4,84 persen (Year on Year) pada bulan Desember 2022. Kemudian tahun 2023 triwulan I, perekonomian Bali sudah mengalami lompatan dengan tumbuh 6,04 persen atau sudah tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Atas pertumbuhan ekonomi Bali yang sudah tinggi ini, maka sudah waktunya Kita melakukan suatu gerakan percepatan pemulihan pariwisata. Saya mendorong pembangunan pariwisata di Bali agar diselenggarakan sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali dan Peraturan Gubernur Provinsi Bali Nomor 28 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Pariwisata Bali, supaya pariwisata Bali berkualitas dan bermartabat dengan betul – betul menjaga budaya Bali melalui tata kelola yang baik. Sehingga hal ini semua harus menjadi komitmen bersama.

Itulah sebabnya, Saya mengajak terus pemangku kepentingan pariwisata agar bergerak serentak secara bersama – sama mewujudkan pariwisata yang berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat.

“Kita harus bersama – sama menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali agar tetap lestari serta tetap menjadi daya tarik utama wisatawan dunia,” ujar Wayan Koster.

Untuk menjaga kualitas pariwisata Bali, Saya tengah gencar memberlakukan pengetatan terhadap perilaku wisatawan yang tidak baik di Provinsi Bali.

“Ingat Bali jangan dirusak oleh perilaku – perilaku yang tidak sopan, karena Bali harus dibangkitkan dengan budaya yang kuat, kearifan lokalnya yang terjaga melalui ekosistem kehidupan yang baik,” tegas pemimpin nomor satu di Pemerintah Provinsi Bali ini yang disambut tepuk tangan.

Pembangunan infrastruktur juga tengah gencar Saya berlakukan untuk pariwisata. Pembangunan infrastruktur ini penting, karena Bali sangat ketertinggalan di bidang infrastruktur dibandingkan dengan Singapura, Thailand dan Malaysia.

“Infrastruktur yang gencar Saya bangun bertujuan agar Bali berdaya saing hingga mampu memenangkan persaingan global, khususnya di sektor pariwisata,” kata mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Mengakhiri sambutannya, Saya sangat mendukung acara hari ini. Saya berharap seluruh pemangku kepentingan di pariwisata memahami bahwa hulu dari pariwisata Bali ini adalah budaya, untuk itu mari jaga alam dan budaya Bali ini dengan baik.

“Tanpa alam dan budaya Bali, pariwisata Bali tidak akan bisa eksis berkelanjutan sepanjang jaman yang menjadi sumber perekonomian masyarakat Bali,” pungkas Gubernur Wayan Koster yang disambut tepuk tangan.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan, Kemenparekraf RI, Vinsensius Jemadu menyampaikan bahwa Bali memiliki pariwisata budaya yang sangat diunggulkan dan hal tersebut menjadikan Bali sangat diminati oleh seluruh wisatawan di dunia. Untuk itu, Kami baik dari Pusat maupun Daerah sangat konsisten untuk menjaga kualitas pariwisata Bali, sehingga dapat bertumbuh menjadi pariwisata yang berkelanjutan.

 

“Untuk itu, Saya berharap acara ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata Bali dan seluruh daerah di Indonesia,” ujar Vinsensius Jemadu.

Ketua BBTF, Putu Winastra menyampaikan terimakasih atas kesediaan Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster membuka acara BBTF ke9. BBTF tahun 2023 ini diawali dengan acara temu wicara dengan mengangkat topik Quality and Sustainable Tourism, serta wellness dan medical tourism. Sesuai arahan Peraturan Gubernur Provinsi Bali Nomor 28 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Pariwisata Bali, maka Kami di ajang ini ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan Pariwisata Bali melakukan penyelenggaraan pariwisata yang sebaik mungkin untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan Pariwisata Bali yang kita cintai dan jaga bersama.

“BBTF 2023 mendatangkan 350 buyers dari 51 negara, dan 230 sellers dari 5 negara, dimana selain Indonesia, ada China, Malaysia, Amerika Serikat dan Italia yang hadir. Jadi jelas posisi Bali tetap menjadi market place yang besar daya tariknya. Selain itu ada juga 11 exhibitors Destinasi Indonesia dari Bali, Yogyakarta, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, kepulauan Riau, Jawa Barat, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sumatra Barat hingga di ajang ini juga telah bergabung untuk pertama kalinya industry baru dari BUMN, dimana Bali International Hospital yang segera akan dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus, Sanur,” jelas Putu Winastra sembari menyampaikan keberhasilan BBTF 2023 akan mempromosikan pariwisata yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan di Bali.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Kembali Menyapa Warga Pupuan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tak diragukan lagi, komitmen Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M dalam memberikan bantuan dan perhatian kepada masyarakat di seluruh kecamatan di Tabanan secara merata, menjadi tekad kuat yang terus dikedepankan. Terbukti pada hari ini, Jumat (16/6/2023) pihaknya kembali hadir di tengah-tengah warga Kecamatan Pupuan melalui aksi sosial ‘Menyapa dan Berbagi’ yang secara berkesinambungan terus dilakukan.

Berlangsung di GOR Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, dan diikuti oleh Sekretaris PKK Kabupaten Tabanan, serta dihadiri oleh Camat Pupuan, Kadis BPMD, Perbekel Batungsel dan Ketua TP PKK Kecamatan Pupuan, bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, susu serta kebutuhan pokok lainnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan anak-anak di Kecamatan Pupuan.

Bunda Rai Wahyuni melalui arahannya, menyampaikan bahwa kunjungannya tak lepas dari kerinduan yang dirasakannya kepada masyarakat Pupuan.

Kesempatan bertatap muka ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya mengakui, program yang telah berlangsung semenjak masa pandemi Covid-19 hingga saat ini, dirasa mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, meskipun tidak banyak, namun perhatian pemerintah sangat bisa dirasakan.

“Kedatangan saya hari ini adalah untuk mengobati kerinduan dan meskipun dengan bantuan ini nanti, sudah pasti tidak bisa menjangkau seluruhnya, tapi nanti saya akan bertahap membantu, mungkin tahun depan program ini akan terus saya lanjutkan agar bisa terus membantu semeton-semeton, lansia, ibu-ibu hamil, alit-alit yang kekurangan gizi dan kader PKK yang merupakan ujung tombak yang akan melanjutkan 10 program pokok PKK, yang saya harapkan bantuannya untuk meneruskan program-program kita di PKK,” ungkap Bunda Rai pagi itu.

Srikandi nomor 1 di Tabanan itu juga menjelaskan, bahwa kehadirannya tak hanya berfokus dalam memberikan bantuan saja, namun sekaligus untuk bersosialisasi terkait masalah-masalah yang menjadi kendala dalam pembangunan di Tabanan.

“Di kesempatan ini, karena kita jarang bertemu dan bertatap muka, sekaligus saya akan mensosialisasikan program kita di PKK, karena ini adalah tugas kita bersama, untuk menyejahterakan keluarga, tak hentinya saya mengajak ibu, untuk bagaimana kita selalu mensosialisasikan yang pertama, yaitu Hatinya PKK, apalagi setelah covid ini, paling tidak kalau kita laksanakan terus, kita bisa membantu menekan pengeluaran keluarga,” ujarnya.

Bunda Rai berpesan, bantuan-bantuan dari Provinsi kepada masyarakat seperti bibit sayuran dan hewan ternak agar dapat dipantau dan dikontrol pemeliharannya, sehingga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, begitupun pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode eco-enzyme yang sejatinya dapat dipelajari dan diterapkan dengan segera.

Ada 3 hal yang menjadi fokus perhatian Ny. Rai Sanjaya dalam 10 program pokok PKK yang patut mendapat atensi khusus. Yakni, program Aku Hatinya PKK, sosialisasi terkait sampah dan penekanan angka stunting di Tabanan.

“Terkait dengan masalah stunting, itu menjadi fokus pekerjaan kita, fokus ke tiga pekerjaan itu dulu, terutama yang saya harapkan masalah stunting ini, bagaimana agar nanti di Kabupaten Tabanan stunting itu bisa kita tekan lagi, sudah ada penurunan, artinya pekerjaan ibu-ibu semua sukses, Cuma perlu ditingkatkan lagi. Kita ajak juga dari posyandu, rutin berjalan ke sini setiap bulan, bersama-sama kita sosialisasikan permasalahan stunting ini,” paparnya lebih lanjut.

Pihaknya terus menekankan, agar ketiga fokus program tersebut dapat ditindaklanjuti dan terus disosialisasikan.

Kedatangan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan saat itu mendapat sambutan yang hangat dan antusias dari warga Desa Batungsel, kecamatan Pupuan.

Ny. Dwi Wahani Wirawan selaku ketua TP PKK Kecamatan Pupuan juga ungkapkan terima kasihnya atas perkenan Ibu Bupati datang serta memberikan bantuan untuk masyarakat. “Kami ucapkan selamat datang dan matur suksema, kepada Ibu Ketua TP PKK Kabupaten yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kami, khususnya di tengah-tengah kader PKK, lansia, Ibu hamil dan balita penerima manfaat aksi sosial di Kecamatan Pupuan. Penerima manfaat aksi sosial yang hadir saat ini ada dari Kader PKK sebanyak 140 orang, Balita 25 orang, Lansia 25 orang dan Ibu hamil 20 orang,” jelasnya. (rls)

Sekda Dewa Indra Lepas Kontingen Bali ke LT-V dan Karang Pamitran Nasional Tahun 2023

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR- Sekretaris Provinsi Bali Dewa Made Indra, mengapresiasi semangat yang ditunjukkan kontingen Kontingen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali yang akan berlaga dalam Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima Tahun 2023 (LT-5 2023) dan Karang Pamitran Nasional (KPN) Tahun 2023. “Saya merasa sangat bangga dan mengapresiasi komitmen serta kerja keras yang telah ditunjukkan oleh Kontingen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali dalam persiapan menghadapi,” katanya saat melepas secara resmi kontingen Provinsi Bali yang akan mengikuti LT-V dan Karang Pamitran Nasional Tahun 2023 bertempat di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada Kamis (15/6) sore.

Sekda Dewa Indra yang juga Sekretaris Mabida Gerakan Pramuka Bali melanjutkan, segala Persiapan yang dilakukan tidak hanya dalam aspek fisik, tetapi juga dalam aspek mental, pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan. “Semua ini merupakan modal berharga yang akan memperkuat langkah dan semangat juang dalam menghadapi tantangan yang akan dihadapi. Juara itu penting namun yang penting adalah pengalaman yang didapatkan ketika adik-adik mengikuti lomba ini. pembelajaran, pengembangan diri, dan peningkatan kualitas diri sebagai anggota Gerakan Pramuka,” katanya terkait lomba yang akan diadakan di Bumi perkemahan Cibubur tersebut.

Sekda juga berharap, Kontingen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali dapat memberikan yang terbaik, bertindak dengan integritas dan kejujuran, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan dalam setiap langkah perjuangannya. “Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kepercayaan diri yang tinggi, kita akan meraih prestasi yang gemilang. Saya mewakili Pemerintah Provinsi Bali, keluarga besar Pramuka Bali, dan masyarakat Bali, senantiasa memberikan doa dan dukungan penuh untuk kontingen Kwarda Bali,” tandas birokrat asal Pemaron, Buleleng tersebut.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali Kak Made Rentin melaporkan lomba yang akan diikuti perwakilan Bali tersebut merupakan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang secara berjenjang dari Tingkat Gugus Depan, Ranting, Cabang dan Daerah yang diadakan 5 tahun sekali. “Kwarda Bali mengirimkan duta terbaiknya dari hasil Lomba Tingkat IV yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 s.d. 23 Juni 2023, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur. Terdiri dari Regu Elang dan Regu Dahlia yang merupakan Regu Penggalang Putra dan Putri dari Kwartir Cabang Karangasem,” jelas Rentin.

Kepala BPBD Provinsi Bali ini juga menjelaskan Peserta LT-V sebanyak 8 orang Pramuka Penggalang Putra dan 8 orang Pramuka Penggalang Putri, didampingi 1 orang Pembina Pendamping Putra dan 1 orang Pembina Pendamping Putri dan dipimpin oleh 1 orang Pimpinan Kontingen.

Sedangkan Karang Pamitran Nasional (KPN) merupakan Pertemuan Pembina Pramuka Tingkat Nasional yang juga diadakan 5 tahun sekali dimana Kontingen Kwarda Bali berjumlah sebanyak 93 orang terdiri dari : Pembina Pramuka Siaga 25 Orang, Pembina Pramuka Penggalang 29 Orang, Pembina Pramuka Penegak 25 Orang, Satuan Karya Pramuka 1 Orang dan didampingi oleh 5 orang unsur Pimpinan Kontingen Daerah.
Pelepasan Kontingen Provinsi Bali ditandai dengan pemakaian jaket secara simbolis dari Sekda Provinsi Bali kepada perwakilan peserta serta penyerahan pataka, yang disaksikan pula oleh Kepala Kwartir Pramuka Provinsi bali beserta jajaran serta orang tua kontingen yang hadir.

Distan Sebut Stok Hewan Kurban Melimpah Jelang Idul Adha

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Made Subagia.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Made Subagia.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan menyebut stok ternak sapi dan kambing di Tabanan untuk menyambut hari Idul Adha 2023 mendatang melebihi kuota yang dibutuhkan.

Berdasarkan data, saat ini jumlah populasi sapi mencapai 38.729 ekor, kambing 4.296 ekor dan kerbau 49 ekor.

“Dari pendataan populasi di lapangan, kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha nanti mencapai 110 ekor dan kambing 207 ekor. Sedangkan stok yang ada di atas angka tersebut,” jelas Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Made Subagia, Kamis (15/6/2023).

Ia menjelaskan, estimasi tersebut berdasarkan survei di lapangan sehingga kemungkinan bisa berubah bila ada hewan yang masuk lagi sesuai permintaan konsumen.

“Data tersebut bersifat sementara dan bisa saja berubah sesuai kebutuhan konsumen,” ujarnya.

Subagia menyebut, untuk persiapan Idul Adha ini, pihaknya juga telah melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban secara rutin. Salah satunya dengan melakukan pemasangan ear tag pada ternak sapi.

“Pemasangan ear tag ini sebagai syarat untuk ternak sapi bisa dikirim ke luar Bali,” paparnya.

Adapun jumlah ternak sapi yang sudah dipasangi eartag ini mencapai 8.790 ekor dan sudah dilakukan sejak awal tahun 2023, tersebar di sembilan kecamatan yang ada di Tabanan.

Rinciannya antara lain, Kecamatan Baturiti sebanyak 2.365 ekor, Kecamatan Marga sebanyak 1.825 ekor, Kecamatan Kediri sebanyak 1.095 ekor, Kecamatan Kerambitan 1.010 ekor, Kecamatan Penebel sebanyak 841 ekor, Kecamatan Tabanan 465 ekor, Kecamatan Selemadeg 496 ekor, Kecamatan Selemadeg Timur 459 ekor, dan Kecamatan Selemadeg Barat sebanyak 234 ekor.

“Khusus di Kecamatan Pupuan capaiannya masih nihil karena di wilayah ini jumlah ternak masih sedikit. Namun, sapi di Pupuan tetap akan jadi sasaran ear tag,” imbuh Subagia. (ana)