- Advertisement -
Beranda blog Halaman 487

Jelang Galungan, Bupati Tamba Pastikan Ketersediaan Elpiji Aman di Jembrana

Bupati Jembrana I Nengah Tamba pantau ketersediaan pasokan gas elpiji menjelang Raya Galungan dan Kuningan,  Senin (26/2/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba pantau ketersediaan pasokan gas elpiji menjelang Raya Galungan dan Kuningan,  Senin (26/2/2024).

PANTAUBALI.COM. JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba memantau ketersediaan pasokan gas elpiji menjelang Raya Galungan dan Kuningan,  Senin (26/2/2024).

Selain distribusi elpiji, kesempatan yang sama dilakukan peninjauan bahan pangan pokok dan pasar murah. Pemantauan dilakukan untuk menjamin pasokan elpiji dan pangan pokok aman serta inflasi terkendali di Kabupaten Jembrana.

Usai pemantauan, Bupati Tamba menyebut sejauh ini ketersediaan dan pasokan elpiji 3 kilogram di Jembrana aman. Bahkan tidak terjadi kelangkaan seperti di kabupaten dan daerah lainnya.

“Saya memastikan karena situasi yang saya ikuti beberapa hari ini ada kelangkaan, mungkin di Denpasar dan Badung populasinya terlalu tinggi, sehingga kebutuhan gas cukup tinggi. Kalau kita di Jembrana kebutuhan tidak terlalu tajam, astungkara stok hari ini sudah cukup memadai dan akan aman sampai hari raya“ ujarnya.

Melalui pasar murah kata Bupati Tamba , selain menjaga inflasi juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu agar memanfaatkan pasar murah ini.

“Ini yang ketiga kalinya Pemkab Jembrana melaksanakan pasar murah. Pasar murah ini seperti biasa kita lakukan setiap menjelang hari raya pasti kita lakukan dan hari ini kita melihat harga beras ada di 17.000 dan kalau kita disini dapatlah potongan mungkin seribu , mungkin juga minyak hari ini ada di 15.000 di pasaran kita disini 14.000, bawang putih dan merah lumayan. Jadi benar-benar kita membantu meringankan beban masyarakat,“ jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan I Komang Agus Adinata mengungkapkan, pasar murah yang digelar di Balai Lingkungan BB Agung, dilakukan untuk pengendalian harga dan meyakinkan konsumen bahwa stok barang mencukupi jelang hari raya.

“Kita memberikan harga distributor disini sehingga masyarakat dapat menjangkau harga-harga dimana dipasaran secara umum memang hari raya itu kecendrungan harga sembako naik dan kita akan memberikan tetap pasar murah interpensi ini untuk mengendalikan harga sekaligus memberikan suasana dimasyarakat bahwa barang-barang itu ada,” jelasnya.

Disisi lain, Pengelola Pangkalan Gas PT. Merta Arthamagas, Made Krisna Mahardika, mengatakan menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan serta bulan puasa ketersediaan gas elpiji khusus ukuran 3 Kg (Gas Melon) dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Jembrana.

“Untuk pasokan pada saat hari raya ini saya nilai aman, karena kita kebetulan dikasi DO fakultatif juga DO extra dropping dan pasokan ini saya rasa cukup dan melimpah. Sampai hari ini pun kita juga punya banyak stok untuk di seluruh Jembrana,“ ucapnya.

Untuk harga gas melon sendiri, Made Krisna mengatakan di kabupaten Jembrana tidak ada mengalami peningkatan harga jual bahkan sampai ke tingkat pengecer. Pihaknya juga menyarankan agar masyarakat bisa membeli gas langsung ke agen pangkalan.

“Masalah harga di Jembrana tidak ada yang terlalu mahal, malah kita di warung dan pangkalan sudah dijual Rp 18.000,-. Kalau bisa, masyarakat belanjanya ke pangkalan, nanti supaya tidak ada margin yang berlipat-lipat, biar sesuai HET Rp 18.000,- ,“ ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan menjelang hari raya ini permintaan untuk gas elpiji mulai mengalami peningkatan. Pihaknya kembali memastikan bahwa ketersediaan gas elpiji khususnya 3Kg masih aman.

“Kalau permintaan ada peningkatan karena menjelang hari raya dan beberapa kegiatan mulai dari Pemilu, persiapan hari raya dan persiapan puasa memang ada peningkatan. Ketersediaan stok yang diberikan Pertamina yang dimandatkan ke agen untuk di kabupaten Jembrana khususnya sangat mencukupi,“ pungkasnya. (rls)

Pemerintah Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2024

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan, selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan.
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan, selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam hal ini, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan, selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada umat sedharma yang jatuh pada hari Buda Kliwon Wuku Dungulan, Rabu 28 Februari 2024 beserta dengan rangkaiannya, dan juga Hari Suci Kuningan yang jatuh pada hari Saniscara Kliwon Kuningan, Sabtu, 9 Maret 2024.

“Saya, I Komang Gede Sanjaya, Bupati Tabanan dan I Made Edi Wirawan, Wakil Bupati Tabanan, mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu dimanapun berada. Semoga Kebahagiaan dan Kedamaian datang dari segala penjuru, serta kita semua menemukan keberkahan,” ujarnya.

Selain itu, ajang Galungan dan Kuningan yang jatuh setiap 210 hari atau 6 bulan sekali itu, diharapkan Sanjaya menjadi momen bagi umat Hindu untuk meningkatkan bhakti sekaligus mengucap syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa atas seluruh manifestasi demi keselamatan dan kesejahteraan serta keharmonisan alam semesta.

Di hari yang suci ini, Bupati Sanjaya seraya berharap agar perayaan Galungan dan Kuningan dapat selalu menjadi momentum untuk memperkuat keyakinan diri dalam, memahami arti dari perayaan ini, serta melakukan perubahan menuju prilaku yang lebih baik lagi, sehingga mempererat persaudaraan dan toleransi dengan sesama umat, khususnya di Tabanan.

“Rahajeng rahina suci Galungan dan Kuningan bagi umat se-dharma. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, selalu memberikan anugerah kepada kita semua di saat menjalankan swadharma di kehidupan kita semua, selalu diberi kesehatan, kekuatan dan kedamaian guna bersama-sama, bersinergi, selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan demi terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” imbuh Sanjaya. (rls)

Curi Handphone Majikan Lantaran Sakit Hati, Manda Bebas Melalui Restoratif Justice 

Pemberian Restorative Justice Manda Ardiansyah (21), tersangka pencurian hanphone milik majikannya di sebuah ruko roti di daerah Kecamatan Kediri, Tabanan.
Pemberian Restorative Justice Manda Ardiansyah (21), tersangka pencurian hanphone milik majikannya di sebuah ruko roti di daerah Kecamatan Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Manda Ardiansyah (21), tersangka pencurian hanphone milik majikannya di sebuah ruko roti di daerah Kecamatan Kediri, Tabanan, dibebaskan melalui Restoratif Justice (RJ) pada Senin (26/2/2024).

Penyerahan RJ kepada Manda dilakukan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dan disaksikan oleh keluarganya.

Kepala Kejari Tabanan Ni Made Herawati mengatakan, RJ diberikan setelah sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) melaksanakan upaya perdamaian dengan menawarkan kepada tersangka dan korban untuk berdamai.

“Kemudian, pada 20 Februari 2024 di Griya Restoratif Justice Kantor Camat Tabanan, JPU selaku fasilitas melaksanakan proses perdamaian dengan menghadirkan para pihak untuk berdamai tanpa syarat,” ujarnya.

Herawati menjelaskan, Manda merupakan pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, mencuri satu unit hanphone Iphone 11 Pro Max milik majikannya bernama Ni Kadek Tantri Sedana Dewi yang ditaruh di kamar tidurnya pada 6 Januari 2024.

Manda bekerja sebagai sopir pengantar roti usaha majikannya dan tinggal bersama satu orang temannya di ruko.

Atas kejadian tersebut, Manda kemudian dilaporkan ke Polisi. Kemudian, dari hasil penyelidikan, ia berhasil ditangkap beserta dengan barang bukti satu unit hanphone.

“Alasan utama melakukan pencurian karena sakit hati sering dibulli majikan hingga minjucul niat untuk mengerjai dengan menyembunyikan hanphone majikannya. Kemudian dibawa pulang ke Banyuwangi. Atas perbuatannya korban mengalami kerugian mencapai Rp10 juta,” ungkap Herawati. (ana)

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Banjar Babakan Seltim

Evakuasi I Made Widia (58), warga asal Banjar Dinas Dukuh Pulu Kaja, Desa Mambang, Seltim, yang ditemukan meninggal di pinggir jalan Banjar Dinas Babakan, Minggu (25/2/2024).
Evakuasi I Made Widia (58), asal Banjar Dinas Dukuh Pulu Kaja, Desa Mambang, Seltim, yang ditemukan meninggal di pinggir jalan Banjar Dinas Babakan, Minggu (25/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), Tabanan dihebohkan dengan penemuan jasad pria paruh baya di pinggir jalan Banjar Dinas Babakan pada Minggu (25/2/2024).

Diketahui jasad pria tersebut bernama I Made Widia (58) asal Banjar Dinas Dukuh Pulu Kaja, Desa Mambang, Seltim. Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah melintas sore itu.

“Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan terjatuh dan tidak bergerak sama sekali sambil memegang motornya,” ujar Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Putu Budiawan dikonfirmasi, Senin (26/2/2024).

Ia menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WITA oleh saksi bernama I Wayan Sumadana (53) asal Banjar Babakan, yang tengah melintas menuju jalan pulang setelah mencari janur.

Beberapa meter dari tempat korban ditemukan meninggal, saksi melihat lampu belakang motor yang dalam keadaan hidup dan setelah didekati ternyata korban sudah dalam keadaan terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Mengetahui hal itu, saksi langsung memanggil tetangganya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke Kanwil Banjar Dinas Babakan.

“Menurut keterangan istri korban, pada pukul 13.00 WITA korban berpamitan akan pergi memancing ke Banjar Alas,” ungkap AKP Budiawan.

Dari hasil pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Seltim I, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, menurut pengakuan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit jantung.

“Dari keluarga telah membuat surat pernyataan bahwa menerima dengan ikhlas dan tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban,” imbuh Budiawan. (ana)

Tak Kantongi Izin Tayang Liga Inggris, Kemenkumham Bali Tindak Kafe di Badung

Kakanwil Kemenkumham Bali, Romy Yudianto.
Kakanwil Kemenkumham Bali, Romy Yudianto.

PANTAUBALI.COM, BADUNG– Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan HAM RI (Kemenkumham) dan PPNS Kanwil Kemenkumham Bali bersama personil Ditreskrimsus Polda Bali serta Kasubid Pelayanan Kekayaan Intelektual, menindak tegas pengelola kafe dan restoran yang menggelar acara nonton bareng liga sepak bola tanpa izin dari pemegang hak cipta, atas hak siar tayangan sepak bola Liga Inggris sejak 22-23 Februari 2024.

Berawal dari adanya laporan PT. Indonesia Entertainment Group (PT. IEG), selaku kuasa dari PT. Surya Citra Televisi (SCTV), PT. Vidio Dot Com (VIDIO), dan PT. Mediatama Televisi (NEX PARABOLA) sebagai pemegang hak siar atas tayangan olah raga dunia terhadap dugaan pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh enam kafe dan bar di wilayah Kabupaten Badung, Bali.

Mereka terindikasi melakukan kegiatan penyelenggaraan nonton bareng atau public viewing tayangan sepakbola Liga Inggris musim tahun 2022-2025 di tempat komersial tanpa izin dari pemegang lisensi.

Para pihak pengelola menayangkan siaran Liga Inggris tanpa izin dari PT. IEG yang merupakan pemegang lisensi hak siar eksklusif atas tayangan Liga Inggris musim tahun 2022-2025 di Indonesia.

Tindakan tegas yang dilakukan PT.IEG ini sebagai bentuk komitmen PT. IEG kepada para pelaku usaha yang sudah melakukan registrasi untuk menggelar kegiatan nonton bareng siaran olahraga secara resmi.

Berdasarkan hasil penggeledahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), PPNS DJKI melakukan penyitaan terhadap alat-alat atau benda-benda yang digunakan untuk melakukan media penyiaran tersebut, antara lain televisi, setbox, decoder, remote control, dan benda-benda lain yang mempunyai kaitan dengan perkara yang ditangani untuk dijadikan sebagai alat bukti dalam rangkaian penyidikan hingga persidangan di pengadilan.

Penayangan hak siar di tempat komersial tanpa izin dari Pemegang Hak Siar merupakan tindak pidana Hak Cipta pelanggaran Hak Terkait Lembaga Penyiaran sebagaimana diatur dalam Pasal 25 jo. 118 Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta bahwa pelaku dapat diancam dengan pidana penjara 4  tahun dan denda Rp1 miliar, sedangkan apabila dilakukan dengan maksud pembajakan diancam dengan pidana penjara 10 tahun dan denda Rp4 miliar.

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Anom Wibowo, menghimbau kepada tempat- tempat komersial, seperti hotel, kafe, dan sport bar, apabila hendak melakukan penayangan tayangan sepakbola Liga Inggris musim 2022-2025 pastikan mendapatkan izin lisensi terlebih dahulu dari pemegang hak siar tayangan Liga Inggris tersebut agar terhindar dari tuntutan hukum yang berlaku.

“Setelah itu, dilanjutkan pada 24 Februari 2024, yakni pemeriksaan lanjutan dengan penyusunan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para terlapor oleh PPNS DJKI yang turut didampingi oleh Tim Sub Bidang Pelayanan KI bertempat di Kanwil. Kemenkumham Bali,” paparnya.

Sejalan dengan penindakan tersebut, Kakanwil Kemenkumham Bali, Romy Yudianto turut menghimbau dan mengingatkan para pelaku usaha agar mengantongi izin atau lisensi hak siar terlebih dahulu.

“Sebelum mempertontonkan/mempertunjukkan siaran yang dilindungi hak cipta, hendaknya mencari ijin dahulu sehingga terhindar dari segala bentuk pelanggaran yang memiliki sanksi baik perdata maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya. (jas)

Pj. Gubernur Bali Kunjungi Pasar Murah Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Bali, Ny. Widiasmini Indra beserta Kepala Perangkat Daerah Provinsi Bali mengunjungi pasar murah yang digelar dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di depan Kantor Gubernur Bali, Minggu (25/2) pagi.

Seusai berkeliling dan berbelanja di pasar murah, Pj. Gubernur Bali menyampaikan jelang hari raya Galungan dan Kuningan akan terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat maka Pemprov Bali bersinergi dengan BPD Bali, Bank Indonesia dan stakeholder terkait lainnya menggelar pasar murah.

“Kami berharap dengan gelaran pasar murah ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat terutama akan kebutuhan menjelang hari raya seperti beras, minyak goreng, telor, buah-buahan hingga canang,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali dalam wawancaranya dengan awak media, dimana gelaran pasar murah ini merupakan salah satu upaya dari rangkaian upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjamin suplai serta distribusi barang untuk mengendalikan inflasi menjelang hari raya.

Lebih jauh, Sekda Dewa Indra menyampaikan dalam pengendalian inflasi terdapat empat strategi yang dilakukan yaitu keterjangkauan harga, ketercukupan suplai, kelancaran distribusi dan komunikasi. Komunikasi dimaksud untuk meyakinkan masyarakat kalau barang kebutuhan tersebut tersedia.

“Pelaksanaan pasar murah ini meskipun skalanya kecil, namun mampu membawa pesan kepada masyarakat kalau barang itu tersedia. Gas LPG 3kg yang katanya langka, di pasar ini tersedia, beras juga tersedia. Efek psikologis masyarakat ini yang coba kami atasi, kami meyakinkan masyarakat kalau barang tersebut tersedia di pasar, sehingga kami harap masyarakat tidak perlu membeli barang secara berlebihan, cukup sesuai kebutuhan saja karena persediaan aman,” imbuhnya.

Menanggapi kelangkaan pasokan Gas LPG 3 kg (gas melon), Sekda Bali menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan telah disepakati untuk mengantisipasi kebutuhan hari raya, telah diberikan tambahan suplai 250 ribu biji gas LPG 3kg ditambah dengan stok yang tengah beredar di pasar, maka asumsi kami jumlah tersebut cukup untuk hari raya Galungan dan seterusnya sehingga persediaan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir, pemerintah daerah pasti merespon dengan cepat begitu ada kelangkaan dan kami yakinkan masyarakat bahwa ketesediaan aman.

Masih dalam sesi wawancaranya, Dewa Indra juga menyampaikan masyarakat tidak usah khawatir terkait kenaikan harga beras karena dalam waktu tidak terlalu lama akan ada panen dan harga beras pasti akan turun karena suplai otomatis bertambah. Penyebab kenaikan beras saat ini merupakan dampak dari musim panen yang belum tiba karena badai el nino. Tetapi akhir Bulan Februari dan Maret sudah akan masuk musim panen, karena itu produksi gabah/beras akan tersedia cukup dan harga akan turun. Untuk mengatasi kenaikan harga akibat kurangnya stok akibat badai elnino ini kita atasi dengan operasi-operasi pasar dan masyarakat bisa membeli beras SPHP yaitu beras yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog.

Kegiatan kunjungan pasar murah pada pagi hari ini diawali dengan Pencanangan Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen yang ditandai dengan penanaman bibit jagung oleh Pj. Gubernur Bali, Sekda Bali, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Direktur BPD Bali serta Kepala Perangkat Daerah Provinsi Bali, dengan mengambil tempat di areal timur Kantor Gubernur Bali.

Harga Babi Jelang Galungan Capai Rp40 Ribu Per Kilo, Peternak Masih Tak Dapat Untung

Ternak babi di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.
Ternak babi di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Harga babi di tingkat peternak menjelang hari raya Galungan dan Kuningan kini berada di kisaran harga Rp36 – Rp40 ribu per kilogram. Sedangkan di tingkat pedagang mencapai Rp80 – Rp85 ribu per kilogram.

Hal itu diungkapkan oleh seorang peternak babi di Desa Baru, Marga, Ketut Gede Jaya Ada. Menurutnya harga babi di tingkat peternak sebelumnya sekitar Rp35 ribu per kilogram. Namun sekarang sudah mencapai Rp40 ribu.

“Kenaikan harga sudah terjadi sejak seminggu lalu. Saat penampahan Galungan harga bisa naik lagi karena permintaan juga akan meningkat,” ujarnya, Minggu (25/2/2024).

Meskipun terjadi kenaikan harga, Gede Jaya mengaku, para peternak belum bisa mendapatkan keuntungan yang memuaskan. Sebab, harga pakan babi saat ini terus mengalami lonjakan hingga mendekati harga Rp600 ribu per sak.

“Misalkan, kalau harga babi Rp36 ribu per kilo, kami tidak dapat untung sama sekali. Yang diuntungkan hanya di tingkat pemotong saja,” paparnya.

Sementara itu, mendekati Galungan Dinas Pertanian (Distan) melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di masing-masing kecamatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap babi di sejumlah titik pemotongan.

“Mulai besok kami akan lakukan pemeriksaan di semua kecamatan,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan I Gede Eka Parta Ariana.

Ia menjelaskan, pemeriksaan akan dilakukan dengan dua tahapan yakni pemeriksaan antemortem sebelum hewan dipotong dan postmortem yang dilakukan setelah hewan dipotong dengan mengecek konsistensi daging dan kondisi organ tubuh seperti hati, paru-paru, jantung.

“Tujuannya memastikan kesehatan daging sebelum dikonsumsi oleh masyarakat,” sambungnya

Terkait stok babi siap potong, Eka menyebut, untuk di Kabupaten Tabanan stoknya masih mencukupi untuk hari raya Galungan hingga Kuningan.

“Sebelumnya kami sudah melakukan pendataan di masing-masing kecamatan. Kami pastikan stok masih aman dan mencukupi,” ungkapnya. (ana)

Usung Pelestarian Seni Budaya, Bupati Sanjaya Buka Festival Ogoh-ogoh Singasana Tahun 2024

Pembukaan Festival Ogoh-ogoh Singasana Kabupaten Tabanan Tahun 2024.
Pembukaan Festival Ogoh-ogoh Singasana Kabupaten Tabanan Tahun 2024.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komitmen Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, dalam mendukung serta memfasilitasi kreatifitas dan inovasi seni generasi muda di Tabanan direalisasikannya melalui Festival Ogoh-ogoh Singasana Tahun 2024.

Dibuka dengan penuh sukacita dan semangat riang gembira, event seni dan budaya ini diikuti oleh ratusan peserta dan disaksikan ribuan masyarakat yang nampak memadati seputaran areal Gedung Kesenian I Ketut Maria,  Taman Bung Karno hingga Jalan Gajah Mada, Tabanan, Sabtu (24/2/2024).

Festival tahunan ini, merupakan inisiasi langsung dari orang nomor satu di Tabanan yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terutama Sekaa Yowana yang mengikuti perlombaan ogoh-ogoh, di mana penilaiannya telah dimulai sejak tanggal 22 Februari dan dilaksanakan hingga 26 Februari 2024 selama 5 hari.

Saat itu juga turut menyaksikan parade, salah satu Anggota DPR RI, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Jajaran Forkopimda, Sekda, para Asisten, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Tabanan, Perbekel serta Bendesa Adat setempat juga para tokoh masyarakat.

Pelaksanaan Festival Ogoh-Ogoh Singasana Tahun 2024 bedasarkan lomba yang diselenggarakan sebagai pilot project Kecamatan Tabanan ini mengambil tema “Nyomya Bhuta Kala Nyanggra Nawa Warsa Icaka 1946 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana”.

Diikuti oleh 12 Peserta dari 12 Desa Dinas yang ada di Kecamatan Tabanan. Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan pada 23 Februari lalu, para pemenang lomba telah ditentukan. Di mana juara pertama diraih oleh Yowana dari Desa Subamia yang memenangkan hadiah sebesar 10 juta rupiah.

Kemudian juara Kedua, yakni Yowana Desa Delod Peken dengan hadiah sebesar 7,5 juta rupiah dilanjutkan dengan juara Ketiga, yakni dari Yowana Desa Denbantas dengan hadiah sebesar 5 juta rupiah. Selanjutnya pada festival kali ini akan ditentukan kejuaraan khusus dari Juri kehormatan, yakni kategori Juara Terfavorit pilihan Bupati Tabanan, Juara terunik pilihan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan dan Juara Terkreatif pilihan Wakil Bupati Tabanan, di mana masing-masing juara akan mengantongi hadiah sebesar 5 juta rupiah.

Bupati Sanjaya di kesempatan itu, memberikan apresiasi yang sangat baik atas turut serta seluruh lapisan masyarakat dalam memeriahkan kegiatan tahunan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi ini. PIhaknya juga seraya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Bendesa Adat, tokoh-tokoh serta seluruh pihak terkait karena terselenggaranya parade ogoh-ogoh yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat Tabanan.

“Kita di Pemerintah Era Baru ini, bahwa setiap tahun ada 12 bulan, banyak parade yang akan kita lakukan, seperti kemarin ada lampion dan parade nusantara, Parade Imlek dan lain-lain. Semua kita parade-kan, sehingga masyarakat Tabanan menjadi riang gembira, menyambut Tabanan Era Baru ini. Bagaimana tugas pemerintah untuk menghibur masyarakat, sehingga masyarakat dan anak-anak menjadi riang gembira, dengan pemerintah juga melaksanakan pelestarian adat, agama dan seni budaya,” ujar Sanjaya penuh semangat.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Made Yudiana juga menyampaikan terselenggaranya festival ini merupakan peran serta dan inisasi yang luar biasa dari Bupati Tabanan. “Mewakili para yowana, kami menghaturkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Bupati atas ruang, waktu dan pendanaan yang telah diberikan. Sehingga kreatifitas anak muda di Tabanan dapat terwadahi seperti saat ini,” jelasnya.

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yakni untuk memberikan apresiasi atas kreatifitas seni generasi muda, melestariakn adat seni dan budaya dan juga mempererat hubungan generasi muda, khususnya Sekaa Teruna di Tabanan. Dalam memeriahkan kegiatan ini, di seputaran Taman Bung Karno juga dilaksanakan berbagai pameran UMKM dan aneka kuliner, juga disediakan hiburan seperti joged, pementasan seni hingga penampilan grup band mulai dari 22 hingga 25 februari 2024. (rls)

Cerminan Toleransi dalam Keberagaman, Bupati Tabanan Hadiri Ramah Tamah Perayaan Cap Go Meh

Bupati Tabanan bersama jajaran dalam acara ramah tamah dan santap siang bersama oleh Yayasan Kerta Yasa yang bertempat di Vihara Dharma Cattra/Kong Co Bio Tabanan, Sabtu (24/2/2024)
Bupati Tabanan bersama jajaran dalam acara ramah tamah dan santap siang bersama oleh Yayasan Kerta Yasa yang bertempat di Vihara Dharma Cattra/Kong Co Bio Tabanan, Sabtu (24/2/2024)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Cerminan toleransi dan kebersamaan serta komitmen meningkatkatkan harmonisasi dalam keberagaman di Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M, dengan penuh sukacita hadiri acara perayaan hari raya Imlek Cap Go Meh 2575.

Ia sekaligus hadir dalam acara ramah tamah dan santap siang bersama oleh Yayasan Kerta Yasa yang bertempat di Vihara Dharma Cattra/Kong Co Bio Tabanan, Sabtu (24/2/2024).

Dalam suasana penuh suka cita dan kebersamaan siang itu, akhir perayaan Tahun Baru Imlek 2024 yang merupakan tahun naga kayu tersebut juga dihadiri oleh salah satu anggota DPR RI dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, Jajaran Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah Terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat Tabanan, Perbekel dan Bendesa Adat setempat serta warga besar Indonesia Tionghoa.

Di kesempatan yang berbahagia tersebut, Sanjaya menyampaikan atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi positif juga menyampaikan selamat atas terselenggaranya kegiatan perayaan hari raya Imlek dan Cap Go Meh ini. Pihaknya sekaligus berharap hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini dapat terus dibangun dengan baik serta selalu ditingkatkan.

“Hari ini kita membuktikan kepada seluruh masyarakat, bahwa kita di Tabanan sudah terbiasa dengan perbedaan, tidak ada masalah fundamental atas perbedaan yang ada. Kita justru merayakan perbedaan yang ada, salah satunya perayaan Imlek yang kita rayakan dengan suka cita hari ini, dimana wajah kota Tabanan dihias dengan lampion yang begitu indah. Begitu juga parade Imlek telah digelar dengan sangat meriah beberapa hari yang lalu,” ujar Sanjaya.

Lebih dari itu, Sanjaya juga sampaikan rasa syukurnya akan komitmen etnis Tionghoa di Kabupaten Tabanan selama ini. Etnis Tionghoa bersama-sama segenap komponen masyarakat Tabanan lainnya, yang telah bersatu padu meningkatkan dukungan, peran, dan inisiatifnya dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat Tabanan. Pihaknya meyakini, di tahun naga kayu tersebut dengan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, disertai kerja keras, dapat membantu mewujudkan Kabupaten Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani.

Selaku Ketua Yayasan Kerta Yasa Tabanan, Liem Surya Adinata menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Tabanan beserta jajaran yang sudah berkenan menghadiri perayaan Cap Go Meh sekaligus dukungan yang luar biasa telah diberikan selama perayaan Imlek Tahun 2024 tersebut ataupun tahun sebelumnya.

“Kami diberi ruang untuk bisa berekspresi, berkreasi yang dituangkan dalam acara parade dan Pentas Budaya perayaan Imlek tanggal 18 Februari 2024 yang diprakarsai INTI Tabanan. Kegiatan tersebut mencerminkan Kabupaten Tabanan dibawah kepemimpinan Bapak Bupati, mampu menunjukkan Tabanan sebagai kota yang harmoni dengan konsepnya pade Eling pade Liang dan pade Gelahan. Sungguh sangat menjunjung keberagaman, persaudaraan dan juga sebagai kota yang sangat menjunjung toleransi,” pungkas Liem.

Pihaknya berharap agar acara ini akan bisa berlangsung setiap tahun dan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Tabanan. Pihaknya juga menyampaikan, bahwa segenap warga Tionghoa siap menjadi partner untuk melaksanakan hajatan tersebut dengan semangat kebersamaan dan bersama membangun Tabanan, sehingga pihaknya juga bisa berperan aktif dan bisa bangga jadi orang Tabanan dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani. (rls)

21 Orang WNA dan Warga Blasteran Ajukan Diri Jadi WNI

Sidang pewarganegaraan oleh Tim Evaluasi Kewarganegaraan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali.
Sidang pewarganegaraan oleh Tim Evaluasi Kewarganegaraan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Tim Evaluasi Kewarganegaraan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali melaksanakan sidang pewarganegaraan kepada 21 Warga Negara Asing (WNA) yang mengajukan permohonan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Jumat (23/2/2024).

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Alexander Palti menerangkan, terdapat tiga Warga Negara Asing yang mengajukan permohonan pewarganegaraan (Naturalisasi), untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) berdasarkan Pasal 8 UU Nomor 12 Tahun 2006.

“Pemohon Warga Negara Asing pertama bernama Antonio Camaiani, yang bersangkutan sebelumnya WNA berkewarganegaraan Italia dan Warga Negara Asing kedua dan ketiga bernama Laia Gil Coca serta Ricard Andreu Martinez yang sebelumnya merupakan WNA berkewarganegaraan Spanyol,” paparnya.

Selanjutnya, 18 orang lainya merupakan subjek anak berkewarganegaraan ganda yang terdiri dari perkawinan campuran antara negara Indonesia-Jepang sebanyak 16 orang, satu orang Indonesia-Swiss, serta satu orang Indonesia-Inggris, seluruhnya mengajukan permohonan pewarganegaraan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2022.

Dalam sidang tersebut, Kepala Divisi Alexander Palti bersama Tim Verifikasi mengajukan beberapa pertanyaan, diantaranya pertanyaan tentang wawasan Kewarganegaraan, Pajak dan Tindakan Kriminal.

“Mereka menjawab dengan cukup baik pertanyaan tentang wawasan Kewarganegaraan maupun pertanyaan lainya,” ujarnya.

Selain itu, pemohon juga diminta untuk melafalkan Pancasila dan ditanyakan dasar keinginanya untuk menjadi seorang WNI.

“Sebagian besar pemohon menjawab timbulnya keinginan menjadi seorang WNI disebabkan oleh rasa nyaman untuk tinggal di Indonesia khusunya di Bali, karena Bali memiliki budaya yang kaya dan unik, dengan berbagai tradisi dan ritual keagamaan yang menarik, hal tersebut tidak mereka temui di tempat lain,” terangnya.

Berikutnya diterangkan, secara formil ke-21 WNA tersebut dinilai baik, nantinya tim verifikator akan melakukan verifikasi lebih lanjut kelengkapan berkas untuk kemudian diajukan ke pusat.

Turut hadir dalam acara, Tim unsur Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Bali, unsur dari Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bali, Polda Bali, dan Kanwil Ditjen Pajak Bali berlangsung di ruang Nakula. (jas)