- Advertisement -
Beranda blog Halaman 488

Lestarikan Seni Budaya, Sekda Badung Support Lomba Kesenian Gender Wayang 

Sekda Wayan Adi Arnawa saat membuka Lomba Gender Wayang Berpasangan Kategori SD dan SMP yang digelar oleh Sanggar Sada Suara di Wantilan DPRD Badung, Puspem, Minggu (11/2/2024).
Sekda Wayan Adi Arnawa saat membuka Lomba Gender Wayang Berpasangan Kategori SD dan SMP yang digelar oleh Sanggar Sada Suara di Wantilan DPRD Badung, Puspem, Minggu (11/2/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung selalu komit terhadap pelestarian seni budaya Bali.

Hal itu ditunjukkan dengan memberikan support berupa dana, sekaligus membuka Lomba Kesenian Bali Gender Wayang Berpasangan Kategori SD dan SMP yang digelar oleh Sanggar Sada Suara, bertempat di Wantilan DPRD Badung, Puspem, Minggu  (11/2/2024).

Mewakili Bupati, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana Pemkab Badung Rp30 juta untuk Lomba Gender Wayang diterima ketua panitia Ida Bagus Gede Mahendra dan disaksikan langsung oleh seluruh peserta.

“Lomba ini sangat positif melestarikan seni adat dan budaya warisan leluhur sekaligus mengasah kemampuan seni anak-anak dari usia dini untuk mengenal dan ikut menjaga melestarikan seni dan budaya warisan leluhur kita,” ujar Adi Arnawa.

Sementara, Ketua Panitia penyelenggara ida Bagus Gede Mahendra menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekda Adi Arnawa. Lomba kali ini bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya serta meningkatkan aktivitas dan kreativitas di bidang seni dan budaya Bali.

”Terima kasih kami sampaikan kepada Sekda Badung yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dan membuka kegiatan lomba kesenian Bali ini. Kegiatan lomba Gender Wayang yang diikuti oleh sebanyak 10 pasang kategori SD dan SMP,” lapornya. (rls)

Bahaya Hipotermia Bagi Pendaki Gunung dan Cara Mencegahnya

Evakuasi pendaki yang mengalami Hipotermia di Gunung Agung, Bali.
Evakuasi pendaki yang mengalami Hipotermia di Gunung Agung, Bali.

PANTAUBALI.COM – Kegiatan mendaki gunung menjadi salah satu kegiatan yang paling digemari oleh semua kalangan, khususnya anak muda. Kegiatan ini dapat melatih fisik dan mental serta pengetahuan dasar untuk mempertahankan diri di alam.

Namun, aktivitas mendaki gunung memiliki resiko salah satunya adalah Hipotermia akibat kondisi cuaca dan hawa dingin di daerah pegunungan.

Seperti yang dialami seorang pendaki perempuan di Gunung Agung, Bali, bernama Luh Asri Ningsih Widi Nurjaya (23) pada Minggu (11/2/2024). Perempuan asal Desa Jagaraga, Kabupaten Buleleng tersebut harus dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan lantaran mengalami hipotermia.

Diketahui ia sebelumnya mendaki bersama sembilan orang temannya melalui jalur pendakian Pura Pengubengan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Kemudian pada Minggu dini hari, ia dikabarkan mengalami hipotermia dan dengan kondisi kaki terkilir pada ketinggian 1760 MDPL.

Ia lantas dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke Puskesmas Desa Rendang untuk mendapat perawatan.

 

Lantas, Apakah Hipotermia dan Bahaya bagi Pendaki Gunung?

Hipotermia merupakan kondisi ketika suhu tubuh mengalami penurunan drastis hingga dibawah 35 derajat Celsius yang mengakibatkan jantung dan organ vital lainnya tidak dapat berfungsi secara normal.

Jika penderita hipotermia tidak segera mendapat penanganan maka akan menyebabkan henti jantung, gangguan sistem pernapasan hingga kematian.

Suhu tubuh normal pada manusia umumnya berkisar antara 36,5 – 37,3 derajat Celsius. Penurunan suhu tubuh ini umunya terjadi ketika terpapar suhu udara rendah, angin kencang dan pakaian basah.

Bila hal itu terjadi dalam waktu lama maka suhu tubuh akan turun drastis dan badan tiba-tiba menggigil. Kondisi inilah yang disebut hipotermia.

Bagi pendaki gunung, hipotermia menjadi ancaman yang serius karena mereka sering terpapar suhu dingin dan cuaca ekstrem. Disamping itu, ketika berada di puncak gunung maka suhu udara semakin rendah dan cuacam menjadi semakin tidak dapat diprediksi.

 

Cara Mengindari Hipotermia saat Mendaki Gunung

Sebelum melakukan aktivitas mendaku gunung, maka para pendaki perlu mengetahui cara-cara pencegahan hipotermia, khususnya bagi pendaki pemula. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengindari hipotermia:

  • Menggunakan pakaian yang tepat

Gunakan pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca dan suhu di daerah pendakian. Pakaian seperti jaket, sweater dan celana panjang adalah lapisan pakaian yang baik untuk melindungi tubuh dari perubahan suhu di gunung.

  • Bawa peralatan pendukung

Peralatan pendukung yang bisa dibawa saat mendaki gunung yakni selimut aluminium, ponco, atau tarp yang bisa membantu menjaga tubuh tetap hangat dari kondisi cuaca ekstrem.

  • Konsumsi makanan dan minuman yang cukup

Makanan dan minuman yang cukup akan membantu tubuh untuk menghasilkan energi panas untuk menghadapi suhu dingin saat berada di daerah pegunungan.

  • Istirahat di tempat yang aman

Jika terjadi hujan saat sedang melakukan pendakian, maka istirahatlah di tempat yang aman dan terhindar dari air hujan dan anggin. Tindakan ini dilakuka tuntuk menghindari penurunan suhu tubuh secara drastis.

  • Selalu pantau cuaca

Saat mendaki, usahakan perhatikan perkembangan cuaca dan jika cuaca semakin buruk maka segera turun dari puncak gunung.

 

Penting diingat bagi pendaki agar menghindari hipotermia dengan menggunakan pakaian yang tepat dan membawa peralatan pendukung. Selain itu, pendaki juga harus mengetahui gejala hipotermia agar dapat mengambil tindakan pertolongan pertama yang tepat. (ana)

Libur Panjang Imlek, Objek Wisata di Tabanan Dipadati Wisatawan

Kunjungan wisatawan di DTW Tanah Lot.
Kunjungan wisatawan di DTW Tanah Lot.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Momen libur panjang perayaan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili pada Kamis (8/2/2024) hingga hari ini Minggu (11/2/2024) memberikan dampak postif terhadap kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di Kabupaten Tabanan.

Seperti di Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot yang terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan. Manajemen operasional mencatat jumlah kunjungan wisatawan naik dua kali lipat dari hari biasa.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Manager DTW Tanah Lot I Putu Toni Wirawan. Ia menyebut, berdasarkan catatan, rata-rata jumlah kunjungan wisatawan mencapai 8.000 orang lebih per hari.

“Kunjungan meningkat sejak hari Kamis lalu yang mencapai 8 ribu orang. Kalau sebelumnya di hari-hari biasa hanya 4.000 sampai 5.000 orang,” ucapnya, Minggu (11/2/2024).

Toni menyebut, kunjungan didominasi oleh wisatawan domestik dari pulau Bali maupun luar Bali, khususnya pulau Jawa. “Sementara mancanegara masih ada dari Negara Eropa dan India. Namun jumlahnya tidak terlalu banyak,” sambungnya.

Hal yang sama juga terjadi di Objek Wisata Ulun Danu Beratan yang terletak di Kecamatan Baturiti. Seperti diungkapkan Humas DTW Ulun Danu Beratan I Made Sukarata. Menurutnya, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 3.000 orang. “Jika hari biasanya hanya 1.000 – 2.000 orang,” ungkapnya.

Pengunjung juga masih sama didominasi oleh wisatawan domestik dari Pulau Jawa. Pihaknya memperkirakan puncak kunjungan akan terjadi hari ini.

“Kalau cuaca tidak hujan, mudah-mudahan hari ini bisa lebih dari 3.000 orang,” harapnya.

Sukarata menambahkan, meskipun terjadi lonjakan kunjungan pihaknya tidak terkendala dengan parkir kendaraan baik untuk bus maupun mobil pribadi.

“Sampai saat ini belum ada kendala karena kami sudah menyiapkan skema parkir. Disamping itu, waktu berkunjung wisatawan juga tidak lebih dari dua jam sehingga tidak sampai terjadi penumpukan,” imbuhnya. (ana)

Alami Hipotermia dan Kaki Terkilir, Pendaki Perempuan di Gunung Agung Dievakuasi Tim SAR

Evakuasi pendaki perempaun, Luh Asri Ningsih WidiNurjaya (23) mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Agung pada Minggu (11/2/2024).
Evakuasi pendaki perempaun, Luh Asri Ningsih WidiNurjaya (23) mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Agung pada Minggu (11/2/2024).

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Seorang pendaki perempuan di Gunung Agung bernama Luh Asri Ningsih Widi Nurjaya (23) harus dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan lantaran mengalami hipotermia, Minggu (11/2/2024).

Diketahui, perempuan asal Desa Jagaraga, Kabupaten Buleleng ini mendaki pada Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 13.00 WITA. Ia menadaki bersama sembilan orang temannya melalui jalur pendakian Pura Pengubengan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana mengatakan, Basarnas menerima laporan pada Minggu sekitar pukul 02.45 WITA dari ayah korban dan langsung menerjunkan personel menuju lokasi kejadian.

“Korban mengalami hipotermia dan terkilir pada ketinggian 1760 MDPL, selanjutnya Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi pada koordinat yang telah ditentukan,” ujarnya.

Ngurah Eka Wiadnyana menyebut, saat ditemukan kondisi korban masih stabil. Namun tidak bisa berjualan karena kakinya terkilir.

“Selanjutnya, korban digendong menuju pos 1 pada ketinggian 1500 MDPL. Setibanya dibawah, korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Desa Rendang,” tambahnya.

Adapun, proses evakuasi terut melibatkan BPBD Karangasem, Polsek Rendang serta Pemandu Lokal.

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar I Nyoman Sidakarya menghimbau kepada para pendaki agar mengikuti himbauan dari petugas pengelola pendakian.

“Selain itu diperlukan juga fisik yang prima dan perbekalan yang memadai saat melaksanakan pendakian,” tambahnya. (ana)

Bupati Tabanan Dukung Kreativitas ST Panca Yowana Banjar Langan Kerambitan

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri undangan Kegiatan Lomba Mancing ST. Panca Yowana Banjar Langan, Desa Belumbang, Kerambitan.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri undangan Kegiatan Lomba Mancing ST. Panca Yowana Banjar Langan, Desa Belumbang, Kerambitan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kembali dukung kreativitas pemuda melalui lomba mancing, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M, menghadiri undangan Kegiatan Lomba Mancing ST. Panca Yowana Banjar Langan, Desa Belumbang, Kerambitan yang bertempat di Saluran Irigasi Subak Belumbang, Banjar Langan, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan Tabanan, Sabtu (10/2/2024).

Dalam suasana kompak dan semangat ratusan pemancing tersebut, turut hadir anggota DPR RI I Made Urip, Sekda dan jajaran pimpinan OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Kerambitan serta tokoh masyarakat setempat dalam kegiatan lomba mancing yang pagi itu yang juga didukung cuaca cerah.

Di kesempatan tersebut Bupati Sanjaya sampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada adik-adik Sekaa Teruna atas kekompakan yang sudah sangat luar biasa membangun sebuah kreativitas lomba mancing yang dilakukan dalam rangka penggalian dana untuk pembuatan ogoh-ogoh dalam rangka menyambut hari raya Nyepi yang akan datang.

“Adik-adik juga sudah audiensi ke Kantor Bupati untuk Sekaa Teruna, kekurangan apapun disini adik-adik asal bersatu, termasuk nanti dalam rangka pembuatan ogoh-ogoh, dalam rangka pembuatan pakaian untuk Sekaa, Bapak akan backup dan bantu untuk adik-adik,” ujar politisi asal Dauh Pala tersebut.

Selaku Panitia Acara dan Wakil Ketua ST. Panca Yowana Banjar Langan Desa Belumbang, I Putu Gede Deva Pradnyana Putra sampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bapak Bupati atas kehadirannya pada acara tersebut yang juga sekaligus bertujuan untuk menjunjung kreativitas bagi peserta, juga menumbuhkan rasa persatuan organisasi Sekaa Teruna setempat.

“Ini merupakan suatu hal yang kami banggakan, semoga kedepannya nanti kami bisa selalu sukses dan selalu semangat untuk menjalankan organisasi dan memohon selalu arahan dan dukungan Bapak Bupati kepada ST. Panca Yowana,” pinta Deva.

Dengan sejumlah 600 kupon yang disiapkan, pihaknya menyampaikan sejumlah 200 kupon lebih berhasil terjual dengan harga Rp50 ribu per kuponnya. Dalam perlombaan ini para pemancing berlomba memperebutkan ikan lele yang telah ditebar, untuk mendapatkan total hadiah sejumlah Rp3,5 juta dan 20 hadiah hiburan serta 1 buah handphone.

Sejalan dengan visi-misi Kabupaten Tabanan, Gede Deva berharap kedepannya untuk ST panca yowana agar selalu kompak dan selalu berintegritas dan selalu aman unggul madani menjalankan organisasi di sekaa truna truni juga lanang istri seglalak seglilik, segluluk sabayantaka untuk dapat mewujudkan Tabanan Era Baru Yang Aman Unggul Madani. (rls)

2 Napi Konghucu Terima Remisi Hari Raya Imlek

Dua orang narapidana Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kanwil Kemenkumham Bali beragama Konghucu menerima Remisi Khusus (RK) menyambut Hari Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili. 
Dua orang narapidana Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kanwil Kemenkumham Bali beragama Konghucu menerima Remisi Khusus (RK) menyambut Hari Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili. 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dua orang narapidana Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kanwil Kemenkumham Bali beragama Konghucu menerima Remisi Khusus (RK) menyambut Hari Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili.

Kegiatan penyerahan remisi dipimpin langsung oleh Kalapas, didampingi pejabat struktural beserta staf dan perwakilan narapidana, Sabtu (10/2/2024).

Dua orang narapidana yang beragama Konghucu ini telah memenuhi syarat, sehingga mereka berhak untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman sebesar 15 hari.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho menyampaikan, pemberian Remisi Khusus Imlek ini, diharapkan bukan hanya sekedar pengurangan masa pidana semata, namun harus dipandang sebagai perenungan diri untuk mengingat kesalahan yang telah diperbuat.

“Semoga dengan mendapatkan pengurangan masa pidana ini dapat meningkatkan semangat untuk menjalani program pembinaan dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” terang Nugroho.

Selanjutnya, berkaitan dengan hal tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Romi Yudianto menyampaikan, Hari Raya Imlek 2575 Kongzili menjadi momen istimewa bagi dua narapidana beragama Konghucu di Lapas Kelas IIA Kerobokan.

“Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan kemauan untuk memperbaiki dirinya,” ujar Romi.

Ia menerangkan, meskipun hanya dua narapidana yang menerima RK Imlek tahun ini, Romi menegaskan bahwa hal ini merupakan wujud komitmen Kemenkumham dalam memberikan hak-hak narapidana yang telah memenuhi syarat.

“Diharapkan remisi ini dapat menjadi motivasi bagi narapidana lainnya untuk terus berbenah diri dan meningkatkan kualitas diri selama menjalani masa pembinaan,” imbuhnya.

Romi juga mengingatkan kepada narapidana penerima remisi, setelah diberikan remisi agar tetap taat pada aturan dan disiplin selama menjalani sisa masa hukumannya.

“Gunakan kesempatan ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke masyarakat dengan penuh semangat untuk berkontribusi positif,” pesan Romi. (jas)

Masa Kampanye Selesai, Pj. Gubernur Bali Ajak Masyarakat Datang Ke TPS Salurkan Hak Pilih

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Setelah memasuki hari ke-75 pelaksanaan tahapan kampanye Pemilu Tahun 2024 yang sudah dimulai sejak tanggal 28 November 2023, mulai 11 Februari 2024 kita akan memasuki masa tenang sampai dengan tanggal 13 Februari 2024. Selanjutnya, pada tanggal 14 Februari 2024 kita bersama-sama akan ke TPS melakukan pencoblosan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota legislatif, seperti anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota. Untuk itu, Penjabat (Pj.) Gubernur Bali mengajak seluruh masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya. Harapan tersebut disampaikan Pj. Gubernur Bali, S.M.Mahendra Jaya dalam sambutannya dalam acara Penutupan Kampanye Damai Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali di Gedung Dharma Alaya, Lumintang, Denpasar, Sabtu (10/2).

Lebih jauh dalam sambutannya, Pj. Gubernur Bali menyampaikan bahwa kita semua patut bersyukur tahapan kampanye yang diprediksi terdapat kerawanan-kerawanan dengan kedewasaan peserta Pemilu, tim sukses, masyarakat, dan pengaturan oleh penyelenggara Pemilu, pengamanan dan juga ASN telah menjaga netralitasnya, serta adanya peran serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda yang berperan sebagai cooling system menjadikan tahapan kampanye berjalan dengan aman dan damai, sehingga situasi Kamtibmas di Bali sangat kondusif.

“Atas capaian dan situasi Kamtibmas Bali yang sangat kondusif tersebut, Saya atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Bali menyampaikan terima kasih. Pada saat pelaksanaan kampanye para peserta Pemilu didukung tim sukses telah menyampaikan visi, misi, dan program kerjanya. Saya juga melihat masyarakat antusias, gembira dan damai hadir atau mengikuti kegiatan kampanye tersebut. Tidak ada peristiwa yang mengganggu keamanan dan kedamaian, dari tahapan pelaksanaan kampanye,” imbuhnya.

Pj. Gubernur Mahendra Jaya menambahkan sebagaimana kita ketahui salah satu indikator keberhasilan Pemilu adalah tingkat partisipasi publik. Semakin tinggi tingkat partisipasi publik menunjukkan kuatnya legitimasi terhadap pemimpin. Terkait hal tersebut KPU Provinsi Bali telah menargetkan partisipasi publik dalam Pemilu Tahun 2024 adalah 83%. Suatu angka yang realistis kalau melihat partisipasi publik di Bali pada Pemilu sebelumnya (Tahun 2019) di atas 80%. Pemilihan Umum selain memilih calon pemimpin dan calon legislatif untuk keberlanjutan pemerintahan, secara esensi juga merupakan proses pembelajaran dan ujian bagi seluruh elemen bangsa seberapa jauh nilai-nilai demokrasi, keanekaragaman telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.

“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya. Penggunaan hak pilih adalah swadarma terhadap Negara yang sangat penting guna keberlanjutan pemerintahan, kemajuan bangsa dan negara,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Pj.Gubernur menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan suasana kondusif seperti ini sehingga perhelatan Pemilu Serentak 2024 dapat berjalan aman, lancar, dan damai.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan dimana pihaknya telah memastikan seluruh penyelenggara Pemilu tidak main-main dan mengikuti aturan yang ada dan tidak ada tendensi apapun. Pihaknya juga memastikan bahwa logistik pemilu telah siap untuk didistribusikan ke masing-masing desa.

Ketua KPU Provinsi Bali juga meminta agar mulai besok seluruh atribut kampanye baik spanduk, umbul-umbul atau alat kampanye lainnya agar dibersihkan dan tidak ada pelaksanaan kampanye di luar jadwal.

Di akhir sambutannya, Ketua KPU Bali juga mengajak semua pihak untuk bekerjasama dalam mengawal semua kegiatan dan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS sehingga target 83% partisipasi pemilih di tahun ini dapat tercapai dan zero sengketa ke Mahkamah Konstitusi.

“Dalam demokrasi gesekan dan perbedaan itu pasti ada, tapi semua dilakukan dengan cara cara yang baik sesuai peraturan yang ada, saya harap kita semua damai, demokrasi boleh berbeda tetapi kedamaian yang utama,” pungkasnya.

Dalam acara yang bertajuk “Harmoni dalam Demokrasi Bali Shanti” turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Sugawa Korry, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali, Brigjen TNI Agus M Latief,S.I.P, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Saguna, Jajaran Forkopimda Provinsi Bali, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali, tokoh agama, para pengurus partai dan undangan lainnya. Acara juga diisi dengan doa lintas agama serta persembahan “Nyanyian Dharma”.

22 Orang Sopir Logistik Pemilu Tabanan Dites Urine

22 orang sopir truk yang bertugas mengantarkan logistik surat suara Pemilu 2024 di Kabupaten Tabanan menjalani tes urine pada Sabtu (10/2/2024).
22 orang sopir truk yang bertugas mengantarkan logistik surat suara Pemilu 2024 di Kabupaten Tabanan menjalani tes urine pada Sabtu (10/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 22 orang sopir truk yang bertugas mengantarkan logistik surat suara Pemilu 2024 di Kabupaten Tabanan menjalani tes urine pada Sabtu (10/2/2024).

Tes urine ini dilakukan oleh Polres Tabanan di halaman parkir Gudang KPU Tabanan, Jalan Bypass Ir.Soekarno, Kecamatan Kediri. Hasil tes menunjukkan, semua sopir negatif atau bebas dari Narkotika.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, tes urine ini bertujuan untuk memastikan para sopir yang bertugas mendistribusikan logistik pemilu bebas dari penggunaan Narkotika, Psikotropika dan obat terlarang lainnya.

“Karena ini logistik utama dan penting maka dilakukan cek urine khususnya kepada para sopir truk yang akan melakukan pendistribusian logistik agar jalannya pendistribusian logistik ini tidak terhambat,” ujarnya.

Selain tes urine, pihaknya bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan juga telah mengecek kondisi kendaraan yang digunakan untuk pengantar semua logistik.

Adapun sesuai jadwal yang telah ditentukan, pendistribusian logistik akan dilakukan selama empat hari untuk empat daerah pemilihan (dapil) yang ada di KabupatenTabanan. Hari ini pengiriman logistik pertama akan dilakukan kedapil 2 yakni Kecamatan Selemadeg Raya dan Pupuan.

Kemudian besok akan dilanjutkan ke dapil 3 yakni Kecamatan Penebel dan Baturiti. Selanjutnya, dapil 4 yakni Kecamatan Kediri dan Marga. Terakhir dapil 1 yakni Kecamatab Tabanan dan Kerambitan.

“Logistik ini dari Gudang KPU akan bergeser langsung menuju kantor Desa atau PPS. Untuk atensi para Kapolsek agar mengecek para anggota yang melaksanakan pengamanan dan mengecek kelengkapan yang ada di wantilan atau Kantor Desa,” jelas AKBP Leo.

Sementara itu, Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan mulai hari ini hingga 13 Pebruari 2024 dilaksanakan pendistribusian logistik utama yaitu kotak suara dan isinya.

Untuk alur pendistribusian logistik dari Gudang Logistik KPU Tabanan menuju PPS atau Desa yang diangkut dengan menggunakan kendaraan truk box yang dikawal Polisi bersenjata lengkap, sehingga keamanan logistik dipastikan aman.

“Kami pastikan juga pendistribusian ini aman dari faktor cuaca hujan karena telah menggunakan truk box tertutup dan kotak suara serta surat suara dibungkus plastik. Selanjutnya, untuk pergeseran logistik dari PPS ke masing-masing TPS akan dilakukan pada hari-H mulai pukul 06.00 WITA,” ucapnya. (ana)

Hendak Pulang Usai Berbelanja, Motor Warga Mendoyo Terbakar

Motor terbakar di Jalan Wr. Soepratman, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Jembrana , Jumat (9/2/2024).
Motor terbakar di Jalan Wr. Soepratman, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Jembrana , Jumat (9/2/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Nasib apes dialami seorang pengendara sepeda motor Honda Beat nomor polisi DK 8256 IH. Pasalnya, kendaraan miliknya terbakar di Jalan Wr. Soepratman, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Jembrana, tepatnya di areal parkir salah satu toko alat alat AC, Jumat (9/2/2024).

Menurut data yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Bermula saat pemilik motor I Komang Yudi Astawan (19) asal Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo hendak pulang usai berbelanja di salah toko alat-alat AC.

Usai berbelanja, Yudi Astawan kaget saat kendaraan miliknya terbakar yang sebelumnya kendaraan tersebut sempat dihidupkan namun tidak mau menyala.

Kasat Pol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, usai menerima informasi pihaknya lantas mengerahkan petugas damkar dari regu I meluncur ke lokasi.

“Setelah sampai di lokasi api yang membakar sepeda sudah dapat dipadamkan oleh masyarakat menggunakan air keran. Bersyukur tidak sampai ada korban jiwa,” ungkapnya saat dikonfirmasi Sabtu (10/2/2024)

Menurutnya, kerugian yang dialami korban ditafsir sebesar kurang lebih Rp8 juta dengan kondisi sepeda motor hanya tersisa bagian kerangka dan mesin. Namun begitu, kedua roda motor tidak terbakar, sebab api bisa dipadamkan.

“Penyebabnya diperkirakan akibat adanya konsleting kelistrikan,” pungkasnya. (*)

Warung Bakso dan Rumah di Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Warung bakso di Banjar Banjar Batan Buah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, ludes terbakar, Sabtu (10/2/2024) siang.
Warung bakso di Banjar Banjar Batan Buah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, ludes terbakar, Sabtu (10/2/2024) siang.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah warung bakso di Banjar Banjar Batan Buah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, ludes terbakar, Sabtu (10/2/2024) siang.

Tidak hanya warung bakso, api juga menghanguskan rumah milik Made Weda (60). Dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Komang Sri Subakti mengungkapkan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 11.20 WITA. Api diduga timbul akibat pemilik warung bakso yakni Samian (38) lupa mematikan kompor.

“Akibat kelalaian pemilik warung bakso. Ia menghidupkan kompor di warung dan ditinggal mengambil barang dagangan di tempat kosnya,” ujarnya.

Subakti menjelaskan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Fauzi (24), karyawan toko bangunan yang berada di sebelah warung bakso.

Saat itu, ia tengah duduk di depan toko bangunan dan melihat ada percikan api yang muncul dari rombong bakso.

“Saksi sempat mengecek dan melihat banyak gas LPG di dalam warung. Karena panik, saksi langsung menghubungi pemadam kebakaran,” ucapnya.

Namun, kobaran api semakin membesar hingga melalap seluruh bangunan dan isi warung. Api juga menjalar ke bangunan rumah milik Made Weda (60) yang letaknya di samping warung.

Api baru dapat dipadamkan dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta dibantu warga sekitar.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, akibat kejadian ini pemilik warung serta bagunan rumah diperkirakan mengalami kerugian total sekitar Rp100 juta,” ungkap Subakti. (ana)