- Advertisement -
Beranda blog Halaman 445

Ditintelkam Polda Bali Temui Perbekel serta Perwakilan Warga Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi

Ditintelkam Polda Bali saat menggelar pertemuan dengan forum Perbekel dan perwakilan warga yang terdampak pembangunan ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi.
Ditintelkam Polda Bali saat menggelar pertemuan dengan forum Perbekel dan perwakilan warga yang terdampak pembangunan ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ditintelkam Polda Bali menggelar pertemuan dengan forum Perbekel dan perwakilan warga yang terdampak pembangunan ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi.

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (2/5/2024) di Balai Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat seperti Perbekel Desa Antosari I Nyoman Agus Suriawan, Perwakilan Forum Perbekel Terdampak, serta tokoh adat desa setempat.

Panit IV Subdit II Ditintelkam Polda Bali Iptu Nyoman Yasa menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polda Bali untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, terutama menjelang pelaksanaan event berskala internasional, World Water Forum (WWF) 2024.

Dalam pertemuan tersebut, dijelaskan bahwa kelanjutan pembangunan ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi masih menunggu informasi lebih lanjut dari instansi terkait, meskipun Pemerintah telah menegaskan bahwa proyek tersebut akan segera dilanjutkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Kami berharap masyarakat dapat menjaga kamtibmas dan menunggu informasi resmi dari pihak terkait. Aksi apapun yang melibatkan massa berpotensi mengganggu kondusifitas dan menciptakan polemik baru,” tegas Iptu Nyoman Yasa.

Beberapa pertanyaan dari warga terkait kelanjutan proyek tol tersebut juga dijawab, di mana Kementerian PUPR RI telah memastikan kelanjutan pembangunan ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi.

Adapun terkait lahan warga yang terdampak, disampaikan bahwa lahan tersebut masih dapat digarap meskipun sebelumnya telah dipasang patok oleh BPN, dengan kemungkinan trase tol mengalami perubahan, namun titik koordinatnya tetap sama.

Perbekel Desa Antosari I Nyoman Agus Suriawan memberikan apresiasi kepada Polri, khususnya Polda Bali, yang telah menginisiasi kegiatan ini untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan warga.

Ia juga mengajak warga Desa Antosari untuk ikut serta menciptakan situasi yang kondusif.

Saat ini, progres pembangunan ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi (per Mei 2024) masih berproses di Pemerintahan Pusat, demikian informasi yang diterima oleh Perbekel Desa Antosari.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sembako dan pakaian kepada warga terdampak.

Dengan upaya komunikasi seperti ini, diharapkan situasi di wilayah terdampak pembangunan tol dapat tetap kondusif dan masyarakat dapat tetap tenang menunggu kelanjutan proyek tersebut. (ana)

WNA Australia Penganiaya Sopir Travel di Sentral Parkir Kuta Dideportasi Imigrasi 

MJF (25), WNA Australia Penganiaya Sopir Travel di Sentral Parkir Kuta Dideportasi Imigrasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
MJF (25), WNA Australia Penganiaya Sopir Travel di Sentral Parkir Kuta Dideportasi Imigrasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – WNA asal Australia berinisial MJF (25), pelaku penganiayaan terhadap seorang sopir taksi di Kawasan sentral parkir Kuta akhirnya dideportasi ke negara asalnya oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Sabtu (4/5/2024).

Pendeportasian terhadap MJF dilakukan setelah Imigrasi Ngurah Rai mendapatkan surat permintaan deportasi dari Polsek Kuta, Polresta Denpasar.

MJF sebelumnya telah diamankan oleh Kepolisian Sektor Kuta terkait insiden penganiayaan yang dilakukannya kepada seorang sopir taksi di Kawasan sentral parkir Kuta pada Minggu (21/4/2024) malam.

Setelah menjalani proses hukum di Polsek Kuta yang diselesaikan secara restorative justice, pada Kamis (2/5/2024) MJF kemudian diserahkan Polsek Kuta kepada Imigrasi Ngurah Rai untuk menjalani proses lebih lanjut.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra membenarkan bahwa petugasnya telah melakukan pengawasan keberangkatan terhadap pendeportasian MJF.

“MJF telah kami deportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 3 Mei 2024 malam menggunakan maskapai Jetstar Airways rute Denpasar-Melbourne-Canberra,” terang Suhendra dikonfirmasi Minggu (5/5/2024).

Berdasarkan data perlintasan keimigrasian, MJF terakhir kali masuk ke wilayah Indonesia pada 18 April 2024 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan Visa on Arrival (VOA) dan memiliki izin tinggal yang berlaku sampai 17 Mei 2024.

Suhendra menambahkan, berdasarkan peraturan keimigrasian, JTH dikenakan pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Atas dasar tersebut, yang bersangkutan dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan namanya akan diusulkan masuk dalam daftar tangkal,” imbuhnya.  (ana)

Marak Kejahatan Medsos, Kapolres Jembrana Minta Masyarakat Segera Lapor Polisi

Jumat Curhat yang berlangsung di Desa Asah Duren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.
Jumat Curhat yang berlangsung di Desa Asah Duren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Maraknya kejahatan yang terjadi melalui media sosial (medsos), Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto minta masyarakat segera lapor polisi apabila menjadi korban kejahatan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh AKBP Endang saat pelaksanaan Jumat Curhat yang berlangsung di Desa Asah Duren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu.

Karena maraknya kejahatan yang terjadi melalui medsos, pihaknya berharap masyarakat dapat mengindari membuka pesan dari orang yang tidak dikenal sebagai langkah antisipasi.

“Dalam menyikapi kejahatan di medsos, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk menghindari membuka pesan, link atau telpon tanpa nama yang tidak kita pahami maksud dan tujuannya atau tidak jelas bila terlanjur dibuka segera blokir atau dihapus,” ungkapnya.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat agar segera melaporkan apabilan terdapat jenis kejahatan apapun kepihak kepolisian terdekat.

“Karena sudah banyak korban penipuan di medsos, bila ada masyarakat yang merasa menjadi korban kejahatan memalui media sosial agar segera lapor ke Kepolisian terdekat,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menjelaskan kepada masyarakat bila melihat atau menemukan gangguan kamtibmas agar menghubungi call center Polres Jembrana 110 (24 bebas pulsa).

Pihaknya megaskan untuk tidak digunakan untuk bercanda atau WhatApps pengaduan Polres Jembrana 082145872003. (ana)

Pemkab Tabanan Hadiri Exit Meeting Pemeriksaan Terinci LKPD 2023

Pemerintah Kabupaten Tabanan Hadiri Exit Meeting Pemeriksaan Terinci LKPD T.A 2023.
Pemerintah Kabupaten Tabanan Hadiri Exit Meeting Pemeriksaan Terinci LKPD T.A 2023.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sekda Tabanan I Gede Susila, hadiri Exit Meeting Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Bali atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023 pada Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Entitas Terkait lainnya di Tabanan, yang berlangsung di Ruang Rapat Umum, Jayaning Singasana, Tabanan, Jumat (3/5/2024).

Dalam rapat yang dihadiri oleh kepala Perwakilan BPK-RI Provinsi Bali beserta tim tersebut, Sekda Susila didampingi oleh Asisten 1, Plt Asisten 3, Jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Jajaran Kepala Bagian di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan serta para Camat di Kabupaten Tabanan.

Saat menyampaikan sambutan dari Bupati Tabanan siang itu, Sekda Susila sampaikan rasa Syukur dan apresiasinya atas pembinaan dan pemeriksaan terinci di Kabupaten Tabanan yang telah dilakukan Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Bali atas LKPD T.A 2023 yang telah selesai dilakukan mulai tanggal 22 Maret hingga 3 Mei 2024.

“Kami berharap kepada Bapak Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali dan jajarannya senantiasa dapat memberikan arahan kepada jajaran kami, agar efektifitas pelaksanaan system pengendalian interen dan kepatuhan terhadap peraturan perudang-undangan dapat berjalan dengan baik, sehingga kami dapat menyajikan laporan tepat waktu dan sesuai dengan standar yang berlaku,” jelas Sekda Susila.

Pihaknya berharap kualitas pengelolaan keuangan daerah di Pemkab Tabanan dapat ditingkatkan lagi, sehingga akan mampu mewujudkan Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Di samping itu, pihaknya seraya berpesan agar catatan yang disampaikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Bali agar segera ditindaklanjuti oleh Kepala Perangkat Daerah terkait, sehingga laporan keuangan yang disajikan sesuai dengan standar akuntansi Pemerintahan yang berlaku dan besar harapan kami agar opini Wajar Tanpa Pengecualian dapat tetap dipertahankan.

Saat itu Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, Bapak I Gusti Ngurah Satria Perwira menyampaikan, harapan tim dalam penilaian yakni agar WTP bisa semakin baik dan berkualitas.

“Hasil karya bapak ibu sangat dinanti masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung, itu harapan kami, semakin berkualitas, tindak lanjut sudah keren,” jelasnya. Dimana tujuan penyelenggaraan pada dasarnya adalah untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya Masyarakat Tabanan. (rls)

Pemkab Tabanan Sambut Kunjungan Kerja Menparekraf RI di Jatiluwih

Kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Monumen Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Jumat (3/5/2024). 
Kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Monumen Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Jumat (3/5/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebagai salah satu upaya dalam mendukung kesiapan daerah wisata Jatiluwih Tabanan dalam World Water Forum 2024, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam hal ini diwakili Sekda I Gede Susila, secara resmi menyambut kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Monumen Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Jumat (3/5/2024).

Tergabung dalam kunjungan yang berlangsung di sore hari tersebut, Menparekraf RI didampingi oleh Sekretaris Menparekraf, Deputi Director Regional Department for Asia & Pasific UN Tourism, serta disambut oleh Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi Bali, Para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Manager DTW Jatiluwih, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Tabanan serta Ketua Badan Ekonomi Kreatif Tabanan, Perbekel, Bendesa Adat setempat serta para Pekaseh Subak Jatiluwih.

Dalam kunjungannya, Menteri Sandiaga Uno mengapresiasi kerifan lokal yang terjaga dengan baik di Jatiluwih, yang telah mampu menjadikannya salah satu dari jajaran 100 besar Desa Wisata Terbaik di Indonesia.

Pihaknya menjelaskan, Jatiluwih telah menjadi daya tarik bagi 3 wisatawan dunia yang terbanyak, yakni dari Prancis, Jerman dan Amerika, namun juga harus bersiap untuk kebanjiran turis dari India.

“Kami khusus ke Jatiluwih ini karena kearifan lokal yang terjaga dengan baik dan luar biasa dan sudah masuk dalam jajaran 100 besar Desa Wisata Terbaik di Indonesia. Pada 29 juni 2012 pengairan sawah tradisionalnya yaitu subak, diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia,”

“Ini adalah implementasi dari Tri Hita Karana dan merupakan tujuan destinasi wisata di Bali Barat yang memang sedang kita kembangkan dan sekaligus untuk melaporkan ke panitia nasional persiapan World Water Forum 2024, karena ini akan dikunjungi oleh para delegasi WWF 2024. Saya percaya, ini akan menjadi salah satu destinasi yang memorable dan sangat diingat oleh para delegasi,” sebut Sandiaga Uno dalam sambutannya.

Menteri Sandiaga Uno juga menjelaskan, sebagai bagian daripada pengembangan pariwisata berbasis adat, pertanian dan masyarakat, desa wisata ini harus dilengkapi dengan sebaik-baiknya dan harus memenuhi syarat untuk masuk dalam Best Tourism Village.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Daerah dan masyarakat yang telah susah payah dan dengan gigih membangun Community Based Tourism ini. Ia berharap kearifan lokal yang dimiliki jatiluwih dijaga dengan baik dan semoga lebih berkembang dan semakin terekpos.

Untuk diketahui Desa Jatiluwih adalah salah satu daya tarik wisata yang mengedepankan pariwisata alam seperti sawah berundak yang sangat unik dan merupakan satu-satunya terluas yang ada di provinsi Bali. Semenjak ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO, terbentuklah sebuah lembaga khusus dalam bidang pariwisata, yaitu Badan Pengelolaan Daya Tarik Wisata Desa Jatiluwih yang dalam pelaksanaan kegiatan, dibentuk manajemen operasional Daya Tarik Wisata Jatiluwih.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibawakan oleh Sekda Susila sore itu, pihaknya sampaikan rasa bangga dan rasa bahagia atas apresiasi yang diberikan Bapak Menteri Sandiaga Uno terhadap keberadaan Daya Tarik Wisata Jatiluwih.

“Besar harapan kami, Bapak Menteri dapat membantu mempromosikan dan mengawal Jatiluwih agar lebih berkembang dan meningkat kedepannya. Kunjungan ini kita harapkan akan mendukung pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Tabanan, yaitu menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) khususnya dalam bidang pariwisata” papar Sekda.  (rls)

30 WBP Lapas Tabanan Ikuti Rehabilitasi Sosial

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menyediakan program rehabilitasi sosial pemasyarakatan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Program ini mulai dibuka pada Jumat (3/5/2024) dan diikuti oleh 30 orang WBP.

Adapun Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali diwakili oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Bali Putu Murdiana.

Murdana berharap, Lapas Tabanan mampu melaksanakan program rehabilitasi dengan sebaik-baiknya. Meskipun Lapas Tabanan bukan merupakan lapas khusus narkotika.

“Tentunya pelaksanaan program rehabilitasi ini bukan hal yang asing karena Lapas Tabanan sudah melaksanakannya dari tahun ke tahun. Saya berharap tahun ini program juga dapat dilaksanakan dengan baik dan membantu teman-teman WBP pulih dari kecanduan mereka,” harap Putu.

Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan Muhamad Kameily berharap, program rehabilitasi ini dapat berjalan sesuai harapan dan tentunya dapat membawa perubahan bagi warga binaan penyalahguna obat-obatan terlarang.

“Saya berharap program rehab ini dapat membantu teman-teman WBP pulih dari kecanduan obat-obatan terlarang,” ucapnya.

Salah seorang peserta rehab, Muhamad Agung mengaku sangat antusias dalam mengikuti program rehabilitasi ini.

Ia berharap dengan mengikuti program dapat membantunya terbebas dari jeratan narkoba.

“Saya berjanji akan mengikuti kegiatan rehab ini dengan sungguh-sungguh. Saya menyesal karena gaya hidup dan juga gejolak masa muda saya terjerembab dalam obat-obatan terlarang. Saya ingin berubah dan pulih dari kecanduan sehingga saya menjadi orang yang lebih baik kedepannya,” ujarnya. (ana)

Menteri Pariwisata Sandiaga Uno Kunjungi DTW Jatiluwih 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Sandiaga Uno berkunjung ke Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih pada Jumat (3/5/2024).

Kedatangan Sandiaga Uno yakni untuk memastikan kesiapan DTW Jatiluwih yang akan dikunjungi para delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 pada 20 Mei mendatang.

Sandiaga Uno menyebut, secara umum DTW Jatiluwih sudah siap menerima kunjungan para delegasi WWF. Mulai dari sarana prasarana yang akan digunakan oleh wisatawan, spot kunjungan, atraksi yang akan disuguhkan kepada para Delegasi hingga jenis kuliner yang akan disajikan.

“Secara keseluruhan, DTW Jatiluwih sudah siap dalam menerima kunjungan para Delegasi WWF. Kami juga sudah melihat beberapa spot yang akan dikunjungi dan atraksi apa yang akan disuguhkan kepada para Delegasi,” jelasnya.

Sandiaga Uno mengungkapkan, nantinya para Delegasi WWF akan diperkenalkan sistem subak yang ada di Jatiluwih.

Sistem subak ini merupakan salah satu sistem pengelolaan air untuk aktivitas pertanian yang berbasis kearifan lokal.

Subak Jatiluwih juga sudah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional sebagai salah satu warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO.

“Melalui pegelaran event ini, kami berharap bisa memantapkan posisi Indonsesia dalam kepemimpinannya dalam forum pengelolaan air sedunia,” lanjutnya.

Misi lain yang ingin dilakukan Kementerian Pariwisata adalah ingin memperkenalkan Desa Adat Jatiluwih sebagai salah satu nominasi Desa Wisata terbaik dunia yang diselenggarakan oleh UN Tourism pada 2024.

“Kami harapkan mudah-mudahan bisa menjadi salah satu prestasi bagi Jatiluwih. Sehingga nantinya bisa menjadi Best Tourism Village 2024. Dimana posisi sebelumnya ditempati oleh Desa Pengelipuran di Kabupaten Bangli,” tambahnya.

Sementara itu, Manajer Operasional DTW Jatiluwih Ketut Purna mengatakan, secara keseluruhan DTW Jatiluwih sudah siap menerima kunjungan delegasi WWF.

Selain itu, dengan menjadi side visit bagi delegasi WWF ini, pihaknya berharap Desa Jatiluwih bisa menjadi Best tourism village of 2024 oleh UN Tourism.

“Untuk kesiapan sebagai side visit para delegasi WWF, secara umum kami sudah sangat siap. Tahun ini kami juga mendaftar sebagai salah satu nominasi Best Tourism Village of 2024. Semoga di tahun 2024, status sebagai desa wisata terbaik bisa kami raih,” harapnya. (ana)

PSK Dibunuh Lantaran Minta Bayaran Lebih, Jazad Dimasukkan Koper dan Dibuang di Jembatan

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) dianiaya hingga tewas di kos-kosan Jalan Bhineka Jati Jaya IX No.15 Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (3/5/2024) sekitar pukul 03.00 WITA.

Korban bernama Rianti Agnesia (23) asal Bogor, Jawa Barat yang dianiaya oleh pelaku bernama Amrin AL Rasyid Pane (20) asal Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Pelaku mengakhiri hidup korban lantaran emosi karena korban meminta bayaran lebih kepada pelaku.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni kos. Ia keluar kamar lantaran mendengar suara benda jatuh.

“Saat saksi keluar, ia melihat terduga pelaku yang berada di kamar kos lantai 2 turun tergesa gesa membawa sebuah koper besar warna hitam dengan pakaian terdapat banyak bercak darah,” ujarnya.

Kemudian, pelaku menaiki sepeda motor membawa koper hitam meninggalkan kos kosan.

Saksi kaget melihat ceceran darah ditangga dan dihalaman rumah kos. Atas kejadian tersebut saksi langsung memberitahu penjaga kos. Kejadian tersebut lantas dilaporkan ke polisi dan pelaku berhasil diamankan.

“Dari keterangannya pelaku mengeksekusi korban menggunakan pisau dapur untuk menggorok leher korban dan menikam tubuh korban berulang kali. Setelah itu korban dimasukkan ke dalam koper dan membuang korban di semak-semak yang berlokasi di jembatan panjang (Loloan) Jimbaran,” ungkapnya.

Sukadi menambahkan, sebelum terjadinya kejadian itu, terjadi tawar menawar dengan korban lewat aplikasi, sehingga disepakati dengan harga Rp500 ribu.

Berselang beberapa menit korban tiba di TKP dan langsung masuk kamar kos pelaku selanjutnya korban dan pelaku melakukan hubungan badan.

“Setelah selesai melakukan hubungan badan, pelaku membayar sebesar Rp500 ribu. Namun korban tidak terima dan meminta bayaran kepada pelaku sebesar Rp1 juta sehingga pelaku tidak terima dan korban mengancam pelaku akan mendatangkan pacarnya bersama teman temannya,” terangnya. (ana)

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kabupaten Badung Kini Dilaksanakan di Desa Kuwum Mengwi

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2024, yang dipusatkan di Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Jumat (3/5/2024).
Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2024, yang dipusatkan di Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Jumat (3/5/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kabupaten Badung kembali menggelar Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat tahun 2024, yang dipusatkan di Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Jumat (3/5/2024).

Kegiatan ini diselenggarakan yaitu untuk menindaklanjuti peraturan Menteri Dalam Negeri No. 42 Tahun 2005, tentang pedoman penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, khususnya pada pasal 2 menyebutkan bahwa, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, diselenggarakan di setiap Desa dan Kelurahaan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Serta Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, diselenggarakan selama satu bulan pada bulan Mei setiap Tahun.

Kegiatan dibuka seecara resmi oleh Bupati Badung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Komang Budhi Argawa, S.H., M.Si. mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.

Sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan secara berdayaguna dan berhasilguna, untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat, serta memperkokoh gotong royong di wilayah Kabupaten Badung, dalam koridor negara kesatuan Republik Indoensia.

“Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ini dilaksanakan untuk menanamkan makna gotong royong kepada generasi muda saat ini yang mana sifat-sifat makna gotong royong ini terdapat di dalam lima sila yang ada dalam Pancasila,” ujarnya.

Selanjutnya Dirinya menambahkan, Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Kabupaten Badung akan dilaksanakan di seluruh Desa se-Kabupaten Badung di bulan Mei Tahun 2024. Dengan mengambil tema ‘Menyame Braya, Kita Tingkatkan Gotong Royong, Menuju Masyarakat Kebupaten Badung Yang Maju, Damai Dan Sejahtera’.

“Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong ini kita akan tetap lakukan di tahun-tahun ke depan keseluruh desa diwilayah Kabupaten Badung,” pungkasnya.

Turut hadiri dalam penyelenggaraan, Kepala Dinas Pencatatan Sipil Kabupaten Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Arimbawa, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Made Padma Puspita, Sp.PD., Camat Mengwi, I Nyoman Suhartana, SSTP., MM, Kasatpol PP, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, Ketua Karang Taruna Kabupaten Badung, I Nyoman Adiyanto, Wakapolesk Mengwi, A. K. P IB Mantra serta peserta Bhakti Gotong Royong Masyarakat. (jas)

Kejati Bali Gelar Rekonstruksi OTT Bendesa Adat Brawa

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menggelar rekonstruksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bendesa Adat Brawa di tempat kejadian penangkapan Casa
Bunga Jalan Raya Puputan, Renon, Kota Denpasar, Jumat (3/5/2024).

Rekonstruksi dilaksanakan pada pukul 11.00 WITA dengan memperagakan sembilan adegan dengan rentang waktu sekitar 30 menit.

Serta dihadiri oleh tersangka dan tiga saksi yaitu inisial AN serta dua rekannya yaitu J dan A.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali Putu Agus Eka Sabana menerangkan, hari ini tim penyidik kejati melaksanakan rekonstruksi adegan penangkapan dengan sembilan adegan dari awal kedatangan tersangka KR sampai dengan penangkapan.

“Rekonstruksi ini tujuannya untuk merangkaikan adegan beserta saksi untuk meyakinkan adanya tindak pidana yang terjadi,” terangnya.

Dirinya menerangkan, KR saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan mengenakan Pasal 12 huruf E Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (2/5/2024) telah dilaksanakan penangkapan terhadap Bendesa Adat Brawa Ketut Riana di caffe Casa Bunga, Denpasar.

Ia tertangkap tangan menerima uang sejumlah Rp100 juta dari saksi dengan inisial AN. (jas)