- Advertisement -
Beranda blog Halaman 384

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Rudenim Denpasar Deportasi WN Australia

Warga Negara Australia berinisial EJB (36) dideportasi Rudenim Denpasar.
Warga Negara Australia berinisial EJB (36) dideportasi Rudenim Denpasar.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar kembali bertindak tegas dengan mendeportasi seorang warga negara asing yang mengganggu dan meresahkan masyarakat di wilayah bilangan Kaliuntu, Buleleng, Sabtu (30/8/2024).

Diketahui Dirinya adalah Warga Negara Australia berinisial EJB (36), yang dilaporkan oleh mertuanya Pada tanggal (25/8/2024), dikarenakan mengalami gangguan kejiwaan yang menyebabkan gangguan ketertiban umum.

Pelaksana Harian Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar Albertus Widiatmoko menjelaskan, laporan kepada EJB ini pertama kali diajukan oleh mertuanya sendiri di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.

“Dari keterangan keluarga, EJB telah menunjukkan perilaku yang tidak stabil selama beberapa hari sebelumnya, dengan membuat keributan di Kuta dan rumah mertuanya di Singaraja, lalu dirinya juga sering berbicara sendiri dan memarahi serta melarang mereka untuk tinggal di rumah mertuanya sendiri,” terangnya.

Perlu diketahui, EJB datang ke Indonesia pada tanggal (28/7/2024) dengan Visa on Arrival (VOA) melalui autogate yang berlaku hingga (26/8/2024), sehingga belum melakukan pelanggaran overstay karena ditemukan oleh petugas satu hari sebelum masa berlaku VOA berakhir.

Namun, hal yang menjadikan dasar untuk pihak imigrasi dalam mendeportasi EJB yaitu, mengganggu ketertiban umum, sehingga pada tanggal (28/8/2024), EJB dibawa ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar untuk pendetensian lebih lanjut.

“Setelah proses pendetensiam dan pertimbangan hukum selesai, EJB akhirnya dideportasi Rudenim Denpasar pada (30/8/2024) melalui bandara internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Perth, Australia,” tutupnya.

Menanggapi deportasi ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Pramella Yunidar Pasaribu menyampaikan, EJB juga diusulkan untuk masuk dalam daftar penangkalan Direktorat Jenderal Imigrasi agar tidak dapat kembali memasuki wilayah Indonesia di masa mendatang.

“Kami tidak akan menoleransi perilaku yang merusak ketertiban dan keamanan di wilayah Bali. Deportasi ini adalah bukti bahwa setiap pelanggaran terhadap hukum imigrasi akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya. (jas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyebab Kematian Mantan Bupati Jembrana Bersama Istrinya Belum Terungkap, Polisi Kembali Periksa CCTV dan Saksi

Kabid Humas Polda Bali Kompol Jansen Avitus Panjaitan.
Kabid Humas Polda Bali Kompol Jansen Avitus Panjaitan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Tim kepolisian belum bisa memastikan penyebab tewasnya mantan Bupati Jembrana, Drs. IB. Ardana (84) bersama istrinya, A.A.A Sri Wulandari Trisna S.H (64) di rumahnya Jalan Gurita IV No.6, Sesetan, Denpasar Selatan.

Namun, hasil penyelidikan sementara tim gabugan Polda Bali dan Polresta Denpasar menduga keduanya tewas akibat cairan yang ditemukan di rumah korban.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan, hingga kini aparat masih memperdalam keterangan saksi baru dan kembali memeriksa rekaman CCTV di sekitar TKP.

Selain itu juga mengecek komputer kerja korban dan meminta riwayat GPS mobil milik rental yang sempat dipesan korban, sebelum akhirnya ditemukan tewas.

“Selanjutnya akan dilakukan gelar perkara,” katanya, Jumat (30/8/2024).

Jansen menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan Lab Toksikologi Labfor Polda Bali terhadap kedua jasad korban, tidak ditemukan bahan senyawa berbahaya di beberapa cairan yang ditemukan di dalam kamar korban.

Terkait pemeriksaan saksi dalam kasus ini, Jansen mengungkapkan hingga kini Polresta Denpasar telah memeriksa 26 saksi, mengirimkan SP2HP awal kepada pihak keluarga, sekaligus menunggu hasil autopsi. Agar selanjutnya dapat dinaikkan ke penyidikan atau tidak.

Diberitakan sebelumnya, jasad mantan bupati Jembrana bersama istri ditemukan pada Kamis 8 Agustus 2024 sekitar pukul 22.16, di dalam rumahnya Jalan Gurita IV No 6, Sesetan, Denpasar Selatan. (ana)

Polisi Duga WNA di Pantai Uluwatu Tewas Akibat Tenggelam

Evakuasi WNA tenggelam di Pantai Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Kamis (29/8/2024).
Evakuasi WNA tenggelam di Pantai Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Kamis (29/8/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Petugas gabungan dari Polda Bali dan Polresta Denpasar masih menyelidiki identitas seorang Warga Negara Asing (WNA) yang ditemukan tewas mengambang di Pantai Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Kamis (29/8/2024) sore.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga WNA yang identitasnya masih dalam proses penelusuran itu meninggal akibat kecelakaan laut.

“Ada dugaan WNA tersebut tenggelam karena terseret arus. Namun, untuk memastikannya, tim masih berkoordinasi dengan Forensik RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar,” ujarnya, Jumat (30/8/2024).

Sukadi menambahkan, kepolisian masih melakukan pengecekan ke pihak imigrasi serta hotel dan vila di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi identitas korban.

“Wajah korban sudah membiru karena terendam air laut. Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah identitasnya terkonfirmasi,” jelas Sukadi.

Adapun kronologi penemuan jenazah WNA itu, dikatakan Sukadi, berawal saat seorang pemandu wisata, I Kadek Adianto (39), sedang memandu wisatawan asing di obyek wisata Pura Uluwatu.

Ketika tamunya mengambil foto ke arah pantai di bawah tebing, pemandu tersebut melihat seseorang dalam posisi mengambang. Saksi lantas melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Pecatu.

Tak berselang lama, personel Pos Polairud Nusa Dua bergabung dengan personel Polairud Pos Kedonganan menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, personel Polairud menghubungi Basarnas dan Balawista Badung Selatan.

“Sekitar pukul 19.30 WITA, jasad WNA tersebut berhasil dievakuasi dari Pantai Uluwatu ke atas tebing menggunakan katrol,” tegas Sukadi. (ana)

Dua Paslon Pilkada Tabanan Lakukan Tes Kesehatan di RS Bali Mandara

Nyoman Mulyadi - Pasangan Calon Nyoman Mulyadi - Nyoman Ardika (kiri) dan Komang Gede Sanjaya - Made Dirga (kanan) menjalani tes kesehatan di RS Bali Mandara.
Nyoman Mulyadi - Pasangan Calon Nyoman Mulyadi - Nyoman Ardika (kiri) dan Komang Gede Sanjaya - Made Dirga (kanan) menjalani tes kesehatan di RS Bali Mandara.

PANTAUBALIA.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan telah resmi menutup pendaftaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Tabanan pada Kamis (29/8/2024) pukul 23.59 WITA.

Hingga hari terakhir ada dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang mendaftar. Mereka adalah Nyoman Mulyadi – Nyoman Ardika dan Komang Gede Sanjaya – Made Dirga.

Setelah mendaftar, kedua paslon langsung melakukan tes kesehatan selama dua hari, mulai hari ini Jumat (30/8/2024) hingga Sabtu besok (31/8/2024) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra menyebut, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara serentak terhadap dua paslon yang sudah mendaftar sebelumnya sudah mendaftar di Kantor KPU.

“Tadi sudah dilakukan pemeriksaan terhadap dua pasangan calon mulai jam 7 pagi hingga jam 5 sore. Pemerintah berjalan lancar dan dilanjutkan besok lagi,” ucapnya, Jumat (30/8/2024).

Suwitra mengatakan, pemeriksaan terhadap paslon mencakup tes kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika.

Saat pemeriksaan, paslon didampingi oleh tim medis Rumah Sakit, Sekretaris KPU Tabanan dan perwakilan dari masing-masing paslon.

“Pengumuman hasil tes kesehatan akan dilakukan bersama dengan pengumuman hasil pemeriksaan persyaratan administrasi paslon pada 5-6 September 2024,” tambahnya.

Ditambahkan Suwitra, hasil dari pemeriksaan itu akan menyatakan layak atau tidak layak pasangan calon untuk maju di Pilkada Tabanan.

“Nanti akan diumumkan sesuai hasil pemeriksaan. Pasangan calon yang tidak lolos tes kesehatan akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),” ungkapnya.

Adapun, setelah tahapan pemeriksaan kesehatan, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penelitian dan pemberitahuan hasil pemeriksaan persyaratan administrasi calon hingga 6 September 2024.

Kemudian dilanjutkan dengan perbaikan dan penyerahan perbaikan administrasi persyaratan calon dan pengajuan calon pengganti oleh partai politik peserta pilkada atau gabungan partai politik pada 6-8 September 2024.

Selanjutnya, KPU Tabanan akan mengumumkan penetapan pasangan calon pada 22 September 2024. (ana)

41 Ketua PKK Desa di Jembrana Mendapat Perpanjangan Masa Jabatan

Pelantikan perpanjangan masa jabatan 41 Ketua TP PKK Desa di Kabupaten Jembrana, Jumat (30/8/2024).
Pelantikan perpanjangan masa jabatan 41 Ketua TP PKK Desa di Kabupaten Jembrana, Jumat (30/8/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Sebanyak 41 Ketua TP PKK Desa di Kabupaten Jembrana resmi dilantik oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Candrawati Tamba,  di ruang rapat Jimbarwana, Pemkab Jembrana, pada Jumat (30/8/2024).

Pelantikan ini dilakukan dalam rangka perpanjangan masa jabatan dari 6 tahun menjadi 8 tahun, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Setelah prosesi pelantikan, Ny. Candrawati Tamba menyerahkan secara simbolis SK Perpanjangan Masa Jabatan kepada seluruh Ketua TP PKK Desa yang berasal dari lima kecamatan di Jembrana.

Dalam sambutannya, Ny. Candrawati Tamba menegaskan bahwa para Ketua TP PKK Desa yang baru dilantik harus menjalankan tugas dengan amanah, kesungguhan, dan tanggung jawab.

Selain itu, TP PKK Desa tidak hanya berperan sebagai dinamisator, tetapi juga bertanggung jawab dalam membina kader, kelompok PKK, Dasa Wisma, dan masyarakat luas agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan melalui gerakan PKK.

“Saya berharap saudara dapat melanjutkan dan memberikan perhatian lebih terhadap upaya-upaya yang telah dirintis, seperti peran serta TP PKK dalam pencegahan dan penurunan angka stunting, peningkatan fungsi PAUD di Posyandu, partisipasi dalam mengurangi angka buta aksara, serta program-program dalam rangka peningkatan kesetaraan gender,” ujar Candrawati Tamba.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader PKK di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa untuk bergerak bersama, berinovasi, dan berkolaborasi dalam mendukung program Bupati Jembrana guna mewujudkan Jembrana Emas 2026.

“Saya yakin dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan mencapai tujuan yang kita cita-citakan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ny. Candrawati Tamba menegaskan bahwa anggota dan kader TP PKK memiliki peran penting sebagai pelopor dan motor penggerak pembangunan dalam mewujudkan keluarga yang bahagia, sejahtera, maju, dan mandiri.

“Peran ini diaktualisasikan melalui pemberdayaan perempuan dalam pembinaan, pengelolaan, dan pengembangan program PKK di daerah masing-masing,” tutupnya. (rls)

Pemkab Jembrana Dorong Pengembangan Usaha Peternakan melalui Bantuan Bibit dan Hibah

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan bantuan bibit babi dan hibah uang kepada kelompok masyarakat di Desa Dangintukadaya dan Desa Manistutu, Jumat (30/8/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan bantuan bibit babi dan hibah uang kepada kelompok masyarakat di Desa Dangintukadaya dan Desa Manistutu, Jumat (30/8/2024).

PANTAUBALI,COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Jembrana berupaya mendorong pengembangan usaha ekonomi produktif, khususnya di bidang pertanian sektor peternakan di masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sejumlah kelompok ternak menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, seperti bantuan bibit ternak, pakan, dan hibah uang yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha peternakan.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana merencanakan pemberian bantuan bibit ternak kepada masing-masing 2 kelompok ternak babi, 2 kelompok ternak sapi, 2 kelompok ternak kambing, dan 2 kelompok ternak ayam, serta hibah uang sebesar Rp563 juta untuk 14 kelompok ternak.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba, secara langsung menyerahkan 80 ekor bibit babi senilai Rp80,4 juta dan hibah uang sebesar Rp106 juta untuk pembelian ternak ayam kepada kelompok masyarakat di Desa Dangintukadaya dan Desa Manistutu pada Jumat (30/8/2024).

Bupati Tamba berharap bantuan tersebut dapat mendorong pertumbuhan perekonomian, khususnya di bidang peternakan, serta memberdayakan ibu rumah tangga agar tetap produktif meskipun tidak bekerja di sektor formal.

“Semoga bantuan yang mungkin masih kecil ini dapat dimanfaatkan ibu-ibu untuk mengisi waktu luang dengan beternak babi,” ujarnya.

Bupati Tamba juga menekankan agar bantuan yang diberikan dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat dan kesejahteraan jangka panjang.

“Jika babi sudah besar, sebagian bisa dijual untuk membeli bibit baru dan sebagian lagi bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Astungkara ini dapat terus berlanjut,” tegas Bupati Tamba.

Di sisi lain, Ni Luh Ernawati, salah satu penerima bantuan bibit babi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana atas bantuan yang diberikan, yang diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga.

“Atas nama kelompok, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajarannya atas bantuan yang diberikan. Semoga ke depannya kami bisa mengembangkan usaha ini menjadi lebih maju,” ujarnya. (rls)

Panti Asuhan Salam Tabanan Terbakar, 4 Kamar Hangus

Kondisi Panti Asuhan Salam yang berlokasi di belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta usai terbakar pada Jumat (30/8/2024).
Kondisi Panti Asuhan Salam yang berlokasi di belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta usai terbakar pada Jumat (30/8/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran terjadi di Panti Asuhan Salam yang berlokasi di belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Jalan Rama No.9, Banjar Tanan Sari, Delod Peken, Tabanan, pada Kamis (30/8/2024) sekitar pukul 09.30 WITA.

Kebakaran tersebut menghanguskan empat kamar pria yang masing-masing berukuran 3×2 meter.

Menurut keterangan Pengelola Panti Asuhan Salam, Gusti Ayu Sudarmini, kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi di salah satu kamar, yaitu kamar nomor 3.

“Korsleting listrik di kamar 3. Di dalam kamar ada kasur dan perlengkapan lain yang turut terbakar,” ujarnya.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh orang-orang di sekitar lokasi kejadian yang melihat asap tebal keluar dari kamar tersebut.

Beruntung, saat kebakaran terjadi, seluruh penghuni panti, yang terdiri dari anak-anak sekolah SD, SMP, SMA, dan mahasiswa, sedang berada di sekolah dan kampus masing-masing, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka.

“Total ada 11 anak yang tinggal di kamar. Namun, semuanya sedang sekolah,” jelas Sudarmini.

Api berhasil dipadamkan dengan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Tabanan dan dibantu warga sekitar.

Meski demikian, kebakaran ini mengakibatkan kerusakan cukup parah pada empat kamar yang terbakar. Sedangkan, total kerugian material belum diketahui. (ana)

Jenazah WNA Ditemukan di Tebing Setinggi 90 Meter Dekat Pura Uluwatu, Tim SAR Lakukan Evakuasi

Tim SAR evakuasi jenazah WNA di tebing Pura Uluwatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Kamis (29/8/2024).
Tim SAR evakuasi jenazah WNA di tebing Pura Uluwatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Kamis (29/8/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sesosok jenazah ditemukan di dekat tebing Pura Uluwatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Kamis (29/8/2024).

Jenazah diperkirakan merupakan seorang warga negara asing (WNA) telah dievakuasi oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bersama unsur SAR lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima petugas siaga SAR Basarnas Bali pada pukul 17.20 WITA, mengatakan jenasah pertama kali terlihat terdampar di tepi pantai yang tidak jauh dari batas tebing.

“Kita dapat informasi dari Balawista, ada saksi mata yang melihat dari atas tebing, sesosok tubuh terdampar,” ujarnya.

Merespon laporan tersebut, lanjut Sidakarya, diberangkatkan tujuh personel menuju lokasi dengan membawa peralatan mountenering.

Proses evakuasi sempat terkendala dengan kondisi gelap, sementara penerangan terbatas dan air laut mulai pasang.

“Korban sudah sempat terseret arus sejauh kurang lebih 10 meter dari dinding tebing, sehingga personel yang turun dengan segera menjangkau jenasah tersebut,” jelas Sidakarya.

Diperkirakan ketinggian tebing mencapai 90 Mdpl. Menurutnya proses evakuasi harus dilakukan dengan cepat namun harus tetap berhati-hati mengingat ketinggian tebing sangat ekstrim.

Usai terevakuasi selanjutnya ditarik ke atas dengan dibantu tim SAR gabungan dan selesai sekitar pukul 20.08 WITA, kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Umum Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan ambulance Sosial Ummat Masjid Agung Palapa.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan Kantor Pemcarian dan Pertolongan Denpasar, Balawista, Polair Polresta, Brimob Polda Bali, Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Babinsa Desa Pecatu, Perangkat Desa Pecatu, Orari serta masyarakat setempat. (ana)

‘Usir’ Wartawan saat Liput Pendaftaran Capub-Cawapub, Ketua KPU Badung: Kesalahan Komunikasi

Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra.
Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, meminta maaf kepada wartawan yang meliput pemeriksaan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Badung di Kantor KPU Badung pada Kamis (29/8/2024).

Permintaan maaf ini buntut adanya pemberitaan mengenai wartawan yang dikeluarkan dari ruang pemeriksaan berkas pendaftaran dan tidak diperkenankan meliput proses di lantai tiga kantor KPU Badung.

Ketua KPU Badung mengatakan, sangat menyesali kejadian tersebut. Hal ini terjadi karena adanya kesalahan komunikasi dari petugas KPU terkait tidak tersedianya tempat duduk untuk wartawan di ruangan tersebut.

Sehingga pihaknya ingin menyediakan tempat di lantai bawah karena merasa tidak tega melihat wartawan berdiri dalam waktu lama.

“Dalam penyampaian, mungkin ada kekurangan atau ketidaknyamanan. Kami tidak memiliki niat untuk memperlakukan wartawan dengan tidak baik. Kami berusaha agar tidak ada ketidaknyamanan yang dirasakan oleh teman-teman wartawan,” ujarnya.

Selain itu, Ketua KPU juga meminta maaf kepada masyarakat sekitar yang mungkin terganggu oleh situasi tersebut dan mengucapkan terima kasih atas bantuan dari TNI, Polri, dan Pemadam yang telah membantu mengatasi situasi di lapangan. (jas)

Desa Kukuh, Kerambitan, Dicanangkan sebagai ‘Desa Cantik’ Tabanan 2024

Acara pencanangan Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, sebagai Desa Cantik terpilih.
Acara pencanangan Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, sebagai Desa Cantik terpilih.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, mewakili Bupati Tabanan, menghadiri acara pencanangan Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, sebagai Desa Cantik terpilih.

Acara tersebut berlangsung di ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, pada Kamis (29/8/2024).

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD terkait, Kepala BPS Kabupaten Tabanan, Camat se-Kabupaten Tabanan, Ketua Forum Perbekel se-Kabupaten Tabanan, serta Perbekel se-Kecamatan Kerambitan.

Desa Cantik, atau Desa Cinta Statistik, adalah program dari Badan Pusat Statistik yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, sehingga perencanaan pembangunan desa menjadi lebih tepat sasaran.

Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, yang menjadi fokus pembinaan, telah memiliki sistem informasi desa yang up-to-date, dan berpotensi untuk mendapatkan pembinaan langsung dari BPS Tabanan, yang diharapkan dapat berdampak positif pada 133 desa di Kabupaten Tabanan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekda, I Gede Susila menyambut baik program Desa Cantik yang dinilai sejalan dengan Asta Program Pemerintah Kabupaten Tabanan, khususnya dalam mewujudkan data Desa Presisi sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2022.

“Saat ini, desa-desa mengelola berbagai aplikasi seperti Prodeskel dan SIKS-NG, namun kualitas dan kapasitas sumber daya manusia di pemerintah desa dalam pengelolaan data masih perlu ditingkatkan,” ungkap Susila.

Untuk mendorong keberhasilan program Desa Cantik, Susila mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tabanan untuk berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabanan.

“Upaya peningkatan kapasitas dan kemampuan desa dalam bidang statistik dapat diwujudkan melalui Program Pembinaan Desa Cantik, yang merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Tabanan, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa,” ucapnya.

“Program Pembinaan Desa Cantik perlu dijaga dan dipastikan keberlanjutannya dari tahun ke tahun agar cakupan pelaksanaannya dapat diperluas ke seluruh desa di Kabupaten Tabanan sebagai upaya mendorong terwujudnya Satu Data Desa Indonesia (SDDI),” pungkasnya.

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabanan, Ni Putu Minarni, dalam laporannya menyebutkan bahwa pencanangan Desa Cantik Kabupaten Tabanan tahun 2024 ini mengusung tema “Desa Cantik, Langkah Awal Kolaborasi Menuju Desa Presisi.”

“Pentingnya pembinaan statistik di tingkat desa adalah untuk menghasilkan data yang berkualitas langsung dari sumbernya, karena desa merupakan ujung tombak pembangunan dan sekaligus pengumpulan data sektoral,” jelas Putu Minarni. (rls)