- Advertisement -
Beranda blog Halaman 383

5 Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan Tubuh, dari Turunkan Berat Badan hingga Sehatkan Kulit

Cuka apel
Cuka apel

PANTAUBALI.COM – Cuka apel adalah jenis cuka yang terfermentasi dari buah apel, yang memiliki kandungan yang bersifat antimikroba, asam asetat, asam gallic, hingga katekin dalamnya.

Menjadi perdebatan di kalangan masyarakat akan manfaat cairan ini, pasalnya produk-produk cuka apel kian ramai di masyarakat.

Dilansir dari laman halodoc, kandungan antioksidan yang cukup tinggi pada cairan ini baik untuk kesehatan, di dalam kandungan cuka apel, juga tidak terdapat kandyngan kolesterol dan sodium di dalamnya.

Berikut adalah lima manfaat cuka apel bagi kesehatan tubuh:

1. Mengontrol kadar gula darah

Kandungan dalam cuka apel dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga dapat mengatur kadar gula dalam darah, apalagi pada saat tubuh kita mengonsumsi karbohidrat yang tinggi.

2. Menurunkan berat badan

Dengan mengonsumsi cuka apel sebelum makan, dapat membantu menurunkan berat badan, namun tidak dalam jumlah yang besar.

Hal ini juga harus diimbangi dengan menjaga pola makan dan olahraga, dan cuka apel tentunya tidak dapat dijadikan satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan.

3. Membantu menurunkan tekanan darah

Banyak orang mempercayai akan cuka apel dapat menurunkan tekanan darah bagi pengidap hipertensi.

Namun dari penelitian dijelaskan, manfaat bagi tekanan darah ini baru diujikan dengan hewan, sehingga secara klinis belum terbukti pada manusia.

4. Memutihkan gigi

Berkumur dengan cuka apel dapat memutihkan gigi kalian, namun kandungan asam asetat di dalamnya dapat mengikis lapisan enamel yang berada pada bagian terluar gigi, enamel sendiri bertugas untuk melindungi gigi.

5. Meningkatkan kesehatan kulit

Memiliki kondisi kulit kering dan eczema dapat diobati salah satunya dengan cuka apel, cuka apel dapat menyeimbangkan PH alami kulit dan tentunya sebagai perawatan kulit alami, dengan begitu kulit akan terlindungi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wanita Prancis Ditemukan Tewas Telanjang dengan Luka Sayatan di Hotel Canggu

Evakuasi perempuan warga negara Prancis ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar hotel di kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Minggu (1/9/2024) siang.
Evakuasi perempuan warga negara Prancis ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar hotel di kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Minggu (1/9/2024) siang.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang perempuan warga negara Prancis ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar hotel di kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Minggu (1/9/2024) siang.

Polisi menduga, korban yang diketahui berinisial AI (38) nekat mengakhiri hidupnya akibat depresi. Dugaan tersebut diperkuat lantaran, korban ditemukan dalam kondisi telanjang dengan berbagai sayatan di tubuhnya dan tali gantungan sepanjang 257 cm.

Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma dikonfirmasi Senin (2/9/2024) mengungkapkan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas front office di hotel tersebut, pada pukul 12.00 WITA.

Saat itu, ia mencoba menghubungi kamar 301 yang ditempati oleh korban untuk memastikan apakah tamu tersebut akan memperpanjang masa inap atau check-out.

Karena tidak ada jawaban setelah tiga kali mencoba, saksi berinisiatif memeriksa langsung ke kamar korban dengan meminjam kunci dari staf housekeeping.

Setelah mengetuk pintu kamar tiga kali tanpa respons, saksi membuka pintu yang ternyata tidak terkunci, namun sulit dibuka. Melihat hal itu, saksi memanggil rekannya yang merupakan seorang staf engineering.

Kedua saksi kemudian melaporkan situasi tersebut kepada pihak manajemen hotel. Dengan izin dari tamu di kamar 302, mereka mencoba melihat kondisi kamar 301 melalui balkon kamar sebelah.

Namun, korden yang tertutup menghalangi pandangan mereka. Karena itu, mereka segera menghubungi keamanan hotel yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Utara.

“Mereka berusaha membuka pintu kamar 301 dengan paksa. Saat pintu terbuka, mereka menemukan ceceran darah yang sudah membeku di lantai kamar,” ucap Sukarma.

Kemudian tim medis dari Puskesmas Kuta Utara tiba di lokasi pada pukul 16.20 WITA dan melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 8-16 jam sebelum ditemukan.

Hasil pemeriksaan lanjutan oleh Tim Identifikasi Polres Badung menemukan beberapa luka sayatan di tubuh korban.

Namun, penyebab kematian dipastikan bukan karena luka sayatan di leher, melainkan akibat gantung diri.

“Di lokasi kejadian juga ditemukan barang-barang seperti pisau, obat Lexomil 6 mg (obat untuk kecemasan), dan sebuah surat yang diduga ditulis oleh korban,” tambah Sukarma.

Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar menggunakan mobil ambulans BPBD Badung untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut. (ana)

Gudang Corner House Restaurant di Legian Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Proses pemadaman api di gudang penyimpanan milik Corner House Restaurant di Jalan Nakula Gg Jatayu 2 No.7, Legian Kaja, Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (1/9/2024).
Proses pemadaman api di gudang penyimpanan milik Corner House Restaurant di Jalan Nakula Gg Jatayu 2 No.7, Legian Kaja, Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (1/9/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan milik Corner House Restaurant di Jalan Nakula Gg Jatayu 2 No.7, Legian Kaja, Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (1/9/2024) sekitar pukul 01.15 WITA.

Api menghanguskan seluruh bangunan gudang beserta isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Diketahui gudang tersebut milik Wayan Wartika (61), warga Seminyak, Kuta, Badung, yang disewakan kepada Kelvin.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menjelaskan, api pertama kali terlihat di bagian belakang bangunan gudang dan dengan cepat menyebar ke seluruh area.

“Diduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting arus listrik,” ucap Sukadi.

Adapun kronologi peristiwa ini, kata Sukadi, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama IB Komang Gede Siriada (30), yang saat itu sedang bertugas di Andari Legian Villa.

Saat itu, saksi mende suara gemuruh dan melihat kobaran api di belakang gudang. Lantas istri saksi yanh saat itu berada di lokasi menghubungi pemadam kebakaran.

Enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari empat unit dari Denpasar dan dua unit dari Badung. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WITA

“Kebakaran ini menghanguskan seluruh bangunan gudang beserta isinya, termasuk peralatan restoran, meja, kursi, kipas angin, alat-alat masak, dua tabung gas, dan dua unit mobil boks,” jelas Sukadi.

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini  menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Total kerugian masih dalam tahap perhitungan. (ana)

Antisipasi Keadaan Darurat di HLF-MSP dan IAF ke-2, Kodam IX/Udayana Siagakan Satgas Evakuasi

Kodam IX/Udayana diberi kepercayaan untuk membentuk Satgas Evakuasi, yang dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya.
Kodam IX/Udayana diberi kepercayaan untuk membentuk Satgas Evakuasi, yang dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kodam IX/Udayana mendapat tanggung jawab dalam pengamanan wilayah dalam gelaran Internasional High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF-MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 yang akan diadakan di Bali.

Selain membentuk Satgas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil) yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Kodam IX/Udayana juga diberi kepercayaan untuk membentuk Satgas Evakuasi, yang dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya.

Komandan Korem 163/Wira Satya, Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra selaku Komandan Satgas Evakuasi menjelaskan, Satgas Evakuasi dan perkuatannya ditugaskan untuk melaksanakan operasi siaga bencana bagi Kepala Negara atau Pejabat setingkat Kepala Negara yang hadir di kegiatan HLF-MSP dan IAF ke-2, yang berlangsung di wilayah Jimbaran dan Nusa Dua.

Operasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Tugas Pokok Komando Gabungan Pengamanan VVIP (Kogabpadpam VVIP).

“Satgas Evakuasi ini juga bekerja sama dengan Basarnas dan BPBD Provinsi Bali untuk mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk potensi bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, maupun letusan gunung berapi,” ungkap Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra di Posko Satgas Evakuasi, Minggu (1/9/2024).

Kolonel Hadisaputra menambahkan, keberadaan Basarnas dan BPBD dalam struktur Satgas Evakuasi bertujuan untuk memperkuat kesiapan serta respons cepat jika terjadi situasi darurat.

Strategi yang dipersiapkan dalam Tactical Floor Game juga telah diterapkan dengan baik, memastikan bahwa setiap tindakan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien demi keamanan para tamu VVIP.

“Pemantauan situasi terkini dari BMKG Provinsi Bali juga menjadi aspek krusial dalam operasi ini. Hingga saat ini, kondisi cuaca dan geologi dilaporkan dalam keadaan baik, memberikan keyakinan bahwa forum internasional ini dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Kolonel Hadisaputra berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan, sehingga dapat meningkatkan citra Indonesia, khususnya Bali, di mata dunia sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan even-even besar internasional.

“Dengan koordinasi yang baik dan persiapan matang, kami siap memastikan bahwa Indonesia-Africa Forum ke-2 berjalan dengan sukses dan aman,” tutupnya. (rls)

Bawaslu Tabanan Telusuri Dugaan Pelanggaran oleh Perbekel dan ASN

Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta.
Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan mendapat laporan adanya pelanggaran selama kegiatan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU Tabanan yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Temuan tersebut ialah adanga seorang Perbekel (kepala desa) yang diduga mengunggah kegiatan pendaftaran pasangan calon di KPU Tabanan, serta informasi awal mengenai foto dua orang ASN yang hadir saat pendaftaran pada 29 Agustus 2024.

Atas laporan temuan tersebut, Bawaslu Tabanan menggelar Rapat Pleno untuk membahas dugaan pelanggaran pada Minggu (1/9/2024).

Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta, menjelaskan, dalam rapat pleno tiga anggota Bawaslu setuju bahwa hasil pengawasan dan informasi awal menunjukkan adanya dugaan pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti dalam Pilkada Tabanan 2024.

“Bawaslu Tabanan membentuk tiga tim untuk melakukan penelusuran guna memastikan kebenaran informasi terkait akun Facebook dan foto yang diterima, apakah benar-benar milik Perbekel dan ASN,” ujar Narta.

Ia menyebut, Bawaslu Tabanan memiliki waktu tujuh hari untuk melakukan penelusuran. Penelusuran pertama akan dilakukan pada 3 September 2024, dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Tabanan.

Sedangkan, dua tim lainnya, yang masing-masing dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humus (HP2H) Bawaslu Tabanan Ni Putu Ayu Winariati dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) I Made Winarya, akan melakukan penelusuran.

Penelusuran dilakukan setelah tanggal 3 September. Hal ini karena pada 2-3 September, KPU Tabanan akan melakukan verifikasi faktual ke sekolah dan instansi terkait administrasi Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan.

“Kami akan lakukan penelusuran dulu. Setelah itu, akan ditentukan sanksi yang yang akan diberikan jika ditemukan unsur melanggar,” pungkas Narta. (ana)

Satpam Ditemukan Tewas di Sungai Yeh Abe Tabanan, Diduga Terpeleset Saat Memancing

Seorang satpam ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe, wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (1/9/2024).
Seorang satpam ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe, wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (1/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang pria bernama I Gusti Putu Kerta Negara (50) ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe, wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (1/9/2024) pagi.

Korban diketahui berasal dari Banjar Dinas Kerta, Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Tabanan. Korban yang bekerja sebagai satpam ini diduga terpeleset dan jatuh ke sungai saat memancing.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengungkapkan, penemuan korban dilaporkan oleh I Dewa Gede Kumara Jaya (46), seorang karyawan swasta yang juga tinggal di Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

Ia melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setelah menemukan korban mengambang di sungai sekitar pukul 09.50 WITA.

Menurut keterangan saksi, I Dewa Gede Putra Yasa (40), pada Sabtu (31/8/2024) sore sekitar pukul 15.00 WITA, ia melihat korban membawa peralatan memancing menuju Sungai Yeh Abe.

Saksi sempat memanggil korban, tetapi tidak mendapat respons. Sementara itu, pada Minggu pagi, saksi lain, I Dewa Gede Bobi Suarjana (47), bersama pelapor, mencari keberadaan korban karena korban tidak pulang sejak Sabtu.

“Saksi dan pelapor sempat mencari korban di tempat kerja korban di Radio Global, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, namun korban tidak ada. Karena mengetahui korban sering memancing sendirian di Sungai Yeh Abe, mereka memutuskan mencari ke sungai tersebut,” ucap Berata.

Sesampainya di lokasi, mereka menemukan korban sudah mengambang di sungai dengan posisi kepala menghadap ke barat dan kaki ke timur.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Kerambitan. Kemudian, anggota Polsek Kerambitan dan Unit Inafis Polres Tabanan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan evakuasi.

Korban ditemukan dalam kondisi terapung dengan posisi terlentang, tangan di atas permukaan air, dan banyak sampah bambu menutupi bagian wajah dan badan.

Beberapa barang milik korban yang ditemukan di lokasi antara lain pancing, pisau, handphone, dompet, dan beberapa perlengkapan memancing lainnya.

Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan di TKP, di pinggiran sungai tempat korban ditemukan terdapat batu cadas dan medan yang terjal, yang memperkuat dugaan bahwa korban terpeleset saat memancing.

Pada bagian dahi kanan korban ditemukan dua luka robek dengan panjang masing-masing 3 cm dan 1 cm. Terdapat juga darah yang keluar dari luka di dahi, mulut, dan hidung korban.

Kemudian, jenazah korban dibawa ke RSUD Tabanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan sementara meninggalnya korban akibat terpeleset dan jatuh saat memancing karena medan yang terjal dan batu cadas di tepi sungai. Benturan di kepala diduga menjadi penyebab kematian korban,” ungkap berata.

Keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah. (ana)

Seminggu Pencarian WNA Prancis Hilang di Gunung Batukaru Tak Kunjung Ditemukan

Tim SAR Gabungan lakukan upaya pencarian terhadap WNA bernama Txibo (14) yang hilang di Gunung Batukaru.
Tim SAR Gabungan lakukan upaya pencarian terhadap WNA bernama Txibo (14) yang hilang di Gunung Batukaru.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim SAR Gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap warga negara asing (WNA) bernama Txibo (14) yang hilang di Gunung Batukaru.

Memasuki hari ketujuh pada Minggu (1/9/2024) siang, tim gabungan dari Basarnas Bali, Polsek Pupuan, BPBD Tabanan serta masyarakat belum berhasil menemukan remaja WNA asal Prancis tersebut.

“Sampai hari ketujuh ini masih nihil. Kami tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba.

Ia menyebut, selama sepekan pencarian, tim gabungan telah menyisir semua jalur pendakian di wilayah Pupuan termasuk Desa Pujungan, Sanda, Batungsel, Karyasari.

Serta sekitar lokasi terpisahnya korban dengan rekannya di ketinggian 1600 MDPL. Namun, tetap tim belum bisa menemukan keberadaan korban.

“Kami akan terus lakukan proses pencarian hingga wilayah Penebel. Jika sampai besok belum ditemukan maka kami menunggu info dari Basarnas apakah pencarian dilanjutkan atau tidak,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama Mrs. Sooman (45) dan ketiga anaknya hilang saat mendaki Gunung Batukaru di Tabanan pada Minggu (25/8/2024).

Hingga Selasa (27/8/2024), pencarian terhadap salah satu anaknya, Txibo(14), masih terus dilakukan oleh tim SAR dan relawan.

Adapun Mrs. Sooman bersama anak-anaknya memulai pendakian dari Pura Malen, Desa Pujungan, dengan didampingi seorang driver.

Mereka berencana turun melalui jalur Penebel, namun tidak tiba seperti yang diharapkan. Sang driver melaporkan kejadian ini, dan tim segera melakukan koordinasi untuk memulai pencarian.

Mrs. Sooman (45) dan anak bungsunya, Rafael (12), berhasil mencapai Penebel, tetapi dua anak lainnya, Lucas (17) dan Txibo, masih hilang.

Lucas kemudian ditemukan oleh warga di Desa Karyasari, tetapi Txibo masih belum ditemukan. (ana)

7 Pilihan Camilan Sehat yang Aman untuk Pengidap Diabetes

Foto telur rebus. (foto:sajian sedap)
Foto telur rebus. (foto:sajian sedap)

PANTAUBALI.COM – Orang yang mengidap diabetes memang memiliki berbagai pantangan, terutama dalam hal makanan.

Ini karena makanan tertentu, seperti yang memiliki kandungan garam atau gula tinggi, dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko komplikasi.

Namun, ini tidak berarti penderita diabetes tidak boleh menikmati camilan. Hanya saja, pilihan camilan harus selektif dan memerhatikan kandungan nutrisinya.

Dilansir dari laman Healthline, camilan yang direkomendasikan bagi penderita diabetes sebaiknya mengandung serat, protein, dan lemak sehat.

Nutrisi-nutrisi tersebut membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Berikut adalah beberapa jenis camilan yang aman dikonsumsi untuk pengidap diabeter

1. Telur Rebus

Telur rebus adalah pilihan camilan yang baik bagi penderita diabetes. Selain mengenyangkan, telur juga mengandung protein tinggi yang mampu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes yang secara rutin mengonsumsi dua butir telur per hari mengalami penurunan kadar gula darah puasa dan hemoglobin A1c (HbA1c).

2. Yogurt dan Buah Beri

Kombinasi yogurt dan buah beri merupakan camilan yang kaya manfaat bagi penderita diabetes. Buah beri seperti blackberry, stroberi, dan raspberry kaya akan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan melindungi pankreas, organ yang menghasilkan insulin.

Buah beri juga mengandung serat yang membantu memperlambat pencernaan, sehingga mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Yogurt, terutama Greek yogurt, juga dikenal efektif dalam mengelola kadar gula darah karena kandungan protein yang tinggi.

3. Kacang Almond

Kacang almond merupakan camilan praktis dan bergizi bagi penderita diabetes. Studi menunjukkan bahwa pasien diabetes yang mengonsumsi kacang almond selama 24 minggu mengalami penurunan kadar gula darah sebesar 3 persen.

Manfaat kacang almond dalam mengendalikan gula darah berasal dari kandungan serat, protein, dan lemak sehat. Selain itu, kacang almond juga bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol dan berat badan.

4. Alpukat

Alpukat merupakan salah satu camilan yang dapat membantu penderita diabetes dalam mengelola kadar gula darah.

Alpukat kaya akan serat dan mengandung asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids) yang dapat mencegah lonjakan gula darah yang signifikan setelah makan.

Penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 2 yang mengonsumsi makanan dengan kandungan asam lemak tak jenuh tunggal, seperti alpukat, memiliki kadar gula darah yang lebih stabil.

5. Apel dan Selai Kacang

Apel yang dipadukan dengan selai kacang dapat menjadi camilan yang cocok bagi penderita diabetes.

Apel mengandung vitamin C, kalium, dan vitamin B, sementara selai kacang kaya akan vitamin E dan magnesium, dua nutrisi yang diketahui bermanfaat dalam mengelola diabetes.

Kombinasi ini juga menyediakan serat yang tinggi. Satu buah apel ukuran sedang yang dipadukan dengan dua sendok makan selai kacang mengandung sekitar 7 gram serat, yang sangat bermanfaat dalam menjaga kestabilan kadar gula darah.

6. Kacang Arab

Kacang arab atau chickpeas adalah legum yang cocok sebagai camilan untuk penderita diabetes. Setengah cangkir kacang arab (sekitar 82 gram) mengandung sekitar 7 gram protein dan 6 gram serat, menjadikannya camilan ideal bagi penderita diabetes.

Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kacang arab dan legum lainnya secara rutin dapat mengurangi risiko terkena diabetes.

7. Keju Cottage

Keju cottage adalah salah satu camilan yang aman untuk penderita diabetes. Keju ini kaya akan protein serta mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.

Keju cottage juga bisa dikombinasikan dengan berbagai camilan sehat lainnya untuk meningkatkan manfaatnya dalam mengelola kadar gula darah.

Lima Atlet Kabupaten Jembrana Siap Berlaga di PON XXI Aceh

Lima atlet asal Kabupaten Jembrana bersiap berlaga di PON XXI Aceh.
Lima atlet asal Kabupaten Jembrana bersiap berlaga di PON XXI Aceh.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Lima atlet asal Jembrana akan berlaga pada PON XXI yang rencananya akan digelar di Provinsi Aceh pada 9 September 2024.

Kelima atlet tersebut, bersama dengan jajaran staf pelatih, dilepas sekaligus berpamitan dengan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, di Lobby Kantor Bupati Jembrana pada Sabtu (31/8/2024).

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Tamba menyerahkan uang saku sebesar Rp2 juta kepada masing-masing pelatih dan kelima atlet tersebut.

Adapun lima atlet tersebut adalah Agung Gita Arimbawa untuk cabang olahraga bermotor, I Made Yoga Wiraputa dan Ni Made Dwi Kartika Aprianti untuk cabang olahraga karate yang dilatih oleh Putu Deddy Mahardikan.

Dua atlet lainnya berasal dari cabang olahraga panjat tebing, yaitu Julio Fernando Sapulete dan Ni Kadek Ayu Dwi Cintya Pratiwi yang dilatih oleh Dewa Putu Gali Perdana.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tamba menyampaikan rasa bangganya kepada para atlet Jembrana yang akan bertanding di ajang PON XXI.

Ia berharap, mereka dapat mengharumkan nama Jembrana serta Provinsi Bali selama keikutsertaan di PON Aceh.

“Jaga nama baik Jembrana di sana nanti. Semoga kalian memperoleh hasil yang maksimal, dan mari kita bersama-sama menyambut Jembrana Emas,” ucap Bupati Tamba.

Sementara itu, Putu Deddy Mahardikan, selaku pelatih karate, menyebutkan bahwa atlet karate telah mempersiapkan diri selama setahun melalui beberapa event try out baik di dalam maupun luar negeri.

Atlet tersebut juga sempat berlatih di Kairo, Mesir, dan ada yang bertanding di The Asian Karate Federation Championships di Manila, Filipina.

“Target kami adalah mempertahankan marwah emas Jembrana di PON 2016 dan PON 2021. Di PON 2024 ini, kami berharap cabang olahraga karate akan kembali mempersembahkan medali emas,” ujar Deddy. (rls)

Pensiunan PNS di Sesetan Ditangkap Lantaran Aniaya hingga Jual Daging Anjing

MS (62), pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang aniaya hingga jual daging anjing diamankan Polsek Denpasar Selatan.
MS (62), pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang aniaya hingga jual daging anjing diamankan Polsek Denpasar Selatan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang pria diamankan Polsek Denpasar Selatan lantaran membunuh serta memperjual belikan daging anjing di Areal Perumahan Dinas Pertanian Provinsi Bali, Jalan Gurita, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan.

Pelaku berinisial MS (62) yang merupakan seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, pengungmapan kasus ini bermula dari laporan Tyo Ros (45), Ketua Asosiasi Bali Dog Guardian, yang mendapat informasi adanya penganiayaan hewan.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 9 Agustus 2024, di area Perumahan Dinas Pertanian Provinsi Bali, Jalan Gurita IV, Sesetan, Denpasar Selatan.

Setelah menerima laporan pada 29 Agustus 2024, Tim Reskrim Polsek Denpasar Selatan langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan bukti yang menguatkan adanya tindak penganiayaan hewan.

Di TKP, petugas menemukan potongan daging anjing yang disimpan dalam mesin pembeku (freezer), satu kuali berisi potongan daging anjing yang telah dimasak, serta potongan daging anjing yang sudah membusuk.

“Selain itu, ditemukan juga satu ekor anjing lokal Bali dalam kondisi hidup, namun mengalami luka parah di bagian kaki,” ujar AKP Sukadi, Sabtu (31/8/2024).

Dari hasil interogasi, lanjut Sukadi, MS mengakui bahwa ia telah membunuh dan menganiaya anjing-anjing tersebut atas pesanan teman-temannya yang ingin menggunakan daging anjing sebagai makanan.

“Pelaku menyatakan bahwa ia tidak berjualan daging anjing setiap hari, hanya ketika ada pesanan. MS juga mengaku telah melakukan tindakan ini sejak tahun 2021,” terangnya.

Dari penggerebekan di TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa satu tabung gas 3 kg beserta selang pipa pembakarnya. Setelah diamankan, MS dibawa ke Polsek Denpasar Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, MS terancam Pasal 302 ayat (2) KUHP mengatur tentang penganiayaan hewan. Pasal ini menyatakan bahwa jika hewan yang dianiaya sakit lebih dari satu minggu, cacat, luka berat, atau mati, maka pelaku dapat diancam pidana penjara paling lama sembilan bulan, atau pidana denda paling banyak Rp300 ribu. (jas)