- Advertisement -
Beranda blog Halaman 383

Jumat Ceria Diskop UKMP Badung Dirangkaikan Perayaan HUT Proklamasi

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskop UKMP) Badung, kembali menggelar kegiatan Jumat Ceria, yang sekaligus dirangkaikan dengan menyambut HUT Proklamasi ke 79, Jumat (9/8/2024).

Sebanyak 22 UMKM pun dilibatkan serta PKK dan Gabungan Organisasi Kewanitaan (GOW) kabupaten Badung.

Dengan UMKM yang ada di Kabupaten Badung dilibatkan secara bergilir, seperti produk kuliner, fashion, dan kerajinan tangan.

Kepala Diskop UKMP Badung Made Widiana mengatakan, penggelaran Jumat ceria kali ini dalam bentuk apel krida, jalan santai, senam bersama serta juga diisi dengan lomba-lomba serta pameran produk UMKM.

“Kali ini diramaikan oleh gabungan organisasi wanita di kabupaten Bandung, PKK dan UMKM. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan adalah senam anti korupsi, jalan santai, lomba tarik tambang,” katanya.

Selanjutnya, melalui kegiatan ini, produk UMKM diberikan ruang untuk fasilitas pemasaran produk mereka.

Serta penggiliran pemberian kesempatan ini dikarenakan banyaknya UMKM yang ada di Kabupaten Badung. (jas)

 

 

 

 

 

 

 

Ratusan Pasang Kerbau Adu Cepat di Makepung Bupati Cup 2024

Makepung Bupati Cup 2024
Makepung Bupati Cup 2024

PANTAUBALI.COM,  JEMBRANA – Dalam rangka peringatan HUT Kota Negara ke-129, Makepung Bupati Cup 2024 diikuti oleh 224 peserta dari berbagai wilayah.

Lomba Makepung Bupati Cup 2024 dibuka langsung oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, di Sirkuit All in One yang terletak di Desa Pengambengan pada Minggu (11/8/2024).

Acara ini berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat yang datang untuk menyaksikan jalannya perlombaan.

Antusiasme masyarakat dan peserta Makepung menunjukkan potensi besar dalam mempertahankan seni dan budaya Makepung sebagai bagian dari identitas Jembrana.

Bupati Jembrana mengungkapkan kebanggaannya terhadap sirkuit baru yang kini menjadi simbol budaya dan identitas masyarakat Jembrana.

“Sirkuit ini adalah kebanggaan kita bersama. Saya membayangkan dalam 5 hingga 10 tahun mendatang, tidak akan ada lagi sirkuit di desa-desa seperti Delod Berawah, Kaliakah, dan Tuwed,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba juga menyampaikan harapannya agar tahun depan masyarakat yang tinggal di sekitar sirkuit dapat bekerja sama untuk menjaga dan merawat fasilitas ini.

“Tentu akan ada permintaan dari masyarakat untuk mengaspal atau membeton jalan di sekitar sirkuit. Tantangannya adalah memilih antara mempertahankan tradisi sekaa makepung atau memenuhi kebutuhan masyarakat akan infrastruktur jalan,” jelasnya.

Tamba juga berharap sirkuit permanen (All in One) dapat menjadi wadah yang menjaga keberlangsungan budaya makepung, yang telah menjadi warisan budaya unik di Jembrana.

Dengan sirkuit baru ini, Jembrana optimis dapat terus melestarikan tradisi makepung dan menjadikannya daya tarik budaya yang tak lekang oleh waktu.

“Kita memiliki Jembrana Cup, Kapolda Cup, dan Bupati Cup, yang menunjukkan komitmen kita dalam menjaga dan mengembangkan makepung sebagai atraksi budaya. Sirkuit ini adalah hasil kerja keras kita, dan kita harus menjaganya bersama,” tambah Bupati.

Sementara itu, Koordinator Makepung, I Made Mara, menjelaskan bahwa Makepung Bupati Cup 2024 diikuti oleh 224 pasang kerbau yang dibagi menjadi dua regu yakni 123 untuk regu barat dan 101 untuk regu timur.

Menurut Made Mara, Bupati Tamba telah menunjukkan komitmen kuatnya dalam melestarikan warisan budaya nenek moyang, yang telah menjadi ikon Kabupaten Jembrana.

Para peserta dan panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Bupati, termasuk penyediaan sirkuit All in One dan dukungan dana untuk acara Makepung ini.

Dukungan ini sangat membantu dalam mempromosikan serta mempertahankan keunikan Makepung di tengah masyarakat.

“Kami, sekaa makepung, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana yang telah memberikan dukungan dan penghargaan pada acara Jembrana Cup kemarin. Bantuan ini sangat berarti dan mendukung kelancaran acara hari ini,” ujarnya.

Made Mara menambahkan, Makepung telah menjadi ikon Kabupaten Jembrana dan dikenal luas sebagai simbol budaya yang mendalam. Kabupaten Jembrana dijuluki ‘Bumi Makepung’ sebagai penghormatan terhadap tradisi ini.

“Kami mohon dukungan serta support dari semua pihak. Dengan acara ini, masyarakat Jembrana berharap dapat terus melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah serta memperkuat identitas sebagai pusat budaya Makepung di Bali,” jelasnya. (rls) 

Sabdha Kite Festival IV, Ratusan Layangan Hiasi Langit Pecatu

Wabup Ketut Suiasa saat menghadiri kegiatan lomba layang-layang Sabdha Kite Festival IV di PT. Indowisata Makmur Pecatu, Desa, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (11/8).
Wabup Ketut Suiasa saat menghadiri kegiatan lomba layang-layang Sabdha Kite Festival IV di PT. Indowisata Makmur Pecatu, Desa, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (11/8).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Lomba layang-layang Sabdha Kite Festival IV digelar PT. Indowisata Makmur Pecatu, Desa, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (11/8/2024).

Lomba layang-layang yang diselenggarakan oleh Sabdha Kite Festival IV dengan mengusung tema ‘Bayu Abhipraya Harsa’ yang artinya bahwa dengan kekuatan angin dapat membawa harapan untuk mencapai kebahagian seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda Bali.

Pembukaan lomba layang-layang ditandai dengan menaikan layangan oleh Wakil Bupati Badung l Ketut Suiasa.

Sebagai bentuk komitmen dan dukungan Pemkab Badung, Wabup Suiasa menyerahkan bantuan dana secara simbolis sebesar Rp 30 juta yang diterima Ketua Panitia Penyelenggara I Kadek Dwi Ari Juliana Astika.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan bahwa lomba layang-layang merupakan warisan leluhur, disamping menjalankan hobi masyarakat.

“Saya mewakili Bupati dan atas nama Pemkab Badung tentu menyambut baik dan mengapresiasi daripada kegiatan lomba layang-layang ini, tidak saja dalam rangka kita untuk melestarikan layang-layang itu sendiri, tetapi juga sebagai momentum untuk menjaga daerah kita sebagai daerah pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara Kadek Dwi Ari Juliana Astika melaporkan, kegiatan lomba layang-layang tersebut merupakan kegiatan rutin setiap setahun sekali.

Adapun jenis lomba layang-layang yang dilombakan yakni layangan plastik, layangan kain, layangan remaja dan layangan dewasa.

“Lomba layang-layang Sabdha Kite Festival IV kali ini diikuti oleh 488 peserta dari seluruh Bali dan berlangsung selama satu hari,” ucapnya.

Tak Hanya Sebagai Bahan Dapur, Inilah 5 Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan

Ilustrasi kunyit
Ilustrasi kunyit

PANTAUBALI.COM – Kunyit adalah bahan bumbu dapur yang memiliki berbagai manfaat. Dalam satu sendok teh kunyit bubuk, terkandung beberapa nutrisi penting.

Seperti 29 kalori, 0,81 gram protein, 0,31 gram lemak, 6,31 gram karbohidrat, dan 2,1 gram serat. Selain itu, kunyit juga mengandung potasium, mangan, zat besi, dan vitamin C.

Dilansir dari laman Halodoc, kunyit memiliki banyak manfaat bagi tubuh, antara lain:

1. Membantu mengurangi gejala arthritis

Rempah ini memiliki kandungan antiinflamasi dan kurkumin yang dapat membantu meredakan gejala arthritis. Para lansia bisa mengonsumsi air kunyit untuk meredakan radang sendi.

2. Meningkatkan sistem imun

Kandungan antioksidan, antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri dalam kunyit dapat meningkatkan kekebalan tubuh secara alami.

3. Mengurangi risiko komplikasi akibat masalah kardiovaskular

Kandungan antiinflamasi dan antioksidan dalam kunyit dapat menunjang kesehatan jantung.

Mengonsumsi empat gram kunyit setiap hari selama tiga hari sebelum dan lima hari setelah menjalani operasi bypass arteri koroner dapat mengurangi risiko serangan jantung atau infark miokard akut hingga 17 persen.

4. Bersifat antikanker

Kunyit memiliki sifat antikanker berkat kandungan antiradang dan antioksidannya, yang dapat menurunkan risiko kerusakan sel dan mencegah mutasi sel menjadi kanker.

5. Mengendalikan sindrom iritasi usus besar

Kandungan kunyit juga dapat meredakan nyeri akibat sindrom iritasi usus besar (IBS).

Mulai Hari Ini, Pertamina Naikkan Harga Pertamax Menjadi Rp13.700 Per Liter 

Pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Pertamina. (Foto:Disway)
Pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Pertamina. (Foto:Disway)

PANTAUBALI.COM – PT Pertamina Patra Niaga telah mengumumkan perubahan harga Pertamax dari Rp12.950 per liter menjadi Rp13.700 per liter mulai hari ini Sabtu (10/8/2024) pukul 00.00 waktu setempat.

Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 92 ini diterapkan di SPBU Pertamina di Provinsi Aceh, Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Heppy Wulansari, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menjelaskan, penyesuaian harga BBM Non Subsidi ini didasarkan pada tren harga rata-rata publikasi minyak dunia (ICP) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Meskipun ICP menunjukkan kenaikan sejak akhir trimester pertama tahun ini, harga BBM Non Subsidi tidak berubah sejak Maret 2024 untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Namun, Pertamina Patra Niaga akhirnya melakukan penyesuaian harga sesuai dengan kebijakan yang diterapkan oleh badan usaha lainnya sejak awal Agustus 2024.

Heppy menambahkan, penyesuaian ini dilakukan secara bertahap, mengikuti langkah yang diambil oleh badan usaha lain.

Selain itu, produk BBM Non Subsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, dan Dex Series telah mengalami penyesuaian harga pada awal bulan Agustus 2024.

Penetapan harga ini sesuai dengan regulasi Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan dari Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 mengenai formulasi harga BBM Non Subsidi.

Kenaikan harga juga mempertimbangkan daya beli masyarakat, dan Pertamina memastikan harga tetap kompetitif untuk produk dengan kualitas setara. (ana)

Badung Education Fair 2024, Disdikpora Gelar Studi Eksplorasi ke Green School

Kunjungan ke Greeen School Bali, dalam serangkaian Badung Education Fair 2024, Jumat (9/8/2024).
Kunjungan ke Greeen School Bali, dalam serangkaian Badung Education Fair 2024, Jumat (9/8/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung menggelar kunjungan ke Greeen School Bali, dalam serangkaian Badung Education Fair 2024, Jumat (9/8/2024).

Green School dipilih karena, kegiatan ini merupakan Road to Badung Education Fair 2024, atau pemanasan yang diberikan untuk membangun momen Badung Education Fair 2024 yang akan dilaksanakan pada Oktober 2024.

Green School yang diselenggarakan mengajak 160 siswa maupun guru, dari sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Badung, serta lima belas orang komunitas guru penggerak bersama-sama mempelajari apa itu Green School.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Disdikpora Badung Rai Twistyanti Raharja, mengajak serta rombongannya menuju sekolah yang berada di Banjar Saren, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal.

“Kita melaksanakan studi eksplorasi ke Green School ini, untuk mengetahui bahwa Green School adalah salah satu sekolah yang berwawasan lingkungan, tanpa adanya batasan yang baku serta mengajarkan anak untuk merdeka belajar,” terangnya.

Selanjutnya, selain merdeka belajar, juga diajarkan di sana untuk mengembangkan wawasan terkait lingkungan. Hal ini turut serta sebagai ajakan Rai Twistyanti kepada para ibu guru.

Selain itu, Green School merupakan salah satu pihak swasta yang bekerja sama yang memiliki perjanjian kerja sama dengan Pemkab Badung.

“Kami juga sudah siap disambut oleh Garuda Wisnu Kencana, Museum Fasifika, kemudian ada juga PT Bambu. Jadi ini konsep merdeka belajarnya kita kuatkan supaya anak-anak bisa langsung belajar di alam dan dimana saja,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan wawasan anak-anak jadi terbuka dan tidak terkungkung bahwa belajar itu hanya di meja, tidak hanya dengan buku saja tetapi bisa langsung eksplorasi di alam.

“Kembali pada sistem zaman dahulu. Kita harapkan anak lebih aktif, lebih sensitif membangun rasa, setelah kegiatan ini,” tutupnya. (jas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mantan Bupati Jembrana Bersama Istri Ditemukan Tewas Membusuk di Sesetan

Evakuasi mantan Bupati Jembrana dan istri yang ditemukan membusuk di rumahnya di Kelurahan Sesetan, Denpasar.
Evakuasi mantan Bupati Jembrana dan istri yang ditemukan membusuk di rumahnya di Kelurahan Sesetan, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Warga Kelurahan Sesetan, Denpasar digegerkan dengan penemuan mayat pasangan suami istri (pasutri) di rumah yang berlokasi di Jalan Gurita IV Nomor 6, pada Kamis (8/8/2024) malam.

Informasi yang dihimpun, mayat pasutri tersebut merupakan Mantan Bupati Jembrana Periode 1980 – 1990 yakni Ida Bagus Ardana (84) dan istrinya, AAA Sri Wulan Trisna (64). Mereka ditemukan dalam kondisi membusuk sekitar pukul 19.00 WITA.

Ardana ditemukan tergeletak bersimbah darah di lantai dapur. Sedangkan istrinya tergeletak di atas tempat tidur.

Adapun penemuan kedua mayat pasutri itu bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau busuk bersumber dari rumah korban.

Kemudian, warga mencoba mengecek dengan masuk ke halaman rumah korban dengan memotong gembok pagar rumah.

Warga lalu masuk ke rumah dan mendapati jasad Ardana di lantai dekat pintu dapur.

Warga lalu mencoba masuk ke dalam kamar, tapi pintu dalam kondisi terkunci. Warga lalu keluar menuju samping rumah.

Setelah diintip dari jendela, warga melihat istri Ardana sudah tergeletak di kasur. Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tim Inafis Polresta Denpasar yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti pun turut diamankan.

Setelah dilakukan identifikasi, jenazah Ardana dan istrinya dievakuasi ke RS Prof IGNG Ngoerah Sanglah dengan dua mobil ambulan BPBD Kota Denpasar.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi belum memberikan tanggapan terkait penemuan mayat pasutri tersebut. (ana)

Perlombaan Tradisional Meriahkan HUT Kota Negara Ke-129 

Lomba balap karung meriahkan HUT Kota Negara Ke-129.
Lomba balap karung meriahkan HUT Kota Negara Ke-129.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Negara yang jatuh pada Jumat, 9 Agustus 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana mengadakan perlombaan tradisional bertempat di Taman Surapati depan Kantor Bupati Jembrana.

Sejumlah pertandingan olahraga tradisional yang diikuti oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Jembrana digelarkan untuk memeriahkan peringatan itu, seperti lari balap karung, terompah panjang, dan mancing botol.

Kabid Mudora sekaligus Ketua panitia perlombaan I Komang Tri Laksmana menjelaskan, perlombaan terompah panjang dimenangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Sedangkan untuk peringkat kedua diisi oleh Dinas Koprasi, dan diperingkat ketiga diraih oleh Kecamatan Negara.

Sementara untuk di perlombaan mancing botol dimenangkan oleh PGRI Kecamatan Pekutatan, disusul oleh Dinas Koprasi dan Kecamatan Pekutatan.

Perlombaan lari balap karung dimenangkan oleh BPKSDM disusul oleh Dinas Penanaman Modal dan POLPP Jembrana.

Untuk juara 1 akan mendapatkan hadiah Rp3 juta, juara 2 Rp2,5 juta dan juara 3 Rp2 juta dipotong pajak.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba pada kesempatan tersebut menjelaskan, perlombaan ini memang sederhana namun memiliki makna yang dapat diterapkan dalam dunia kerja.

“Perlombaan tradisional yang sederhana ini memiliki esensi kerjasama yang bisa kita latih bersama. Dengan membangun kerjasama, kita bisa tingkatkan produktivitas kinerja untuk menyambut Jembrana Emas,” ujar Bupati Tamba. (ana)

Waspadai Kandungan Berbahaya Mie Instan untuk Kesehatan Anak

Ilustrasi mie instan. (foto:Canva)
Ilustrasi mie instan. (foto:Canva)

PANTAUBALI.COM – Mie instan adalah makanan yang mudah dibuat dan memiliki cita rasa gurih. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat beberapa kandungan dalam mie instan yang kurang baik jika dikonsumsi secara terus-menerus?

Dilansir dari laman Halodoc, berikut adalah alasan mengapa mie instan bukan pilihan makanan yang sehat untuk anak-anak:

  1. Telah diproses sebelumnya

Mie instan adalah makanan olahan yang terdiri dari tepung olahan (maida). Makanan ini adalah produk olahan tinggi yang tidak memiliki vitamin dan mineral esensial serta tidak memberikan nilai gizi yang baik.

2. Kandungan lemak trans

Proses pengolahan yang panjang, mulai dari pengukusan hingga penggorengan untuk memperpanjang umur simpan, menyebabkan adanya lemak trans dalam mie instan. Lemak trans ini dapat menyebabkan penambahan berat badan pada anak.

3. Lapisan lilin pada mie

Mie instan dilapisi dengan lilin untuk memberikan tampilan yang menarik. Namun, lapisan lilin ini dapat menyebabkan kerusakan pada hati jika dikonsumsi secara terus-menerus.

4. Mengandung propilen glikol

Mie instan ditambahkan propilen glikol untuk mempertahankan kelembapan internalnya. Konsumsi propilen glikol dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada hati, jantung, dan ginjal, karena zat ini dapat menumpuk di organ-organ tersebut.

5. Mengandung monosodium glutamat (MSG)

MSG digunakan dalam mie instan untuk meningkatkan dan memperkuat rasa. Bahan kimia ini sangat berbahaya dan dapat mempengaruhi fungsi otak jika dikonsumsi berlebihan.

6. Kandungan sodium sebagai pengawet

Mie instan mengandung garam dalam jumlah tinggi yang berfungsi sebagai pengawet. Sodium dalam jumlah tinggi dapat langsung mempengaruhi organ-organ vital dan dapat menyebabkan kerusakan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Itulah beberapa kandungan yang berbahaya bagi tubuh jika terlalu sering mengonsumsi mie instan. Kandungan-kandungan ini sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Tetap perhatikan asupan makanan bagi Anda dan anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Serentak, Sepuluh Kecamatan di Tabanan Plenokan DPHP

Pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat kecamatan di Kabupaten Tabanan.
Pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat kecamatan di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan telah melakukan Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Bupati dan Wakil Bupati Tabanan di tingkat kecamatan, Kamis (8/8/2024).

Pleno ini dilaksanakan serentak di sepuluh kecamatan di Tabanan oleh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) bertempat di Kantor Camat walayah masing-masing.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, pleno tingkat kecamatan ini dilakukan setelah rampungnya pleno di 133 desa di Kabupaten Tabanan.

“Kemudian dilanjutkan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di wilayah kerja masing masing,” ujar Suwitra dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (9/8/2024).

Ia menyebutkan, secara keseluruhan pleno rekapitulasi DPHP ini berjalan lancar dengan dimonitor oleh KPU Tabanan.

Selanjutnya, pleno rekapitulasi akan berlanjut nanti di tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan oleh KPU Tabanan.

“Rencananya akan dilakukan pra rekap terlebih dahulu pada 9 Agustus 2024 dan Pleno Rekapitulasi DPHP akan dilaksanakan pada Sabtu, 10 Agustus 2024,” jelas Suwitra. (ana)