- Advertisement -
Beranda blog Halaman 385

Kejari Tabanan Kembalikan Kerugian Negara Rp3,1 Miliar dari Kasus Korupsi PNPM Kediri dan LPD Desa Adat Mundeh

Konferensi Pers, Lejari Tabanan kembalikan kerugian negara Rp3,1 Miliar dari kasus korupsi PNPM Kediri dan LPD Desa Adat Mundeh, Senin (5/8/2024).
Konferensi Pers, Lejari Tabanan kembalikan kerugian negara Rp3,1 Miliar dari kasus korupsi PNPM Kediri dan LPD Desa Adat Mundeh, Senin (5/8/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mengembalikan uang kerugian keuangan negara hasil sitaan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) Pengelolaan Dana PNPM Mandiri Pedesaan atau DAPM Swadana Harta Lestari Kecamatan Kediri LPD Desa Adat Mundeh, Senin (5/8/2024).

Adapun total uang tunai yang dikembalikan dalam dua perkara korupsi tersebut berjumlah Rp3.125.186.750.

Dengan rincian sebesar Rp1.351.106.750 dari kasus korupsi Pengelolaan Dana PNPM Mandiri Pedesaan atau DAPM Swadana Harta Lestari Kecamatan Kediri tahun anggaran 2017 – 2020 dan Rp1.774.080.000 dari LPD Desa Adat Mundeh tahun anggaran 2018 – 2020.

Kepala Kejari Tabanan Zainur Arifin Syah didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) I Nengah Ardika mengatakan, dua kasus korupsi tersebut saling berkaitan dan dari hasil perhitungan kerugian uang negara (PKN) ditemukan kerugian negara senilai Rp5.274.061.000.

“Adapun total uang yang berhasil disita Rp3.125.186.750 akan disetorkan ke kas negara dan dikembalikan ke kas LPD Desa Adat Mundeh,” ucapnya dalam konferensi pers, Senin (5/8/2024).

Sebelumnya, empat orang tersangka menjadi terdakwa dalam kasus Pengelolaan Dana PNPM Mandiri. Salah satu terdakwa juga sempat dijemput paksa karena tidak memenuhi panggilan penyidik.

Terdakwa I Ni Putu Aryestari dan terdakwa III Lely Maisa Kusumawati dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjarax terdakwa II I Wayan Sutanca dijatuhi hukuman 4 tahun penjara, dan terdakwa IV Ni Putu Winastri dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.

Keempat terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti dengan total Rp 1.750.807.417,00.

Kemudian, kasus kedua terkait penyimpangan tujuh perjanjian pinjaman pada LPD Desa Adat Mundeh tahun 2018 – 2020.

Pengadilan Tipikor Denpasar pada 23 Juli 2024 menjatuhkan vonis kepada dua terdakwa, yaitu Drs. I Nyoman Murdana dijatuhi hukuman 1 tahun 4 bulan penjara, dan terdakwa I Gede Sukariawan, dijatuhi hukuman 1 tahun penjara.

Kedua terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan.

“Kami telah menyita dan mengembalikan total kerugian negara sebesar Rp3.094.186.750 dari kasus pertama dan Rp31 juta dari kasus kedua. Rinciannya sebagai berikut, Rp1.351.106.750,- dikembalikan ke DAPM Swadana Harta Lestari, Rp1.743.080.000 dikembalikan ke LPD Desa Adat Mundeh dan Rp31.000.000 dikembalikan ke LPD Desa Adat Mundeh,” tegas Zainur.

Ia menambahkan, penyelidikan dalam kasus korupsi besar ini masih berlangsung dan memungkinkan adanya tersangka baru yang terbukti terlibat.

“Kemungkinan akan ada tersangka lain yang akan terseret salam kasus ini,” imbuhnya. (ana)

40 Anggota Dewan Tabanan Periode 2024-2029 Resmi Dilantik 

Pelantikan 40 anggota DPRD Tabanan periode 2024-2029, Senin (5/8/2024).
Pelantikan 40 anggota DPRD Tabanan periode 2024-2029, Senin (5/8/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan terpilih periode 2024-2029, resmi dilantik hari ini, Senin (5/8/2024).

Acara pelantikan dan pengucapan sumpah janji diawali dengan upacara mejaya-jaya di Padmasana kantor DPRD Tabanan sekitar pukul 08.00 WITA. Upacara dipuput oleh Ida Shri Bhagawan Natha Nawa Wangsa Pemayun.

Dalam pelantikan kali ini, keluarga dari anggota dewan terpilih turut hadir. Selain itu, turut disaksikan oleh seluruh instansi vertikal, jajaran Pemda Tabanan, camat serta seluruh kepala desa dan undangan lainnya.

Setelah mejaya-jaya acara dilanjutkan dengan dengan rapat paripurna istimewa Ke-I DPRD Tabanan untuk pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota dewan periode 2024-2029.

Seluruh anggota dewan terpilih disumpah oleh perwakilan Pengadilan Negeri Tabanan.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Tabanan I Made Sugiarta mengatakan, untuk pimpinan dewan sementara, sesuai dengan ketentuan pusat, diberikan kepada peraih suara terbanyak kesatu dan kedua.

Peraih suara terbanyak yakni PDI Perjuangan telah menunjuk Ketua Lama I Made Dirga. Sementara, Partai Golkar ditunjuk I Made Asta Dharma sebagai peraih suara terbanyak.

“Kalau tahun sebelumnya dipilih anggota yang tertua dan yang termuda. Sekarang, anggota dari partai pemenang satu dan kedua,” ucapnya.

Untuk diketahui, dari total 40 kursi DPRD Tabanan, PDIP memperoleh kursi terbanyak yakni mencapai 31 kursi atau sekitar 77,5 persen.

Kemudian, disusul Partai Golkar dan Partai Gerindra yang masing-masing memperoleh 4 kursi. Selanjutnya, Partai Demokrat memperoleh satu kursi.

Selain itu, ada tujuh wajah baru (New Comer) yang menduduki kursi dewan Tabanan. Diantaranya, dari PDIP ada I Nengah Surajaya dari Kecamatan Kerambitan, I Gde Made Suarjana dari Penebel, I Gede Made Dedy Pratama dari Kecamatan Baturiti, I Nyoman Wiyarsa dari Penebel, I Gusti Ketut Artayasa dan I Nyoman Sukanada dari Kecamatan Kediri.

Kemudian, dari partai Gerindra ada I Nyoman Gede Andika dari Kecamatan Kerambitan. (ana)

Turis Italia Tewas Terjatuh di Area Air Terjun Vila Gajah Mas Baturiti 

Evakuasi turis tewas terjatuh di Air Terjun Villa Gajah Mas, Banjar Baturiti Kelod, Baturiti, Tabanan, Minggu (4/8/2024).
Evakuasi turis tewas terjatuh di Air Terjun Villa Gajah Mas, Banjar Baturiti Kelod, Baturiti, Tabanan, Minggu (4/8/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Nasib nahas dialami oleh seorang turis laki-laki asal Italia bernama Zicari Giancarlo (48).

Ia meregang nyawa akibat terjatuh dari ketinggian sekitar 25 meter di area Air Terjun Villa Gajah Mas, Banjar Baturiti Kelod, Desa/Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan pada Minggu (4/8/2024) pada pukul 11.20 WITA.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kejadian tragis tersebut berawal saat korban bersama pacarnya, Biagi Ilaria (49) asal Italia, berangkat dari tempatnya menginap di Hotel Homm Saranam, Baturiti sekitar pukul 10.45 WITA.

Mereka menuju Villa Gajah Mas untuk melihat air terjun. Setibanya di lokasi, korban dan pacarnya menanyakan lokasi air terjun kepada penjaga villa dan diarahkan turun sejauh 500 meter.

Sesampainya di areal air terjun sekitar pukul 11.20 WITA, korban dan pacarnya langsung menuju sebuah teras yang dilengkapi dengan pagar besi untuk melihat pemandangan.

“Namun, saat berfoto selfie dengan latar belakang tebing dan air terjun, pagar yang dijadikan tumpuan longsor dan menyebabkan mereka terjatuh dari teras ke bawah area air terjun,” ujar Berata.

Akibat kejadian itu, pacar korban Biagi Ilaria, selamat dan mengalami luka lecet serta pusing. Lalu Ia berhasil naik untuk meminta pertolongan.

Kemudian Biagi bertemu dengan Sokolviuk Viktoriia, WNA perempuan asal Ukraina yang menginap di Vila Gajah Mas untuk meminta bantuan serta melaporkan kejadian tersebut ke penjaga vila.

Penjaga vila kemudian menghubungi penanggung jawab Hotel Homm Saranam dan pihak Polsek Baturiti.

Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Baturiti, korban meninggal dunia akibat terjatuh dari ketinggian sekitar 25 meter.

“Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Prof. Ngoerah Denpasar (Sanglah). Pihak keluarga korban menolak autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ucap Berata. (ana)

20 Finali Tampil di Malam Grand Final Jegeg Bagus Jembrana 2024

Acara Grand Final Jegeg Bagus Kabupaten Jembrana 2024, Sabtu (3/8/2024) malam.
Acara Grand Final Jegeg Bagus Kabupaten Jembrana 2024, Sabtu (3/8/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Panggung terbuka Arda Candra Pura Jagatnatha menjadi saksi kemegahan acara Grand Final Jegeg Bagus Kabupaten Jembrana 2024, yang berlangsung pada Sabtu (3/8/2024) malam.

Acara bergengsi ini menampilkan 20 finalis terbaik, terdiri dari 10 finalis Jegeg dan 10 finalis Bagus, yang berkompetisi di bawah tema “Renjana Yowana Caksana.”

Tema ini mengusung semangat dan antusiasme pemuda untuk menjadi generasi emas yang bijaksana dan kompeten.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap acara ini.

“Saya bangga kepada para generasi muda Jembrana, yang telah mampu meraih prestasi, terutama dalam ajang Grand Final Lomba Jegeg Bagus ini,” ujarnya.

Bupati asasaDesa Kaliakah ini berharap agar para finalis dapat menjadi teladan di masyarakat, dengan membagikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada sesama generasi muda di Jembrana.

“Ilmu yang diperoleh dishare sebanyak-banyaknya, sehingga dari kalian membawa pengaruh positif bagi generasi muda untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ni Putu Ayu Meybella Vemia Saputra menjelaskan, penilaian finalis tidak hanya berdasarkan penampilan fisik, tetapi juga talenta, wawasan, kecerdasan, dan kemampuan berbicara di depan umum.

Selain penobatan Jegeg dan Bagus Jembrana 2024, acara ini juga mengumumkan pemenang Video Terbaik dan Video Terfavorit, serta pemenang kategori lainnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, menjelaskan hadiah yang disiapkan bagi para pemenang.

“Winner Jegeg Bagus memperoleh hadiah sebesar Rp3,5 juta, sedangkan Runner Up I Rp3 juta, Runner Up II sebesar Rp2,5 juta, dan seterusnya. Selain uang tunai, pemenang juga mendapatkan trofi dan sertifikat,” jelasnya.

Malam itu, gelar Jegeg Jembrana 2024 diraih oleh Putu Lisya Enjelina Putri, sementara gelar Bagus Jembrana 2024 diberikan kepada I Ketut Nara Kusuma.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga perayaan dedikasi dan potensi generasi muda Jembrana untuk terus berkontribusi positif bagi daerahnya. (rls)

Masuk Bursa Cawabup, Dirga Mengaku Siap Mundur dari DPRD Tabanan

I Made Dirga
I Made Dirga

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Made Dirga, anggota DPRD Tabanan terpilih periode 2019-2024 mengaku siap mundur menjadi wakil rakyat jika ditunjuk menjadi calon wakil bupati (cawabup) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Hal itu disampaikan Dirga saat ditemui usai mengikuti gladi bersih pelantikan anggota DPRD Tabanan pada Minggu (4/8/2024).

Nama Dirga masuk dalam bursa cawabup Tabanan pada Pilkada 2024 berpasangan dengan Calon Bupati Incumbent I Komang Gede Sanjaya dalam Paket SANDI (Sanjaya-Dirga).

Bahkan, paket SANDI itu juga dimunculkan dalam acara pelatihan DPRD terpilih kader PDI Perjuangan, Tabanan, Badung, Denpasar, bertempat di Wisma PLN, Bedugul, Tabanan, Bali pada Sabtu (3/8/2024).

“Kita sebagai prajurit partai harus wajib menjalankan tugas sebaik-baiknya. Kalau aturan harus mundur, ya (saya) harus mundur,” ujar Dirga.

Politisi asal Desa Sudimara, Kecamatan/Kabupaten Tabanan tersebut juga mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada penetapan pasangan calon bupati dari PDI Perjuangan yang akan maju di Pilkada serentak pada November 2024.

Sekaligus kemunculan namanya yang dipasangkan dengan Sanjaya saat acara pelatihan DPRD terpilih di Wisma PLN Bedugul.

“Kemarin itu pendidikan kader PDI Perjuangan yang lolos menjadi DPR. Kan muncul itu namanya (Sanjaya dan Dirga) di slide. Tapi saya tidak tau muncul nama itu,” ucap Dirga.

Namun, lanjut Dirga, rekomendasi calon yang pasti adalah tertulis dalam bentuk surat yang diberikan kepada Cabup dan Cawabup terpilih.

“Rekomendasi dalam bentuk surat nanti diberikan kepada siapa yang mendapat mandat. Kemarin itu kan hanya tertulis di slide dan diberikan pengarahan harus bersatu,” sebutnya. (ana)

DPRD Tabanan Gelar Gladi Bersih Pelantikan Anggota Terpilih 2024-2029 

Gladi bersih pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Tabanan terpilih 2024-2029 pada Minggu (4/8/2024).
Gladi bersih pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Tabanan terpilih 2024-2029 pada Minggu (4/8/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menggelar gladi bersih pelantikan dan pengambilan sumpah anggota terpilih 2024-2029 pada Minggu (4/8/2024).

Sekretaris DPRD Tabanan I Made Sugiarta mengatakan, tujuan gladi bersih adalah untuk menyempurnakan pelaksanaan pelantikan yang akan berlangsung pada Senin (5/8/2024) besok.

Sebelumnya pada Jumat (2/8/2024) pihaknya juga telah melaksanakan gladi kotor.

“Tujuannya untuk fix acara (pelantikan) besok,” ujarnya usai gladi bersih.

Ia menjelaskan susunan cara pelantikan anggota DPRD terpilih tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.

Diawali dengan prosesi mejaya-jaya yang dilaksanakan sekitar pukul 07.00 WITA.

Dilanjutkan pengambilan sumpah yang dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tabanan pada pukul 10.00 WITA.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan dalam rapat paripurna istimewa,” tambahnya.

Namun, Sugiarta menyebut, pada pelantikan kali terdapat perbedaan dalam penetapan pimpinan sementara DPRD.

Sesuai ketentuan Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) yang terbaru, pimpinan sementara DPRD diberikan kepada anggota dari partai dengan perolehan suara terbanyak pertama dan kedua.

“Dulu anggota yang tertua dan yang termuda. Sekarang, anggota dari partai pemenang satu dan kedua,” ucapnya. (ana)

Santer Isu Paket SANDI Muncul Jelang Pengumuman Rekomendasi Pilkada Tabanan

Foto Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya (kiri) dan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga (kanan).
Foto Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya (kiri) dan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga (kanan).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Rekomendasi Calon Bupati (Cabup) dan calon wakil Bupati (Cawabup) Tabanan yang akan diusung PDI Perjuangan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 belum turun dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Meskipun demikian, santer muncul isu bahwa rekomendasi didapat oleh Calon Bupati Incumbent I Komang Gede Sanjaya dan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga sebagai wakilnya.

Sekretaris DPC PDIP Tabanan I Nyoman Arnawa mengatakan, hingga saat ini rekomendasi dari DPP belum turun.

“Saya selaku sekretaris DPC belum tau soal rekomendasi. Fisik berupa rekomendasi tertulis dari Ketua Umum belum saya liat,” ujarnya dikonfirmasi Sabtu (3/8/2024).

Arnawa yang akrab disapa Komet ini juga menyebut, rekomendasi dari DPP baru turun pada pertengahan bulan ini.

“Kira-kira paling lambat turun pertengahan Agustus ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, saat proses pendaftaran di cabup dan cawabup ada lima kandidat telah mengambil dan menyetorkan formulir di DPC PDIP Tabanan.

Dua orang diplenokan mendaftar pada posisi Cabup yakni Komang Gede Sanjaya dan Ketua PAC Kediri I Nyoman Mulyadi Kecamatan Kediri.

Namun, seperti yang diketahui, Nyoman Mulyadi kini diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Tabanan sebagai cabup.

Kemudian, diposisi cawabup ada tiga orang yakni, incumbet I Made Edi Wirawan. Kemudian, I Made Dirga dan I Gede Purnawan.

Sementara itu, terkait dengan Ketua DPRD Tabanan yang terpilih, Komet juga menyebut rekomendasi belum turun dari DPP.

Sebelumnya, Komet diusulkan sebagai ketua DPRD Tabanan karena secara mekanisme di PDIP jika Ketua DPC sudah diusulkan kembali menjadi calon bupati maka otomatis Sekretaris DPC diusulkan menjadi calon DPRD.

Usulan nama itu juga sudah diserahkan ke DPD PDIP Bali untuk diteruskan ke DPP PDIP.

Namun, ditengah proses usulan ke DPP, I Gede Purnawan yang juga anggota DPRD Tabanan terpilih juga diisukan diusulkan menjadi ketua Dewan Tabanan.

“Fisiknya (rekomendasi Ketua DPRD) juga belum saya terima. Saya dengar dalam satu hingga dua hari ini akan turun,” ucap Komet. (ana)

Panti Asuhan di Dalung Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Kondisi Asrama Panti Wisma Anak-Anak Harapan, Banjar Untal-Untal, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, terbakar Sabtu (3/8/2024).
Kondisi Asrama Panti Wisma Anak-Anak Harapan, Banjar Untal-Untal, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, terbakar Sabtu (3/8/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Asrama Panti Wisma Anak-Anak Harapan (Hope Children Home) yang terletak di Jalan Anom No. 2, Banjar Untal-Untal, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, terbakar pada Sabtu (3/8/2024).

Akibat kebakaran tersebut sejumlah bangunan beserta isinya ludes terbakar.

Kasi Humas Polres Badung, Ipda I Putu Sukarma mengungkapkan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik sebab terminal kabel colokan yang berada di antara kantor dan gudang peralatan hangus.

“Saksi melihat kabel hitam yang menempel pada triplek di depan lorong kamar perempuan, yang berisi tiga lubang stop kontak, mengeluarkan asap pada pukul 12.20 WITA. Saksi mencoba memadamkannya dengan APAR, tetapi tidak berhasil dan justru mengeluarkan percikan api,” jelas Sukarma.

Karena sumber api berada di area yang mudah terbakar, api dengan cepat menyebar ke sekelilingnya.

Adapun bangunan yang terbakar berupa aula seluas 12 x 22 meter, kantor seluas 7 x 12 meter, enam unit kamar laki-laki beserta kamar mandi dalam, lima unit kamar perempuan beserta kamar mandi dalam yang berukuran 5 x 3 meter, serta satu unit dapur seluas 4 x 3 meter.

“Pada pukul 14.30 WITA, api berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran Badung yang menggunakan sembilan unit mobil pemadam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material belum dapat diperkirakan,” tambahnya. (jas)

Pura Antagana Dharmasaba Coba Dibobol Maling, Pelaku Rusak Gembok Hingga CCTV

Percobaan pencurian pratima di Pura Antagana, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Percobaan pencurian pratima di Pura Antagana, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Percobaan pencurian pratima terjadi di Pura Antagana, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung pada Sabtu (3/7/2024) dini hari sekitar pukul 01.15 WITA.

Kejadian ini baru diketahui pada pagi harinya, sekitar 08.00 WITA. Pelaku berhasil masuk ke area pura dengan mudah, karena memang pintu pura tidak terkunci.

Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma menerangkan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh mangku pengempon Pura Antagana. Saat itu, ia mendengar bunyi alarm pura.

Lalu, mangku pura mengecek gedong penyimpanan pretima yang merupakan tempat alarm berbunyi.

“Setelah dicek saksi terkejut melihat gembok gedong penyimpanan pretima dalam keadaan rusak dipotong oleh seseorang,” terangnya.

Selanjutnya, dilakukan pengecekan pada seputaran pelinggih dan terdapat beberapa gedong yang gemboknya telah dirusak.

“Di dalam Pura tersebut sebenarnya terdapat CCTV. Namun didapati kabelnya telah diputus oleh pelaku. Sementara benda yang sakral dan berharga belum sempat diambil oleh pelaku,” tutup Sukarma.

Sementara itu, pihaknya kini melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku yang melakukan aksi pencurian tersebut. (jas)

40 Anggota DPRD Tabanan Terpilih Dilantik 5 Agustus

Sekretaris DPRD Tabanan I Made Sugiarta
Sekretaris DPRD Tabanan I Made Sugiarta

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) terpilih periode 2024 – 2029 di Kabupaten Tabanan akan dilakukan Senin 5 Agustus 2024.

Pelantikan dan pengambilan sumpah akan dilaksanakan dalam Rapat Paripurna Istimewa ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024 di ruang rapat DPRD Kabupaten Tabanan.

Sekretaris DPRD Tabanan I Made Sugiarta mengatakan, sejumlah persiapan telah dilakukan menjelang pelantikan, mulai dari pakaian yang akan dipakai saat pelantikan hingga lencana pin.

“Kami juga akan mengadakan gladi sebelum pelantikan dilakukan pada 4 Agustus atau sehari sebelum acara (pelantikan),” ujarnya, Sabtu (3/8/2024).

Sugiarta menyebut, setelah pelantikan, nanti akan diagendakan pembembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) baik Badan Anggaran, Ketua Komisi serta alat kelengkapan DPRD lainnya.

“Anggota yang terpilih juga akan diberikan pembekalan,” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam pemilihan legislatif (pileg) Tabanan yang telah berlangsung pada Februari 2024 lalu. Dari total 40 kursi di DPRD Tabanan, PDI Perjuangan mendominasi perolehan dengan 31 kursi.

Kemudian, disusul Partai Golkar dan Gerindra yang sama-sama memperoleh 4 kursi. Terakhir Partai Demokrat memperoleh satu kursi. (ana)