- Advertisement -
Beranda blog Halaman 360

Besok Prabowo ke Bali, Sempatkan Makan Siang di Warung Bendega Milik Mantan Walikota Denpasar

Calon gubernur (cagub) Bali nomor urut 1, I Made Muliawan Arya alias De Gadjah bersama Presiden Prabowo Subianto.
Calon gubernur (cagub) Bali nomor urut 1, I Made Muliawan Arya alias De Gadjah bersama Presiden Prabowo Subianto.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden RI, Prabowo Subianto benar akan berkunjung ke Bali.

Bahkan, santer dikabarkan, Prabowo akan singgah ke Warung Bendega, Renon, Denpasar, untuk makan siang.

“Minggu 3 November jam 1 siang, Pak Prabowo di agendakan ada di Warung Bendega,” kata salah satu sumber, Sabtu (2/11/2024).

Namun, kunjungan kali ini membuat banyak pihak berspekulasi soal dipilihnya Warung Bendega yang tidak lain adalah milik anggota DPD RI IB Rai Dharma Wijaya Mantra yang juga mantan Wali Kota Denpasar, dua periode.

Ada banyak yang berpendapat bahwa pertemuan ini sekaligus memperkuat langkah dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS).

Sementara itu, De Gadjah juga mengkonfirmasi terkait kedatangan Prabowo ke Bali. Ia mengatakan acara makan siang itu juga bertemu dengan tokoh-tokoh Pulau Dewata dan paslon yang diusung Partai Gerindra.

“Besok siang pak Prabowo datang di Bali untuk bertemu tokoh-tokoh dan makan siang dengan Mulia-Pas,” ucapnya. (ana)

Tampil Meyakinkan dalam Debat Perdana Pilkada, Sanjaya-Dirga Jawab Tantangan Ekonomi Berkelanjutan

Paslon Bupati Tabanan Sanjaya-Dirga memaparkan visi misi dalam debat perdana Pilkada 2024 pada Kamis (31/10/2024) malam di Bali Sunset Road Conventions Centre, Denpasar.
Paslon Bupati Tabanan Sanjaya-Dirga memaparkan visi misi dalam debat perdana Pilkada 2024 pada Kamis (31/10/2024) malam di Bali Sunset Road Conventions Centre, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga tampil meyakinkan dalam debat perdana Pilkada 2024 dengan tema ‘Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan dan Inklusif’.

Debat berlangsung di Bali Sunset Road Convention Center pada Kamis (31/10/2024) malam dihadiri oleh seluruh stakeholder, termasuk Ketua dan anggota KPU, Bawaslu, serta Forkopimda, berlangsung seru dan penuh semangat.

Dalam sesi awal, Sanjaya menyampaikan visi dan misi pasangan Sanjaya-Dirga yang mengedepankan ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani.

Ia menegaskan, Kabupaten Tabanan, yang dikenal sebagai lumbung pangan Bali, harus mengoptimalkan potensi pertanian, pariwisata, dan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sanjaya juga menjelaskan enam misi yang akan dijalankan, antara lain kedaulatan pangan dan pengembangan ekosistem agribisnis berkelanjutan.

Ia menggarisbawahi pentingnya menjaga kualitas lingkungan sambil meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pengembangan agrowisata untuk menarik wisatawan.

Kemudian, dalam sesi tanya jawab, enam pertanyaan dari panelis berhasil dijawab dengan lugas oleh pasangan Sanjaya-Dirga. Pertanyaan pertama mengangkat isu infrastruktur, terutama kebutuhan air bersih di perkotaan.

Sanjaya menjelaskan, Kabupaten Tabanan memiliki sumber daya air yang melimpah dan telah merencanakan investasi untuk memastikan kebutuhan air bersih terjaga hingga 100 tahun ke depan.

Pertanyaan berikutnya dari panelis mengarah pada dukungan terhadap riset akademisi untuk UMKM dan ekonomi kreatif.

Sanjaya juga menjelaskan, saat ini ada 900 UMKM yang telah dibina dan diberdayakan, dengan dukungan program “Ngantor di Desa” untuk meningkatkan pemasaran produk lokal.

“Ini adalah salah satu langkah yang progresif, jadi di Kabupaten Tabanan tumbuh Kemnang UMKM itu di Desa, karena hasil produksi menunjang ekonomi kreatif di Tabanan,” ujarnya.

Isu lingkungan hidup dan pengelolaan sampah juga menjadi sorotan. Sanjaya menekankan pentingnya reboisasi dan penghijauan untuk menjaga konservasi air.

Ia menyatakan akan mengajak masyarakat, tokoh, dan LSM untuk berkolaborasi dalam kegiatan penghijauan agar sumber air tetap terjaga di masa mendatang.

Sesi tanya jawab antar pasangan calon menambah ketegangan, di mana Sanjaya-Dirga memberikan jawaban konkret mengenai pemerataan UMKM dan penanganan sampah.

“Kami akan terus memfasilitasi keberadaan UMKM melalui program Bungan Desa sehingga hasil dapat berkembang terutama hasil produksi langsung dari desa” ungkap Sanjaya lebih lanjut. (ana)

Bukannya Memblokir, Pegawai Komdigi Malah “Jagain” Ribuan Situs Judi Online

10 pegawai komidi jadi tersangka gegara lindungi situs judi online. (Dok Istimewa)
10 pegawai komidi jadi tersangka gegara lindungi situs judi online. (Dok Istimewa)

PANTAUBALI.COM – Skandal baru mengguncang Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) setelah ditemukan dugaan keterlibatan sejumlah pegawai dalam melindungi ribuan situs judi online demi keuntungan pribadi.

Sebanyak 11 orang kini ditahan, 10 di antaranya merupakan pegawai Komdigi, yang diduga meraup keuntungan sebesar Rp 8,5 miliar dengan “mengamankan” sekitar 1.000 situs agar lolos dari pemblokiran.

Modus operandi ini terungkap ketika Kepolisian Metro Jaya mengamankan para pelaku yang mematok tarif sebesar Rp 8 juta per situs untuk perlindungan dari pemblokiran. Penangkapan dilakukan pada Kamis (1/11) oleh tim dari Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, yang juga tengah mencari beberapa tersangka lain yang masih buron.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa para pelaku menyalahgunakan akses mereka yang seharusnya digunakan untuk memblokir situs-situs judi online. Alih-alih melaksanakan tugas tersebut, mereka justru menyewakan ruang kantor di ruko sebagai pusat operasional situs-situs judi tersebut.

“Penyalahgunaan kewenangan ini terjadi dengan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki untuk melindungi situs-situs yang seharusnya diblokir,” ujar Ade Ary, dikutip dari Kompas.com.

Pada Jumat, tim penyidik menggeledah sebuah ruko tiga lantai di Galaxy, Bekasi Selatan, Jawa Barat, yang diduga berfungsi sebagai kantor satelit operasi jaringan judi online. Di lokasi tersebut, polisi menemukan delapan komputer dan sejumlah peralatan yang digunakan untuk mengelola situs-situs tersebut, serta ruang kerja khusus bagi operator yang bertugas menjaga situs tetap aktif.

Salah satu tersangka mengaku bahwa situs-situs ini dikenai biaya perlindungan sekitar Rp 8,5 juta per situs, dan mereka bekerja hingga 10 jam setiap hari. “Biasanya 4.000 situs diblokir, tapi 1.000 kami amankan agar tetap aktif,” ungkap tersangka dalam interogasi.

Dalam pengungkapan ini, polisi juga menemukan fakta bahwa para operator yang bekerja di ruko tersebut memperoleh bayaran sebesar Rp 5 juta per bulan. Pihak kepolisian kini terus mendalami peran tiap tersangka dan mencari kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini.

Kasus ini menjadi pengingat akan bahaya penyalahgunaan wewenang oleh oknum dalam institusi pemerintah, khususnya di lembaga yang seharusnya berfungsi sebagai pelindung dari konten ilegal di dunia maya. (*)

Mulyadi-Ardika Siapkan Program Bibit dan Pupuk Gratis untuk Petani Tabanan

Paslon Bupati Tabanan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika memaparkan visi misi dalam debat perdana Pilkada 2024 pada Kamis (31/10/2024) malam di Bali Sunset Road Conventions Centre, Denpasar.
Paslon Bupati Tabanan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika memaparkan visi misi dalam debat perdana Pilkada 2024 pada Kamis (31/10/2024) malam di Bali Sunset Road Conventions Centre, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Nomor Urut 1, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika, menawarkan visi ‘Mewujudkan Tabanan Maju dan Sejahtera di Segala Bidang Tahun 2029’ dalam Debat Perdana Pilkada Tabanan 2024, pada Kamis (31/10/2024).

Visi tersebut mencakup seluruh bidang, salah satunya kemajuan di bidang pertanian. Mulyadi-Ardika yang dikenal dengan paket MS Glowing itu merencanakan dua program utama untuk kemajuan di bidang pertanian,

Pertama, program pemberian bibit dan pupuk gratis untuk mengurangi biaya produksi petani. Kedua, program subsidi gabah petani

“Pemberian bibit dan pupuk dilaksanakan sesuai dengan musim tanam di masing-masing subak. Subsidi pupuk yang diberikan oleh pemerintah sehingga sampai pada petani dan nilai pupuk menjadi gratis. Untuk jangka panjang, pupuk organik mampu dibuat oleh Pemkab melalui pengelolaan TPA Mandung,” ucap Nyoman Mulyadi dalam debat.

Menariknya, program subsidi gabah petani akan diberikan pada saat harga gabah turun akibat harga pasar yang fluktuatif. Subsidi yang diberikan minimal sesuai dengan harga pokok penjualan atau HPP Gabah Petani.

“Jadi lewat program subsidi gabah petani ini para petani di Kabupaten Tabanan tidak perlu takut hasil panen mereka dibeli dengan harga rendah karena akan dibeli oleh pemerintah,” tegas Mulyadi. (ana)

Kampanye di Desa Antagana, Sanjaya-Dirga Dapat Dukungan Kuat dari Tiga Banjar

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, simakrama di Desa Adat Antagana, Kecamatan Selemadeg Barat, Jumat (1/10/2024).
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, simakrama di Desa Adat Antagana, Kecamatan Selemadeg Barat, Jumat (1/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, mendapat sambutan meriah dari masyarakat dalam acara simakrama yang berlangsung di Desa Adat Antagana, Kecamatan Selemadeg Barat, Jumat (1/10/2024).

Simakrama tersebut diadakan di tiga banjar, yaitu Banjar Adat Antagana Kaja, Banjar Adat Antagana Kangin, dan Banjar Adat Antagana Kelod, bertempat di Balai Banjar Desa Adat Antagana, Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat.

Calon Bupati Tabanan Sanjaya mengajak masyarakat Desa Adat Antagana untuk kompak bersatu dalam menyambut Pilkada tahun ini.

Ia menekankan pentingnya kesadaran politik yang dilandasi semangat kebersamaan agar pemilih dapat menentukan pilihan yang tepat.

“Dengan semangat kebersamaan, kita bisa memastikan pemimpin yang terpilih mewakili aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Sanjaya.

Sanjaya juga menekankan pentingnya memilih berdasarkan kualitas dan integritas pasangan calon, guna mengurangi pengaruh negatif dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi.

“Kesadaran masyarakat dalam memilih akan membawa perubahan positif bagi Tabanan,” tambahnya.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Ketua Tim Pemenangan dan para anggota DPRD, masyarakat di tiga banjar sepakat untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, I Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta, serta mencoblos pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, Sanjaya-Dirga, pada 27 November 2024.

Sementara, salah seorang tokoh masyarakat Made Muskadana menyampaikan, simakrama ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan mendatang dan menciptakan sinergi antara masyarakat dan calon pemimpin.

Untuk diketahui, I Komang Gede Sanjaya memiliki rekam jejak yang panjang dalam pemerintahan. Sebelumnya Ia sempat menjabat sebagai Anggota DPRD Tabanan, Wakil Bupati Tabanan selama dua periode, serta Bupati Tabanan satu periode.

Selama masa pemerintahannya, Sanjaya menghadapi tantangan pandemi Covid-19 namun tetap berupaya membangun Tabanan melalui program pembangunan Tabanan Era Baru yang bertujuan untuk menciptakan daerah yang aman, unggul, dan madani.

Salah satu prestasi yang diakui masyarakat adalah perbaikan akses jalan, dengan capaian 96 persen jalan di Tabanan telah dihotmix, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Sanjaya juga meluncurkan program Bungan Desa, bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada Pilkada serentak tahun ini, Sanjaya berpasangan dengan I Made Dirga, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Tabanan.

Dengan pengalaman yang dimiliki keduanya di sektor eksekutif dan legislatif, pasangan ini diyakini mampu melanjutkan program-program pembangunan untuk membawa Tabanan ke arah yang lebih baik.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni sejumlah tokoh penting, termasuk I Made Urip, Ketua Tim Pemenangan, I Ketut Purnaya, Anggota DPRD Provinsi Bali, dan I Gusti Ketut Artayasa serta Ni Nyoman Ayu Wahyuni, Anggota DPRD Tabanan dari fraksi PDI Perjuangan. (ana)

Fenomena Hujan Es Hebohkan Warga Kediri Tabanan

Tangkapan layar fenomena hujan es disertai badai melanda wilayah Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Jumat (1/11/2024) siang.
Tangkapan layar fenomena hujan es disertai badai melanda wilayah Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Jumat (1/11/2024) siang.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Fenomena hujan es disertai badai melanda wilayah Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Jumat (1/11/2024) siang.

Butiran es sebesar kelereng turun dari langit, membuat warga terkejut dan ramai membagikan video fenomena langka ini di media sosial.

Wayan Wiadnyana, salah satu warga Desa Sanggulan, Kediri, mengaku tak menyangka terjadi hujan es. Kejadian ini berlangsung selama sekitar satu jam, mulai pukul 12.30 hingga 13.30 WITA.

“Hujan terdengar berisik di genteng, seperti kerikil jatuh. Saya sebelumnya tidak pernah melihat yang seperti ini,” tambahnya.

Melansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dijelaskan bahwa hujan es adalah fenomena alamiah yang sering terjadi pada masa transisi musim atau pancaroba, terutama saat pergantian dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Femonema hujan es ini disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Adapun tanda-tanda adanya potensi hujan es ialah udara terasa lebih panas dan gerah pada malam hingga pagi hari, akibat radiasi matahari yang tinggi.

Kemudian, muncul awan Cumulus putih berlapis-lapis diikuti awan Cumulonimbus yang menjulang tinggi, berwarna abu-abu atau hitam, menyerupai bunga kol. Selain itu, hujan lebat yang turun tiba-tiba. (ana)

Pj. Gubernur Bali Instruksikan Pemeriksaan Lanjutan Kasus Finns Beach Club

Pj. Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, yang memimpin langsung rapat bersama Tim Terpadu Pembinaan dan Pengawasan Pembangunan Provinsi Bali untuk mengevaluasi hasil klarifikasi yang telah dilakukan, pada Jumat (1/11/2024).
Pj. Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, yang memimpin langsung rapat bersama Tim Terpadu Pembinaan dan Pengawasan Pembangunan Provinsi Bali untuk mengevaluasi hasil klarifikasi yang telah dilakukan, pada Jumat (1/11/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kasus atraksi peluncuran kembang api yang dilakukan oleh Finns Beach Club di tengah pelaksanaan upacara agama memicu perhatian dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Bali.

Pada Jumat (1/11/2024), Pj. Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, menggelar rapat bersama Tim Terpadu Pembinaan dan Pengawasan Pembangunan Provinsi Bali untuk mengevaluasi hasil klarifikasi yang telah dilakukan.

Dalam rapat tersebut, Pj. Gubernur Bali meminta kepada Tim Terpadu Pembinaan dan Pengawasan Pembangunan Provinsi Bali untuk melakukan pemeriksaan lanjutan kepada Finns Beach Club untuk memastikan pelaku usaha taat dan patuh terhadap ketentuan yang ada.

“Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan ini tidak hanya dilakukan kepada Finns Beach Club saja, tetapi kepada seluruh pelaku usaha akomodasi pariwisata yang ada di Bali, untuk menjaga agar Bali tetap Shanti,” ujarnya.

Mahendra Jaya juga menyampaikan Pemprov Bali terbuka terhadap pelaku usaha yang ingin berkontribusi pada pembangunan Bali.

Namun, Ia mengingatkan setiap pihak yang datang ke Bali harus taat terhadap peraturan yang ada, serta menghormati aturan adat setempat.

“Siapa pun yang datang ke Bali harus mematuhi aturan yang berlaku, menghormati adat istiadat dan budaya. Inilah daya tarik Bali di mata dunia,” tegasnya. (ana)

Ardika Dorong Pengembangan UMKM Berbasis Pertanian, Sanjaya Kembangkan Ekonomi Kreatif dari Tingkat Desa

Debat perdana pasangan bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Tabanan 2024, Kamis (31/10/2024).
Debat perdana pasangan bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Tabanan 2024, Kamis (31/10/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Calon Wakil Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Ardika menyebut Kabupaten Tabanan tengah mengalami perkembangan pesat, terutama di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.

Namun, Ardika berharap agar pertumbuhan UMKM di Tabanan tidak hanya terpaku pada sektor kreatif dan perdagangan, melainkan juga mencakup sektor pertanian yang merupakan kekuatan utama kabupaten ini sebagai lumbung pangan Bali.

Menurutnya, sebagai salah satu wilayah penghasil pangan terbesar di Bali, Tabanan memiliki potensi besar untuk mengembangkan UMKM yang berfokus pada hasil-hasil pertanian.

“UMKM di Tabanan sebaiknya bertitik tolak dari bidang lumbung pangan, termasuk subak kering dan subak basah,” ungkapnya dalam debat perdana Pilkada Tabanan 2024, Kamis (31/10/2024).

Wakil Bupati yang berpasangan dengan Nyoman Mulyadi itu menekankan pentingnya penataan, pemasaran, dan pengembangan UMKM yang didukung oleh riset akademisi guna memastikan keberlanjutan sektor ini.

“Ini perlu bersifat inklusif, karena pembangunan Tabanan pada prinsipnya harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” tambah Ardika.

Sementara itu, Calon Bupati Tabanan nomor urut 2, Komang Gede Sanjaya, menyoroti program pembinaan UMKM yang telah dijalankankan selama menjabat sebagai Bupati Tabanan.

Disebutkannya, sekitar 900 UMKM di Tabanan saat ini mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.

“Kami berikan ruang bagi UMKM dalam berbagai pameran, acara HUT Kota, hingga kesempatan tampil di luar daerah,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah mendirikan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yang berfungsi mengoordinasi kebutuhan UMKM, khususnya dalam memasok barang ke perusahaan dan hotel di Bali.

Sanjaya juga menyoroti pentingnya ekonomi kreatif yang semakin berkembang berkat digitalisasi. Program “Ngantor di Desa” yang telah dijalankannya sudah terbukti mendorong pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa.

“Ekonomi kreatif dan digitalisasi sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM di era sekarang,” jelasnya. (ana)

Mulyadi Singgung Kurang Optimalnya Pengelolaan Sumber Air di Tabanan

Paslon Bupati Tabanan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika memaparkan visi misi dalam debat perdana Pilkada 2024 pada Kamis (31/10/2024) malam di Bali Sunset Road Conventions Centre, Denpasar.
Paslon Bupati Tabanan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika memaparkan visi misi dalam debat perdana Pilkada 2024 pada Kamis (31/10/2024) malam di Bali Sunset Road Conventions Centre, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Isu gangguan penyediaan air bersih terhadap kebutuhan masyarakat menjadi topik yang dibahas dalam debat perdana Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tabanan 2024 yang digelar Kamis (31/10/2024).

Menurut Calon Bupati Tabanan Nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi, Tabanan sesungguhnya Kabupaten yang tidak pernah kekurangan air jika sumber air itu bisa dikelola dengan baik.

“Kenapa? Karena kita mengambil air di hulu, bukan di hilir. Air yang terbuang ke laut banyak sekali. Kenapa air bisa terbuang ke laut, padahal masyarakat Tabanan kekurangan air,” ucapnya.

Menurutnya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) semestinya mengambil air di hilir. Ia mencontohkan seperti di Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan sudah ada bendungan yang luas yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat sekitar.

Namun, sampai sekarang pengelolaan dan pemanfaatannya belum terealisasi dengan baik, bahkan belum pernah tersentuh.

“Jika kami diberikan kesempatan oleh masyarakat untuk menjadi bupati, maka kami akan kelola itu dengan baik, sehingga masyarakat Tabanan tidak akan pernah kekurangan air, terutama saat musim kamarau,” kata Mulyadi, calon bupati Tabanan yang berpasangan dengan Nyoman Ardika alias Sengap.

Seperti diketahui, debat perdana Pilkada Tabanan 2024 melibatkan dua pasangan calon. Yakni I Nyoman Mulyadi-I Nyoman Ardika (paket MS Glowing) dan I Komang Gede Sanjaya-I Made Dirga (paket Sandi), dengan tema ‘Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan dan Inklusif’. (ana)

Bapenda Bali Kembali Luncurkan Relaksasi Penghapusan PKB dan BBNKB, Berlaku 1 November-20 Desember 2024

Sosialisasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2024 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi dan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua pada Kamis (31/10/2024).
Sosialisasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2024 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi dan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua pada Kamis (31/10/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali kembali meluncurkan program relaksasi pajak kendaraan berupa penghapusan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Program mulai diberlakukan dari 1 November hingga 20 Desember 2024 sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Bali yang telah memanfaatkan relaksasi serupa pada September lalu.

Kepala Bapenda Provinsi Bali I Made Santha menyampaikan, program relaksasi ini memberikan keringanan bagi masyarakat yang menunggak pajak kendaraan.

“Kami ingin mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan dan berharap mereka dapat memanfaatkan momen ini,” ucapnya saat Sosialisasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2024 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi dan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua pada Kamis (31/10/2024).

Berdasarkan data Bapenda Bali, hingga akhir Oktober 2024 tercatat 214 ribu kendaraan di Bali masih menunggak pajak.

Rinciannya 82 persen berupa kendaraan roda dua dan 18 persen kendaraan roda empat, seperti kendaraan niaga atau yang digunakan sehari-hari.

Untuk memberikan kemudahan, Bapenda Bali juga memperpanjang batas waktu proses balik nama dan mutasi kendaraan dalam dan luar provinsi.

Batas waktu mutasi dalam provinsi dengan Surat Keterangan Fiskal ditetapkan pada 19 Desember 2024, sementara untuk mutasi luar provinsi batas pendaftaran adalah 13 Desember 2024.

Sementara, Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Bali, Benyamin Bob Panjaitan menambahkan, relaksasi ini juga mencakup penghapusan denda terhadap SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yang menunggak dari 2023 dan tahun-tahun sebelumnya.

Program relaksasi yang berlangsung hingga 20 Desember 2024 ini diharapkan dapat mengurangi jumlah kendaraan yang menunggak pajak di Bali serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memenuhi kewajiban pajak secara tepat waktu. (ana)