- Advertisement -
Beranda blog Halaman 359

Pjs Bupati Jembrana Tinjau Ruang Kantor  OPD 

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara melakukan kunjungan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Civic Center Pemkab Jembrana pada Rabu (9/10/2024).
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara melakukan kunjungan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Civic Center Pemkab Jembrana pada Rabu (9/10/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara melakukan kunjungan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Civic Center Pemkab Jembrana pada Rabu (9/10/2024).

Kunjungan dimulai dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga serta Staf Ahli Bupati Jembrana.

Selain bertemu dengan Kepala OPD, Pjs Sukra Negara juga menyempatkan diri untuk menyapa para ASN yang sedang bekerja.

Kunjungannya ke sejumlah OPD ini untuk melihat secara langsung suasana kantor dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Momentum ini juga membuka kembali kenangan Pjs Bupati Sukra Negara yang dulu pernah bertugas di Pemerintahan Kabupaten Jembrana serta bertemu dengan beberapa rekan kerjanya terdahulu.

“Saya melihat langsung bagaimana kondisi OPD yang ada di Pemkab Jembrana. Saya jadi ingat saat masih bertugas di Jembrana,” ujarnya.

Sebelumnya, Pjs Sukra Negara juga datang ke Kantor Lurah Gilimanuk dimana dulu dia pernah bertugas sebagai Lurah di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga bertemu dan mendapat sambutan hangat dari sejumlah tokoh masyarakat Gilimanuk.

Kesempatan itu juga membuka kenangannya saat memimpin kelurahan Gilimanuk. Sukra Negara diawal kariernya sempat bertugas dikelurahan ujung barat Kabupaten Jembrana sebelum akhirnya pindah mengabdikan diri  hingga sekarang di Kantor Pemprov Bali.

Dalam kunjungannya ke OPD, Pjs Sukra Negara memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara baik meski Kepala Daerah sedang melaksanakan cuti diluar tanggungan negara.

Pihaknya juga mengajak seluruh ASN di Pemkab Jembrana untuk dapat untuk ikut menjaga situasi Pilkada di Jembrana agar dapat berjalan aman dan damai.

“Mari jaga situasi Pilkada di Jembrana agar kondusif dan mengajak masyarakat untuk mensukseskan  pemilu dengan menggunakan hak pilihnya,” ucap Pjs Sukra Negara.

Kunjungan dimulai dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga serta Staf Ahli Bupati Jembrana.

Selain bertemu dengan Kepala OPD, Pjs Sukra Negara juga menyempatkan diri untuk menyapa para ASN yang sedang bekerja.

Kunjungannya ke sejumlah OPD ini untuk melihat secara langsung suasana kantor dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Momentum ini juga membuka kembali kenangan Pjs Bupati Sukra Negara yang dulu pernah bertugas di Pemerintahan Kabupaten Jembrana serta bertemu dengan beberapa rekan kerjanya terdahulu.

“Saya melihat langsung bagaimana kondisi OPD yang ada di Pemkab Jembrana. Saya jadi ingat saat masih bertugas di Jembrana,” ujarnya.

Sebelumnya, Pjs Sukra Negara juga datang ke Kantor Lurah Gilimanuk dimana dulu dia pernah bertugas sebagai Lurah di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga bertemu dan mendapat sambutan hangat dari sejumlah tokoh masyarakat Gilimanuk.

Kesempatan itu juga membuka kenangannya saat memimpin kelurahan Gilimanuk. Sukra Negara diawal kariernya sempat bertugas dikelurahan ujung barat Kabupaten Jembrana sebelum akhirnya pindah mengabdikan diri  hingga sekarang di Kantor Pemprov Bali.

Dalam kunjungannya ke OPD, Pjs Sukra Negara memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara baik meski Kepala Daerah sedang melaksanakan cuti diluar tanggungan negara.

Pihaknya juga mengajak seluruh ASN di Pemkab Jembrana untuk dapat untuk ikut menjaga situasi Pilkada di Jembrana agar dapat berjalan aman dan damai.

“Mari jaga situasi Pilkada di Jembrana agar kondusif dan mengajak masyarakat untuk mensukseskan  pemilu dengan menggunakan hak pilihnya,” ucap Pjs Sukra Negara. (rls)

1 Pemotor Luka-Luka, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun di Labuhan Sait

Kecelakaan beruntun di Labuhan Sait, Rabu (9/10) malam. (Foto: Tangkapan layar)
Kecelakaan beruntun di Labuhan Sait, Rabu (9/10) malam. (Foto: Tangkapan layar)

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Seorang pengendara motor, Ni Made Suartini (57), mengalami luka serius di bagian kepala dan patah tulang jari tangan kiri setelah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas beruntun di Labuhan Sait, Pecatu, Rabu malam (9/10). Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bali Jimbaran untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara empat pengemudi lainnya tidak mengalami cedera serius.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, mengungkapkan bahwa insiden tersebut melibatkan lima kendaraan, termasuk truk tangki dan beberapa mobil. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WITA di depan The Maro, Kuta Selatan, Badung.

Menurut Sukadi, awalnya mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi AE 1847 CA yang dikemudikan oleh Muhammad Deni Andika (21), melaju dari arah selatan menuju utara. Saat mendekati lokasi kejadian, kendaraan tersebut ditabrak dari belakang oleh truk tangki K 1457 QE yang dikemudikan oleh Andreas Ngongo (25).

“Setelah menabrak mobil Daihatsu Sigra, truk tangki tersebut terus melaju dan menabrak Daihatsu Terios yang datang dari arah berlawanan,” jelas Sukadi.

Benturan itu menyebabkan Daihatsu Terios terdorong mundur dan menabrak pengendara sepeda motor Honda Vario DK 2428 OH yang berada di belakangnya. Tak berhenti di situ, truk tangki kembali menabrak mobil Toyota Avanza DK 1950 ACH yang juga melaju dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta. Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan ini. (*)

Pemkab Tabanan Rapat Penertiban Pembangunan dan Penanganan Kemacetan di DTW Jatiluwih

Rapat terkait penertiban pembangunan liar dan upaya penanganan kemacetan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih, Penebel, Tabanan.
Rapat terkait penertiban pembangunan liar dan upaya penanganan kemacetan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih, Penebel, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan, yang diwakili oleh Sekda, I Gede Susila, menghadiri rapat terkait penertiban pembangunan liar dan upaya penanganan kemacetan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih, Penebel, Tabanan.

Rapat

Rapat ini berlangsung pada Rabu (9/10/2024), di Rumah Makan Nami Rasa, dengan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Inspektur Tabanan, Para Kepala ODP terkait, Camat, Bendesa Adat serta Perbekel setempat dan pengurus Badan Pengelola dan Manajemen Operasional DTW Jatiluwih.

Fokus utama dalam pembahasan rapat yakni isu terkait pembangunan liar, kemacetan yang kerap terjadi di sekitar DTW Jatiluwih yang menjadi perhatian serius.

Jumlah pengunjung yang meningkat dari tahun ke tahun, terutama pada musim liburan, dan puncaknya nampak saat Hari Raya Galungan dan Kuningan lalu, sering kali menyebabkan kemacetan yang mengganggu kenyamanan wisatawan.

Peserta rapat sepakat, bahwa diperlukan penataan ulang infrastruktur jalan dan peningkatan fasilitas parkir untuk mengatasi masalah tersebut.

Sekda Tabanan I Gede Susila menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan pengelola wisata untuk menjaga kelestarian Jatiluwih.

“Kita harus bekerja sama menjaga keberlanjutan Jatiluwih, baik dari segi lingkungan maupun tata ruang. Pembangunan yang tidak sesuai aturan harus segera ditindaklanjuti dan masalah kemacetan perlu diselesaikan agar wisatawan tetap nyaman,” ujar Susila.

Ia menekankan, pengelolaan kawasan wisata Jatiluwih harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan kearifan lokal.

Menurutnya, regulasi yang jelas dan tindakan tegas terhadap pelanggaran pembangunan adalah kunci untuk menjaga citra Jatiluwih sebagai destinasi wisata yang unik dan lestari.

“Untuk menyelesaikan permasalahan ini dibutuhkan kepedulian dari kita semua. Kita tidak boleh abai terhadap aturan, karena dampaknya tidak hanya pada hari ini, tapi juga untuk generasi mendatang,” tambahnya.

Kemudian, pelaksanaan dari rapat ini juga diharapkan dapat mencapai kesepakatan bersama untuk melakukan peninjauan lapangan guna penyusunan rencana jangka pendek dan jangka panjang dalam menangani kemacetan.

Untuk kedepannya juga, langkah-langkah konkret ini diharapkan dapat segera diambil dalam waktu dekat untuk memperbaiki situasi di lapangan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat dapat berjalan semakin baik demi menjaga keindahan dan kenyamanan DTW Jatiluwih sebagai salah satu ikon pariwisata khususnya di Tabanan dan Bali. (ana)

Mulyadi-Ardika Janjikan Program Satu Desa Satu Dokter di Tabanan

Simkrama Calon Bupati Tabanan Nomor Urut 1 Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika di Balai Banjar Panti, Desa Kediri, pada Rabu (9/10/2024).
Simkrama Calon Bupati Tabanan Nomor Urut 1 Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika di Balai Banjar Panti, Desa Kediri, pada Rabu (9/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan calon (Paslon) I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika menjadikan masalah kesehatan sebagai salah satu fokus utama yang akan dituntaskan jika terpilih menjadi Bupati Tabanan.

Program unggulan yang digaungkan paslon nomor urut 1 dalam bidang kesehatan yakni program satu desa satu dokter.

Hal itu disampaikan langsung oleh I Nyoman Ardika saat kampanye di Banjar Panti, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (8/10/2024).

“Jika terpilih, kita pastikan satu dokter untuk satu desa,” kata Nyoman Ardika kepada warga Banjar Panti.

Tidak hanya itu, pasangan satu jalur, satu komando dengan calon gubernur Bali I Made Muliawan dan I Putu Agus Suradnyana juga meminta doa restu kepada masyarakat di Banjar Panti agar bisa merealisasikan program yang akan disiapkan

“Ada banyak program yang kami siapkan jika terpilih nanti. Kita pastikan semua bisa terealisasikan,” imbuhnya.

Terpenting, kedua pasangan yang didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus memastikan kesehatan, kesejahteraan dan pendidikan bisa berjalan selaras demi masyarakat. (ana)

Pj. Ketua Forikan Bali Dorong Sosialisasi Gemar Makan Ikan Melalui Lagu

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di Bali, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (9/10/2024).
Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di Bali, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (9/10/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pj. Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mendorong sosialisasi gemar makan ikan melalui lagu.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di Bali, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (9/10/2024).

Menurutnya, sosialisasi melalui lagu lebih efektif karena sasaran dari program ini adalah anak usia 0 hingga 59 bulan, ibu hamil, dan menyusui.

“Saya minta gaungkan terus lagu (Gemarikan) itu, khususnya di lingkungan PAUD atau TK,” ujarnya.

Ia yakin jika anak-anak sering mendengar lagu Gemarikan, otak mereka akan terstimulus untuk menyukai ikan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kegiatan GEMARIKAN yang gencar dilaksanakan oleh pemerintah dari pusat hingga daerah. Sebab, melalui program ini masyarakat diberi pemahaman tentang manfaat mengonsumsi ikan.

“Ikan kaya akan kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi masa pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Ini berkaitan erat dengan upaya pencegahan stunting,” ucapnya.

Selain anak usia dini, lanjut Ida Mahendra, ibu hamil juga menjadi sasaran program karena kandungan baik pada ikan akan berdampak pada pembentukan sistem saraf otak janin ketika masih dalam kandungan.

Sementara itu, Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan GEMARIKAN di wilayah Klungkung.

“Desa Nyalian dipilih sebagai tuan rumah karena angka stuntingnya tertinggi di wilayah Klungkung sehingga membutuhkan intervensi spesifik,” ujarnya.

Jendrika menambahkan, sosialisasi gerakan gemar makan ikan dengan sasaran ibu hamil, menyusui, dan anak-anak menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, ikan adalah sumber protein hewani yang kaya nutrisi. Ini bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak sejak dalam kandungan,” urainya.

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan budaya makan ikan sejak dini untuk membentuk generasi bangsa yang sehat, kuat, cerdas, dan berkualitas. (rls)

Pj. Gubernur Bali Harap Biro Hukum Makin Dinamis

Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.
Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Rapat Koordinasi Nasional Bidang Hukum Penyelenggaraan Pemerintah Dalam Negeri dilaksanakan di The Meru Sanur, Bali pada Rabu (9/10/2024)

Kegiatan yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan baik dari pemerintah pusat, daerah dan lembaga yudikatif tersebut mengusung tema pembangunan hukum nasional menuju Indonesia maju.

Karo Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Raden Gani Muhammad mengatakan, rakor tersebut digelar untuk mendiskusikan isu-isu strategis terkait penegakan hukum dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan kesejahteraan rakyat.

“Rapat ini bertujuan agar menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan dengan mudah dalam rangka membantu pelaksanaan tugas-tugas kedinasan penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menyampaikan keberadaan Biro Hukum sebagai unit kerja memiliki peran yang sangat penting dan strategis.

“Pelaksanaan tugasnya tidak sebatas hanya menjalankan fungsi hukum untuk mengawal berbagai produk hukum, tetapi juga untuk membantu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi, termasuk memperkuat landasan hukum atas inovasi daerah guna meningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah,” ucapnya.

Mahendra Jaya berharap Biro Hukum nantinya dapat bertransformasi menjadi lebih kuat dalam melakukan advokasi, pembinaan dan pelayanan hukum serta penanganan perkara yang semakin dinamis dan kompleks termasuk peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan, persoalan hukum di lingkungan pemerintahan banyak sekali.

Menurutnya dalam kurun waktu 2020 hingga 2024 saja telah terdapat 892 Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan daerah ke Kemendagri.

Sementara, Kemendagri sendiri telah menyusun 296 Peraturan Menteri Dalam Negeri, 138 instruksi Mendagri dan 169 surat edaran serta surat edaran bersama Menteri lainnya.

Selain itu juga terdapat 27 perkara di Mahkamah Agung, 97 perkara di PTUN dan 157 perkara di peradilan Negeri.

Sehingga peran dan fungsi biro hukum sangat penting dalam membantu memberikan pendapat hukum untuk Menyusun kebijakan-kebijakan terutama yang berdampak luas ke Masyarakat.

“Karena produk-produk hukum yang dibuat oleh Kementerian atau Lembaga termasuk Kemendagri serta Pemerintah Daerah itu turunannya sangat banyak sekali. Ribuan!,” katanya. (rls)

Dewan Tabanan Tinjau Tiga Sekolah Rusak di Kecamatan Kerambitan

Komisi II DPRD Tabanan bersama dinas terkait meninjau sekolah rusak di SDN 1 Pangkung Karung, Rabu (9/10/2024).
Komisi II DPRD Tabanan bersama dinas terkait meninjau sekolah rusak di SDN 1 Pangkung Karung, Rabu (9/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi II DPRD Tabanan melakukan kunjungan lapangan ke tiga sekolah di Kecamatan Kerambitan, yaitu SDN 1 Pangkung Karung, TK Negeri Kerambitan, dan SDN 1 Tibubiu, pada Rabu (9/10/2024).

Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait kerusakan di tiga sekolah tersebut.

Dalam kunjungan ini, Komisi II turut mengajak Dinas terkait seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas PUPRPKP, dan Dinas Pendidikan.

Ketua Komisi II DPRD Tabanan Wayan Lara mengatakan, peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi sekolah yang rusak.

Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan tidak bisa dilakukan segera, melainkan perlu direncanakan secara matang.

“Kami sudah melihat langsung. Tentu tidak bisa langsung perbaikan. Minimal nanti dipolakan, dari mana sumber dananya dan pengerjaannya seperti apa,” ujarnya.

Menurutnya, dari tiga sekolah yang ditinjau, TK Negeri Kerambitan dinilai mengalami kerusakan berat karena ruang kelasnya berdekatan dengan jurang, yang berpotensi longsor saat hujan deras. Untuk itu, pemerintah daerah harus segera melakukan upaya perbaikan.

Kemudian, SDN 1 Pangkung Karung tergolong rusak sedang, namun masih bisa digunakan, dengan perbaikan yang dibutuhkan pada tembok.

“Sementara, SDN 1 Tibubiu mengalami kerusakan sedang di beberapa ruang kelas,” sambungnya.

Sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan, lanjut Lara, untuk penganan kerusakan kecil bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, pihaknya akan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan langkah selanjutnya.

Komisi II DPRD Tabanan Soroti Permasalahan Irigasi Subak Jatiluwih hingga Sekolah Rusak

Raker Komisi II DPRD Tabanan dengan OPD, Rabu (9/10/2024).
Raker Komisi II DPRD Tabanan dengan OPD, Rabu (9/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komisi II DPRD Kabupaten Tabanan menyoroti sejumlah permasalahan, termasuk kondisi sekolah yang rusak dan irigasi di Subak Jatiluwih.

Rapat yang digelar pada Rabu (9/10/2024) bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas PUPRPKP, Kepala Dinas Pertanian, dan beberapa OPD lainnya ini bertujuan untuk menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat terkait infrastruktur dan sektor pertanian. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Tabanan I Wayan Lara.

Anggota Komisi II, I Gede Made Suarjana menegaskan pentingnya perhatian terhadap Subak di wilayah Tabanan, khususnya Kecamatan Penebel, yang menjadi salah satu penghasil pertanian terbesar.

“Banyak subak di Penebel belum tersentuh anggaran pemerintah kabupaten maupun provinsi. Jika ini dibiarkan, masyarakat bisa mengalami kekurangan pangan karena Penebel merupakan penopang pangan di Tabanan,” ujarnya.

Sementara itu, I Nyoman Wiyarsa, anggota Komisi II lainnya, menyoroti kondisi bangunan TK negeri di beberapa wilayah Kabupaten Tabanan yang menggunakan gedung lama dan sudah rusak.

Khusus di sektor pertanian, Wiyarsa juga menyinggung akses pertanian di Subak Jatiluwih yang perlu diperbaiki karena sudah banyak yang rusak. “Ada beberapa bangunan yang tidak sesuai peruntukan dan merusak jalan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian I Made Subagia menyampaikan, jaringan irigasi di Subak Jatiluwih memang perlu perbaikan.

Permasalahan yang ada disana yakni bocornya aliran air Bendungan Jatiluwih yang mengairi 20 subak di sekitarnya. Sehingga, air meluber ke pemukiman warga.

“Setelah pengecekan oleh Dinas PU dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, ditemukan beberapa masalah di jaringan irigasi bendungan Subak Jatiluwih yang merupakan kewenangan pemerintah pusat,” katanya.

Subagia berharap perbaikan tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun 2025 agar pertanian di wilayah tersebut dapat tetap produktif dan mendukung ketahanan pangan. (ana)

Tanda-Tanda Hubungan Toxic, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tanda-Tanda Hubungan Toxic

PANTAUBALI.COM – Hubungan toxic seringkali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar terhadap kesehatan mental dan fisik seseorang. Hubungan ini ditandai dengan perilaku tidak sehat yang membuat salah satu pihak merasa direndahkan, tidak bahagia, bahkan menjadi korban kekerasan verbal, psikologis, maupun fisik.

Meskipun sering diasosiasikan dengan hubungan asmara, toxic relationship juga bisa terjadi dalam pertemanan dan keluarga. Ketidakmampuan untuk menyadari situasi yang tidak sehat ini sering membuat korban terjebak lebih lama.

Tanda-Tanda Hubungan Toxic :

Tidak semua orang yang berada dalam hubungan toxic bisa mengenali situasinya sendiri. Beberapa ciri khas dari hubungan toxic yang perlu diwaspadai antara lain:

1. Kesulitan Menjadi Diri Sendiri
Salah satu tanda hubungan toxic adalah ketika seseorang merasa tertekan untuk berubah sesuai keinginan pihak lain, sehingga kehilangan jati dirinya.

2. Selalu Dikontrol
Dalam hubungan toxic, biasanya ada pihak yang dominan dan mencoba mengendalikan setiap aspek kehidupan orang lain, mulai dari keputusan pribadi hingga kegiatan sehari-hari.

3. Kurangnya Dukungan
Dalam hubungan yang sehat, dukungan dan apresiasi merupakan hal penting. Namun, pada hubungan toxic, pencapaian seseorang sering dianggap sebagai kompetisi, bukan sesuatu yang patut didukung.

4. Tidak Ada Kepercayaan
Rasa cemburu yang berlebihan hingga memicu tindakan kontrol ekstrem, seperti memeriksa handphone atau melarang bergaul dengan orang lain, merupakan tanda kepercayaan yang tidak sehat.

5. Sering Dibohongi
Hubungan yang sehat harus dilandasi kejujuran. Jika salah satu pihak terus berbohong, ini bisa menjadi pertanda bahwa hubungan tersebut telah menjadi toxic.

6. Kekerasan
Baik kekerasan verbal maupun fisik tidak dapat ditoleransi dalam hubungan apapun. Jika ini terjadi, jelas bahwa hubungan tersebut sudah beracun.

7. Komunikasi Buruk
Hubungan toxic biasanya ditandai dengan komunikasi yang buruk, di mana masalah lebih sering diselesaikan melalui pertengkaran daripada diskusi sehat.

Dampak Buruk Hubungan Toxic
Hubungan toxic yang dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik, seperti kecemasan, stres berlebihan, depresi, bahkan penyakit fisik seperti gangguan psikosomatik atau masalah jantung. Ironisnya, banyak korban yang tidak menyadari bahwa mereka terjebak dalam situasi ini dan menganggapnya sebagai hal normal.

Cara Keluar dari Hubungan Toxic
Mengakhiri hubungan toxic bukanlah hal yang mudah, terutama jika hubungan tersebut sudah berlangsung lama. Namun, beberapa langkah yang dapat diambil untuk keluar dari hubungan ini antara lain:

1. Mengakui adanya masalah dan tidak terus menyangkal kenyataan.
2. Belajar menghargai diri sendiri dan memahami bahwa setiap orang berhak bahagia.
3. Membangun komunikasi yang sehat atau jika perlu, mempertimbangkan untuk berpisah.
4. Merencanakan langkah mandiri seperti mencari pekerjaan baru atau mengembangkan keterampilan.
5. Mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat yang bisa diandalkan.
6. Memberi batasan pada orang yang menjadi sumber masalah dalam hubungan.
7. Meluangkan waktu untuk merawat diri dan melakukan kegiatan yang menenangkan.
8. Mengelilingi diri dengan orang-orang yang membawa pengaruh positif.

Keluar dari hubungan toxic mungkin sulit, tetapi sangat penting untuk menyadari bahwa setiap orang berhak mendapatkan hubungan yang sehat dan penuh dukungan. (sm)

Fitur Archived Story di Instagram Akan Dihapus, Begini Cara Backup-nya

Cara backup Arsip Story Instagram ke Google Drive.

PANTAUBALI.COM – Belakangan ini, publik dihebohkan dengan kabar yang menyebutkan bahwa Meta berencana untuk menghapus fitur Archived Story di platform Instagram. Jika hal ini benar terjadi, story yang sudah lama diunggah pengguna akan hilang secara otomatis, kecuali jika pengguna sudah membackupnya ke platform lain.

Kabar ini menjadi topik hangat di media sosial X, di mana sejumlah netizen mengeluhkan beberapa story mereka tiba-tiba hilang atau berubah format. Namun, hingga saat ini, Meta belum memberikan pernyataan resmi terkait kekhawatiran para penggunanya.

Cara Backup Archived Story Instagram ke Google Drive

Mengikuti pepatah “Sedia payung sebelum hujan,” meski Meta belum mengeluarkan pernyataan, ada baiknya pengguna mengambil langkah antisipasi. Salah satu caranya adalah dengan membackup story  ke platform pihak ketiga seperti Google Drive, terutama bagi mereka yang menggunakan GMail dan tidak ingin kehilangan momen-momen berharga yang tersimpan di Archived Story.

Berikut langkah-langkah backup Archived Story Instagram ke Google Drive:

1. Buka Profile akun Instagram.
2. Masuk ke pengaturan Personal Information.
3. Klik Information and Permission.
4. Pilih opsi Download Your Information
5. Klik Download and Transfer Information.
6. Pilih opsi All Available Information.
7. Klik Download to Device.
8. Pilih Google Drive sebagai tujuan.
9. Setel opsi waktu ke All Time, lalu ubah Media Quality ke High, dan klik Start Transfer.

Dengan langkah ini, pengguna dapat memastikan story mereka tetap aman meskipun ada perubahan pada fitur Instagram.