- Advertisement -
Beranda blog Halaman 359

Kampanye Pilkada 2024, Setiap Paslon Dapat Gunakan 20 Akun Media Sosial

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra.
Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tahapan kampanye pasangan calon Pilkada serentak 2024 di Tabanan akan berfokus pada penggunaan media sosial sebagai salah satu platform utama.

Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan tetap memfasilitasi percetakan atribut kampanye seperti spanduk dan baliho.

Setiap desa akan dipasangi dua spanduk untuk masing-masing paslon, serta satu baliho di Kabupaten.

Jumlah ini diharapkan cukup untuk membantu memperkenalkan visi dan misi paslon kepada masyarakat setempat secara merata.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengungkapkan, setiap pasangan calon (paslon) diperbolehkan menggunakan hingga 20 akun media sosial per platform untuk kegiatan kampanye, dengan syarat semua akun tersebut harus terdaftar secara resmi di KPU.

“Kami mendorong paslon untuk memaksimalkan kampanye melalui media sosial sebagai bagian dari Green Election, yang bertujuan mengurangi penggunaan bahan kampanye fisik,” ujar Suwitra.

Pendekatan ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberi paslon kesempatan untuk menjangkau lebih banyak pemilih secara efektif.

Kampanye melalui media sosial ini juga memberikan fleksibilitas kepada paslon dalam menyampaikan pesan politik mereka di tengah durasi kampanye yang singkat.

Yang mana, kampanye akan berlangsung selama 57 hari, dari 25 September hingga 23 Oktober 2024, setelah dipotong dua hari untuk perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

KPU telah menyusun jadwal kampanye berbasis Daerah Pemilihan (Dapil) agar setiap paslon dapat memanfaatkan waktu secara optimal.

“Pembagian zona kampanye dilakukan untuk memastikan paslon bisa bergerak setiap hari. Misalnya, Paslon A akan berkampanye di Dapil 1 dan 2, sementara Paslon B di Dapil 3 dan 4, sesuai jadwal yang telah ditentukan,” tambah Suwitra.

Selain kampanye daring, KPU juga memfasilitasi percetakan atribut kampanye fisik seperti spanduk dan baliho, serta menyediakan iklan di media elektronik yang akan tayang 14 hari sebelum masa tenang.

Namun, kampanye media sosial diharapkan menjadi kunci dalam Pemilu 2024 di Tabanan, sejalan dengan upaya menciptakan pemilu yang lebih hijau dan modern.

KPU juga mengingatkan partai politik dan paslon untuk menurunkan alat peraga sosialisasi (APS) yang masih terpasang sebelum masa kampanye. Jika tidak, Bawaslu akan menindaklanjutinya bersama Satpol PP. (ana)

Sentra Pengolahan Beras Terpadu Jembrana Mulai Dioprasikan

Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) Kabupaten Jembrana.
Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) Kabupaten Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Kabupaten Jembrana kini memiliki Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT). Sentra pengolahan beras ini dibangun atas bantuan Kementerian BUMN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) dari Bank Mandiri.

Fasilitas ini diharapkan dapat menopang ketahanan pangan di wilayah barat Pulau Bali dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan apresiasi kepada Menteri BUMN Erick Thohir atas dukungan yang diberikan untuk mewujudkan program ini sebagai bagian dari persiapan menyongsong ‘Jembrana Emas 2026’.

“Ini menjadi titik awal beroperasinya pabrik pengolahan beras yang telah melewati proses persiapan lebih dari satu tahun. Harapannya, pabrik ini dapat memproduksi beras premium dan medium sesuai permintaan pasar, dan hasilnya sudah terbukti sukses pada uji coba,” ujar Bupati Tamba saat Soft Launching SPBT di Subak Tibu Beleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Minggu (22/9/2024).

Bupati Tamba menambahkan, pabrik ini telah siap menghasilkan beras dengan kualitas tinggi sesuai standar pasar, sehingga masyarakat tidak lagi menemukan beras yang berkutu atau memiliki kualitas di bawah standar.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman bahwa proses produksi memerlukan ketelitian, karena sedikit saja perubahan dalam penggunaan mesin dapat mempengaruhi hasil akhir.

“Dengan kapasitas produksi yang direncanakan mencapai 60 ton per hari dalam 10 jam kerja, pabrik ini akan kami uji terlebih dahulu. Kami juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa subak, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Bumdesma, dan Bulog untuk menampung hasil produksi beras dari SPBT ini,” lanjutnya.

Bupati asal Desa Kaliakah ini  juga mengungkapkan rencana alokasi anggaran sebesar Rp 60 miliar dari Bappenas pada tahun depan untuk pembangunan sistem irigasi di seluruh subak.

“Mesin ini akan meningkatkan nilai produksi petani dan subak, sebagai bagian dari upaya kami menuju Jembrana Emas 2026. Pada saat itu, kita berharap tidak ada kekurangan beras, bahkan untuk wisatawan yang datang ke Jembrana,” tambahnya.

Sementara itu, Hendrianto Setiawan, Senior Vice President Program Pemerintah PT Bank Mandiri, menyatakan bahwa pembangunan SPBT ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Mandiri dalam program kewirausahaan petani.

Hendrianto menjalaskan bahwa pembangunan SPBT di Jembrana ini adalah salah satu dari tiga proyek serupa yang didukung oleh Bank Mandiri melalui program CSR, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi petani di Indonesia.

“Kami berharap, dengan dukungan dari Bapak Bupati dan masyarakat Jembrana, SPBT ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” tutupnya. (rls) 

Brigjen Pol Komang Sandi Arsana Ditunjuk Sebagai Wakapolda Bali

Brigjen Pol Komang Sandi Arsana
Brigjen Pol Komang Sandi Arsana

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Brigjen Pol Komang Sandi Arsana ditunjuk sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali.

Penunjukan ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan pada Sabtu (21/9/2024).

Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi Polri serta pengembangan karier perwira, di mana beberapa pejabat Polda Bali juga mendapatkan promosi jabatan.

“Mutasi adalah hal yang wajar di Polri, dilakukan untuk pengembangan karier dan penyegaran dalam menjalankan tugas,” ujar Jansen Avitus Panjaitan.

Selain Brigjen Pol Komang Sandi Arsana, sejumlah perwira menengah (Pamen) Polda Bali turut mengalami rotasi jabatan.

Diantaranya, Brigjen Pol Dr. I Gusti Kade Budhi Harryarsana yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Bali, diangkat sebagai Dosen Kepolisian Utama Tk. II Akpol Lemdiklat Polri.

Brigjen Pol Komang Sandi Arsana yang sebelumnya menjabat sebagai Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Div Humas Polri, dilantik sebagai Wakapolda Bali.

Kombes Pol I Wayan Sudarmayasa Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Bali, diangkat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasum Polri.

AKBP Ida Bagus Ketut Surya Darma yang sebelumnya menjabat sebagai Wadir Intelkam Polda Bali, kini diangkat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Bali.

Kombes Pol Ruminio Ardano, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda Bali, diangkat menjadi Dirlantas Polda Jawa Barat.

Kombes Pol Turmudi yang sebelumnya bertugas sebagai Anjak Madya Bidang Pam Obvit Baharkam Polri, kini menjabat sebagai Dirlantas Polda Bali.

AKBP Ranefli Dian Candra yang sebelumnya menjabat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Bali, kini diangkat sebagai Dirreskrimsus Polda Bali.

Mutasi dan promosi ini dianggap sebagai bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. (ana) 

Museum Majapahit akan Dibangun di Kawasan Wisata Tanah Lot

Peletakan batu pertama pembangunan Museum Majapahit berlangsung pada Minggu (22/9/2024) oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Peletakan batu pertama pembangunan Museum Majapahit berlangsung pada Minggu (22/9/2024) oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot yang terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan akan dilengkapi dengan Museum Majapahit.

Peletakan batu pertama pembangunan Museum telah berlangsung pada Minggu (22/9/2024) oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Dalam rangkaian upacara yang sama, juga dilaksanakan ritual Mulang Dasar sebagai simbolik dimulainya pembangunan yang direncanakan selama 12 bulan.

Pembangunan ini akan dibagi dalam dua tahap, yakni tahap pertama berlangsung dari September hingga Februari, dan tahap kedua dari April hingga September 2025.

Tujuan utama dari dibangunnya museum ini adalah untuk melestarikan warisan budaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah.

Bupati Sanjaya mengatakan, DTW Tanah Lot sebagai kawasan pariwisata yang perlu dikembangkan lebih lanjut sekaligus sebagai tempat edukasi sejarah dan budaya.

“Keberadaan DTW Tanah Lot kedepannya perlu difokuskan untuk mengembangkan potensi kawasan,” ungkap Sanjaya.

Menurutnya, penambahan fasilitas seperti museum akan membantu mengedukasi generasi muda tentang sejarah Pura Tanah Lot dan hubungan historisnya dengan Kerajaan Majapahit dan lainnya.

Pura Tanah Lot atau Obyek Wisata Tanah Lot yang sudah mendunia apalagi dengan akan hadirnya museum Tanah Lot, diyakini Sanjaya akan semakin berkembang pesat dan maju.

“Pura Tanah Lot memiliki hubungan historis dan budaya yang erat dengan Kerajaan Majapahit yang merupakan kerajaan Hindu-Buddha besar di nusantara pada abad ke-13 hingga ke-15,” tambahnya.

Bupati Sanjaya juga berharap, museum ini dapat berfungsi sebagai pusat edukasi bagi masyarakat, pelajar, dan peneliti serta menjadi daya tarik wisata yang tentunya akan membawa manfaat besar bagi pengembangan ekonomi di Kabupaten Tabanan.

Selain itu, Sanjaya juga berkeinginan museum ini dapat membangkitkan rasa bangga masyarakat terhadap identitas budaya yang ada.

“Melalui museum ini, kita berharap dapat melestarikan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu kita,” ujarnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Majapahit Tanah Lot Bali, I Gusti Made Suryantha Putra, menyampaikan pembangunan museum ini adalah langkah awal untuk menciptakan sejarah baru tentang Majapahit di Tabanan.

“Sejarah mengatakan tempat inilah tempat pertama Majapahit mendarat. Saya berharap semua teman-teman, begitu pembukaan, datang kembali. Museum ini akan menggunakan teknologi, sehingga kita seolah-olah masuk ke dalam jaman kerajaan Majapahit di abad ke-13,” jelasnya. (ana)

Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup III Kembali Digelar, 22 Grup Tunjuk Kebolehan

Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup III.
Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup III.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup kembali digelar tahun ini dengan diikuti oleh 22 grup peserta dari seluruh Kabupaten Jembrana, Minggu (22/9/2024).

Pembukaan Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup yang ketiga ini ditandai dengan pemukulan rebana oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Kapolres AKBP Endang Tri Purwanto, Dandim Letkol Inf. Mohamad Adriansyah, Sekda I Made Budiasa dan Ketua Panitia Husnul Hotimah.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan konsistensi pelaksanaan Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup untuk memberikan ruang dan dukungan terhadap pelestarian seni musik tradisional islami.

“Hari ini kita melaksanakan festival Hadrah yang ke 3, itu komitmen saya sebagai bupati bahwa saya akan membangkitkan seni-seni tradisional di umat Muslim, ada juga qasidah yang sudah kita laksanakan,” ucapnya.

Pihaknya terus berupaya untuk menjaga eksistensi setiap kesenian tradisional yang ada di kabupaten Jembrana.

Selain itu, upaya untuk memberikan hak yang sama untuk setiap kelompok seni untuk bisa tampil bertujuan untuk menjaga persatuan di Jembrana.

“Sudah banyak hal yang kita lakukan untuk menyeimbangkan rasa solidaritas dan kebhinekaan ini pada umat muslim yang ada di Jembrana,” imbuhnya.

Bupati Tamba juga mengingatkan pada setiap perlombaan pasti ada yang menang dan kalah. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar pemenang dapat tetap rendah diri dan bagi yang kalah agar terus berlatih untuk meningkatkan keterampilan.

“Hari ini silahkan berlomba dengan baik, tapi jangan sampai yang menang terlalu jumawa. Yang kalah juga berbenah untuk mengikuti lomba Hadrah yang keempat tahun depan,” tandasnya.

Sementara itu, ketua panitia Husnul Hotimah mengatakan total hadiah yang disiapkan lebih dari Rp20 juta untuk dua jenis lomba yaitu lomba Hadrah dan lomba Yel-yel Jembrana Emas.

“Untuk lomba Hadrah kali ini itu nominal hadiah keseluruhan dari Hadrah dan Yel-yel Jembrana Emas beserta piala itu Rp21,7 juta. Peserta nantinya akan mendapat juara 1,2,3, harapan 1,2,3 serta juara Favorit. Bagi yang tidak mendapatkan juara itu dapat uang pembinaan dan piagam serta tropi,” terangnya.

Pihaknya juga menyampaikan peserta Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup tidak dibatasi usia. Hanya untuk jumlah peserta di masing-masing harus memenuhi ketentuan. “Keseluruhan itu 22 grup, per grup minimal 15 orang – 20 orang,” imbuhnya. (rls)

KPU Tetapkan Mulyadi-Ardika dan Sanjaya-Dirga di Pilkada Tabanan 2024

I Nyoman Mulyadi - I Nyoman Ardika (kiri) dan I Komang Gede Sanjaya - I Made Dirga (kanan).
I Nyoman Mulyadi - I Nyoman Ardika (kiri) dan I Komang Gede Sanjaya - I Made Dirga (kanan).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menetapkan dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Tabanan di Pilkada 2024.

Dua paslon yang ditetapkan yakni I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika (paket MS GLOWING) dan I Komang Gede Sanjaya – I Made Dirga (pakat SANDI).

“Kedua paslon ini ditetapkan karena telah dinyatakan memenuhi syarat,” kata Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra dalam Rapat Koordinasi Pembatasan Pengeluaran Dana Kampanye Pilkada 2024 di Pondok Indi, Penebel, Tabanan, Minggu (22/9/2024).

Ia menjelaskan, penetapan paslon ini dilakukan setelah proses pencermatan berbagai syarat pendaftaran yang telah disetorkan kedua paslon.

Mulai dari syarat administrasi hingga tanggapan masyarakat terkait kedua paslon tersebut.

Adapun setelah penetapan paslon, KPU Tabanan akan bakal melakukan pengundian nomor urut untuk pasangan Mulyadi-Ardika dan Sanjaya-Dirga pada Senin besok (23/9/2024).

Masa kampanye para paslon berlangsung mulai 25 September hingga 23 November 2024. Namun, kampanye hari pertama yang bertepatan dengan hari raya Galungan akan ditiadakan. Begitu juga dengan kampanye saat Kuningan.

Kemudian, pelaksanaan pemungutan suara untuk Pilkada Serentak 2024 bakal berlangsung pada 27 November mendatang. (ana)

786 Personel Polda BaliAmankan Pengumuman Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali

Ratusan personel Polri yang terlibat Operasi Mantap Praja Agung-2024 disiagakan di kantor KPU Provinsi Bali.
Ratusan personel Polri yang terlibat Operasi Mantap Praja Agung-2024 disiagakan di kantor KPU Provinsi Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali akan mengumumkan penetapan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang sudah lolos verifikasi.

Berdasarkan pendaftaran di KPU Provinsi Bali, ada dua paslon yang akan berkontestasi pada 27 November mendatang, yaitu I Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta dan Made Muliawan Arya – Putu Agus Suradnyana.

Pengumuman penetapan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali mendapat pengamanan dari Kepolisian Daerah Bali.

Ratusan personel Polri yang terlibat Operasi Mantap Praja Agung-2024 disiagakan di kantor KPU Provinsi Bali agar pelaksanaan pengumuman penetapan paslon berjalan aman.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, Polda Bali sudah melakukan pemetaan kerawanan pada tahap pengumuman penetapan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.

“Kita lakukan pengamanan secara maksimal dengan mengerahkan 786 personel Polda Bali untuk mengamankan pengumuman penetapan paslon. Ratusan personel Polri ini akan bertugas sesuai peran dan fungsinya masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan yang dilakukan Polda Bali lebih kepada kegiatan preventif dan preemtif dengan mengedepankan sikap humanis.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Bali untuk bersama-sama menjaga keamanan demi terwujudnya Pilkada yang damai. Jadi, jangan mudah terprovokasi, sebab kedua paslon sudah sanggup dan siap mendeklarasikan kampanye damai,” imbaunya.

Menurutnya, hal yang terpenting dalam Pilkada serentak tahun ini adalah bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan.

“Masyarakat Bali sudah cerdas dalam memilih untuk menentukan pemimpin Bali masa depan. Jangan hanya karena beda pilihan, kita jadi terpecah belah,” tegas Jansen. (ana)

Jembrana Kite Festival Kembali Digelar, Suguhkan Atraksi Wisata Berkelas Nasional dan Internasional

Jembrana Kite Festival kembali digelar di Sirkuit All in One Jembrana pada Sabtu (21/9/2024).
Jembrana Kite Festival kembali digelar di Sirkuit All in One Jembrana pada Sabtu (21/9/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Jembrana Kite Festival kembali digelar di Sirkuit All in One Jembrana pada Sabtu (21/9/2024).

Festival ini tidak hanya menarik minat pecinta layang-layang lokal, tetapi juga peserta dari berbagai negara.

Setelah sukses pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, festival ini kembali digelar untuk yang kedua kalinya, dengan partisipasi sembilan negara.

Festival ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-79 dan HUT Kota Negara ke-129, serta menjadi daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Jembrana.

Diharapkan, acara ini menjadi magnet bagi para pecinta layang-layang, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Selain menampilkan ekshibisi layang-layang internasional dari sembilan negara, pada hari kedua, 22 September 2024, akan kembali digelar ekshibisi layang-layang internasional dan perlombaan layang-layang tradisional.

Lomba ini diikuti oleh ratusan sekaa layang-layang lokal dari dalam dan luar Kabupaten Jembrana, yang dikoordinir oleh PELANGI Jembrana, serta dimeriahkan oleh penampilan band lokal.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, A.A. Komang Sapta Negara, menyampaikan bahwa tujuan dari festival ini adalah untuk mempromosikan budaya lokal dan memperkuat pariwisata Jembrana.

Ia berharap acara ini dapat menjadi event tahunan yang semakin memperkokoh daya tarik pariwisata Jembrana, sekaligus mempromosikan Sirkuit All In One sebagai destinasi wisata unggulan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati atas komitmen, dukungan, dan semangatnya dalam mendukung terselenggaranya festival ini,” ujar A.A. Komang Sapta Negara.

Selain sebagai wadah untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni dan budaya, khususnya bagi seniman muda, acara ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa.

“Festival ini juga menjadi media pendidikan budaya tradisional, meningkatkan kreativitas generasi muda, serta memperkuat promosi dan kerja sama pariwisata dengan berbagai pemangku kepentingan,” tambahnya.

Setelah secara resmi membuka Jembrana Kite Festival dengan pelepasan balon, disertai hiburan dan ekshibisi layang-layang internasional, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan apresiasinya terhadap festival ini.

“Harapan kami, acara ini terus berkembang menjadi festival tahunan yang semakin menarik perhatian wisatawan domestik maupun internasional,” tutup Bupati Tamba.

Pemkab Tabanan Gelar Pasar Murah Serentak Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan

Pasar murah di Kabupaten Tabanan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Pasar murah di Kabupaten Tabanan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Tabanan mengadakan pasar murah serentak di sejumlah lokasi.

Pasar murah ini digelar selama empat hari yakni 20-23 September 2024 di sepuluh Kecamatan di Kabupaten Tabanan. Adapun pembukaan pelaksanaan pasar murah telah dilakukan di Kecamatan Tabanan pada Sabtu (21/9/2024).

Adapun sembako yang disediakan pada pasar murah kali ini meliputi 1.000 pcs telur kemasan 10 butir, 1.000 pcs minyak goreng 1 liter, dan 1.000 pcs beras kemasan 2 kilogram.

Semua barang-barang tersebut dijual dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasar, sehingga diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjelaskan, pasar murah bertujuan untuk memberikan akses lebih mudah kepada masyarakat dalam mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain itu, pasar murah ini penting dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi di Kabupaten Tabanan khususnya saat menjelang hari raya.

“Pasar murah ini kita siapkan sembako sebanyak 10 ribu paket di seluruh kabupaten dan Kecamatan di Tabanan dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan serta menjaga stabilitas harga, khususnya dalam menjaga inflasi,” jelas Sanjaya.

Pasar murah ini juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk mendorong rasa kebersamaan di antara masyarakat dan pedagang lokal.

Dengan partisipasi aktif pedagang setempat, diharapkan hubungan sosial antara masyarakat dan pelaku usaha semakin erat, serta timbul rasa tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga yang sering terjadi menjelang hari raya. (ana)

Jelang Kampanye Pilkada, Perbekel Se-Bali Tandatangani Ikrar Netralitas 

Penandatanganan ikrar netralitas bagi para kepala desa (perbekel) menjelang Pilkada Serentak 2024, Sabtu (21/9/2024).
Penandatanganan ikrar netralitas bagi para kepala desa (perbekel) menjelang Pilkada Serentak 2024, Sabtu (21/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali menggelar sosialisasi pengawasan pemilihan serta pengucapan dan penandatanganan ikrar netralitas bagi para kepala desa (perbekel) menjelang Pilkada Serentak 2024, Sabtu (21/9/2024).

Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Buleleng dan disiarkan secara daring untuk diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Bali. Salah satu kabupaten yang turut berpartisipasi adalah Tabanan, yang diikuti 133 perbekel (kepala desa).

Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta menjelaskan, tujuan dilakukan sosialisasi tersebut ialah untuk mengingatkan pentingnya menjaga netralitas perbekel selama tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati.

“Sesuai penjelasan Bawaslu Bali, sosialisasi ini dilakukan untuk mengingatkan kembali seluruh kepala desa di Bali agar menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, larangan terlibat dalam kampanye akan berlaku ketika tahapan kampanye dimulai pada 25 September hingga 23 November 2024.

Khususnya perbekel yang dilarang keras terlibat dalam politik praktis ataupun berpartisipasi dalam kampanye pasangan calon.

“Kami berharap semua perbekel menjaga netralitas mereka selama Pilkada ini, agar proses pemilihan dapat berjalan lancar tanpa adanya keberpihakan,” tambahnya.

Selain perbekel, Narta juga menekankan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Sesuai aturan, ASN termasuk pegawai berstatus PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tidak diperbolehkan melakukan kampanye aktif.

Mereka hanya boleh menghadiri kampanye di luar jam kerja tanpa menggunakan atribut dinas, dan hanya sebatas mendengarkan penyampaian visi dan misi pasangan calon.

“ASN, termasuk pegawai PPPK, tidak boleh terlibat kampanye aktif. Namun, mereka tetap bisa hadir di acara kampanye di luar jam kerja, tanpa memakai atribut kerja, dan hanya untuk mendengarkan visi dan misi calon,” jelas Ketua Bawaslu Tabanan.

ASN juga diperbolehkan menghadiri acara simakrama (pertemuan) pasangan calon di desa mereka, namun dilarang mengikuti yel-yel dukungan atau mendampingi pasangan calon.

“ASN memiliki hak pilih, sehingga mereka berhak mendengarkan visi dan misi calon yang akan mereka pilih. Namun, mereka harus tetap netral dan tidak boleh terlibat dalam bentuk dukungan langsung kepada pasangan calon,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini diakhiri dengan pengucapan ikrar dan penandatanganan kesepakatan netralitas oleh 133 kepala desa yang tersebar di sepuluh kecamatan di Kabupaten Tabanan. (ana)