- Advertisement -
Beranda blog Halaman 266

Buka Jasa ‘Hair Stylist’ di Bali, WN Turki Diamankan Imigrasi

WNA Turki membuka jasa sebagai hair stylist di Bali diamankan Imigrasi Ngurah Rai.
WNA Turki membuka jasa sebagai hair stylist di Bali diamankan Imigrasi Ngurah Rai.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Warga negara asal Turki berinisial FA (40) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai atas dugaan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian dengan membuka jasa sebagai hair stylist di Bali.

WNA laki-laki tersebut diamankan oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai di sebuah penginapan di kawasan Canggu, Kuta Utara,Badung, pada Selasa (11/2/2025).

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Winarko menjelaskan, dari hasil patroli siber yang dilakukan oleh Unit Siber Keimigrasian Kantor Imigrasi Ngurah Rai ditemukan FA membuka jasa sebagai hair stylist di Bali.

“FA diduga membuka jasa sebagai hair stylist dan memasarkannya melalui media sosial. Setelah dilakukan pendalaman oleh tim, kami menemukan indikasi pelanggaran izin tinggal keimigrasian yang dilakukan oleh FA,” ujar Winarko dalam keterangan pers dikutip Minggu (162/2025).

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, FA mengaku membuka jasa sebagai hair stylist untuk memenuhi biaya hidup selama tinggal di Bali.

Adapun yang menjadi pelanggannya tidak hanya WNA tetapi juga warga lokal. FA mematok tarif Rp 100 – Rp 600 ribu untuk jasa potong rambut dan Rp 100 ribu – Rp 5 juta untuk perawatan rambut tergantung dari tingkat kesulitan dan perawatan yang diberikan.

Winarko menambahkan, dari data perlintasan keimigrasian, FA terakhir kali masuk ke wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 9 Februari 2025 menggunakan Visa on Arrival (VOA).

Padahal, visa izin tinggal kunjungan dari Visa on Arrival (VOA) hanya dapat digunakan untuk keperluan kunjungan sosial, tujuan bisnis dan berlibur.

“Kami tegaskan izin tinggal dari VOA tidak boleh digunakan untuk bekerja, dan hanya boleh digunakan untuk keperluan kunjungan sosial, bisnis, dan berlibur sesuai peraturan keimigrasian yang berlaku”, terang Winarko.

Saat ini, FA telah dilakukan pendetensian pada Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai sembari menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. (ana)

Donor Darah hingga Atraksi Budaya Warnai Festival Imlek 2576 di Jembrana

Festival Imlek 2576 Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (15/2/2025).
Festival Imlek 2576 Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (15/2/2025).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Festival Imlek 2576 di Kabupaten Jembrana, Bali digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (15/2/2025). Pergelaran festival diisi dengan berbagai kegiatan seperti donor darah, pembagian sembako dan pementasan atraksi budaya.

Ratusan Umat Tridharma hadir memeriahkan Festival Imlek yang menjadi perayaan bersama hari Raya Imlek 2576. Berbagai kesenian dan pementasan juga semakin menambah semarak festival tersebut. Atraksi Barongsai menjadi penampilan yang paling memukau seluruh umat maupun undangan yang hadir.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa sangat mengapresiasi pelaksanaan festival Imlek yang berlangsung meriah dan dihadiri ratusan umat Tridharma.

“Kami juga merasa berbahagia karena pada hari ini luar biasa, kita merasa seperti berada di Cina. Festival Imlek di Jembrana begitu semarak, sejalan dengan kebahagiaan dari umat yang merayakan Imlek Tahun 2576 pada hari ini,” ungkapnya.

Sekda Budiasa berharap perayaan hari raya Imlek di tahun ini, semua umat akan diberikan kebahagiaan dan kesejahteraan.

Sementara itu, perwakilan Perhimpunan INTI Bali, Heri Sudiarto mengatakan Imlek di tahun 2025 jatuh pada shio ular kayu yang mencerminkan kecerdasan, kearifan dan kemampuan.

“Kita lihat ular itu meliuk-liuk, kali ini akan meliuk ke atas membawa kita menjadi lebih sukses, sehat dan bahagia. Begitu juga saudara-saudara kita yang ada di Jembrana semoga diberikan keberhasilan dan kemakmuran, rejeki dan sukses yang berlimpah di tahun ular kayu ini,” ucapnya.

Pihaknya juga menyambut baik Festival Imlek di kabupaten Jembrana yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan untuk berbagi kebahagiaan serta saling menguatkan kebersamaan.

“Saya memberikan apresiasi semoga kegiatan hari ini, perjuangan daripada seluruh komunitas yang terlibat dalam kegiatan ini semakin erat seperti tema yang diusung berbagi kasih sayang, kebersamaan dan kebahagiaan,” tutupnya. (ana) 

MNEK 2025 di Bali, 36 Kapal Perang Terlibat Latihan

Pembukaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali.
Pembukaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Bali dipilih sebagai tuan rumah Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 atau latihan militer angkatan laut Indonesia (TNI-AL), yang berlangsung pada 15–22 Februari 2025.

MNEK tahun ini memasuki pelaksanaan kelima dengan 38 negara sebagai peserta. Dalam latihan ini, sebanyak 36 kapal perang akan terlibat dalam latihan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan terletak pada kerja sama yang baik dan kompeten untuk saling memberikan dukungan,” ungkap Pejabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, saat menghadiri pembukaan 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 di Pelabuhan Benoa, Bali, Minggu (16/2/2025).

5th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 mengusung tema “Maritime Partnership for Peace and Stability”, dengan fokus utama pada penanggulangan bencana alam dan bantuan kemanusiaan (Humanitarian Assistance/Disaster Relief – HA/DR), serta ancaman bersama di sektor maritim yang bersifat nonwar-fighting. Tema ini merupakan aktualisasi tugas pokok TNI AL dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Sebanyak 38 negara akan berpartisipasi dengan melibatkan 19 kapal perang, 7 helikopter, dan 3 pesawat patroli maritim (MPA) dari alutsista asing. Sementara itu, TNI AL akan mengerahkan 17 KRI untuk bersatu dalam latihan, berdiskusi, serta bekerja sama dalam bidang penanggulangan bencana di berbagai belahan dunia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan, kegiatan ini merupakan latihan gabungan maritim kelima.

Hadirnya para pemimpin, Kepala Staf Angkatan Laut, serta para Duta Besar Pertahanan dari 37 negara sahabat yang mengirimkan kapal perang diharapkan dapat membangun kepercayaan dan sinergi antarbangsa.

“Dengan demikian, kita dapat menghadirkan perdamaian dan stabilitas di kawasan di tengah situasi dan dinamika geopolitik global saat ini. Saya juga berharap kegiatan ini menjadi jangkar persahabatan guna mewujudkan kawasan maritim yang semakin stabil dan aman. Untuk itu, diperlukan armada laut yang kuat, didukung oleh infrastruktur kelautan (sea port) yang juga harus kokoh,” ungkapnya.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menambahkan, puluhan negara partisipan juga akan mengikuti International Maritime Security Symposium (IMSS) ke-6 pada 17 Februari 2025.

Simposium maritim terbesar yang diselenggarakan TNI AL ini akan menjadi forum diskusi bagi para delegasi guna membahas isu-isu maritim regional dan global dari berbagai perspektif.

Usai acara pembukaan, Pj. Gubernur Bali beserta dubes dan perwakilan negara peserta turut mengarungi selat lombok di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992).

Sebagai bagian dari rangkaian 5th MNEK 2025, TNI AL juga menggelar berbagai kegiatan, seperti Engineering Civic Action Program (ENCAP), yaitu program kemanusiaan dengan pembangunan fasilitas umum seperti jalan dan tempat ibadah di Desa Antiga Kelod, Kabupaten Karangasem, Bali.

Medical Civic Action Program (MEDCAP), yang mencakup pemeriksaan kesehatan lengkap, pemeriksaan gigi, sunatan massal, donor darah, serta operasi medis kecil di KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) yang akan bersandar di Dermaga Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem, pada 17 Februari.

Kemudian, Program pelestarian lingkungan dan pencegahan abrasi pantai, berupa penanaman pohon mangrove di Kawasan Taman Hutan Raya I Gusti Ngurah Rai, pelepasan tukik penyu ke laut di Pantai Peninsula, Nusa Dua, Bali, serta aksi bersih pantai di Pantai Mertasari.

Sanur serta City Parade, yang akan diramaikan oleh Genderang Suling Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 18 Februari, disaksikan oleh masyarakat Bali dan delegasi dari puluhan negara peserta 5th MNEK 2025.

City Parade ini akan menempuh rute Makorem 163/WS – Lapangan Puputan Margarana Renon melalui Jl. Cok Agung Tresna.

Pelaksanaan 5th MNEK 2025 merupakan bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 9 tentang tugas pokok TNI AL, salah satunya melaksanakan diplomasi Angkatan Laut guna mendukung kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Kegiatan ini juga selaras dengan arahan pemerintah dalam memperkuat diplomasi bangsa demi stabilitas keamanan kawasan serta mendukung realisasi Program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa melalui ekonomi kreatif.

Sebagai tuan rumah, Bali yang merupakan destinasi wisata unggulan diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi dari penyelenggaraan MNEK 2025, terutama dalam sektor pariwisata. (rls) 

DPRD Tabanan Akan Konsultasi ke KemenpanRB Terkait Pengangkatan PPPK Paruh Waktu

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa (tengah), Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani (kanan) dan Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, I Made Kristiadi Putra (kiri)
Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa (tengah), Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani (kanan) dan Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, I Made Kristiadi Putra (kiri)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – DPRD Tabanan memastikan akan segera melakukan konsultasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) untuk mendapatkan kejelasan mengenai pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Langkah ini diambil guna mencari solusi bagi tenaga kontrak yang telah mengabdi lebih dari dua tahun namun belum terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa menegaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah telah berkoordinasi dan berkomitmen untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer yang belum lulus seleksi PPPK.

Ia telah menugaskan Komisi I DPRD Tabanan untuk berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta mengawal penuh upaya pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK Paruh Waktu.

“Kami berharap pada tahun 2026, tenaga honorer yang telah terdata di BKN dan memiliki masa pengabdian lebih dari dua tahun dapat diperjuangkan agar menjadi PPPK penuh waktu,” ujar Arnawa dalam acara Komunikasi Penuh Inspirasi (Kopi) Pewarta di Gedung DPRD Tabanan, Jumat (14/2/2025).

Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani, menegaskan pihaknya siap mengawal dan memperjuangkan nasib tenaga honorer. Dalam waktu dekat, DPRD Tabanan bersama BKPSDM akan melakukan konsultasi langsung ke KemenpanRB di Jakarta guna memperoleh kejelasan terkait mekanisme dan regulasi pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

“Melalui koordinasi dan konsultasi ini, kami ingin memastikan bagaimana regulasi tenaga PPPK Paruh Waktu, sehingga kebijakan yang diambil ke depan lebih jelas dan terarah,” ujar Omardani.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, I Made Kristiadi Putra, mengapresiasi dukungan dari DPRD Tabanan, khususnya Ketua DPRD dan Komisi I, dalam upaya pengelolaan kepegawaian ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

Ia menegaskan bahwa amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN mengatur penataan tenaga non-ASN dengan prinsip tidak ada PHK massal, tidak ada pembengkakan anggaran, serta tidak ada pengurangan hak yang diterima pegawai.

Sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran MenpanRB tertanggal 16 Januari 2025 yang melarang pengangkatan tenaga honorer baru, Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tidak lagi merekrut tenaga honorer baru.

“Dengan aturan ini, tenaga honorer yang saat ini bekerja tetap mendapat perlindungan, tetapi pemerintah daerah juga harus memastikan tidak ada penambahan pegawai kontrak yang dapat membebani anggaran,” jelas Kristiadi. (ana)

Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 Digelar di Bali, Diikuti 39 Negara

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali beserta rombongan bertemu Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya pada Sabtu (15/2/2025)
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali beserta rombongan bertemu Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya pada Sabtu (15/2/2025)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pelaksanaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025, akan berlangsung di Bali pada 15–22 Februari 2025. Untuk itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali beserta rombongan bertemu Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya pada Sabtu (15/2/2025) di Jaya Sabha, Denpasar.

“Acara ini diikuti oleh 39 negara, termasuk Indonesia. Beberapa kapal perang negara peserta juga sudah tiba di Bali. Kami berharap acara ini akan memberikan dampak positif bagi Bali, meningkatkan kunjungan pariwisata, serta mendukung perekonomian masyarakat,” jelas Dr. Muhammad Ali.

Ia menceritakan secara singkat alasan dipilihnya Bali sebagai lokasi pelaksanaan MNEK 2025. Ketika MNEK dua tahun lalu digelar di Makassar, para peserta menginginkan agar MNEK selanjutnya dapat diselenggarakan di Pulau Dewata.

“Mereka sangat berharap agar bisa diadakan di Bali. Jadi akhirnya kita putuskan Bali sebagai lokasi pelaksanaannya tahun ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, MNEK sebelumnya telah diselenggarakan di Batam, Padang, Lombok, dan Makassar, sebelum akhirnya tahun ini diadakan di Bali. Selain latihan laut bersama, akan ada banyak kegiatan sosial yang berlangsung selama MNEK 2025 di Bali.

MNEK 2025 juga menjadi ajang penting dalam memperkuat kerja sama maritim antarnegara serta menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga keamanan perairan regional dan global.

Rangkaian kegiatan MNEK 2025 akan diawali dengan upacara pembukaan di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Sementara itu, latihan laut akan dilaksanakan di Selat Badung dan perairan utara Bali di Laut Bali.

Sementara itu, Pj. Gubernur Mahendra Jaya berharap ajang ini dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian masyarakat Bali. “Event ini kita harapkan dapat mendukung pengembangan UMKM di Bali. Perekonomian masyarakat juga bisa ikut meningkat, karena pasti banyak peserta yang datang dan beraktivitas di darat,” harapnya.

Untuk itu, Mahendra Jaya siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-5 di Bali. “Kita pasti akan mendukung dan siap menyukseskan acara ini. Ini merupakan event internasional pertama di tahun ini untuk Bali. Semoga banyak event lainnya juga dapat diselenggarakan di Bali,” tutupnya.

Kesbangpol Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata, serta Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali I Wayan Budiasa. (rls)

Kencani Teman Sesama Jenis, Mahasiswa Asal Manado Berujung Curi Ponsel

BADUNG, BALINEWS.ID – Seorang mahasiswa berinisial KJJYT (22) asal Manado, Sulawesi Utara, ditangkap polisi setelah mencuri dua ponsel milik teman kencannya di sebuah kamar kos elit di kawasan Kedonganan, Kuta, Badung, pada Senin, 3 Februari 2025. Aksi tersebut dilakukan setelah KJJYT memberi korban, DC (26), obat tidur hingga terlelap.

Kapolsek Kuta AKP Agus Riwayanto Diputra menjelaskan bahwa perkenalan antara pelaku dan korban bermula dari aplikasi Hee Say, yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan di lokasi kejadian.

“Di kamar kos tersebut mereka berhubungan, dan pelaku mulai melancarkan aksinya,” ungkap AKP Agus pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Setelah korban tertidur karena obat tidur yang diberikan pelaku, KJJYT mengambil dua ponsel iPhone milik DC, yang satu terletak di samping tempat tidur dan satu lagi di dalam tas selempang. Usai beraksi, pelaku melarikan diri ke kos temannya.

Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan kejadian tersebut, dan pada Selasa, 4 Februari 2025, KJJYT berhasil ditangkap di kos temannya yang berada di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan.

Saat diperiksa, KJJYT mengaku bahwa ia mencuri ponsel tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan berniat untuk menjual barang curian tersebut. Pelaku kini dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun. (*)

WN Prancis Terperosok ke Jurang Sedalam 8 Meter saat Hiking di Bukit Amed Karangasem

Evakuasi WNA Prancis terperosok ke jurang di Perbukitan Amed, Desa Purwa Kerthi, Kecamatan Abang Karangasem, pada Jumat (14/2/2025) malam.
Evakuasi WNA Prancis terperosok ke jurang di Perbukitan Amed, Desa Purwa Kerthi, Kecamatan Abang Karangasem, pada Jumat (14/2/2025) malam.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Seorang warga negara Perancis bernama Da Ponte Almiro (58) terperosok ke jurang di Perbukitan Amed, Desa Purwa Kerthi, Kecamatan Abang Karangasem, pada Jumat (14/2/2025) malam. Beruntung Ia selamat tanpa mengalami cedera serius akibat terperosok ke jurang sedalam 8 meter.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana mengatakan, kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar baru menerima laporan peristiwa tersebut pada, Sabtu (15/2/2025) pagi sekitar pukul 07.30 Wita dari Kapolsek Abang.

Berdasarkan laporan, pada Jumat siang sebelum kejadian, korban meninggalkan penginapan dan berpamitan dengan adiknya sekitar pukul 14.00 Wita. Ia berpamitan hanya jalan-jalan di perbukitan dan malamnya mengajak untuk makan bersama.

Namun hingga pukul 18.00 Wita, korban tak kunjung kembali ke penginapan. Karena khawatir akan keadaan korban, pihak keluarga lantas berinisiatif untuk untuk melakukan pencarian, akan tetapi tidak berhasil menemukannya.  Kemudian pukul 21.30 Wita, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Abang.

“Kami menerima laporan dari Bapak Kapolsek Abang terkait dengan adanya satu warga negara asing belum kembali dari melaksanakan pendakian di Bukit Amed,” kata Ngurah Eka.

Merespon laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerjunnya lima orang personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan dengan sepuluh orang personel melaksanakan pencarian. Tak lama berselang korban ditemukan di jurang dengan kedalaman kurang lebih 8 meter dalam kondisi selamat.

“Kami menurunkan satu orang rescuer dengan teknik lowering untuk menjangkau target di bawah,” imbuhnya.

Sekitar pukul 10.33 Wita korban berhasil di evakuasi, dan setelah dipastikan keadaannya stabil korban masih bisa dibantu berjalan. Satu setengah jam berselang, tim SAR gabungan beserta korban sudah tiba di Parkiran Desa Amed. Selanjutnya korban diperiksa oleh petugas medis ambulance Puskesmas Abang dan dinyatakan dalam keadaan sehat.

Daftar Kementerian dan Lembaga Terimbas Efisiensi Anggaran Sebesar Rp306,7 Triliun

Ilustrasi efisiensi anggaran. (foto:infobank)
Ilustrasi efisiensi anggaran. (foto:infobank)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Presiden RI Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD pada 22 Januari. Dalam aturan tersebut, Prabowo ingin APBN tahun ini dihemat sebesar Rp306,7 triliun.

Sebagai tindak lanjut, sejumlah kementerian dan lembaga telah menggelar rapat dengan komisi terkait di DPR RI pada Rabu (12/2/2025) dan Kamis (13/2/2025) untuk membahas pagu anggaran 2025 usai terkena pemotongan anggaran imbas efisiensi.

Besaran pemotongan anggaran tersebut variatif. Terdapat kementerian/lembaga yang dipangkas hingga triliunan dan ratusan miliar rupiah. Berikut adalah daftar pemotongan anggaran setiap kementerian dan lembaga:

  1. Kementerian Pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Kemenpan-RB), efisiensi sebesar Rp184 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp392 miliar sehingga pagu menjadi Rp208 miliar.
  2. Kementerian Agraria dan Tata Pertanahan Nasional efisiensi sebesar Rp2 triliun dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp6,4 triliun sehingga pagu menjadi Rp4,4 triliun.
  3. KPU RI efisiensi sebesar Rp843 miliar dari pagu Rp3 triliun sehingga pagu menjadi Rp2,2 triliun.
  4. Efisiensi anggaran Bawaslu RI sebesar Rp955 miliar dari pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp2,4 triliun menjadi sebesar Rp1,4 triliun.
  5. Efisiensi anggaran BKN sebesar Rp195 miliar dari pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp798 miliar menjadi sebesar Rp603 miliar.
  6. Efisiensi anggaran lembaga administrasi negara (LAN) sebesar Rp91,4 miliar dari pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp328 miliar menjadi sebesar Rp237 miliar.
  7. Efisiensi anggaran Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebesar Rp93,1 miliar dari pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp293 miliar sehingga menjadi Rp200 miliar.
  8. Efisiensi anggaran Ombudsman RI sebesar Rp91,6 miliar dari pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp255 miliar menjadi sebesar Rp163 miliar.
  9. Efisiensi anggaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebesar Rp2,1 triliun dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp4,7 triliun menjadi Rp2,6 triliun.
  10. Efisiensi anggaran Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebesar Rp34 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp89 miliar menjadi sebesar Rp55 miliar.
  11. Efisiensi anggaran Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sebesar Rp128,7 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp267 miliar menjadi sebesar Rp138 miliar.
  12. Efisiensi anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp7,2 triliun dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp33 triliun menjadi sebesar Rp26,2 triliun.
  13. Efisiensi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebesar Rp 14,3 triliun dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp56,5 triliun menjadi 42,3 triliun.
  14. Efisiensi Kejaksaan Agung RI sebesar Rp5,4 triliun dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp24,2 triliun menjadi Rp18,8 triliun.
  15. Efisiensi Polri sebesar Rp20,5 triliun dari pagu anggaran tahun 2025 sebesar Rp126,6 triliun menjadi Rp106 triliun.16. Efisiensi Mahkamah Konstitusi sebesar Rp226 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp611,4 miliar menjadi Rp 385 miliar.
  16. Efisiensi Komisi Pemberantasan Korupsi sebesar Rp201 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp1,2 triliun menjadi Rp1,03 triliun 18. Efisiensi Badan Gizi Nasional sebesar Rp200,2 miliar dari alokasi pagu anggran tahun 2025 sebesar Rp71 triliun.
  17. Efisiensi Kementerian ESDM sebesar Rp1,65 triliun dari pagu anggaran tahun 2025 sebesar Rp3,9 triliun menjadi Rp2,25 triliun.
  18. Efisiensi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah sebesar Rp722 miliar dari pagu alokasi anggaran tahun 2025 sebesar Rp2,19 triliun menjadi Rp1,45 triliun.
  19. Efisiensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan sebesar Rp471 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp2,4 triliun.
  20. Efisiensi Kementerian Ekonomi Kreatif sebesar Rp90 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp279 miliar menjadi Rp189 miliar.
  21. Efisiensi Badan Narkotika Nasional sebesar Rp998 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp2,45 triliun menjadi Rp1,4 triliun.
  22. Efisiensi PPATK sebesar Rp109,8 miliar dari pagu alokasi anggaran 2025 sebesar Rp354,6 miliar menjadi Rp244,8 miliar.
  23. Efisiensi Mahkamah Agung sebesar Rp2,2 triliun dari pagu anggaran tahun 2025 sebesar Rp12,6 triliun menjadi Rp10,4 triliun.
  24. Efisiensi Komisi Yudisial sebesar Rp74 miliar dari pagu alokasi anggaran tahun 2025 sebesar Rp184 miliar menjadi Rp110 miliar.
  25. Efisiensi Kementerian Kebudayaan dari semula pagu awal 2025 Rp2,3 triliun menjadi Rp1,2 triliun.
  26. Efisiensi Kementerian BUMN dari pagu semula 2025 Rp277,5 miliar menjadi Rp161,9 miliar.
  27. Efisiensi Kementerian Perdagangan menjadi sebesar Rp1,132 triliun dari yang pagu semula sebesar Rp1,853 triliun.
  28. Efisiensi Kementerian HAM sebesar Rp60 miliar dari pagu anggaran tahun 2025 sebesar Rp174 miliar, sehingga kini sebesar Rp113,8 miliar.
  29. Efisiensi Anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI sebesar Rp26,7 triliun dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp166,2 triliun, sehingga kini menjadi Rp139,2 triliun.
  30. Efisiensi Kementerian PU sebesar Rp60 triliun sehingga pagu 2025 menjadi Rp50,4 triliun.
  31. Efisiensi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Rp4,4 triliun dari pagu 2025 sebesar Rp15,9 triliun sehingga menjadi Rp11,4 triliun.
  32. fisiensi BMKG sebesar Rp1,4 triliun dari pagu 2025 Rp2,8 triliun sehingga pagu setelah efisiensi Rp1,4 triliun.
  33. Efisiensi Kemenkeu sebesar Rp8,9 triliun dari pagu semula Rp53,1 triliun sehingga menjadi Rp44,2 triliun.
  34. Efisiensi anggaran DPR sebesar Rp422 miliar dari total alokasi pagu anggaran 2025 sebesar Rp1,3 triliun.
  35. Efisiensi anggaran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebesar Rp224 miliar dari total pagu anggaran 2025 sebesar Rp960 miliar.
  36. Efisiensi Kementerian Hukum sebesar Rp2,2 triliun dari pagu 2025 sebesar Rp5 triliun sehingga menjadi Rp2,7 triliun.
  37. Efisiensi BRIN sebesar Rp1,4 triliun dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp5,8 triliun.
  38. Efisiensi anggaran Kementerian Agama sebesar Rp12,3 triliun dari total pagu anggaran sebesar Rp78,5 triliun di 2025.
  39. Efisiensi anggaran Kemensos sebesar Rp970 miliar dari total pagu anggaran 2025 sebesar Rp79,5 triliun. Pagu anggaran Kemensos jadi Rp78,6 triliun.
  40. Efisiensi Kementerian Koperasi sebesar Rp155,83 miliar, dari pagu sebelumnya ditetapkan sebesar Rp473,31 miliar sehingga kini menjadi Rp317,48 miliar.
  41. Anggaran Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN) terkena efisiensi Rp538 miliar dari total pagu anggaran 2025 sebesar Rp1,3 triliun, sehingga menjadi Rp783 miliar.
  42. Anggaran Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) terkena efisiensi sebesar Rp58 miliar dari total pagu anggaran 2025 sebesar Rp187 miliar, sehingga menjadi Rp128 miliar.
  43. Anggaran Bakamla terkena efisiensi sebesar Rp354 miliar dari pagu Rp1 triliun sehingga pagu Bakamla 2025 setelah efisiensi menjadi sebesar Rp729,9 miliar.
  44. Efisiensi anggaran Komnas HAM sebesar Rp41 miliar dari Rp112,8 miliar sehingga pagu anggaran menjadi Rp71,6 miliar.
  45. Efisiensi Komnas Perempuan efisiensi sebesar Rp18,3 miliar dari pagu anggaran 2025 sebesar Rp47 miliar.
  46. Efisiensi anggaran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebesar Rp153 miliar dari pagu alokasi 2025 sebesar Rp428 miliar sehingga menjadi sebesar Rp275 miliar. (*)

APBD Tabanan Dipangkas 65 Miliar Imbas Efisiensi Anggaran, Pembangunan Infrastruktur hingga Perjalanan Dinas Terdampak

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, I Wayan Kotio.
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, I Wayan Kotio.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Diterapkannya efisiensi anggaran sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025 oleh pemerintah pusat berdampak pada pengurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tabanan 2025 sebesar Rp65 miliar.

Jumlah itu berasal dari dua pos yakni Dana Alokasi Umum (DAU) dipangkas sekitar Rp20 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 45 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, I Wayan Kotio menjelaskan, pemangkasan anggaran ini paling berdampak pada program fisik di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP).

“Yang paling banyak terdampak adalah DAK untuk kegiatan fisik, seperti pembangunan jalan dan saluran irigasi. Dengan kondisi ini, kemungkinan besar beberapa program pembangunan yang bersumber dari DAK akan ditunda,” ujar Kotio seusai rapat kerja dengan Komisi I DPRD Tabanan, Jumat (14/2).

Menurutnya Kotio, pemotongan anggaran ini dilakukan karena dana dari pusat sudah dikurangi. Pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pimpinan daerah terkait apakah program yang terdampak akan ditunda atau bahkan ditiadakan.

Selain pemangkasan DAK, pengurangan anggaran juga terjadi pada DAU, yang digunakan untuk biaya operasional seperti pembersihan saluran irigasi, honor petugas kebersihan dan lainnya. “Meski dana transfer dari pusat berkurang, kegiatan operasional tersebut tetap harus berjalan,” ucapnya.

Untuk mengatasi dampak efisiensi anggaran ini, pemerintah daerah mencari solusi dengan memangkas anggaran perjalanan dinas (perdin) hingga 50 persen, atau sekitar Rp20–21 miliar.

“Saat ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang menghitung dan merinci lebih lanjut,” tambah Kotio. (ana) 

Hari Valentine, Pengguna Jalan di Tabanan Diberi Bunga Mawar dan Coklat

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan membagikan bunga mawar dan coklat kepada pengguna jalan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan membagikan bunga mawar dan coklat kepada pengguna jalan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka memperingati Hari Kasih Sayang atau Valentine, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan membagikan bunga mawar dan coklat kepada pengguna jalan. Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan operasi keselamatan agung ini dilaksanakan di dua titik, yaitu Simpang Wagimin dan Simpang Pahlawan.

Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP I Made Adi Sutapa, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan selama berlalu lintas.

“Kami ingin mengingatkan pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, sehingga dapat menciptakan kondisi jalan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna,” katanya.

Selain membagikan bunga mawar dan coklat, anggota Satlantas Polres Tabanan juga melakukan pengecekan kendaraan dan pengguna jalan, serta memberikan himbauan dan edukasi tentang keselamatan lalu lintas.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari pengguna jalan, yang merasa senang dengan kegiatan ini. “Saya merasa senang dan terharu dengan kegiatan ini, karena ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian peduli dengan keselamatan kami,” kata salah satu pengguna jalan. (ana)