- Advertisement -
Beranda blog Halaman 267

Dikabarkan Hilang Saat Berburu, Ayah 3 Anak Malah Liburan Bersama Wanita Cantik di Bali

Foto Petrus Nyuk bersama wanita cantik di Bali ditemukan warganet
Foto Petrus Nyuk bersama wanita cantik di Bali ditemukan warganet

PANTAUBALI.COM – Petrus Nyuk, pria asal Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, yang sempat dilaporkan hilang pada 18 Januari 2025, akhirnya ditemukan. Namun, alih-alih menjadi korban musibah atau tersesat, ia ternyata sedang menikmati liburan di Bali bersama seorang wanita lain.

Petrus, yang dikenal sebagai seorang ayah dengan tiga anak dan pegawai honorer, sempat menghilang secara misterius, memicu keresahan keluarga dan laporan ke pihak berwenang. Selama beberapa hari, keluarga besarnya berusaha mencari tahu keberadaannya, namun justru pada Rabu (29/1/2025), Petrus ditemukan tengah bersantai di Pulau Dewata.

Awalnya, istrinya, Jasinta Calista, percaya bahwa suaminya pergi berburu dengan seorang teman bernama Agus. Namun, setelah tidak mendengar kabar selama berhari-hari, Jasinta mulai merasa curiga dan memeriksa kebenaran cerita tersebut. Ternyata, Agus tidak menemani Petrus berburu sama sekali, dan bukannya tersesat, Petrus malah tengah berlibur jauh dari rumah.

Berita penemuan Petrus langsung viral di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet. Banyak yang mengkritik tindakan Petrus dan menyebutnya dengan julukan “ubur-ubur ikan lele”, merujuk pada hilangnya dirinya yang akhirnya terungkap tengah bersenang-senang di Bali.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari Petrus terkait alasan mengapa ia memilih untuk menghilang dan pergi tanpa memberi kabar. Kasus ini terus menjadi perhatian publik, menyisakan pertanyaan besar tentang tindakan yang membuat banyak pihak terkejut. (*)

Jaga Ketahanan Pangan, Pj Gubernur Bali Bersama Masyarakat Tanam 2 Hektare Padi Gogo di Desa Bugbug 

Gerakan bersama penanaman padi gogo di Subak Abian Giri Lestari, Desa Bugbug, Karangasem pada Jumat (31/1/2025).  
Gerakan bersama penanaman padi gogo di Subak Abian Giri Lestari, Desa Bugbug, Karangasem pada Jumat (31/1/2025).  

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, kepala perangkat daerah, dan masyarakat Desa Bugbug melakukan gerakan bersama penanaman padi gogo di Subak Abian Giri Lestari, Desa Bugbug, Karangasem pada Jumat (31/1/2025).

Pj Gubernur Mahendra Jaya menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu fokus utama pemerintah, selain ketahanan energi. Mengingat Bali sebagai destinasi pariwisata dunia, kebutuhan pangan yang mencukupi menjadi sangat krusial.

“Ini merupakan pertama kalinya kita menanam padi gogo. Lahan ini dulunya ladang dan sekarang bisa ditanami padi. Untuk itu, saya minta agar semua pihak memantau dan membantu para petani agar hasil panen padi berkualitas, hasilnya bagus, dan dapat menyejahterakan para petani,” ujarnya.

Mahendra Jaya juga mengimbau agar lahan-lahan tidur dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman pangan, seperti kacang, cabai, dan jagung, guna memastikan Bali tidak kekurangan pangan dan  mewujudkan swasembada pangan.

Semenatara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, menjelaskan, gerakan tanam padi gogo ini merupakan upaya mendukung pencapaian swasembada pangan nasional dengan memperluas areal tanam.

Padi gogo dinilai cocok untuk budidaya di lahan kering karena tidak memerlukan irigasi dan dapat tumbuh di daerah bercurah hujan rendah.

“Hari ini kita menanam padi gogo di lahan seluas sekitar 2 hektare dengan varietas Impago 9 yang berpotensi menghasilkan 6,9 ton per hektare. Kami akan terus mendampingi para petani agar tiga bulan ke depan panen padi gogo menghasilkan beras berkualitas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani,” kata Sunada.

Penanaman padi gogo ini juga dihadiri Sekda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, jajaran Forkopimda, serta ASN dari Pemprov Bali dan Pemkab Karangasem. Acara tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang diisi dengan sesi tanya jawab antara para petani dan Pj Gubernur beserta jajaran. (rls)

Tamba Harap Program Boga Tresna Terus Berlanjut 

PANTAUBALI.COM, JEMRBANA – Sejak digulirkan pada 2021 lalu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba, terus berkomitmen menunjukkan kepeduliannya terhadap lansia terlantar di wilayahnya.

Meski masa jabatannya yang akan segera berakhir, Bupati asal Desa Kaliakah ini kembali gencar turun langsung untuk melihat dan mengantarkan makanan siap saji bergizi kepada para lansia di wilayah Kecamatan Jembrana dan Negara.

Para lansia terlantar itu, merupakan penerima bantuan makanan siap saji bergizi sebagai bagian dari Program Boga Tresna Werdha.

Program ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk memberikan bantuan kepada masyarakat lanjut usia yang membutuhkan, dengan menyediakan makanan siap saji yang kaya nutrisi.

Dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Jembrana menunjukkan sebanyak 367 lansia dari keluarga miskin telah menerima bantuan melalui program ini di wilayah Jembrana.

Bupati Tamba memberikan apresiasi tinggi kepada dinas terkait yang telah berperan aktif dalam penyediaan makanan melalui program Boga Tresna. Menurutnya, program ini berbeda dengan program makan gratis yang biasanya diberikan di sekolah-sekolah.

“Saya memberikan apresiasi kepada dinas terkait sebagai penyedia Boga Tresna. Ini tentu berbeda dari program makan gratis di sekolah,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).

Lebih lanjut, Bupati Tamba menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya, terutama kepada lansia yang berasal dari keluarga miskin atau kurang mampu.

“Hari ini, saya turun langsung ke empat lokasi di dua desa untuk memastikan penyaluran makanan Boga Tresna kepada lansia dapat berjalan dengan baik,” ucap Tamba. Ia juga berharap agar program ini tidak hanya berhenti di masa jabatannya.

Namun, agar program ini dapat menjadi bagian yang berkelanjutan, Bupati Tamba mengajak semua pihak untuk mendukung keberlanjutan program sosial ini demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami harap kepada Bupati terpilih, program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang dan semakin banyak masyarakat yang bisa terbantu,” tutupnya. (rls)

Warga Binaan Lapas Tabanan Ikuti Pelatihan Laundry Lewat Jineng Creative

Warga binaan Lapas Tabanan saat mengikuti Jineng Creative berupa pelatihan laundry bagi Warga Binaan pada Jumat (31/1/2025).
Warga binaan Lapas Tabanan saat mengikuti Jineng Creative berupa pelatihan laundry bagi Warga Binaan pada Jumat (31/1/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan resmi meluncurkan Jineng Creative dalam bentuk fasilitas pelatihan laundry bagi Warga Binaan pada Jumat (31/1/2025).

Peluncuran ini sebagai bagian dari implementasi tujuan Pemasyarakatan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Adapun Jineng Creative merupakan sarana asimilasi bagi warga binaan dalam kegiatan pembinaan.

Kepala Lapas Muhamad Kameily mengatakan, peluncuran Jineng Creative ini merupakan salah satu upaya Lapas Tabanan dalam menyediakan sarana asimilai bagi Warga Binaan khususnya dalam kegiatan pembinaan kemandirian keterampilan laundry yang dikemas secara professional.

“Jineng Creative ini kami buat sebagai wadah pembinaan bagi Warga Binaan dalam hal laundry dimana mereka yang terlibat telah mendapatkan pelatihan dan sertfikat dari Pelatihan Kemandirian yang kami laksanakan dengan Mitra Kerja,” ujarnya.

Diharapkan melalui Jineng Creative ini dapat mempermudah proses reintegrasi para Warga Binaan di masyarakat setelah masa pidana mereka berakhir.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Pidana dan Kegiatan Kerja, Komang Suryana menambahkan, Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan ini juga tidak hanya dapat meningkatkan kualitas diri dalam hal keterampilan tetapi juga mendapat upah.

“Hasil dari kegiatan Jineng Creative ini nantinya akan masuk ke Negara sebagai Pemasukan Negara Bukan Pajak atau PNBP. Sementara bagi Warga Binaan akan mendapatkan premi dari kegiatan tersebut sebagai upah mereka,” jelasnya. (ana)

Pemerintah Tunda Pemindahan ASN ke IKN, Ini Alasannya

Ibu Kota Nusantara (IKN). (foto:Kementerian Sekretariat Negara)
Ibu Kota Nusantara (IKN). (foto:Kementerian Sekretariat Negara)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Pemerintah secara resmi menunda pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN), yang sebelumnya direncanakan mulai Januari 2025.

Keputusan ini diumumkan dalam surat resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada 24 Januari 2025.

Dalam surat tersebut, Menteri PANRB Rini Widyantini menyebutkan, penundaan ini disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, proses penataan organisasi dan tata kerja di berbagai kementerian dan lembaga masih dalam tahap konsolidasi internal.

Kedua, pembangunan kantor dan hunian bagi ASN di IKN masih mengalami penyesuaian hingga akhir 2024 akibat perubahan jumlah kementerian dan lembaga yang akan beroperasi di ibu kota baru.

Dengan demikian, pemindahan ASN ke IKN belum dapat dilaksanakan sesuai rencana awal. Waktu final pemindahan akan diumumkan lebih lanjut. Keputusan ini merupakan hasil koordinasi antara Kementerian PANRB dan Otorita IKN.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan pemindahan ASN dimulai pada Januari 2025 melalui surat edaran tertanggal 18 Oktober 2024. Namun, karena kendala dalam kesiapan organisasi dan infrastruktur, rencana tersebut belum bisa direalisasikan.

Surat pemberitahuan penundaan ini dikirimkan kepada 41 kementerian dan lembaga, termasuk kementerian koordinator, kementerian teknis, serta beberapa lembaga negara. Kepala Bidang Komunikasi Publik Kementerian PANRB, Elfansuri, mengonfirmasi kebenaran surat tersebut.

“Sebagaimana disampaikan ibu Menteri PANRB dalam berbagai kesempatan, adanya penataan organisasi dan tata kerja di Kabinet Merah Putih, maka tentu ada penyesuaian- penyesuaian dalam rencana pemindahan ASN ke IKN,” kata Averrouce dilansir Jumat (31/1/2025).

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti memastikan bahwa rumah susun bagi ASN di IKN sudah siap ditempati. Namun, penundaan pemindahan ASN kembali terjadi, dengan dugaan salah satu penyebabnya adalah pemangkasan anggaran.

Pemerintah telah memangkas anggaran Kementerian Pekerjaan Umum hingga 80 persen, yakni sekitar Rp 81 triliun dari total Rp 110 triliun. Pemangkasan ini memengaruhi berbagai program, meskipun tidak berdampak pada belanja pegawai maupun proyek yang didanai melalui pinjaman dan hibah luar negeri serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Diana menegaskan, hunian ASN di IKN telah siap digunakan, sehingga pemindahan ASN hanya tinggal menunggu keputusan akhir dari Menteri PANRB. (ana)

Bule Asal Kanada yang Curi Perhiasan di Sanur Berujung Tabrak Mobil dan Gagal Kabur

Christoper Boyd ditangkap dan ditahan di Mapolsek Denpasar Selatan.
Christoper Boyd ditangkap dan ditahan di Mapolsek Denpasar Selatan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR –  Seorang pria asal Kanada, Christoper Boyd Young (43), menggegerkan warga Sanur, Denpasar Selatan, setelah tertangkap basah mencuri perhiasan di Artshop Cahaya Silver, Kamis (30/1/2025). Namun, aksinya berakhir di tengah jalan lantaran Ia menabrak mobil saat kejaran dari pihak toko dan langsung diamankan warga sekitar.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa pelaku masuk ke toko perhiasan tersebut pada pukul 09.43 WITA, lalu  mengambil sebuah kalung dan liontin perak dan  segera dimasukkan ke dalam tasnya.

“Sebelum pergi, pelaku menyapa dengan ucapan, ‘Hari ini adalah hari Imlek’ kepada staf toko, seolah-olah tidak terjadi apa-apa,” ujar Sukadi.

Namun, tindakan tersebut cepat diketahui oleh para karyawan yang segera melapor kepada manajer. Dengan sigap, mereka mengejar pelaku, yang berusaha kabur dan akhirnya menabrak mobil yang terparkir di kawasan Balai Banjar Batu Jimbar. Akibatnya pelaku mengalami luka-luka di bagian wajahnya.

“Warga sekitar langsung mengamankan pelaku, yang meskipun terluka, sempat menolak perawatan medis,” lanjut Sukadi.

Setelah dibawa ke Polsek Denpasar Selatan, Christoper mengaku sudah beberapa kali terlibat dalam penggelapan barang, khususnya melalui modus penyewaan sepeda motor rental.

“Dia mengungkapkan telah menggelapkan motor rental tiga kali dengan cara menyewa motor atas nama teman dan kemudian membawa kabur kendaraan itu,” tambah Sukadi.

Selain terlibat dalam penggelapan, pelaku juga belum sempat mengubah hasil dari tindak kejahatan tersebut. Sebagai warga negara asing, proses lebih lanjut kini sedang ditangani oleh pihak Imigrasi Kota Denpasar.

Kerugian yang ditanggung oleh Artshop Cahaya Silver akibat pencurian ini diperkirakan mencapai Rp 1,8 juta. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami kasus ini. (*)

Distribusi 1.700 Vaksin PMK di Tabanan Rampung Per Januari 2025, Distan Tunggu Stok Tambahan

Vaksinasi PMK pada sapi di Kabupaten Tabanan.
Vaksinasi PMK pada sapi di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan telah menuntaskan distribusi 1.700 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) selama Januari 2025.

Kegiatan vaksinasi dimulai sejak pertengahan bulan ini, setelah Distan Tabanan menerima vaksin PMK tahap pertama dari Pemerintah Provinsi Bali. Selanjutnya, melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), vaksinasi difokuskan pada sapi.

“Sebanyak 1.700 dosis vaksin sudah kami salurkan hingga akhir Januari ini,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Tabanan, drh. Gede Eka Parta Ariana, saat dikonfirmasi pada Jumat (31/1/2025).

Adapun realisasi vaksinasi tahap pertama ini baru mencakup lima dari sepuluh kecamatan di Tabanan, dengan rincian di Kecamatan Marga sebanyak 700 ekor sapi tervaksin dari total populasi 4.376 ekor. Kecamatan Tabanan 500 ekor sapi tervaksin dari total populasi 1.018 ekor.

Kecamatan Selemadeg Timur 257 ekor sapi tervaksin dari total populasi 4.244 ekor. Kecamatan Selemadeg 193 ekor sapi tervaksin dari total populasi 3.020 ekor da. Kecamatan Pupuan 50 ekor sapi tervaksin dari total populasi 239 ekor.

Menurut drh. Gede Eka Parta Ariana, distribusi dilakukan secara bertahap untuk mengejar target vaksinasi yang telah ditetapkan.

“Kami masih menunggu pasokan vaksin berikutnya dari Pemerintah Provinsi Bali untuk dapat melanjutkan vaksinasi ke kecamatan lainnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, total populasi sapi di Kabupaten Tabanan tercatat mencapai 39.203 ekor. Kecamatan dengan populasi sapi terbanyak adalah Kecamatan Baturiti, 12.325 ekor dan Kecamatan Penebel 7.860 ekor.

Dengan masih banyaknya sapi yang belum tervaksin, Distan Tabanan berharap segera mendapatkan tambahan vaksin dari pemerintah pusat agar cakupan vaksinasi dapat diperluas ke seluruh wilayah. (ana)

1 Pelaku Penculikan WN Ukraina Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Dubai

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy. (Istimewa)
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Polda Bali berhasil menggagalkan upaya melarikan diri seorang WNA asal Rusia berinisial KA (30) yang terlibat dalam kasus penculikan warga Ukraina di wilayah Kuta Selatan, Badung. Penangkapan dilakukan pada Kamis, 30 Januari 2025, sekitar pukul 18.00 Wita di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, saat pelaku tengah bersiap untuk terbang menuju Dubai.

KA merupakan bagian dari jaringan kejahatan internasional yang terdiri dari sembilan orang pelaku. Dalam operasi yang melibatkan enam personel Ditreskrimum Polda Bali bersama pihak Imigrasi Bandara Ngurah Rai, KA berhasil diamankan sebelum sempat meninggalkan Indonesia. Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap peranannya dalam kejahatan ini.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengungkapkan bahwa selain melakukan penculikan, para pelaku juga merampas aset digital korban senilai 214.424 USD atau sekitar Rp 3,2 miliar.

Kejadian bermula pada 15 Desember 2024, ketika korban asal Ukraina, berinisial I, bersama sopirnya sedang dalam perjalanan menuju villa di Kuta Selatan menggunakan mobil BMW putih. Tiba-tiba, dua mobil menghentikan perjalanan mereka.

“Sebuah mobil Alphard dengan nomor polisi B 2144 SIJ menghadang dari depan, sementara mobil lain muncul dari belakang,” terang Kabid Humas.

Dari mobil Alphard, keluar empat orang berpakaian serba hitam dengan tulisan “Polisi” di pakaian mereka. Mereka membawa senjata berupa pisau, palu, dan pistol, lalu memaksa korban dan sopirnya masuk ke dalam mobil mereka, memborgol tangan dan menutup kepala korban dengan kain hitam.

Setelah diculik, korban dipukuli dan dibawa ke Jimbaran. Selain kekerasan fisik, para pelaku juga merampas aset digital milik korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka, termasuk luka di bagian telinga kanan dan pergelangan tangan.

Kombes Pol Ariasandy menegaskan komitmen Polda Bali untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku kejahatan internasional ini. Pihak kepolisian bekerja sama dengan Divhubinter Polri, Imigrasi, serta Kedutaan Besar negara terkait untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dapat diusut secara tuntas. (*)

Ini Kata Polda Bali Soal Kasus Penculikan dan Pemerasan WNA di Kuta Selatan

Rekaman yang beredar saat penculikan WN Ukraina di Kuta Selatan.
Rekaman yang beredar saat penculikan WN Ukraina di Kuta Selatan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kasus penculikan dan pemerasan yang melibatkan geng warga negara asing (WNA) di Bali menghebohkan publik. Seorang pria asal Ukraina berinisial I (48) menjadi korban dalam kejadian yang berlangsung pada 15 Desember 2024 di Kuta Selatan, Badung.

Modus operandi pelaku sangat nekat. Mereka mengenakan pakaian bertuliskan “Polisi”, membawa senjata api, dan menghadang korban di tengah jalan. Insiden tersebut menjadi viral di media sosial setelah sebuah video merekam aksi kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan wisata di Bali.

Menurut informasi yang dihimpun, korban sedang dalam perjalanan pulang sekitar pukul 13.15 WITA, ketika dua mobil yang berisi beberapa pria diduga WNA menghadangnya. Para pelaku, yang mengenakan pakaian serba hitam bertuliskan “Polisi”, turun dari mobil dengan senjata api dan langsung memecahkan kaca mobil korban.

Setelah itu, korban dipaksa masuk ke dalam mobil pelaku, diborgol, dan mengalami penyiksaan fisik. Ia dibawa ke sebuah vila di Jimbaran dan kemudian dipindahkan ke Ubud, Gianyar.

Selama disekap, korban dipaksa memberikan akses ke akun kripto miliknya yang berisikan aset senilai 214.424 USD atau sekitar Rp 3,2 miliar. Beruntung, korban berhasil melarikan diri dan mendapat bantuan dari warga sekitar sebelum melapor ke pihak berwajib.

Polda Bali kini tengah menyelidiki kasus ini, dengan sembilan orang WNA dari Rusia, Uzbekistan, dan Ukraina telah teridentifikasi sebagai terlapor. Polisi mengonfirmasi bahwa mereka sudah melakukan pra-rekonstruksi dua kali dan berkoordinasi dengan Hubinter Mabes Polri serta konsulat negara pelaku.

“Kami terus berupaya mengusut tuntas kasus ini. Jika para terlapor tetap tidak hadir, kami akan mengambil langkah hukum lebih lanjut,” ujar Kombespol Ariasandy, Kabid Humas Polda Bali. (*)

Buka Muscab X Gapensi Tabanan, Bupati Tabanan Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah

Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) X Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Tabanan bertempat di Warung Taman Alas Permata Sari Buruan, Penebel, Tabanan, Kamis (30/1/2025).
Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) X Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Tabanan bertempat di Warung Taman Alas Permata Sari Buruan, Penebel, Tabanan, Kamis (30/1/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka Musyawarah Cabang (Muscab) X Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Tabanan bertempat di Warung Taman Alas Permata Sari Buruan, Penebel, Tabanan, Kamis (30/1/2025).

Bupati Sanjaya menyampaikan, Pemkab Tabanan tengah giat melaksanakan berbagai program pembangunan infrastruktur yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan organisasi seperti Gapensi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan dalam mewujudkan pembangunan Daerah.

“Gapensi harus terus menjaga semangat sinergi untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ucap Sanjaya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan kontraktor luar daerah dan bahkan global, sehingga pembangunan makin kompetitif dan tercipta pembangunan yang lebih berkualitas.

“Bali adalah jendela wisata internasional bagi Indonesia, sehingga kualitas tenaga kerja dan kompetensi para kontraktor harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Menurut Sanjaya, Muscab X ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kinerja, baik di tingkat daerah maupun regional.

Ia pun mengingatkan agar anggota Gapensi selalu menjaga kekompakan, disiplin, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

“Kekuatan organisasi ini terletak pada kebersamaan dan semangat kolektif. Terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah bekerja keras demi kemajuan bersama,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Gapensi Tabanan, I Nyoman Yasa, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan terima kasihnya kepada Bupati Tabanan yang sudah menyempatkan hadir meski dengan jadwal yang padat. Kolaborasi ini dikatakannya akan selalu dijaga, bahkan lebih ditingkatkan dari tahun ke tahun.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bupati Tabanan yang selalu mendukung kegiatan Gapensi, terutama dalam pembangunan infrastruktur di Tabanan,” ujarnya.

Muscab X Gapensi Tabanan kali ini mengambil tema “Gapensi Tabanan Bersinergi dan Profesional Menghasilkan Pembangunan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani”. Gapensi, yang telah berdiri selama 66 tahun, memiliki 363 perusahaan anggota di Provinsi Bali, dengan 47 perusahaan di Kabupaten Tabanan.

Sebagai organisasi yang bergerak di sektor konstruksi, dan selalu berusaha berperan aktif dalam mendukung visi pembangunan daerah yang lebih baik lagi.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan, Ketua Umum BPD Gapensi Provinsi Bali dan Tabanan serta Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. (rls)