- Advertisement -
Beranda blog Halaman 265

Pemprov Bali Gelontorkan 51,96 Miliar untuk Bonus Atlet Berprestasi di PON dan Peparnas

Pj Gubernur Bali serahkan bonus atlet berprestasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo tahun 2024.
Pj Gubernur Bali serahkan bonus atlet berprestasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo tahun 2024.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo tahun 2024.

Total anggaran yang digelontorkan untuk penghargaan ini mencapai Rp 51,96 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Bali 2025.

Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, secara simbolis di ruang rapat Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Senin (17/2/2025).

Mahendra Jaya mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraiholeh para atlet. Terlebih lagi di sisa masa jabatannya sebagai Pj Gubernur Bali yang tinggal menghitung hari, masih berkesempatan menyerahkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kerja keras, dan perjuangan para atlet dalam meraih prestasi di kancah nasional.

“Kami sangat menyadari prestasi ini bukanlah hasil dari perjalanan yang singkat, tetapi buah dari latihan disiplin, perjuangan tanpa lelah, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Mahendra Jaya.

Pemberian bonus ini baru dapat direalisasikan sekitar empat bulan setelah pelaksanaan PON dan Peparnas karena harus menyesuaikan dengan siklus serta prosedur penetapan anggaran daerah.

Mahendra Jaya menegaskan, Pemprov Bali berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga dan kesejahteraan atlet, agar semakin termotivasi untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin semangat juang para atlet tetap terjaga dan semakin berkembang. Dengan penghargaan ini, kami berharap lahir generasi atlet baru yang mampu membawa nama Bali semakin bersinar di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Pj. Gubernur Bali kembali menegaskan komitmen Pemprov Bali dalam mendukung pembinaan olahraga di daerah, termasuk peningkatan fasilitas, kesejahteraan atlet, serta program pembinaan yang berkelanjutan.

Adapun bonus total Rp 51,96 miliar sebagai apresiasi atas prestasi luar biasa para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang di PON XXI Aceh-Sumut dan Peparnas XVII Solo 2024.

Insentif ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda untuk terus berjuang dan membawa kejayaan bagi Bali di masa depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali, IKN Boy Jayawibawa, menjelaskan bahwa total penerima penghargaan sebanyak 391 orang, terdiri atas 217 atlet dan 141 pelatih/ofisial PON XXI, serta 22 atlet dan 11 pelatih/ofisial Peparnas XVII.

Dalam PON XXI Aceh-Sumut 2024, kontingen Bali yang terdiri atas 217 atlet dan 141 pelatih/ofisial berhasil meraih total 134 medali, dengan rincian 36 emas, 38 perak, dan 60 perunggu. Prestasi ini menempatkan Bali di peringkat 7 dari 39 provinsi yang berpartisipasi.

“Sementara itu, dalam Peparnas XVII di Solo, kontingen Bali yang terdiri atas 22 atlet dan 11 pelatih/ofisial berhasil membawa pulang 33 medali, terdiri atas 11 emas, 7 perak, dan 15 perunggu, sehingga Bali menempati peringkat 12 dari 33 provinsi,” jelasnya.

Boy Jayawibawa mengungkapkan, Pemprov Bali memberikan penghargaan berupa piagam dan bonus uang yang bervariasi sesuai jenis medali yang diperoleh maupun jenis lomba yang diikuti, dengan total anggaran mencapai Rp 51,96 miliar.

Sebesar Rp 46 miliar dialokasikan untuk apresiasi bagi kontingen Bali di PON XXI Aceh-Sumut 2024, yang disalurkan melalui hibah kepada KONI Bali. Selain itu, Rp 5,96 miliar diberikan sebagai penghargaan kepada kontingen Bali di Peparnas XVII Solo 2024, melalui belanja penghargaan pada DPA Disdikpora Bali.

Adapun rincian bonus yang diterima atlet, pelatih, dan ofisial yakni di PON XXI Aceh-Sumut 2024 dengan Medali emasRp 85.000.000 – Rp 220.000.000, Medali perak Rp 45.000.000 – Rp 95.000.000, Medali perunggu Rp 20.000.000 – Rp 50.000.000.

Pelatih yang mengantarkan atlet meraih medali juga menerima bonus dengan rentang nilai antara Rp 16,6 juta hingga Rp 220 juta, tergantung pada tingkat prestasi yang dicapai atletnya. Peparnas XVII Solo 2024 dengan Medali emas: Rp108.000.000 – Rp 220.000.000, Medali perak: Rp 91.000.000,Medali perunggu: Rp 47.500.000.

Pelatih yang mendampingi atlet di Peparnas juga mendapatkan apresiasi dengan besaran bonus yang sama dengan atlet, mulai dari Rp 47,5 juta hingga Rp 220 juta. (ana)

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Badung Terpilih Adi-Cipta Ikuti Tes Kesehatan

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Badung terpilih I Wayan Adi Arnawa dan I Bagus Alit Sucipta mengikuti tes kesehatan di Gedung F, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Jakarta, Senin, (17/2).
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Badung terpilih I Wayan Adi Arnawa dan I Bagus Alit Sucipta mengikuti tes kesehatan di Gedung F, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Jakarta, Senin, (17/2).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Badung terpilih I Wayan Adi Arnawa dan I Bagus Alit Sucipta mengikuti tes kesehatan di Gedung F, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Jakarta, pada Senin (17/2/2025).

Tes kesehatan ini juga diikuti oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali serta Bupati/Walikota se-Provinsi Bali.

Bupati Badung terpilih Adi Arnawa menyampaikan, tes kesehatan ini merupakan rangkaian dari pelantikan dan pembekalan (Retreat) kepala daerah terpilih. Kepala Daerah terpilih akan dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025 mendatang.

Ada beberapa elemen yang diperiksa diantaranya kadar gula darah, asam urat, kolesterol dan ada juga cek tensi atau tekanan darah.

“Secara prinsip kami berdua dinyatakan sehat. Mudah-mudahan setelah mengikuti tes kesehatan ini kami akan mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu pelantikan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto,” ujar Adi Arnawa yang didampingi Bagus Alit Sucipta.

Adi Arnawa menjelaskan, setelah pelantikan, rencananya seluruh Kepala Daerah akan mengikuti retret pada tanggal 21 hingga 28 Februari di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

“Astungkara tadi hasilnya sudah keluar dan normal semua hasil pemeriksaannya. Kami siap untuk mengikuti rangkaian kegiatan pelantikan dan pembekalan ini,” pungkasnya. (ana)

Pelaku Penusukan Kadek Parwata Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Perak, Kedua Kaki Didor Timah Panas Akibat Melawan

Bastomi Prasetiawan, pelaku penusukan di depan Warung Auna, Jalan Nangka Utara, Banjar Tanguntiti, Denpasar Utara, yang menyebabkan tewasnya Kadek Parwata (31), akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian.
Bastomi Prasetiawan, pelaku penusukan di depan Warung Auna, Jalan Nangka Utara, Banjar Tanguntiti, Denpasar Utara, yang menyebabkan tewasnya Kadek Parwata (31), akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Setelah sempat buron, Bastomi Prasetiawan, pelaku penusukan di depan Warung Auna, Jalan Nangka Utara, Banjar Tanguntiti, Denpasar Utara, yang menyebabkan tewasnya Kadek Parwata (31), akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian.

Pria asal Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur itu diamankan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.

Bahkan kedua kaki Bastomi ditembak dengan timah panah oleh petugas karena sempat melakukan perlawanan saat ditangkap.

Pada Senin (17/2/2025), Ia pun dibawa ke Polresta Denpasar untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Saat digiring oleh petugas gabungan, Bastomi duduk tak berdaya di kursi roda dan menunduk lesu tak berdaya dengan kedua tangan diborgol.

Kapolresta Denpasar, Kombespol Muhammad Iqbal Simatupang menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara, Satreskrim Polresta Denpasar, dan Ditreskrimum Polda Bali.

“Penyelidikan dimulai dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. Setelah mengidentifikasi pelaku, kami segera mengamankan barang bukti, termasuk sepeda motor dan pisau yang digunakan,” ujar Kombespol Iqbal dalam konferensi pers, Senin (17/2/2025)

Dari informasi yang dihimpun, diketahui pelaku telah kabur ke daerah Jawa Timur. Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara, Satreskrim Polresta Denpasar, dan Ditreskrimum Polda Bali lantas membentuk tim gabungan untuk melakukan pengejaran.

Setibanya petugas di Jawa Timur, Bastomi yang menyadari bahwa dirinya sedang diburu aparat pun segera berpindah tempat. Ia, lantas kabur ke Surabaya.

Akhirnya, Ia ditemukan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Saat akan ditangkap, Bastomi sempat melawan petugas dan mencoba melarikan diri sehingga tim Gabungan melakukan tindakan tegas terukur dengan menembakkan timah panas di kedua kakinya.

“Saat itu yang bersangkutan mencoba kabur dengan berlayar ke daerah Tarakan, Kalimantan Utara,” tambah Iqbal Simatupang. (ana)

31 Pelamar PPPK Tabanan Tahap II Tak Lolos Seleksi Administrasi

Kepala BKPSDM Tabanan I Made Kristiadi Putra.
Kepala BKPSDM Tabanan I Made Kristiadi Putra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 31 orang pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi.

Hasil tersebut secara resmi diumumkan melalui surat Nomor: 022/P-PANSEL-PPPK/2025 mengenai hasil seleksi administrasi Tahun Anggaran 2024.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan, I Made Kristiadi Putra mengatakan, total jumlah pelamar yang mendaftar mencapai 995 orang. Sementara itu, jumlah formasi yang tersedia sebanyak 384, terdiri dari tenaga teknis, guru, dan tenaga kesehatan.

“Berdasarkan data dari Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara, terdapat 31 pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),” ujarnya Senin (17/2/2025).

Ia menjelaskan, dari total pelamar yang tidak lolos, 3 orang berasal dari tenaga kesehatan, sementara 29 orang berasal dari tenaga teknis. Sementara itu, seluruh pelamar dari tenaga guru dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Panitia seleksi mengacu pada Berita Acara Rapat Nomor 021/BA-PANSEL-PPPK/2025 tanggal 10 Februari 2025, yang menyatakan bahwa pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi berhak mengajukan sanggahan melalui akun SSCASN pada 19 hingga 21 Februari 2025.

Terkait tahapan berikutnya, Kristiadi menyebut masa sanggah berlangsung selama tiga hari, sebelum dilanjutkan ke tahap seleksi kompetensi yang akan digelar pada 17 April hingga 16 Mei 2025.

Ia mengingatkan seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau para peserta untuk tidak mempercayai pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau bentuk lainnya.

“Kelulusan peserta ditentukan oleh prestasi mereka sendiri. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif tertentu, itu merupakan bentuk penipuan,” tegasnya. (ana) 

Pusat Inovasi Pengolahan Air Minum Kemasan ‘Baliss’ di Badung Diresmikan

Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan "Baliss" di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (17/2).
Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan "Baliss" di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (17/2).

PANTAUBALI.COM, BADUNG Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan “Baliss” yang berlokasi di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, diresmikan pada Senin (17/2/2025).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Bambang Pramujati.

Teaching Factory Baliss merupakan hasil kerjasama strategis antara PT. ITS Teknosains, perusahaan milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT. Badung Hebat Jaya, yang merupakan anak perusahaan dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama.

Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pembelajaran berbasis industri dengan tujuan meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan sektor industri dalam pengembangan teknologi pengolahan air minum dalam kemasan.

Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap keberhasilan penyelesaian proyek ini. Menurutnya, prinsip Good Governance sangat penting dalam tata kelola pemerintahan.  Pemerintah tidak hanya berperan sebagai birokrat, tetapi juga harus memiliki wawasan kewirausahaan untuk membangun kolaborasi yang produktif dengan sektor swasta.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja sama yang solid antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Pemerintahan yang baik harus memiliki semangat kewirausahaan, yang tidak hanya berorientasi pada regulasi tetapi juga mampu menjalin sinergi dengan dunia usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, mengungkapkan, pendirian Teaching Factory “Baliss” merupakan langkah maju dalam penguatan ekosistem pendidikan berbasis industri.

Teaching Factory “Baliss” akan menjadi pusat inovasi dalam pengolahan air minum, dengan menerapkan teknologi terbaru dalam pemurnian air.

Adanya Teaching Factory ini akan memberikan peluang untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas air kemasan yang diproduksi, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, baik teknik maupun non-teknik

“Teaching Factory akan menjadi wadah bagi mahasiswa, tidak hanya dari ITS tetapi juga dari berbagai perguruan tinggi lainnya, khususnya di Badung, untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi air minum dalam kemasan. ITS telah mengembangkan teknologi membran generasi baru untuk proses filtrasi air,” jelasnya. (rls) 

Disbud Badung Konservasi Lontar

Festival Konservasi Lontar, di Griya Prabhu, Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi.
Festival Konservasi Lontar, di Griya Prabhu, Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Serangkaian Bulan Bahasa Bali ke-7, Dinas Kebudayaan Badung bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Bali menggelar Festival Konservasi Lontar, di Griya Prabhu, Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Senin (17/2/2025).

Kepala Bidang Sejarah, Dinas Kebudayaan Badung Ni Nyoman Indrawati mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk pelestarian naskah kuno. Selain itu, pelaksanaan Festival Konservasi Lontar juga termasuk dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VII tahun 2025.

“Ini dilaksanakan setiap tahunnya, pelestarian naskah kuno ini bertujuan untuk melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali, khsuusnya manuskrip berupa lontar,” ujar Indrawati.

Pihaknya menyebutkan, dalam lontar umumnya mengandung berbagai ilmu pengetahuan, berupa tradisi, seni, budaya, bahasa, dan lainnya. Jika lontar ini tidak dilestarikan, ditakutkan ilmu pengetahuan akan hilang dan tidak dinikmati oleh generasi penerus.

“Banyak dari masyarakat yang hanya menyakralkannya dan takut untuk menurunkan serta tidak mengetahui isi di dalamnya, semoga dari kegiatan ini mereka menjadi semakin sadar dan mau membuka kepada pemerintah khsusunya untuk memberikan ruang bagi kami untuk mengkonversi lontar mereka,” paparnya.

Sementara Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Made Purwita menyatakan, kegiatan ini adalah pelestarian dan pengembangan dari naskah kuno yang tertuang dalam lontar. Selain itu pelestarian dari wariga yang tertulis dalam potongan kayu.

“Jadi tujuannya itu adalah pelestarian. Kami sekalian merawat dari naskah-naskah ini, membersihkan yang bertujuan agar naskah ini tidak rusak,” ucap Purwita.

Pihaknya menerangkan, seluruh masyarakat Bali yang memiliki naskah dapat menyampaikan kepada pemerintah. Sehingga nantinya melalui Penyuluh Bahasa Bali akan dilakukan konservasi sekaligus mendata lontar.

“Kalau tidak dirawat, tidak diturunkan, atau tidak bisa dibaca, mana mungkin bisa diketahui isi dari naskahnya. Jadi diharapkan kesadarannya untuk bisa membuka diri atau memberikan naskahnya untuk dirawat,” imbuhnya

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Made Purwita, Kepala Bidang Sejarah Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ni Nyoman Indrawati, Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Badung, I Nyoman Sugita, dan perwakilan Dinas Kearsipan Kabupaten Badung. (jas) 

Mahendra Jaya Harap Taksu Positif Bali Bawa Kesuksesan MNEK 2025

Welcome Dinner MNEK 2025 di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar, Minggu (16/2/2025) petang.
Welcome Dinner MNEK 2025 di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar, Minggu (16/2/2025) petang.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, mengaku bangga dan terhormat karena Bali didaulat menjadi tuan rumah ajang 5th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025. Latihan maritim multilateral ini melibatkan 38 negara undangan.

“Kami merasa bangga bahwa forum maritim yang penting dan strategis ini dilaksanakan di Bali. Kami sangat terhormat menyambut Bapak dan Ibu di Pulau Dewata,” ujar Pj Gubernur saat menghadiri Welcome Dinner MNEK 2025 di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar, Minggu (16/2/2025) petang.

Menurut Mahendra Jaya Bali memiliki tradisi adat dan budaya yang kuat, berlandaskan ajaran Hindu. Hal ini menjadikan setiap jengkal tanah Bali dihormati secara sekala dan niskala sebagai Ibu Pertiwi serta memiliki taksu, atau energi spiritual.

“Semoga taksu Bali dapat memberikan spirit positif bagi kesuksesan MNEK 2025, sehingga dapat berjalan Labda Karya, sukses dengan sempurna,” ujarnya.

Mahendra Jaya juga menuturkan bahwa Bali memiliki sejarah maritim yang kuat, yang tercermin dari berbagai catatan sejarah serta keberadaan pelabuhan-pelabuhan kuno yang menjadi saksi bisu perdagangan dan pertahanan di masa lampau.

“Kami berharap, di sela kegiatan ini, para peserta dapat berkunjung ke destinasi wisata di Bali, menikmati keramahan dan keindahan Pulau Dewata. Merasakan kehangatan masyarakat Bali, dan semoga pengalaman ini bisa diceritakan kepada keluarga serta sahabat di negara masing-masing. Kami menantikan kehadiran Anda kembali,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) dan seluruh pejabat yang telah memilih Bali sebagai lokasi pelaksanaan MNEK 2025.

“Kami berharap MNEK tidak hanya memperkuat kerja sama maritim, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengakui, nama besar Bali di dunia internasional turut berperan besar dalam menarik minat negara peserta untuk turut serta dalam latihan militer ini.

“Bahkan, jumlah peserta tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.

Menurut KASAL, latihan maritim multilateral terbesar yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut ini akan berlangsung pada 15–22 Februari 2025. Sebanyak 38 negara berpartisipasi, dengan keterlibatan 19 kapal perang asing, 7 helikopter, dan 3 pesawat patroli maritim (MPA). Sementara itu, TNI AL mengerahkan 19 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam latihan ini.

“Latihan ini bertujuan memperkuat keamanan maritim serta meningkatkan kapasitas bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana (Humanitarian Assistance and Disaster Relief/HADR),” jelas KASAL M. Ali.

Pelaksanaan 5th MNEK 2025 juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 9 tentang tugas pokok TNI AL, yang salah satunya adalah melaksanakan diplomasi angkatan laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Adapun tujuan utama penyelenggaraan MNEK 2025 adalah untuk meningkatkan kerja sama bilateral, regional, dan multilateral antara negara-negara yang terlibat. (ana)

Perbaikan 5 Ruas Jalan dan 9 Saluran Irigasi dari DAK 2025 di Tabanan Ditunda akibat Efisiensi Anggaran 

Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan Made Dedy Darmasaputra.
Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan Made Dedy Darmasaputra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Kebijakan ini berdampak pada pengurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tabanan sebesar Rp65 miliar.

Pemangkasan anggaran tersebut berasal dari dua sumber utama, yakni Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp20 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp45 miliar.

Dampaknya, seluruh program fisik yang didanai DAK di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan terpaksa ditunda. Program yang tertunda meliputi perbaikan infrastruktur jalan serta proyek irigasi.

Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra mengungkapkan, seluruh DAK Tabanan tahun anggaran 2025 ditunda seluruhnya oleh pemerintah pusat. Rinciannya Rp34,21 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan Rp10,89 miliar untuk proyek irigasi.

“Iya total efisiensi DAK yang bersumber dari APBN sekitar Rp45 miliar lebih,” ucapnya, Senin (17/2/2025).

Ia menjelaskan, infrastruktur jalan rusak di Tabanana yang mengalami penundaan perbaikan bersumber dari DAK di tahun 2025 berada di lima titik dengan total panjang mencapai 12,179 kilometer.

Rinciannya ruas jalan Tegal Linggah-Puncak Sari, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel sepanjang 3,300 km senilai Rp8,4 miliar; ruas Jalan Bengkel Anyar-Pura Tamba Waras, Desa Sangketa, Penebel sepanjang 0,649 km senilai Rp2,34 miliar.

Kemudian, ruas jalan Tangguntiti-Beraban, sepanjang 2,3 km senilai Rp5,9 miliar dan ruas jalan Tangguntiti-Pantai Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur sepanjang 3,1 senilai Rp9,3 miliar. Terakhir, ruas jalan Antosari – Bade Gede di Kecamatan Selemadeg, sepanjang 2,830 km dengan rencana biaya Rp8,26 miliar.

“Sedangkan, untuk perbaikan jaringan irigasi ada di sembilan titik yang tersebar di Kecamatan Marga, Baturiti dan Selemadeg Timur,” ucapnya.

Selain DAK, efisiensi anggaran juga berdampak pada DAU yang bersumber dari APBD Kabupaten Tabanan tahun 2025. Namun, untuk efisiensi DAU ini masih dalam pembahasan TPID Tabanan. “Sementara program PU yang bersumber dari APBD belum terdampak. Namun ini masih dalam pembahasan,” pungkasnya.

Sanjaya-Dirga Cek Kesehatan Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih periode 2025-2030, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, menjalani pengecekan kesehatan yang berlangsung di Gedung C dan Gedung F, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Sabtu (17/2/2025).
Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih periode 2025-2030, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, menjalani pengecekan kesehatan yang berlangsung di Gedung C dan Gedung F, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Sabtu (17/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih periode 2025-2030, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, menjalani pengecekan kesehatan yang berlangsung di Gedung C dan Gedung F, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Sabtu (17/2/2025).

Pada kesempatan itu, Bupati Sanjaya secara bersama sama melakukan tahapan registrasi dan cek kesehatan dengan seluruh kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se provinsi Bali.

Pengecekan kesehatan ini merupakan bagian dari prosedur yang harus dilalui oleh seluruh kepala dan wakil kepala daerah sebelum resmi dilantik secara serentak pada Kamis, 20 Februari 2025 mendatang.

Pemeriksaan mencakup berbagai aspek kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental pasangan pemimpin daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan di Kabupaten Tabanan selama lima tahun ke depan.

Dengan selesainya tahapan pemeriksaan kesehatan ini, Sanjaya – Dirga semakin siap untuk menjalankan tugas selaku pemimpin Tabanan.

Diharapkan dengan kepemimpinan di periode kedua ini, program pembangunan di berbagai sektor dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat demi mewujudkan Tabanan yang Aman Unggul dan Madani (AUM).

Setelah cek kesehatan, Selasa 18 Februari 2025, Sanjaya-Dirga akan melaksanakan gladi kotor pelantikan, Rabu, 19 Februari 2025 melaksanakan gladi bersih di Istana Kepresidenan Jakarta. Kemudian, pada Rabu 20 Februari 2025 dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Sebelumnya, Sanjaya mengatakan, sehari setelah pelantikan tepatnya pada 21 Februari, dirinya harus kembali ke Bali untuk menghadiri acara serah terima gubernur bersama PJ. “Kami wajib menyaksikan,” ucapnya.

Terkait kesiapannya mengikuti pelatihan atau retret bersama kepala daerah terpilih di seluruh Indonesia sebelum bertugas, Sanjaya mengaku sudah siap.

“Retret itu pelatihan. Seminggu di Magelang. Sudah siap lahir batin,” kata Politisi asal Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan itu. (ana)

Kadek Parwata Dimakamkan di Karangasem, Keluarga Berharap Pelaku Penusukan Segera Tertangkap

Prosesi pemakaman I Kadek Parwata (31) di Setra Desa Adat Angantelu, Karangasem, pada Minggu (16/2/2025) siang
Prosesi pemakaman I Kadek Parwata (31) di Setra Desa Adat Angantelu, Karangasem, pada Minggu (16/2/2025) siang.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Suasana duka yang mendalam menyelimuti prosesi pemakaman I Kadek Parwata (31) di Setra Desa Adat Angantelu, Karangasem, pada Minggu (16/2/2025) siang. Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah Kadek Parwata tiba dan diturunkan dari mobil jenazah.

Ratusan warga turut hadir menyaksikan prosesi pemakaman pria yang menjadi korban penusukan di Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara, beberapa waktu lalu oleh pria tak dikenal yang hingga kini belum diketahui identitasnya dan masih dalam pengajaran polisi.

Sang ayah, I Ketut Merta (60), tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Beberapa kerabat tampak memberikan pelukan untuk menguatkannya. Meski berusaha tegar, kehilangan putra tercinta dengan cara tragis meninggalkan duka mendalam baginya.

“Kami berharap pelaku segera tertangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal,” ujar I Ketut Merta.

Kesedihan juga dirasakan sahabat serta keluarga besar. Mereka mengaku memiliki hubungan baik dengan Kadek Parwata karena sifatnya yang ramah dan mudah berteman.

Kadek Parwata menghabiskan masa kecil dan tumbuh besar di Denpasar bersama keempat saudaranya. Selama ini, ia bekerja di sebuah restoran dan menjadi tulang punggung keluarga, meninggalkan dua orang putri yang masih kecil. Kedua putrinya masih TK dan SD kelas 4.

Seperti diberitakan, Kadek Parwata (31), menjadi korban penusukan hingga tewas oleh pria tak dikenal di depan Warung Auna, Jalan Nangka Utara, Kelurahan Tonja, Banjar Tanguntiti, Denpasar Utara pada Kamis (13/2/2025) dini hari sekitar pukul 02.15 WITA.

Kejadian berdarah itu sempat terekam kamera CCTV dan ramai beredar di media sosial. Saat tiba di lokasi kejadian bersama temannya dengan berboncengan. Tiba-tiba Ia dipanggil oleh pelaku yang sudah berada di lokasi. Namun, setelah itu, pelaku tiba-tiba menusuk Kadek Parwata dengan senjata tajam. Kadek Parwata diduga menjadi korban salah sasaran.

Ia sempat dibawa ke rumah sakit oleh temannya. Namun akbat luka tusukan yang cukup parah dengan jarak tembus sekitar 7 cm di bagian perut kiri, menyebabkan pendarahan hebat, nyawa Kadek Parwata tidak tertolong. (*)