- Advertisement -
Beranda blog Halaman 264

Purna Tugas, Bupati Tamba Sampaikan Salam Perpisahan

Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny. Candrawati Tamba menyampaikan salam perpisahan kepada ASN di Lingkungan Pemda Jembrana.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny. Candrawati Tamba menyampaikan salam perpisahan kepada ASN di Lingkungan Pemda Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny. Candrawati Tamba menyampaikan salam perpisahan kepada para aparat Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana.

Mengingat, pada 19 Februari  2025, I Nengah Tamba sudah memasuki purna tugas dari jabatannya sebagai Bupati Jembrana selama satu periode atau efektif selama 3 setengah tahun.

Hal itu disampaikan I Nengah Tamba saat acara pelepasan purna dan ramah tamah Bupati Jembrana periode 2021-2025 yang diselenggarakan di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Rabu (19/2/2025).

Dihadiri, Sekda I Made Budiasa serta Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Jembrana, I Nengah Tamba menyampaikan pesan  agar semua para ASN senantiasa untuk selalu menjaga integritas. Karena, ASN dituntut harus selalu terbaik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Secara pribadi dan atas nama keluarga, Bupati asal desa Kaliakah ini meminta maaf sekaligus apresiasinya atas dedikasi seluruh ASN dan pegawai di Jembrana, lantaran sudah cukup lama bersama-sama bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

”Dalam bekerja bersama-sama tentunya saya selaku manusia biasa banyak salah dan khilafnya. Saya menyampaikan juga permohonan maaf kepada seluruh ASN, dan memberi semangat dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Tamba mengaku banyak suka duka sejak menjabat sebagai Bupati Jembrana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Meski dengan kondisi anggaran yang terbatas Pemerintah Kabupaten Jembrana tentunya dirinya sebagai kepala daerah dan seluruh jajaran ASN Kabupaten Jembrana harus kerja keras.

”Meski banyak hambatan dan tantangan. Namun berkat team work yang kuat, banyak hal yang sudah kita ukir untuk Kabupaten Jembrana. Seperti halnya sajak awal menjabat konsen saya terhadap kebudayaan Jembrana khususnya makepung, kita mampu meloby pusat dengan menghadirkan sirkuit all in one sebagai wadah pelestarian makepung dan budaya yang lainnya yang ada di Jembrana,” ucapnya.

Selain itu, dari sisi penguatan UMKM, kata Tamba juga mampu menghadirkan Setra Tenun sebagai wadah para pegiat UMKM dalam pemasaran produk UMKM unggulan dengan harapan produk-produk tersebut semakin dikenal luas. Demikian pula dengan pembangunan pasar umum negara yang dibantu oleh pemerintah pusat. Sehingga harapan kedepan  pasar ini bisa menjadi pusat niaga terbesar di Jembrana.

Disisi sektor pertanian dan perkebunan, Ia menyebut adanya RMU yang berada desa Penyaringan juga diharapakan mampu dalam menstabilkan harga gabah yang selama ini menjadi polemik para petani yang ada di Kabupaten Jembrana.

“Kakao sebagai komoditi unggulan, juga menjadi konsen kita di Jembrana. Hadirnya RPB Coklat Jembrana merupakan bentuk hilirisasi coklat Jembrana, jadi yang selama ini kita ekspor barang mentah, saat ini mampu mengekspor barang yang sudah jadi. Meskipun belum sepenuhnya optimal semoga kedepannya bisa dioptimalkan lagi. Selain itu, event-event berskala internasional juga sudah kita lakukan dalam hal ini agar coklat Jembrana semakin mendunia,” tuturnya.

Dari sisi, penciptaan peluang kerja sendiri, politikus asal desa Kaliakah tersebut juga menyebut hadirnya investasi Mitra Prodin mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Bahkan sampai hari masih banyak diperlukan untuk bekerja di Pt. Mitra Prodin tersebut. Prioritas itu wujud kerjanya mendukung terciptanya  lapangan pekerjaan di Jembrana.

“ Kita juga mendorong agar pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Jembrana untuk bekerja keluar negeri, karena peluang kerja sangat luas disana. Selain menekan angka pengangguran juga sebagai langkah dalam mengangkat derajat keluarga kearah yang lebih baik,” tuturnya.

Bupati menyadari selama memimpin Jembrana pasti terdapat sejumlah kekurangan . Ia menyadari dengan PAD yang kecil Jembrana , ada keterbatasan sehingga perlu uluran tangan dari mesti dibantu pemerintah pusat, provinsi maupun  dari  BKK Badung.

“Kita bekerja perlu adanya proses, tidak bisa juga sim salabim langsung jadi. Karena itu saya juga telah melakukan sejumlah lobi sehingga Jembrana bisa diperhatikan,” tambahnya.

Bupati Tamba berpesan, kepada siapa pun nanti pemimpin yang menggantikan dirinya sebagai Bupati Jembrana dia menyampaikan untuk terus solid bekerja. ”Untuk program-program yang di rasakan sudah baik, ya mungkin bisa untuk dilanjutkan, yang masih kurang bisa di perbaiki atau di evaluasi,” tutupnya. (rls) 

Rem Blong, Truk Tronton Muatan 28 Ton Bata Putih Tabrak Pohon di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Truk tronton kecelakaan tunggal di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Turunan Singin, Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (19/2/2025).
Truk tronton kecelakaan tunggal di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Turunan Singin, Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (19/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Truk tronton dengan nomor polisi P 9901 UQ mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Turunan Singin, Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (19/2/2025).

Insiden kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan pengemudi dalam keadaan selamat.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kecelakaan berawal saat truk tronton yang dikemudikan oleh Heri Saktiawan (32), warga Probolinggo, itu melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Namun ketika melintasi jalan lurus dengan turunan tajam di lokasi kejadian, truk yang membawa muatan bata putih seberat 28 ton itu tiba-tiba mengalami rem blong.

“Untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah, pengemudi membanting setir ke kiri hingga menabrak pohon perindang di bahu jalan sebelah utara,” kata Berata.

Berata menyebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja kerugian material diperkiran mencapai Rp5 juta. “Nihil korban jiwa. Pengemudi selamat tanpa mengalami luka,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. “Anggota sudah ke lokasi untuk berkoordinasi dengan pengemudi untuk pemindahan muatan dari truk serta mengatur arus lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan,” tambahnya. (ana)

1,5 Tahun Jadi Pj Gubernur Bali, Mahendra Jaya Pamit

Sang Made Mahendra Jaya akhiri jabatan sebagai Pj Gubernur Bali.
Sang Made Mahendra Jaya akhiri jabatan sebagai Pj Gubernur Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sang Made Mahendra Jaya mengakhiri masa tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Bali selama hampir 1,5 tahun.

Meskipun pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Bali terpilih baru akan dilaksanakan pada 20 Februari 2024, Mahendra Jaya sudah melaksanakan tugas baru sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri) pasca secara resmi dilantik pada Selasa, 11 Februari 2025 lalu.

“Sebagai Irjen salah satu tugas melakukan pengawasan di internal Kementerian Dalam Negeri dan juga pembinaan dan pengawasan di daerah, pemerintahan daerah provinsi, kabupaten/kota,” ujarnya, Selasa (18/2/2025) sore.

Ia menambahkan, dirinya sudah selesai melaksanakan tugas di Bali dan akan segera ke Jakarta untuk menjalankan sebagai Irjen Kemendagri. “Saya sudah mulai bekerja. Besok ke Jakarta,” ujarnya.

Di Jakarta, Mahendra Jaya akan mengikuti rangkaian kegiatan pelantikan kepala daerah. Bahkan Ia akan mengikuti retret Kepala Daerah di Magelang. “Saya ikut juga ke Magelang sebagai Irjen,” pungkasnya.

Sebelumnya pada Senin (17/2/2025) malam, Mahendra Jaya juga sudah melakukan matur piuning di Kantor Gubernur Bali dan rumah jabatan Jayasabha karena sudah mengakhiri masa jabatannya sebagai Penjabat Gubernur Bali.

Secara khusus Mahendra Jaya menyampaikan terima kasih kepada segenap masyarakat Bali atas segala dukungannya sehingga masa kepemimpinannya yang singkat dapat berjalan dengan lancar. Ia mohon doa restu dalam melaksanakan tugas baru sebagai Irjen Kemendagri.

Ia berharap masyarakat Bali tetap memiliki semangat Ngrombo untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Bali guna mewujudkan Bali yang maju dan sejahtera. “Terima kasih kepada masyarakat Bali atas segala dukungannya selama ini,” imbuhnya. (ana) 

Sanjaya-Dirga Ikuti Gladi Pelantikan Bupati-Wakil Bupati di Jakarta

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mengikuti gladi kotor menjelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Periode 2025-2030, se-Indonesia bertempat di Kawasan Monumen Nasional Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mengikuti gladi kotor menjelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Periode 2025-2030, se-Indonesia bertempat di Kawasan Monumen Nasional Jakarta, Selasa (18/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mengikuti gladi kotor menjelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Periode 2025-2030, se-Indonesia bertempat di Kawasan Monumen Nasional Jakarta, Selasa (18/2/2025). Kemudian dilanjutkan gladi bersih pada Rabu, (19/2/2025), di Istana Kepresidenan Jakarta.

Bupati Sanjaya dan Wabup Dirga mengikuti kegiatan dengan semangat dan tertib menyatu dengan para pimpinan daerah tersebut. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk menyatukan semangat, menyatukan pemikiran, kegiatan ini juga bermanfaat sebagai wadah silaturahmi bagi Kepala Daerah Terpilih.

Hal ini sudah tentu akan menumbuhkan sinergi yang baik ke depan antara Kepala Daerah, baik itu Provinsi dengan Kabupaten/Kota, Provinsi dengan Provinsi dan pihak terkait lainnya.

Untuk diketahui, sebelum Gladi Kotor dan Gladi bersih dilaksanakan, Sanjaya dan Dirga melaksanakan Registrasi, Pengecekan Kesehatan dan pengambilan undangan serta tanda Pangkat dan Jabatan di Gedung Kemendagri RI, pada Senin, 17 Februari 2025.

Kemudian, sebanyak 481 Kepala Daerah nantinya akan mengucapkan sumpah/janji jabatan saat pelantikan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Februari 2025 dan secara langsung dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. (ana)

Dua Pelaku Narkoba Diringkus di Badung, Polisi Sita Setengah Kilo Sabu

Dua pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial MCP (42) dan IS (42) berhasil dibekuk jajaran Satres Narkoba Polres Badung.
Dua pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial MCP (42) dan IS (42) berhasil dibekuk jajaran Satres Narkoba Polres Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dua pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial MCP (42) dan IS (42) berhasil dibekuk jajaran Satres Narkoba Polres Badung pada Februari 2025.

IS, seorang residivis, berperan sebagai kurir sabu, sementara MCP merupakan pengguna ganja. Adapun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari keduanya yakni 486,7 gram sabu dan 94,82 gram ganja.

Kapolres Badung AKBP Arif M Batubara mengungkap, pelaku MCP ditangkap lebih dahulu pada 7 Februari 2025 di Jalan Padang Tawang, Kuta Utara, saat mengambil paket ganja yang dipesannya via Instagram seharga Rp 1,2 juta.

“Pelaku mengaku menggunakannya karena insomnia (susah tidur),” ucapnya dalam pers rilis di Polsek  Mengwi, Selasa (18/2/2024).

Kemudian, pelaku IS ditangkap di mesnya di Padangsambian Kaja pada 10 Februari 2025. Ia ditugaskan oleh pemasok berinisial Mr G melalui WhatsApp untuk menyimpan dan membagi sabu seberat 500 gram. Kemudian menempelkannya di lokasi tertentu. IS mendapat upah Rp 4 juta.

“Pelaku tidak mengetahui pemasok berinisial Mr G karena hanya berkomunikasi melalui WhatsApp,” ungkapnya.

Selain  barang bukti berupa 486,7 gram sabu dan 94,82 gram ganja, petugas turut disita kotak plastik berisi enam plastik klip sabu, lakban hitam, tiga timbangan digital, dua bendel pipet, satu bungkus tabung micro, empat bendel plastik klip, serta sebuah handphone POCO warna kuning.

Atas perbuatannya, MCP dijerat Pasal 111 ayat (1) atau 114 UU Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 dan paling lama 20 tahun dan denda Rp 1 miliar sampai Rp 10 miliar.

Sedangkan, IS dikenai Pasal 112 ayat (2) atau 114 UU Narkotika dengan ancaman pidana penjara selama 4 tahun hingga 20 tahun penjara dan denda Rp 800 juta-8 miliar. (ana) 

Pelanggan Perumda TAB Diimbau Bijak Gunakan Air

Perbaikan pipa sambungan air Perusahaan Umum Daerah Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Tabanan.
Perbaikan pipa sambungan air Perusahaan Umum Daerah Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Tabanan mengimbau seluruh pelanggan untuk bijak menggunakan air.

Hal itu disampaikan oleh Plt. Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda TAB Tabanan, I Wayan Agus Suanjaya, didampingi Plt. Kasubag Humas Perumda TAB, I Putu Wahyu Untung Suardana, Selasa (18/2/2025).

Pihaknya menegaskan pentingnya penghematan air demi menjaga ketersediaan pasokan yang merata bagi seluruh pelanggan. “Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air. Dengan demikian, pasokan air dapat tetap terjaga dan merata,” ujar Agus Suanjaya.

Ia menyebut, dalam memastikan pelayanan optimal, Perumda TAB telah menyiapkan tim yang siap merespons apabila terjadi gangguan. Khusunya saat terjadi gangguan akibat cuaca buruk yang akhir-akhir ini terjadi.

Adapun gangguan pelayanan yang sempat terjadi akibat cuaca ekstrem, lanjut Agus Suanjaya, saat terjadi pohon tumbang di Jembatan Sanggulan, Kediri, yang menimpa dua pipa air.

Akibatnya pasokan air di daerah tersebut terganggu selama hampir satu jam.Selain itu, hujan deras di beberapa daerah seperti Pupuan juga sempat menyebabkan gangguan layanan akibat pemadaman listrik.

“Jika ada gangguan, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Meskipun perbaikannya bisa cepat, normalisasi aliran air membutuhkan waktu,” jelas Agus Suanjaya.

Untuk melaporkan gangguan layanan, pelanggan dapat menghubungi layanan pengaduan melalui WhatsApp di nomor 087816143624 atau melalui aplikasi resmi Perumda TAB, SIMPELTAB, yang tersedia di Google Playstore. Pelanggan juga dapat mengakses informasi melalui media sosial resmi di Facebook dan Instagram.

Selain itu, Perumda TAB juga terus berupaya meningkatkan cakupan pelayanan, khususnya di wilayah Kediri, Tabanan, dan Kerambitan, yang mengalami pertumbuhan pesat. Dalam upaya ini, Perumda TAB bekerja sama dengan para pengembang agar rumah-rumah baru dapat segera mengajukan sambungan air.

Perumda TAB mengajak masyarakat yang belum memiliki akses air bersih untuk segera mengajukan permohonan sambungan baru. Proses pendaftarannya sangat mudah, hanya dengan membawa Fotokopi KTP, denah lokasi pemasangan sambungan baru dan Materai Rp10.000.

Pendaftaran dapat dilakukan langsung di Kantor Pusat Perumda TAB di Jalan Wagimin Nomor 27, Kediri, Tabanan, atau di Kantor Unit Pelayanan Perumda TAB yang tersebar di Unit Kerambitan, Unit Selemadeg, Unit Penebel, dan Unit Baturiti. Biaya sambungan baru saat ini sebesar Rp1.950.000.

Jam operasional pelayanan yakni Senin-Kamis 08.00 WITA – 14.00 WITA dan Jumat pada pukul 07.30 WITA – 12.00 WITA. (ana)

Indonesia Peringkat Keempat dalam Kasus Pornografi Anak

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid.

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Indonesia menempati peringkat keempat di dunia dalam kasus pornografi anak. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid.

Tentunya kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak.

“Untuk kasus pornografi anak, Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah kasus tertinggi, yakni peringkat keempat di dunia,” ujar Meutya dikutip Selasa (18/2/2025).

Meutya menekankan, digitalisasi membawa tantangan besar, termasuk dalam hal penyebaran misinformasi dan disinformasi. Oleh karena itu, ia berharap agar perempuan dapat berperan aktif dalam menyaring informasi, sehingga masyarakat lebih mudah membedakan berita yang benar dan kredibel.

Dalam upaya menciptakan ruang digital yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak-anak, Menkomdigi menegaskan bahwa pemerintah terus menyusun kebijakan perlindungan.

Salah satu langkah yang diambil adalah penyusunan pedoman pemberitaan yang ramah anak dan perempuan. Kebijakan ini disusun melalui kerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) serta Dewan Pers.

“Kebijakan ini menjadi pedoman serta komitmen bagi semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, industri teknologi, masyarakat, hingga komunitas. Tujuannya adalah menciptakan ruang digital yang lebih aman,” jelas Meutya.

Selain itu, Menkomdigi juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang saat ini menjadi perdebatan global. Ia baru saja menghadiri AI Action Summit di Paris dan bertemu dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk membahas peran kecerdasan buatan dalam berbagai sektor.

Saat ini, negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China tengah bersaing untuk menjadi pemimpin dalam teknologi AI.

“Indonesia juga memiliki peluang besar untuk mengadopsi teknologi ini secara bijak, terutama bagi negara-negara dengan ekonomi berkembang seperti kita,” tambahnya.

Menkomdigi menegaskan, Indonesia sedang merumuskan pedoman etika dalam penggunaan kecerdasan buatan, termasuk dalam bidang jurnalistik.

“Saat ini, Indonesia juga sedang merancang pedoman etika untuk penggunaan AI, terutama dalam sektor jurnalistik,” tegas Meutya. (ana)

Desa Adat Kota Tabanan Gelar Upacara Tawur Gempang untuk Keseimbangan Alam 

Upacara Tawur Nawa Gempang yang diadakan di Catus Pata Kota Tabanan.
Upacara Tawur Nawa Gempang yang diadakan di Catus Pata Kota Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Upacara Tawur Nawa Gempang yang diadakan di Catus Pata Kota Tabanan oleh Desa Adat Kota Tabanan, Senin (17/2/2025) mendapat perhatian besar dari masyarakat setempat.

Tawur Nawa Gempang sendiri merupakan bagian dari rangkaian upacara adat yang memiliki tujuan untuk menjaga keharmonisan antara alam, manusia, dan Tuhan.

“Melalui upacara ini, kita memohon agar keseimbangan alam tetap terjaga, sehingga kehidupan dapat berjalan harmonis dan berkelanjutan,” ujar Plt. Asisten III Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan.

Menurutnya, upacara ini juga merupakan wujud rasa syukur atas segala anugerah yang diberikan oleh alam. Dalam upacara tersebut, nampak pula kehadiran sejumlah Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, di mana kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ritual yang merupakan bagian dari tradisi adat Bali ini.

Selain itu, para perbekel dan bendesa adat setempat juga hadir memberikan penghormatan. “Keberadaan kita di sini adalah bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga tradisi yang sudah turun temurun,” imbuh Gunawan.

Upacara Tawur Nawa Gempang ini juga menarik perhatian masyarakat yang datang untuk menyaksikan dan turut serta dalam mendoakan agar Tabanan senantiasa diberikan kedamaian serta kesejahteraan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ritual spiritual semata, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kearifan dan tradisi lokal.

Pemerintah Kabupaten Tabanan menghimbau agar seluruh elemen masyarakat terus menjaga hubungan baik, khususnya dengan alam. Pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga alam dan warisan budaya agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Harapan itu mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan budaya Bali, serta memastikan tradisi Tawur Nawa Gempang terus dilaksanakan dengan penuh rasa hormat dan makna. (ana)

Mobil Toyota Starlet Terbakar di Pinggir Jalan Tabanan Gegara Korsleting Listrik 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah mobil Toyota Starlet dengan nomor polisi DK 1670 HO terbakar di pinggir Jalan Pulau Seribu, Desa Dauh Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, tepatnya di sebelah utara Pasar Dauh Pala, pada Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 08.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula ketika pemilik mobil, I Gusti Kd Sangko Putra, warga Desa Tunjuk, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, mengendarai mobilnya dari arah Dauh Pala menuju Tabanan.

Setibanya di lokasi kejadian, mobil mengalami korsleting pada kabel di bagian bawah setir, yang kemudian memicu api dan menyebabkan mobil terbakar. Beruntung, pengemudi langsung keluar dari mobil sebelum api membesar dan menghanguskan seluruh badan mobil.

Kepala Bidang Damkar Tabanan I Wayan Suakta mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dari masyarakat. Setelah menerima laporan tersebut, satu mobil pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk memadamkan api.

“Api sudah berhasil dipadamkan. Dari dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada mesin,” ucapnya.

Ia menyebut, pengemudi tidak mengalami luka-luka dalam insiden ini, dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. “Hanya kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta,” ungkapnya. (ana)

Strategi Bali Jaga Inflasi: Perkuat Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Pejabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.
Pejabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pejabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali yang bertajuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Melalui Penguatan Lahan Pangan Berkelanjutan, Pengairan, dan Benih Unggul.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar, pada Senin (17/2/2025).

Magendra Jaya menekankan pentingnya langkah strategis untuk menjaga inflasi sesuai target. “Target kita berada pada rentang 2,5 persen – 1 persen, jadi harus dijaga agar tidak melebihi batas tersebut. Inilah gunanya kita duduk bersama,” tegasnya.

Meskipun angka inflasi Bali lebih tinggi dibandingkan nasional, yakni 2,41 persen (yoy) berbanding 0,76 persen (yoy), namun secara umum masih tergolong moderat dalam rentang 2,5 persen.

Hal ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang sehat serta daya beli masyarakat yang tetap baik. Selain itu, ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali pada 2024 mencapai 5,48 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,03 persen.

Ia juga menguraikan beberapa faktor penyebab inflasi, seperti gangguan cuaca ekstrem yang menghambat produksi dan distribusi pangan, kenaikan harga BBM, kebijakan distribusi gas elpiji 3 kg, meningkatnya harga Crude Palm Oil (CPO) dan emas global yang berdampak pada kenaikan harga minyak goreng dan perhiasan, serta perkiraan meningkatnya permintaan canang sari dan sembako pada Februari–Maret.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpengaruh pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi Bali,” tambahnya.

Pagi itu, Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga menegaskan agar TPID terus mendorong pertumbuhan ekonomi Bali agar tetap positif di atas 5 persen. “Hal ini akan mendukung daya beli masyarakat di tengah tantangan inflasi,” tandasnya, seraya mengapresiasi kerja keras TPID yang telah bekerja sama ngrombo menyelesaikan berbagai persoalan ekonomi di Bali.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja menjelaskan bahwa acara ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Bali. Ia mengakui bahwa meskipun inflasi Bali lebih tinggi dari nasional, namun masih dalam batas koridor inflasi nasional sekitar 2,5 persen.

“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama, tetapi kita tetap harus mewaspadai tekanan inflasi ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, inflasi terbesar di Bali disumbang oleh sektor makanan, minuman, dan tembakau yang mencapai 8,36 persen. “Beberapa komoditas hortikultura juga mengalami inflasi, tetapi fokus kita tetap pada stabilitas sektor makanan dan minuman,” imbuhnya.

Pada 2025, ia menekankan beberapa faktor yang perlu diwaspadai dalam menekan inflasi, baik global maupun nasional. Dari sisi global, perang dagang dan krisis energi dapat berdampak pada inflasi. Sementara di tingkat nasional, tantangan utama dalam waktu dekat adalah hari besar keagamaan dan libur panjang.

“Di sisi lain, Bali juga menghadapi tantangan internal, seperti berkurangnya luas lahan sawah yang menyebabkan penurunan produksi pangan. Oleh karena itu, sektor pertanian dan perikanan harus diperkuat demi mewujudkan ketahanan pangan,” jelasnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Dr. Ferry Irawan menambahkan bahwa HLM TPID telah menyepakati tiga langkah strategis untuk menjaga inflasi tetap stabil. Langkah-langkah tersebut adalah: (1) menjaga inflasi 2025 pada kisaran 2,5 persen ± 1 persen guna mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, (2) menjaga inflasi komponen Volatile Food (VF) pada kisaran 3,5–5,0 persen, serta (3) memperkuat koordinasi pusat dan daerah dengan menetapkan Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2025–2027.

“Program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPP) di berbagai wilayah Indonesia akan terus dilanjutkan pada 2025 untuk mendukung ketahanan pangan dan stabilitas harga,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Dr. Ferry Irawan, Koordinator Kelompok Kerja Harga Pangan Produsen dan Konsumen Badan Pangan Nasional Dr. I Gusti Ketut Astawa, serta seluruh Tim TPID Provinsi Bali. (ana)