- Advertisement -
Beranda blog Halaman 260

Pemangkasan Anggaran BMKG 50 Persen Berisiko Turunkan Akurasi Peringatan Bencana

anggaran bmkg dipotong 50 persen, apa dampaknya?
anggaran bmkg dipotong 50 persen, apa dampaknya?

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghadapi ancaman serius setelah pemerintah memotong anggaran sekitar Rp 1,423 triliun atau sekitar 50,35 persen, yang berpotensi merusak akurasi layanan informasi cuaca, gempa bumi, dan tsunami.

Dampak pemotongan ini sangat terasa, dengan ketepatan data cuaca dan bencana yang sebelumnya mencapai 90 persen, kini menurun menjadi hanya 60 persen. Bahkan, waktu peringatan dini tsunami yang semula hanya 3 menit, kini terhambat hingga lebih dari 5 menit. Informasi terkait gempa bumi dan tsunami pun tak dapat tersebar dengan baik, berkurang hingga 70 persen.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BMKG, Muslihhuddin, menjelaskan bahwa meskipun BMKG mendukung kebijakan efisiensi anggaran, pihaknya terpaksa mengajukan permohonan dispensasi anggaran kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan ketahanan nasional dan keselamatan masyarakat.

“Ini sangat penting, karena ancaman bencana bisa terjadi kapan saja dan kita tidak bisa berkompromi dengan keselamatan warga,” ungkapnya.

Dampak nyata dari pemotongan anggaran ini adalah terhambatnya pemeliharaan alat operasional yang vital, termasuk hampir 600 sensor pemantau gempa bumi dan tsunami yang tersebar di seluruh Indonesia.

Banyak alat yang sudah melebihi masa pakainya dan tanpa pemeliharaan, kemampuan BMKG dalam mendeteksi perubahan cuaca, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami bisa terganggu.

Muslihhuddin menambahkan bahwa kajian jangka panjang tentang dinamika iklim dan tektonik Indonesia juga akan terhambat. Modernisasi sistem BMKG yang mencakup sistem dan peralatan operasional akan terhenti, yang tidak hanya membahayakan keselamatan transportasi udara dan laut, tetapi juga dapat mengganggu layanan terkait ketahanan pangan, energi, dan air.

“Mitigasi ancaman bencana Geo-Hidrometeorologi sangat krusial bagi keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, kami memohon dukungan anggaran agar BMKG dapat terus melaksanakan tugasnya dalam menjaga ketahanan negara dan melindungi warga dari potensi bencana,” tegasnya.

Dengan adanya permohonan ini, BMKG berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali pemotongan anggaran demi keberlangsungan sistem peringatan dini dan upaya mitigasi bencana di Indonesia. (*)

Belasan Kios Pedagang di Pantai Kedungu Tabanan Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Kondisi kios pedagang di pinggir Pantai Kedungu, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, yang rusak diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (10/2/2025). 
Kondisi kios pedagang di pinggir Pantai Kedungu, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, yang rusak diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (10/2/2025). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Belasan kios pedagang yang berada di pinggir Pantai Kedungu, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, porak-poranda. Kerusakan kios itu diakibatkan oleh hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di seluruh wilayah Bali pada Minggu (10/2/2025) kemarin.

Kepala Desa Belelang, I Made Mustika, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, sebagian besar kios mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Minggu sore.

“Beberapa atap kios terbang akibat hujan dan angin kencang kemarin sore,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (10/2/2025).

Mustika mengungkapkan, ada sekitar 16 kios mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat kejadian, sebagian besar kios dalam keadaan tutup karena pemiliknya tidak bisa berjualan. Selain itu, pengunjung pantai juga tidak terlalu ramai karena cuaca buruk sejak pagi.

“Pagi harinya sempat agak ramai karena bertepatan dengan Hari Banyu Pinaruh, banyak masyarakat datang ke pantai untuk melakukan ritual,” tambahnya. (ana) 

Pemerintah Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis di 10.200 Puskesmas, Simak Syarat Ketentuan dan Cara Daftarnya

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan. (foto:halodoc)
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan. (foto:halodoc)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Pemerintah resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk masyarakat yang berulang tahun mulai hari ini, Senin (10/2/2025). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah melakukan persiapan yang matang untuk melayani masyarakat di 10.200 puskesmas di seluruh Indonesia.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan segala keperluan teknis agar program ini berjalan lancar.

“Kita relatif siap lah. Kita punya 10.200-an puskesmas. Nanti juga akan bertahap bisa dilakukan di fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) primer lain, maksudnya klinik-klinik swasta yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tapi itu nanti bertahapan dalam beberapa waktu ke depan,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman, dilansir Senin (10/2/2025).

Dalam tahap awal, kata Aji, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berulang tahun pada tanggal 10 Februari. Mereka yang lahir pada Januari, Februari, dan Maret juga masih bisa mendaftar hingga April 2025. “Jadi yang bulan Januari, Februari, Maret itu bisa kita kasih waktu sampai April,” ucapnya.

Cara Mendaftar Program CKG

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar melalui dua jalur utama:

  1. Aplikasi SatuSehat Mobile
  • Unduh aplikasi di Google Play Store atau App Store.
  • Buat akun dan isi data diri.
  • Pilih jadwal pemeriksaan sesuai keinginan.
  • Layanan tersedia mulai dari hari ulang tahun hingga 30 hari setelahnya.
  • Aplikasi dilengkapi dengan fitur notifikasi dan pengingat jadwal pemeriksaan.
  • Peserta juga dapat mendaftarkan anggota keluarga dalam aplikasi ini.

2. Pendaftaran via WhatsApp

Bagi yang mengalami kendala mengakses aplikasi, pendaftaran bisa dilakukan melalui WhatsApp di nomor 081110500567. Chatbot akan memandu pengguna dalam memilih jadwal pemeriksaan dengan mudah.

Jenis Pemeriksaan yang Tersedia

Program CKG menyediakan berbagai layanan pemeriksaan sesuai dengan kategori usia peserta, di antaranya untuk bayi baru lahir meliputi pemeriksaan Skrining hormon tiroid, G6PD, penyakit jantung bawaan, dan pemantauan pertumbuhan. Balita dan anak-anak meliputi pemeriksaan tuberkulosis, pendengaran, dan kesehatan umum lainnya.

Kemudian, untuk dewasa dan lansia meliputi pemeriksaan lebih luas, termasuk skrining kanker payudara, kanker serviks, kanker paru-paru, kanker usus besar, tekanan darah, kadar gula darah, fungsi ginjal, serta kesehatan mental. Secara total, tersedia hingga 20 jenis pemeriksaan bagi kelompok ini.

Syarat dan Ketentuan Program

Program ini terbuka untuk seluruh masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia. Pendaftaran dapat dilakukan sebelum atau maksimal 30 hari setelah ulang tahun.

Beberapa pemeriksaan, seperti pengecekan bagi penderita hipertensi dan diabetes di atas 40 tahun, mungkin memerlukan persiapan khusus, seperti puasa sebelum pemeriksaan.

Meskipun aplikasi SatuSehat Mobile menjadi jalur utama pendaftaran, masyarakat yang tidak memiliki akses internet tetap bisa mendaftar melalui WhatsApp. Namun, pemerintah mengingatkan bahwa di beberapa daerah mungkin terdapat kuota peserta harian di fasilitas kesehatan tertentu. (*)

Pengrajin Lokal Tabanan Tampilkan Karya di Inacraft 2025

Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Pengrajin Lokal Raih Pasar Global.
Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Pengrajin Lokal Raih Pasar Global.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui dinas terkait dan Dekranasda Kabupaten Tabanan turut berpartisipasi dalam Pameran Inacraft 2025 di Balai Sidang Jakarta Convention Center Senayan Jakarta 5 – 9 Februari 2025 dengan menampilkan kerajinan terbaiknya.

Dalam Inacraft 2025 ini, IKM Cemara Keramik Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Tabanan mendapat fasilitas stand gratis dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia setelah lulus kurasi yang bersaing dengan 500 peserta seluruh Indonesia dan menjadi satu-satunya IKM Perwakilan Bali.

Selain itu, kerajinan besi dari Bali Iron di Banjar Tuakilang, Desa Denbatas, Kecamatan Tabanan, 3 produknya berhasil menjadi nominasi produk terbaik, yakni, Inacraft Award Tahun 2025 adalah produk tempat perhiasan dari keramik dan gelas dengan design Pohon yg ditumbuhi jamur, serta produk besi yg masuk nominasi adalah Mobil PW.

Selain itu, IKM lainnya yang turut berpartisipasi dalam pameran yakni IKM Toi Arsa Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri dan IKM Bali Iron Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan juga masuk nominasi.

Ada juga fashion Ita Collection House of Kebaya dari Banjar Simpangan, Pejaten, Kediri dan kerajinan sandal mote handmade dari Obee Collection di Desa Tunjuk, Tabanan turut memperkaya variasi produk yang dipamerkan. Tak ketinggalan, kerajinan sandal kulit dari IKM Kepa Project dan produk batok kelapa dari Desa Serason juga menjadi daya tarik tersendiri.

Dukungan penuh ditunjukan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dengan menghadiri langsung kegiatan pameran bersama Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Sabtu (8/2/2025). Bahkan, dalam pameran ini para pengrajin digratiskan dalam keikutsertaannya.

Pameran yang mengusung tema “From Smart Village to Global Market” dan slogan “Keberlanjutan dan Kolaborasi” ini diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan PT. Mediatama Binakreasi ini berlangsung selama lima hari, dari 5 hingga 9 Februari 2025.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wadah promosi bagi produk-produk kerajinan lokal, guna membuka peluang pasar domestik dan internasional, sekaligus memperkenalkan kerajinan Indonesia ke dunia global.

Tahun ini, lebih dari 1.061 peserta turut ambil bagian dalam pameran ini. Di antara mereka, sebanyak 729 peserta individu, 199 peserta dari kementerian/dinas, 25 peserta dari BUMN, dan 19 peserta internasional memamerkan produk unggulannya.

Bupati Sanjaya di kesempatan tersebut menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan dan dalam rangka mempromosikan pengrajin-pengrajin lokal, sehingga produk industri Tabanan dapat dikenal luas hingga ke seluruh dunia.

“Saya sangat menyakini dengan memanfaatkan potensi lokal secara maksimal, kita bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. inilah komitmen kita di Kabupaten Tabanan dan bersama Ketua Dekranasda, kita dukung terus, khususnya perkembangan pengrajin-pengrajin lokal kita di Tabanan,” ujarnya.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua Dekranasda Tabanan sangat berterimakasih kepada Bupati Tabanan atas dukungannya dan menegaskan pihaknya sangat mendukung pameran Inacraft sebagai sarana untuk mempromosikan produk-produk kerajinan lokal khususnya yang ada di Tabanan.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Ajang seperti Inacraft memberikan peluang besar bagi pengrajin lokal untuk memperkenalkan produk mereka lebih luas. Melalui berbagai platform promosi, kami berkomitmen mendukung agar produk-produk kerajinan Tabanan bisa berkembang dan menembus pasar internasional,” ujarnya.

Rai Wahyuni menambahkan, Dekranasda Kabupaten Tabanan kedepannya tidak akan selalu berupaya mengembangkan potensi lokal di Kabupaten Tabanan.

“Astungkara tahun 2025 ini kerajinan kita dari Kabupaten Tabanan sudah banyak diborong, termasuk buyer dari luar negeri sudah banyak memborong ke masing-masing negaranya. Itulah tujuan kita. Saya selaku Ketua Dekranasda selalu mengikutsertakan pengrajin kita, khususnya pengrajin dari Kabupaten Tabanan bagaimana agar mereka bisa lebih berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Putu Dedi, pengrajin Bali Iron yang berpameran di kesempatan itu menyampaikan dampak positif dari pameran ini untuk para pengrajin, yaitu produk mereka bisa lebih dikenal.

“Dari saya sendiri, ini kesempatan saya untuk memperkenalkan brand dari produk saya sendiri, karena kan lebih banyak dipasarkan di luar negeri. Jadi, kesempatan kami untuk memperkenalkan produk-produk kami kepada klien-klien kami, sekaligus berharap akan menjadi pasar yang lebih besar lagi kedepannya,” ujarnya.

Selain itu, Rahde sebagai salah satu pengrajin keramik yang hadir di sana, membawa langsung produk kerajinan keramik asli kerambitan dengan harapan pruduknya bisa dikenal lebih luas lagi. Di samping itu, ia juga berharap, usahanya kedepan bisa bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Tabanan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemda Tabanan yang telah mengizinkan kami untuk membawa produk langsung ke sini. Ini adalah pengalaman bagi saya untuk bertemu langsung dengan customer, baik retail maupun wholesale,” ucapnya. (rls)

Kandang Ayam di Selemadeg Timur Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang, Pemilik Rugi 60 Juta

Kandang ayam milik warga di Banjar Dinas Nyanyatan, Desa Gadungsari, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, roboh Minggu (9/2/2025).
Kandang ayam milik warga di Banjar Dinas Nyanyatan, Desa Gadungsari, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, roboh Minggu (9/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kandang ayam milik warga di Banjar Dinas Nyanyatan, Desa Gadungsari, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, roboh akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (9/2/2025) sore.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pemilik kandang mengalami kerugian material ditaksir mencapai Rp60 juta.

Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Nyoman Artadana menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 WITA. Saat kejadian, pemilik kandang, I Made Dwikayana (48), sedang memberi pakan ternak babinya.

Tiba-tiba, atap dan seluruh struktur kandang ayam berukuran 18 x 16 meter yang berada di dekat kandang babi itu ambruk dan rata dengan tanah.

“Dalam kandang terdapat sekitar 20 ekor ayam kampung. Namun tidak ada ayam yang mati tertimpa robohan atap dan dinding kandang ayam,” kata Artadana.

Kejadian tersebut sudah ditangani oleh aparat Polsek Selemadeg Timur. Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata AKP Ardana, kandang ayam tersebut roboh akibat kondisi kayu atap dan dinding yang sudah rapuh, diperparah dengan cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang.

“Nihil korban jiwa, hanya menimbulkan kerugian material saja. Puing-puing runtuhan akan dibersihkan oleh korban,” pungkasnya. (ana) 

Pohon Tumbang di Jalan Ratna Denpasar Utara Akibat Angin Kencang

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sebuah pohon besar tumbang menutup jalan di Jalan Ratna, Lingkungan Tatasan Kelod, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 14.00 WITA.

Pohon perindang yang cukup tinggi tersebut roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, menghalangi sebagian besar jalan raya dan menyebabkan gangguan lalu lintas di sekitarnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut menyebabkan pohon yang sudah cukup besar di pinggir jalan tumbang secara tiba-tiba.

“Pohon tersebut tidak mampu bertahan karena diterjang angin kencang dan hujan lebat, sehingga langsung roboh dan menutupi jalan,” ungkap Sukadi.

Selain menutup jalan, bangunan di sekitar lokasi kejadian juga mengalami kerusakan ringan. Peristiwa ini segera dilaporkan kepada Kelian Banjar Tatasan Kelod yang kemudian menghubungi BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka. Begitu menerima laporan, petugas BPBD Kota Denpasar segera melakukan evakuasi pohon tumbang dan membersihkan sisa-sisa yang menghalangi jalan.

“Saat ini, situasi lalu lintas telah kembali lancar setelah proses pembersihan selesai dilakukan,” tambahnya.

Meskipun kerugian material nihil, warga di sekitar lokasi diminta untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut. (*)

Berikut Cara Cek Penerima Bansos Kemensos Tahun 2025

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan berbagai jenis bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang membutuhkan pada bulan Februari 2025.

Sebanyak enam jenis bansos yang disalurkan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sembako, BPJS PBI JK, Santunan Yatim-Piatu, Program Indonesia Pintar (PIP), dan Bantuan Beras 10 kg. Penerima bansos ini merupakan warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status penerimaan bansos Kemensos, bisa memeriksa secara online dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/
  2. Pilih wilayah penerima manfaat (provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan)
  3. Masukkan nama sesuai KTP
  4. Masukkan kode captcha yang tertera
  5. Klik “Cari Data” untuk melihat informasi bansos yang diterima

Jika nama Anda terdaftar, maka informasi jenis bansos yang diterima akan muncul. Jika tidak terdaftar, akan tampil keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM.” Pembaruan data DTKS dilakukan setiap bulan, dan masyarakat dapat mendaftarkan diri atau melaporkan ketidaksesuaian data. (*)

Baru Direnovasi, Bale Seka 6 Pura Luhur Tanah Lot Ambruk Diterpa Angin Kencang

Seke nem di pura luhur Tanah Lot Ambruk akibat angin kencang yang bertiup pada Minggu (9/2/2025).
Seke nem di pura luhur Tanah Lot Ambruk akibat angin kencang yang bertiup pada Minggu (9/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Selain menyebabkan pohon tumbang di beberapa wilayah di Kabupaten Tabanan, Bali, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Minggu (9/2/2025) pagi, juga menyebabkan kerusakan di areal Pura Luhur tanah Lot, Desa Beraban Kecamatan Kediri.

Asisten Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot I Putu Toni Wirawan mengatakan, kerusakan terjadi di kawasan Utama Mandala pura Luhur Tanah Lot. Kerusakan terjadi pada bangunan bale saka 6 di Pura Luhur Tanah Lot yang sedang renovasi dan masuk tahap finishing. Selain itu, tedung dan beberapa atribut di pura juga rusak.

“Iya bangunan bale seka 6 yang ada di utama mandala pura ambruk, karena angin kencang yang disertai hujan pada Minggu sore,” ucapnya.

Toni menyebut pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak panitia dan pemangku terkait kejadian tersebut. Hingga saat ini pihaknya belum bisa menafsirkan total kerugian material akibat kejadian tersebut.

“Besok panitia renovasi dan pemangku akan melakukan rapat untuk membahas kerugian serta upaya apa yang akan dilakukan apakah akan menggelar Guru Piduka atau yang lainnya,” ucapnya. (ana)

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Sejumlah Titik di Tabanan

Pohon tumbang terjadi di Jembatan Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (9/2/2025).
Pohon tumbang terjadi di Jembatan Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (9/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Tabanan dan sekitarnya sejak Minggu (9/2/2025) pagi menyebabkan bencana pohon tumbang di sejumlah wilayah.

Informasi yang dihimpun, pohon tumbang terjadi di Jembatan Sanggulan, Kecamatan Kediri. Meskipun tidak ada korban, namun kejadian ini sempat mengganggu arus lalu lintas karena dahan pohon melintang dan menutup seluruh bagian jalan.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan beserta personel kepolisian Polres Tabanan serta masyarakat di sekitar lokasi telah melakukan pembersihan dahan pohon sehingga lalu lintas dapat kembali normal.

Kejadian pohon tumbang juga terjadi Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, sekitar pukul 14.30 WITA. Pohon jenis nyantuh tumbang dan menimpa rumah warga di jalan Rajawali Gang 3.

Akibat kejadian itu, rumah milik I Nyoman Sendra (59) mengalami kerusakan pada bagian genteng dan emperan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp1 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, pihaknya sejak Minggu pagi sudah menerima tujuh laporan bencana pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang.

Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. “Ada tujuh pohon tumbang laporan yg masuk ke Posko induk BPBD hari ini. Saat ini kami masih melakukan penanganan,” ucapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem. Selain itu, masyarakat diminta untuk memangkas pohon yang berpotensi tumbang guna mencegah kejadian serupa nantinya. (ana) 

Cabup-Cawabup Badung, Adi-Cipta Ikuti Upacara Mejaya-Jaya

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung terpilih, I Wayan Adi Arnawa dan I Bagus Alit Sucipta mengikuti prosesi Upacara Mejaya-jaya di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Sabtu (8/2). (Doc)
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung terpilih, I Wayan Adi Arnawa dan I Bagus Alit Sucipta mengikuti prosesi Upacara Mejaya-jaya di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Sabtu (8/2). (Doc)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Badung terpilih, I Wayan Adi Arnawa dan I Bagus Alit Sucipta (Adi-Cipta) mengikuti prosesi Upacara Mejaya-jaya, bertempat di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung. Mereka mengikuti upacara didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Nyonya Yunita Alit Sucipta.

Upacara mejaya-jaya tersebut bertepatan dengan Hari Raya Saraswati, Saniscara Umanis Wuku Watugunung, Sabtu (8/2/2025) dipuput oleh Ida Pedanda Gede Rai Kemenuh dari Griya Tegeh Angantaka.

Sekda Badung Surya Suamba menyampaikan upacara mejaya-jaya ini merupakan rangkaian dari acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Acara ini bertujuan untuk memohon doa restu dan anugerah kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Selain itu juga, membersihkan aura serta pengaruh negatif serta agar mendapat kesucian jasmani dan rohani untuk pemimpin Kabupaten Badung ke depan.

“Bertepatan dengan Hari Suci Saraswati ini, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa menganugerahkan sinar sucinya serta menuntun Bupati dan Wakil Bupati Badung terpilih, untuk bisa menyejahterakan serta membahagiakan masyarakat Kabupaten Badung dan memohon agar pikiran, perkataan serta perbuatan selalu disucikan,” ujarnya. (ana)