- Advertisement -
Beranda blog Halaman 254

Pusat Inovasi Pengolahan Air Minum Kemasan ‘Baliss’ di Badung Diresmikan

Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan "Baliss" di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (17/2).
Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan "Baliss" di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (17/2).

PANTAUBALI.COM, BADUNG Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan “Baliss” yang berlokasi di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, diresmikan pada Senin (17/2/2025).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Bambang Pramujati.

Teaching Factory Baliss merupakan hasil kerjasama strategis antara PT. ITS Teknosains, perusahaan milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT. Badung Hebat Jaya, yang merupakan anak perusahaan dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama.

Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pembelajaran berbasis industri dengan tujuan meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan sektor industri dalam pengembangan teknologi pengolahan air minum dalam kemasan.

Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap keberhasilan penyelesaian proyek ini. Menurutnya, prinsip Good Governance sangat penting dalam tata kelola pemerintahan.  Pemerintah tidak hanya berperan sebagai birokrat, tetapi juga harus memiliki wawasan kewirausahaan untuk membangun kolaborasi yang produktif dengan sektor swasta.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja sama yang solid antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Pemerintahan yang baik harus memiliki semangat kewirausahaan, yang tidak hanya berorientasi pada regulasi tetapi juga mampu menjalin sinergi dengan dunia usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, mengungkapkan, pendirian Teaching Factory “Baliss” merupakan langkah maju dalam penguatan ekosistem pendidikan berbasis industri.

Teaching Factory “Baliss” akan menjadi pusat inovasi dalam pengolahan air minum, dengan menerapkan teknologi terbaru dalam pemurnian air.

Adanya Teaching Factory ini akan memberikan peluang untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas air kemasan yang diproduksi, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, baik teknik maupun non-teknik

“Teaching Factory akan menjadi wadah bagi mahasiswa, tidak hanya dari ITS tetapi juga dari berbagai perguruan tinggi lainnya, khususnya di Badung, untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi air minum dalam kemasan. ITS telah mengembangkan teknologi membran generasi baru untuk proses filtrasi air,” jelasnya. (rls) 

Disbud Badung Konservasi Lontar

Festival Konservasi Lontar, di Griya Prabhu, Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi.
Festival Konservasi Lontar, di Griya Prabhu, Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Serangkaian Bulan Bahasa Bali ke-7, Dinas Kebudayaan Badung bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Bali menggelar Festival Konservasi Lontar, di Griya Prabhu, Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Senin (17/2/2025).

Kepala Bidang Sejarah, Dinas Kebudayaan Badung Ni Nyoman Indrawati mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk pelestarian naskah kuno. Selain itu, pelaksanaan Festival Konservasi Lontar juga termasuk dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VII tahun 2025.

“Ini dilaksanakan setiap tahunnya, pelestarian naskah kuno ini bertujuan untuk melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali, khsuusnya manuskrip berupa lontar,” ujar Indrawati.

Pihaknya menyebutkan, dalam lontar umumnya mengandung berbagai ilmu pengetahuan, berupa tradisi, seni, budaya, bahasa, dan lainnya. Jika lontar ini tidak dilestarikan, ditakutkan ilmu pengetahuan akan hilang dan tidak dinikmati oleh generasi penerus.

“Banyak dari masyarakat yang hanya menyakralkannya dan takut untuk menurunkan serta tidak mengetahui isi di dalamnya, semoga dari kegiatan ini mereka menjadi semakin sadar dan mau membuka kepada pemerintah khsusunya untuk memberikan ruang bagi kami untuk mengkonversi lontar mereka,” paparnya.

Sementara Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Made Purwita menyatakan, kegiatan ini adalah pelestarian dan pengembangan dari naskah kuno yang tertuang dalam lontar. Selain itu pelestarian dari wariga yang tertulis dalam potongan kayu.

“Jadi tujuannya itu adalah pelestarian. Kami sekalian merawat dari naskah-naskah ini, membersihkan yang bertujuan agar naskah ini tidak rusak,” ucap Purwita.

Pihaknya menerangkan, seluruh masyarakat Bali yang memiliki naskah dapat menyampaikan kepada pemerintah. Sehingga nantinya melalui Penyuluh Bahasa Bali akan dilakukan konservasi sekaligus mendata lontar.

“Kalau tidak dirawat, tidak diturunkan, atau tidak bisa dibaca, mana mungkin bisa diketahui isi dari naskahnya. Jadi diharapkan kesadarannya untuk bisa membuka diri atau memberikan naskahnya untuk dirawat,” imbuhnya

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Made Purwita, Kepala Bidang Sejarah Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ni Nyoman Indrawati, Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Badung, I Nyoman Sugita, dan perwakilan Dinas Kearsipan Kabupaten Badung. (jas) 

Mahendra Jaya Harap Taksu Positif Bali Bawa Kesuksesan MNEK 2025

Welcome Dinner MNEK 2025 di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar, Minggu (16/2/2025) petang.
Welcome Dinner MNEK 2025 di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar, Minggu (16/2/2025) petang.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, mengaku bangga dan terhormat karena Bali didaulat menjadi tuan rumah ajang 5th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025. Latihan maritim multilateral ini melibatkan 38 negara undangan.

“Kami merasa bangga bahwa forum maritim yang penting dan strategis ini dilaksanakan di Bali. Kami sangat terhormat menyambut Bapak dan Ibu di Pulau Dewata,” ujar Pj Gubernur saat menghadiri Welcome Dinner MNEK 2025 di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar, Minggu (16/2/2025) petang.

Menurut Mahendra Jaya Bali memiliki tradisi adat dan budaya yang kuat, berlandaskan ajaran Hindu. Hal ini menjadikan setiap jengkal tanah Bali dihormati secara sekala dan niskala sebagai Ibu Pertiwi serta memiliki taksu, atau energi spiritual.

“Semoga taksu Bali dapat memberikan spirit positif bagi kesuksesan MNEK 2025, sehingga dapat berjalan Labda Karya, sukses dengan sempurna,” ujarnya.

Mahendra Jaya juga menuturkan bahwa Bali memiliki sejarah maritim yang kuat, yang tercermin dari berbagai catatan sejarah serta keberadaan pelabuhan-pelabuhan kuno yang menjadi saksi bisu perdagangan dan pertahanan di masa lampau.

“Kami berharap, di sela kegiatan ini, para peserta dapat berkunjung ke destinasi wisata di Bali, menikmati keramahan dan keindahan Pulau Dewata. Merasakan kehangatan masyarakat Bali, dan semoga pengalaman ini bisa diceritakan kepada keluarga serta sahabat di negara masing-masing. Kami menantikan kehadiran Anda kembali,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) dan seluruh pejabat yang telah memilih Bali sebagai lokasi pelaksanaan MNEK 2025.

“Kami berharap MNEK tidak hanya memperkuat kerja sama maritim, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengakui, nama besar Bali di dunia internasional turut berperan besar dalam menarik minat negara peserta untuk turut serta dalam latihan militer ini.

“Bahkan, jumlah peserta tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.

Menurut KASAL, latihan maritim multilateral terbesar yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut ini akan berlangsung pada 15–22 Februari 2025. Sebanyak 38 negara berpartisipasi, dengan keterlibatan 19 kapal perang asing, 7 helikopter, dan 3 pesawat patroli maritim (MPA). Sementara itu, TNI AL mengerahkan 19 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam latihan ini.

“Latihan ini bertujuan memperkuat keamanan maritim serta meningkatkan kapasitas bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana (Humanitarian Assistance and Disaster Relief/HADR),” jelas KASAL M. Ali.

Pelaksanaan 5th MNEK 2025 juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 9 tentang tugas pokok TNI AL, yang salah satunya adalah melaksanakan diplomasi angkatan laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Adapun tujuan utama penyelenggaraan MNEK 2025 adalah untuk meningkatkan kerja sama bilateral, regional, dan multilateral antara negara-negara yang terlibat. (ana)

Perbaikan 5 Ruas Jalan dan 9 Saluran Irigasi dari DAK 2025 di Tabanan Ditunda akibat Efisiensi Anggaran 

Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan Made Dedy Darmasaputra.
Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan Made Dedy Darmasaputra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Kebijakan ini berdampak pada pengurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tabanan sebesar Rp65 miliar.

Pemangkasan anggaran tersebut berasal dari dua sumber utama, yakni Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp20 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp45 miliar.

Dampaknya, seluruh program fisik yang didanai DAK di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan terpaksa ditunda. Program yang tertunda meliputi perbaikan infrastruktur jalan serta proyek irigasi.

Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra mengungkapkan, seluruh DAK Tabanan tahun anggaran 2025 ditunda seluruhnya oleh pemerintah pusat. Rinciannya Rp34,21 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan Rp10,89 miliar untuk proyek irigasi.

“Iya total efisiensi DAK yang bersumber dari APBN sekitar Rp45 miliar lebih,” ucapnya, Senin (17/2/2025).

Ia menjelaskan, infrastruktur jalan rusak di Tabanana yang mengalami penundaan perbaikan bersumber dari DAK di tahun 2025 berada di lima titik dengan total panjang mencapai 12,179 kilometer.

Rinciannya ruas jalan Tegal Linggah-Puncak Sari, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel sepanjang 3,300 km senilai Rp8,4 miliar; ruas Jalan Bengkel Anyar-Pura Tamba Waras, Desa Sangketa, Penebel sepanjang 0,649 km senilai Rp2,34 miliar.

Kemudian, ruas jalan Tangguntiti-Beraban, sepanjang 2,3 km senilai Rp5,9 miliar dan ruas jalan Tangguntiti-Pantai Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur sepanjang 3,1 senilai Rp9,3 miliar. Terakhir, ruas jalan Antosari – Bade Gede di Kecamatan Selemadeg, sepanjang 2,830 km dengan rencana biaya Rp8,26 miliar.

“Sedangkan, untuk perbaikan jaringan irigasi ada di sembilan titik yang tersebar di Kecamatan Marga, Baturiti dan Selemadeg Timur,” ucapnya.

Selain DAK, efisiensi anggaran juga berdampak pada DAU yang bersumber dari APBD Kabupaten Tabanan tahun 2025. Namun, untuk efisiensi DAU ini masih dalam pembahasan TPID Tabanan. “Sementara program PU yang bersumber dari APBD belum terdampak. Namun ini masih dalam pembahasan,” pungkasnya.

Sanjaya-Dirga Cek Kesehatan Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih periode 2025-2030, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, menjalani pengecekan kesehatan yang berlangsung di Gedung C dan Gedung F, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Sabtu (17/2/2025).
Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih periode 2025-2030, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, menjalani pengecekan kesehatan yang berlangsung di Gedung C dan Gedung F, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Sabtu (17/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih periode 2025-2030, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga, menjalani pengecekan kesehatan yang berlangsung di Gedung C dan Gedung F, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Sabtu (17/2/2025).

Pada kesempatan itu, Bupati Sanjaya secara bersama sama melakukan tahapan registrasi dan cek kesehatan dengan seluruh kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se provinsi Bali.

Pengecekan kesehatan ini merupakan bagian dari prosedur yang harus dilalui oleh seluruh kepala dan wakil kepala daerah sebelum resmi dilantik secara serentak pada Kamis, 20 Februari 2025 mendatang.

Pemeriksaan mencakup berbagai aspek kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental pasangan pemimpin daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan di Kabupaten Tabanan selama lima tahun ke depan.

Dengan selesainya tahapan pemeriksaan kesehatan ini, Sanjaya – Dirga semakin siap untuk menjalankan tugas selaku pemimpin Tabanan.

Diharapkan dengan kepemimpinan di periode kedua ini, program pembangunan di berbagai sektor dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat demi mewujudkan Tabanan yang Aman Unggul dan Madani (AUM).

Setelah cek kesehatan, Selasa 18 Februari 2025, Sanjaya-Dirga akan melaksanakan gladi kotor pelantikan, Rabu, 19 Februari 2025 melaksanakan gladi bersih di Istana Kepresidenan Jakarta. Kemudian, pada Rabu 20 Februari 2025 dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Sebelumnya, Sanjaya mengatakan, sehari setelah pelantikan tepatnya pada 21 Februari, dirinya harus kembali ke Bali untuk menghadiri acara serah terima gubernur bersama PJ. “Kami wajib menyaksikan,” ucapnya.

Terkait kesiapannya mengikuti pelatihan atau retret bersama kepala daerah terpilih di seluruh Indonesia sebelum bertugas, Sanjaya mengaku sudah siap.

“Retret itu pelatihan. Seminggu di Magelang. Sudah siap lahir batin,” kata Politisi asal Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan itu. (ana)

Kadek Parwata Dimakamkan di Karangasem, Keluarga Berharap Pelaku Penusukan Segera Tertangkap

Prosesi pemakaman I Kadek Parwata (31) di Setra Desa Adat Angantelu, Karangasem, pada Minggu (16/2/2025) siang
Prosesi pemakaman I Kadek Parwata (31) di Setra Desa Adat Angantelu, Karangasem, pada Minggu (16/2/2025) siang.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Suasana duka yang mendalam menyelimuti prosesi pemakaman I Kadek Parwata (31) di Setra Desa Adat Angantelu, Karangasem, pada Minggu (16/2/2025) siang. Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah Kadek Parwata tiba dan diturunkan dari mobil jenazah.

Ratusan warga turut hadir menyaksikan prosesi pemakaman pria yang menjadi korban penusukan di Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara, beberapa waktu lalu oleh pria tak dikenal yang hingga kini belum diketahui identitasnya dan masih dalam pengajaran polisi.

Sang ayah, I Ketut Merta (60), tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Beberapa kerabat tampak memberikan pelukan untuk menguatkannya. Meski berusaha tegar, kehilangan putra tercinta dengan cara tragis meninggalkan duka mendalam baginya.

“Kami berharap pelaku segera tertangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal,” ujar I Ketut Merta.

Kesedihan juga dirasakan sahabat serta keluarga besar. Mereka mengaku memiliki hubungan baik dengan Kadek Parwata karena sifatnya yang ramah dan mudah berteman.

Kadek Parwata menghabiskan masa kecil dan tumbuh besar di Denpasar bersama keempat saudaranya. Selama ini, ia bekerja di sebuah restoran dan menjadi tulang punggung keluarga, meninggalkan dua orang putri yang masih kecil. Kedua putrinya masih TK dan SD kelas 4.

Seperti diberitakan, Kadek Parwata (31), menjadi korban penusukan hingga tewas oleh pria tak dikenal di depan Warung Auna, Jalan Nangka Utara, Kelurahan Tonja, Banjar Tanguntiti, Denpasar Utara pada Kamis (13/2/2025) dini hari sekitar pukul 02.15 WITA.

Kejadian berdarah itu sempat terekam kamera CCTV dan ramai beredar di media sosial. Saat tiba di lokasi kejadian bersama temannya dengan berboncengan. Tiba-tiba Ia dipanggil oleh pelaku yang sudah berada di lokasi. Namun, setelah itu, pelaku tiba-tiba menusuk Kadek Parwata dengan senjata tajam. Kadek Parwata diduga menjadi korban salah sasaran.

Ia sempat dibawa ke rumah sakit oleh temannya. Namun akbat luka tusukan yang cukup parah dengan jarak tembus sekitar 7 cm di bagian perut kiri, menyebabkan pendarahan hebat, nyawa Kadek Parwata tidak tertolong. (*)

Buka Jasa ‘Hair Stylist’ di Bali, WN Turki Diamankan Imigrasi

WNA Turki membuka jasa sebagai hair stylist di Bali diamankan Imigrasi Ngurah Rai.
WNA Turki membuka jasa sebagai hair stylist di Bali diamankan Imigrasi Ngurah Rai.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Warga negara asal Turki berinisial FA (40) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai atas dugaan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian dengan membuka jasa sebagai hair stylist di Bali.

WNA laki-laki tersebut diamankan oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai di sebuah penginapan di kawasan Canggu, Kuta Utara,Badung, pada Selasa (11/2/2025).

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Winarko menjelaskan, dari hasil patroli siber yang dilakukan oleh Unit Siber Keimigrasian Kantor Imigrasi Ngurah Rai ditemukan FA membuka jasa sebagai hair stylist di Bali.

“FA diduga membuka jasa sebagai hair stylist dan memasarkannya melalui media sosial. Setelah dilakukan pendalaman oleh tim, kami menemukan indikasi pelanggaran izin tinggal keimigrasian yang dilakukan oleh FA,” ujar Winarko dalam keterangan pers dikutip Minggu (162/2025).

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, FA mengaku membuka jasa sebagai hair stylist untuk memenuhi biaya hidup selama tinggal di Bali.

Adapun yang menjadi pelanggannya tidak hanya WNA tetapi juga warga lokal. FA mematok tarif Rp 100 – Rp 600 ribu untuk jasa potong rambut dan Rp 100 ribu – Rp 5 juta untuk perawatan rambut tergantung dari tingkat kesulitan dan perawatan yang diberikan.

Winarko menambahkan, dari data perlintasan keimigrasian, FA terakhir kali masuk ke wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 9 Februari 2025 menggunakan Visa on Arrival (VOA).

Padahal, visa izin tinggal kunjungan dari Visa on Arrival (VOA) hanya dapat digunakan untuk keperluan kunjungan sosial, tujuan bisnis dan berlibur.

“Kami tegaskan izin tinggal dari VOA tidak boleh digunakan untuk bekerja, dan hanya boleh digunakan untuk keperluan kunjungan sosial, bisnis, dan berlibur sesuai peraturan keimigrasian yang berlaku”, terang Winarko.

Saat ini, FA telah dilakukan pendetensian pada Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai sembari menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. (ana)

Donor Darah hingga Atraksi Budaya Warnai Festival Imlek 2576 di Jembrana

Festival Imlek 2576 Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (15/2/2025).
Festival Imlek 2576 Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (15/2/2025).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Festival Imlek 2576 di Kabupaten Jembrana, Bali digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (15/2/2025). Pergelaran festival diisi dengan berbagai kegiatan seperti donor darah, pembagian sembako dan pementasan atraksi budaya.

Ratusan Umat Tridharma hadir memeriahkan Festival Imlek yang menjadi perayaan bersama hari Raya Imlek 2576. Berbagai kesenian dan pementasan juga semakin menambah semarak festival tersebut. Atraksi Barongsai menjadi penampilan yang paling memukau seluruh umat maupun undangan yang hadir.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa sangat mengapresiasi pelaksanaan festival Imlek yang berlangsung meriah dan dihadiri ratusan umat Tridharma.

“Kami juga merasa berbahagia karena pada hari ini luar biasa, kita merasa seperti berada di Cina. Festival Imlek di Jembrana begitu semarak, sejalan dengan kebahagiaan dari umat yang merayakan Imlek Tahun 2576 pada hari ini,” ungkapnya.

Sekda Budiasa berharap perayaan hari raya Imlek di tahun ini, semua umat akan diberikan kebahagiaan dan kesejahteraan.

Sementara itu, perwakilan Perhimpunan INTI Bali, Heri Sudiarto mengatakan Imlek di tahun 2025 jatuh pada shio ular kayu yang mencerminkan kecerdasan, kearifan dan kemampuan.

“Kita lihat ular itu meliuk-liuk, kali ini akan meliuk ke atas membawa kita menjadi lebih sukses, sehat dan bahagia. Begitu juga saudara-saudara kita yang ada di Jembrana semoga diberikan keberhasilan dan kemakmuran, rejeki dan sukses yang berlimpah di tahun ular kayu ini,” ucapnya.

Pihaknya juga menyambut baik Festival Imlek di kabupaten Jembrana yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan untuk berbagi kebahagiaan serta saling menguatkan kebersamaan.

“Saya memberikan apresiasi semoga kegiatan hari ini, perjuangan daripada seluruh komunitas yang terlibat dalam kegiatan ini semakin erat seperti tema yang diusung berbagi kasih sayang, kebersamaan dan kebahagiaan,” tutupnya. (ana) 

MNEK 2025 di Bali, 36 Kapal Perang Terlibat Latihan

Pembukaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali.
Pembukaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Bali dipilih sebagai tuan rumah Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 atau latihan militer angkatan laut Indonesia (TNI-AL), yang berlangsung pada 15–22 Februari 2025.

MNEK tahun ini memasuki pelaksanaan kelima dengan 38 negara sebagai peserta. Dalam latihan ini, sebanyak 36 kapal perang akan terlibat dalam latihan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan terletak pada kerja sama yang baik dan kompeten untuk saling memberikan dukungan,” ungkap Pejabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, saat menghadiri pembukaan 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 di Pelabuhan Benoa, Bali, Minggu (16/2/2025).

5th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 mengusung tema “Maritime Partnership for Peace and Stability”, dengan fokus utama pada penanggulangan bencana alam dan bantuan kemanusiaan (Humanitarian Assistance/Disaster Relief – HA/DR), serta ancaman bersama di sektor maritim yang bersifat nonwar-fighting. Tema ini merupakan aktualisasi tugas pokok TNI AL dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Sebanyak 38 negara akan berpartisipasi dengan melibatkan 19 kapal perang, 7 helikopter, dan 3 pesawat patroli maritim (MPA) dari alutsista asing. Sementara itu, TNI AL akan mengerahkan 17 KRI untuk bersatu dalam latihan, berdiskusi, serta bekerja sama dalam bidang penanggulangan bencana di berbagai belahan dunia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan, kegiatan ini merupakan latihan gabungan maritim kelima.

Hadirnya para pemimpin, Kepala Staf Angkatan Laut, serta para Duta Besar Pertahanan dari 37 negara sahabat yang mengirimkan kapal perang diharapkan dapat membangun kepercayaan dan sinergi antarbangsa.

“Dengan demikian, kita dapat menghadirkan perdamaian dan stabilitas di kawasan di tengah situasi dan dinamika geopolitik global saat ini. Saya juga berharap kegiatan ini menjadi jangkar persahabatan guna mewujudkan kawasan maritim yang semakin stabil dan aman. Untuk itu, diperlukan armada laut yang kuat, didukung oleh infrastruktur kelautan (sea port) yang juga harus kokoh,” ungkapnya.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menambahkan, puluhan negara partisipan juga akan mengikuti International Maritime Security Symposium (IMSS) ke-6 pada 17 Februari 2025.

Simposium maritim terbesar yang diselenggarakan TNI AL ini akan menjadi forum diskusi bagi para delegasi guna membahas isu-isu maritim regional dan global dari berbagai perspektif.

Usai acara pembukaan, Pj. Gubernur Bali beserta dubes dan perwakilan negara peserta turut mengarungi selat lombok di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992).

Sebagai bagian dari rangkaian 5th MNEK 2025, TNI AL juga menggelar berbagai kegiatan, seperti Engineering Civic Action Program (ENCAP), yaitu program kemanusiaan dengan pembangunan fasilitas umum seperti jalan dan tempat ibadah di Desa Antiga Kelod, Kabupaten Karangasem, Bali.

Medical Civic Action Program (MEDCAP), yang mencakup pemeriksaan kesehatan lengkap, pemeriksaan gigi, sunatan massal, donor darah, serta operasi medis kecil di KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) yang akan bersandar di Dermaga Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem, pada 17 Februari.

Kemudian, Program pelestarian lingkungan dan pencegahan abrasi pantai, berupa penanaman pohon mangrove di Kawasan Taman Hutan Raya I Gusti Ngurah Rai, pelepasan tukik penyu ke laut di Pantai Peninsula, Nusa Dua, Bali, serta aksi bersih pantai di Pantai Mertasari.

Sanur serta City Parade, yang akan diramaikan oleh Genderang Suling Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 18 Februari, disaksikan oleh masyarakat Bali dan delegasi dari puluhan negara peserta 5th MNEK 2025.

City Parade ini akan menempuh rute Makorem 163/WS – Lapangan Puputan Margarana Renon melalui Jl. Cok Agung Tresna.

Pelaksanaan 5th MNEK 2025 merupakan bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 9 tentang tugas pokok TNI AL, salah satunya melaksanakan diplomasi Angkatan Laut guna mendukung kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Kegiatan ini juga selaras dengan arahan pemerintah dalam memperkuat diplomasi bangsa demi stabilitas keamanan kawasan serta mendukung realisasi Program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa melalui ekonomi kreatif.

Sebagai tuan rumah, Bali yang merupakan destinasi wisata unggulan diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi dari penyelenggaraan MNEK 2025, terutama dalam sektor pariwisata. (rls) 

DPRD Tabanan Akan Konsultasi ke KemenpanRB Terkait Pengangkatan PPPK Paruh Waktu

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa (tengah), Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani (kanan) dan Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, I Made Kristiadi Putra (kiri)
Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa (tengah), Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani (kanan) dan Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, I Made Kristiadi Putra (kiri)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – DPRD Tabanan memastikan akan segera melakukan konsultasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) untuk mendapatkan kejelasan mengenai pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Langkah ini diambil guna mencari solusi bagi tenaga kontrak yang telah mengabdi lebih dari dua tahun namun belum terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa menegaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah telah berkoordinasi dan berkomitmen untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer yang belum lulus seleksi PPPK.

Ia telah menugaskan Komisi I DPRD Tabanan untuk berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta mengawal penuh upaya pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK Paruh Waktu.

“Kami berharap pada tahun 2026, tenaga honorer yang telah terdata di BKN dan memiliki masa pengabdian lebih dari dua tahun dapat diperjuangkan agar menjadi PPPK penuh waktu,” ujar Arnawa dalam acara Komunikasi Penuh Inspirasi (Kopi) Pewarta di Gedung DPRD Tabanan, Jumat (14/2/2025).

Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani, menegaskan pihaknya siap mengawal dan memperjuangkan nasib tenaga honorer. Dalam waktu dekat, DPRD Tabanan bersama BKPSDM akan melakukan konsultasi langsung ke KemenpanRB di Jakarta guna memperoleh kejelasan terkait mekanisme dan regulasi pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

“Melalui koordinasi dan konsultasi ini, kami ingin memastikan bagaimana regulasi tenaga PPPK Paruh Waktu, sehingga kebijakan yang diambil ke depan lebih jelas dan terarah,” ujar Omardani.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, I Made Kristiadi Putra, mengapresiasi dukungan dari DPRD Tabanan, khususnya Ketua DPRD dan Komisi I, dalam upaya pengelolaan kepegawaian ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

Ia menegaskan bahwa amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN mengatur penataan tenaga non-ASN dengan prinsip tidak ada PHK massal, tidak ada pembengkakan anggaran, serta tidak ada pengurangan hak yang diterima pegawai.

Sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran MenpanRB tertanggal 16 Januari 2025 yang melarang pengangkatan tenaga honorer baru, Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tidak lagi merekrut tenaga honorer baru.

“Dengan aturan ini, tenaga honorer yang saat ini bekerja tetap mendapat perlindungan, tetapi pemerintah daerah juga harus memastikan tidak ada penambahan pegawai kontrak yang dapat membebani anggaran,” jelas Kristiadi. (ana)