- Advertisement -
Beranda blog Halaman 254

Tips Berpakaian untuk Menyamarkan Perut Buncit

Tips berpakaian menyamarkan perut buncit. (Foto:freepik)
Tips berpakaian menyamarkan perut buncit. (Foto:freepik)

PANTAUBALI.COM – Memiliki perut buncit sering kali membuat seseorang kurang percaya diri dalam berpakaian. Namun, dengan pemilihan pakaian yang tepat, perut buncit ternyata bisa disamarkan sehingga Anda bisa tampil lebih percaya diri dan nyaman.

Berikut beberapa tips berpakaian yang dapat membantu menyamarkan perut buncit:

1. Pilih Pakaian dengan Potongan yang Tepat

Gunakan pakaian dengan gaya potongan pinggang tinggi sehingga memberikan kesan tubuh lebih ramping. Hindari pakaian yang terlalu ketat atau terlalu longgar, karena bisa membuat perut terlihat lebih besar.

2. Gunakan Warna Gelap

Warna gelap seperti hitam, navy, atau cokelat tua dapat memberikan efek visual yang lebih langsing. Jika ingin memakai warna terang, padukan dengan outer berwarna gelap untuk menciptakan keseimbangan.

Memakai outer seperti blazer, cardigan, atau jaket panjang bisa membantu menyamarkan perut buncit dengan memberikan ilusi tubuh lebih ramping. Pastikan outer yang dipilih tidak terlalu ketat atau oversized.

3. Gunakan Celana High-Waist

Celana atau rok dengan potongan high-waist dapat membantu menyamarkan perut buncit dengan menekan bagian perut dan memberi kesan pinggang lebih tinggi.

4. Hindari Motif Garis Horizontal dan Besar

Motif besar dan garis horizontal cenderung membuat tubuh terlihat lebih lebar. Sebagai gantinya, pilih motif kecil atau garis vertikal yang memberi efek tubuh lebih jenjang.

5. Pilih Bahan Pakaian yang Jatuh

Bahan yang jatuh dan tidak terlalu kaku seperti chiffon atau jersey akan membantu menyamarkan bentuk tubuh. Hindari bahan yang terlalu tebal atau kaku karena bisa menambah volume tubuh.

6. Perhatikan Pemilihan Aksesoris

Sabuk kecil di bagian pinggang dapat membantu menciptakan ilusi bentuk tubuh yang lebih proporsional. Hindari sabuk yang terlalu besar atau terlalu ketat karena bisa menarik perhatian ke area perut.

7. Hindari Pakaian dengan Detail Berlebih di Area Perut

Pakaian dengan kerutan, ruffle, atau aksen berlebihan di bagian perut akan membuat area tersebut terlihat lebih besar. Pilih pakaian dengan desain simpel untuk tampilan yang lebih elegan.

 Idul Fitri 1446 Hijriah Ditetapkan pada 31 Maret 2025

Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah ditetapkan jatuh pada Senin (31/3/2025) besok. (foto:canva.com)
Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah ditetapkan jatuh pada Senin (31/3/2025) besok. (foto:canva.com)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah ditetapkan jatuh pada Senin (31/3/2025) besok. Tanggal itu telah diumumkan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, berdasarkan sidang isbat yang melibatkan para ulama dan ahli kalender Islam.

Dengan keputusan tersebut maka umat Islam di seluruh Indonesia perpuasa selama 30 hari penuh, sebelum menyambut hari besar keagamaan dengan penuh suka cita.

“Berdasarkan hasil sidang isbat, posisi hilal wilayah Indonesia yang tidak memiliki kriteria mabigusya, serta tidak adanya laporan (hilal) wilayah terlihat, maka 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025 Masehi,” ujarnya dalam konferensi pers Sidang Isbat Idulfitri 1446 Hijriah, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, pada Sabtu (29/3/2025).

Adapun penentuan 1 Syawal 1446 Hijriah ini didasarkan pada dua metode, hisab atau perhitungan dan rukyat atau melihat langsung hilal.

Penentuan tanggal lebaran ini juga sesuai dengan prediksi awal pemerintah, yakni 1 Syawal 1446 Hijriah akan jatuh pada 31 Maret 2025. Selain itu, hasil sidang isbat ini juga menunjukkan bahwa tanggal Lebaran 2025 yang ditentukan pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), maupun Muhammadiyah jatuh pada waktu yang sama.

“Mudah-mudahan, perkembangan ini merupakan sarana untuk umat Islam di Indonesia, agar tetap menjaga toleransi dan kesamaan, baik dalam menjalankan ibadah, maupun di dalam bermasyarakat,” kata Nasaruddin.

Untuk diketahui, sidang isbat dilaksanakan di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta sejak sore hingga malam hari.

Penentuan tanggal lebaran ini turut melibatkan berbagai lembaga seperti BMKG, BIG, Planetarium, ITB Bosscha, UIN, dan sejumlah organisasi massa Islam lainnya. Sedangkan pengamatan hilal dilakukan di berbagai wilayah Indonesia mulai sore hingga petang hari. (ana) 

Rumah Warga di Tabanan Dibobol Maling Saat Pengarakan Ogoh-Ogoh, iPad dan Uang Tunai Raib

Ilustrasi pencurian (Foto: Herald)
Ilustrasi pencurian (Foto: Herald)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah di Banjar Senapahan Kelod, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, pada Jumat (28/3/2025) malam. Kejadian itu terjadi saat masyarakat tengah menyaksikan pengarakan ogoh-ogoh dalam rangkaian perayaan Nyepi.

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian tersebut diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 21.30 WITA. Saat itu, seluruh penghuni rumah sedang berada di luar untuk menyaksikan arak-arakan ogoh-ogoh di Desa Adat Senapahan, Banjar Senapahan Kelod, Desa Banjar Anyar.

Pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela rumah. Setelah berhasil masuk ke rumah, pelaku langsung menuju salah satu kamar korban. Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit iPad dan uang tunai sebesar Rp600 ribu.

“Pelaku mengambil satu buah iPad dan uang tunai sebesar 600 ribu rupiah,” ungkap seorang sumber di lokasi yang enggan disebutkan namanya.

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat dikejar oleh warga yang menyadari adanya tindak kejahatan tersebut. Warga bahkan telah menyisir hingga ke wilayah sekitar yakni Banjar Suralaga dan Koripan Kaja, namun pelaku berhasil melarikan diri dan jejaknya menghilang.

“Kemarin (pelaku) sempat dilacak iPad-nya tapi putus di daerah Suralaga,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana, yang dikonfirmasi pada Minggu (30/3/2025) menyatakan, hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait kasus pencurian tersebut. “Belum ada laporannya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Insiden pencurian ini menjadi pengingat masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terlebih lagi saat meninggal rumah. Barang-barang berharga hendaknya disimpan di tempat yang aman. (ana)

Semarak Jimbaran Culture Festival dan Lomba Ogoh-Ogoh 2025

Bupati Wayan Adi Arnawa membuka Jimbaran Culture Festival 2025 dan lomba ogoh-ogoh di Catus Pata, Perempatan Pasar Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat (28/3/2025).
Bupati Wayan Adi Arnawa membuka Jimbaran Culture Festival 2025 dan lomba ogoh-ogoh di Catus Pata, Perempatan Pasar Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat (28/3/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG –  Jimbaran Culture Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Desa Adat Jimbaran yang berkolaborasi dengan Sabha Yowana Jimbaran, berlangsung di Catus Pata, Perempatan Pasar Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, pada Jumat (28/3/2025).

Festival ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Pengerupukan atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1947, yang ditandai dengan menyalakan obor oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa sebagai simbol dimulainya kegiatan Jimbaran Culture Festival 2025.

Jimbaran Culture Festival kali ini menghadirkan acara budaya Mage Gebog dan Lomba Ogoh-Ogoh Desa Adat Jimbaran Tahun Caka 1947 yang diikuti 13 Ogoh-Ogoh hasil karya Sekaa Teruna Teruni se-Desa Adat Jimbaran.

Selain sebagai ajang perlombaan, Parade Ogoh-Ogoh menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas mereka. Setiap banjar menampilkan karya terbaik dengan mengusung konsep yang mendalam, baik berdasarkan mitologi Hindu maupun fenomena sosial yang berkembang.

Melalui festival, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas semakin diperkuat, sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa, menyampaikan rasa bangga dan kebahagiaannya dapat hadir serta meresmikan Jimbaran Culture Festival. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung.

“Saya mengapresiasi penyelenggaraan festival ini sebagai bagian dari upaya menggali dan mengembangkan potensi seni serta kreativitas yang ada di desa ini. Bagaimanapun juga, melalui perlombaan ini kita harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama agar acara ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian budaya, Bupati Adi Arnawa membantu dana untuk motivasi sebesar Rp50 juta.

Selain itu, setiap Sekaa Teruna yang berpartisipasi dalam Lomba dan Parade Ogoh-Ogoh diberikan bantuan sebesar Rp2 juta sebagai bentuk apresiasi terhadap keterlibatan generasi muda dalam menjaga tradisi ini.

Bendesa Adat Jimbaran, I Gusti Made Rai Dirga, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran pemerintah daerah serta para tokoh masyarakat Jimbaran yang turut berpartisipasi dalam pembukaan Jimbaran Culture Festival.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi  kontribusi dalam menjaga dan memperkokoh warisan budaya Bali.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Sudira, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Jimbaran I Wayan Kardiyasa, Tripika Kuta Selatan, Bendesa Adat Jimbaran I Gusti Made Rai Dirga, serta Kelian Adat dan Dinas se-Desa Adat Jimbaran. (rls)

Tawur Agung Kesanga di Catus Pata Kota Tabanan

Upacara Tawur Agung Kesanga yang digelar di Catus Pata Kota Tabanan, Jumat, (28/3/2025).
Upacara Tawur Agung Kesanga yang digelar di Catus Pata Kota Tabanan, Jumat, (28/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebagai wujud sembah bakti dan pelestarian tradisi, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama Ibu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, beserta istri, Ny. Budiasih Dirga, menghadiri Upacara Tawur Agung Kesanga yang digelar di Catus Pata Kota Tabanan, Jumat, (28/3/2025).

Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian penyambutan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1947 Tahun 2025 yang dilaksanakan serentak oleh seluruh Desa Adat di Bali.

Pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Kota Tabanan secara rutin digelar di Catus Pata, yang merupakan titik nol Kota Tabanan, tepat di depan Patung Bung Karno, pada siang hari menjelang Catur Brata Penyepian.

Tawur Agung Kesanga memiliki makna sakral sebagai upaya Nyomia Bhuta Kala ke alam. Ritual ini bertujuan untuk mensucikan alam semesta beserta isinya sesuai dengan konsep Tri Hita Karana.

Upacara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Kepala Perangkat Daerah terkait, Jero Bendesa Adat Kota Tabanan dan Prajuru Adat se-jebag Tabanan, serta krama adat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan ritual yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Tabanan setiap tahunnya.

“Tujuan dari ritual yang rutin kita laksanakan setiap tahun ini, yang pada tahun ini jatuh pada Tahun Caka 1947 adalah untuk mengharmoniskan jagat Tabanan, jagat Bali, agar benar-benar sesuai dengan dresta agama kita. Sebelum memasuki Nyepi dengan Catur Brata Penyepian, ritual ini menjadi awal penyucian yang sangat penting bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sanjaya juga berharap agar seluruh masyarakat Tabanan dapat menjalankan Catur Brata Penyepian dengan baik dan penuh kesadaran. Ia berpesan, bahwa Nyepi adalah momen penting untuk introspeksi diri serta peningkatan spiritualitas diri yang harus dimaknai dengan baik.

“Nyepi adalah wujud dari keheningan dan kedamaian yang bertumpu pada konsep Tri Hita Karana. Saya berharap, pelaksanaan Nyepi esok hari dapat berjalan lancar dan menjadi momentum bagi kita semua untuk merefleksikan diri serta meningkatkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan,” tambahnya.

Pun dengan pelaksanaan upacara Tawur Agung Kesanga ini, diharapkan masyarakat Tabanan semakin memahami dan melestarikan tradisi leluhur, serta menjadikan Hari Raya Nyepi sebagai kesempatan untuk membangun kedamaian dan keseimbangan dalam kehidupan.

Begitu juga pihaknya berpesan agar dalam pengarakan ogoh-ogoh dan lainnya, diharapkan seluruh masyarakat dan pihak terkait selalu menjaga agar situasi selalu kondusif, tidak ada euforia berlebihan, sehingga perayaan nyepi bisa kita laksanakan dengan damai. (rls)

Kecelakaan Maut di Perempatan Tohpati Denpasar, Seorang Anak Tewas

Polisi melakukan olah tkp kecelakaan maut di perempatan Jalan WR Supratman dan Jalan Bypass Ngurah Rai, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.
Polisi melakukan olah tkp kecelakaan maut di perempatan Jalan WR Supratman dan Jalan Bypass Ngurah Rai, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di perempatan Jalan WR Supratman dan Jalan Bypass Ngurah Rai, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, pada Jumat, 28 Maret 2025, sekitar pukul 02.00 WITA. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk box ini mengakibatkan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, berinisial PDW, asal Gianyar, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasat Lantas AKP Yusuf Dwi Admodjo menjelaskan, pada saat kejadian, korban tengah dibonceng menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax berplat DK 5069 KBP yang dikendarai oleh IKE (21), bersama seorang wanita berinisial GAH.

“Saat kejadian, posisi pengendara motor  sedang bonceng tiga,” ujar AKP Yusuf.

Menurut keterangan polisi, kecelakaan berawal ketika sepeda motor yang melaju dari arah timur menuju barat memasuki perempatan pada saat lampu lalu lintas menyala kuning. Di saat yang bersamaan, sebuah truk box dengan plat nomor B 9641 VCC yang dikemudikan oleh EF (pria asal Jember, Jawa Timur) melintas dan keduanya bertabrakan keras di persimpangan.

Akibat kecelakaan tersebut, PDW meninggal dunia di tempat, sementara IKE dan pengemudi truk, EF, hanya mengalami luka ringan seperti lecet pada pipi kiri dan rasa sakit di bagian kepala.

Jenazah korban tewas dan dua korban lainnya segera dibawa ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan sedang memeriksa saksi-saksi terkait insiden ini.

Kecelakaan ini menjadi peringatan penting bagi pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melewati persimpangan. (*)

Polisi Bongkar Praktik Oplos Gas LPG Ilegal di Denpasar, Dua Tersangka Diamankan

Barang bukti yang disita dalam penggerebekan praktik oplos gas LPG ilegal.
Barang bukti yang disita dalam penggerebekan praktik oplos gas LPG ilegal.

PANTAUBALI.COM, DENAPSAR – Aparat Polresta Denpasar mengungkap praktik oplos gas LPG bersubsidi yang dilakukan oleh dua pria, MY (49) dan WS (59), di kawasan Jalan Gunung Sari, Denpasar Barat, pada Selasa, 25 Maret 2025. Kedua pelaku yang terlibat dalam bisnis ilegal ini diamankan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait penjualan gas LPG 12 kg dengan harga yang lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET).

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa laporan tersebut memicu penyelidikan oleh pihak kepolisian. Tim yang dipimpin oleh Kanit IV Iptu Joko Wijayanto langsung melakukan penggerebekan di lokasi.

“Setibanya di lokasi, petugas mendapati kedua pelaku tengah melakukan praktik oplos gas, yakni memindahkan isi gas 3 kg bersubsidi ke dalam tabung gas 12 kg non-subsidi, menggunakan pipa besi dan balok es,” ujar Sukadi.

Gas oplosan ini kemudian dijual kembali ke konsumen dengan harga sangat murah, yakni sekitar Rp 150.000 hingga Rp 160.000 per tabung, jauh lebih rendah dari HET yang seharusnya. Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 175 tabung gas LPG dari berbagai ukuran, pipa besi, segel gas, dan peralatan lainnya yang digunakan dalam praktik ilegal tersebut.

Adapun rincian barang bukti yang disita mencakup 10 tabung gas 12 kg terisi dan tersegel, 10 tabung gas 12 kg tanpa segel, 17 tabung gas kosong, serta 50 tabung gas 3 kg terisi.

Kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 55 UU Nomor 2 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang diubah melalui Pasal 40 angka 9 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp 60 miliar. Mereka juga dijerat dengan Pasal 32 Ayat (2) UU RI Nomor 2 Tahun 1981 tentang Perdagangan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap praktik oplos gas LPG yang dapat merugikan konsumen dan mengancam keselamatan. Polisi terus berkomitmen untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan barang subsidi demi menjaga keadilan bagi masyarakat. (*)

Pemkab Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Kepada Seluruh Umat Se-Dharma

Pemerintah Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Kepada Seluruh Umat Se-Dharma
Pemerintah Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Kepada Seluruh Umat Se-Dharma

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan, mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 yang jatuh pada 29 Maret 2025 kepada seluruh umat se-dharma yang merayakan.

Dalam keheningan Nyepi, diharapkan umat se-darma dapat menemukan jati diri, memperkuat spiritualitas, dan meraih kedamaian serta kesejahteraan.

“Semoga, melalui catur brata penyepian bisa menjadi momen introspeksi diri dan kesucian jiwa serta meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Sanjaya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memaknai hari raya Nyepi dengan sederhana dan tanpa adanya euforia berlebihan.

Terlebih dalam perayaan Hari pengrupukan, mengingat pada hari Pengrupukan setiap pemuda sudah tentu mengarak ogoh-ogoh di wilayah masing-masing agar dilaksanakan dengan harmoni, sehingga tidak menimbulkan perselisihan antar warga.

“Selamat hari raya Nyepi kepada seluruh umat se-dharma yang merayakan. Mari kita laksanakan rangkaian catur brata penyepian dengan khidmat. Dengan demikian, catur brata penyepian bisa kita jalani dengan tenang, aman serta damai dalam hati dan jiwa kita masing-masing. Semoga kita selalu diberikan pikiran dan hati yang jernih untuk mewujudkan kedamaian di dunia ini,” imbuh Sanjaya. (rls) 

Musrenbang RKPD SB Tabanan 2026 Fokus Tingkatkan Kesejahteraan dan Kelanjutan Pembangunan

Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabana, Kamis (27/3/2025).
Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabana, Kamis (27/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya membuka sekaligus menjadi narasumber dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabana, Kamis (27/3/2025), mengusung tema “Arah Kebijakan Pembangunan Tabanan Tahun 2026”.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan, Musrenbang RKPD merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Musrenbang RKPD pada dasarnya merupakan forum bersama untuk menentukan arah pembangunan tahun 2026. Oleh karena itu, saya harapkan forum ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk merumuskan program-program daerah dalam rangka menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan ke depan sehingga program yang dihasilkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” ujarnya.

Sebagai tahun terakhir dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana (RPJMD SB) 2021-2026, Bupati Sanjaya mengingatkan bahwa perencanaan tahun 2026 harus tetap mengakomodasi visi, misi, dan program kepala daerah terpilih selanjutnya.

“Saya menyadari, tantangan pembangunan ke depan tidaklah mudah, namun dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, saya meyakini kita akan mampu mengatasinya,” imbuh Sanjaya.

Ia juga menegaskan delapan fokus utama pembangunan Tabanan ke depan, di antaranya memperkuat sektor pertanian, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, melestarikan adat dan budaya, memperluas kesempatan kerja, membangun pariwisata berkelanjutan, meningkatkan birokrasi yang berorientasi global, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat infrastruktur fisik dan digital.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tabanan, I Gede Urip Gunawan, dalam laporannya menjelaskan, bahwa Musrenbang RKPD SB Tahun 2026 bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan guna penyempurnaan rancangan RKPD SB.

“Dari sisi pencapaian makro, pembangunan Kabupaten Tabanan menunjukkan tren positif, baik dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan per kapita, pemerataan pendapatan, serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Selain itu, indeks pembangunan manusia juga mengalami peningkatan, yang mencerminkan daya saing masyarakat Tabanan yang semakin baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Urip Gunawan menyoroti berbagai capaian pembangunan daerah, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan infrastruktur jalan dan irigasi, serta peningkatan sarana dan prasarana publik.

Selain itu, penguatan adat, tradisi, seni, dan budaya juga menjadi fokus, di samping peningkatan akses layanan kesehatan, penurunan angka stunting, dan kemiskinan ekstrem.

“Dengan pencapaian tersebut, tentunya kita mengharapkan keberlanjutan pembangunan Kabupaten Tabanan yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Turut Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Kepala Bappeda Provinsi Bali, Sekda, serta para perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. (rls)

Ketua DPRD Tabanan Hadiri Musrenbang RKPD SB 2026

Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabana, Kamis (27/3/2025).
Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabana, Kamis (27/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Acara ini digelar di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan pada Kamis (27/3/2026), dengan tema “Arah Kebijakan Pembangunan Tabanan Tahun 2026”. Musrenbang ini menjadi forum strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Kepala Bappeda Provinsi Bali, Sekda, serta para perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Musrenbang RKPD pada dasarnya merupakan forum bersama untuk menentukan arah pembangunan tahun 2026. Oleh karena itu, saya harapkan forum ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk merumuskan program-program daerah dalam rangka menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan ke depan sehingga program yang dihasilkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” ujarnya.

Sebagai tahun terakhir dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana (RPJMD SB) 2021-2026, Bupati Sanjaya mengingatkan bahwa perencanaan tahun 2026 harus tetap mengakomodasi visi, misi, dan program kepala daerah terpilih selanjutnya.

“Astungkara, saya bersama Bapak Made Dirga selaku Wakil Bupati Tabanan diberikan amanah oleh rakyat Tabanan untuk dapat melanjutkan pembangunan lima tahun ke depan. Saya menyadari, tantangan pembangunan ke depan tidaklah mudah, namun dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, saya meyakini kita akan mampu mengatasinya,” imbuhnya.

Bupati Sanjaya juga menekankan delapan fokus utama pembangunan Tabanan ke depan, meliputi penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pelestarian adat dan budaya, perluasan kesempatan kerja, pengembangan pariwisata berkelanjutan, reformasi birokrasi yang berorientasi global, kelestarian lingkungan, serta peningkatan infrastruktur fisik dan digital.

Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, turut mengapresiasi penyelenggaraan Musrenbang RKPD SB 2026. Ia menegaskan pentingnya peran DPRD dalam mengawal perencanaan pembangunan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang ini merupakan langkah strategis dalam memastikan bahwa setiap program pembangunan yang dirancang benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat. DPRD Tabanan akan terus mendukung serta mengawasi agar kebijakan yang dihasilkan dapat direalisasikan dengan baik dan sesuai dengan aspirasi masyarakat,” ujar Arnawa.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tabanan, I Gede Urip Gunawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD SB Tahun 2026 bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan guna penyempurnaan rancangan RKPD SB.

“Dari sisi pencapaian makro, pembangunan Kabupaten Tabanan menunjukkan tren positif, baik dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan per kapita, pemerataan pendapatan, serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Selain itu, indeks pembangunan manusia juga mengalami peningkatan, yang mencerminkan daya saing masyarakat Tabanan yang semakin baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Urip Gunawan menyoroti berbagai capaian pembangunan daerah, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan infrastruktur jalan dan irigasi, serta peningkatan sarana dan prasarana publik. Selain itu, penguatan adat, tradisi, seni, dan budaya juga menjadi fokus, di samping peningkatan akses layanan kesehatan, penurunan angka stunting, dan kemiskinan ekstrem.

“Dengan pencapaian tersebut, tentunya kita mengharapkan keberlanjutan pembangunan Kabupaten Tabanan yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (ana)