- Advertisement -
Beranda blog Halaman 253

Sejarah April Mop: Perayaan Hari Penuh Lelucon dan Kejutan

Sejarah April Mop. (foto:liputan6.com)
Sejarah April Mop. (foto:liputan6.com)

PANTAUBALI.COM – Setiap 1 April, orang-orang di berbagai belahan dunia merayakan April Mop atau April Fools’ Day dengan saling melakukan lelucon, tipuan dan kejutan. April Mop adalah hari di mana orang-orang di seluruh dunia dapat menikmati kesenangan dan humor dengan saling mengerjai secara ringan.

Tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi momen yang dinantikan setiap tahunnya oleh banyak orang untuk bersenang-senang. Namun, dari mana asal-usul April Mop, dan bagaimana cara orang-orang merayakannya?

Asal-usul pasti April Mop masih menjadi misteri. Dilansir dari berbagai sumber, perayaan tradisi ini berawal dari perubahan kalender di Prancis pada 1582. Saat itu, Prancis beralih dari kalender Julian ke kalender Gregorian, yang menggeser perayaan Tahun Baru dari akhir Maret ke 1 Januari.

Namun, tidak semua orang segera mengetahui perubahan ini, sehingga mereka yang masih merayakan Tahun Baru pada awal April sering menjadi bahan ejekan.

Teori lain menyebutkan bahwa April Mop berasal dari festival Romawi kuno seperti “Hilaria,” di mana masyarakat Romawi memperingati hari kebahagiaan dengan memakai penyamaran dan melakukan lelucon. Ada juga yang mengaitkan tradisi ini dengan perayaan musim semi yang sering kali melibatkan tipu daya dan hiburan.

April Mop dirayakan dengan berbagai cara di seluruh dunia. Di beberapa negara, orang-orang membuat lelucon kepada teman, keluarga, atau rekan kerja, lalu mengungkapkan bahwa itu hanya “April Mop!” setelah korban menyadari tipuan tersebut. Seperti  anak-anak di Prancis dan Belgia sering kali menempelkan gambar ikan di punggung orang lain tanpa mereka sadari. Setelah korban menyadari, mereka akan berteriak “Poisson d’Avril!” (Ikan April!).

Di Skotlandia, April Mop disebut “Hunt the Gowk Day” (Hari Perburuan Orang Bodoh). Tradisi ini awalnya melibatkan pengiriman orang untuk melakukan tugas palsu yang tidak ada akhirnya.

Kemudian di Amerika Serikat dan Inggris, lelucon biasanya dilakukan sebelum tengah hari, dan jika seseorang melakukan tipuan setelah waktu itu, mereka dianggap sebagai April Mop sendiri.

Lantas di era digital saat ini, April Mop semakin berkembang dengan banyak perusahaan besar ikut merayakannya dengan membuat berita palsu atau produk palsu yang menghibur. Google, misalnya, terkenal dengan berbagai lelucon kreatifnya setiap tahun, seperti merilis fitur palsu di mesin pencari mereka.

Meskipun menyenangkan, penting untuk memastikan bahwa lelucon April Mop tidak merugikan atau menyakiti orang lain. Lelucon yang terlalu ekstrem dapat menyebabkan kesalahpahaman atau bahkan bahaya. (ana) 

Sederet Penyakit pada Anjing dan Cara Mencegahnya

Ilustrasi anjing sakit. (Istimewa)
Ilustrasi anjing sakit. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM – Menjaga kesehatan anjing kesayangan bukan hanya soal memberi makanan yang bergizi, tetapi juga melibatkan vaksinasi rutin, kebersihan lingkungan, dan perhatian terhadap perilaku mereka.

Anjing, seperti manusia, rentan terhadap berbagai penyakit. Beberapa dapat diatasi dengan perawatan yang tepat, namun lebih baik jika penyakit tersebut dicegah sejak awal. Mengenali gejala penyakit sejak dini dan melakukan langkah pencegahan yang tepat dapat membantu anjing Anda tetap sehat dan bahagia.

Berikut adalah 10 penyakit anjing yang paling umum, beserta cara mengenali gejalanya dan pencegahannya:

  1. Rabies
    Rabies adalah penyakit mematikan yang dapat menular ke manusia. Anjing yang terinfeksi rabies biasanya menunjukkan gejala perubahan perilaku, air liur berlebihan, dan sensitivitas terhadap cahaya serta suara. Pencegahan utama adalah vaksinasi rabies rutin dan menghindari kontak dengan hewan liar.
  2. Parvovirus
    Parvovirus adalah virus yang menyerang saluran pencernaan anjing dan dapat menyebabkan diare berdarah, muntah, serta dehidrasi parah. Untuk mencegahnya, penting untuk memvaksinasi anjing sejak usia dini dan menjaga kebersihan lingkungan.
  3. Distemper
    Penyakit ini menyerang sistem pernapasan dan saraf anjing, dengan gejala batuk, cairan dari hidung, hingga kejang. Vaksinasi secara berkala adalah cara terbaik untuk melindungi anjing dari distemper, selain menjaga kebersihan tempat tinggal mereka.
  4. Leptospirosis
    Leptospirosis disebabkan oleh bakteri yang dapat merusak hati dan ginjal anjing. Gejalanya meliputi demam, muntah, dan penyakit kuning. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi tahunan dan menghindari genangan air yang mungkin terkontaminasi.
  5. Kennel Cough (Batuk Kennel)
    Batuk kennel adalah infeksi saluran pernapasan yang umum terjadi pada anjing, terutama yang sering berada di tempat dengan banyak anjing. Gejalanya meliputi batuk kering yang terus-menerus. Untuk mencegahnya, vaksinasi Bordetella dan menghindari kerumunan anjing sangat dianjurkan.
  6. Penyakit Kulit (Dermatitis)
    Dermatitis adalah peradangan pada kulit yang dapat menyebabkan gatal-gatal, kemerahan, dan infeksi sekunder. Pencegahan dapat dilakukan dengan memandikan anjing dengan shampo khusus, memberikan makanan bergizi, dan menjaga kebersihan tempat tidur anjing.
  7. Cacingan
    Cacingan adalah infeksi parasit yang dapat menyebabkan diare, muntah, dan penurunan berat badan pada anjing. Untuk mencegahnya, beri obat cacing secara rutin dan hindari kontak dengan feses anjing lain.
  8. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
    Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan kesulitan buang air kecil, urin berdarah, dan anjing sering menjilat area genital. Memberikan cukup air dan menjaga kebersihan area buang air anjing merupakan cara terbaik untuk mencegah ISK.
  9. Hip Dysplasia
    Hip dysplasia adalah kelainan sendi yang dapat menyebabkan anjing kesulitan berjalan dan merasakan nyeri. Makanan yang mengandung kalsium dan omega-3 serta latihan fisik yang sesuai dapat membantu mencegah kondisi ini, terutama pada ras besar.
  10. Obesitas
    Obesitas pada anjing dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti diabetes dan arthritis. Untuk mencegah obesitas, beri makanan yang seimbang dengan porsi yang tepat, rutin ajak anjing berolahraga, dan hindari pemberian makanan manusia yang tinggi lemak dan gula.

Kesimpulan
Menjaga kesehatan anjing bukan hanya tentang memberi mereka makanan yang bergizi, tetapi juga memperhatikan kebersihan, vaksinasi, dan perilaku mereka. Dengan mengenali gejala penyakit lebih awal dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Anda dapat memastikan anjing kesayangan tetap sehat dan bahagia sepanjang hidup mereka (WIJ/net)

 

34 Narapidana Lapas Tabanan Dapat Remisi Idul Fitri

Pemberian remisi kepada narapidan di Lapas Tabanan. 
Pemberian remisi kepada narapidan di Lapas Tabanan. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hari Idul Fitri 1446 Hijriah memberikan berkah kepada narapidan beragama Islam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan. Sebanyak 34 orang narapidana memperoleh remisi atau pengurangan masa tahanan khusus Idul Fitri.

Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Prawira Hadiwidjojo mengatakan, pemberian remisi khusus hari raya tersebut telah diberikan pada Jumat (28/3/2025) lalu. Selain narapidana beragama Islam, narapidana bergama Hindu berjumlah 104 orang juga turut mendapatkan remisi khusus Nyepi.

Pemberian RK Nyepi dan Idul Fitri ini dilaksanakan secara terpusat di Lapas Kelas IIA Cibinong bersama Menimipas dan diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Pemasyarakatan baik Lapas maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Indonesia.

“Remisi Khusus Nyepi dan Idul Fitri ini merupakan bentuk kepedulian negara terhadap Warga Binaan yang beragama Hindu dan Islam. Semoga dengan diberikannya remisi ini dapat memacu semangat hidup para Warga Binaan untuk menjadi pribadi dan Warga Negara yang lebih baik di masa depan,” ucap Prawira.

Prawira pun berharap pada pelaksanaan kegiatan hari raya Warga Binaan tetap dapat menjaga keamanan dan ketertiban.

“Selamat menyambut hari kemenangan bagi teman-teman yang merayakan tetapi ingat jangan euforia yang berlebihan demi tetap terjaganya situasi di dalam Lapas aman dan kondusif,” pungkasnya. (ana)

Pelanggaran Nyepi di Kampung Loloan Jembrana Viral, FKUB Sampaikan Permohonan Maaf

Tangkapan Layar - Video permohonan maaf dari FKUB Jembrana didampingi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, serta Wakil Bupati Gede Ngurah Patriana Krisna dan lainnya terkait adanya pelanggaran Nyepi di Kampung Loloan, Jembrana. 
Tangkapan Layar - Video permohonan maaf dari FKUB Jembrana didampingi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, serta Wakil Bupati Gede Ngurah Patriana Krisna dan lainnya terkait adanya pelanggaran Nyepi di Kampung Loloan, Jembrana. 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pelanggaran Hari Suci Nyepi pada Sabtu (29/3/2025) terjadi di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, serta Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Kejadian ini viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.

Video yang beredar menunjukkan aktivitas warga Kampung Loloan yang tetap berjalan seperti biasa saat Nyepi, termasuk bersepeda, mengendarai sepeda motor, dan melakukan aktivitas jual beli. Fenomena ini menuai banyak komentar negatif dari warganet dan menjadi perhatian berbagai pihak.

Menyikapi kejadian tersebut, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jembrana menggelar rapat koordinasi di Rumah Jabatan Bupati Jembrana pada Minggu (30/3/2025). FKUB Jembrana mengakui bahwa seruan yang telah dikeluarkan sebelumnya tidak sepenuhnya dijalankan di wilayah tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksempurnaan tersebut.

Permohonan maaf disampaikan langsung oleh FKUB Jembrana bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, serta Wakil Bupati Gede Ngurah Patriana Krisna turut hadir dalam penyampaian permohonan maaf tersebut.

“Kami dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang terdiri dari ketua-ketua majelis seperti PHDI, MUI, MPUK, PAROKI, WALUBI, dan MATAKIN, menyatakan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi saat Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1947 di Kabupaten Jembrana,” ujar salah satu perwakilan FKUB dalam pernyataan resminya.

FKUB Jembrana berjanji akan menyusun seruan yang lebih rinci untuk Nyepi mendatang guna menghindari kejadian serupa. “Kami telah membuat seruan bersama berdasarkan kesepakatan, namun ternyata masih ada ketidaksempurnaan dalam pelaksanaannya di lapangan,” tambah perwakilan FKUB.

Sementara itu, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia juga menjelaskan bahwa warga Muslim di Loloan merupakan keturunan Bugis yang telah lama menetap di Jembrana, bukan pendatang dari Jawa.

“Semangat yang ingin kita jaga adalah memperkuat toleransi, sikap saling menghargai dan menghormati, serta rasa menyama braya yang selama ini telah terjalin dengan baik di Jembrana,” pungkas Kembang.

Diharapkan, peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan harmoni dan toleransi antarumat beragama di Jembrana, khususnya dalam perayaan hari-hari besar keagamaan. (ana)

Sebelum Kebakaran, Karyawan Apotek di Kuta Selatan Mengaku Cium Bau Gosong

Kebakaran apotek di Jalan Dharmawangsa, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan.
Kebakaran apotek di Jalan Dharmawangsa, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Kebakaran melanda Apotek BWF yang terletak di Jalan Dharmawangsa, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, pada Senin pagi, sekitar pukul 09.00 WITA. Insiden tersebut menghanguskan sejumlah barang penting di apotek, termasuk obat-obatan dan peralatan elektronik. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Karyawan apotek yang mengetahui kejadian ini menyebutkan bahwa insiden berawal sekitar pukul 08.10 WITA. Pada saat itu, ia mencium bau gosong di dalam apotek. Setelah memeriksa lebih lanjut bersama rekan kerjanya, mereka menemukan api yang mulai membakar gudang obat. Api dengan cepat menyebar dan merusak banyak barang, termasuk beberapa peralatan elektronik.

Berdasarkan keterangan pemilik apotek, sebelumnya memang sempat ada gangguan pada sistem kelistrikan beberapa hari sebelum kejadian. Meteran listrik sempat mati, namun setelah diperbaiki oleh teknisi, kondisi listrik kembali normal. Namun, pada pagi kejadian, bau gosong kembali tercium, dan api ditemukan sudah membakar gudang obat.

Akibat kebakaran ini, sejumlah barang rusak, termasuk obat-obatan yang ada di gudang, empat unit AC, satu unit kulkas, dan dua set komputer. Namun, pihak apotek belum dapat memastikan total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.

Kepolisian Resor Kota Denpasar melalui Kasi Humas AKP I Ketut Sukadi menyampaikan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) kawasan ITDC berhasil memadamkan api pada pukul 09.50 WITA.

“Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan oleh konsleting listrik yang membakar kardus obat-obatan di dalam gudang,” kata AKP I Ketut Sukadi. (*)

Permasalahan Adat, 21 Warga Sental Kangin Dievakuasi ke Klungkung

KLUNGKUNG, PANTAUBALI.COM – Persoalan adat yang melibatkan 7 KK atau 21 warga Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, mencapai puncaknya pada perayaan Ngembak Geni, Minggu (30/3/2025). Warga yang berstatus kanorayang (dijauhi oleh adat) sempat terlibat dalam konflik dengan warga setempat, memicu ketegangan di tengah perayaan Nyepi dan Idul Fitri.

Dalam upaya menghindari eskalasi lebih lanjut, aparat berwenang akhirnya memutuskan untuk mengevakuasi 21 warga tersebut ke Kantor Camat Nusa Penida demi menjaga situasi tetap aman. Kemudian, demi menciptakan kondisi yang lebih kondusif, mereka dipindahkan lagi ke Klungkung daratan. Pengungsian dilakukan dengan menggunakan bus Dinas Perhubungan Klungkung yang kemudian membawa mereka menuju Klungkung daratan.

Camat Nusa Penida, Kadek Yoga Kusuma, mengkonfirmasi adanya ketegangan yang disebabkan oleh kesalahpahaman antara pihak yang terlibat. “Situasi sempat memanas, dan untuk mengutamakan keamanan, warga kanorayang dievakuasi,” ungkapnya.

Pada Senin (31/3/2025), ke-21 KK tersebut tiba di SKB Banjarangkan, Klungkung, dan sementara menginap di gedung SKB.

Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Klungkung, Dewa Made Tirta, mulai menelusuri akar masalah yang menimpa warga Banjar Sental Kangin ini. Menurut Dewa Tirta, permasalahan yang dihadapi seharusnya berlandaskan pada adat, terutama yang berkaitan dengan tradisi. Namun, apa yang terjadi di Nusa Penida, ternyata lebih terkait dengan persoalan tanah, yang memicu ketegangan.

MDA Klungkung telah melakukan diskusi dengan pihak terkait untuk menemukan solusi terbaik. “Ada tiga hal yang disepakati: pertama, memastikan keamanan kedua belah pihak, kedua, mencari solusi jangka panjang, dan ketiga, apabila ingin kembali ke desa adat, kami akan melakukan pendekatan yang tidak melupakan aturan adat,” kata Dewa Tirta.

Namun, rencana tersebut mengalami kendala. “Aturan adat yang berlaku mengharuskan warga yang ingin kembali ke desa adat membawa rekomendasi dari desa adat lama mereka. Sayangnya, status mereka yang sudah menjadi kanorayang membuat mereka tidak mendapatkan rekomendasi tersebut,” jelasnya.

Untuk ke depan, MDA Klungkung akan terus berupaya mencari jalan keluar untuk menyelesaikan persoalan adat yang menimpa warga Banjar Sental Kangin ini. (*)

Pria Asal Amerika Serikat Ditangkap Usai Curi Koper Wisatawan di Kuta

SLS diamankan polisi usai mencuri koper milik wisatawan di hotel.
SLS diamankan polisi usai mencuri koper milik wisatawan di hotel.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Seorang pria asal Amerika Serikat, berinisial SLS (50), yang bekerja sebagai guru, ditangkap oleh aparat kepolisian setelah terbukti mencuri koper milik wisatawan di Kuta, Bali. Peristiwa ini terjadi pada Rabu malam, 26 Maret 2025, di area Gang Puspa Ayu, Kuta, Badung.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi membeberkan bahwa pencurian bermula ketika seorang wisatawan wanita asal Bulgaria, berinisial DDH (52), tiba di hotel sekitar pukul 21.00 WITA untuk check-in. DDH menyerahkan koper hitam merk Bebe yang berisi barang-barang berharga, seperti jam tangan Fossil, kacamata hitam dari Tom Ford dan Burberry, serta puluhan pakaian, sepatu Nike, Michael Kors, dan beberapa aksesori. Koper tersebut juga berisi obat-obatan dan peralatan kecantikan.

“Setelah menitipkan koper tersebut kepada sekuriti hotel karena pergi ke toilet, DDH kembali dan mendapati koper miliknya hilang,” terang Sukadi.

Pihak hotel segera memeriksa rekaman CCTV dan menemukan bahwa seorang pria asing yang berpura-pura sebagai tamu hotel telah mengambil koper tersebut.

Kerugian yang dialami DDH diperkirakan mencapai Rp 76 juta. Berdasarkan laporan korban, tim Reskrim Polsek Kuta segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap SLS di sebuah hotel di Jalan Legian, Kuta, pada Jumat, 28 Maret 2025, sekitar pukul 16.00 WITA.

Dalam pemeriksaan, SLS mengaku melakukan pencurian karena kesulitan finansial selama berada di Bali.

“Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian ini bukan yang pertama, dan ia pernah melakukan pencurian lain selama tinggal di Pulau Dewata,” tambahnya.

SLS kini dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dan terancam hukuman penjara maksimal lima tahun. (*)

Tradisi Idul Fitri di Indonesia, Dari Mudik Hingga Takbiran

Salat Idul Fitri Berjamaah di Mesjid Istiqlal. (foto:kementerian agama RI)
Salat Idul Fitri Berjamaah di Mesjid Istiqlal. (foto:kementerian agama RI)

PANTAUBALI.COM – Idul Fitri yang menandai berakhirnya bulan Ramadan atau bulan puasa bagi umat Islam. Hari Idul Fitri dirayakan dengan berbagai tradisi khas di seluruh Indonesia. Dari Sabang hingga Merauke, masyarakat menyambut hari kemenangan ini dengan berbagai kebiasaan turun-temurun yang mempererat hubungan antar keluarga dan sosial di masyarakat.

Berikut adalah tradisi perayaan Idul Fitri yang terus dijalankan oleh masyarakat muslim di seluruh Indonesia dari tahun ke tahun.

  1. Mudik

Salah satu tradisi yang paling dinantikan adalah mudik. Jutaan orang kembali ke kampung halaman mereka masing-masing untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar. Bahkan setiap tahunnya, pemerintah dan berbagai pihak terkait telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk memastikan kelancaran arus mudik, termasuk penyediaan transportasi umum tambahan dan sistem rekayasa lalu lintas di jalur-jalur utama.

2. Salat Idul Fitri Berjamaah

Saat pagi hari Idul Fitri, umat Islam melaksanakan salat Id berjamaah di masjid-masjid atau lapangan terbuka. Setelah salat, biasanya akan ada khotbah yang mengingatkan pentingnya silaturahmi dan saling memaafkan.

3. Halal Bihalal

Setelah salat Id, masyarakat muslim akan mengunjungi sanak saudara dan tetangga untuk bersilaturahmi. Tradisi halal bihalal menjadi ajang untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan sosial.

4. Ketupat dan Hidangan Khas Lebaran

Lebaran tidak lengkap tanpa sajian khas seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan sambal goreng ati. Sejumlah pasar tradisional mengalami lonjakan permintaan bahan makanan menjelang Idul Fitri, menandakan antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan hidangan spesial untuk keluarga.

5. Takbiran

Malam sebelum Idul Fitri dihiasi dengan gema takbir yang berkumandang dari masjid-masjid dan takbiran keliling. Di beberapa daerah, takbiran dilakukan dengan membawa obor dan diiringi tabuhan bedug, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.

Itulah tradisi-tradisi saat Idul Fitri yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Muslim di Indonesia. Tradisi Idul Fitri di Indonesia terus berkembang seiring dengan perubahan zaman, tetapi tetap mempertahankan nilai-nilai utama seperti kebersamaan, silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan.

Kini, banyak keluarga yang melakukan silaturahmi melalui panggilan video, serta mengirimkan angpao Lebaran secara digital. Meskipun demikian, esensi kebersamaan dan saling berbagi tetap menjadi inti dari perayaan Idul Fitri. (ana)

Lansia di Marga Tabanan Hilang Sejak 4 Hari Belum Ditemukan

Tim Sar gabungan cari lansia hilang di Banjar Dinas Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan.
Tim Sar gabungan cari lansia hilang di Banjar Dinas Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang lansia di Banjar Dinas Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan dilaporkan hilang setelah pergi dari rumah sejak hari Kamis (27/3/2025).

Lansia tersebut bernama I Ketut Sudirga (82). Ia meninggalkan rumah sekitar pukul 18.00 Wita dan terkahir terlihat di Depan Pura Dalem Cau. Pihak keluarga sudah berusaha melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi korban terakhir terihat namun hasilnya nihil.

“Kami baru mendapatkan laporan orang hilang pada hari ini pukul 11.05 WITA dari BPBD Tabanan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, Minggu (30/3/2025).

Usai menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan sebanyak empat orang personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Jimbaran) menuju lokasi.

Pencarian dilaksanakan mulai pukul 14.30 WITA, dengan fokus area penyisiran di timur rumah I Ketut Sudirga. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua. Satu tim ke arah utara dan tim lainnya ke arah selatan. Mereka menyusuri semak-semak hingga ke sungai yang berada di belakang rumahnya.

Sampai dengan saat ini tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban Ketut Sudirga. “Pencarian kami hentikan sementara karena tidak efektif mengingat hari semakin gelap, rencananya operasi SAR akan kembali dilaksanakan besok,” imbuhnya.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, BPBD Tabanan, Polres Tabanan, Babinsa Marga, perangkat desa, beserta masyarakat dan pihak keluarga. (ana) 

Bandara Ngurah Rai Dipadati 73 Ribu Penumpang

Bandara Ngurah Rai I Gusti Ngurah Rai dipadati penumpang menjelang Idul Fitri.
Bandara Ngurah Rai I Gusti Ngurah Rai dipadati penumpang menjelang Idul Fitri.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Bandara I Gusti Ngurah Rai1 mulai dipadati penumpang pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 2025. Pengelola bandara mencatat pergerakan penumpang harian tertinggi selama periode angkutan Lebaran 1446 Hijriah/2025 terjadi pada Jumat (28/3/2025).

Tercatat pada Jumat kemarin Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 73.550 orang penumpang dengan 420 penerbangan.

“Dari pantauan aktivitas di area bandara memang tampak terjadi kepadatan. Jumlah penumpang yang terlayani,” ujar General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab.

Angka tersebut terdiri dari 31.080 penumpang dengan 207 penerbangan domestik dan sisanya 42.470 penumpang yang berasal dari 213 penerbangan internasional.

Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2024 peningkatan jumlah penumpang pada H-3 lebaran memang hanya 3 persen, dimana tahun lalu terdapat 71.500 penumpang, sedangkan lalu lintas penerbangan turun 3 persen dari 432 pergerakan pesawat pada H-3 Lebaran 2024.

“Jika dilihat berdasarkan jumlah penumpang dan pesawat per hari semenjak posko berjalan, keduanya sama-sama menunjukkan adanya peningkatan, bahkan kemarin (28/3/2025) menjadi yang tertinggi,” imbuhnya.

Selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai, Syaugi menilai tren trafik penumpang perlahan bergerak naik. Sebab dari hasil pengamatan, jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Namun, jika dilihat dari rata-rata harian penumpang pada Januari dan Februari tahun ini, selama 3 hari terakhir angkanya semakin membaik.

“Dengan rata-rata harian pada Januari dan Februari melayani 61.759 penumpang dan 388 pergerakan pesawat, maka lonjakan penumpang pada H-3 Lebaran naik mencapai 19 persen, sedangkan trafik pesawat naik 10 persen,” ucapnya.

Di sisi lain, kendati terjadi lonjakan penumpang dan trafik penerbangan, pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai berjalan dengan lancar. Seluruh aspek pelayanan dapat terpenuhi, baik pelayanan di dalam area bandara, maupun konektivitas para penumpang dari dan menuju bandara.

Berkat dukungan dari semua intansi terkait yang terlibat dalam posko angkutan lebaran, operasional bandara terutama di masa puncak mudik dapat berjalan dengan lancar dan terkendali.

Terlebih di masa puncak tersebut juga bertepatan dengan Upacara Pengerepukan, yaitu bagian dari rangakaian Hari Raya Nyepi berupa tradisi pawai ogoh-ogoh dimana terjadi pengalihan lalu lintas di berbagai titik termasuk di sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Dengan rentang waktu libur Lebaran yang masih cukup panjang, kami akan terus perkuat koordinasi serta perketat pengawasan untuk memastikan terjaganya kualitas pelayanan kepada penumpang, karena kemungkinan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih akan diramaikan dengan wisatawan yang ingin berlibur ke Balii,” katanya.

Pasca pengehentian sementara seluruh aktivitas kebandarudaraan selama pelaksanaan Nyepi, 29 Maret 2025 kemarin, hari ini Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali beroperasi dengan normal dan diperkirakan melayani 73 ribu pergerakan penumpang dengan 390 pergerakan pesawat. (ana)