- Advertisement -
Beranda blog Halaman 250

Pemkab Tabanan Dukung Kreativitas Pemuda Melalui Lomba Mancing

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga dalam tiga event lomba mancing yang digelar oleh para pemuda Tabanan, Minggu (23/2/2025).
Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga dalam tiga event lomba mancing yang digelar oleh para pemuda Tabanan, Minggu (23/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan terus berkomitmen mendukung kreativitas dan kebersamaan pemuda. Hal itu tercermin dalam kehadiran Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga dalam tiga event lomba mancing yang digelar oleh para pemuda Tabanan, Minggu (23/2/2025).

Salah satu event yang dikunjungi adalah Lomba Mancing yang diselenggarakan oleh Sekaa Teruna (ST) Panca Bhakti, Banjar Adat Selemadeg Kaja, Desa Selemadeg. Kegiatan dilaksanakan di saluran irigasi atau sungai di Banjar Dinas Selemadeg Kaja, Kecamatan Selemadeg, Tabanan.

Dalam lomba ini, panitia menebar ikan lele sebanyak 4 kwintal, termasuk delapan ekor lele master yang akan diburu oleh pada pemancing mania untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik, hingga uang tunai sebesar Rp1 juta.

Selanjutnya, Dirga juga hadir di saluran Irigasi Subak Belumbang, Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan dalam lomba mancing yang diselenggarakan oleh Sekaa Teruna Amertha Sari, Banjar Dinas Munduk Catu, Desa Baturiti, Kerambitan.

Terakhir, mengunjungi saluran Irigasi Telabah Dalem, Banjar Tebejero, Desa Kaba-Kaba Kecamatan Kediri, dalam lomba mancing  yang digelar oleh Sekaa Taruna Bakula, Banjar Tebejero. Nampak ratusan peserta dari berbagai kalangan antusias berpartisipasi dalam event tersebut.

Dalam sambutannya, Dirga sampaikan apresiasinya atas kekompakan dan semangat para anggota ST yang menggelar kegiatan lomba mancing dalam rangka menunjang kreatifitas pemuda sekaligus penggalian dana dalam menyambut hari raya Nyepi tersebut.

Selain itu pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan areal saluran irigasi subak yang dijadikan sebagai areal mancing.

“Areal mancing ini adalah areal subak irigasi yang sangat diperlukan oleh petani, maka dari itu kami mohon dengan hormat jangan sampai nanti setelah mancing ini saluran irigasi rusak dan tidak bersih, mohon nanti kiranya penyelenggara lomba agar bisa membersihkan saluran irigasi apalagi sampai sampah plastik , mohon menjaga kelestarian, untuk menjaga bali ini bebas dari plastik,” ujar Dirga.

Dirga mengajak masyarakat untuk membudidayakan ikan untuk menjaga stabilitas komoditas ikan sebagai pasokan pangan yang penting di Kabupaten Tabanan yang merupakan wilayah agraris.

Pihaknya sekaligus menghimbau melalui kegiatan lomba mancing ini tidak hanya menyalurkan hobi masyarakat, namun penting juga untuk meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan.

“Ini juga bagian dari bentuk dukungan masyarakat terhadap program pemerintah terkait dengan pengentasan stunting yang mana stunting itu yang dibutuhkan adalah nutrisi yang baik untuk masyarakat, terlebih ibu hamil yang sedang mengandung. maka dari pahami lah tentang ikan dan mari kita gemar untuk makan ikan,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Sekaa Taruna Panca Bhakti, Banjar Adat Selemadeg Kaja, I Kadek Ebi Gunawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus mendapat perhatian demi meningkatkan kebersamaan dan kreativitas para pemuda di desa salah satunya dalam pelestarian seni, adat dan budaya dalam menyambut Hari Raya Nyepi. (ana) 

‘Local Run’ Tabanan Wujud Semangat Olahraga dan Kebersamaan

‘Local Run Tabanan’ sukses digelar pada Minggu (23/2/2025).
‘Local Run Tabanan’ sukses digelar pada Minggu (23/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ajang olahraga lari maraton bertajuk ‘Local Run Tabanan’ sukses digelar pada Minggu (23/2/2025) disambut antusiasme dari masyarakat.

Acara ini menjadi magnet bagi warga Tabanan dari berbagai kalangan dan usia, yang berpartisipasi dalam dua kategori lari, yakni rute 5 kilometer dan 10 kilometer.

Mengusung tema ‘Run in Tabanan, Feel the Singasana Spirit’ kegiatan ini dimulai sejak pukul 05.00 WITA dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga.

Dengan jumlah peserta mencapai 1.100 orang, area Local Run yang dimulai dari Garuda Wisnu Singasana – Area Taman Bung Karno tampak dipenuhi semangat para pelari.

Di kesempatan tersebut, Wabup Dirga menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat serta semangat yang luar biasa dalam mengikuti ajang ini.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan dalam membangun Tabanan Era Baru melalui beragam event yang kreatif,” ujar Dirga.

Pendaftaran kegiatan ini dibanderol dengan harga tiket Rp150 ribu untuk kategori 5 km dan Rp200 ribu untuk kategori 10 km. Meski demikian, animo masyarakat tetap tinggi, menunjukkan olahraga lari semakin diminati di Kabupaten Tabanan.

Salah satu peserta, Agung asal Tabanan, mengungkapkan kegembiraannya dapat ikut serta dalam ajang ini. “Kegiatannya seru dan beda. Saya berharap acara seperti ini terus diadakan di waktu mendatang,” ujarnya.

Ia pun berharap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjalankan gaya hidup sehat serta menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar warga.

Kesuksesan acara ini juga membuka peluang bagi penyelenggaraan event olahraga serupa di masa mendatang. Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas yang tinggi, Local Run 2025 di Tabanan berhasil menciptakan pengalaman berharga bagi para peserta. (ana) 

Pemprov Bali Dukung Aksi Bersih Pantai dalam Peringatan HPSN 2025

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menangani permasalahan sampah dengan mendukung Aksi Bersih Pantai dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Pantai Kedonganan, Badung, pada Minggu (23/2) pagi dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, Made Rentin, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Salah satu langkah penting adalah memilah sampah dari rumah tangga agar tidak semakin membebani lingkungan.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk kesadaran kolektif bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” ujar Rentin.

Rentin juga menyoroti masih maraknya sampah plastik yang mencemari pantai dan laut. Ia menekankan perlunya langkah tegas dalam membatasi peredaran plastik sekali pakai yang menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut.

Sebagai langkah nyata, Pemprov Bali telah memberlakukan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan sampah plastik sekali pakai, serta Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

“Aturannya sudah ada, sekarang tinggal implementasi di lapangan. Gerakan seperti ini harus konsisten dilakukan, tidak hanya saat HPSN, tetapi berkelanjutan,” imbuhnya.

Selain itu, Rentin yang juga menjabat sebagai Kalaksa BPBD Provinsi Bali mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan memilah sampah sejak dari rumah. Ia juga meminta dunia usaha untuk mulai mengelola sampahnya secara mandiri.

“Saya mengimbau masyarakat untuk memulai dari rumah tangga sendiri dengan memilah sampah. Dunia usaha juga harus siap mengelola sampah mereka secara mandiri,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Kementerian Lingkungan Hidup, Noer Adi Wardojo, menegaskan bahwa peringatan HPSN bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak buruk sampah terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“HPSN adalah momentum untuk bergerak bersama dalam membangun pengelolaan sampah yang lebih baik melalui kolaborasi nyata,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Muhammad Zamroni, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan I Made Sudarsana, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta. (*)

 

Penemuan Jasad Lansia Penuh Luka di Lahan Kosong Denpasar, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Jasad lansia ditemukan di Jalan Pura Demak V, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.
Jasad lansia ditemukan di Jalan Pura Demak V, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

DENPASAR, BALINEWS.ID – Warga di Jalan Pura Demak V, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia di lahan kosong pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Korban diketahui berinisial SU (67), berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, mengonfirmasi temuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak membuang sampah di sekitar lokasi kejadian.

“Saksi melihat korban dalam kondisi tergeletak di semak-semak,” ujar AKP Sukadi.

Yang mengundang tanda tanya, pada wajah korban ditemukan luka-luka. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian pria lanjut usia tersebut.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat dan Sat Reskrim Polresta Denpasar langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna mengungkap apakah ada unsur kekerasan dalam peristiwa ini.

“Penyebab meninggalnya korban masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah AKP Sukadi.

Jenazah SU telah dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (*)

 

Dugaan Perampokan di Jimbaran, Ibu Tewas dan Anak Terluka

1 orang meninggal dunia diduga dirampok di Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III Nomor 6, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung,
1 orang meninggal dunia diduga dirampok di Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III Nomor 6, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung,

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebuah kejadian tragis yang diduga adalah perampokan menggegerkan warga Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III Nomor 6, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada dini hari Minggu.

Seorang ibu berusia 57 tahun dengan inisial K ditemukan tewas di rumahnya, sementara anak perempuannya berusia 25 tahun, dengan inisial DPK, ditemukan dalam kondisi terluka parah.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, korban yang selamat saat ini sedang menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit setempat.

Belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti tragedi ini karena kasus masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, kejadian ini diduga terkait dengan percobaan perampokan yang berujung tragis.

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Gusti Ngurah Yudistira, mengkonfirmasi bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan penyebab pasti dari insiden ini.

“Kami masih dalam proses penelusuran dan belum dapat memastikan apakah kejadian ini benar terkait dengan percobaan perampokan atau ada motif lain yang memicu kekerasan tersebut,” ujarnya.

Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap fakta-fakta yang lebih jelas terkait tragedi ini. (*)

Tumpek Landep, Jasa Cuci Motor Lapas Tabanan Diserbu Puluhan Pelanggan

Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Cuci Motor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan diserbu puluhan pelanggan saat Tumpek Landep, Sabtu (22/2/2025)
Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Cuci Motor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan diserbu puluhan pelanggan saat Tumpek Landep, Sabtu (22/2/2025)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bertepatan dengan perayaan hari suci Tumpek Landep pada Sabtu (22/2/2025), sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Cuci Motor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan diserbu puluhan pelanggan.

Setidaknya hingga Sabtu siang sekitar 50 lebih pelanggan datang untuk menggunakan jasa cuci motor Lapas Tabanan. Mereka datang dari berbagai kalangan masyarakat mulai dari masyarakat umum sampai tukang ojek online (ojol).

Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Aldi Prawiratama mengatakan, semenjak launching SAE cuci motor sudah diterima baik oleh masyarakat. Hal itu terlihat dari asimilasi cuci motor yang dibuka setiap hari kerja selalu terdapat pelanggan.

“Dari awal kali launching, cuci motor Lapas sudah diterima dengan baik oleh masyarakat umum maupun ojol walaupun yang kami pekerjakan adalah Warga Binaan. Khusua hari ini Sabtu kami buka karena sekarang hari Raya Tumpek Landep” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menjelaskan, penyediaan SAE Cuci Motor merupakan salah satu upaya Lapas Tabanan dalam mempersiapkan Warga Binaan dalam hal reintegrasi sosial.

Sebelum melaksanakan asimilasi cuci motor, Warga Binaan juga telah mendapatkan pelatihan dari Instruktur sehingga pekerjaan yang mereka lakukan memang telah professional.

“Tentunya kami juga telah mempersiapkan setiap Warga Binaan sesuai dengan keterampilan yang mereka kuasai yang kami matangkan dengan pelatihan keterampilan bersertifikat,” ucapnya.

Disamping itu, SAE cuci motor juga merupakan salah satu upaya pemberdayaan Warga Binaan mengacu pada 13 Program Akselarasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“SAE merupakan wadah bagi Warga Binaan untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat,” tambah Prawira. (ana) 

DLH Gianyar Dikritik Akibat Gunakan Plastik Sekali Pakai Saat Lomba Peduli Lingkungan

Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Rentin.
Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Rentin.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar menjadi sorotan publik setelah penggunaan kemasan plastik sekali pakai dalam Lomba Desa Adat Peduli Lingkungan. Kejadian itu pun sempat viral di media sosial.

Dalam sebuah foto yang tersebar, terlihat meja panitia dan peserta masih dipenuhi botol minum plastik sekali pakai, padahal lomba tersebut bertujuan menciptakan lingkungan desa adat yang bersih dan lestari.

Kejadian itu menuai kritik dari masyarakat bertentangan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang telah menerbitkan Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2025 tentang Implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018.

Regulasi tersebut melarang penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan pemerintahan, termasuk dalam kegiatan rapat dan acara seremonial.

Bahkan, imbauan serupa juga telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali melalui Surat Pj. Gubernur Bali Nomor B.24.500.9.14.2/484/PSLB3-PPKLH/DKLH terkait pembatasan penggunaan plastik.

Dalam surat tersebut, seluruh perangkat daerah, BUMD, dan sekolah-sekolah di Bali diinstruksikan untuk tidak menyediakan air minum dalam kemasan plastik serta mengedukasi pegawai agar membawa tumbler pribadi.

Menanggapi hal itu, Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, Made Rentin, menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya menjadi contoh dalam upaya pengurangan sampah plastik.

“Pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, harus menjadi pelopor dan teladan bagi masyarakat. Jika ingin mengajak masyarakat peduli lingkungan, maka harus memberi contoh terlebih dahulu,” ujar Rentin, Sabtu (22/2/2025).

Ia menegaskan, sudah ada tiga imbauan resmi yang ditujukan kepada pemerintah daerah, BUMN, hingga sektor perbankan mengenai pembatasan plastik sekali pakai.

Maka dari itu, ia berharap seluruh pihak dapat menerapkan kebijakan ini sebagai bentuk komitmen terhadap Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 guna mengurangi timbulan sampah plastik di Pulau Dewata. (Rls)

SHU KPN Abdi Praja Singasana Jaya Meningkat Signifikan Capai 2,1 miliar

KPN Abdi Praja Singasana Jaya menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Jumat (21/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN– Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Abdi Praja Singasana Jaya menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Jumat (21/2/2025).

Ketua KPN Abdi Praja Singasana Jaya, IGA Rai Dwipayana melaporkan, Sisa Hasil Usaha (SHU) mengalami kenaikan signifikan sebesar 43,15 persen, dari Rp 1,5 miliar menjadi lebih dari Rp 2,1 miliar.

Selain itu, koperasi juga berhasil mencatatkan peningkatan jumlah anggota dari 5.536 menjadi 6.944 orang.

“Peningkatan ini berkat sejumlah terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh pengurus. Selain itu, kami juga bangga karena KPN Abdi Praja Singasana Jaya berhasil meraih penghargaan sebagai Juara 1 Koperasi Konsumen di Kabupaten Tabanan tahun 2024,” kata Rai Dwipayana.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan I Gede Susila mengapresiasi capaian KPN Abdi Praja Singasana Jaya.

“Ini menunjukkan bahwa koperasi mampu tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujarnya.

Ia pun mendorong koperasi untuk terus meningkatkan literasi dan akses keuangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya ASN di Kabupaten Tabanan.

Dalam rapat anggota yang dipimpin oleh Kadis Koperasi Tenaga Kerja dan UMKM didampingi Ketua Dekopinda Tabanan menyepakati pertanggungjawaban pengurus serta program kerja tahun 2025.

Selain itu, secara aklamasi, anggota koperasi juga menyetujui pengurus dan pengawas masa bakti 2021-2024 untuk kembali menjabat pada periode 2025-2027.

Adapun susunan pengurus KPN Abdi Praja Singasana Jaya periode 2025-2027 yakni Ketua I IGA Rai Dwipayana, Ketua II I Made Urip, Sekretaris I I Nengah Arimbawa, Sekretaris II I Wayan Budhiarsana, dan Bendahara I Dewa Putu Mahendra.

Sementara itu, susunan pengawas koperasi yakni Ketua: I Putu Gde Wirawan dan anggota I Made Kristiadi Putra, Sayu Made Parwati

Dengan capaian positif ini, KPN Abdi Praja Singasana Jaya diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi anggotanya.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan UMKM I Made Putra, Ketua Dekopinda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, serta ratusan anggota koperasi.

Kepala Daerah PDIP di Bali Kompak Tak Ikut Retreat, De Gadjah Beri Komentar

De Gadjah saat debat Pilgub kedua. (Doc)
De Gadjah saat debat Pilgub kedua. (Doc)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah kader dari PDIP untuk menunda perjalanan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang berlangsung pada 21-28 Februari 2025.

Keputusan keputusan ini tertuang dalam surat nomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang keluar Kamis malam (20/2/2025).

Ada dua poin yang termuat dalam surat. Pertama, Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21 – 28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum. Kedua, tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call.

Instruksi itu dikeluarkan Megawati ditengah memanasnya situasi politik akibat penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK tepat saat hari pelantikan kepala daerah serentak di Istana Negara. Hasto ditahan atas dugaan suap serta upaya menghalangi penyidikan dalam kasus buron Harun Masiku.

Untuk di Provinsi Bali, dari sembilan kabupaten/kota di hanya kepala daerah Kabupaten Karangasem yang tidak kader PDIP. Sebanyak delapan kepala daerah di Provinsi Bali adalah usungan PDIP, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster- I Nyoman Giri Prasta.

Wali Kota-Wakil Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara -I Kadek Agus Arya Wibawa, Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa- Bagus Alit Sucipta. Kemudian Bupati dan Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar, Bupati dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya-I Made Dirga.

Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, I Made Satria- Tjokorda Gde Surya Putra. Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan-I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra- Gede Supriatna, dan Bupati dan Wakil Bupati Gianyar, I Made Mahayastra-Anak Agung Gede MayunBupati dan Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra- Gede Supriatna, dan Bupati dan Wakil Bupati Gianyar, I Made Mahayastra-Anak Agung Gede Mayun.

Semua kepala daerah di Bali, kecuali Karangasem, dikabarkan kompak mengikuti instruksi Ketua Umum PDIP Megawati untuk tidak mengikuti retret di Magelang.

Hal tersebut menuai komentar dari Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, menyoroti sikap sejumlah kepala daerah di Bali yang tidak mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Sebab, retret tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto setelah pelantikan kepala daerah pada Kamis, 20 Februari 2025, di Istana Negara.

De Gadjah menyatakan pentingnya kepala daerah mematuhi arahan Presiden sebagai kepala negara yang dipilih oleh rakyat.

“Intinya kepala daerah dipilih oleh rakyat, kepala daerah harus mengikuti instruksi dari Presiden. Kan ini program Presiden, seharusnya ya datang (ikut retret),” ucapnya Sabtu (22/2/2025).

De Gadjah pun enggan berkomentar banyak terkait keputusan yang diambil kepala daerah tersebut. Apalagi itu merupakan urusan internal partai.

“Tapi kalau nggak datang, itu ya kembali lagi ke kebijakannya masing-masing. Mau mengikuti partai, silakan. Saya tidak komentar urusan internal partai, kalau urusan rakyat itu yang saya komentari. Nggih, kalau untuk urusan internal partai saya nggak komentar,” kata De Gadjah. (ana)

Bupati dan Wakil Bupati, Bang-Ipat Optimalkan Pengembangan Potensi Jembrana 

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna.
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto bersama seluruh Kepala dan Wakil Kepala Daerah secara serentak di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Pelantikan ini menjadi titik awal pasangan Kembang Hartawan dan Patriana Krisna dalam menjalankan program-programnya dengan melakukan akselerasi secara komprehensif untuk kepentingan masyarakat Jembrana.

Sebelumnya, pasangan yang dikenal dengan nama Bang – Ipat ini ditetapkan  sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Jembrana terpilih periode 2025-2030 melalui rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana. Duet Bang Ipat sebagai paslon nomor urut 2 meraup 106.119 suara atau 71,23 persen dari suara sah.

Usai dilantik , Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup Patriana Krisna mengaku senang atas proses panjang yang telah dilalui dalam pemilihan kepala dan wakil kepala daerah dengan berbagai situasi yang tidak bisa dibilang mudah.

“Kami merasa senang dan bahagia, tentunya setelah perjalanan proses yang sangat panjang yang berliku dan cukup berat serta situasi yang juga tidak mudah akhirnya kita sampai dihari pelantikan ini,” ucap Bupati Kembang Hartawan.

Menurut Kembang, Kabupaten Jembrana memiliki berbagai potensi yang dapat menjadi kekuatan. Namun juga memiliki berbagai permasalahan yang dapat mempengaruhi laju perkembangan pembangunan daerah untuk menghantarkan masyarakat Jembrana menuju kesejahteraan.

Dengan posisi Jembrana yang sangat strategis secara ekonomi, karena Jembrana berperan sebagai pintu gerbang utama untuk masuk ke Pulau Bali dari Pulau Jawa melalui jalur darat.

“Jika dimanfaatkan lebih optimal, secara tidak langsung akan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi lokal. Termasuk  berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dan pengembangan daerah,“ pungkasnya.

Seperti diketahui, pelantikan kepala daerah yang pertama kali digelar secara serentak di Istana Kepresidenan menjadi babak baru dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.

Sebelumnya, berbagai persiapan telah dilaksanakan Kembang-Ipat dimulai dari mengikuti medical check up di Kementerian Dalam Negeri, serta mengikuti gladi kotor dan gladi bersih yang dilaksanakan di Monas selama dua hari berturut-turut.

Di Istana Kepresiden, Presiden Prabowo  mengambil sumpah dan janji serta melaksanakan pelantikan serentak kepada 961 kepala daerah yang terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota.

Presiden Prabowo mengatakan pelantikan secara serentak ini juga menggambarkan besarnya bangsa Indonesia dengan berbagai keberagamannya dan memiliki demokrasi yang dinamis dan berjalan baik.

Dalam amanatnya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang sangat besar dari rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saudara-saudara adalah pelayan rakyat yang harus membela dan menjaga kepentingan rakyat, itu adalah tugas kita bersama,” ujarnya. (Rls)