- Advertisement -
Beranda blog Halaman 246

Pemprov Bali Siapkan Sanksi bagi Hotel hingga Mal yang Tak Batasi Volume Sampah Plastik

Pemprov Bali rakor pengolahan sampah, pada Selasa (18/3/2025).
Pemprov Bali rakor pengolahan sampah, pada Selasa (18/3/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penuntasan penanganan masalah sampah saat ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Bali. Bahkan, pemerintah telah menyusun program penanganan masalah sampah, yang salah satunya ialah pemerian sanksi kepada pengelola hotel, restoran, hhingga mal yang tidak melaksanakan pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Kebijakan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah pada kegiatan pariwisata oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali pada Selasa (18/3/2025), di Ruang Rapat Sad Kerthi, Dinas KLH Provinsi Bali.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas KLH Provinsi Bali, I Made Rentin, guna menindaklanjuti arahan Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah mengenai penuntasan permasalahan sampah yang termasuk dalam Program Super Prioritas Mendesak (PSPM), khususnya pengelolaan sampah di sektor usaha hotel, restoran, kafe, dan pusat perbelanjaan.

Made Rentin menyampaikan ada enam Program Super Prioritas Mendesak yang harus segera dilaksanakan yakni mencakup percepatan pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai (tas kresek, pipet, styrofoam, serta produk dan minuman dalam kemasan plastik) sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Dua, mempercepat pengelolaan sampah berbasis sumber di desa dan desa adat sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Tiga, mempercepat penanganan sampah berbasis sumber di hotel, restoran, mal, tempat ibadah, lembaga pendidikan, pasar tradisional, perkantoran, dan tempat wisata sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019.

Empat, memberikan sanksi kepada hotel, restoran, dan mal yang tidak melaksanakan pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai serta pengelolaan sampah berbasis sumber.

Lima, memberikan hadiah atau penghargaan senilai Rp500 juta hingga Rp1 miliar kepada desa atau desa adat yang berhasil mengelola sampah berbasis sumber, termasuk pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Penghargaan juga akan diberikan kepada hotel, restoran, mal, tempat ibadah, lembaga pendidikan, pasar tradisional, perkantoran, dan tempat wisata yang menerapkan pengelolaan sampah yang baik.

Dan terakhir, meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah kota/kabupaten, general manager hotel, serta asosiasi restoran dan mal.

Pihaknya juga mengajak seluruh instansi yang hadir untuk meningkatkan kolaborasi dan komunikasi secara efektif guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan di Bali, sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Rakor ini diikuti oleh berbagai instansi, antara lain Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali Nusa Tenggara, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Kemudian dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali, Biro Hukum Setda Provinsi Bali, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten/Kota se-Bali. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten/Kota se-Bali dan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup Bali. (ana) 

Bandara Ngurah Rai Layani 3,6 Juta Orang Selama Dua Bulan, Jakarta dan Singapura Jadi Rute Favorit

Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Selama Januari-Februari 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat melayani 3.643.836 penumpang. Jumlah itu terdiri dari rute penerbangan internasional sebanyak 2.250.983 penumpang dan domestik 1.392.843 penumpang.

Sedangkan jumlah penerbangan yang terlayani mencapai 22.540 pergerakan yang juga didominasi oleh rute internasional mencapai 12.442 pergerakan dan 10.098 pergerakan penerbangan domestik.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab mengatakan, pergerakan penumpang dan pesawat rute internasional mengalami peningkatan yang cukup baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun lalu, pertumbuhan trafik penumpang internasional mencapai 11 persen dan 7 persen untuk growth pergerakan pesawat.

“Walaupun memang untuk jumlah penerbangan domestik baik penumpang maupun penerbangannya turun 9 dan 11 persen. Namun, penurunan ini sudah kami prediksi karena memang kecenderungan trafik di Februari melandai atau memasuki periode low season,” kata Syaugi.

Ia menjelaskan, selama Januari dan Februari, lalu lintas penerbangan domestik terfavorit merupakan tujuan Cengkareng, dengan jumlah 697.891 orang penumpang dan 4.622 pergerakan pesawat.

Tertinggi kedua adalah rute Surabaya, yaitu 205.249 penumpang dan 1.274 pergerakan pesawat, serta di urutan ketiga rute Makassar, dengan 81.028 penumpang dan 567 pergerakan pesawat.

Kemudian untuk rute penerbangan internasional yang tertinggi masih dengan tujuan Singapura, yaitu mencapai 384.654 penumpang dengan 2.112 pergerakan pesawat. Posisi kedua yakni rute Kuala Lumpur yang melayani 262.062 penumpang dari 1.719 pergerakan pesawat.

Sedangkan Melbourne menjadi kota tujuan tertinggi ketiga, dengan jumlah penumpang sebanyak 178.170 orang. Adapun berdasarkan pergerakan pesawat, Perth di posisi ketiga setelah Kuala Lumpur, dengan jumlah penerbangan 1.151 pergerakan.

Masih dalam periode Januari dan Februari, jumlah WNA yang datang dan berangkat  melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat sebanyak 1.013.700 orang dan total 198 negara.

Dari data perlintasan WNA yang diperoleh dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, jumlah penumpang pemegang passpor Australia masih menempati urutan pertama yaitu 238.080 orang atau 23 persen dari total WNA.  Berikutnya adalah WNA asal Republik Rakyat Cina, sebanyak 103.528 orang, dan India 75.936 orang.

Dilihat dari trafik sampai dengan Februari, Syaugi optimis jumlah penumpang akan terus bergerak ke arah yang positif. Bahkan di tahun 2025 ini, pihaknya menargetkan bisa melayani 26,4 juta penumpang. Untuk mencapai target itu, pihaknya telah menyiapkan tambahan penerbangan baik dari rute domestik maupun internasional.

“Kami optimis dengan bertambahnya rute-rute penerbangan baru dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, dan tentu saja bagi pariwisata serta perekonomian Bali,” pungkasnya. (*)

Korsleting Listrik Mesin Pertamini Picu Kebakaran Ruko di Tabanan, Pemilik Rugi 200 Juta

Ruko di Banjar Pupuan Sawah, Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar hebat pada Selasa (18/3/2025).
Ruko di Banjar Pupuan Sawah, Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar hebat pada Selasa (18/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah rumah toko (ruko) yang berlokasi di Banjar Pupuan Sawah, Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar hebat pada Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 13.08 WITA.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada mesin Pertamini elektrik saat pemilik ruko sedang mengisi bahan bakar minyak. Akibat insiden tersebut, pemilik ruko yakni I Made Suwendra (55) menderita kerugian mencapai Rp200 juta.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kebakaran berawal saat pemilik ruko, Made Suwendra, memindahkan bensin dari jerigen ke dalam drum penyimpanan Pertamini.

Tanpa disadari, api tiba-tiba muncul dari mesin Pertamini ketika bensin sedang dipindahkan. Sehingga percikan listrik yang terjadi pada mesin menyambar bensin di sekitar lokasi dan menyebabkan api membesar hingga merembet ke seluruh bagian kios.

“Api cepat membesar karena di dalam kios ada tabung gas 3 kilogram dan berbagai barang dagangan yang mudah terbakar,” ungkap Berata.

Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah upaya pemadaman dilakukan, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Akibat kebakaran ini, ruko yang menjual kebutuhan pokok dan bahan bakar tersebut hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 200 juta. “Dari penyelidikan, diduga api berasal dari korsleting arus listrik pada pertamini,” pungkas Berata. (ana)

Polri Berduka, 3 Polisi Tewas Tertembak OTK Saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung

Tiga anggota Polri yang menjadi korban penembakan di Lampung pada Senin (17/3/2025).
Tiga anggota Polri yang menjadi korban penembakan di Lampung pada Senin (17/3/2025).

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Institusi Polri tengah berduka. Pasalnya tiga anggota Polri yang bertugas di Polsek Negara Batin dan Polres Way Kanan, Lampung, meregang nyawa usai menjadi korban penembakan saat menggerebek judi sabung ayam. Penggerebekan dilakukan di Kampung Karang Manik, Way Kanan pada Senin (17/3/2025) kemarin.

Bahkan, salah satu polisi yang tewas tertembak itu merupakan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Negara Batin yakni Iptu Lusiyanto. Sedangkan dua orang lainnya yakni Anggota Polsek Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto dan Anggota Satreskrim Polres Way Kanan, Bripda Ghalib Surya Ganta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi insiden mengerikan itu terjadi ketika Polsek Negara Batin menerima informasi adanya aktivitas judi sabung ayam di Kampung Karang.

Setelah dilakukan penyelidikan, sebanyak 17 personel kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penggerebekan pada Senin sore sekitar pukul 16.50 WIB. Penggerebekan pun dipimpin langsung oleh Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto.

Saat penggerebekan berlangsung, para personel kepolisian tanpa diduga diserang dengan tembakan oleh orang tak dikenal (OTK). Akibatnya, Kapolsek Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda Ghalib Surya Ganta terkena tembakan peluru di bagian kepala hingga meninggal di lokasi kejadian. Jenazah ketiganya lantas dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Atas kejadian tersebut, aparat kepolisian dan militer untuk mengusut para pelaku penembakan. Disamping itu, sempat dikabarkan bahwa judi sabung ayam tersebut milik oknum prajurit TNI.

Namun, hingga kini aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. (ana) 

Kabar Gembira! Pemerintah Percepat Pengangkatan CPNS dan PPPK Tahun 2025

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat konferensi pers pengangakatan CASN 2024 bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, di Jakarta, Senin (17/03/2025)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat konferensi pers pengangakatan CASN 2024 bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, di Jakarta, Senin (17/03/2025.

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kini bisa bernafas lega. Terbaru, pemerintah mengumumkan kebijakan terbaru terkait pengangkatan CPNS dan PPPK tahun 2025.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) mengumumkan menunda pengangkatan CPNS dan PPPK. Keputusan tersebut pun menimbulkan polemik di masyarakat.

Dalam kebijakan terbaru, pengangkatan CPNS akan dilakukan paling lambat Juni 2025, sementara PPPK tahap I dan II ditargetkan selesai pada Oktober 2025.

Percepatan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers bersama Menteri PANRB Rini Widyantini di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Prasetyo menjelaskan, percepatan ini harus disesuaikan dengan kesiapan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan yang ada. la juga mengimbau instansi pusat dan daerah untuk segera melakukan analisis serta simulasi guna memastikan proses berjalan lancar. Pemerintah menegaskan rekrutmen ASN tetap berlandaskan prinsip meritokrasi.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi penyelesaian tenaga non-ASN yang telah dilakukan sejak 2005. Sesuai amanat Undang-Undang No. 20/2023 tentang ASN, penataan tenaga non-ASN harus segera dituntaskan.

“Kebijakan penataan non-ASN tahun ini merupakan afirmasi terakhir. Ke depan, pengangkatan ASN hanya dilakukan melalui jalur rekrutmen normal sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Prasetyo.

Ia menyebut, kebijakan ini diambil berdasarkan kajian mendalam serta perhitungan yang matang. “Rekrutmen pengangkatan ASN bukan tentang membuka lapangan pekerjaan, melainkan memastikan pelayanan publik yang optimal dan memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan bahwa sejak awal, pemerintah mengambil kebijakan penyesuaian pengangkatan guna melindungi CASN dan memastikan kesiapan instansi. Awalnya, pengangkatan CPNS dijadwalkan pada Oktober 2025 dan PPPK pada Maret 2026.

Namun, setelah mempertimbangkan perkembangan terbaru, pemerintah melakukan simulasi serta analisis untuk mempercepat proses pengangkatan tanpa mengabaikan hak-hak CASN.

“Dalam dua minggu terakhir, Kementerian PANRB, BKN, dan instansi terkait terus melakukan simulasi, analisis, serta formulasi guna mempercepat pengangkatan CASN tanpa mengesampingkan perlindungan terhadap hak-hak mereka,” jelas Rini.

Presiden pun menyambut baik percepatan ini dan memberikan arahan yang berpihak kepada rakyat serta CASN. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian PANRB dan BKN memberi keleluasaan bagi instansi pemerintah untuk melaksanakan pengangkatan sesuai kesiapan mereka dalam memenuhi persyaratan dan jadwal terbaru. Menurut Rini, kebijakan ini telah dirancang secara optimal dan akomodatif.

Oleh karena itu, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah harus segera menyusun perencanaan pengangkatan CASN berdasarkan simulasi dan analisis kesiapan masing-masing instansi.

“Sesuai arahan Presiden, K/L/Pemda perlu segera menindaklanjuti kebijakan ini dengan menyusun perencanaan pengangkatan CASN yang mempertimbangkan kesiapan masing-masing dalam memenuhi persyaratan,” pungkasnya. (ana)

Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Tabanan Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

Rapat Koordinasi Penguatan Konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tabanan, Selasa (18/3/2025).
Rapat Koordinasi Penguatan Konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tabanan, Selasa (18/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melangsungkan Rapat Koordinasi Penguatan Konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Acara yang dirangkaikan dengan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Tabanan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kabupaten Tabanan, Selasa (18/3/2025) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga.

Dalam sambutannya, Wabup Dirga menegaskan upaya percepatan penurunan stunting bukan hanya semata-mata untuk menurunkan angka prevalensi melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Upaya yang dilakukan saat ini akan menentukan mutu generasi penerus bangsa  yang akan melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia di masa depan, dan mewujudkan generasi emas di tahun 2045,” ujar Dirga.

Ia menjelaskan, dalam kerangka pembangunan kualitas SDM, permasalahan stunting memiliki dampak yang sangat menentukan baik dari segi  kesehatan baik dari segi produktivitas ekonomi dan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dirga menekankan pelaksanaan rembug stunting ini sebagai momen yang penting untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam mempercepat penurunan stunting dengan memperkuat koordinasi dan komitmen bersama.

Selain itu, Wabup Dirga juga sampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam upaya penurunan stunting.

“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan utamanya para pelaku di tingkat lapangan yang telah bekerja sebagai garda terdepan dalam menurunkan prevalensi stunting,” imbuhnya. (ana)

Sekda Bali Serahkan Sembako untuk 50 PNS yang Memasuki Masa Pensiun 

Penyerahan sembako kepada PNS golongan I dan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang akan memasuki masa pensiun, Selasa (18/3/2025). 
Penyerahan sembako kepada PNS golongan I dan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang akan memasuki masa pensiun, Selasa (18/3/2025). 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyerahkan bantuan sembako kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan I dan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang akan memasuki masa pensiun.

Bantuan tersebut diberikan kepada 50 orang penerima bertempat di UPTD PKSDM, BKSDM Provinsi Bali, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Selasa (18/3/2025).

Sekda Dewa Indra yang dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala BKPSDM Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana, mengapresiasi sinergi BKPSDM dengan PT TASPEN dalam menyediakan bantuan sembako bagi PNS menjelang hari raya keagamaan, yaitu Idul fitri dan Hari Raya Nyepi.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi para PNS dalam menjalankan tugas mereka sehingga kegiatan di perangkat daerah dapat berjalan dengan baik.

“Saya senang bisa bertemu dengan rekan-rekan semua. Keberadaan rekan-rekan sangat penting karena berkat peran kalian, tugas di perangkat daerah dapat berjalan,” ujarnya.

Menutup arahannya, Sekda Dewa Indra mengajak jajarannya untuk terus membangun empati dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui program bantuan pembangunan rumah layak huni serta dukungan bagi anak-anak yatim piatu.

“Mari kita terus berbagi dan membangun empati kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita. Mari kita saling menguatkan dan membantu sesama,” tuturnya. (rls) 

Perusda Dharma Santhika dan KSP Ngardi Rahayu Jalin Kerjasama Suplai Kebutuhan Pokok

Perusda Dharma Santhika bersama KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu menandatangani Mou dalam pagelaran festival Sarwahita yang digelar di Nusa Dua, pada Minggu (16/03/2025).
Perusda Dharma Santhika bersama KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu menandatangani Mou dalam pagelaran festival Sarwahita yang digelar di Nusa Dua, pada Minggu (16/03/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Dharma Santhika Kabupaten Tabanan kembali mengembangkan jangkauan bisnisnya dengan melakukan kerja sama dalam menyuplai kebutuhan pokok di kawasan wisata Nusa Dua Bali dengan KSP Ngardi Rahayu dan anak perusahaannya yakni PT Satya Ngardi Rahayu.

Sebagai awal kerjasamanya, Perusda Dharma Santhika bersama KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu menandatangani Mou dalam pagelaran festival Sarwahita yang digelar di Nusa Dua, pada Minggu (16/03/2025).

Direktur Utama Perusda Dharma Santhika, Kompiang Gede Pasek mengatakan, penandatanganan MoU merupakan bagian dari upaya Perusda Dharma Santhika dalam mengembangkan bisnisnya sesuai dengan misi dan visinya.

“Kami terus melakukan upaya-upaya yang produktif dengan malakukan inovasi dan komunikasi dalam upaya penyediaan bahan pangan sesuai dengan visi dan misi kami,” tegasnya.

Kali ini, kata dia pihaknya sudah sepakat melakukan komunikasi dan kerjasama dengan pihak KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu Nusa Dua dalam hal penyediaan bahan pangan yang kemudian dikemas dan didistribusikan ke hotel-hotel atau dunia pariwisata di kawasan Nusa Dua Bali.

Sementara itu, Ketua KSP Ngardi Rahayu Bali, I Made Suana didampingi Direktur PT Satya Ngardi Rahayu I Made Warmana menyambut baik adanya MoU tersebut.

Menurutnya, langkah ini merupakan awal untuk menjalin kerja sama dengan PUDDS dalam upaya menyediakan berbagai kebutuhan di dunia pariwisata khususnya Nusa Dua.

“Ini adalah langkah awal yang baik, untuk kedepannya terus dikembangkan pola kerjasama yang saling menguntungkan,” jelasnya.

Sejauh ini, bahan pangan yang sudah disuplai oleh Perusda Dharma Santhika Tabanan ke KSP Ngardi Rahayu adalah beras Tabanan yang dikemas menjadi produk beras brand baru untuk didistribusikan kepada masyarakat maupun pengusaha-pengusaha yang ada di kawasan Nusa Dua Bali.

“Sekarang kita sudah punya brand beras Sang Ayu yang bahan bakunya disuplai oleh Perusda Dharma Santhika Tabanan,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap MoU ini menjadi babak baru untuk terus menjalin kerja sama suplai bahan pokok, terutama beras dengan Perusda Dharma Santhika. (ana)  

Ambulans RSUD Tabanan Tabrak Pengendara Motor RX King hingga Tewas

TKP Ambulace RSUD Tabanan tabrak pengendara motor hingga tewas di lampu merah Jalan Gatot Subroto Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.
TKP Ambulace RSUD Tabanan tabrak pengendara motor hingga tewas di lampu merah Jalan Gatot Subroto Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan terjadi di lampu merah Jalan Gatot Subroto Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.

Kecelakaan melibatkan mobil ambulans milik RSUD Tabanan dengan sepeda motor Yamaha RX King. Akibat kejadian ini, pengendara motor RX King bernama I Putu Palguna Arisandi (22) asal Desa Banjaranyar, Kediri, Tabanan, meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Tabanan.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kecelakaan bermula ketika ambulans RSUD Tabanan berpelat DK 9349 G dikemudikan oleh I Made Ardi Devayana (36) dengan membawa pasien gawat darurat datang dari arah Barat (Tabanan) menuju Timur (Kediri).

“Setibanya di TKP tepatnya traffic light Rindam menyala lampu merah dan sopir menerobos dengan mengemudikan kendaraannya melawan arah melalui jalur kanan,” ucapnya.

Namun sayangnya di saat bersamaan, datang pengendara Yamaha RX King DK-3632-GC dari arah berlawanan. Diduga terkejut melihat ambulans yang berada di jalur yang salah, pengendara motor terjatuh hingga terseret, lalu membentur bagian kanan depan ambulans.

Akibatnya pengendara motor, Putu Palguna Arisandi, mengalami luka serius, yakni patah tulang paha kiri serta luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. “Korban sempat mendapatkan perawatan medis di BRSUD Tabanan, namun akhirnya meninggal dunia,” ungkap Berata.

Ia menyebut, dari hasil penyelidikan disimpulkan faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian manusia. Pengemudi ambulans kurang hati-hati dan waspada saat mengambil jalur kanan (melawan arah), yang berujung pada tabrakan. “Jadi faktor penyebab kecelakaan ialah manusia,” tambahnya.

Selain menyebabkan pengendara motor meninggal, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan yakni pada mobil ambulans RSUD Tabanan mengalami bemper depan kanan penyok dengan total kerugian material sebesar Rp1 juta.

Sedangkan, Yamaha RX King DK-3632-GC mengalami kerusakan pada lampu rem belakang yang pecah serta knalpot yang terlipat ke dalam, dengan kerugian material mencapai Rp700 ribu. (ana) 

Desa Didorong Berinovasi Temukan Pola Kelola Sampah Berbasis Sumber

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster.

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyebut keberhasilan pengelolaan sampah bergantung pada kesadaran masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam dialog di Radio Bali Mandala Perkasa, Gianyar pada Senin (17/3/2025).

“Memilah sampah itu penting, tapi jika hanya sebagian orang yang peduli, masalah ini tidak akan selesai. Semua harus sadar bahaya sampah, terutama plastik sekali pakai,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab pribadi. “Jangan membuang sampah sembarangan. Sampah plastik bisa dikumpulkan sesuai jenisnya, sedangkan sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos,” jelasnya.

Sebelumnya di hari yang sama talkshow Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Lomba Video ILM Perangi Sampah Plastik juga digelar di RRI Denpasar.

Dalam perbincangan yang melibatkan Koordinator Gerakan Eco Enzyme for Lake Batur, I Wayan Puja, Selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menekankan agar desa-desa di Bali perlu menemukan strategi yang sesuai dengan karakter dan kondisi wilayah masing-masing agar sampah yang dihasilkan dapat dikelola dengan baik dan tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Saya mendorong para kepala desa untuk berinovasi dan berkreasi dalam menciptakan pola penanganan sampah di desanya. Kita harus mengatasi sampah langsung dari sumbernya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bank Penanganan Sampah (BPS) Cemenggaon, I Wayan Balik Mustiana, menekankan perlunya aturan desa yang tegas dalam pengelolaan sampah. Setiap rumah tangga harus memiliki dua tong sampah untuk memilah organik dan anorganik sejak awal.

Selain itu, konsep tebe modern harus diterapkan agar lingkungan lebih bersih dan tertata. Setiap desa juga perlu memiliki bank sampah agar warga dapat menukarkan sampah plastik dengan uang, sehingga meningkatkan kesadaran ekonomi berbasis lingkungan.

Pengelolaan residu sampah yang sulit didaur ulang juga harus menjadi perhatian utama, agar tidak menjadi pencemar lingkungan. Di sisi lain, desa adat dan bendesa memiliki peran penting dalam memastikan seluruh sistem pengelolaan ini berjalan dengan baik melalui regulasi dan dukungan fasilitas yang memadai.

Menurutnya, kesadaran harus dibangun dengan pola pikir yang kuat. “Kita harus optimis dan terus berusaha menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya. (rls)