- Advertisement -
Beranda blog Halaman 245

Kurnia Seafood, Destinasi Kuliner Laut Premium dan Segar Dekat Tanah Lot

Kurnia Seafood Restoran Family, Tabanan, Bali.
Kurnia Seafood Restoran Family, Tabanan, Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bagi wisatawan di destinasi wisata Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, yang ingin mencicipi hidangan seafood segar dan premium kini tidak perlu bingung lagi.

Di dekat destinasi wisata yang terkenal dengan keindahan pura di tengah laut serta panorama matahari terbenam itu terdapat restoran yang menyajikan berbagai menu olahan seafood.

Kurnia Seafood Restoran Family hadir sebagai pilihan utama dengan cita rasa autentik dan suasana nyaman yang cocok untuk keluarga. Restoran yang terletak di lokasi yang strategis ini menawarkan beragam menu seafood segar yang diolah dengan bumbu spesial, menghadirkan cita rasa legendaris.

Asisten Manager Kurnia Seafood, Ratip mengatakan, sebagai restoran yang mengutamakan kualitas premium, Kurnia Seafood Bali memastikan setiap hidangan dibuat dari hasil laut terbaik dan terlengkap.

“Semua menu di Kurnia Seafood sudah dipastikan halal. Brand kita sudah mendapat label halal jadi tidak perlu diragukan lagi,” ucapnya, Kamis (20/3/2025).

Chef Kurnia Seafood Ni Putu Indah Sari menambahkan, bahan-bahan yang digunakan di semua hidangan dipastikan memiliki kualitas premium dan dipilih langsung dari nelayan lokal.

“Untuk seafood didatangkan langsung dari nelayan di Kedonganan, Kuta, Badung. Kami terjun langsung untuk mencari bahan premium,” ujar Chef Indah, selaku chef di Kurnia Seafood Bali.

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang datang dengan berbagai jumlah rombongan, Kurnia Seafood juga menghadirkan pilihan paket spesial yang dapat dinikmati bersama keluarga dan teman-teman, yakni:

Big Combo Seafood : Cocok untuk rombongan besar, paket ini menyajikan beragam menu seafood lengkap untuk 10 orang dengan porsi melimpah. Harga mulai dari Rp1 juta.

Seafood 4 Everyone : Paket favorit bagi keluarga atau grup kecil, menyajikan pilihan seafood terbaik untuk 4 orang. Harga mulai dari 350 ribu.

Seafood Combo : Pilihan tepat untuk pasangan atau teman makan bersama, menawarkan hidangan seafood lengkap untuk 2 orang. Paket seafood ini disajikan dalam satu wajan dengan berbagai jenis seafood.

“Dengan berbagai pilihan paket ini, pelanggan bisa menikmati seafood premium dengan harga yang lebih hemat dan pengalaman makan yang lebih menyenangkan,” kata Marketing Inbound Shinta Kusumawardani

Selain paket diatas, ada juga pilihan menu andalan yakni Kepiting Saus Garlic Caramel, yang dikenal dengan perpaduan rasa manis gurih yang meresap hingga ke dalam daging kepiting, serta Spesial Ikan Bakar Saus Kurnia yang memiliki cita rasa khas dengan aroma menggoda.

“Menu ini bertujuan agar para pembeli tinggal menerima beres. Menu paket ini juga harganya terjangkau mulai dari 90 ribu per orang. Apa yang diminta konsumen kita buatkan,” tambahnya.

Selain menawarkan hidangan yang lezat, Kurnia Seafood juga menawarkan suasana restoran yang berkesan bagi pengunjung. Dengan mengusung konsep semi-outdoor dining dengan dekorasi bernuansa tradisional Bali, Kurnia Seafood Restoran Family menghadirkan suasana premium dan autentik.

“Kami tidak hanya ingin menjadi tempat makan, tetapi juga menciptakan momen yang tak terlupakan bagi setiap pelanggan,” kata Shinta.

Sebagai bentuk layanan eksklusif, restoran ini juga menawarkan fasilitas karaoke mini yang bisa dinikmati bersama keluarga. Dengan minimal pembelanjaan Rp1,5 juta pelanggan dapat menikmati pengalaman makan yang lebih seru sambil bernyanyi dan menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang tercinta. (ana) 

Gerakan Pasar Murah Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Jelang Hari Raya

Gerakan pasar murah berlangsung di Halaman Kantor TVRI Bali, Rabu (19/3/2025). 
Gerakan pasar murah berlangsung di Halaman Kantor TVRI Bali, Rabu (19/3/2025). 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Ketua TP PKK yang juga sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menyambut baik pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang hari raya keagamaan.

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi kegiatan GPM di Halaman Kantor TVRI Bali, Rabu (19/3/2025). GPM yang diselenggarakan serentak di 22 titik stasiun TVRI pusat dan daera.  Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Bali juga turut menghadiri gerakan pasar murah.

Setibanya di lokasi, Ny. Putri Koster menyambangi stan yang menjual berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, telur, buah-buahan, hingga olahan makanan seperti nasi bungkus dan keripik.

Seperti biasa, Putri Koster yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Bali ini memborong berbagai produk yang ditawarkan. Selanjutnya, barang belanjaan tersebut dibagikan kepada staf TVRI Bali.

Ny. Putri Koster menilai kegiatan ini sangat positif karena memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berjualan berbagai kebutuhan pokok. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan menghadirkan langsung para petani.

“Waktu zaman pemulihan Covid, kita kan sempat menggelar pasar gotong-royong. Itu bagus, dapat mendorong semangat petani kita,” ucapnya.

Usai mengunjungi GPM, pendamping orang nomor satu di Bali ini berkesempatan bertatap muka dengan pegawai TVRI. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Ia menyampaikan, Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber telah diterbitkan enam tahun lalu. Namun, sejauh ini Ny. Putri Koster menilai belum ada pola yang efektif dalam menyelesaikan masalah sampah.

Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari semua pihak, khususnya jajaran TVRI Bali, untuk turut serta dalam gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Salah satu pola yang disarankannya adalah dengan membuat teba modern di area kantor.
“Caranya sederhana, buat lubang sedalam dua meter menggunakan bis (buis beton,red) yang ditumpuk. Sampah organik nanti bisa ditampung di situ,” ujarnya.

Sambutan positif terhadap GPM juga disampaikan oleh Ny. Seniasih Giri Prasta. Menurutnya, kegiatan ini memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga menjelang hari raya keagamaan.

Ia berharap kegiatan GPM dapat diperbanyak dan diperluas agar hasil pertanian semakin banyak terserap. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada, menginformasikan bahwa GPM dilaksanakan secara serentak dari pusat hingga daerah, termasuk di Provinsi Bali.

“Tujuannya adalah untuk mengintervensi gejolak harga yang naik turun di pasar menjelang hari raya,” ucapnya.

Dengan melibatkan 20 pedagang, berbagai produk ditawarkan dalam GPM, seperti beras, minyak goreng, buah, dan makanan olahan. Sunada menambahkan bahwa GPM mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena menawarkan harga yang lebih murah dibanding harga di pasaran. (ana)

Optimalisasi Program Semara Ratih, DPRD Tabanan Dorong Sosialisasi dan Kolaborasi dengan Adat

Komisi I DPRD Tabanan saat kunjungan ke Disdukcapil Tabanan, Rabu (19/3/2025).
Komisi I DPRD Tabanan saat kunjungan ke Disdukcapil Tabanan, Rabu (19/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Program Semara Ratih, yang bertujuan membantu pasangan menikah melalui konseling pernikahan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga muda di Kabupaten Tabanan, masih menjadi perhatian Komisi I DPRD Tabanan. Pasalnya program ini dinilai belum berjalan secara optimal.

Dalam kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan, Komisi I menyoroti perlunya evaluasi lebih lanjut terkait kendala yang dihadapi program ini.

“Apakah Program Semara Ratih kurang sosialisasi atau ada persyaratan yang sulit dipenuhi masyarakat. Ini perlu dikaji lebih dalam agar program ini benar-benar memberikan dampak maksimal,” ujar Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani usai kunjungan, Rabu (19/3/2025).

Omardani juga menekankan pentingnya pola kerja sama yang lebih efektif, tidak hanya dengan perangkat desa, tetapi juga dengan Bendesa Adat yang memiliki peran penting dalam prosesi pernikahan di desa.

“Jika Semara Ratih bisa melibatkan adat secara lebih luas, sosialisasi dan kepatuhan masyarakat terhadap program ini tentu bisa meningkat. Ini yang harus digenjot,” pintanya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi I meminta agar sosialisasi program ini lebih masif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dan tokoh adat.

Program Semara Ratih juga diharapkan dapat selaras dengan kebijakan administrasi kependudukan lainnya, seperti penerbitan akta perkawinan dan akta kelahiran.

“Kalau program ini bisa diterapkan dengan baik, anak yang lahir akan lebih terjamin hak-haknya, baik dari sisi legalitas maupun kesehatan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Tabanan, IGA Rai Dwipayana mengungkapkan, meskipun program ini telah mendapatkan penghargaan nasional, implementasinya masih menghadapi kendala.

“Tidak semua pasangan pengantin siap mengikuti konseling pranikah, dan masih ada yang memilih menikah tanpa mengurus akta perkawinan. Ini yang menjadi kendala,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya akan terus mengupayakan peningkatan sosialisasi, terutama melalui desa adat, agar program unggulan pemerintah Tabanan ini dapat berjalan lebih efektif di masa depan. (ana)

Pengendara Motor Asal Buleleng Tewas Terlindas Truk di Baturiti

Pengendara motor terlindas truk di Jalan Nasional Denpasar-Singaraja Km 46,2, Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Rabu (19/3/2025).
Pengendara motor terlindas truk di Jalan Nasional Denpasar-Singaraja Km 46,2, Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Rabu (19/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan maut menewaskan pengendara motor kembali terjadi di Kabupaten Tabanan. Pada Rabu (19/3/2025) kecelakaan terjadi di Jalan Nasional Denpasar-Singaraja Km 46,2, Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Korban bernama Nyoman Hardi Suryawan (42) asal Desa Sukasada, Buleleng. Ia tewas di tempat kejadian setelah terlindas truk saat mencoba mendahului kendaraan di depannya.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.40 WITA. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Gear DK 5416 UBI melaju dari arah Denpasar menuju Singaraja.

Saat berusaha menyalip truk Isuzu Dump DK 8651 FJ yang dikemudikan oleh Antonius Tiser (50), korban kehilangan kendali karena ada kendaraan lain datang dari arah berlawanan.

“Korban kaget melihat motor lain dari arah depan, hingga terjatuh ke badan jalan dan terlindas truk yang berada di sampingnya,” kata Berata dikonfirmasi Kamis (20/3/2025).

Akibat kecelakaan tersebut, Nyoman Hardi Suryawan mengalami luka parah di kepala dan meninggal dunia di tempat. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU Semara Ratih Luwus.

Sementara itu, pengemudi truk, Antonius Tiser, warga Timor Tengah Utara, selamat tanpa mengalami luka. Truk yang dikemudikannya juga tidak mengalami kerusakan.

“Sedangkan sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian handle rem kiri, dek depan kiri, dan sayap depan kiri,” tambah Berata. (ana) 

Karyawan di Kuta Curi Perhiasan Majikan Saat Pulang Kampung

I WB (23), pelaku pencurian emas milik majikannya di Kuta, Badung.
I WB (23), pelaku pencurian emas milik majikannya di Kuta, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang karyawan rumah tangga berinisial I WB (23) ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kuta setelah mencuri perhiasan milik majikannya di Jalan Segara Mertha No. 9, Lingkungan Segara, Kuta, Badung.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan, pelaku melakukan aksi pencurian saat majikannya, Rian Ganggas Puspatara (28) bersama istri tidak berada di rumah karena pulang ke kampung halamannya.

“Pelaku masuk ke kamar korban yang tidak terkunci dan mengambil perhiasan yang disimpan di bawah sofa. Pelaku berencana menjual emas tersebut untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Rabu (19/3/2025).

Sukadi menjelaskan, kejadian ini bermula pada Sabtu (15/3/2025), ketika korban bersama istrinya pulang kampung ke Gianyar. Sebelum meninggalkan rumah, korban memastikan kamar tidur dalam keadaan terkunci dan menyimpan kotak perhiasan di bawah sofa.

Namun, saat kembali ke rumah pada Minggu (16/3/2025) sore sekitar pukul 16.30 WITA, korban menemukan adanya jejak kaki di atas sofa. Setelah memeriksa tempat penyimpanan, korban menyadari bahwa sejumlah perhiasan telah hilang.

Perhiasan yang hilang berupa satu untai kalung emas seberat 2 gram 18 karat, dua pasang anting-anting emas 2,8 gram 18 karat, satu cincin dan gelang aksesori.

“Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 6,6 juta dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta,” ucap Sukadi.

Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Kuta segera melakukan penyelidikan. Dari hasil interogasi terhadap para pekerja di rumah korban, polisi menemukan salah satu karyawan berinisial I WB, mengakui telah mencuri perhiasan tersebut.

Pelaku menyembunyikan perhiasan emas hasil curian dengan menguburnya di belakang balai-balai rumah korban. Polisi juga menemukan bahwa sebagian emas telah dijual, dan uang hasil penjualan digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu kalung emas dengan liontin, satu cincin dan gelang putih serta uang tunai Rp 150 ribu yang merupakan sisa hasil penjualan anting-anting emas.

“Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Kuta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkas Sukadi. (ana) 

Pimpin Raker Komisi III, Arnawa Tekankan Optimalisasi Pendapatan Daerah

Rapat kerja Komisi III DPRD Tabanan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemerintah Kabupaten Tabanan bahas optimalisasi pendapatan daerah pada Rabu (19/3/2025).
Rapat kerja Komisi III DPRD Tabanan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemerintah Kabupaten Tabanan bahas optimalisasi pendapatan daerah pada Rabu (19/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa memimpin rapat kerja Komisi III dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Rabu (19/3/2025).

Raker yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Tabanan tersebut membahas terkait optimalisasi Pendapatan Daerah dan Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun Anggaran 2024.

Dalam rapat tersebut, Nyoman Arnawa menekankan optimalisasi pendapatan daerah sesuai dengan target harus menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Ada beberapa hal yang disampaikannya dalam mengoptimalkan pendapatan daerah Tabanan yakni pelaksanaan e-tiket di setiap daya tarik wisata (DTW) yang ada di wilayah Tabanan, pelaksanaan jemput bola dalam pemungutan pembayaran pajak serta pendataan kembali perizinan usaha yang saat ini sedang berkembang.

“Sesuai dengan visi dan misi daerah dan untruksi Gubernur, optimalisasi dan penertiban bangunan yang belum berizin harus carikan solusi dan diberikan penegasan untuk tindak lanjutnya,” tegas Arnawa.

Ia juga menyinggung terkait pemberdayaan para petani di Kabupaten Tabanan yang seperti diketahui bersama dijuluki sebagai kabupaten lumbung padi Bali.

“Sejauh mana pemberdayaan petani untuk peningkatan hasil pertanian dengan support berupa pemberian atau subsidi pupuk dan lainnya agar petani gemar dalam bertani sehingga alih fungsi lahan bisa di stop,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tabanan Anak Agung Darma Putra menekankan adanya solusi terkait intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi anggaran dengan optimalisasi pendapatan daerah.

Menurutnya sektor pajak dan retribusi harus dioptimalkan dari segi pemungutannya serta dibuatkan regulasi yang nantinya menjadi acuan yang pasti. Jika nantinya ada masalah atau kendala yang timbul dalam proses optimalisasi pendapatan daerah maka bisa dibahas serta dikaji untuk dicarikan solusi yang tepat.

“Kita harapkan adanya solusi dan catatan kita dalam menyikapi hal tersebut. Mari kita bersama berkolaborasi dalam meningkatkan pendapatan daerah, dimana banyaknya janji politik kita didaerah yang sudah masuk dalam rencana kerja daerah kita,” ucapnya. (ana)

Hujan Deras Akibatkan Tanah Longsor di Jalan Menuju Kota Tabanan

Pembersihan tanah longsor di Jalan Menuju Kota Tabanan, tepatnya di sebelah barat Jembatan Sanggulan, dekat Patung Sri Wedari, Rabu (19/3/2025).
Pembersihan tanah longsor di Jalan Menuju Kota Tabanan, tepatnya di sebelah barat Jembatan Sanggulan, dekat Patung Sri Wedari, Rabu (19/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hujan deras yang terjadi sejak Rabu (19/3/2025) pagi mengakibatkan tanah longsor di wilayah Kabupaten Tabanan. Tanah longsor tersebut terjadi di Jalan Menuju Kota Tabanan, tepatnya di sebelah barat Jembatan Sanggulan, dekat Patung Sri Wedari.

Akibatnya, longsoran tanah menutupi setengah badan jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas kendaraan selama beberapa jam.

Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan pun segera ke lokasi untuk melakukan pembersihan longsoran tanah yang menutupi jalan.

“Informasi adanya tanah longsor kami terima pukul 07.45 WITA, Tim Reaksi Cepat regu 1 dan 4 segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri.

Petugas dari BPBD juga turut dibantu oleh aparat kepolisian, serta masyarakat sekitar untuk pembersihan material longsor.

Upaya pembersihan berlangsung sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai. Material longsor berhasil dibersihkan, dan arus lalu lintas kini telah kembali lancar. (ana) 

Kekurangan Ruang Kelas, Komisi IV DPRD Tabanan Kunjungi SMPN 5 Kediri

Kunjungan Komisi IV DPRD Tabanan ke SMP Negeri 5 Kediri pada Rabu (19/3/2025).
Kunjungan Komisi IV DPRD Tabanan ke SMP Negeri 5 Kediri pada Rabu (19/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi IV DPRD Tabanan melakukan kunjungan ke SMP Negeri 5 Kediri yang berlokasi di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, pada Rabu (19/3/2025).

Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau kekurangan ruang kelas sehingga jam sekolah para siswa dibagi menjadi dua sesi yakni pagi dan siang. Kondisi itu tentunya menganggu kegiatan belajar mengajar di SMPN 5 Kediri.

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana mengatakan, untuk menampung seluruh siswa di SMPN 5 Kediri dibutuhkan total 12 ruang kelas. Namun, saat ini baru tersedia 6 ruang kelas. “Sekarang hanya ada 6 kelas sehingga perlu diusulkan untuk pembangunan ruang kelas baru,” ujarnya.

Menurutnya, penambahan ruang kelas ini sangat perlu dilakukan agar semua siswa bisa sekolah pagi. “Karena jam masuk siswa yang baik untuk meningkatkan akademisnya adalah jam masuk pagi,” ungkapnya.

Wastana menyebut, sebelumnya penambahan ruang kelas sudah pernah diusulkan kepada Bupati melalui audiensi, tetapi akibat COVID-19 melanda pada tahun 2020 maka pemerintah melakukan refocusing anggaran.

“Sampai sekarang belum ada tindak lanjut lagi sehingga kami Komisi IV turun langsung mengecek ke lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Wastana menjelaskan, jika penambahan ruang kelas dimohonkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak sepenuhnya bisa dilakukan karena terkendala aturan. Salah satunya ialah luasan lahan minimal 20 are dan sekolah harus memiliki ruang lab sedangkan di SMPN 5 Kediri tidak memiliki ruang lab.

Maka dari itu, dalam kunjungan kali ini pihaknya turut serta mengajak instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Tabanan, seperti Dinas Pendidikan, Dinas PUPRPKP dan Bappeda agar bersama-sama mencari solusi terkait permasalahan di SMPN 5 kediri.

“Kami bersama-sama akan mengawal ini agar bisa anggaran dialokasikan oleh bupati ke pembangunan ruang kelas baru di SMPN 5,” pungkasnya. (ana)

10 Ribu Atlet Bertanding di PORJAR Badung 2025

Pembukaan PORJAR 2025 Kabupaten Badung.
Pembukaan PORJAR 2025 Kabupaten Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Kabupaten Badung tahun 2025 resmi dibuka di Lapangan Mangupraja Mandala Puspem Badung pada Selasa (19/3/2025).

Acara ini dibuka langsung oleh Asisten Pembangunan Kabupaten Badung, Ida Bagus Gde Arjana, yang mewakili Bupati Badung yang ditandai dengan pelepasan balon. PORJAR kali ini mengusung tema ‘Bangun Cakti Gajendra’.

Sebanyak 10.000 atlet dari berbagai sekolah di Kabupaten Badung, dengan 35 cabang olahraga yang dipertandingkan dan 8 Cabang Eksebisi akan bertanding. Mereka akan bertanding dalam berbagai cabang olahraga, mulai dari atletik, sepak bola, bola voli, renang, hingga cabang bela diri seperti pencak silat dan taekwondo dan yang lainnya.

Dalam sambutannya, Ida Bagus Gde Arjana menyampaikan, PORJAR tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat juang.

“Tema tahun ini, Bangun Cakti Gajendra, mencerminkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kegigihan. Kami berharap para atlet dapat bertanding dengan semangat yang tinggi dan menjunjung sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga I Gusti Made Dwipayana menyampaikan, ajang ini berlangsung pada bulan Maret hingga bulan Juni depan, serta sudah ada beberapa cabang olahraga yang sedang berlangsung sebelumnya.

“Saya berharap, dengan adanya PORJAR ini, para atlet dapat menyalurkan bakatnya dan bersaing di tingkat provinsi dengan harapan dapat mengambil kembali juara umum 1 di tingkat Provinsi nanti,” ujarnya. (jas)

Sidak LPG 3 Kg di Kuta Selatan, Disperindag Temukan SPBE Langgar SOP

Tim Pengawasan Terpadu Disperindag Bali bersama PT Pertamina sidak gas LPG 3 Kg, Selasa (18/3/2025). 
Tim Pengawasan Terpadu Disperindag Bali bersama PT Pertamina sidak gas LPG 3 Kg, Selasa (18/3/2025). 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kegiatan inspeksi mendadak (sidak) gas LPG 3 Kg kembali dilakukan oleh Tim Pengawasan Terpadu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali bersama PT Pertamina.

Pada Selasa (18/3/2025), tim menyasar lima lokasi di wilayah Kuta Selatan. Lokasi tersebut meliputi Rachmad Riyadi (PT Astri Sari Perdana), Saleh Masyhadi, S.H. (PT Astri Sari Perdana), Warung Eka (PT Dwipa Nusa Dua Gas), Rahayu Artha (PT Dwipa Nusa Dua Gas), dan UD Nanda Maharani (PT Putra Ananta Mandiri).

Dari hasil sidak ditemukan, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Putra Bali Dwipa yang beralamat di Desa Sedang mengabaikan aspek keselamatan konsumen. Pihak SPBE lalai dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) penyediaan gas LPG yang berlaku.

“Kami menemukan pihak SPBE tidak melakukan pengecekan ulang terhadap kelengkapan LPG 3 Kg sebelum didistribusikan. Kami menemukan sejumlah tabung LPG 3 Kg yang tidak dilengkapi dengan cap seal (plastik) dan rubber clamp (karet),” kata Ketua Tim Pengawas Terpadu Disperindag Provinsi Bali, I Wayan Pasek Putra.

Wayan Pasek, yang didampingi oleh Sales Branch Manager V Bali Pertamina, M. Affriyana Al Hilmy, menambahkan, SPBE Putra Bali Dwipa merupakan satu-satunya SPBE di wilayah Badung. Namun, hal tersebut tidak membenarkan kelalaian dalam menerapkan SOP yang berkaitan erat dengan keselamatan konsumen.

Salah satu pemilik pangkalan, I Wayan Puspawan dari Warung Eka, mengungkapkan, dari 100 tabung LPG 3 Kg yang diterimanya, hanya sekitar 15 tabung yang sesuai dengan SOP yakni dilengkapi dengan rubber clamp dan cap seal, sedangkan sisanya tidak memenuhi standar. Hal ini tidak hanya membahayakan konsumen, tetapi juga merugikan pihak pangkalan.

Dari hasil pengawasan di lima lokasi tersebut, tidak ditemukan pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana. Namun, tim menemukan papan nama pangkalan yang dipasang tidak sesuai ketentuan, yakni diletakkan di dalam sehingga masyarakat tidak mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan pangkalan LPG 3 Kg.

Selain itu, banyak tabung LPG 3 Kg yang siap didistribusikan tetapi tidak sesuai SOP, yakni tanpa cap seal dan rubber clamp. (rls)