- Advertisement -
Beranda blog Halaman 244

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Bak Penampungan Air

Evakuasi mayat tanpa identitas di bak penampungan air di sebuah loteng yang berlokasi di Pondok Ayanakhu, Jalan Bypas Ngurah Rai Jimbaran pada Selasa (4/3/2025).
Evakuasi mayat tanpa identitas di bak penampungan air di sebuah loteng yang berlokasi di Pondok Ayanakhu, Jalan Bypas Ngurah Rai Jimbaran pada Selasa (4/3/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di sebuah bak penampungan air yang berada di sebuah loteng yang berlokasi di Pondok Ayanakhu, Jalan Bypas Ngurah Rai Jimbaran pada Selasa (4/3/2025).

Diperkirakan jesad pria tersebut merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA). Temuan mayat itu dilaporkan oleh pemilik rumah bernama Nyoman Predangga sekitar pukul 13.45 WITA ke Basarnas Bali.

Koordinator Tim Rescue, Bayu Arya Wiraga mengatakan, jasad pria yang diduga WNA itu pertama kali ditemukan saat pemilik rumah hendak memperbaiki bak air yang mengalami kerusakan.

“Saat ditemukan, jasad pria tersebut tidak mengenakan pakaian, dan air yang berada di bak tersbut dalam keadaan kosong. Kadi terlebih dahulu melaksanakan assessment untuk proses evakuasi,” imbuhnya.

Tim rescue yang diterjunkan ke lokasi lantas melaksanakan evakuasi dengan menurunkan jasad korban tersebut secara bergiliran. “Aksesnya cukup sempit, jadi perlu berhati – hati menurunkan jasad pria tersbut, karena berada diketinggian,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar. Hingga saat ini, pihak berwajib masih mendalami penyebab kematian korban.

“asad pria tersebut kemudian dievakuasi menuju rumah sakit Prof Ngoerah,” imbuhnya. (ana)

7 Rekomendasi Minuman Takjil yang Segar dan Simpel untuk Berbuka Puasa

Es Blewah - Minuman takjil segar untuk berbuka puasa.
Es Blewah - Minuman takjil segar untuk berbuka puasa. (Foto:idn Times)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk mengembalikan energi. Untuk itu, saat berbuka puasa minuman takjil yang segar dan manis bisa menjadi pilihan yang tepat. Berikut beberapa rekomendasi minuman takjil yang mudah dibuat di rumah:

1. Es Kelapa Muda

Minuman klasik dan simpel ini selalu menjadi favorit saat berbuka. Air kelapa yang alami mampu menghidrasi tubuh dengan baik. Untuk membuat es kelapa muda yang lezat, Anda cukup menambahkan es batu dan sirup sesuai selesai ke dalam air dan daging kelapa muda yang sudah diparut. Untuk menambah cita rasa segar, bisa ditambah perasan jeruk nipis.

2. Es Timun Serut

Timun memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk mengembalikan cairan tubuh usai berpuasa seharian penuh. Cara membuatnya pun sangat mudah. Serut timun secukupnya, lali campurkan dengan air dingin, madu, atau sirup melon. Anda bisa tambahkan es batu dan biji selasih agar lebih nikmat.

3. Es Buah

Es buah sudah menjadi menu minuman yang selalu dihidangkan saat berbuka puasa. Kombinasi berbagai buah segar dengan sirup memberikan rasa yang manis dan menyegarkan. Cara membuatnya juga sangat mudah. Potong buah seperti melon, semangka, pepaya, apel, atau buah lainnya sesuai selera. Kemudian tambahkan sirup cocopandan, susu kental manis, dan air secukupnya. Jangan lupa tambahkan es batu agar lebih segar.

4. Es Susu Kurma

Kurma kaya akan energi dan serat yang sangat baik untuk berbuka puasa. Untuk membuat es susu kurma sangat mudah dan praktis. Rendam kurma dalam susu cair selama beberapa jam atau semalaman dan blender hingga halus, lalu sajikan dingin. Anda juga bisa menambahkan es batu agar lebih segar.

5. Es Cincau Santan

Cincau yang kenyal dipadukan dengan santan dan gula merah memberikan rasa manis yang khas. Sebelum disajikan, terlebih dahulu potong cincau hitam menjadi kecil-kecil. Kemudian, campurkan santan yang sudah dimasak dengan sedikit garam. Tambahkan gula merah cair dan es batu.

6. Es Blewah

Blewah yang kaya serat sangat cocok dijadikan minuman berbuka puasa. Sama seperti pembuatan es timun, sebelum disajikan maka serut blewah terlebih dahulu dan masukkan ke dalam gelas. Tambahkan juga air, sirup, dan es batu secukupnya.

7. Es Teh Manis Lemon

Jika ingin minuman yang simpel, es teh manis lemon adalah pilihan terbaik. Cara membuatnya pun mudah. Terlebih dahulu seduh teh dan biarkan dingin. Setelah itu, tambahkan gula, es batu, dan irisan lemon.

Minuman takjil yang segar dan simpel ini bisa dibuat dengan cepat dan menyegarkan tubuh setelah seharian berpuasa. (ana)

Menjelang Mudik Lebaran 2025, Pohon Perindang di Jalur Denpasar-Gilimanuk Dipangkas

Pemangkasan pohon perindang di Jalur Denpsar-Gilimanuk, Kabupaten Tabanan, menjelang mudik lebaran 2025.
Pemangkasan pohon perindang di Jalur Denpsar-Gilimanuk, Kabupaten Tabanan, menjelang mudik lebaran 2025.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menjelang mudik Lebaran 2025, pohon perindang di sepanjang jalur nasional Denpasar-Gilimanuk yang berpotensi membahayakan pengguna jalan mulai dipangkas.

Pemangkasan pohon ini dilakukan oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup serta dibantu oleh pihak kepolisian.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, tujuannya pemangkasan pohon ini ialah untuk memberikan kenyamanan bagi umat Muslim yang akan melakukan mudik Lebaran.

Adapun kegiatan pemangkasan telah dimulai sejak Senin (4/3/2025) kemarin dan akan berlangsung hingga Rabu (5/3/2025) besok.

“Kegiatan ini kami lakukan hingga besok, tetapi jadwalnya masih akan kami atur agar pemangkasan bisa mencapai ujung perbatasan jalur Denpasar-Gilimanuk di wilayah Tabanan, tepatnya di Desa Selabih,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemangkasan dilakukan terhadap pohon-pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, seperti yang dahannya melebar ke tengah jalan atau yang sudah mati.

Untuk memudahkan proses pemangkasan pohon, petugas menggunakan mobil sky lift dari Dinas Lingkungan Hidup agar mudah menjangkau dahan-dahan yang tinggi.

“Kemarin kami telah memangkas pohon di Jalan Ir. Soekarno, termasuk di daerah Dukuh, Kecamatan Kediri,. Hari ini, kami baru sampai di Mandung, Kerambitan. Sejauh ini, sekitar 20 pohon telah dipangkas,” jelasnya.

Selain di jalur Denpasar-Gilimanuk, lanjut Srinadha Giri, pemangkasan juga telah dilakukan di jalur Denpasar-Singaraja serta jalur Antosari-Pupuan. Namun, saat ini fokus utama adalah jalur nasional Gilimanuk, mengingat pentingnya kelancaran dan keamanan perjalanan bagi pemudik Lebaran.

“Kemungkinan akan ada tambahan pemangkasan karena bertepatan dengan perayaan Nyepi. Biasanya, kelompok pemuda dari sekaa teruna juga meminta pemangkasan pohon di beberapa titik,” pungkasnya. (ana)

Putri Suastini Koster Dilantik sebagai Ketua Dekranasda Bali

Putri Suastini Koster dilantik sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Bali untuk masa bakti 2025-2030, Senin (3/3/2025).
Putri Suastini Koster dilantik sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Bali untuk masa bakti 2025-2030, Senin (3/3/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Putri Suastini Koster kembali dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali untuk masa bakti 2025-2030.

Ia dilantik oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Ananda Gibran Rakabuming. Pada kesempatan yang sama juga dilantik 34 Ketua Dekranasda dari Provinsi lainnya dalam acara yang berlangsung di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden, Senin (3/3/2025).

Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan, sebagai salah satu penyokong perekonomian nasional, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus berupaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan berdaya saing.

Untuk mendukung upaya tersebut, ia mengajak para Ketua Dekranasda Provinsi yang telah dilantik agar lebih aktif dalam membina dan memberdayakan UMKM di daerah masing-masing.

“Tugas Ketua Dekranasda Provinsi adalah untuk lebih aktif lagi dalam mengajak para pengusaha UMKM di daerah masing-masing agar mendapatkan pembinaan, sosialisasi, dan edukasi,” ujarnya.

Ia menyebut, masih banyak pelaku UMKM yang belum mendapatkan pendampingan secara optimal. Oleh karena itu, ia meminta seluruh Ketua Dekranasda Provinsi untuk memastikan UMKM di daerahnya memperoleh bimbingan yang komprehensif.

Selain itu, ia mendorong agar pelaku UMKM tidak hanya diperkenalkan ke pasar lokal, tetapi juga didukung untuk memperluas jangkauan hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Yang terpenting adalah pengusaha UMKM harus dibina dan didampingi dari A sampai Z. Entah nanti diajak lebih banyak mengikuti pameran, bazar, atau dicarikan pasar baru. Lebih baik lagi jika mereka diajak promosi hingga ke luar negeri,” imbuhnya.

Ibu Selvi juga memaparkan bahwa saat ini UMKM telah berkontribusi sebesar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap hampir 97 persen tenaga kerja. Dengan potensi sebesar ini, para Ketua Dekranasda diharapkan terus berperan aktif dalam mendukung UMKM melalui berbagai program dan inisiatif.

Melalui pelantikan dan peringatan ulang tahun ini, Ibu Selvi berharap Dekranas terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama di era digitalisasi yang semakin pesat.

Seusai pelantikan 34 Ketua Dekranasda Provinsi masa bakti 2025-2030, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada 13 anak yatim, buka bersama, dan ditutup dengan syukuran Hari Ulang Tahun ke-45 Dekranas. (rls)

3 Residivis Narkoba Ditangkap BNN Bali, 1,4 Kg Sabu Berhasil Disita

BNN Bali geledah tempat tinggal pelaku narkoba di rumah salah satu tersangka di Jalan Batukaru, Denpasar Barat, Senin (3/3/2023).
BNN Bali geledah tempat tinggal pelaku narkoba di rumah salah satu tersangka di Jalan Batukaru, Denpasar Barat, Senin (3/3/2023).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengamankan 1,4 kilogram narkotika jenis sabu dalam operasi yang dilakukan pada Senin (3/3/2023). Barang haram tersebut disita dari hasil penggeledahan di rumah salah satu tersangka di Jalan Batukaru, Denpasar Barat. Dalam kasus ini, BNNP Bali menangkap tiga orang residivis kasus narkotika berinisial WR (45), SP (51), dan PHS (37).

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Rudy Ahmad Sudrajat, mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen yang diterima pihaknya.

“Pada Kamis (8/1/2025), Tim Bidang Pemberantasan mengamankan tersangka WR di daerah Ubung, Denpasar. Ia berperan sebagai pengedar dan kedapatan membawa paket narkotika jenis sabu seberat 45,51 gram netto yang akan diedarkan di wilayah Denpasar,” ujar Rudy dikutip Selasa (4/3/2025).

Berdasarkan pengakuan WR, barang haram tersebut berasal dari tersangka SP, yang berperan sebagai pengendali. Tim kemudian melakukan penangkapan terhadap SP di daerah Sesetan bersama rekannya, PHS, yang juga berperan sebagai pengedar. Dari tangan PHS, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 10,52 gram netto.

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, BNNP Bali kemudian mengembangkan kasus ini dengan melakukan penggeledahan menyeluruh di kediaman SP di kawasan Monang Maning, Denpasar, pada Jumat (10/1/2025) dan Senin (3/3/2025).

“Dalam penggeledahan tersebut, kami menemukan 1.447,57 gram sabu dalam kemasan Chinese Tea merek Qing Shan yang utuh dan siap edar. Barang haram itu disembunyikan dengan cara dikubur di halaman rumah tersangka SP,” kata Rudy.

Ia mengungkapkan, SP diketahui merupakan residivis kasus narkotika yang sebelumnya pernah ditangkap oleh BNNP Bali pada 2017 dan baru bebas dari lembaga pemasyarakatan pada 2022. Sementara itu, PHS juga merupakan residivis yang baru keluar dari penjara pada 2021, sedangkan WR baru bebas pada 2023.

Menurutnya jaringan ini dikenal cukup lihai dalam menjalankan operasinya di wilayah Denpasar serta memiliki koneksi yang luas. Dugaan sementara, sabu yang mereka edarkan dikirim ke Bali melalui jasa ekspedisi dari luar pulau.

Ketiga tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman berat, mulai dari minimal enam tahun hingga maksimal 20 tahun penjara, bahkan hukuman seumur hidup atau pidana mati.

“Semoga dengan diungkapnya jaringan ini, kita dapat memutus rantai peredaran gelap narkotika di Bali, serta para tersangka dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya,” pungkasnya. (ana)

Koster Terbitkan SE Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Teks Pancasila Wajib Berkumandang di Ruang Publik Tiap Pukul 10 Pagi

Gubernur Bali Wayan Koster mengumumkan SE Lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila setiap pagi pukul 10.00 WITA mulai Selasa (4/3/2025).
Gubernur Bali Wayan Koster mengumumkan SE Lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila setiap pagi pukul 10.00 WITA mulai Selasa (4/3/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan kebijakan baru yakni seluruh ruang publik di Bali diwajibkan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila setiap pagi pukul 10.00 WITA.

Kebijakan ini mulai diterapkan hari ini Selasa (4/3/2025) untuk memperkuat rasa nasionalisme di Pulau Dewata Bali. Kebijakan itu telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 6 Tahun 2025, yang menjadi kebijakan pertama yang dikeluarkan Koster setelah kembali menjabat sebagai Gubernur Bali pada 20 Februari 2025.

“Saya ingin mengawali kepemimpinan ini dengan spirit persatuan dan nasionalisme, sebagaimana yang ditegakkan oleh para pendiri bangsa, proklamator, serta presiden terdahulu, dan sekarang juga oleh Presiden Prabowo Subianto,” ujar Koster di Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Selasa (4/3/2025).

Dalam SE, selain lagu kebangsaan Indonesia Raya satu stanza wajib dikumandangkan setiap pukul 10.00 WITA di ruang publik, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, lagu Indonesia Raya tiga stanza wajib diperdengarkan dalam setiap acara seremonial resmi yang berlangsung di dalam gedung.

Saat lagu berkumandang, setiap orang yang tidak sedang melakukan aktivitas berisiko wajib menghentikan kegiatannya sejenak dan berdiri tegak

“Saya ingin masyarakat Bali semakin memahami bahwa nasionalisme bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” kata Koster.

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan dengan efektif, Koster meminta bupati, wali kota, serta kepala desa di Bali untuk mengawasi penerapan SE tersebut, dengan koordinasi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali.

SE ini ditujukan kepada seluruh pimpinan pemerintahan daerah, instansi vertikal, satuan pendidikan, organisasi masyarakat, hingga perusahaan swasta di Bali, agar diterapkan secara menyeluruh.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata kecintaan kita terhadap bangsa dan penguatan karakter nasionalisme,” tegasnya. (ana)

Ditemukan Lagi Pangkalan LPG ‘Nakal’ di Denpasar, Pertamina Siapkan Sanksi Tegas

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pangkalan ‘nakal’ kembali ditemukan saat pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina dan Hiswana Migas di Denpasar, Senin (3/3/2025).

Koordinator Tim Pengawasan Terpadu Disperindag Provinsi Bali, I Wayan Pasek Putra, menyampaikan, dari lima pangkalan yang disidak, tiga diantaranya dianggap bermasalah serius.

Pertama, ada pangkalan yang terdaftar dalam sistem, tetapi ketika dicek oleh tim, tidak menemukan aktivitas apa pun.

Kemudian, ada satu pangkalan aktif yang masih memasang Harga Eceran Tertinggi (HET) lama sebesar Rp14.500. Artinya, agen yang membawahi pangkalan tersebut tidak pernah melakukan pembinaan.

Selain itu, tidak ditemukan tabung LPG di pangkalan, sementara penyaluran LPG 3 kg dari agen masih berlangsung. Kini Pertamina Patra Niaga dan Disperindag Provinsi Bali tengah menelusuri kemana LPG tersebut disalurkan.

“Kami dari tim satgas sudah membuat surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani oleh pangkalan-pangkalan yang tidak tertib,” kata Pasek Putra.

Menurutnya, jumlah pangkalan LPG di Kota Denpasar mencapai 953, dengan jatah maksimal 50 tabung LPG per hari untuk masing-masing pangkalan. Dengan jumlah tersebut, seharusnya pasokan LPG 3 kg mencukupi kebutuhan masyarakat di Kota Denpasar.

Sementara itu, Sales Branch Manager IV Bali Pertamina, Zico Aldillah Syahtian menyampaikan, baik agen maupun pangkalan LPG 3 kg yang tidak tertib akan dikenakan sanksi tegas hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Ia menegaskan alamat pangkalan yang terdaftar harus sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Jangan sampai alamatnya ada, tetapi tidak ada aktivitas yang berlangsung. Selain itu, papan nama pangkalan juga harus ditempatkan di lokasi yang mudah dilihat oleh masyarakat, agar mereka mengetahui keberadaan pangkalan LPG 3 kg di sekitar mereka,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Tim Pengawasan Terpadu Disperindag Provinsi Bali, I Nyoman Kelapa Diana, menyampaikan, sidak ini dilakukan sesuai dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999. Tujuannya adalah untuk melindungi hak-hak konsumen dalam mengkonsumsi barang serta memastikan distribusi LPG 3 kg tepat sasaran dan berjalan lancar.

“Terkait temuan-temuan di lapangan, kami sudah langsung menyampaikannya kepada pihak Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas untuk segera ditindaklanjuti,” imbuhnya. (ana) 

Kelebihan Muatan, Mobil Pikap Pengangkut Pisang Terguling di Tabanan

Mobil pikap pengangkut pisang terguling di jalan umum jurusan Kaba-Kaba dan Cepaka, tepatnya di Banjar Lalangpasek, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Senin (3/3/2025).
Mobil pikap pengangkut pisang terguling di jalan umum jurusan Kaba-Kaba dan Cepaka, tepatnya di Banjar Lalangpasek, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Senin (3/3/2025)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Mobil pikap pengangkut pisang terguling di jalan umum jurusan Kaba-Kaba dan Cepaka, tepatnya di Banjar Lalangpasek, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Senin (3/3/2025) pagi sekitar pukul 08.15 WITA.

Diduga mobil Isuzu Pikap dengan nomor polisi N-8184-YA tersebut terguling akibat kelebihan muatan yang menyebabkan kendaraan tidak mampu melewati jalan tanjakan.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan, dari keterangan saksi di lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikan oleh Aang Wahyudi (44), warga Jember, Jawa Timur, awalnya melaju dari arah Barat menuju Timur dengan kondisi lurus di jalurnya.

“Saat melewati jalan menanjak landai, muatan yang berlebihan membuat kendaraan kehilangan kendali dan akhirnya terguling ke sisi kiri jalan,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan ringan yakni baret pada pintu dan bemper kiri.

Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Pengemudi selamat, dan kecelakaan hanya menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp2 juta.

“Kendaraan sudah dievakuasi dengan bantuan derek,” tambah Kompol Sukadana. (ana)

Ruang Rapat Kantor Bappeda Badung Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Tangkapan layar kebakaran ruangan Kantor Bappeda yang berlokasi di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Minggu (2/3/2025) malam.
Tangkapan layar kebakaran ruangan Kantor Bappeda yang berlokasi di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Minggu (2/3/2025) malam.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Peristiwa kebakaran terjadi di ruangan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang berlokasi di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung. Kebakaran terjadi pada Minggu (2/3/2025) malam.

Insiden kebakaran ini diduga dipicu oleh korsleting listrik. Beruntung, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak merembet ke ruangan lain.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung, I Wayan Wirya mengatakan, pihaknya menerima informasi adanya kebakaran pukul 19.30 WITA. Lalu, pihaknya langsung menerjunkan dua regu pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, kobaran api sudah membesar disertai asap tebal mengepul di ruang kantor. Tebalnya kepulan asap mengharuskan petugas menggunakan blower.

“Kami berhasil mengendalikan api menggunakan sekitar satu tangki air berkapasitas 5.000 liter,” ujarnya.

Wirya menyebut, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang kemungkinan disebabkan oleh keberadaan tikus.

Akibat kejadian ini, sejumlah perabotan seperti meja dan kursi rusak akibat terbakar. Namun beruntung, dokumen-dokumen penting tidak banyak terbakar sebab ruangan yang terbakar merupakan ruang rapat kecil.

“Tidak ada arsip karena ini ruangan rapat yang lebih kecil. Kami berhasil menangani kebakaran dengan cepat, sehingga tidak menyebar ke ruangan lain,” tambahnya. (*)

DPRD Tabanan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Bupati Masa Jabatan 2025-2030

Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Bupati Tabanan Masa Jabatan 2025–2030, Senin (3/3/2025).
Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Bupati Tabanan Masa Jabatan 2025–2030, Senin (3/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – DPRD Kabupaten Tabanan menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Bupati Tabanan Masa Jabatan 2025–2030, Senin (3/3/2025).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa dan turut dihadiri oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, jajaran Forkopimda, Sekda beserta para asisten Setda, kepala perangkat daerah, kepala instansi vertikal dan BUMD di Kabupaten Tabanan, serta para jurnalis dan tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Bupati Sanjaya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang kembali memilihnya berpasangan dengan Wakil Bupati I Made Dirga untuk memimpin Tabanan selama lima tahun ke depan periode 2025-2030.

Ia menegaskan, pelantikan serentak kepala daerah oleh Presiden di Istana Merdeka pada 20 Februari 2025 merupakan peristiwa bersejarah bagi Indonesia yang patut diilhami.

“Ini adalah sebuah peristiwa besar, mengingat sepanjang sejarah berdirinya republik ini, pelantikan secara serentak dan dipimpin langsung oleh Presiden, baru pertama kalinya terjadi. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan atas segala doa dan amanatnya kepada kami, Sanjaya-Dirga,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sanjaya juga menegaskan visinya untuk Tabanan dalam lima tahun ke depan melalui tema “Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan, Menuju Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, Madani (AUM) akan terus selalu direalisasikan untuk masyarakat.

Ia menekankan, ini bukan hanya sekadar kelanjutan program sebelumnya, tetapi lompatan besar dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan benar-benar asas manfaatnya untuk rakyat.

Tiga pilar utama yang menjadi fokus pembangunan Tabanan adalah kesejahteraan ekonomi berbasis kerakyatan, pemerintahan yang bersih dan berorientasi pelayanan, serta pembangunan berbasis budaya dan kearifan lokal.

Bupati Sanjaya menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus melibatkan masyarakat secara langsung, terutama petani, nelayan, dan pelaku UMKM dan itu harus diwujudkan bersama-sama baik itu di eksekutif maupun legislatif.

“Kita harus memastikan bahwa ekonomi tumbuh dengan melibatkan masyarakat. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM harus mendapatkan akses yang lebih luas. Kita akan memperkuat ekonomi berbasis desa dengan memberdayakan BUMDes dan perusahaan daerah agar menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi lokal,” tegas Sanjaya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel, memastikan tidak ada lagi birokrasi yang menghambat pelayanan publik. Sementara itu, pembangunan berbasis budaya akan tetap menjadi identitas Tabanan, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan tradisi yang ada. (rls)