- Advertisement -
Beranda blog Halaman 243

Cuaca Ekstrem, Seorang Pemancing Hilang di Perairan Perancak Jembrana

Pencarian pemancing yang hilang di Perairan Perancak, Jembrana pada Sabtu (22/3/2025). 
Pencarian pemancing yang hilang di Perairan Perancak, Jembrana pada Sabtu (22/3/2025). 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Seorang pemancing dilaporkan hilang di Perairan Perancak, Jembrana pada Sabtu (22/3/2025). Pemancing itu diketahui bernama Komang Amo, warga Desa Tegal Badeng Barat, Negara, Jembrana. Ia diduga terseret ombak saat memperbaiki perahu katir yang rusak.

Awalnya korban bersama tiga orang lainnya pergi melaut menggunakan Jukung Fiber Sriwijaya II dari Pantai Pengambengan menuju arah selatan. Saat itu, Komang Amo sebagai kapten kapal.

Setibanya di Perairan Perancak mereka mulai memancing ikan. Namun pada pukul 12.00 WITA tiba-tiba datang angin kencang disertai hujan lebat, gelombang tinggi.

Saat korban memperbaiki katir, ombak menghantam jukung dan pegangan tangannya terlepas hingga korban terjatuh ke air. Saat itu temannya mencoba melakukan pencarian, tetapi keberadaan Komamg Amo tidak juga ditemukan.

Kemudian, pada pukul 13.00 WITA, tiga orang lainnya berhasil bersandar di Pantai Pengambengan, Jembrana dalam keadaan selamat. Kejadian itu lantas dilaporkan ke pihak berwajib untuk melakukan proses pencarian Komang Amo.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 18.15 Wita dari Polair Polres Jembrana. Dari informasi yang diterima, diketahui tiga orang selamat atas nama Kadek Wahyu (30), Putu Adi (31) dan Komang Agus Triana (27).

Pukul 18.35 wita tim rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana berjumlah 5 orang personel bergerak menuju lokasi. Setelah berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya dan pihak keluarga, upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran sepanjang bibir pantai.

“Penyisiran di perairan tidak memungkinkan untuk dilakukan, karena kondisi di perairan tidak mendukung,” ujarnya.

Hingga pukul 20.15 Wita tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Sesuai kesepakatan bersama operasi SAR dihentikan sentara dan akan dilanjutkan besok pagi.

Unsur SAR lain yang turut terlibat diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Pol Air Polres Jembrana, Pos TNI AL Pengambengan, Bhabinkamtibmas Desa Pengambengan, nelayan setempat serta pihak keluarga. (ana) 

Cabor Catur dan Voli Tingkat SD PORJAR Badung 2025 Rampung, Ini Peringkat 3 Teratas

Voli- Cabor Porjar Badung 2025.
Voli- Cabor Porjar Badung 2025.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Kabupaten Badung 2025 sedang berlangsung dari pembukaan pada 19 Maret 2025. Beberapa cabang olahraga telah selesai dan beberapa masih berjalan hingga kini Sabtu (21/3/2025).

Dari cabang olahraga Voli tingkat Sekolah Dasar telah rampung dilaksanakan hari ini, yang diikuti oleh seluruh kecamatan di Kabupaten Badung, kecuali Kecamatan Kuta yang tidak mengirimkan atlet Putrinya.

Koordinator Cabang Olahraga Bola Voli I Made Jana Wirantara menerangkan, hari ini Sabtu (19/3/2025) telah dilaksanakan semi final dan final tingkat Sekolah Dasar, yang telah dilaksanakan dari jam 08.00 WITA hingga selesai.

“Dari pertandingan terakhir tadi, diperoleh peringkat pertama putra dan putri yakni dari Kecamatan Abiansemal, lalu peringkat kedua Kecamatan Mengwi, dan peringkat ketiga Kecamatan Kuta Utara,” terangnya.

Dirinya juga menjelaskan, setelah pertandingan tingkat SD ini, akan dilanjutkan esok hari Minggu (22/3/2025) yaitu semi final dan final tingkat SMP dan SMA.

“Dengan hasil ini saya berterima kasih, seluruh atlet telah berpartisipasi dan mengikuti dengan penuh semangat, saya berharap semoga atlet yang meraih peringkat pertama dapat mewakili Kabupaten Badung di PORJAR tingkat Provinsi nantinya,” harapnya.

Pada kesempatan sebelumnya, dalam Cabang Olahraga Catur juga telah mendapatkan hasil akhirnya pada Jumat (21/3/2025) kemarin yang diikuti sekitar 191 atlet tingkat SD, SMP, SMA.

Koordinator Cabang Olahraga Catur Ronald menerangkan, sistem Swiss Manager diterapkan dalam penghitungan point, sistem dalam sebuah aplikasi tersebut menghitung jumlah point setiap pemain dalam lima babak, dengan mengikuti hingga babak ke lima, otomatis akan meraih juara.

“Pada tingkatan SD putra peringkat 1 diraih I Kadek Lingga Baskara (Kuta Selatan), peringkat 2 Kadek Dylan Wirajaya (Kuta Selatan) dan peringkat 3 Gregorius Agung Michael R (Kuta Selatan),”terangnya.

Selanjutnya pada tingkat SD putri peringkat 1 diraih I Made Rismayani Putri (Abiansemal), peringkat 2 Ni Putu Anggie Wulandari (Mengwi), peringkat 3 Prenamay Adnila (Kuta Selatan).

“Lalu pada tingkat SMP putra, peringkat 1 diraih Alexander Michael Lee (Kuta Selatan), peringkat 2 I Putu Radika (Kuta Selatan), juara III Elnathan Valentino (Kuta Selatan),” Paparnya.

Selanjutnya tingkat SMP putri, peringkat pertama diraih Divine Charmaine Lim (Kuta Selatan), peringkat 2 Ni Made Keisha Satya Prada (Kuta Selatan) dan peringkat 3 Nyoman Yurisaka Kirana Paramartha Putri (Kuta Utara).

“Terakhir pada tingkat SMA putra, peringkat pertama diraih I Made Dipa Nugraha Paramartha Putra (Kuta Utara), peringkat 2 Rey Ivander Willando (Kuta Utara), dan peringkat 3 Silverius Jonathan Yao Agilo Banurea (Kuta Selatan),” jawabnya.

Dan pada tingkat SMA katagori putri, peringkat pertama diraih Komang Devi Saira Sari (Mengwi), peringkat 2 Ni Luh Gede Ledy Wulandari (Kuta) serta  peringkat 3 diraih Ni Ketut Aditya Pramesti Kesya Oktavitari (Kuta Selatan). (jas) 

SMK Fest 2025, Dukung Kreativitas dan Inovasi Siswa di Kabupaten Tabanan

SMK Fest 2025 di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Sabtu (22/3/2025).
SMK Fest 2025 di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Sabtu (22/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Untuk mendukung dan menampilkan kreativitas siswa SMK dalam berbagai bidang kompetensi, kewirausahaan seni, dan olahraga, SMK Fest 2025 digelar di Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya membuka secara resmi kegiatan SMK Fest, sekaligus menjadi narasumber dalam acara tersebut, pada Sabtu (22/3/2025) di Gedung Kesenian I Ketut Marya. Festival tersebut bertajuk “Jagat Kerthi – Lokahita Pranayama” Alam Cipta Keharmonisan dihadiri oleh para guru dan siswa-siswi SMK se-Kabupaten Tabanan.

Bupati Sanjaya memberikan apresiasi penuh terhadap kegiatan SMK Fest yang menurutnya bukan hanya ajang untuk menampilkan bakat dan keterampilan, tetapi juga sebagai bukti nyata bahwa anak-anak khususnya SMK di Kabupaten Tabanan memiliki potensi talenta strategis untuk membangun daerah melalui pendidikan vokasi.

“Kegiatan positif seperti ini, khususnya anak-anak muda, pasti saya sebagai Bupati Tabanan akan mendukung program-program seperti ini,” ujar Sanjaya.

Di kesempatan itu, Sanjaya juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung inovasi dan meningkatkan daya saing di era saat ini.

Misalnya di sektor pertanian yang menjadi identitas di Kabupaten Tabanan. Pertanian cerdas smart farming dengan inovasi teknologi bisa meningkatkan hasil panen, di sektor pariwisata platform digital dapat membantu mempromosikan desa wisata dan produk produk lokal ke pasar yang lebih luas.

“Begitu juga di bidang ekonomi kreatif, pemasaran melalui medsos dan e-commerce akan membuka peluang usaha yang lebih besar,” imbuh Sanjaya.

Adapun SMK Fest Tabanan 2025 ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni 22 – 24 Maret 2025. Kegiatan ini diramaikan dengan 13 Stand dari SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Tabanan serta 1 SLB Negeri Tabanan. Juga dengan mengambil tema Tabanan Hebat dalam Berkarya, Unggul dalam Prestasi.

“SMK Festival ini merupakan panggung bagi siswa dan komunitas guru untuk berkarya dan berekspresi. Ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan prestasi dan talenta secara berkelanjutan, serta berperan dalam mengembangkan karakter peserta didik menuju profil pelajar Pancasila. (ana) 

Pohon Tumbang Timpa Pura Dalem dan Merajan di Desa Apuan Baturiti, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Pohon tumbang menimpa Pelinggih Pura Dalem, Desa Apuan, Kecamatan Baturiti serta Pelinggih Merajan.
Pohon tumbang menimpa Pelinggih Pura Dalem, Desa Apuan, Kecamatan Baturiti serta Pelinggih Merajan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Cuaca ekstrem yakni angin kencang disertai hujan deras pada Sabtu (22/3/2025) siang di wilayah Bali dan sekitarnya menyebabkan bencana alam pohon tumbang di beberapa titik, khususnya di Kabupaten Tabanan.

Pohon jenis Ao dilaporkan tumbang menimpa Pelinggih Pura Dalem, Desa Apuan, Kecamatan Baturiti serta Pelinggih Merajan milik warga hingga menyebabkan kerusakan yang cukup parah.

Kapolsek Baturiti Kompol I Komang Agus Sudarsana mengatakan, insiden pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

“Pohon yang tumbang itu tumbuh di area Pura Dalem Desa Adat Apuan dan menimpa pelinggih merajan milik warga,” ucapnya.

Ia menyebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya pohon tumbang merusak pelinggih pura dan merajan milik warga bernama I Made Swastika dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.

“Pembersihan pohon tumbang akan dilakukan pada Minggu nanti oleh warga setempat,” tambahnya.

Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalur Denpasar – Singaraja, tepatnya di Banjar Belah, Desa Luwus, Baturiti. Pohon jenis kayu suar itu tumbang menutupi seluruh badan jalan. Proses pembersihan pun telah dilakukan oleh warga setempat.

“Kami mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati – hati mengingat beberapa hari belakangan ini cuaca cukup ekstrem yaitu hujan lebat yang disertai dengan angin kencang,” pungkas Agus Sudarsana. (ana) 

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Kuta, Ibu Tewas dan Anak Selamat

Tangkapan Layar - Mobil tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Raya Kuta, Badung, pada Sabtu (22/3/2025) siang.
Tangkapan Layar - Mobil tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Raya Kuta, Badung, pada Sabtu (22/3/2025) siang.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Raya Kuta, Badung, pada Sabtu (22/3/2025) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil berwarna putih dengan nomor polisi DK 2478 FBJ itu dikemudikan oleh seorang perempuan yang tengah bepergian bersama anaknya.

Setibanya di Jalan Raya Kuta, tepatnya sebelah utara BCA, Kuta, Badung, tiba-tiba pohon perindang jalan berukuran besar tumbang akibat angin kencang dan hujan yang terjadi. Batang pohon tersebut tepat mengenai bagian depan mobil.

Akibat insiden tersebut, sang ibu dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara anaknya yang duduk di kursi belakang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Proses evakuasi telah selesai pada Sabtu sore. Sayangnya, pengemudi yang sempat terjebak dan tergencet di dalam mobil tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Kuta, AKP Agus Riwayanto Diputra, membenarkan kejadian ini. “Benar, ibunya meninggal dunia, sementara anaknya selamat,” ujarnya.

Jenazah korban telah dibawa ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah, Denpasar. Namun, pihak kepolisian belum mengungkap identitas korban dan akan segera memberikan laporan lengkap mengenai kejadian ini. (ana)

DTW Tanah Lot Bersiap Lonjakan Kunjungan Sambut Libur Idul Fitri dan Nyepi 2025

Kunjungan wisatawan di DTW Tanah lot.
Kunjungan wisatawan di DTW Tanah lot.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot tengah bersiap untuk menyambut wisatawan selama libur panjang yang bertepatan dengan peringatan hari raya Idul Fitri dan Nyepi.

Manajer DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana mengatakan, sebagai persiapan pihaknya telah berkolaborasi dengan Kepolisian Resor Tabanan dengan mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) Idul Fitri di area wisata.

“Pos ini berfungsi sebagai pusat pengamanan dan pelayanan bagi wisatawan, memastikan lingkungan yang kondusif selama libur panjang,” ujarnya Sabtu (22/3/2025).

Selain meningkatkan keamanan, DTW Tanah Lot juga menghadirkan hiburan untuk para pengunjung. Hiburan tersebut berupa pertunjukan seni tradisional Joged Bumbung yang akan digelar di area wisata.

“Hiburan ini bertujuan untuk menambah pengalaman berwisata yang lebih menyenangkan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkap Sudiana.

Terkait persiapan menyambut rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi, khususnya pelaksanaan ritual melasti yang akan dilakukan oleh setiap desa di wilayah Kabupaten Tabanan ke Pura Luhur Tanah Lot.

Prosesi puncak melasti diperkirakan berlangsung pada 26 Maret 2025. Ribuan pemedek akan datang untuk melaksanakan ritual penyucian diri sebelum memasuki Catur Brata Penyepian.

Dalam mendukung kelancaran prosesi keagamaan tersebut, manajemen DTW Tanah Lot telah menyiapkan area parkir yang luas untuk menampung jumlah pemedek yang diperkirakan meningkat signifikan.

“Dengan berbagai persiapan tersebut, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman berwisata yang nyaman dan aman bagi seluruh pengunjung, baik dalam momen libur Idul Fitri maupun rangkaian Hari Raya Nyepi,” pungkas Sudiana. (ana) 

16 Ogoh-Ogoh Terbaik di Kota Denpasar Tampil dalam Kasanga Festival 2025

Pembukaan Kasanga Festival Yowana Pasikian Kota Denpasar 2025, Jumat (21/3/2025).
Pembukaan Kasanga Festival Yowana Pasikian Kota Denpasar 2025, Jumat (21/3/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sebanyak 16 karya ogoh-ogoh terbaik di Kota Denpasar tampil pada pergelaran Kasanga Festival Yowana Pasikian Kota Denpasar 2025.

Pergelaran festival berlangsung di Kawasan Patung Catur Muka, titik nol Kota Denpasar, pada Jumat (21/3/2025).

Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, turut hadir dan memberikan dukungan terhadap terselenggaranya pelaksanaan Kasanga Festival Yowana Pasikian Kota Denpasar 2025.

Menurutnya, festival ogoh-ogoh ini bukan hanya menyangkut kreativitas dan seni, tetapi juga merupakan bentuk pelestarian budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun.

“Melalui festival ini, generasi muda memiliki ruang untuk mengekspresikan kreativitas mereka sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas yang tinggi,” tegas Giri Prasta.

Festival tahunan ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 21 hingga 23 Maret 2025. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan ruang bagi kreator ogoh-ogoh agar dapat berkompetisi secara produktif dengan tetap berpedoman pada konsep Satyam Siwam Sundharam (etika, logika, dan estetika).

Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, bersama Wali Kota Denpasar, Wakil Wali Kota Denpasar, dan segenap Forkopimda Kota Denpasar mengarak ogoh-ogoh sebagai pertanda dibukanya Kasanga Festival Tahun 2025. Ogoh-ogoh ini diarak memutari Catur Muka.

Pesertanya antara lain Lila Lulo – Pedungan, Nyemuka – Pemecutan Kelod, Tirta Pengentas – Dauh Puri Kelod, Ageni Tandawa – Pemecutan Kelod, Angga Pat Rupa – Br. Kaja Panjer, Sandi Bhuwana – Ubung Kaja, Awajina – Sumerta Kaja, Rebut Medaya – Tegeh Tonja, Angkrah – Sesetan, Santa Rasa – Pemogan, Warak Keruron – Tembau Kelod, Bibianu – Sesetan, Amerih Konta – Kesiman, Nawa – Panjer, Phalanut Karma – Padangsambian, Mawah Warak – Sumerta Denpasar Timur

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyatakan, Kasanga Festival penting untuk dilaksanakan karena merupakan sarana interaksi dan komunikasi guna menumbuhkembangkan kreativitas di kalangan yowana dalam bingkai agama, adat, dan budaya Bali yang berkesinambungan.

Pihaknya juga memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang luar biasa, yang terlihat dari membludaknya penonton yang hadir.

Pada Kasanga Festival tahun ini, selain menghadirkan 16 ogoh-ogoh terbaik karya STT se-Kota Denpasar dan ogoh-ogoh TK/PAUD se-Kota Denpasar, event ini juga menyelenggarakan Lomba Ogoh-ogoh Mini yang diikuti oleh 58 peserta, Lomba Sketsa Ogoh-ogoh dengan 51 peserta, serta yang terbaru, Lomba Baleganjur Ngarap yang diikuti oleh 20 peserta. (rls)

Giri Prasta: Pemprov Bali Komit Perbaiki Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

Exit Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2024 di Kantor Inspektorat Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (21/3/2025).
Exit Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2024 di Kantor Inspektorat Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (21/3/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menegaskan Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk untuk terus memperbaiki pengelolaan keuangan dan aset daerah dari tahun ke tahun.

Hal itu ditegaskannya saat memberikan sambutan pada acara Exit Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2024 di Kantor Inspektorat Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (21/3/2025).

Membacakan sambutan Gubernur, Wagub Giri Prasta menyampaikan, saat ini Pemprov Bali telah menyiapkan penyusunan LKPD Tahun 2024 sebaik mungkin dan akan segera dilaporkan kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Bali.

“LKPD tersebut juga telah dilengkapi dengan pengungkapan data ekonomi makro daerah serta kinerja mandatory spending dalam postur APBD,” jelasnya dalam acara yang turut dihadiri oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira.

Ia berharap, tahun ini Pemprov Bali kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang sebelumnya telah diraih sebanyak 11 kali berturut-turut sejak tahun 2013.

“Kami menyadari WTP bukan tujuan akhir, tetapi yang lebih utama adalah peningkatan transparansi serta akuntabilitas keuangan daerah. Namun, kami tetap bertekad dan berupaya agar opini tersebut dapat dipertahankan pada tahun 2024,” ungkapnya.

Adapun berbagai upaya yang telah dilakukan untuk mempertahankan opini WTP atas LKPD Provinsi Bali, di antaranya peningkatan SDM akuntansi dan pelaporan di lingkungan Pemprov Bali, penyiapan kertas kerja pembantu bagi perangkat daerah selaku entitas akuntansi melalui Silau Pemda dan rekonsiliasi kas yang intensif guna memastikan saldo kas sesuai dengan data bank.

Kemudian, rekonsiliasi berkala antara urusan akuntansi, bendahara masing-masing perangkat daerah, dan BPKAD, rekonsiliasi aset yang lebih intensif setiap semester, dan  Pengoptimalan peran APIP, khususnya dalam review laporan keuangan perangkat daerah hingga laporan keuangan pemerintah daerah.

“Kami berharap kehadiran Bapak/Ibu tim pemeriksa dapat menjadi pedoman bagi kami untuk mencapai laporan keuangan yang lebih baik ke depannya. Pemprov Bali tentu siap dan mendukung pelaksanaan pemeriksaan terinci oleh tim BPK,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, menyampaikan, pemeriksaan interim oleh BPK bertujuan untuk memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelumnya, menilai efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), menilai kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, melakukan pengujian substantif terbatas, memutakhirkan profil risiko, mendukung perencanaan audit, serta memberikan kesimpulan atas hasil review SPI, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), serta memperoleh data dan informasi untuk pengembangan perencanaan pemeriksaan terinci.

Terkait dengan perolehan opini WTP selama 11 tahun berturut-turut, ia menyampaikan apresiasi mendalam dan berharap capaian tersebut dapat kembali dipertahankan tahun ini. Ia juga mendorong Pemprov Bali untuk terus berkolaborasi serta mengajak pemerintah kabupaten/kota se-Bali mengikuti jejak Pemprov Bali dalam memperoleh opini WTP. (rls) 

Jaga Tradisi Keaksaraan, Putri Koster Apresiasi Buku “Semua Karena Nirankara?”

Peluncuran buku "Semua Karena Nirankara?" karya Andre Syahreza di Sutasoma Lounge, The Meru Sanur, pada Jumat (21/3/2025).
Peluncuran buku "Semua Karena Nirankara?" karya Andre Syahreza di Sutasoma Lounge, The Meru Sanur, pada Jumat (21/3/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menghadiri peluncuran buku “Semua Karena Nirankara?” karya Andre Syahreza di Sutasoma Lounge, The Meru Sanur, pada Jumat (21/3/2025). Peluncuran karya bergenre fiksi ini ditandai dengan penyerahan hard cover buku “Semua Karena Nirankara?” dari Andre Syahreza kepada Ny. Putri Koster.

Ny. Putri Koster, yang juga penggiat sastra, menyambut baik karya yang terinspirasi dari novel fenomenal “Sukreni Gadis Bali” karya Anak Agung Pandji Tisna. “Ini menarik, karena Ibu juga mengikuti proses syuting di Lovina saat Sukreni Gadis Bali difilmkan,” ucapnya.

Ia bangga melihat anak muda yang menekuni dunia sastra. “Benang merah dari peluncuran buku ini adalah memastikan bahwa penulisan konvensional tidak terhenti, sehingga tradisi keaksaraan di Bali tetap terjaga,” terangnya.

Perempuan yang juga dikenal sebagai penekun puisi ini berpesan agar para penulis tidak berhenti berkarya. “Masih banyak hal yang bisa digali dari budaya Bali untuk diangkat dalam karya sastra,” ungkapnya.

Menurutnya, buku “Semua Karena Nirankara?” patut diapresiasi karena mengusung tema perempuan. Ia berharap adaptasi Sukreni ke Nirankara mampu mengharmoniskan ruang tradisi dan modernitas. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya menggambarkan perempuan secara autentik.

“Bukan bermaksud menjelekkan, tetapi perempuan masa kini harus belajar memahami apa yang seharusnya ia lakukan,” tandasnya.

Ia pun mendorong kemunculan talenta baru di bidang sastra yang mengikuti jejak Andre Syahreza. Untuk mewadahi karya sastra, ia menyampaikan bahwa Pemprov Bali memiliki ajang Festival Bali Jani, yang telah berjalan selama lima tahun.

“Melalui ajang ini, kita mendorong anak muda untuk menghasilkan karya yang sesuai dengan perkembangan zaman. Selanjutnya, jika Pusat Kebudayaan Bali telah rampung, akan digelar Bali International Book Fair. Karena kita sebagai tuan rumah, harus ada karya dari penulis lokal,” sebutnya.

Sementara itu, Andre mengungkapkan, novel pertamanya ini ia rancang untuk Generasi Z. “Dari segi kebahasaan, ringan. Ini memang bukan karya untuk sastrawan, tetapi bagi mereka yang baru memasuki dunia sastra,” tambahnya. Dengan demikian, sastra tidak lagi terkesan berat dan menakutkan. “Agar bisa berkembang, karya sastra harus terasa lebih ringan,” ujarnya.

Untuk diketahui, novel “Semua Karena Nirankara?” merefleksikan interaksi sosial yang dipengaruhi oleh motif ekonomi, dorongan nafsu, dan relasi kuasa. Cerita bermula dari kehidupan Ni Made Ayu Nirankara, seorang wanita muda pemilik Kafe Bara.

Bersama suaminya yang telah berumur, ia menyusun skenario tak lazim demi menarik lebih banyak pengunjung ke kafe mereka yang sepi di Bali Utara. Rencana mereka pun mengundang berbagai persoalan terkait asmara.

Cerita semakin penuh teka-teki dengan kehadiran Tala, seorang gadis lugu nan cantik, yang direkrut menjadi pramusaji di Kafe Bara. Keberadaannya membuat eskalasi cerita semakin dramatis dan membara.

Peluncuran novel “Semua Karena Nirankara?” dihadiri oleh sejumlah penulis nasional, termasuk Dee Lestari dan Henry Manampiring. (ana)

Pemprov Bali Dirikan Posko Satgas THR Keagamaan untuk Para Pekerja

Posko Satgas THR Keagamaan Provinsi Bali.
Posko Satgas THR Keagamaan Provinsi Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali memastikan para pekerja mendapatkan hak Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan. Untuk memastikan kelancaran penerimaan THR, pemerintah melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali mendirikan Posko Satgas THR Keagamaan yang siap beroperasi untuk menerima keluhan dan laporan pekerja terkait pembayaran THR yang mengalami kendala. Posko ini mulai beroperasi sejak 13 Maret hingga 7 April 2025.

“Posko Satgas THR Keagamaan juga dibentuk di masing-masing wilayah kabupaten/kota se-Bali, bertempat di instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan setempat,” ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Ida Bagus Setiawan, dalam siaran pers di Denpasar, dikutip Sabtu (22/3/2025).

Ia menyebut, Gubernur Bali I Wayan Koster, ingin memastikan pembayaran THR berjalan lancar dan sesuai aturan. “Oleh karena itu, posko pengaduan ini akan menjadi wadah bagi pekerja yang menghadapi permasalahan terkait THR,” imbuhnya.

Posko ini juga akan mengawasi pelaksanaan pembayaran THR serta menampung laporan atau pengaduan dari pekerja yang mengalami kendala dalam penerimaan hak mereka.

“Posko ini diharapkan dapat mendorong perusahaan memenuhi kewajibannya membayar THR kepada pekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Pembentukan Posko THR Tahun 2025 ini sejalan dengan penerbitan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04.00/III/2025 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2025 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, yang menegaskan bahwa pembayaran THR wajib dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Selain melalui Posko Satgas, pekerja juga dapat menyampaikan pengaduan terkait ketidakpatuhan perusahaan dalam pembayaran THR secara online melalui laman https://poskothr.kemnaker.go.id. Informasi ini juga telah dicantumkan dalam spanduk Posko Pengaduan THR yang telah terpasang.

Pemerintah Provinsi Bali siap melayani pekerja atau buruh secara langsung maupun daring, serta mengimbau para pekerja untuk memanfaatkan posko tersebut dengan baik.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk mengawasi dan menegakkan aturan terkait pemberian THR agar tidak ada pelanggaran.

“Kami akan mendorong perusahaan agar menunaikan kewajibannya terlebih dahulu. Namun, jika perusahaan tetap tidak membayarkan THR, maka Pemerintah Provinsi Bali akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk penegakan aturan, terutama dengan instansi yang memberikan izin usaha bagi perusahaan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pemberian THR Keagamaan bagi pekerja/buruh merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan mereka dan keluarganya dalam menyambut Hari Raya Keagamaan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh. (ana)