- Advertisement -
Beranda blog Halaman 197

Beragam Perayaan Waisak di Berbagai Penjuru Dunia

Peringatan hari raya Waisak di Thailand.
Peringatan hari raya Waisak di Thailand. (Foto:thaicongenvancouver.org)

PANTAUBALI.COM – Hari Raya Waisak 2025 akan diperingati pada tanggal 22 Mei. Bukan hanya di Indonesia, jutaan umat Buddha di seluruh dunia juga merayakannya dengan penuh makna.

Tanggal ini menjadi momentum penting untuk mengenang tiga peristiwa utama dalam hidup Sang Buddha yakni kelahiran, pencerahan, dan wafatnya.

Walau memiliki makna universal, bentuk perayaannya di berbagai negara mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi lokal yang berbeda-beda. Berikut adalah bentuk-bentuk perayaan Waisak di berbagai penjuru dunia yang wajib untuk diketahui.

1. Thailand

Waisak di Thailand telah menjadi bagian dari budaya dan spiritualitas nasional sejak masa Kerajaan Sukhothai. Pemerintah kerajaan secara aktif mendukung perayaan ini. Kota-kota dipenuhi dekorasi berupa bunga dan dupa, sementara malam hari dihiasi cahaya obor yang memikat.

Raja bersama anggota keluarga kerajaan dan masyarakat ikut memberikan penghormatan kepada Tri Ratna (Buddha, Dhamma, dan Sangha) selama tiga hari berturut-turut. Masyarakat juga melakukan persembahan, membagikan makanan kepada yang membutuhkan, serta melepaskan hewan ke alam liar sebagai simbol pembebasan dan harapan umur panjang.

2. Kamboja

Perayaan Waisak di Kamboja dikenal dengan sebutan Visak Bochea. Bendera Buddha dikibarkan di berbagai tempat.

Para biksu memimpin prosesi sambil membawa dupa, lilin, dan bunga. Umat Buddha memberikan persembahan dan mengikuti doa bersama sebagai bentuk penghormatan yang dalam terhadap ajaran Sang Buddha.

3. India

Sebagai tempat kelahiran Sang Buddha, India menjadi pusat spiritual yang penting selama peringatan Waisak. Umat Buddha di India menjalankan ritual berendam di Sungai Gangga sebagai simbol penyucian diri.

Mereka juga berdoa di Kuil Mahabodhi di Bodh Gaya, lokasi di mana Buddha memperoleh pencerahan. Suasana sekitar kuil dipenuhi cahaya lilin dan dupa, serta diiringi doa-doa suci yang menenangkan batin.

4. Sri Lanka

Di Sri Lanka, Waisak berlangsung selama dua hari dan dirayakan dengan meriah. Rumah-rumah serta jalan-jalan umum dihiasi dengan lentera dan lampion.

Kuil-kuil mengadakan doa bersama serta pertunjukan visual Pandol, struktur megah berbentuk gerbang yang menggambarkan kisah hidup Sang Buddha.

Ada juga Dansala, yaitu tempat penyedia makanan gratis untuk siapa pun sebagai simbol kasih sayang dan semangat berbagi.

5. Nepal

Nepal, tempat kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama, merayakan Waisak bersama umat Buddha dan Hindu.

Kuil-kuil penting seperti Swoyambhunath dan Bouddhanath dipadati oleh peziarah yang membawa bunga, dupa, dan lampu mentega.

Perempuan mengenakan pakaian putih dan keluarga menyantap puding beras manis sebagai bagian dari tradisi lokal.

6. Tiongkok

Di Tiongkok, Waisak dikenal sebagai Fodan dan dirayakan dengan ritual utama bernama Yufojie, yaitu upacara memandikan patung bayi Buddha dengan air harum.

Pagoda dan kuil dipadati oleh masyarakat yang menyalakan dupa, lilin, dan lentera. Tradisi ini sarat akan simbolisme kelahiran dan penghormatan terhadap Sang Buddha, menunjukkan bahwa masyarakat Tionghoa turut memperingati Waisak dengan penuh kekhusyukan.

7. Jepang

Warga Jepang merayakan hari kelahiran Buddha melalui Hanamatsuri atau Festival Bunga, yang sejalan dengan semangat Hari Raya Waisak. Di berbagai kuil, patung kecil Sang Buddha dihiasi bunga dan disiram dengan teh manis sebagai bagian dari ritual.

Anak-anak mengenakan busana tradisional lengkap dengan hiasan bunga, sementara jalan-jalan kota dihiasi dekorasi warna-warni yang memeriahkan suasana.

8. Korea Selatan

Dalam bahasa Korea, Waisak disebut Seokga tansinil. Masyarakat merayakannya dengan menyajikan makanan dan teh gratis di kuil, memainkan alat musik tradisional, dan mengadakan pertunjukan tari topeng.

Yang paling khas adalah Festival Lentera. Lentera-lentera warna-warni dinyalakan dan digantung dengan harapan atau doa yang ditulis di label kecil, menciptakan pemandangan yang sangat indah dan penuh makna.

9. Amerika Serikat

Meskipun bukan negara mayoritas Buddha, Amerika juga turut merayakan Waisak. Gedung Putih pernah mengadakan perayaan bersama komunitas Buddha dari berbagai negara.

Patung Buddha besar dihiasi bunga dan lampu, serta doa bersama dilantunkan di panggung resmi yang dibuat khusus. Ini menunjukkan bahwa semangat Waisak telah menembus batas benua dan budaya. (ana)

Profil Paus Leo XIV, Robert Francis Prevost Pengganti Paus Fransiskus

Robert Francis Prevost, yang kini dikenal sebagai Paus Leo XIV, saat diperkenalkan sebagai paus baru. (foto:Kompas.com)
Robert Francis Prevost, yang kini dikenal sebagai Paus Leo XIV, saatdiperkenalkan sebagai paus baru. (foto:Kompas.com)

PANTAUBALI.COM – Robert Francis Prevost, asal Amerika Serikat, terpilih sebagai Paus baru pada Kamis, 8 Mei 2025, setelah konklaf hari kedua yang digelar di Vatikan. Ia memilih nama Leo XIV sebagai simbol visi dan arah kepemimpinannya dalam Gereja Katolik.

Prevost, yang kini berusia 69 tahun, menjadi Paus ke-267 dan mencetak sejarah sebagai Paus pertama dari Amerika Serikat, sekaligus yang kedua dari benua Amerika, setelah Paus Fransiskus. Kabar terpilihnya diumumkan melalui asap putih yang mengepul dari cerobong Kapel Sistina, menandai bahwa 133 kardinal telah mencapai mufakat.

Dilahirkan di Chicago, Illinois, pada 14 September 1955, Prevost berasal dari keluarga berdarah Prancis, Italia, dan Spanyol. Ia tumbuh bersama dua saudara laki-lakinya, Louis Martín dan John Joseph, serta mengenyam pendidikan awal di Seminari Augustinian. Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Villanova dan lulus dengan gelar Sarjana Matematika pada tahun 1977.

Pada tahun yang sama, ia masuk novisiat Ordo Santo Augustinus dan mengucapkan kaul pertama pada 1978, lalu kaul kekal pada 1981. Setelah itu, ia belajar teologi di Catholic Theological Union, lalu melanjutkan studi Hukum Kanonik di Roma, di mana ia ditahbiskan sebagai imam pada 1982.

Setelah meraih lisensiat pada 1984, ia menjalankan misi di Peru pada 1985. Di sana, ia menjalankan berbagai peran penting: sebagai prior komunitas, direktur formasi, dan pembimbing rohani. Ia juga menjadi vikaris yudisial dan pengajar di seminari tinggi di Trujillo. Selain itu, ia aktif dalam pelayanan pastoral di paroki-paroki yang melayani komunitas kurang mampu.

Pada 1999, ia terpilih sebagai Prior Provinsial di Chicago, dan dua tahun kemudian ditunjuk sebagai Prior Jenderal Ordo Santo Augustinus. Setelah menyelesaikan dua masa jabatan, ia kembali ke AS dan menjabat berbagai posisi hingga diangkat sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Chiclayo pada 2014.

Prevost ditahbiskan menjadi uskup pada 12 Desember 2014. Ia kemudian menjadi Uskup Chiclayo pada 2015 dan terlibat aktif dalam Konferensi Waligereja Peru. Pada tahun 2019 dan 2020, ia ditunjuk menjadi anggota beberapa kongregasi penting oleh Paus Fransiskus.

Pada 2023, ia dipanggil ke Roma untuk memimpin Dikasteri untuk Para Uskup dan diangkat menjadi Uskup Agung. Ia ditetapkan sebagai Kardinal pada Konsistori 30 September 2023, dan diberi tanggung jawab di Diakonat Santa Monika. Ia juga berpartisipasi dalam Sinode Para Uskup tahun 2023 dan 2024.

Menjelang akhir masa jabatan Paus Fransiskus, Prevost semakin menonjol, termasuk memimpin doa Rosario di Lapangan Santo Petrus saat Paus dirawat pada Maret 2025. Ia akhirnya menggantikan Paus Fransiskus dan disambut meriah oleh umat Katolik saat tampil perdana di balkon Basilika Santo Petrus. (ana)

Diskop UKMP Badung Selenggarakan Jumat Ceria, Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM Lokal

Kegiatan “Jumat Ceria” di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung pada Jumat (9/5/2025).
Kegiatan “Jumat Ceria” di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung pada Jumat (9/5/2025).

PANTAU BALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop UKMP), kembali menggelar kegiatan “Jumat Ceria” sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.

Acara yang berlangsung di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung pada Jumat (9/5/2025) ini, menjadi wadah strategis untuk memfasilitasi para pelaku UMKM dalam memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat dan pegawai di lingkungan pemerintah setempat.

Sebanyak 25 pelaku UMKM binaan koperasi berpartisipasi dalam kegiatan ini, memamerkan dan menjual produk mereka secara langsung. Program ini tidak hanya sekadar tempat untuk bertransaksi, tetapi juga menjadi ajang memperluas jaringan pemasaran antara produsen dan konsumen.

Plt. Kepala Dinas Koperasi UKMP Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana menekankan, Jumat Ceria memiliki peran penting dalam memperluas akses pasar bagi produk UMKM.

“Kegiatan ini sangat penting untuk mempertemukan langsung pelaku UMKM dengan masyarakat, sehingga produk mereka bisa lebih dikenal luas. Pemerintah juga menyediakan fasilitas promosi agar produk lokal semakin dikenal,” ujarnya.

Tidak hanya pameran produk, Jumat Ceria juga dimeriahkan dengan kegiatan senam pagi dan hiburan musik untuk menambah daya tarik pengunjung serta menciptakan interaksi positif antara pelaku usaha dan masyarakat.

“Kami berharap Jumat Ceria bisa hadir di setiap kecamatan dan desa di Badung, sehingga UMKM lokal di wilayah tersebut juga memiliki kesempatan yang sama untuk memasarkan produknya. Saat ini, UMKM kita sudah menunjukkan perkembangan yang sangat positif,” tambahnya.

Program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Badung yang berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan potensi lokal, dengan UMKM sebagai salah satu pilar utama dalam memperkuat perekonomian masyarakat. (jas)

Menjelang Waisak, 255 KK Umat Buddha di Badung Terima Bantuan Rp2 Juta

Bantuan Sosial Kepada Umat Buddha
Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Surya Suamba memberikan bantuan sosial keagamaan bagi umat Buddha di Balai Serbaguna Dharma Semadhi, Vihara Dharmayana, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Jumat (9/5/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dalam rangka menyambut Hari Raya Suci Waisak 2569 BE yang jatuh pada 12 Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp 2 juta kepada 255 Kepala Keluarga (KK) umat Buddha yang ber-KTP Badung.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dalam acara yang berlangsung di Balai Serbaguna Dharma Semadhi, Vihara Dharmayana, Kuta, pada Jumat (9/5/2025), sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap kebutuhan umat dalam merayakan hari raya keagamaan secara layak.

Bantuan ini merupakan bagian dari Program Sapta Kriya Adicipta, yang menjadi landasan pembangunan strategis Kabupaten Badung. Program tersebut bertujuan menciptakan kesejahteraan dan ketahanan sosial masyarakat, sekaligus menjadi langkah konkret menghadapi tantangan ekonomi seperti inflasi dan naiknya harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan, pemberian bantuan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas sosial di wilayah yang sangat bergantung pada sektor pariwisata ini.

Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan menjelang dan selama perayaan keagamaan, serta menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah melalui bantuan ini merupakan bentuk dukungan agar umat Buddha dapat beribadah dan merayakan Waisak dengan layak.

“Ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga wujud komitmen kami dalam membangun masyarakat yang damai dan sejahtera. Kedamaian sangat penting bagi keberlangsungan pariwisata Badung,” ujar Bupati.

Ia juga mengungkapkan, bantuan sosial ini akan terus dievaluasi dan dilengkapi dengan kebijakan lainnya, seperti penguatan infrastruktur dan pendidikan bahasa Inggris berbasis komunitas banjar. Menurutnya, langkah ini mencerminkan sensitivitas pemerintah terhadap kondisi sosial serta sebagai bagian dari strategi fiskal yang menyentuh aspek ekonomi dan budaya masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Badung, AA Ngr. Raka Sukaeling, menambahkan bahwa program ini dirancang untuk meringankan tekanan ekonomi dan psikologis yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan. Ia berharap bantuan ini dapat membantu umat Buddha merayakan Waisak dalam suasana tenang dan layak.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh pengurus Vihara Dharma Yana, Adi Darmaja Kusuma, yang mengapresiasi kepedulian Pemkab Badung. “Bantuan ini bukan hanya bentuk perhatian secara ekonomi, tetapi juga menunjukkan kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap umat Buddha,” ungkapnya. (ana) 

Ketua BUMDes di Badung Jadi Tersangka, Diduga Salah Gunakan Uang Ratusan Juta

Eks Ketua BUMDes Teranggana Sari di Badung ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi dana desa sebesar Rp523 juta.
Eks Ketua BUMDes Teranggana Sari di Badung ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi dana desa sebesar Rp523 juta.

PANTAUBALI.COM, BADUNG  – Dugaan korupsi di tubuh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Teranggana Sari, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Badung, memasuki babak baru. Mantan Ketua BUMDes berinisial IPGS (48) resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyalahgunaan dana desa senilai ratusan juta rupiah.

Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara mengungkapkan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyelidikan intensif sejak Juli 2020. Hasil audit Inspektorat Badung menemukan selisih kas sebesar Rp523,3 juta dalam laporan keuangan BUMDes yang dikelola IPGS selama periode 2014–2019.

“Penyertaan modal dari APBDes mencapai hampir Rp1,94 miliar. Namun sebagian besar dana digunakan tidak sesuai aturan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya saat konferensi pers, Jumat (9/5), didampingi Kasat Reskrim AKP Muhamad Said Husen.

Dugaan penyimpangan terdeteksi dalam sejumlah praktik, seperti pemberian kredit tanpa jaminan kepada 24 peminjam. Dari jumlah itu, 7 kredit macet dan belum ditagih tanpa alasan yang jelas. Selain itu, ditemukan pula kejanggalan pada Unit Pengelola Air Limbah (PAL) Sulangai, berupa selisih sisa hasil usaha sebesar Rp11 juta yang tak dapat dijelaskan.

“Dari total kerugian, sekitar Rp414 juta berasal dari kredit bermasalah. Kami juga temukan 14 kredit diberikan tanpa prosedur yang sah,” jelas Kapolres.

Sebanyak 23 saksi telah diperiksa, termasuk perangkat desa, staf BUMDes, hingga para nasabah. Dua orang ahli dari Inspektorat Badung turut dimintai keterangan guna memperkuat bukti. Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk uang tunai Rp523,3 juta dan 71 dokumen penting, seperti buku kas, laporan keuangan, dan dokumen kredit.

IPGS dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ia terancam hukuman penjara seumur hidup atau pidana 4 hingga 20 tahun serta denda maksimal Rp1 miliar.

“Penyidikan masih kami kembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” tegas AKBP Arif Batubara. (*)

Begal Payudara Asal Sumba Beraksi di Tabanan Diringkus, Polisi Ungkap Motifnya

Ilustrasi penangkapan pelaku.(Foto:Humas Polri)
Ilustrasi penangkapan pelaku. (Foto:Humas Polri)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang pelaku begal payudara yang sempat meresahkan warga di wilayah Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, akhirnya berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Tabanan.

Pelaku diketahui berinisial AJ (29), seorang buruh asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia ditangkap pada Rabu (7/5/2025) di wilayah Tegallalang, Kabupaten Gianyar.

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Moh. Taufik Effendi, saat dikonfirmasi Jumat (9/5/2025), membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku berinisial AJ, asal Sumba Barat Daya, diamankan di Tegallalang, Gianyar. Dari pengakuannya, ini adalah kali pertama ia melakukan aksi tersebut,” ujar AKP Taufik.

Pelaku AJ melancarkan aksi tak senonohnya pada Rabu malam (30/4/2025) malam sekitar pukul 21.00 WITA saat korban yang merupakan seorang pengendara motor perempuan melintas di Jalan Desa Nyitdah. Saat kejadian, AJ berboncengan tiga, namun hanya AJ yang melakukan aksi tidak senonoh.

“Pelaku berboncengan tiga, tapi yang melakukan pelecehan hanya satu orang, yakni AJ yang duduk di bagian paling belakang. Teman-temannya hanya sebagai saksi,” jelas Taufik.

Beruntung, korban sempat merekam aksi pelaku serta nomor polisi kendaraan yang digunakan. Berdasarkan bukti rekaman dan keterangan korban, polisi melakukan penelusuran hingga berhasil menangkap AJ di Gianyar.

“Motif pelaku melakukan aksi tersebut karena dorongan nafsu setelah melihat body korban,” jelas AKP Taufik.

Atas perbuatannya, AJ kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Ia digiring ke Polres Tabanan untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. (ana)

Australia Dukung ‘Tourism Levy’, Perkuat Kerja Sama Pariwisata dan Budaya dengan Bali

Konsul Jenderal (Konjen) Australia untuk Bali, Ms. Jo Stevens, saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Kamis (8/5/2025).
Konsul Jenderal (Konjen) Australia untuk Bali, Ms. Jo Stevens, saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Kamis (8/5/2025)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Australia melalui Konsulat Jenderalnya di Bali menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pengutan wisatawan asing atau Tourism Levy yang diterapkan Pemerintah Provinsi Bali.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Konsul Jenderal (Konjen) Australia untuk Bali, Ms. Jo Stevens, saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Kamis (8/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Konjen Stevens menyampaikan komitmen Australia untuk terus mempererat hubungan kerja sama dengan Bali, terutama di sektor pariwisata, budaya, dan pendidikan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara kedua wilayah, mengingat Bali merupakan destinasi favorit warga Australia.

“Sebanyak 1,5 juta warga Australia berkunjung ke Bali pada tahun 2024, dan ini adalah jumlah tertinggi sepanjang sejarah. Bali adalah tempat yang istimewa bagi masyarakat kami,” ujar Stevens.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kebijakan Tourism Levy yang diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2023. Australia, kata dia, turut aktif membantu menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada wisatawan Australia.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Bali untuk menyosialisasikan Tourism Levy dan memastikan wisatawan Australia mengetahui serta menghormati aturan dan budaya lokal selama berlibur di sini,” jelasnya.

Selain itu, Konjen Stevens menyampaikan bahwa Australia ingin terus menjalin kerja sama jangka panjang dengan Bali, melalui berbagai program pembangunan, penguatan hubungan ekonomi, serta pertukaran di bidang pendidikan dan budaya.

Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kebijakan Tourism Levy merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pariwisata Bali yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

“Pariwisata Bali harus berkualitas, berbasis budaya, dan mendukung pelestarian lingkungan. Kami ingin wisatawan datang tidak hanya untuk berlibur, tapi juga menghormati nilai-nilai lokal,” kata Koster.

Gubernur juga memaparkan beberapa prioritas pembangunan Bali yang sedang digenjot, antara lain penguatan infrastruktur transportasi untuk mengatasi kemacetan, pengelolaan sampah melalui Gerakan Bali Bersih, serta penegakan hukum terhadap wisatawan asing yang melanggar aturan, termasuk penyalahgunaan visa.

“Kalau ada wisatawan yang menyalahgunakan visa atau melanggar hukum, kami langsung koordinasi dengan Imigrasi untuk dideportasi atau diproses secara hukum,” tegasnya.

Dalam bidang energi, Gubernur Koster juga menyoroti pentingnya kemandirian energi bagi Bali, dengan mendorong penggunaan energi bersih dan terbarukan untuk menunjang sektor pariwisata dan kebutuhan masyarakat.

Sebagai penutup pertemuan, Gubernur Koster menyerahkan cinderamata berupa kain endek khas Bali dan arak tradisional kepada Konjen Jo Stevens sebagai simbol persahabatan dan penghargaan atas eratnya hubungan antara Australia dan Bali. (rls)

Biodata Lengkap Aktor Tampan Maxime Bouttier yang Resmi Menikah dengan Luna Maya

Maxime Bouttier dan Luna Maya sah menjadi suami istri. (Foto:Instagram @bouttier_maxime)Maxime Bouttier dan Luna Maya sah menjadi suami istri. (Foto:Instagram @bouttier_maxime)
Maxime Bouttier dan Luna Maya sah menjadi suami istri. (Foto:Instagram @bouttier_maxime)

PANTAUBALI.COM – Aktor muda tampan Maxime Bouttier akhirnya resmi mempersunting aktris Luna Maya pada 7 Mei 2025 di Bali. Kabar bahagia ini pun langsung menjadi sorotan publik. Tak hanya karena status keduanya sebagai selebritas papan atas, tetapi juga karena kisah cinta mereka yang romantis dan konsisten.

Lantas bagaimana biodata Maxime Bouttier, mulai dari latar belakang, karier, hingga perjalanan cintanya bersama Luna Maya.

Maxime Andre Selam Bouttier lahir di Poitiers, Prancis, pada 22 April 1993. Ia merupakan putra dari Patrice Bouttier, warga negara Prancis, dan Siti Purwanti, wanita asal Bali.

Meskipun lahir di Prancis, Maxime tumbuh dan besar di Indonesia, serta memilih menjadi Warga Negara Indonesia. Ia juga diketahui memeluk agama Islam.

Maxime memiliki seorang adik perempuan bernama Elodie Bouttier dan dikenal memiliki hubungan keluarga yang hangat.

Maxime mengawali karier di dunia hiburan sebagai model di Bali sebelum akhirnya menembus industri sinetron. Debut aktingnya dimulai lewat sinetron Nada Cinta (2011). Sejak itu, namanya terus bersinar dan ia dipercaya membintangi sejumlah film layar lebar populer, seperti Refrain (2013), Meet Me After Sunset (2018), Kuntilanak 2 (2019), Ticket to Paradise (2022), bersama bintang Hollywood Julia Roberts dan George Clooney

Tak hanya akting, Maxime juga mengeksplorasi dunia musik dan penyutradaraan, menjadikannya salah satu artis muda yang serba bisa di industri hiburan Indonesia.

Kisah asmara Maxime dan Luna Maya mulai mencuri perhatian publik sejak pertengahan 2022. Meski terpaut usia 10 tahun, keduanya terlihat serasi dan kerap memamerkan kebersamaan di media sosial.

Setelah menjalani hubungan selama kurang lebih dua tahun, keduanya akhirnya resmi menikah pada 7 Mei 2025. Pernikahan berlangsung  di sebuah vila mewah di Dusun Begawan, Desa Melinggih Kelod, Payangan, Gianyar, Bali pada dan dihadiri oleh keluarga serta kerabat dekat. (ana)

Makna Hari Waisak yang Akan Diperingati 12 Mei Mendatang

Hari raya waisak tahun 2025 akan diperingati pada 12 Mei mendatang.
Hari raya Waisak tahun 2025 akan diperingati pada 12 Mei mendatang.

PANTAUBALI.COM – Menjelang Hari Raya Tri Suci Waisak yang jatuh pada Senin, 12 Mei 2025, umat Buddha di seluruh penjuru Indonesia tengah bersiap menyambut perayaan keagamaan yang sarat makna spiritual. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, kembali menjadi pusat peringatan Waisak nasional yang digelar sejak awal Mei dan mencapai puncaknya saat bulan purnama.

Waisak merupakan momen sakral bagi umat Buddha karena memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Siddharta Gautama: kelahirannya sebagai Pangeran, pencapaian pencerahan sebagai Buddha, dan wafatnya (Parinibbana). Ketiganya dirangkum dalam satu titik penting yang dikenal sebagai Detik-Detik Waisak, momen yang ditunggu-tunggu karena diyakini sebagai waktu paling suci untuk bermeditasi dan merenung.

Tahun ini, Detik-Detik Waisak diperingati tepat pada pukul 23.55.29 WIB, Senin, 12 Mei 2025. Tradisi ini memiliki akar sejarah panjang yang bermula pada era kolonial Belanda. Kala itu, kelompok Theosofi memperkenalkan konsep dari buku The Masters and the Path karya Charles Webster Leadbeater yang menggambarkan kemunculan sosok agung saat bulan purnama—yang kemudian diidentifikasi sebagai manifestasi spiritual Buddha.

Tradisi ini pertama kali digelar secara resmi di Borobudur pada 1953 dan terus berlanjut hingga kini, diwarnai meditasi, keheningan, dan ritual yang diikuti ribuan umat dari dalam dan luar negeri.

Rangkaian perayaan Waisak 2569 BE dimulai sejak 4 Mei dan mencapai klimaks pada 12 Mei. Berikut agenda lengkapnya:

  • 04 Mei 2025: Karya bakti di Taman Makam Pahlawan di seluruh Indonesia.
  • 10–11 Mei 2025: Bakti sosial dan pengobatan gratis di Zona 2 Candi Borobudur.
  • 10 Mei 2025: Pengambilan Api Dharma dari Mrapen dan pensakralan di Candi Mendut.
  • 11 Mei 2025: Pengambilan Air Berkah dari Umbul Jumprit, Temanggung, yang juga disakralkan di Candi Mendut.
  • 12 Mei 2025:

Kirab Waisak dari Candi Mendut ke Borobudur
Pelepasan lampion Waisak
Peringatan Detik-Detik Waisak
Pradaksina (ritual mengelilingi candi sambil bermeditasi)

Mengusung tema nasional “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia”, Waisak 2025 menjadi momentum ajakan bagi umat Buddha untuk memperkuat nilai-nilai luhur ajaran Sang Buddha. Harapan besar pun tersemat agar perayaan ini tidak hanya menjadi ritual tahunan, namun juga mampu memperkokoh semangat hidup rukun dan damai dalam keberagaman. (MAH)

Sederet Minuman Alami untuk Bersihkan Ginjal yang Wajib Dicoba

Air lemon.
Air lemon. (Foto: Freepik.com)

PANTAUBALI.COM – Ginjal merupakan dua organ kecil berbentuk kacang yang terletak di bagian bawah tulang rusuk. Meskipun kecil, ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan internal tubuh.

Namun, dalam kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang mengabaikan kesehatan ginjal. Pola makan tinggi garam, kurangnya asupan air, penggunaan obat-obatan berlebihan, dan konsumsi alkohol dapat membebani ginjal. Untuk itu, peran minuman alami sebagai bagian dari gaya hidup sehat semakin menarik perhatian.

Ginjal bisa mengalami penurunan fungsi akibat akumulasi racun, dehidrasi, atau penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi. Detoksifikasi atau pembersihan ginjal secara alami membantu meningkatkan fungsi filtrasi ginjal, mencegah batu ginjal, mengurangi peradangan dan stres oksidatif dan menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah.

Berikut adalah berbagai minuman alami yang dapat membantu proses pembersihan ginjal secara alami dan ilmiah dilansir dari berbagai sumber.

1. Air Lemon

Air lemon mengandung asam sitrat yang berfungsi mengikat kalsium dan mencegah pembentukan batu ginjal. Selain itu, vitamin C dalam lemon bersifat antioksidan dan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Cara konsumsi:

Campurkan air dari setengah lemon ke dalam segelas air hangat dan minum setiap pagi saat perut kosong.

2. Jus Seledri

Seledri mengandung fitokimia seperti flavonoid dan fenol yang mendukung fungsi ginjal. Kandungan air dan mineralnya membantu produksi urin yang cukup untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme dari tubuh.

Cara konsumsi:

Blender dua batang seledri dengan 1 gelas air. Minum tanpa gula. Bisa ditambahkan sedikit lemon untuk rasa segar.

3. Air Rebusan Jahe

Jahe mengandung gingerol, senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang sangat kuat. Selain membantu meredakan peradangan ginjal, jahe juga bermanfaat untuk memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi tekanan darah.

Cara konsumsi:

Rebus 3–5 irisan jahe segar dalam 2 gelas air selama 10 menit. Tambahkan madu jika diperlukan.

4. Teh Dandelion

Dandelion dikenal sebagai herbal diuretik yang dapat merangsang produksi urin. Teh dari akar atau daun dandelion dapat membantu mempercepat pengeluaran racun dan cairan berlebih dari tubuh.

Cara konsumsi:

Seduh 1 sendok teh akar atau daun dandelion kering dalam air panas selama 10 menit. Saring dan minum 1–2 kali sehari.

5. Jus Semangka

Semangka terdiri dari 92 persen air dan mengandung kalium yang dapat membantu membilas racun dan mencegah terbentuknya batu ginjal jenis kalsium oksalat.

Cara konsumsi:

Blender potongan semangka segar tanpa biji. Minum tanpa gula tambahan sebagai jus harian.

6. Air Putih

Minum cukup air putih adalah cara paling efektif dan murah untuk menjaga ginjal tetap sehat. Hidrasi yang baik mendukung aliran urin yang lancar dan membantu pengeluaran racun secara optimal.

Anjuran konsumsi:

Minimal 8 gelas atau sekitar 2 liter per hari, lebih banyak jika beraktivitas tinggi atau cuaca panas.

Dengan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, dan dukungan dari minuman alami ini, kesehatan ginjal bisa terjaga lebih lama tanpa efek samping bahan kimia.