- Advertisement -
Beranda blog Halaman 196

Patroli Malam Minggu, Polsek Kuta Selatan Amankan Empat Sepeda Motor WNA

4 sepeda motor yang dikendarai wna diamankan aparat Polsek Kuta Selatan.
4 sepeda motor yang dikendarai wna diamankan aparat Polsek Kuta Selatan.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Polsek Kuta Selatan menggelar patroli malam Minggu pada Sabtu (10/5/2025) untuk meningkatkan keamanan wilayah. Patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana W, berhasil mengamankan empat unit sepeda motor yang dikendarai oleh warga negara asing (WNA).

Keempat sepeda motor tersebut melanggar aturan lalu lintas dengan melakukan speeding dan menggunakan kendaraan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Nomor polisi kendaraan yang diamankan antara lain DK 4743 GBQ, B 4964 NFP, DK 5937 GBP, dan B 4871 UCE.

Dalam razia tersebut, tidak ditemukan barang bukti terkait aksi kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan (3C), senjata tajam, narkoba, atau senjata api.

“Patroli ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa aman masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan,” ujar AKP Komang Agus dalam keterangannya.

Patroli ini merupakan bagian dari strategi Polsek Kuta Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, serta menanggapi potensi gangguan keamanan terkait kegiatan sosial pada malam akhir pekan. (mah)

Kasus Penganiayaan Siswi SMP di Denpasar Diupayakan Damai

Proses mediasi dengan pihak sekolah, orangtua, Polda Bali hingga KPAD Bali.
Proses mediasi dengan pihak sekolah, orangtua, Polda Bali hingga KPAD Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kasus dugaan penganiayaan siswi SMP PGRI 7 Denpasar oleh temannya telah mencapai penyelesaian damai setelah pertemuan antara orang tua, siswa, pihak sekolah, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bali, dan Tim Renakta Polda Bali pada Sabtu (10/5/2025).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Anak Agung Putra Wirawan bersama Ketua Ni Luh Gede Yastini, dimana semua pihak memberikan keterangan terkait insiden yang dipicu oleh perselisihan terkait pengumpulan iuran kelas.

Menurut Agung Putra Wirawan, “Kejadian bermula karena ada ketersinggungan dari sikap dan kata-kata saat bendahara kelas melakukan penarikan iuran kelas.”

Hasil pertemuan menunjukkan adanya kesepakatan damai yang dicatat dalam surat pernyataan, meskipun pihak korban tetap mengharapkan keadilan dari proses hukum yang sedang berjalan di Polda Bali sesuai dengan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

KPAD Provinsi Bali mengungkapkan kekecewaannya terhadap insiden ini yang terjadi di lingkungan sekolah. Mereka mendorong penguatan upaya perlindungan anak melalui Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan di seluruh sekolah.

Tim KPAD sudah berkoordinasi dengan UPTD PPA Kota Denpasar untuk memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak-anak yang terlibat dalam kasus ini, dengan harapan agar mereka tidak mengalami trauma yang berkepanjangan. (mah)

Pemuda Tabanan Raih Juara Nasional di Ajang Trisakti Tourism Award 2025

Penyerahan Piala Juara I Trisakti Tourism Award 2025 kepada perwakilan tim kreatif Desa Tista, Sabtu (10/5) di Warung K-Nol, Penebel, Tabanan.
Penyerahan Piala Juara I Trisakti Tourism Award 2025 kepada perwakilan tim kreatif Desa Tista, Sabtu (10/5) di Warung K-Nol, Penebel, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Tabanan. Dalam ajang bergengsi Trisakti Tourism Award 2025 bertema ‘Sustainability Desa Wisata Menuju Indonesia Raya”, Tabanan berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional untuk Kategori Desa Wisata Religi melalui video profil Tari Legong Andir dari Desa Tista, Kecamatan Kerambitan.

Penyerahan penghargaan secara simbolis dilaksanakan pada Sabtu (10/5/2025) di Warung K-Nol, Wanasari, Penebel, Tabanan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, serta jajaran OPD, Tjokorda Anglurah Tabanan, Sekda Kabupaten Tabanan, dan undangan terkait lainnya.

Selain meraih juara di kategori wisata religi, Tabanan juga mengikuti kategori lainnya, yakni: Ekowisata Desa Wisata Pinge, Wisata Sejarah Benda Sejarah Puri Kaba-Kaba, Wisata Kuliner Olahan Beras Merah Jatiluwih dan Wisata Kreatif Digital Desa Wisata Tua

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas dedikasi generasi muda Tabanan yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ia memberikan apresiasi khusus kepada para penari Legong Andir:

Ni Luh Made Masayu Mirah Acintya Parameswari, Ayunda Sheila Koesuma, Ni Putu Dita Haryanti, Ni Putu Riya Riadnya Santhi, Jro Mangku Nyoman Sukarya, dan Sekaa Legong Andir Sasana Budaya.

Penghargaan juga diberikan kepada tim penyusun konsep dan pembuatan video, yakni: Ida Ayu Agung Windayani Kusumaharani, Ni Luh Kadek Ratih Wahyu Diani, I Putu Nanda Lingga Putra, I Kadek Sugiarta, I Putu Feby Eka Kawitantra, serta para pemeran dan kru produksi.

“Ini bukti bahwa anak-anak muda Tabanan mampu menjaga dan melestarikan seni budaya sesuai ajaran Tri Sakti Bung Karno. Mereka tidak hanya tampil, tetapi menginspirasi generasi muda lainnya menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Sanjaya.

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari warisan leluhur. “Raihlah cita-cita setinggi langit. Jaga dan gaungkan budaya seperti Tari Legong Andir, karena kalau tidak, sejarah bisa dilupakan,” pungkasnya.

Kebakaran Melanda Toko Bangunan di Karangasem, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kondisi kebakaran toko bangunan di Lingkungan Jasri Keler, Kelurahan Subagan, Karangasem. (Istimewa)
Kondisi kebakaran toko bangunan di Lingkungan Jasri Keler, Kelurahan Subagan, Karangasem. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Sebuah toko bangunan yang terletak di Lingkungan Jasri Keler, Kelurahan Subagan, Karangasem, menjadi sasaran musibah pada Sabtu dini hari (10/5/2025). Kebakaran ini menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan barang-barang di dalamnya, dengan perkiraan kerugian materil mencapai Rp 150 juta.

Kejadian pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas, yang melihat kobaran api membesar dari dalam toko milik I Wayan Wira (40). Warga tersebut segera menghubungi pemilik toko untuk memberi tahu tentang insiden tersebut.

Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana menerangkan bahwa pemilik toko dan istri langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan, namun api sudah cukup meluas di dalam bangunan saat mereka tiba.

“Upaya pemadaman dilakukan bersama-sama dengan bantuan warga sekitar, menggunakan air seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” terangnya.

Tim dari Damkartan Karangasem akhirnya berhasil mengendalikan api setelah menghabiskan sekitar 3.000 liter air dengan bantuan 4 unit armada dan 12 personel.

Pada penyelidikan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab pasti kebakaran ini.

Kebakaran ini juga mengakibatkan kerusakan pada berbagai barang dagangan di dalam toko, termasuk pipa paralon, seng, rak penyimpanan, dan sebagian struktur bangunan toko tersebut. (mah)

Ternyata ini Rahasia Penyimpanan Makanan Ala Zaman Dulu Tanpa Kulkas

Ilustrasi makanan dan buah-buahan.
Ilustrasi makanan dan buah-buahan.

PANTAUBALI.COM – Saat ini, kulkas menjadi penyelamat utama dalam menjaga makanan tetap segar. Namun, tahukah Anda bahwa zaman dulu, sebelum kulkas ditemukan, orang-orang telah menguasai teknik sederhana namun efektif untuk menyimpan makanan agar tetap segar selama berbulan-bulan?

Sebuah video yang baru-baru ini diunggah di kanal YouTube The Acadian Garden and Apothecary mengungkapkan rahasia ini. Dalam video berdurasi 7 menit 35 detik tersebut, Danae, seorang petani dari Maine, Amerika Serikat, memperlihatkan teknik tradisional yang masih relevan hingga kini.

Dengan menggunakan bahan sederhana seperti kertas koran, Danae membungkus apel satu per satu sebelum menyimpannya. Hasilnya sungguh mengagumka,  apel-apel tersebut tetap segar hingga lima bulan lamanya. Menurut Danae, teknik ini tidak hanya memperlambat proses pematangan, tetapi juga melindungi buah dari proses pembusukan yang cepat.

“Apel dulunya merupakan makanan pokok di Amerika, dan kebun apel adalah aset berharga bagi setiap rumah tangga,” kata Danae dalam video tersebut.

Metode tradisional ini melibatkan pengetahuan yang mendalam akan cara menyimpan makanan dengan menggunakan bahan seperti serbuk gergaji atau bahkan pasir kering untuk menjaga kondisi udara di sekitar buah-buahan.

Teknik ini juga mengurangi risiko percepatan proses pematangan yang disebabkan oleh hormon alami buah dan sayuran, seperti etilen. Danae menyarankan untuk memilih buah yang benar-benar segar dan bebas cacat untuk hasil yang optimal.

Video ini bukan hanya sekadar nostalgia akan kehidupan di masa lampau, tetapi juga mengingatkan kita akan kearifan lokal yang bisa diterapkan dalam kehidupan modern untuk mengurangi limbah makanan dan meningkatkan keberlanjutan. (*)

Gubernur Koster Salurkan Rp 326 Juta untuk Korban Bencana di Bangli

Penyerahan bantuan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster pada Sabtu (10/5)
Penyerahan bantuan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster pada Sabtu (10/5)

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Di momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-821 Kabupaten Bangli, Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam membantu warganya yang terdampak bencana. Total bantuan senilai Rp326 juta diserahkan secara simbolis kepada warga Bangli yang menjadi korban bencana alam.

Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu (10/5) dengan suasana penuh empati. Gubernur Koster didampingi langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan bantuan kepada sejumlah penerima dari berbagai latar belakang. Mulai dari rumah warga yang rusak, tempat ibadah, hingga fasilitas umum dan sarana ekonomi turut menjadi perhatian.

“Bencana memang tak bisa diprediksi, tapi kepedulian dan solidaritas harus selalu hadir. Bantuan ini kami harapkan bisa memperkuat semangat masyarakat untuk bangkit kembali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kehadiran Pemprov Bali dalam situasi sulit bukanlah sekadar formalitas, tetapi wujud tanggung jawab moral dan sosial untuk saling menjaga satu sama lain.

Simbolisasi penyerahan bantuan dilakukan dari Gubernur kepada Bupati Bangli dengan nilai total Rp326 juta. Bantuan ini mencakup berbagai sektor, termasuk tempat suci seperti Pura Tamansari dan Pura Manik Tirta, balai banjar, kelompok subak, serta warga perseorangan yang terdampak.

Gubernur Koster pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangli atas kerja sama yang baik dalam penyaluran bantuan sehingga bisa diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Bali bukan sekadar tempat tinggal, melainkan rumah yang harus kita rawat bersama. Dan saat rumah kita dilanda musibah, sudah sewajarnya kita saling menguatkan,” tutupnya. (mah)

5 Hari Hilang di Laut, WNA Yordania Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR evakuasi jenazah WNA Yordania yang teggelam di Pantai Kelan, Badung.
Tim SAR evakuasi jenazah WNA Yordania yang teggelam di Pantai Kelan, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Setelah lima hari pencarian intensif, tim SAR akhirnya menemukan jenazah warga negara asing asal Yordania yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Batu Belig, Kuta Utara.

Korban yang diketahui bernama Hosam Bassam Mousa Aleakkar atau Ozam, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu pagi (10/5/2025) oleh seorang nelayan di perairan Kedonganan.

Koordinator Lapangan Operasi SAR Informasi Dudu Librana mengatakan, informasi, mengenai penemuan jenazah korban pertama kali diterima tim SAR sekitar pukul 08.45 WITA.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan dari nelayan yang melihat tubuh korban mengapung,” ujarnya.

Tim pun segera mengerahkan perahu karet dan jet ski dari Pantai Kelan untuk mengevakuasi jenazah dari titik koordinat yang telah ditentukan.

Jenazah berhasil dievakuasi oleh tim sekitar pukul 09.25 WITA, dan tiba di Pantai Kelan pada pukul 10.15 WITA. Identifikasi oleh pihak keluarga mengonfirmasi bahwa korban adalah WNA Yordania yang hilang pada 6 Mei 2025 lalu.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah menggunakan ambulans Nusa Medika.

Sebelumnya, pada Kamis (8/5/2025), nelayan sempat melaporkan melihat jenazah yang diduga korban, namun tim SAR tidak dapat menjangkaunya karena kondisi laut yang ekstrem dengan ombak mencapai dua meter dan keterbatasan daya tempuh perahu karet.

Upaya lanjutan dilakukan pada Jumat (9/5/2025) menggunakan helikopter Fly Bali serta pengerahan tim laut dan darat, namun hasilnya masih nihil. Baru pada Sabtu pagi pencarian membuahkan hasil, dan dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. (ana)

Tak Perlu ke Apotek, Gunakan Obat Alami Ini untuk Obati Sariawan

Sariawan pada mulut
Sariawan pada mulut. (Foto:Freepik.com)

PANTAUBALI.COM – Sariawan merupakan masalah kesehatan mulut yang umum terjadi dan sering kali terasa sangat mengganggu, terutama saat makan, minum, atau berbicara.Meski umumnya bukan kondisi yang serius, luka kecil ini bisa menyebabkan rasa perih yang cukup menyiksa.

Banyak orang memilih untuk langsung membeli obat di apotek, padahal sebenarnya ada berbagai alternatif alami yang bisa dimanfaatkan langsung dari bahan-bahan yang ada di rumah. Tanpa perlu keluar rumah atau mengeluarkan biaya besar, Anda bisa meredakan gejala sariawan dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di dapur, seperti garam dan madu.

Selain praktis, penggunaan obat herbal ini juga cenderung lebih aman dan minim efek samping. Dilansir dari laman Alodokter, berikut adalah beberapa obat alami yang bisa digunakan untuk meredakan sariawan di antaranya:

  1. Air Garam

Larutan garam efektif membantu mengeringkan luka sariawan agar cepat sembuh, meskipun tidak langsung menyembuhkannya. Caranya, larutkan satu sendok teh garam dalam setengah gelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama 15–30 detik. Ulangi hingga tiga kali sehari untuk hasil maksimal.

2. Cuka Apel

Mengandung sifat antibakteri, cuka apel dapat membantu membunuh bakteri penyebab infeksi pada sariawan. Campurkan satu sendok makan cuka apel dengan segelas air, lalu gunakan untuk berkumur selama 30–60 detik. Setelah itu, bilas mulut dengan air bersih agar asam tidak merusak lapisan gigi. Hindari penggunaan berlebihan karena bisa menyebabkan iritasi.

3. Minyak Kelapa

Kandungan asam laurat dalam minyak kelapa memberikan efek antibakteri dan antiradang yang baik untuk mempercepat penyembuhan luka sariawan. Oleskan langsung ke area yang terkena dan ulangi sesuai kebutuhan.

4. Madu Murni

Madu yang belum diproses mengandung sifat antibakteri dan antiinflamasi alami, sehingga madu bisa meredakan radang pada sariawan. Untuk cara penggunaannya cukup mudah yakni oleskan madu langsung ke luka sariawan tiga hingga empat kali sehari hingga luka sembuh. (ana)

Viral Dugaan Bullying, Pihak Sekolah Klarifikasi: Hanya Salah Paham Antar Siswi

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Terkait aksi perundungan terhadap siswi berinisial C (14) yang viral di media sosial, pihak sekolah pun buka suara. Pihak sekolah menegaskan insiden tersebut hanya merupakan kesalahpahaman antara sesama siswa terkait iuran kelas  sebesar Rp2.000.

Menurut Wali Kelas sekaligus Guru Bimbingan Konseling, Komang Jumantari, insiden berawal ketika siswa berinisial A merasa tersinggung saat ditagih iuran oleh bendahara kelas, teman dekat korban. Usai kejadian itu, A mendatangi bendahara kelas yang saat itu tengah bersama C (korban) untuk mempertanyakan sikapnya. Saat itu, terjadi adu argumen dan tarik-menarik di ruang kelas.

“Yang terlibat hanya A dan C bersama dua temannya. Tidak ada pengeroyokan, tidak ada bullying. Ini murni salah paham antar teman dekat,” ujar Jumantari, Sabtu (10/5).

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa isu yang menyebut korban dirundung karena tidak memiliki ayah adalah tidak benar.

“Kami tidak pernah mendengar atau menerima laporan seperti itu dari siswa mana pun,” tambah Jumantari.

Guru-guru segera turun tangan dan memediasi siswa yang terlibat. Mediasi juga telah dilakukan bersama orang tua kedua belah pihak, pihak yayasan, kepolisian, serta perwakilan lembaga perlindungan anak. Kesepakatan damai telah ditandatangani, meski proses hukum tetap berjalan.

“Anak-anak yang terlibat adalah siswa berprestasi dan berteman sejak SD. Kami serahkan keputusan selanjutnya kepada kepala sekolah apakah perlu memisahkan mereka dalam kelas yang berbeda,” pungkas Jumantari. (Mah)

Pertina Bali Kirim Petinju ke Ring Asia, Target Tembus Final

Pelepasan atlet ajang bergengsi ASBC Asian U22 and Youth Men & Women Boxing Championship di De Gadjah Center, Renon, Jumat malam (9/5/2025).
Pelepasan atlet ajang bergengsi ASBC Asian U22 and Youth Men & Women Boxing Championship di De Gadjah Center, Renon, Jumat malam (9/5/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir (Pengprov Pertina) Bali resmi memberangkatkan satu atlet untuk mengikuti ajang bergengsi ASBC Asian U22 and Youth Men & Women Boxing Championship yang akan digelar di Colombo, Sri Lanka, pada 11–18 Mei 2025.

Pengiriman ini merupakan bagian dari program regenerasi dan peningkatan pengalaman bertanding bagi petinju muda asal Pulau Dewata di level internasional.

Ketua Pertina Bali, I Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, menegaskan bahwa keikutsertaan atlet Bali dalam kejuaraan internasional sangat penting untuk membentuk mental dan menambah jam terbang mereka.

“Kami optimis bisa masuk final. Kalau berhasil, tentu akan ada apresiasi dari kami untuk sang atlet,” ujarnya saat pelepasan di De Gadjah Center, Renon, Jumat malam (9/5/2025).

De Gadjah menjelaskan bahwa awalnya Pertina Bali berencana mengirim tiga atlet. Namun karena kendala administrasi yang mepet, hanya Made Jacklin ND yang akhirnya diberangkatkan. Petinju muda ini akan turun di kelas 54 kg.

“Waktu dari panitia sangat singkat. Akhirnya hanya satu atlet yang bisa berangkat. Saya sudah sampaikan ke Jacklin, kalau bisa tembus semifinal akan ada bonus Rp25 juta, dan jika sampai ke final, bonusnya Rp50 juta,” ungkapnya.

Sementara itu, Made Jacklin ND menyatakan optimisme dan kesiapan dirinya menghadapi kejuaraan Asia ini. Ia mengaku telah melakukan persiapan secara maksimal karena tinggal di lokasi latihan dan dapat berlatih intens setiap waktu.

“Saya optimis bisa tembus final. Latihan sudah dilakukan jauh-jauh hari, dan saya tinggal di tempat latihan, jadi bisa berlatih terus,” kata Jacklin yang kini duduk di kelas III SMA.

Optimisme Jacklin didukung oleh sederet prestasi yang telah ia raih, seperti medali emas di Wali Kota Cup, Porprov Bali 2022, Pra Popnas, dan berbagai kejuaraan lainnya.

“Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa memberikan yang terbaik untuk Bali dan Indonesia. Saya akan berjuang untuk hasil maksimal di kejuaraan ini,” tegasnya.

Pelatih Nyoman Handyatama juga menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan anak didiknya. Ia berharap Jacklin bisa tampil maksimal dan mampu menembus final, bahkan membawa pulang gelar juara dari ajang tersebut.

“Kami berangkat besok. Tanggal 11 Mei ada technical meeting, dan kembali pada 19 Mei. Ini juga menjadi bagian dari persiapan Porprov dan program regenerasi Pertina Bali sekaligus menambah jam terbang atlet,” tutupnya. (ana)