- Advertisement -
Beranda blog Halaman 18

Badung Cetak Montir Siap Kerja! Disperinaker Gaspol Latih Mekanik Motor, Peluang Kerja Terbuka Lebar

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Badung tancap gas meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor otomotif melalui Pelatihan Mekanik Sepeda Motor Tahun 2026.

Program ini disiapkan untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap diserap industri otomotif maupun membuka usaha bengkel mandiri.

Kegiatan tersebut resmi dibuka Kepala Disperinaker Badung, A.A Ngurah Rai Yuda Darma, di Ruang Pertemuan Mandiri Gosana, Puspem Badung, Rabu (29/4/2026).

Ngurah Rai Yuda Darma menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari kalangan angkatan kerja di Kabupaten Badung yang telah memiliki dasar pendidikan vokasi di bidang otomotif.

Melalui kerja sama dengan SMK PGRI 2 Mengwi, peserta akan mendapatkan pelatihan intensif yang berfokus pada peningkatan keterampilan praktis sebagai mekanik sepeda motor.

“Pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor otomotif. Peserta yang sudah memiliki dasar akan diperdalam lagi kemampuannya melalui pelatihan yang lebih aplikatif,” ujarnya.

Ia menegaskan, program ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Badung sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pengembangan SDM yang siap pakai.

Menurutnya, tingginya jumlah kendaraan bermotor di Badung membuat sektor perbengkelan memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan.

“Setelah pelatihan, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja di perusahaan maupun membuka usaha bengkel secara mandiri. Karena usaha perbengkelan berawal dari kemampuan mekanik yang mumpuni,” jelasnya.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Bupati Badung dalam menekan angka pengangguran dan membuka peluang kerja baru.

Ngurah Rai mengungkapkan, lulusan pelatihan serupa sebelumnya bahkan sangat diminati perusahaan otomotif.

“Perusahaan sering kali langsung merekrut peserta tanpa harus kami fasilitasi lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keunggulan program ini terletak pada kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang telah bersertifikasi resmi, sehingga kualitas lulusan lebih terjamin dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Selama 40 hari, peserta akan menjalani pelatihan praktik di LPK SMK PGRI 2 Mengwi.

Menurutnya, durasi yang relatif singkat dipilih karena seluruh peserta sudah memiliki pengetahuan dasar, sehingga pelatihan difokuskan pada pemantapan keterampilan teknis.

Tak hanya itu, Disperinaker Badung juga mulai mendorong penguatan materi pelatihan dengan tambahan kompetensi mekanik sepeda motor listrik.

Langkah ini dinilai penting agar lulusan semakin relevan dengan perkembangan teknologi otomotif yang terus bergerak menuju era elektrifikasi.

“Kami berharap peserta juga dibekali kemampuan di bidang sepeda motor listrik, sehingga keterampilan mereka semakin sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” tutupnya. (rls/kmf)

Disdikpora Badung Ajak Generasi Muda Melek Bisnis Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula 2026

Disdikpora Badung Ajak Generasi Muda Melek Bisnis Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula 2026

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung terus mendorong generasi muda agar semakin melek bisnis dan mandiri secara ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Kwarcab Badung, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha Muda yang Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Saing di Era Digital”, sebagai langkah nyata menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan pemuda terdidik.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Gede Suarjaya, SE., M.Si, mewakili Kepala Disdikpora Badung.

Gede Suarjaya menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi tahap awal bagi para pemuda yang ingin mulai merintis usaha, namun belum memiliki bisnis yang berjalan.

“Ini merupakan pelatihan tahap awal bagi calon wirausaha muda pemula. Peserta yang ikut masih dalam tahap merintis, usahanya belum berdiri. Melalui kegiatan ini, mereka akan dibekali pengetahuan tentang peluang usaha yang potensial di Badung, sehingga mereka nantinya mampu membangun usaha sesuai kemampuan dan minat masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung ingin mendorong lahirnya lebih banyak anak muda yang berani menciptakan usaha sendiri, sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

“Kami ingin mencari dan membina pemuda Badung yang mampu menciptakan bisnis, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Badung,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari perguruan tinggi, siswa SMA/SMK, serta organisasi kepemudaan se-Kabupaten Badung. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi usaha.

“Melalui program ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki mindset entrepreneur, adaptif terhadap perkembangan digital, serta siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan”, tutup Gede. (rls/kmf)

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Pimpin Aksi Sosial, Ratusan Warga Tabanan–Kediri Terima Bantuan dan Edukasi Lingkungan

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan yang akrab disapa Bunda Rai ini turun langsung menyapa masyarakat di Banjar Sekartaji Desa Sesandan dan Desa Abiantuwung, sekaligus menyalurkan bantuan bedah kamar di Banjar Kalanganyar Desa Sudimara Kecamatan Tabanan dan Banjar Sangulan, Banjar Anyar Kecamatan Kediri.

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Kegiatan sosial bertajuk Bergerak dan Berbagi yang digelar secara roadshow di Kecamatan Tabanan dan Kediri, Senin (27/4/2026), kembali menegaskan komitmen Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dalam membantu masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga dari berbagai kelompok rentan menerima bantuan sekaligus edukasi terkait kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan keluarga.

Didampingi jajaran anggota DPRD Tabanan, Ketua GOW, Ketua DWP, serta perangkat daerah dan pengurus PKK, Ny. Rai turun langsung menyapa warga di sejumlah titik, di antaranya Banjar Sekartaji, Desa Sesandan dan Desa Abiantuwung. Ia juga meninjau sekaligus menyerahkan bantuan rehabilitasi kamar bagi warga di Banjar Kalanganyar dan wilayah Kecamatan Kediri.

Bantuan yang disalurkan menyasar lansia, penyandang disabilitas, penderita kanker, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK), hingga kader PKK kurang mampu. Selain paket sembako, bantuan juga berupa alat bantu mobilitas seperti kursi roda, alat bantu dengar, tripod, hingga rehabilitasi kamar bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Di Kecamatan Tabanan, bantuan menjangkau puluhan penerima dari berbagai kategori, termasuk lansia dan penyandang disabilitas. Sementara di Kecamatan Kediri, bantuan juga diberikan kepada balita dengan kondisi gizi kurang serta kader PKK kurang mampu. Setiap penerima memperoleh paket kebutuhan pokok yang mencakup beras, telur, susu, minyak goreng, serta tambahan makanan bergizi.

Dalam sambutannya, Ny. Rai menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga memberikan dorongan moral kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk tetap semangat dan bersama-sama membangun daerah.

Selain aksi sosial, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Ny. Rai mengajak warga mulai memilah dan mengolah sampah dari sumbernya, termasuk melalui pemanfaatan biopori dan pengembangan bank sampah. Secara simbolis, ia juga menyerahkan alat biopori kepada masing-masing kecamatan serta memperagakan penggunaannya di hadapan warga.

Ia juga kembali mendorong penguatan program Hatinya PKK sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam tanaman pangan dan obat-obatan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga.

Tak hanya itu, sosialisasi pengembangan Posyandu turut menjadi bagian penting kegiatan ini. Posyandu kini diarahkan menjadi pusat layanan terpadu di desa, tidak hanya untuk kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup berbagai aspek pelayanan dasar lainnya seperti pendidikan, sosial, hingga ketertiban masyarakat.

Ketua TP PKK Kecamatan Tabanan dan Kediri menyampaikan apresiasi atas konsistensi program tersebut. Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga menjadi sumber motivasi dalam menjalankan program PKK di wilayah masing-masing.

Salah satu penerima bantuan, warga Desa Abiantuwung, mengaku bersyukur atas bantuan rehabilitasi kamar yang diterimanya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kondisi tempat tinggal keluarganya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat kembali diperkuat, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga di Kabupaten Tabanan. (rls/hmstbn)

Buka GEMARAYA Season 3, Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Duta Genre Badung 2026

Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri puncak acara GEMARAYA Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026 di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung Minggu (26/4)

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Semarak kreativitas dan semangat kebersamaan mewarnai puncak acara Gema Apresiasi Remaja Berkarya (GEMARAYA) Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026. Perhelatan yang digelar pada Minggu (26/4/2026) di Gedung Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung ini menjadi panggung utama Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Badung.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Badung sekaligus Ayah Genre Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Bunda Genre Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Pembukaan simbolis dilakukan melalui prosesi Penancapan Maha Bali Sakti yang melambangkan kekuatan serta persatuan generasi muda.

 

Mengusung tema “Harmony of Youth” kegiatan ini menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan benih bagi tumbuhnya kebersamaan. Melalui semangat ini, generasi muda Badung diharapkan mampu saling menghargai dan berkolaborasi dalam menciptakan karya positif yang membanggakan daerah.

 

Dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas remaja, Ayah Genre I Wayan Adi Arnawa dan Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana apresiasi sebesar Rp 30 juta kepada pengurus Forum Genre Badung.

 

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bangganya atas konsistensi GEMARAYA sebagai wadah inovatif yang menggabungkan dua program besar yakni Genre Badung Award untuk apresiasi bakat, serta Pemilihan Duta Genre sebagai ajang regenerasi pemimpin muda. “GEMARAYA bukan hanya sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata bahwa remaja Badung memiliki potensi besar untuk berkarya dan berprestasi. Pemilihan Duta Genre adalah bagian yang sangat penting, karena mereka nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman sebaya,” ujarnya.

 

Ia berharap program ini terus konsisten dalam menampung aspirasi dan kreativitas anak muda di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

 

Sementara Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi partisipasi aktif anggota Genre dalam berbagai agenda daerah, termasuk peringatan Pesona Ibu Badung 2025 dan Hari Kartini Badung 2026. Ia juga memaparkan rencana strategis yang akan melibatkan peran aktif remaja ke depan. “Ke depannya, anak-anak Genre akan kita libatkan dalam kegiatan sosialisasi penanganan masalah sampah yang akan digelar ke sekolah-sekolah di Kabupaten Badung. Pendekatan melalui teman sebaya dinilai sangat efektif karena lebih mudah diterima dan pesan yang disampaikan dapat terserap dengan lebih cepat serta maksimal,” ungkapnya.

 

Bunda Genre berharap program lingkungan ini dapat segera diimplementasikan guna memberikan dampak positif bagi kesadaran ekologis di kalangan pelajar. “Semoga anak-anak Genre selalu sukses dalam segala hal, tetap semangat, kompak, dan terus menjadi inspirasi bagi generasi lainnya,” tutupnya.

 

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Bali, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Badung, jajaran pengurus Forum Genre Bali dan Badung, dewan juri, serta para finalis Duta Genre Kabupaten Badung 2026. (rls/hmsbd)

 

Jaga Citra Pariwisata Bali, DTW Tanah Lot Perkuat Pengelolaan Sampah

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Pengelolaan sampah di kawasan pariwisata kembali menjadi perhatian serius. Tanah Lot kini memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu dengan mengedepankan kolaborasi lintas pihak serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tantangan sampah di destinasi wisata, sekaligus menindaklanjuti arahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan terkait penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Manajemen DTW Tanah Lot mulai mengintensifkan edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat di kawasan wisata. Sosialisasi difokuskan pada pentingnya pemilahan sampah sejak awal, mulai dari sampah organik, anorganik hingga residu, guna mempermudah proses pengolahan lanjutan.

Secara teknis, sampah yang dihasilkan akan dikumpulkan pada titik penampungan sementara sebelum dipilah sesuai jenisnya. Skema ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular.

Pengelolaan tersebut dijalankan melalui sinergi antara pengelola kawasan, Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta pengelola sampah di Desa Beraban. Dalam kolaborasi ini, pemerintah daerah masih berperan dalam proses pengangkutan, sementara sisa sampah dikelola lebih lanjut di fasilitas TPST desa setempat.

Menariknya, pengelolaan sampah di Desa Beraban telah berkembang secara mandiri dan inovatif, termasuk mengolah limbah menjadi produk bernilai guna seperti paving block. Model ini dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mengurangi beban lingkungan.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana menyebut, sinergi yang terbangun menjadi strategi penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. “Koordinasi dengan Badan Pengelola dan Pemkab Tabanan terus kami perkuat, khususnya dalam pengangkutan dan pengolahan akhir sampah. Harapannya, sistem ini semakin efektif dan berdampak nyata bagi kebersihan kawasan,” ujarnya.

Ke depan, pengelola berharap keterlibatan semua pihak, termasuk wisatawan, semakin meningkat. Kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan disiplin memilah sampah dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga citra pariwisata Bali yang bersih, sehat, dan berdaya saing. (tim)

Diduga Investor Bodong, Tiga WN Ghana Diamankan Imigrasi Denpasar

Pengamanan tiga WNA asal Ghana dalam operasi keimigrasian di Denpasar.
Pengamanan tiga WNA asal Ghana dalam operasi keimigrasian di Denpasar.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Bali kembali diperketat. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tiga WNA asal Ghana dalam operasi patroli keimigrasian bertajuk “Dharma Dewata” yang digelar di wilayah Denpasar Selatan, Kamis (23/4/2026).

Penindakan tersebut dilakukan oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Denpasar bersama Inteldakim Singaraja, setelah menerima laporan terkait aktivitas mencurigakan di sebuah penginapan di kawasan Pemogan.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas mendatangi lokasi penginapan Cahaya Green Bali sekitar pukul 16.00 WITA. Setelah berkoordinasi dengan pihak pengelola, tim kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah penghuni.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan tiga pria asal Ghana berinisial SKY (46), ENA (44), dan IA (49). Ketiganya diketahui masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada akhir 2025 dengan mengantongi izin tinggal terbatas (ITAS) sebagai investor.

Namun, dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah kejanggalan. Dua di antaranya, yakni ENA dan IA, tidak dapat menunjukkan paspor asli. Sementara itu, SKY tidak mampu memberikan keterangan jelas terkait perusahaan yang menjadi sponsor investasinya.

Atas temuan tersebut, ketiganya diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Keimigrasian dan langsung diamankan ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban serta memastikan keberadaan WNA di Bali memberikan kontribusi positif.

“Pengawasan akan terus kami tingkatkan untuk memastikan seluruh WNA mematuhi aturan yang berlaku,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna. Ia menekankan bahwa operasi gabungan ini menjadi bentuk sinergi antarunit dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan seluruh aktivitas WNA di Bali berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya. RAN

Ketua DPRD Tabanan Tinjau Rumah Roboh di Penebel, Dorong Percepatan Bantuan Hunian

Ketua DPRD Tabanan Tinjau Rumah Roboh di Penebel, Dorong Percepatan Bantuan Hunian

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, meninjau rumah milik I Wayan Karem, warga kurang mampu di Banjar Tegayang, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, yang roboh akibat musibah, Senin (27/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bagi keluarga korban sekaligus mendorong percepatan bantuan pembangunan kembali rumah yang rusak.

Di lokasi, Arnawa melihat langsung kondisi bangunan yang telah ambruk dan tidak lagi layak dihuni. Ia juga berdialog dengan warga serta aparat desa mengenai langkah penanganan yang telah dilakukan pascakejadian.

Dalam kesempatan itu, Arnawa menyampaikan bahwa upaya koordinasi dengan pemerintah desa dan berbagai pihak telah membuahkan hasil. Pemerintah Provinsi Bali disebut telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp51 juta untuk membantu pembangunan kembali rumah milik Wayan Karem.

“Bantuan ini menjadi langkah awal agar rumah dapat segera dibangun kembali sehingga keluarga korban memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.

Meski demikian, Arnawa menilai kebutuhan pembangunan rumah tidak berhenti pada tahap awal saja. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui perangkat daerah terkait dapat memberikan dukungan lanjutan agar proses pembangunan dapat diselesaikan hingga rumah benar-benar layak ditempati.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, serta masyarakat sangat diperlukan agar penanganan warga terdampak musibah dapat dilakukan secara maksimal.

Selain mendorong dukungan pemerintah, Arnawa juga menyatakan kesiapannya memberikan bantuan secara pribadi untuk meringankan beban keluarga korban. Bantuan tersebut antara lain ditujukan untuk mendukung biaya tenaga kerja maupun kebutuhan lain selama proses pembangunan berlangsung.

Kunjungan diakhiri dengan meninjau bagian rumah yang mengalami kerusakan paling parah sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan langkah penanganan selanjutnya. Diharapkan pembangunan rumah dapat segera dimulai sehingga keluarga I Wayan Karem dapat kembali menempati hunian yang aman dan layak. (kjsdt)

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Rekomendasi DPRD Badung Terkait LKPJ 2025

Bupati Wayan Adi Arnawa saat Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Badung, Kamis (23/4/2026).

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi catatan konstruktif DPRD Kabupaten Badung terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025. Rekomendasi tersebut dinilai sebagai pedoman krusial dalam menyusun APBD yang lebih akurat dan sehat di masa mendatang.

 

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Wayan Adi Arnawa usai menghadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Badung, Kamis (23/4/2026). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama jajaran Wakil Ketua dan anggota DPRD Badung.

 

“Secara prinsip saya melihat catatan-catatan yang diberikan oleh DPRD Badung itu adalah merupakan catatan-catatan yang sifatnya konstruktif yang nantinya akan kami jadikan pedoman dalam rangka kita merancang untuk APBD Kabupaten Badung tahun-tahun yang akan datang. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kinerja yang ditunjukkan oleh DPRD Badung, sehingga seluruh mekanisme pembahasan LKPJ Bupati Badung tahun 2025 ini dapat dilalui sesuai harapan kita bersama,” ujar Bupati Adi Arnawa.

 

Dalam rapat tersebut, DPRD menyoroti capaian pendapatan daerah yang menjadi tumpuan implementasi APBD 2025. Berdasarkan data, realisasi belanja daerah mencapai 81 persen lebih, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyentuh angka 79,20 persen.

Bupati menegaskan, masukan Dewan mengenai akurasi penentuan asumsi target anggaran akan menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah.

 

“Secara prinsip memang kalau kita lihat dari rancangan Belanja daerah yang dipasang pada APBD 2025 tercapai 81% lebih dan PAD tercapai 79,20%. Dan ini menunjukkan bahwa memang perlu untuk dinaikan lagi. Dan seperti saran Dewan bahwa dalam rangka menentukan asumsi-asumsi target-target yang dipasang ini, agar benar-benar lebih akurat sehingga ini akan bisa lebih mengamankan program-program yang kita rancang dalam APBD-APBD selanjutnya. Tentu ini menjadi satu bahan pertimbangan kami dalam merancang APBD ke depan yang lebih sehat lagi. Dan mudah-mudahan nanti seiring dengan rekomendasi Dewan ini akan menjadi satu langkah awal kami untuk penyusunan APBD-APBD selanjutnya yang lebih produktif dan yang lebih mengedepankan akurasi dan mungkin yang lebih bisa diimplementasikan,” pungkasnya.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua dan dihadiri anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB. Surya Suamba, pimpinan OPD, pimpinan Instansi Vertikal, Direktur Perusahaan Daerah serta Tenaga Ahli Fraksi DPRD Badung. (rls/hmsbd)

BULOG Bali Kenalkan Ketahanan Pangan Lewat Eduwisata di Tabanan

BULOG Bali Kenalkan Ketahanan Pangan Lewat Eduwisata di Tabanan

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Perum BULOG Kantor Wilayah Bali menggelar kegiatan eduwisata bagi pelajar di Kompleks Pergudangan Kediri I, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini diikuti siswa SMA Surya Wisata Tabanan sebagai upaya mengenalkan peran strategis BULOG dalam menjaga ketahanan pangan nasional sejak dini.

Kegiatan dibuka oleh Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali yang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memahami isu pangan. Menurutnya, edukasi langsung di lapangan menjadi langkah efektif untuk menumbuhkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya ketersediaan dan stabilitas bahan pokok.

Dalam sesi materi, Manajer Pemasaran BULOG Bali, Dwi Nurafandi, memaparkan peran BULOG dalam mendukung swasembada pangan, khususnya melalui penyerapan hasil panen petani dan pengelolaan cadangan beras pemerintah. Para peserta juga diajak memahami alur distribusi beras, mulai dari proses pengadaan hingga penyimpanan di gudang dengan standar perawatan yang ketat guna menjaga kualitas komoditas.

Selain itu, siswa diperkenalkan pada berbagai produk pangan yang dikelola BULOG, seperti beras, gula, dan minyak goreng. Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tiga pilar utama BULOG, yakni ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga sebagai fondasi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Salah satu peserta mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. Ia menyebut, kunjungan tersebut membuka wawasan terkait proses pengelolaan beras hingga siap didistribusikan ke masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BULOG Kanwil Bali berharap generasi muda semakin peduli terhadap sektor pangan dan memahami peran penting lembaga tersebut dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di Indonesia. (*)

Tabanan Tuan Rumah Forum Walidata se-Bali, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia

Forum Walidata Tingkat Daerah se-Bali pada Rabu (22/4/2026) di Pisangne K-Tamane, Baturiti.

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menjadi tuan rumah Forum Walidata Tingkat Daerah se-Bali yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali di Pisangne K-Tamane, Baturiti, Rabu (22/4/2026). Forum tersebut menjadi wadah memperkuat koordinasi pengelolaan data sektoral guna mendukung pembangunan daerah yang lebih terukur dan berbasis data.

Kegiatan diikuti para walidata dari seluruh kabupaten/kota di Bali dan dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan, I Made Sumerta Yasa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam membangun tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai fondasi penyusunan kebijakan pemerintah.

Menurutnya, penguatan sinergi antara pembina data, walidata, dan produsen data menjadi langkah strategis dalam mewujudkan implementasi kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) di daerah. Dengan data yang berkualitas, pemerintah dapat menyusun perencanaan pembangunan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Forum tersebut menghadirkan dua narasumber yang membahas pengelolaan statistik sektoral. Statistisi Ahli Pertama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan, Desak Gede Pratiwi Wijayanti, memaparkan peran pembina data dalam meningkatkan kualitas statistik sektoral daerah. Sementara Kepala Bidang Statistik Data dan Informasi Diskominfo Kabupaten Tabanan, I Made Ariono, menjelaskan pemanfaatan aplikasi e-Walidata dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) untuk mendukung pengelolaan data yang lebih optimal.

Dalam pemaparannya, BPS menegaskan bahwa statistik sektoral memiliki fungsi penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Data tersebut diperoleh melalui sensus, survei, maupun kompilasi administrasi, dengan tetap mengedepankan prinsip relevansi, akurasi, ketepatan waktu, aksesibilitas, dan keterbandingan.

Sementara itu, Diskominfo Tabanan menjelaskan bahwa penerapan e-Walidata dalam SIPD-RI bertujuan memastikan seluruh data yang digunakan dalam dokumen perencanaan daerah, mulai dari RPJMD, RKPD, Renstra hingga Renja, tersaji secara valid, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Forum juga menyoroti manfaat data statistik sektoral dalam mendukung pembangunan daerah. Data yang berkualitas dinilai mampu menjadi dasar penetapan target pembangunan, penyusunan anggaran yang lebih efektif, pelaksanaan monitoring dan evaluasi program, hingga memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Meski demikian, peserta forum mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan data sektoral, di antaranya belum optimalnya produksi dan publikasi data statistik serta keterbatasan dukungan anggaran untuk penyelenggaraan urusan statistik di daerah.

Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan tata kelola data, Pemerintah Kabupaten Tabanan telah menghadirkan berbagai inovasi, salah satunya melalui pembentukan Agen Statistik Tabanan Unggul (ASTU). Program tersebut menjadi wadah kolaborasi pengelola data lintas perangkat daerah dan berhasil mendorong Tabanan meraih Indeks Pembangunan Statistik (IPS) terbaik di Provinsi Bali, sekaligus mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui program Desa Cinta Statistik.

Melalui penyelenggaraan Forum Walidata Tingkat Daerah se-Bali ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi serta penguatan sinergi antarpemerintah daerah dalam mengelola data sektoral. Dengan demikian, implementasi Satu Data Indonesia di Bali dapat berjalan semakin optimal guna mendukung perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan yang lebih efektif, terintegrasi, dan berbasis data berkualitas. (rls/kmf)