TABANAN – Pantaubali.com – Sejak Pandemi merebak yang sampai saat ini belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir.Tentu dalam upaya penanganan membutuhkan perencanaan yang tepat termasuk dalam penggunaan dana angaran tersebut.
Hal tersebut penting agar penanganan Covid-19 di daerah dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal.Sehinga akan mampu mengantisipasi penyebaran virus lebih masif ditengah masyarakat secara umum.
Terkait perencanaan dan pengeluaran dana penanganan Covid-19 khususnya di Kabupaten Tabanan Menurut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tabanan, Dewa Ayu Sri Budiarti,Selasa,(4/5) di Tabanan menyebut memang sampai saat ini pengeluaran paling banyak masih terserap ke penanganan Covid-19.Jika dilihat jumlah angaran dari Pemerintah pusat untuk Pemerintah Daerah total sebesar Rp 60 milyar.
“Dari penganggaran tersebut misalnya sampai saat ini ditujukan untuk penguatan ekonomi maupun untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.
Saat ditanya rincian peruntukan dana angaran penanganan Covid-19 terkait apa saja Dirinya menyebut, detail data dapat dikonfirmasi (ditanyakan) langsung ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan.
“Terkait hal tersebut sebaiknya dapat ditanyakan ke Dinas Kesehatan saja,” tutup Budiarti.

































