Bupati Tabanan Apresiasi Karya Dewa Yadnya Desa Adat Geluntung

Bupati Tabanan Apresiasi Karya Dewa Yadnya Desa Adat Geluntung Yang Mengedepankan Pelestarian Budaya
Bupati Tabanan Apresiasi Karya Dewa Yadnya Desa Adat Geluntung Yang Mengedepankan Pelestarian Budaya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri sekaligus memberikan apresiasi Karya Agung, Dewa yadnya, Ngenteg Linggih, Mapedudusan Agung, Mapeselang Menawa Ratna, Tawur Balik Sumpah Utama lan Ngusaba Desa, Ngusaba Nini, di Desa Adat Geluntung, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Sabtu (9/9/2023).

Setelah melalui berbagai proses pembangunan, Warga Desa Adat Geluntung nampak antusias dan memadati lokasi untuk berpartisipasi dalam karya yang suci ini.

Dengan total biaya hampir mencapai Rp2 miliar, warga bergotong-royong urunan sebesar Rp1 juta rupiah per kepala keluarga dari 367 KK, berbagai hasil urunan diterima, sebab 70 persen mayoritas warga adalah petani, namun kontribusi dan semangat warga sangat tinggi untuk terus bersatu memastikan pelaksanaan berjalan lancar.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Pemelasapasan Padmasana RSUD Singasana, Tekankan Makna Yadnya dan Pelayanan Preventif

“Saya Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan, dalam rangka mewujudkan visi misi menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, bagaimana kita membangun sebuah keseimbangan, keharmonisan alam, jagat ini, baik krama manusia, alam lingkungan dan adat budayanya, saya lihat dari desa ini sudah lengkap. Jadi sudah manut, sesuai dengan visi dan misi juga bagian dari pelestarian adat agama dan budaya,” jelas Sanjaya.

Karya yang dibangun ini adalah contoh nyata bahwa semangat gotong-royong dan cinta terhadap adat dan budaya masih sangat kuat di tengah masyarakat kita.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Pemelasapasan Padmasana RSUD Singasana, Tekankan Makna Yadnya dan Pelayanan Preventif

Terlebih saat Bupati Sanjaya menyaksikan antusiasme dan komitmen dari seluruh Warga Desa Adat Geluntung. Pihaknya meyakini dalam menyukseskan karya ini, pastinya dilandasi dengan sikap tulus ikhlas, sehingga bisa menjadi karya yang satwika, utamaning utama.

“Patut kita berterimakasih dengan apa yang dilakukan tokoh-tokoh kita, pejuang masa lalu, patut diberikan apresiasi dan penghargaan tidak cukup secara sekala, tapi secara niskala juga, salah satunya melalui ritual” ujar Sanjaya.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Pemelasapasan Padmasana RSUD Singasana, Tekankan Makna Yadnya dan Pelayanan Preventif

Sementara itu, Ketua Panitia I Ketut Wasa menyampaikan ungkapan terima kasihnya atas bantuan yang sangat bermanfaat dari Pemerintah, serta kehadiran Bupati untuk Nyaksi.

“Upacara bertujuan menyucikan leluhur sekaligus memberikan pengormatan, di mana kegiatan ini terwujud akan semangat gotong-royong dan bahu membahu kraman tiang ring sajeroning ngaturang ayah pamargin yadnya puniki” sebutnya.

Turut hadir dalam upacara yakni Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan Para Kepala Bagian di lingkungan Setda, Camat Marga, Kapolsek Marga dan seluruh warga yang terlibat. (rls)