- Advertisement -
Beranda blog Halaman 812

Tunjukkan Keseriusan Garap Sektor Pertanian,Wabup Tabanan Berpartisipasi Dalam Bimtek Manajemen Nutrisi Tanaman

TABANAN – Pantaubali.com – Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan S.E., berpartisipasi dalam workshop atau bimbingan teknis manajemen nutrisi tanaman untuk meningkatkan profitabilitas petani melalui aplikasi biosilac dan pemanfaatan limbah organik pertanian yang diselenggarakan oleh Koperasi Nelayan Tani Nusantara Sejahtera, di Monumen Perjuangan Munduk Malang, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur Tabanan, Selasa (28/9).

Pelatihan ini juga diikuti oleh Kadis Pertanian, Ketua HKTI, Ketua Koperasi Nelayan Tani Nusantara Sejahtera, Camat Seltim, Perbekel Dalang, serta 29 penyuluh dari dinas pertanian dan para petani asal desa Dalang. Dengan mendatangkan pemateri dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia dan Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia, bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap potensi yang bisa dimanfaatkan di bidang pertanian utamanya pada petani lokal.

Materi pelatihan yang turut dibahas meliputi perbaikan mutu tanah untuk meningkatkan efisiensi pemupukan, Pupuk BioSilicic Acis (BioSilAc) untuk meningkatkan produksi dan ketahanan tanaman terhadap kekeringan, serta Teknologi Biodekomposisi Limbah Organik Padat Pertanian Dengan Biodekomposer OrgaDec.

Menyandang predikat sebagai Lumbung Pangannya Bali, Pemkab Tabanan bersama dengan Dinas Pertanian turut mendampingi para petani lokal, agar bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki pertanian Tabanan, mulai dari langkah paling awal seperti pemilihan bibit pengolahan tanah, perawatan, hingga proses panen. Oleh sebab itu, para penyuluh selaku ujung tombak pertanian dikerahkan, untuk mengedukasi para petani sehingga bisa mengatasi kendala yang menyebabkan hasil tani terus menurun.

“Saya bersama dengan Pak Bupati, sangat berkomitmen untuk memajukan pertanian di Tabanan dan akan terus memberikan motivasi sehingga para petani akan mendapatkan hasil yang menjanjikan, tidak hanya terhadap keluarganya namun juga untuk kabupaten Tabanan” ujar Wabup Edi dalam pengantarnya.

Ia sekaligus mengapresiasi antusiasme para petani lokal yang terus berusaha untuk memajukan pertanian sehingga mampu menjadi pendongkrak perekononian dalam bidang pangan di Tabanan.

Melalui bimbingan teknis ini, ia berharap petani mampu untuk merubah mindset serta beralih ke penggunaan bibit organik. Manajemen pertanian, dirasa juga harus dilakuan perbaikan, sehingga petani bisa selektif dan tidak selalu rugi.

“Peran kita di pemerintahlah untuk menyeleksi sehingga pertanian bisa terorganisir dan terpola dengan baik, seperti pemilihan bibit dan pupuk misalnya.Juga selalu berkomitmen untuk membuat para petani bangga terhadap profesi mereka “jika digeluti dengan baik, maka akan berhasil baik,” ucapnya.

Dirinya berharap dengan pelatihan teknis ini bisa memberikan inovasi yang baik bagi para petani, sehingga mampu memikat golongan milenial juga.(Rilis)

Perkelahian Dua Kelompok Remaja Sempat Viral di Metsos Akhirnya Diamankan

TABANAN – Pantaubali.com – Akhirnya peristiwa perkelahian dua kelompok Remaja,Minggu,(26/9) pukul 20.30 Wita di Jalan By Pas Ir Soekarno tepatnya.Kediri,Tabanan yang sempat viral di media sosial berhasil diamankan Polres Tabanan.

Berawal dari Unit Opsnal Polres Tabanan mendapatkan informasi terkait beredarnya postingan rekaman video di akun Facebook/Instragram, hasil rekamanan video yang viral tersebut didalami kemudian diketahui salah seorang pelaku bernama RS, selanjutnya RS diamankan di Polres Tabanan.

Dari RS tim Opsnal Sat reskrim kemudian memperoleh data nama orang terlibat dalam perkelahian, sehingga saat itu pula Tim bergerak, semua orang terlibat perkelahian diamankan dan di bawa ke Mapolres Tabanan, untuk dilakukan pendataan dan mengungkap latar belakang piristiwa tersebut.

Selanjutnya,Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra,Selasa,(28/9) di Tabanan mengungkapkan,berawal mula dari pertemuan antara Ad dan Yg di Pantai Batu Tampih Kediri satu minggu yang lalu, saat itu Ad berkata bahwa Yg sudah mempunyai 1 anak, karena ucapan tersebut Yg merasa tersinggung.

Kemudian lanjut pada Minggu,(26/9) pukul 20.30 Wita, Ketika Yg bersama dengan teman-temannya ingin bermain bilyar dan melintas di depan Toko Grosir Vista di wilayah Kediri Tabanan, tidak terduga melihat Ad sedang minum kopi bersama temannya, spontan Yg mendatangi Ad kemudian bertanya “apa maksud ucapan mu sewaktu di Pantai Batu Tampih” karena tidak mendapat jawaban yang memuaskan Yg langsung memukul Ad.

“Melihat Ad di pukul kemudian temannya Ad bernama Sh mencoba melerai, namun malah di serang dan di keroyok oleh rekan-rekan Yg.

Spontan rekan-rekan Sh dan Ad juga membalas menyerang sehingga terjadilah perkelahian antar dua kelompok, akhirnya dilerai oleh Satpam dan penjual kopi yg ada di lokasi tersebut, sehingga kejadian tersebut dapat di bubarkan.

Terkait kejadian tersebut, Kapolres Tabanan menghimbau kepada semua pihak agar orang tua yang mempunyai anak usia Remaja supaya diawasi pergaulannya.

“Terlebih disaat ini kita bersama masih berjuang untuk mencegah penyebaran Covid-19, semua harus bahu membahu menjaga situasi Kamtibmas Tabanan kondusif, bersama lawan Covid-19 dengan selalu Disiplin Prokes,” pungkasnya.

DPRD Bali Setujui Perubahan APBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2021

DENPASAR -Pantaubali.com- DPRD Provinsi Bali menyetujui perubahan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Tahun Anggaran 2021. Selain itu, dewan juga menyetujui penetapan Perda Tentang Retribusi Perizinan Tertentu. Persetujuan penetapan itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama pada Sidang Paripurna ke-26 DPRD Bali Masa Sidang II Tahun 2021 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (27/9).

Ketua DPRD Adi Wiryatama menyampaikan, dengan disetujuinya perubahan APBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2021, postur anggaran Pemprov Bali mengalami penurunan sebesar Rp. 636, 56 miliar yaitu dari Rp. 8,537 triliun menjadi Rp. 7.903 triliun. Bersamaan dengan penetapan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021, DPRD Bali juga menyetujui penetapan Perda Tentang Perizinan Khusus yang merupakan inisiatif dewan. Dengan keluarnya penetapan persetujuan ini, Adi Wiryatama menambahkan bahwa dua produk hukum ini bisa diproses lebih lanjut agar dapat segera dilaksanakan.

Atas persetujuan penetapan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras jajaran DPRD Bali yang telah membahas dua rancangan peraturan daerah sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku. Dalam proses pembahasan dua Ranperda ini, ia dapat merasakan sinergi yang baik antara jajaran eksekutif dan legislatif sehingga dapat menunjukkan kinerja yang produktif. Ia berpendapat, dinamika yang terjadi selama tahap pembahasan adalah hal yang wajar sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi kinerja pemerintah dalam melaksanakan tugas pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama masa pembahasan, pihak eksekutif dan legislatif telah memberikan penjelasan lengkap terhadap ranperda yang diajukan sehingga mengerucut pada persepsi yang sama. Sejumlah catatan yang diberikan oleh dewan akan dijadikan pedoman dalam implementasi kebijakan pembangunan di masa yang akan datang.

Sesuai mekanisme, Ranperda yang telah disetujui oleh dewan akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri dalam waktu paling lambat tiga hari sehingga bulan depan peraturan tersebut diharapkan bisa efektif berlaku. Masih dalam sambutannya, Gubernur Koster mengapresiasi inisiatif dewan mengajukan Ranperda Tentang Perizinan Khusus. Menurutnya, Bali sangat membutuhkan payung hukum agar dapat menggali sumber PAD baru.

Berkaitan dengan itu, saat ini gubernur juga tengah membahas sejumlah sumber pendapatan baru diantaranya labelling (penerapan label) produk daerah lain yang diekspor melalui Bali. Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali ini menyebut, selama ini Bali menjadi hub bagi berbagai jenis produk daerah lain yang akan dieskpor ke berbagai negara.

“Nah, dari situ kita belum dapat apa-apa karena belum ada regulasi. Padahal banyak hasil produk pertanian, kelautan dan industri kreatif daerah lain yang diekspor menggunakan nama Bali, tapi kita tak dapat benefit,” ujarnya.

Jika regulasi itu bisa diwujudkan, nantinya akan diterapkan sertifikasi label Bali yang diharapkan bisa menjadi sumber PAD baru dan mendongkrak pendapatan Daerah Bali. Selain labelling produk, dirancang pula penerapan portal satu pintu bagi pariwisata Bali.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur jebolan ITB ini menyinggung keberhasilan Bali dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Dia menyampaikan, perkembangan pandemi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir sudah semakin membaik. Merujuk data per tanggal 26 September 2021, penambahan angka terkonfirmasi positif Covid-19 hanya sebanyak 85 orang, sembuh 148 orang dan yang meninggal 4 orang.

“Ini angka terendah dalam beberapa bulan terakhir. Kesembuhan kita juga telah mencapai 95 persen. Kasus aktif menurun signifikan dari bulan Agustus yang mencapai 12 ribu, saat ini hanya 1.749,” bebernya.

Disebutkan olehnya, keberhasilan Bali dalam pengendalian Covid-19 tak terlepas dari dukungan seluruh elemen, khususnya jajaran DPRD Bali yang mendukung Pemprov Bali mendanai isolasi terpusat di kabupaten/kota. Sejalan dengan tingkat kasus yang makin melandai, Pemprov Bali juga terus mengintensifkan program vaksinasi. Berdasarkan catatan yang ia peroleh, realisasi vaksinasi tahap 1 mencapai 97 persen, khusus yang berKTP Bali, 87 persen.

“Sedangkan untuk vaksinasi tahap ke-2, realisasi kita telah mencapai 75 persen, khusus yang berKTP Bali sebanyal 70 persen,” urainya. Guna mengoptimalkan capaian vaksinasi, Gubernur juga telah meminta penambahan target kepada pusat. Awalnya kalau target 70 persen, kan kita mendapat alokasi vaksin untuk 3 juta penduduk. Saya minta target itu ditambah menjadi 3,4 juta penduduk dan itu telah disetujui,” tandasnya.

Melalui masifnya program vaksinasi ini, ia berharap herd immunity akan tercapai pada pertengahan bulan Oktober sehingga perekonomian Bali secepatnya pulih. Khusus terkait upaya pemulihan ekonomi Bali, Gubernur juga mengeluarkan Surat Edaran pembukaan objek wisata, mall dan swalayan dengan kapasitas 50 persen. Melalui kebijakan ini, ia berharap pertumbuhan ekonomi makin membaik pada triwulan ke-4 tahun ini. Kendati Covid-19 sudah mulai bisa dikendalikan, Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini tetap mewanti-wanti agar kampanye ketaatan menerapkan protocol kesehatan tetap digalakkan di masyarakat.

Kapolres Tabanan Kunjungi Mapolsek Selbar Dan Check Prokes

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka pengawasan terhadap pelaksanaan tugas-tugas anggota Polres Tabanan, khusus di jajaran Polsek se Polres Tabanan, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., turun langsung melakukan pengecekan seperti, halnya pada hari Senin,(27 September 2021) pukul 14.00 wita Kapolres Tabanan mengunjungi Mapolsek Selemadeg Barat, Polres Tabanan.

Dalam kunjungan tersebut Kapolres Tabanan didampingi Waka Polres Tabanan Tabanan Kompol I Ketut Gelgel, S.Sos dan beberapa Pejabat Utama Polres Tabanan. Kunjungan Kapolres Tabanan disambut Kapolsek Selbar AKP I Gusti Lanang Jelantik SH dan Anggota Polsek Selbar.

Kapolsek Selbar dalam laporan yang disampaikan kepada Kapolres Situasi Kamtibmas dalam keadaan Aman dan penerapan Protokol Kesehatan serta Scanning QR code di Polsek Selbar telah terlaksana. Kata Kapolsek Selbar

Kapolres Tabanan dalam kesempatan tersebut menyampaikan,.bahwa agar seluruh personil Polsek Selbar tetap melakukan perawatan terhadap bangunan Mako Polsek, selalu menjaga kebersihan Mako dan lingkungan terlebih lagi, Mako Polsek berada pada jalur utama Jurusan Denpasar – Gilimanuk yang merupakan jalan trans Nasional menuju daratan Indonesia Bagian Barat.

“Optimalkan penggunaan Anggota sehingga tugas tugas semuanya bisa tercover. Tetap berprilaku humanis dan sesuai dengan SOP saat bertugas di lapangan. Jangan ada anggota yang melakukan pelanggaran dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres Tabanan.

Dalam pelaksanaan tugas dilapangan terutama saat ini masih berlangsung pandemi covid19, seluruh anggota agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Jadilah contoh bagi masyarakat dalam penerapan Protokol Kesehatan.

‘Demikian juga penggunaan aplikasi PeduliLindungi agar terus disosialisasikan kepada masyarakat, begitu juga saat memasuki Mako Polsek masyarakat yang memerlukan pelayanan agar melakukan scanning QR code aplikasi PeduliLindungi,” Kata Kapolres Tabanan.

Sembari menambahkan, jika menemukan masyarakat yang terpapar Covid19 berdasarkan hasil swab pcr agar tetap berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kecamatan Serta stackholder yang ada. Selamat bertugas tetap semangat dan selalu waspada terhadap penyebaran covid19. Tetap Taati Protokol Kesehatan. Tutup Kapolres Tabanan.(Rilis).

Korban Penganiayaan Berharap Laporan Segera Diproses, Kapolres Tabanan Sebut Kasus Masih Didalami

TABANAN – Pantaubali.com – Seorang remaja diduga korban penganiayaan berinisial S (23) beralamat didaerah Jambe Baleran,Tabanan.Mengaku bahwa S telah dianiaya seorang Pria berinisial M (27) yang menurut S merupakan mantan pacar yang telah diputusnya 1 tahun lalu.

S mengatakan, M telah diduga melakukan tidakan penganiayaan pada 10 September 2021 dikediaman (Tempat tinggal) S di daerah Jambe Baleran,Tabanan.Setelah menerima penganiayaan yang mengakibatkan selain beberapa bagian tubuh dirasa sakit.S juga merasa mental psikisnya tergangu akibat kejadian tersebut.

Menurut S setelah melakukan tindakan diduga penganiayaan pada tanggal tersebut, Dirinya langsung melapor ke Polres Tabanan dengan melaporkan adanya dugaan tidakan penganiayaan.Terkait hal tersebut S sangat mengharapkan agar proses pelapor Dirinya sesegera mungkin dapat diproses oleh pihak terkait.

“Ya,pelaporan tersebut telah saya laporkan ke Polres Tabanan pada tanggal tersebut (10 September 2021) atau hari itu juga.Dan jika saya hitung, telah 2 minggu lamanya laporan saya belum ada proses atau tidakan dilakukan,” jelasnya,Senin,(27/9) di Tabanan.

Maka terkait hal tersebut S sangat mengharapkan proses laporan adanya dugaan penganiayaan dapat sesegera mungkin dilakukan.Karena, hal tersebut membuat Dirinya merasakan trauma mendalam.

“Jika bisa, segeralah di proses terkait apa telah menimpa dan saya laporkan ke Polres.Boleh dikatakan saya trauma sekali sampai saat ini.Yang membuat saya juga sempat melakukan pengobatan ke dokter psikiater dan sampai diberi obat penenang,” cetusnya.

Selajutnya dalam waktu dan tempat berbeda Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra,saat dikonfirmasi via WA menyampaikan,akan melakukan pengecekan terkait perkembangan kasus tersebut.

“Saya (Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra) akan cek perkembanganya,” tulisnya dalam pesan WA.

Edi Wirawan: Tujuan Pendidikan Politik bukan Menang Pemilu tapi Mengabdi demi Kepentingan Rakyat dan Negara

TABANAN – Pantaubali.com – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan I Made Edi Wirawan, SE menghadiri rapat koordinasi mengusung tema “Pelaksanaan Pendidikan Politik Tahun 2021”, yang dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Jl. Yeh Gangga I No. 22, Tabanan, Sabtu (25/9).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Dr.I Komang Gede Sanjaya, SE MM, hadir pula para pengurus DPC dan ketua PAC se-Kabupaten Tabanan.

Dalam sambutannya Ketua DPC Komang Sanjaya menyampaikan, bahwa kegiatan pendidikan politik ini bertujuan sebagai pedoman bagi para kader dan anggota partai dalam menjaga solidaritas.

“Selain amanat partai, kaderisasi, juga salah satu cara perkuat solidaritas. Jadi melalui kegiatan ini para calon pemimpin dan pelayan masyarakat akan dididik dan dilatih sesuai dengan ideologi partai,” jelasnya.

Selanjutnya dalam waktu dan kesempatan yang sama Wakil Ketua DPC yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Tabanan Made Edi Wirawan menyambut baik serta mendukung rencana pelaksanaan pendidikan politik yang akan dilaksanakan pada Oktober nanti secara simultan dengan prokes Covid-19 yang ketat.

“Pendidikan politik itu penting dilaksanakan, memang perlu memberikan wawasan pendidikan politik kepada anggota partai, karena sadar politik sebenarnya sangat membantu keberadaan pemerintah dan negara,” terang Edi Wirawan.

Lebih lanjut ia menandaskan pelaksanaan pendidikan politik yang akan dilaksanakan tidak hanya bergelut pada kepentingan internal partai tapi lebih utama dari itu yakni kepentingan NKRI.

“Bukan hanya untuk kepentingan internal, tapi kita melihat kepentingan negara yang lebih besar. Inilah mengapa DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan melaksanakan pendidikan politik,” ungkapnya.

Adapun perlu digarisbawahi tujuan dari kehadiran partai politik (parpol) bukan semata-mata merebut kekuasaan dan memang pemilu namun yang paling penting adalah demi pengabdian kepada rakyat, menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa dan Negara Indonesia.

“Melalui kegiatan itu pula para kader maupun anggota partai akan mampu memahami, bahwa politik itu bukan persoalan hanya sekedar menang dan kalah untuk partai. Tapi adalah demi pengabdian kepada rakyat, menjaga kesatuan dan keutuhan negara,” pungkas Wakil Ketua DPC. (Rilis)

Ditinjau Mendag, Pasar Badung Disiapkan Jadi Percontohan Penerapan SOP PeduliLindungi

DENPASAR- Pantaubali.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Muhammad Lutfi didampingi Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara meninjau Pasar Badung, Sabtu (25/9). Peninjauan ini merupakan bagian dari persiapan Pasar Badung sebagai percontohan penerapan SOP PeduliLindungi di pasar tradisional.

Mendag Lutfi dalam keterangan persnya menyampaikan, Pasar Badung masuk ke dalam daftar 14 pasar tradisional se-Indonesia yang disiapkan sebagai percontohan penerapan SOP PeduliLindungi. Dari laporan yang ia terima, ia menyimpulkan Pasar Badung dinilai telah siap menjadi percontohan penerapan SOP PeduliLindungi yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

“Tadi saya menerima laporan, seluruh pedagang dan pengelola pasar, bahkan beserta seluruh keluarga mereka telah 100 persen divaksin. Artinya, pasar ini telah siap untuk menerapkan SOP PeduliLindungi. Ada 14 pasar tradisional yang akan kita uji coba,” urainya.

Ditambahkan oleh Mendag, penerapan SOP PeduliLindungi bertujuan memberi kenyamanan bagi seluruh pedagang, penjual dan pembeli yang berinteraksi di pasar tersebut.

“Jika bisa diterapkan dan berjalan baik, roda perekonomian Bali kita harapkan segera pulih,” imbuhnya.

Ia berpendapat, agar ekonomi bisa bergerak, tak ada pilihan selain harus mulai hidup berdampingan dengan Covid-19.

“Caranya, terapkan prokes dengan disiplin untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini,” ujarnya menambahkan.

Dalam kunjungannya ke Pasar Badung, Mendag yang didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag sempat berinteraksi dengan sejumlah pedagang Pasar Badung yang berjualan di los lantai 1. Selain bertegur sapa, Mendag Lutfi juga menanyakan harga beberapa kebutuhan pokok seperti minyak, bumbu dapur dan daging ayam. Dari hasil pantauannya, ia menyimpulkan bahwa harga jual sejumlah kebutuhan pokok di pasar tersebut relatif stabil, bahkan ada yang harga jualnya lebih rendah dari rata-rata nasional.

“Masih rendahnya harga jual sejumlah kebutuhan pokok ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat masih rendah akibat belum stabilnya pergerakan ekonomi di Bali,” tuturnya.

Sama seperti harapan masyarakat luas, ia pun ingin ekonomi bisa segera pulih. Untuk itu, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya agar ekonomi Bali bisa secepatnya pulih. Salah satunya melalui penerapan SOP PeduliLindungi di pasar-pasar tradisional.

Wagub Cok Ace menyambut baik rencana penerapan SOP PeduliLindungi di Pasar Badung sebagai bagian dari program nasional. Secara umum, ia menilai seluruh komponen di Pasar Badung telah siap untuk menerapkan SOP PeduliLindungi.

“Vaksinasi sudah berjalan, disiplin menerapkan prokes sudah dilakukan. Sekarang ditingkatkan lagi pada penerapan SOP PeduliLindungi. Saya rasa itu sangat bagus,” sebutnya.

Menurut pandangan Wagub Cok Ace, saat ini masyarakat memang sudah mengarah pada kesiapan untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

“Kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir, sementara ekonomi tetap harus bergerak. Yang bisa kita lakukan adalah mengantisipasi agar tak terjadi penyebaran lagi,” pungkasnya.

Bupati Tabanan Utamakan ke Hati-Hatian dalam Pelaksanaan PTM di Kabupaten Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com- Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya S.E., M.M menghimbau untuk mengutamakan kehati-hatian dalam pelaksanaan PTM (Pertemuan Tatap Muka) terbatas, di Tabanan, dalam diskusinya bersama Kepala Dinas Pendidikan di Kantor Bupati Tabanan, Jumat (24/9).

Dalam diskusinya, Bupati Sanjaya membahas terkait kesiapan PTM terbatas yang direncanakan untuk diterapkan di Tabanan pada awal bulan Oktober 2021. Surat Edaran Bupati Tabanan, menyusul SKB 4 Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Gubernur Bali tentang Pelaksanaan Pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di Provinsi Bali, yang menyatakan bahwa PTM Terbatas bisa diberlakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Melalui aturan pola pembelajaran yang diberlakukan hanya sebanyak 50% dari kapasitas jumlah siswa dan penerapan waktu belajar dengan sistem shifting atau bergantian, dengan perhitungan 1 shiftnya akan berlangsung selama 90 menit. Simulasi PTM di Tabanan sejatinya sudah pernah dilakukan sejak bulan Juli 2021 lalu. Namun penyempurnaan kesiapan, terhadap Satgas Covid-19 maupun protokol kesehatan ketat di setiap jenjang satuan pendidikan harus dipastikan bisa dipenuhi terlebih dahulu.

Bupati Sanjaya menghimbau untuk seluruh tenaga pengajar / guru wajib seluruhnya divaksin, apabila ada yang belum divaksin dengan alasan tertentu, maka tidak diijinkan untuk mengajar.

“Jika seluruh kabupaten/kota di Bali serempak keputusannya, akhir bulan ini atau awal oktober nanti akan segera kita laksanakan” ujar Sanjaya. Ia menyadari Pembelajaran Tatap Muka adalah metode belajar yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan interaksi langsung yang terjadi antar siswa, meskipun dengan pembatasan protokol yang ketat.

Ia juga menegaskan, pemberlakuan PTM Terbatas ini agar tidak menjadi cluster baru dalam perkembangan virus Covid 19.

“Kita harus hati-hati sekali karena cluster ini yang harus kita waspadai” ucapnya.Astungkara, di Tabanan Covid sudah mulai menurun, dari level juga sudah di level 3, tapi kita tetap harus hati-hati sedikit lagi, Intinya, tunggu beberapa hari lagi untuk persiapan yang lebih matang” tambahnya.

Mendukung tanggapan Bupati Sanjaya terkait PTM Terbatas di Tabanan, Kepala Disdik Tabanan, I Nyoman Putra, juga menekankan akan terus melakukan tinjau ulang terkait persiapan, satgas dan pelaksanaan protokol kesehatan. Ia juga meminta agar hendaknya para orang tua menyediakan waktu untuk mengantar anak ke sekolah dan langsung menjemput sampai ke rumah usai belajar, agar anak langsung pulang ke rumah dan potensi anak-anak terpapar bisa ditekan.

Disamping itu, ia juga menyampaikan akan ada konsekuensi pemberlakuan PTM Terbatas jika salah satu sekolah lalai dalam memberlakukan Prokes sampai dengan terpapar, salah satunya adalah penutupan sekolah tersebut.

“Terkait dengan kegiatan olah raga pada PTM terbatas ini tidak kita berlakukan, karena berpotensi ada kontak fisik, begitupun dengan kantin sekolah” pungkasnya. (Rilis)

Kecam MLB PHDI, Alumi dan KMHDI Tabanan Datangi Kantor PHDI Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – KMHDI beserta Forum Alumni KMHDI Tabanan datangi PHDI Kabupaten Tabanan,Jumat,(24/9) Kedatangan kedua lembaga tersebut berhubungan dengan adanya Mahasabha Luar Biasa PHDI digelar di Pura Samuan Tiga Gianyar, Kedatangan organisasi ini diterima oleh sekretaris PHDI Tabanan.

Ketua Forum Alumni KMHDI Tabanan I Dewa Putu Wirajaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pernyataan sikap terkait adanya MLB PHDI menuai kontroversi. Sedikitnya ada 11 point pernyataan sikap FA KMHDI Tabanan menyikapi kisruh di tubuh PHDI yang dipicu adanya klaim MLB PHDI beberapa waktu lalu di Gianyar.

Beberapa diantaranya tetap mengakui dan mendukung PHDI hasil Mahasabha XI tahun 2016 yang diselenggarakan di Surabaya. Mengecam keras klaim MLB PHDI di Gianyar yang bertentangan dengan AD/ART PHDI. Meminta Pengurus PHDI Provinsi, Kota seluruh Indonesia sebagai pemilik suara yang sah dalam Mahasabha PHDI agar dalam memutuskan kebijaka serta menjalankan roda organisasi PHDI di wilayahnya masing-masing selalu berpegang teguh pada AD/ART PHDI serta mengikuti keputusan yang ditetapkan Pengurus PHDI Pusat yang sah hasil MahasabhaXI PHDI di Surabaya, tahun 2016. Serta menyerukan semua pihak menahan diri dan bersama-sama mensukseskan Mahasabha XII PHDI tahun 2021.

“Kami FA KMHDI Tabanan menyayangkan MLB PHdI yang dilakukan di Pura Samuan Tiga, Kami himbau agar PHDI memberikan rasa aman kepada umat agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan,” pungkasnya.

Sementara Ketua PC KMHDI Tabanan, I Putu Edi Pratama menyampaikan, hal serupa agar PHDI di masing-masing daerah tetap berkomitmen mewujudkan situasi kondusif bagi umat hindu daerah ditengah adanya kontroversi MLB PHDI.

“Kami dari PC KMHDI Tabanan menghimbau agar PHDI Tabanan mewujudkan suasana tentram dan aman untuk umat Hindu khususnya di Tabanan” Ungkap Edi Pratama, Ketua PC KMHDI Tabanan.

Dipihak lain sekretaris PHDI Tabanan I Made Sukadana menerima aspirasi dari organisasi bernafaskan Hindu yang berada di Tabanan, pada pertemuan tersebut pihaknya mengatakan bahwa PHDI Tabanan baru menerima informasi tentang MLB ini pada tanggal 20 jam 09.30, dan belum mengambil tindakan tentang MLB tersebut.

“Terimakasih atas kedatangannya, kami disini terbuka atas aspirasi yang diberikan oleh teman-teman KMHDI dan Forum Alumni KMHDI Tabanan,” pungkasnya. (Rilis)

2 Mobil Hangus Terbakar di Garase

TABANAN – Pantaubali.com – 2 unit mobil milik INS menggalami kebakaran, Jumat,(24/9) kurang lebih jam 07.30 Wita di Banjar Abiantuwung Kelod, Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan kejadian diperkirakan kurang lebih jam 08.30 Wita.

Adapun kronologis kejadian tersebut dalam rilis disampaikan,Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia memaparkan,Jumat,(24/9) sekira jam 08.30 Wita bermula saat pegawai bapak INS menyampaikan, bahwa ada asap di garase mobil milik, kemudian IKT langsung mengecek ke lokasi garase dan memang benar telah ada asap.

Selanjutnya IKT mengeluarkan mobil dan Dirinya memyebutkan bersama warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya dan menghubungi damkar tabanan dan polsek kediri

“Adapun kerugian diderita korban kurang lebih sekitar Rp. 250.000.000 berupa 1 bangunan garase dan 2 unit mobil suzuki APV Pick Up dan Avansa,” pungkasnya.