- Advertisement -
Beranda blog Halaman 809

Dari Bali, Presiden Bertolak ke Yogyakarta

Badung,Usai melakukan sejumlah kegiatan dalam kunjungan kerja di Provinsi Bali,(Jumat,(8/10) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak menuju Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden lepas landas dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, sekitar pukul 15.29 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Kabupaten Sleman, Presiden dan rombongan akan langsung menuju Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta untuk beristirahat. Presiden akan melanjutkan agenda kerja esok hari.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam penerbangan menuju Yogyakarta antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (Rilis Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Pemerintah Akan Terus Replikasi Model Rehabilitasi Mangrove di Provinsi Lain

BADUNG – Pantaubali.com – Hutan mangrove di Provinsi Bali yang dibangun sejak tahun 2003 merupakan tempat percontohan rehabilitasi ekosistem hutan mangrove yang dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pariwisata, dan penguatan perekonomian. Untuk itu, pemerintah akan terus melakukan replikasi model rehabilitasi mangrove tersebut di provinsi lainnya.

“Ini akan terus kita lakukan di kawasan-kawasan pesisir untuk memulihkan, untuk melestarikan kawasan hutan mangrove kita dan juga untuk mengantisipasi dan memitigasi dari perubahan iklim dunia yang terus dan akan terjadi,” ujar Presiden dalam keterangannya saat meninjau hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali, pada Jumat,(8/10).

Presiden berharap penanaman mangrove di kawasan pesisir pantai dapat memperbaiki kualitas lingkungan, baik di pesisir maupun di daerah pantai.

“Melalui penanaman mangrove ini kita harapkan bisa mengurangi energi gelombang, bisa melindungi pantai dari abrasi, juga bisa menghambat intrusi air,” tambahnya.

Selain itu, Kepala Negara juga berharap rehabilitasi mangrove dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui produksi hasil laut.

“Kita harapkan ada peningkatan dari baik produksi ikan maupun hasil laut lainnya, utamanya kepiting yang cocok untuk mangrove ini dan yang paling akhir adalah bisa meningkatkan pendapatan masyarakat,” lanjut Presiden.

Presiden menuturkan, hutan mangrove tersebut akan menjadi salah satu tempat yang akan ditampilkan kepada para pemimpin negara saat pelaksaan G20 tahun depan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono Prawiraatmaja, Wakil Menteri LHK Alue Dohong, dan Gubernur Bali Wayan Koster.

Kunjungan DTW Tanah Lot Ramai Pasca Dibuka Kembali

 

TABANAN – Pantaubali.com – Daya Tarik Wisata Tanah Lot Bali yang berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan mulai dikunjungi wisatawan. Manager Operasional Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot; Wayan Sudiana mengatakan setelah dibukanya tempat wisata itu, tercatat ada peningkatan kunjungan wisatawan domestik hingga mencapai 1.000 orang per hari.

“Sejak Rabu (8/09) pertama kali tempat wisata dibuka, wisatawan tercatat hanya 180-an, namun semakin hari semakin bertambah dan saat akhir pekan mencapai di atas 1.000 orang,” katanya.

Ia mengatakan sejak dibukanya DTW Tanah Lot, kunjungan didominasi dari kalangan domestik. Kata dia, hingga saat ini hanya beberapa wisatawan mancanegara yang datang ke DTW Tanah Lot.

“Selama berjalan, kunjungan terbanyak hari Minggu yang menyentuh angka 1.000 orang, kalangan wisatawan domestik, sementara untuk wisatawan mancanegara hanya ada beberapa yang memang sudah tinggal di Bali. Jika ditotal sejak dibuka hingga akhir September kemarin sebanyak 10.775 wisatawan yang sudah berkunjung, ujarnya..

Pada periode ini, DTW Tanah Lot mewajibkan setiap pengunjung mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk mengetahui sertifikat vaksin dan data Covid-19. Ia mengatakan jika dilihat dari luasan wilayah sebenarnya untuk DTW Tanah Lot bisa mencapai 5.000-an orang. Namun, jika dilihat dari batas maksimum aplikasi PeduliLindungi hanya bisa menampung 1.000 orang.

Selama berwisata ke Tanah Lot, kata dia, pengunjung diwajibkan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Kedua, pengunjung harus memindai barcode pada aplikasi PeduliLindungi. Hal ini bertujuan untuk mempermudah penelusuran dan juga memeriksa sertifikat vaksinasi dari pengunjung. Selain itu, selama berada di kawasan Tanah Lot, setiap protokol kesehatan tetap dipantau karena ada petugas yang keliling memantau di areal atas maupun areal pantai.

“Masker boleh dilepas hanya untuk ambil dokumentasi atau makan minum,” katanya.

Untuk tiket masuk di Tanah Lot Bali dibagi menjadi pengunjung Domestik dan Mancanegara. Untuk Domestik (Anak-anak Rp15.000 dan Dewasa Rp20.000). Sedangkan Mancanegara (Anak-anak Rp30.000 dan Dewasa Rp60.000).

Kunjungan Kerja ke Bali, Presiden Akan Tinjau Penanaman Mangrove hingga Venue G20

JAKARATA – Pantaubali.com – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini Jumat, 8 Oktober 2021, bertolak menuju Provinsi Bali, dalam rangka kunjungan kerja. Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 07.45 WIB.

Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Presiden Jokowi akan langsung menuju Taman Hutan Raya Ngurah Rai untuk meninjau pelaksanaan penanaman mangrove.

Setelahnya, Presiden diagendakan untuk memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Bali yang digelar di Gedung Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali.

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Presiden akan meninjau sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Pada tahun 2022 mendatang, Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah pertemuan akbar tersebut.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo dalam penerbangan menuju Provinsi Bali antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.(Rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden).

Dampingi Mendikbudristek, Wagub Cok Ace Ingatkan Program Pendidikan dan Pemerintah Harus Sejalan

BADUNG – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof.Dr.Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mendampingi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Anwar Makarim melakukan dialog terkait potensi pendidikan vokasi di Kampus Politeknik Negeri Bali- Jimbaran, pada Kamis (7/10).

Dalam kesempatan tersebut, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengapresiasi langkah Direktur PNB yang sangat visioner. Menurut Nadiem, di antara Politeknik Negeri se-Indonesia, hanya PNB yang mengusulkan Prodi SMK D2 Fast Track terbanyak.

“Kalau yang lain hanya dua, tiga. Ini delapan prodi, dan ini membuktikan pak direkur sangat nekat dalam arti positif,” ujar Nadiem.

Untuk itu, Nadiem berharap hal tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh dunia industri untuk menyerap SDM yang berkualitas. Disamping itu, Nadiem juga memberikan masukan kepada instansi vokasi baik SMK maupin Politeknik untuk mengasah kompetensi kepemimpinan pada anak didik, karena menurutnya jiwa kepemimpinan di dunia industri sangat oenting terutama dalam pemecahan masalah. Kedua, Nadiem berpesan agar melepaskan sekat-sekat antara prodi, menurutnya mahasiswa oerlu diberikan kesempatan untuk mencicipi disiplin ilmu dari konsentrasi yang dipilih karena dalam dunia industri memeliki variasi disiplin ilmu sangat penting dan menjadi nilai tambah.

Menanggapi hal itu, Wagub Cok Ace sangat berterimaksih atas perhatian yang diberikan oleh mendikbudristek kepada pendidikan vokasi di Bali, diharapkan Bali dapat menjadi role model dalam pendidikan vokasi di Indonesia.

Selanjutnya, Wagub Cok Ace menyampaikan di dunia pendidikan dan pemerintahan di Bali perlu juga ada keharmonisan dalam rangka bagaimana menyiapkan Sumber Daya Manusia dan pemerintahan kita sekarang (Bali) bagaimana ketergantungan terhadap pariwisata sangat tinggi.

“Pemerintah sekarang mendapatkan pembelajaran penting yang mana ketergantungan kita, Bali terhadap pariwisata yang sangat tinggi kita sadari PDRG (Produk Domestik Regional Bruto) itu 53 persen dari pariwisata. Namun demikian kita harus melihat sektor-sektor lain seperti pertanian sehingga kedepan kita tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata melainkan ada potensi lain yang memang membutuhkan SDM berkualitas,” kata Wagub Bali Cok Ace.

Selanjutnya, Direktur Politenik Negeri Bali I Nyoman Abdi menyampaikan bahwa Program SMK-D2 Fast Track juga sejalan dengan Visi  Gubernur Bali  “Nangun Sat Kerti Loka Bali” Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru, dimana pada misi ke 6 adalah mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi yaitu berkualitas dan berintegritas, bermutu, profesional dan bermoral.

“Saya harap dengan 8 prodi yang kita buka ini dapat menjadi harapan baru bagi anak-anak kita dalam menimpa ilmu pendidikan vokasi dan nantinya mampu bersaing dalam dunia industri,” tutupnya.

Gubernur Wayan Koster Dukung Pengembangan Pendidikan Vokasi Oleh Putera Sampoerna foundation

 

 

Denpasar – Pantaubali.com – Kualitas pendidikan merupakan hal penting karena sangat menentukan gerak laju pembangunan disuatu wilayah. Oleh karena itu, hampir diseluruh belahan dunia senantiasa berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan sebagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Demikian ditegaskan Gunernur Bali Wayan Koster saat menerima audensi Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy di kediaman Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Kamis (7/10).

“Salah satu komponen utama yang menentukan keberhasilan pendidikan adalah guru. Peran guru sangat menentukan keberhasilan belajar peserta didik, dimana keberhasilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran ditentukan oleh kompetensi yang dimiliki guru dan kemampuan yang dimiliki peserta didik,” cetus Gubernur Wayan Koster.

Langkah aktif yang dilaksanakan Putera Sampoerna Foundation mendukung Pemerintah Daerah dalam meningkatkan dan mempercepat pemerataan kompetensi guru SMA dan SMK beserta anak didiknya di Bali pun mendapat apresiasi dari Gubernur yang sebelumnya menjabat anggota DPR RI tiga periode ini.

“Hal ini selaras dengan apa yang menjadi visi misi Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Bali” dalam Mewujudkan Bali Era Baru. Melalui pendidikan vokasi, Kami berharap dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi khususnya sektor pariwisata yang paling terdampak pandemi Covid-19. Seperti diketahui pariwisata merupakan sektor yang berperan dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bali,” ujarnya.

Seperti disampaikan sebelumnya oleh Senior Director Putera Sampoerna Foundation Elan Merdy, bahwa Putera Sampoerna foundation siap mendukung program prioritas yang diselenggarakan Pemprov Bali khususnya sektor pendidikan. Dirinya pun memaparkan dukungan yang diberikan melalui program Teacher Learning Center (TLC) yang merupakan organisasi pembelajaran mandiri yang sistematis dan terstruktur yang dikelola oleh guru-guru terpilih di bawah pengawasan pemerintah daerah. TLC akan berfungsi sebagai center yang mampu merencanakan, mengembangkan dan menginisiasi program-program yang dibutuhkan serta memungkinkan guru untuk memiliki pengembangan profesional yang berkualitas. Melalui TLC guru-guru mendapatkan kesempatan untuk memperkuat profesionalisme mereka dan membangun jaringan guru dalam upaya menghasilkan guru yang kompeten untuk menciptakan lulusan sekolah yang tangguh.

“Program ini merupakan bentuk kelanjutan dari pembinaan sekolah dan guru melalui Lighthouse School Program yang sudah lebih dulu diimplementasi di Kintamani dan Singaraja. Melalui kerja bersama, Pemerintah, swasta dan masyarakat, saya yakin kita semua dapat mempercepat pemerataan kompetensi guru SMA dan SMK di Bali,” ungkapnya.

Audensi turut dihadiri Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali Wayan Budiasa, Head of Development and Program Putera Sampoerna Foundation Juliana, serta Head of Fundraising Putera Sampoerna Foundation Ida Bagus Gede Werdhi Putra.

Wagub Cok Ace Buka Rapat Monev Kegiatan Dekonsentrasi GWPP

 

 

BADUNG – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Dekonsentrasi Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) Tahun Anggaran 2021 yang berlangsung di Hotel Pullman, Kuta, Kamis (7/10/2021). Rapat monev GWPP yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri itu menghadirkan perwakilan unit kerja terkait dari seluruh provinsi. Menggunakan pola hybrid, sebagian hadir secara langsung dan yang lain mengikuti secara online dari kedudukan masing-masing.

Wagub Cok Ace dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan dan tugas perbantuan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota, presiden dibantu oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Hal ini merupakan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan di Daerah. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Gubernur dibantu oleh perangkat GWPP yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah beranggotakan 5 unit kerja yatu bidang pemerintahan, hukum dan organisasi, keuangan, perencanaan dan pengawasan. Disebutkan olehnya, Gubernur Bali telah melaksanakan amanat UU tersebut dengan membentuk perangkat GWPP Pemprov Bali yang telah melaksanakan tugas dan fungsinya membantu pelaksanaan tugas dan wewenang gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Pada bagian lain, Guru Besar ISI Denpasar ini juga menambahkan, pembangunan Bali memprioritaskan konservasi alam, manusia dan budaya sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Masih dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Dalam Negeri yang mengadakan pertemuan di Pulau Dewata. Hal ini tentunya memberi sumbangsih pada upaya pemulihan sektor pariwisata yang terpuruk karena terdampak pandemi Covid-19. Ditambahkan olehnya, saat ini jajarannya sedang mempersiapkan pembukaan Bali untuk wisatawan manca negara. Ia menginformasikan bahwa sebagian besar industri pariwisata di Bali telah dilengkapi sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability). Sertifikat CHSE memberi jaminan kepada wisatawan tentang pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementarian Dalam Negeri Safrizal ZA mengingatkan agar perangkat GWPP di tiap provinsi benar-benar membantu gubernur dalam melaksanakan tugasnya sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah. Dengan demikian, tugas tersebut akan dapat dilaksanakan dengan baik.

Bupati Tabanan Harapkan Pembangunan Pompa Hidram Meningkatkan Produktivitas Petani Tanguntiti

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka pengembangan fasilitas air di wilayah yang susah mendapatkan air, Kodam IX/Udayana bekerjasama dengan Pemprov Bali dan Pemkab Tabanan, bangun pompa hidram di Desa Tanguntiti, Selemadeg Timur, Tabanan. Pompa dengan kapasitas air 72 liter per detik tersebut secara khusus diresmikan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Kamis, (7/10) ditandai dengan pemotongan pita.

Turut mendampingi saat itu Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak M.Sc., Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Wirawan, S.E., dan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga. Nampak juga hadir saat itu jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Dipilihnya Desa Tanguntiti sebagai tempat untuk membangun Pompa Hidram pogram dari Kodam IX/Udayana wilayah Bali Nusra karena merupakan wilayah yang masih susah mendapatkan sumber air di Kabupaten Tabanan. Sehingga dengan dibangunnya pompa hidram ini kedepannya mampu dimanfaatkan dengan baik dan diharapkan bisa digunakan untuk sumber air bersih ataupun sumber pengairan untuk pertanian di Desa Tanguntiti. Demikian dikatakan oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak M.Sc., dalam sambutannya saat itu.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengucapkan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayanan dan seluruh jajaran karena telah membangun pompa hidram di Bali terutama di Kabupaten Tabanan. Ia mengatakan dengan adanya pompa ini pasti akan berdampak positif bagi masyarakat Desa Tanguntiti khusunya dalam sektor pertanian dan merupakan sesuatu yang luar biasa dalam mengatasi permasalahan air di Desa Tanguntiti.

Selaku Gubernur Bali, Ia mengakui sangat mendukung program ini, mengingat sumber air sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Ini menjadi program yang sangat berguna bagi kita semua untuk menyelesaikan masalah. Ini namanya Negara hadir untuk Rakyat yang nyata memecahkan masalah air yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita, terutama di Desa Tanguntiti,” ujar Gubernur Koster.

Senada dengan Gubernur Koster, Bupati Tabanan juga sangat berterimakasih kepada Pangdam IX Udayana atas dbangunnya pompa hidram ini di Desa Tanguntiti. Menurutnya hal ini merupakan sesuatu yang dinanti-natikan sejak lama oleh masyarakat sekitar, khususnya untuk pengairan pertanian. Untuk itu, Ia mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Pangdam IX/Udayana dan Gubernur Bali serta semua pihak terkait lainnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, pertanian adalah sektor penting pendukung perekonomian di Kabupaten Tabanan dimana mayoritas masyarakat Tabanan menggantungkan mata pencaharian di sektor pertanian. Apalagi di masa pandemi ini, pertanian tetap bertahan dan memberikan kontribusi yang besar bagi Kabupaten Tabanan. Diharapkan dengan adanya pompa dengan kapasitas air 72 liter per detik ini mampu meningkatkan produksi pertanian di Desa Tanguntiti, bahkan mampu dimanfaatkan dengan baik sebagai sumber air bersih bagi masyarakat sekitar.

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Kedua Korban Jatuh ke Laut di Perairan Buntan Karangasem

KARANGASEM – Pantaubali.com – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap korban I Wayan Koti Arta (53) warga Br. Dinas Banyuning, Kelurahan Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, yang dilaporkan jatuh dari perahu pada Rabu, (6/10).

“Kami kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan mengerahkan dua unit alut SAR laut diantaranya satu unit Rigid Inflatable Boat dari Basarnas dan satu unit Rubber Boat Dari BPBD Kabupaten Karangasem,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongab Karangasem, I Gst Ngurah Eka Wiadnyana.

Ngurah Eka menambahkan bahwa, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Karangasem, Dir Polairud Polda Bali, Polres Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, SPKKL Bakamla Bali, Pos AL Candidasa, Babinkamtibmas, Babinsa Bunutan, Kelompok Nelayan dan Masyarakat setempat, dibagi menjadi 3 SRU Laut (Search Rescue Unit).

“SRU pertama melakukan penyisiran ke arah tenggara sejauh 21 NM menggunakan Rigid Inflatable Boat 5,4 meter milik Basarnas. Sedangkan penyisiran SRU kedua menggunakan Rubber Boat dari BPBD Kabupaten Karangasem melaksanakan pencarian sejauh 2,7 NM ke arah timur dari bibir pantai.Ada juga SRU ketiga bergerak dari Pos Unit Siaga Basarnas di Nusa Penida Menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat 12 meter, bergerak menyisir dari nusa penida menuju arah utara sejauh 21 NM,” paparnya.

Disisi lain Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E.,M.AP. mengungkapkan bahwa penambahan pergerakan SRU dari nusa penida agar memudahkan pencarian terhadap korban.

“Dari aplikasi SAR MAPS yang kita gunakan kemungkinan korba  terbawa arus menuju arah tenggara karangasem, jadi kita tambahkan satu unit RIB untuk melakukan pencarian dari Nusa Penida.Syukur cuaca saat ini sangat mendukung, sehingga proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan berjalan lancar, semoga target segera ditemukan,” katanya.

Sembari Dirinya menambahkan, hingga saat ini upaya pencarian dan pertolongan masih berlan

Bupati Tabanan Apresiasi Pembangunan Wantilan Br. Pande dan Perbaikan Balai Banjar Br. Malkangin, Desa Dajan Peken, Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., mengapresiasi pembangunan wantilan yang dilakukan oleh masyarakat Banjar Adat Santhi Adnyana Banjar Pande, dan perbaikan Balai Banjar Eka Adnyana Malkangin, Desa Dajan Peken, Tabanan, Rabu, (6/10). Turut mendampingi saat itu, I Made Supartha selaku anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Made Rahayuni selaku anggota DPRD Tabanan, Sekda Tabanan, Kabag Kesra, Camat Tabanan, dan Bendesa Adat Kota Tabanan.

Dalam momentum itu, Bupati Sanjaya secara langsung meletakkan batu pertama Pembangunan Wantilan Banjar Adat Santhi Adnyana Br. Pande, selanjutnya melakukan peninjauan Balai Banjar Eka Adnyana Malkangin Desa Pakraman Kota Tabanan di Balai Banjar Eka Adnyana Malkangin, Desa Dajan Peken Tabanan.

Menurut Bupati Sanjaya, Pembangunan ini dikatakannya sangat luar biasa dan sangat sesuai dengan visi Kabupaten Tabanan. Setiap kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat apalagi dalam hal mewujudkan pembangunan di Kabupaten Tabanan sudah sepatutnya mendapat perhatian dari Pemerintah.

“Saya selaku Kepala Daerah, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh warga Banjar Adat Santhi Adnyana Banjar Pande, dan Banjar Eka Adnyana Malkangin, Desa Dajan Peken yang turut aktif mewujudkan pembangunan di Kabupaten Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya usai kegiatan.

Disamping itu, Bupati Sanjaya juga kagum dengan persatuan yang ditunjukan oleh kedua Banjar Di Desa Dajan Peken tersebut dalam mewujudkan pembangunan. Ia menegaskan, pemerintah sangat mendukung dan akan selalu bersama masyarakat untuk mewujudkan pembangunan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Apa yang perlu kita bantu, pasti kita bantu. Ditambah dengan bersatu dan penuh semangat gotong-royong, bersama-sama pasti kita mampu mewujudkan apa yang menjadi harapan kita bersama,” tegasnya.

Untuk itu, Bupati Sanjaya meminta agar persatuan ini tetap dipertahankan terlebih mampu ditingkatkan dan berharap selalu menunjukan sinergi yang baik dengan Pemerintah.

Tanpa masyarakat terlebih dalam situasi saat ini, mungkin pembangunan di Kabupaten tidak ada yang berjalan. Saya ada karena masyarakat, selaku Kepala Daerah dan pribadi, Saya mengucapkan terimakasih atas segala dukungannya selama ini,” imbuh Bupati Sanjaya.

Senada dengan Bupati Sanjaya, Klian Adat Banjar Pande I Wayan Westa, mewakili seluruh masyarakat Banjar Adat Santhi Adnyana Banjar Pande, mengatakan akan selalu mendukung dan bersinergi dengan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas perhatian baik dari segi moril dan materiil dari Pemkab Tabanan.