- Advertisement -
Beranda blog Halaman 80

Kabupaten Tabanan Kirim 34 Peserta ke Utsawa Dharma Gita Bali 2025

Pelepasan kontingen Kabupaten Tabanan ke Utsawa Dharma Gita (UDG) ke-32 tingkat Provinsi Bali 2025.
Pelepasan kontingen Kabupaten Tabanan ke Utsawa Dharma Gita (UDG) ke-32 tingkat Provinsi Bali 2025.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Dinas Kebudayaan resmi melepas kontingen Utsawa Dharma Gita (UDG) ke-32 tingkat Provinsi Bali tahun 2025.

Ajang ini menjadi bagian dari peringatan HUT Global ke-6 dan diharapkan menjadi momentum penting dalam upaya menjaga seni serta budaya yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan Hindu di Pulau Dewata.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Made Subagia, menjelaskan bahwa UDG tahun ini mengusung tema Jagat Kerthi Pramana Ning Bhawana yang berarti Pemuliaan Alam Semesta.

Tema tersebut, katanya, mencerminkan semangat masyarakat Bali dalam memuliakan alam sekaligus melestarikan nilai-nilai Dharma.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya menyiapkan generasi muda pendharmagita dan pendharmawacana yang berkarakter, berbudaya, dan mampu menjadi penerus peradaban Dharma di Bali,” ujar Subagia.

Lebih jauh, kegiatan UDG diharapkan mampu menjadi sarana pelestarian dan pemberdayaan dharmagita sebagai warisan budaya lokal.

Selain menumbuhkan sradha dan bhakti umat Hindu, ajang ini juga diharapkan memperluas wawasan sekaligus mempererat solidaritas serta kerukunan di tengah derasnya arus globalisasi.

Pelaksanaan UDG 2025 yang dijadwalkan berlangsung akhir Oktober mendapat dukungan penuh dari Pemkab Tabanan dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dukungan non-mengikat dari pihak swasta.

Sebanyak 34 peserta dari Kabupaten Tabanan akan berlaga pada 9 cabang lomba dengan 18 kategori, meliputi membaca sloka, kakawin, palawakya, geguritan, dharma wiwada, serta dharma wacana dalam bahasa Bali dan bahasa Inggris.

Para peserta telah mengikuti pembinaan intensif yang melibatkan tim Kabupaten, tim Provinsi, Widya Sabha Kabupaten Tabanan, dan Lembaga Pengembangan Dharma Gita.

Sebagai persiapan akhir, seluruh peserta menjalani gladi bersih pada 19 Oktober 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya turut memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para peserta yang akan membawa nama daerah ke tingkat provinsi.

“Saya merasa bangga melihat antusiasme dan talenta generasi muda Tabanan.

Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk membangun mental berkompetisi yang sehat dan menambah pengalaman berharga,” ujar Bupati Sanjaya.

Ia menegaskan, Pemkab Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang berorientasi pada pelestarian agama, adat, tradisi, seni, dan budaya, sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di era Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

“Seniman Tabanan tidak boleh mudah menyerah.

Berjuanglah dengan semangat puputan untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Selain kepada peserta, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, guru, dan orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka dalam mengembangkan potensi di bidang dharmagita.

“Semoga perjuangan anak-anak kita mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan Kabupaten Tabanan,” pungkas Sanjaya. (ana)

Pemkab Tabanan dan KPK Bahas Transparansi Pengelolaan Hibah Daerah Lewat Aplikasi e-Hibah

Pemkab Tabanan menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (22/10/2025) di Ruang Rapat Bappeda Tabanan.
Pemkab Tabanan menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (22/10/2025) di Ruang Rapat Bappeda Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (22/10/2025) di Ruang Rapat Bappeda Tabanan.

Pertemuan tersebut membahas mekanisme pemberian hibah masyarakat serta pemanfaatan aplikasi e-Hibah sebagai instrumen pengawasan internal Pemkab.

Perwakilan Direktorat Monitoring KPK, Hendra Teja menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan KPK dalam mencegah potensi kerawanan korupsi, khususnya dalam pengelolaan dana hibah.

“Kolaborasi berkelanjutan antara lembaga pengawasan dan pemerintah daerah menjadi kunci menciptakan tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan berintegritas,” ujar Hendra.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tabanan, I Wayan Adi Sastrawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan hibah masyarakat diatur melalui Peraturan Bupati Tabanan Nomor 47 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial.

“Hibah kepada masyarakat diberikan oleh Bupati melalui Bagian Kesra dengan dukungan sistem digital e-Hibah,” terang Adi Sastrawan.

Ia menambahkan, aplikasi e-Hibah berperan penting dalam memastikan proses pemberian hibah berlangsung tertib, efisien, dan transparan. Sistem daring tersebut memungkinkan setiap usulan hibah dipantau secara real-time, sekaligus mencegah adanya pemberian hibah berulang kepada kelompok masyarakat yang sama.

“Output dari sistem ini berupa register hibah, yang menjadi dasar pengendalian dan pelaporan agar seluruh proses sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Adi Sastrawan juga menjelaskan, perencanaan hibah di Kabupaten Tabanan disusun berdasarkan tiga komponen utama, yakni perencanaan pemerintah daerah, permohonan masyarakat, serta pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Selain itu, aspirasi masyarakat kerap diserap langsung melalui kegiatan lapangan maupun audiensi bersama Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, KPK memberikan masukan agar sistem e-Hibah dapat diintegrasikan dengan sistem perencanaan dan pengawasan lain di lingkungan pemerintah daerah.

Hal ini, menurut Hendra Teja, akan memperkuat efektivitas sekaligus memperluas lapisan pengawasan digital dalam pengelolaan hibah.

Menanggapi hal itu, Adi Sastrawan menyambut positif rekomendasi yang diberikan.

“Masukan dari KPK menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Integrasi sistem pengawasan digital akan memperkuat checks and balances di tingkat daerah, memastikan tidak ada celah dalam tata kelola hibah, serta membangun budaya birokrasi yang semakin transparan dan tangguh terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan,” pungkasnya. (ana)

Bobol Enam Toko di Denpasar Selatan, Pencuri Asal Cirebon Ditembak Polisi

Petugas Polsek Denpasar Selatan menggiring CH, pelaku pencurian dengan pemberatan yang beraksi di enam lokasi berbeda di wilayah Denpasar Selatan.
Petugas Polsek Denpasar Selatan menggiring CH, pelaku pencurian dengan pemberatan yang beraksi di enam lokasi berbeda di wilayah Denpasar Selatan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang pria berinisial CH (27) asal Cirebon yang dikenal sebagai spesialis pembobol toko di wilayah Denpasar Selatan akhirnya dilumpuhkan polisi. Petugas Unit Opsnal Polsek Denpasar Selatan terpaksa menembak betis kanannya lantaran pelaku berusaha kabur saat hendak diamankan.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga menjelaskan, pelaku diketahui telah melakukan serangkaian aksi pencurian di sedikitnya enam toko dan kafe di wilayah Denpasar Selatan sejak September hingga Oktober 2025. Total kerugian dari seluruh kejadian diperkirakan mencapai Rp300 juta.

“Ada enam laporan polisi terkait aksi pelaku, di antaranya di Zaen Gym Store, Loading Café, JFC Store, Kanss Laundry, dan Kedai Kopi Belikopi,” ungkap AKP Agus, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, setelah dilakukan penyelidikan mendalam, identitas pelaku berhasil diketahui. Tim opsnal kemudian bergerak dan berhasil menangkap CH di tempat kosnya di kawasan Pemogan pada Sabtu (18/10/2025). Namun, saat hendak diamankan, pelaku mencoba melarikan diri meskipun sudah diberi tembakan peringatan.

“Karena tetap berusaha kabur, terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan ke betis kanan. Setelah itu, pelaku langsung kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” terang AKP Agus.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang hasil curian dan alat yang digunakan pelaku untuk membobol toko. Dari hasil pemeriksaan, CH mengaku beraksi seorang diri dengan cara merusak pintu kaca atau gembok menggunakan obeng dan kunci inggris.

Barang bukti yang diamankan di antaranya jaket cokelat muda, celana panjang putih, tas ransel hitam, topi bertuliskan LA, obeng, serta dua kunci inggris. Polisi juga menyita berbagai barang hasil curian seperti kamera Sony A6600 dan A7C II, Huawei MatePad, Apple Watch, parfum Hermes dan Givenchy, tas dan dompet bermerek LV, Prada, serta Michael Kors, juga jam tangan dan sepatu bermerek.

Sebagian barang hasil curian diketahui telah dijual, dan uangnya digunakan pelaku untuk membeli sepeda motor Honda CBR dan ponsel Samsung S24+, yang kini juga disita sebagai barang bukti.

“Pelaku mengaku melakukan pencurian karena faktor ekonomi. Uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tambah AKP Agus.

Atas perbuatannya, CH dijerat Pasal 363 ayat (2) juncto Pasal 65 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

“Kami masih melakukan pendalaman kemungkinan adanya lokasi kejadian lain, karena pelaku cukup lihai dan sering berpindah-pindah tempat. Kami juga mengimbau pemilik toko maupun kafe agar memperkuat sistem keamanan, terutama pemasangan CCTV,” tutup Kapolsek Denpasar Selatan. (ana) 

Diskop Badung Dorong Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Barber

Pelatihan jasa potong rambut oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung, Senin (20/10/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dalam upaya mendorong tumbuhnya wirausaha baru di bidang jasa potong rambut atau barber, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung menggelar Pelatihan Barber UMKM Badung 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala DiskopUKMP Badung, A.A. Ngurah Raka Sukadana, SP. M.Si., bertempat di Ruang Rapat Cempaka, Dinas Koperasi UKMP, Puspem Badung, Senin (20/10/2025).

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari, dari tanggal 20 hingga 24 Oktober 2025 ini diikuti 25 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro dan calon wirausaha di Kabupaten Badung.

DiskopUKMP turut menghadirkan Bliss Barbershop sebagai narasumber dalam memberikan pelatihan teknis pemangkasan rambut. Plt. Kepala DiskopUKMP Badung, A.A. Ngurah Raka Sukadana menjelaskan, bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis dan kemampuan membuka peluang kerja maupun usaha baru di bidang barbershop.

“Kami ingin peserta tidak hanya memiliki kemampuan dasar memotong rambut, tetapi juga mampu melihat peluang bisnis dari keahlian yang mereka miliki,” jelasnya.

Ia menambahkan, peluang usaha barbershop masih sangat besar.

Hampir di setiap desa, barbershop selalu ramai pelanggan, bahkan sering terjadi antrean panjang.

“Ini menunjukkan bahwa usaha barber memiliki prospek jangka panjang yang menjanjikan dan profit yang cukup baik,” ujarnya.

Dinas Koperasi UKMP juga berkomitmen memberikan dukungan berkelanjutan bagi peserta yang ingin membuka usaha barbershop, termasuk dari sisi pembiayaan melalui program Sidi Kumbara yang diperuntukkan bagi UMKM dan calon wirausaha di Kabupaten Badung. Menurut Raka Sukadana, para peserta yang mengikuti kegiatan ini sebagian besar belum memiliki usaha.

Namun, antusiasme mereka sangat tinggi karena melihat besarnya peluang bisnis barbershop yang dapat digeluti oleh semua kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa.

“Melihat semangat peserta, kami berencana mengadakan pelatihan serupa tahun depan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap masyarakat semakin terdorong untuk mengembangkan kemampuan di bidang jasa potong rambut serta mampu menciptakan lapangan kerja baru di daerahnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat wirausaha masyarakat. Selain itu, keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini tidak hanya menjadi keahlian pribadi, tetapi juga dapat membuka peluang kerja bagi orang lain,” tutup Raka Sukadana. *(jas)*

Hadiri Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, Koster Dorong Bali Lebih Eksis dan Berdaya Saing

Gubernur Bali Wayan Koster.
Gubernur Bali Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster berkomitmen untuk menjadikan Bali tetap eksis dan berdaya saing hingga masa mendatang.

Maka Bali yang dihuni oleh jutaan warga heterogen bisa ini bertahan dengan sumber daya alam yang dimiliki, terutama untuk kebutuhan pangan yang bersifat primer.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, Gubernur Koster Sampaikan Perekonomian Bali di Bangun dari Bawah, di Hyatt Regency Sanur, Senin (20/10/2025).

“Secara global Bali hingga saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan primer, terutama pangan dari sumber daya yang dimilikinya, seperti beras, umbi – umbian, bawang merah, cabai, sayur mayur, coklat dan kopi, kecuali bawang putih.

Karena bawang putih yang diproduksi lokal Bali, sekalipun memiliki rasa yang lebih kuat, namun terganjal dengan harga jual yang lebih mahal, sehingga bawang putih import hingga saat ini masih mendominasi pasar.

Ini yang membuat petani Bali belum menanam sendiri di tanahnya”, ungkap Gubernur Koster.

Untuk itu, Gubernur Koster mengajak semua membenahi daya saing kualitas bahan pangan.

Bali saat ini juga sedang bertumbuh memanfaatkan sandang lokal, khususnya pakaian yang terbuat dari kain tenun tradisional berupa endek dan songket.

Hal ini harus terus didukung agar perekonomian Bali dapat terus berputar dan berada di posisi aman.

Dimana bahan sandang dan bahan pokok pangan di hasilkan oleh orang Bali sendiri, digunakan/ dimanfaatin oleh orang Bali juga.

“Hal ini tentu akan memberikan upaya yang positif dan masif bagi perkembangan perekonomian kreatif di Bali,” ujarnya.

Meskipun tak mudah. Karena ada beberapa tantangan dan permasalahan yang harus diselesaikan.

Seperti alih fungsi lahan sawah yang terus meningkat, kapasitas infrastruktur dan transportasi publik yang belum memadai serta terdapat tindakan penodaan tempat suci yang masih sering terjadi.

Gubernur Koster menyampaikan optimis akan mampu membangun Bali melalui visinya “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Era Baru 100 tahun kedepan, dengan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama bali yang sejahtera dan bahagia baik secara sekala maupun Niskala.

Ditambahkannya, untuk mewujudkan Bali yang berkarakteristik dan kuat dengan sumberdayanya, pembangunan Bali akan dilakukan dalam satu kesatuan wilayah, yakni 1 Pulau, 1 Pola dan 1 Tata Kelola demi nindihin gumi Bali.

Deputi Komisioner Hubungan Internasional Anti Pencucian Yang dan Pencegahan Pendaan Terorisme (APU PPT) Bambang Mukti Riyadi yang hadir langsung pada kesempatan ini, menyampaikan bahwa OJK sebagai industri keuangan bisa optimal melaksanakan fungsi penggerak ekonomi kreatif di tengah masyarakat, baik itu di sektor perkebunan, peternakan dan pertanian.

Untuk mewujudkan ekonomi kreatif yang mampu menjadi energi perputaran perekonomian masyarakat, pihaknya secara bersinergi, berkolaborasi dan berkoordinasi dengan kemitraan terpadu daerah dan tim percepatan akselerasi ekonomi daerah tergabung dalam Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, untuk mewujudkan ekonomi kreatif sebagai pilar pengembangan ekonomi daerah. (rls)

SMAN 1 Kediri Lolos Kompetisi Futsal Nasional

Tim futsal SMAN 1 Kediri, Tabanan (BAKTA) menjuarai Champions Wonder Futsal Series Region Bali 2025 dan akan bertanding di Jakarta mewakili Bali.
Tim futsal SMAN 1 Kediri, Tabanan (BAKTA) menjuarai Champions Wonder Futsal Series Region Bali 2025 dan akan bertanding di Jakarta mewakili Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim futsal SMAN 1 Kediri, Tabanan (BAKTA), akan mewakili Provinsi Bali dalam ajang Champions Wonder Futsal Series Region Bali 2025 yang digelar di Jakarta.

Rombongan akan berangkat pada 27 Oktober dan mulai berlaga dari 28 Oktober hingga 1 November 2025. Sebanyak 15 pemain bersama seorang pelatih akan mengikuti kompetisi tersebut setelah berhasil menjadi wakil Bali dalam babak penyisihan regional.

Keberangkatan tim ini juga didukung oleh orang tua siswa yang ikut mendampingi secara swadaya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kediri I Nyoman Purwanta menyampaikan, keikutsertaan tim futsal sekolahnya di tingkat nasional ini bukan semata untuk mengejar kemenangan, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan memperluas wawasan para siswa.

“Kami berharap anak-anak dapat bermain maksimal. Target kami bukan semata juara, tetapi agar mereka mendapatkan pengalaman berharga dan semangat sportivitas,” ujar Purwanta.

Salah satu pemain, I Gusti Made Candra Andika Putra, siswa kelas XII, mengaku telah menjalani latihan intensif menjelang keberangkatan.

Nantinya, Bali akan menghuni Grup A Champions Wonder Futsal Series 2025 bersama perwakilan Lampung, Banjarmasin dan Bogor.

“Latihan sudah kami lakukan secara intensif. Tahun ini kami ingin mencari pengalaman sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Remaja yang akrab disapa Wah Ade ini menambahkan, tahun sebelumnya tim futsal BAKTA sebenarnya sempat lolos ke tingkat nasional pada event yang berbeda.

Namun, urung berangkat karena kendala teknis dari panitia. Kini, kesempatan kedua ini menjadi motivasi baru bagi tim untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di kancah nasional.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, turut memberikan apresiasi dan dukungannya kepada tim BAKTA.

“Kami bangga atas prestasi siswa-siswa SMAN 1 Kediri yang berhasil mengharumkan nama Tabanan dan Bali.

Semoga anak-anak dapat bermain dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa pengalaman berharga untuk masa depan,” ujar Bupati Sanjaya.

Dengan dukungan penuh dari sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah, tim futsal SMAN 1 Kediri diharapkan dapat menampilkan permainan terbaik dan menjadi inspirasi bagi pelajar Tabanan lainnya untuk terus berprestasi. (ana)

Kasus DBD di Tabanan Turun Drastis

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan Ida Bagus Surya Wira Andi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan Ida Bagus Surya Wira Andi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menjelang akhir Oktober 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan dibanding awal tahun.

Berdasarkan data, lonjakan kasus hanya terjadi pada Januari dan Maret 2025, masing-masing sebanyak 108 kasus dan 104 kasus.

Sementara pada September tercatat hanya 12 kasus, dan hingga Oktober 2025 tidak ditemukan kasus DBD baru di wilayah Tabanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, ketika dikonfirmasi pada Selasa (21/10/2025) menyampaikan apresiasinya atas kerja sama seluruh pihak yang turut mendukung upaya pengendalian DBD, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, tren penurunan kasus ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DBD semakin meningkat, terutama dalam menjaga kebersihan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Kasus DBD di Tabanan terus menurun. Ini menjadi hasil dari kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Namun, kami tetap mengimbau agar kewaspadaan tidak menurun, karena penyakit ini dapat muncul kembali bila lingkungan tidak dijaga dengan baik,” ujar dr. Surya Wira Andi.

Lebih lanjut, pihaknya mengingatkan agar masyarakat tetap melakukan langkah pencegahan melalui gerakan 3M Plus yaitu menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air, serta menabur larvasida pada tempat-tempat berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Meski kasus DBD menurun, Dinas Kesehatan Tabanan juga menyoroti meningkatnya potensi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di masa pancaroba. Perubahan suhu dan kelembapan yang tinggi disebut dapat menurunkan daya tahan tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi.

“Musim pancaroba adalah masa yang sangat sensitif terhadap perubahan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat Tabanan diharapkan lebih waspada dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan agar terhindar dari ISPA,” tegasnya.

Wira Andi juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak konsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah penularan penyakit.

Pihaknya berkomitmen terus memperkuat layanan promotif dan preventif kesehatan melalui sosialisasi, edukasi, dan monitoring di seluruh wilayah Tabanan.

Dengan tren positif penurunan kasus DBD ini, Dinas Kesehatan berharap masyarakat tetap konsisten menjaga pola hidup bersih dan sehat agar Kabupaten Tabanan dapat terbebas dari penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut. (ana)

Zainur Dipromosikan ke Kajati Papua Barat, Kajari Tabanan Baru Pernah Tangani Korupsi Rp300 Miliar

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan, Zainur Arifin Syah.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan, Zainur Arifin Syah.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Di tengah prestasi luar biasa yang baru saja diraih yakni penetapan tiga tersangka atas kasus tindak pidana korupsi pengadaan beras ASN oleh mantan Perumda Kabupaten Tabanan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan yakni Zainur Arifin Syah mendapat promosi jabatan.

Zainur yang sudah menjabat selama 1 tahun 4 bulan resmi dipromosikan sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat berdasarkan Surat Keputusan Nomor KEP-IV-1425/C/10/2025 terhitung mulai tanggal 13 Oktober 2025. Ia akan digantikan oleh Dr. Arjuna Meghanada Wiritanaya, SH, MH, yang saat ini sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pahuwato, Gorontalo.

Ketika dikonfirmasi pada Selasa (21/10/2025), Zainur pun membenarkan promosi jabatannya tersebut. Rabu besok menjadi hari terakhirnya berkantor di Kejari Tabanan.

“Saya mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Pemulihan Aset di Kejaksaan Tinggi Papua Barat. Posisi jabatan ini tergolong baru, namun saya siap ditugaskan dan bekerja sebaik mungkin,” ujarnya.

Sebelum menjabat sebagai Kajari Tabanan, pria kelahiran Rokan Hilir tahun 1978 itu sempat menjabat posisi yang sama di Kejari Bengkalis selama 1 tahun 9 bulan. Namun jauh sebelum itu, ia sudah memiliki sepak terjang yang sangat luar biasa. Ia memulai karirnya sebagai jaksa sejak 2006 di Kejari Tanjung Pinang selama 1 tahun 4 bulan. Setelah itu, ia menempati berbagai posisi jabatan yang strategis.

Selama menempati posisi sebagai Kajari Tabanan, pria kelahiran Rokan Hilir tahun 1978 itu mengukir sejumlah prestasi yang luar biasa. Seperti membuat terobosan penyelesaian barang sitaan tilang. Terobosan ini pun akhirnya diadopsi oleh Kejaksaan Agung RI.

Terobosan lain yakni penyelesaian perkara pidana dan perdata dengan cara penggabungan sehingga proses penyelesaian perkara lebih mudah dan efisien. Setidaknya ada dua perkara yang berhasil diselesaikan dengan sistem tersebut.

Prestasi lainnya yakni pembubaran Yayasan Bali Luwih, berlokasi di Desa Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang tersandung kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam hal ini jual beli bayi yang dilakukan pendiri Yayasan.

Baru-baru ini, Kejari Tabanan juga menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan beras Perumda Dharma Santhika Kabupaten Tabanan tahun 2020-2021 dengan total kerugian negara mencapai Rp1,85 miliar. Ketiga tersangka yakni IPSD selaku Direktur Umum Perumda Dharma Santhika periode 2017-2021, IKS selaku Ketua DPC Perpadi Tabanan, dan IWNA selaku Manajer Unit Bisnis Ritel Perumda Dharma Santhika.

Kemudian, program baru yang akan diluncurkan yakni pemberdayaan potensi desa-desa di Tabanan melalaui kerja sama dengan BUMD sebagai bentuk implementasi program Asta Cita dari Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Kami juga sedang melakukan penyidikan dua kasus baru. Sekarang prosesnya masih dalam tahap perhitungan kerugian,” tambah Zainur.

Sementara itu, ditelusuri lebih dalam, sosok pengganti Zainur yakni Dr. Arjuna ternyata memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam menangani kasus besar di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau bahkan di Kejaksaan Agung RI.

Saat menduduki posisi sebagai Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkalis pada tahun 2013 pernah menangani skandal mega korupsi terbesar yang menyeret Pemerintah Kabupaten Bengkalis, DPRD Bengkalis dan perusahaan PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) senilai Rp300 miliar untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap di kecamatan Bukit Batu dan Pinggir, Bengkalis.

Dr. Arjuna akan resmi menjalankan tugas sebagai Kajari Tabanan per 31 Oktober 2025 nanti melalui proses serah terima jabatan.

Meskipun kepemimpinan berganti, Zainur menegaskan, mekanisme penyelesaian tugas dan tanggung jawab tetap berjalan sesuai aturan yang telah berlaku.

“Banyak hal yang mungkin belum bisa saya penuhi selama bertugas di Tabanan, tapi mudah-mudahan kekurangan itu nantinya bisa dipenuhi oleh pengganti saya nantinya,” pungkas Zainur. (ana) 

Bupati Adi Arnawa Terima Entry Meeting BPK Perwakilan Bali Harapkan Mampu Tingkatkan SDM Dalam Optimalisasi Pajak Daerah

Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba menerima entry meeting Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (21/10).
Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba menerima entry meeting Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (21/10).

PANTAUBALI.COM – BADUNG Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB Surya Suamba menerima entry meeting Tim Pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (21/10).

Tim BPK yang dipimpin langsung Ketua Perwakilan BPK RI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira tersebut akan melakukan pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan pajak daerah dan retribusi daerah serta lain-lain pendapatan yang sah tahun 2024 sampai dengan triwulan III tahun 2025 pada Pemkab.

Badung dan Instansi terkait lainnya. Bupati Adi Arnawa atas nama Pemkab Badung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pemeriksaan Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Bali, terutamanya berkaitan dengan pengelolaan pajak dan retribusi daerah di Badung.

“Tentunya pemeriksaan ini sangat kami harapkan. Karena saat ini kami sedang berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor pajak.

Mudah-mudahan melalui pembinaan dan tuntunan dari Tim BPK, Instansi pengampu akan banyak belajar dan mampu meningkatkan SDM terutama dalam upaya optimalisasi pajak dan retribusi daerah di Badung,” terangnya.

Ditambahkan pula, dalam upaya optimalisasi pajak, Pemkab Badung tengah melakukan pendataan potensi pajak oleh tim Terpadu Optimalisasi Pajak Daerah (TOPD).

Dari pendataan ini diharapkan dapat diketahui berapa idealnya potensi pajak di Badung dan mengetahui kualitas dari wajib pajak.

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Badung untuk kegiatan entry meeting pemeriksaan ini.

Dikatakan bahwa pemeriksaan terinci ini termasuk dalam pemeriksaan tematik nasional yang harus diselesaikan dalam 2 (dua) tahap yaitu pemeriksaan pendahuluan dan pemeriksaan terinci.

Pemeriksaan terinci merupakan lanjutan dari pemeriksaan pendahuluan yang telah dilaksanakan sebelumnya dan pemeriksaan terinci dilaksanakan selama 35 hari, mulai 14 Oktober hingga 17 November 2025 nanti.

Tujuan pemeriksaan ini adalah desentralisasi fiskal yaitu peningkatan kapasitas fiskal daerah agar daerah dapat mendanai sendiri urusan pelayanan publik yang diselenggarakannya.

Selain itu untuk menilai pengelolaan keuangan apakah sudah sesuai UU No. 1 Tahun 2022, dimana pemerintah daerah berkewajiban melakukan pengelolaan keuangan daerah secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel, termasuk atas perencanaan dan penyusunan anggaran pendapatan. (rls)

Pemotor Tewas Usai Hantam Mobil Pikap di Jalur Denpasar-Singaraja

Kondisi mobil pikap yang terlibat kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar–Singaraja, termasuk wilayah Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Kondisi mobil pikap yang terlibat kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar–Singaraja, termasuk wilayah Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Honda Vario dan mobil pikap Daihatsu terjadi di Jalan Nasional Denpasar–Singaraja, termasuk wilayah Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Insiden kecelakaan mau itu terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.

Akibatnya, pengendara sepeda motor bernama Hendri Mardiyansah (21), warga Lombok Timur, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSU Semara Ratih Luwus. Sementara penumpangnya, Lusi Rahmawati (26), warga Cirebon, mengalami luka serius di tangan dan kaki.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata menjelaskan, kecelakaan berawal saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DR 6985 ZO yang dikendarai kHendri datang dari arah utara (Singaraja) menuju selatan (Denpasar).

“Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor diduga mengambil haluan ke kanan melewati marka jalan saat mendahului kendaraan di depannya. Dari arah berlawanan datang mobil pikap Daihatsu bernomor polisi DK 8171 UD sehingga terjadi tabrakan depan-depan,” ujar Berata saat dikonfirmasi Selasa (21/10/2025).

Benturan keras membuat Hendri dan penumpangnya terjatuh ke badan jalan. Hendri mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara pengemudi pikap, Gede Feri Kartika (19), warga Buleleng, selamat dan tidak mengalami luka.

Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan. Sepeda motor Honda Vario rusak berat di bagian depan, sementara mobil pikap Daihatsu mengalami kaca depan retak dan spion kanan patah. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp12 juta.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (ana)