- Advertisement -
Beranda blog Halaman 798

Gubernur Koster dan Wagub Cok Ace Menerima Kunjungan Dubes Negara Uni Eropa Untuk Indonesia

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menerima audensi Duta Besar Negara Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (Soma Wage, Medangsia) 29 Nopember 2021.

Gubernur Bali, Wayan Koster yang juga didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Wayan Jarta dan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Cok Bagus Pemayun dihadapan Vincent Piket menjelaskan penanganan Pandemi Covid -19 di Provinsi Bali.

“Saat ini kondisi Bali sudah membaik, penyebaran Covid – 19 sudah melandai secara konsisten dan stabil pada angka yang cukup nyaman. Tingkat kesembuhannya cukup tinggi mencapai 96,3%, dengan kasus aktif berkurang secara drastis dikisaran 2 digit. Termasuk juga yang meninggal sekarang sudah turun, bahkan tidak ada lagi yang meninggal, selalu dibawah 5 kasus. Sementara itu, kasus aktif komulatif yang tercatat hingga saat ini tersisa 150 orang, 90 orang dirawat di RS, sisanya isolasi terpisah,” jelas Gubernur Bali seraya mengatakan antusias masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi juga sangat tinggi.

Tercatat dari total jumlah masyarakat Bali yang harus mendapat vaksinasi sejumlah 3,4 juta penduduk, saat ini telah melampaui target, dimana sebanyak 101% telah mengikuti vaksinasi tahap pertama, dan sebanyak 88% telah mengikuti tahap kedua. Sehingga sudah tercapai herd immunity (kekebalan kelompok, red) di masyarakat dan ini membuat penyebaran pandemi pun terkendali.

Dengan perkembangan penanganan pandemi yang sudah semakin baik, Bali pun sudah dalam kondisi aman dan nyaman untuk dikunjungi. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan domestik, yang mencapai lebih dari 20 ribu orang datang ke Pulau Dewata, baik melalui jalur laut maupun udara. Begitu pula aktivitas dan perekonomian masyarakat Bali pun menjadi semakin menggeliat.

Kondisi tersebut menurut Gubernur Bali jebolan ITB ini diharapkan dapat tetap terjaga terus, sehingga tidak terjadi lagi lonjakan kasus seperti sebelumnya yang berlanjut hingga bulan Juli Agustus 2021. Mengingat lonjakan kasus aktif memberikan dampak drastis pada ekonomi masyarakat Bali yang bertumpu pada sektor pariwisata, dimana kontraksi ekonomi-nya mencapai 9,37%, atau terdalam dan terparah di Indonesia.

Oleh karena itu, Kami di Bali berusaha terus menjaga perkembangan pandemi tetap stabil, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat baik menggunakan masker, menjaga jarak dan sebagainya. Saya juga mengajak masyarakat untuk secara partisipatif dan tertib mentaatinya, mulai dari anak anak hingga manula agar tetap tertib menggunakan masker, jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Penerapan Prokes secara disiplin terus Kami sampaikan, agar kondisi Bali tetap stabil dari penyebaran pandemi. Hal ini dikarenakan Bali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Presidensi KTT G20 pada tahun 2022 mendatang.

“Bali mendapat pesan secara khusus dari Presiden RI, Joko Widodo agar bisa menjaga situasi pandemi dan tidak terjadi lagi lonjakan kasus aktif Covid-19,” kata mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini seraya berdoa pelaksanaan KTT G20 di Bali berjalan dengan lancar dan menjadi momentum pemulihan pariwisata dan ekonomi Bali.

Terkait pembukaan pariwisata mancanegara untuk 19 negara, Gubernur Bali menyatakan bahwa saat ini memang belum ada respon yang signifikan dari para wisatawan asing. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya kebijakan dari negara masing-masing yang masih mengamati perkembangan pandemi.

Kami sudah mengupayakan agar tidak ada karantina bagi wisatawan yang berkunjung, cukup berdasarkan hasil Swab PCR negatif. Tapi Pemerintah Pusat memiliki pandangan berbeda, dan mengeluarkan kebijakan untuk tetap mengikuti karantina selama 3 hari dari awalnya 5 hari, ungkap orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Lebih lanjut, Gubernur Koster dihadapan Duta Besar Negara Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket memaparkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju Bali Era Baru dengan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali yang mencakup tiga aspek utama yakni alam, krama dan kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang berakar dari kearifan lokal Sad Kerthi.

Berbagai kebijakan yang mendukung pemulihan alam Bali beserta isinya, baik di dalam menjaga, memelihara dan melestarikan alam agar tetap harmonis, disebutkan Guberrnur Bali, Wayan Koster bahwa saat ini telah ada regulasi di Pulau Dewata lebih dari 40 Peraturan Daerah (Perda) dan 25 Peraturan Gubernur (Pergub) yang telah diterbitkan.

“Perda dan Pergub Bali yang diterbitkan untuk menjaga keharmonisan alam Pulau Dewata ini hadir disaat Saya dilantik menjadi Gubernur Bali bersama pasangan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati,”jelasnya yang disambut dengan baik oleh Duta Besar Negara Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket.

Mengakhiri pertemuannya, Gubernur Koster mengharapkan kerjasama yang konkrit bisa terjalin dengan baik yang saling menguntungkan antara Uni Eropa dengan Bali.

Setelah event KTT G20 usai, Kami mohon dukungan penuh dari Uni Eropa dalam upaya pemulihan Bali dari dampak pandemi, pungkasnya.

Sebelumnya, Dubes Uni Eropa, Vincent Piket menyampaikan apresiasi atas penanganan pandemi Covid-19 di Bali yang semakin efektif, dan melihat secara langsung perkembangan meningkatnya kunjungan wisatawan domestik.

“Saya pun memandang perlu adanya prinsip kehati-hatian di dalam membuka gerbang wisatawan mancanegara, mengingat prioritas event besar G20 akan dihelat di Bali,” kata Vincent Piket seraya memberikan informasi bahwa perspektif negara- negara Uni Eropa terhadap pandemi memang banyak ketidakpastian, terutama adanya info tentang gelombang 3 dan 4, termasuk di negara Kami saat ini juga sedang mengantisipasi virus yang berasal dari Afrika Selatan. Jadi pengalaman yang Kami perhatikan di luar negeri banyak terjadi lonjakan kasus pada orang-orang yang belum menerima vaksinasi.

Mendengar kebijakan yang berpihak kepada pelestarian alam Bali beserta isinya, Vincent Piket menyatakan ketertarikannya terhadap kebijakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai yang telah diterbitkan Gubernur Bali, Wayan Koster.

“Untuk itu, Saya menyampaikan keinginan untuk menjalin kerjasama terkait dengan kebijakan tersebut. Karena kebijakan-kebijakan yang diterbitkan di Bali sangat memihak terhadap alam dan lingkungan. Jadi Kami sangat mengapresiasinya, terutama kebijakan pengurangan sampah plastik sekali pakai,” pungkasnya.

Aksi Sosial PAKIS Bali Bantu Korban Bencana di Karangasem dan Bangli

KARANGASEM – Pantaubali.com – Pasikian Paiketan Krama Istri (PAKIS) Desa Adat Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial untuk meringankan beban masyarakat korban bencana gempa bumi dan tanah longsor di dua wilayah, yaitu Kabupaten Karangasem dan Bangli, Selasa (30/11). Dalam aksi sosial kali ini, PAKIS Bali menyerahkan bantuan berupa 2,5 ton beras di dua lokasi.

Khusus untuk Kabupaten Bangli, kegiatan juga mendapat support 2 ton beras dari BPBD Provinsi Bali yang merupakan bantuan para donator. Untuk di wilayah Kabupaten Karangasem, penyerahan bantuan beras secara simbolis oleh Manggala Utama PAKIS Bali Ny. Putri Suastini Koster kepada Plt. Kalaksa BPDB Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki Ngurah dilaksanakan di Kantor Desa Ban, Kecamatan Kubu. Sedangkan untuk wilayah Bangli, bantuan beras diterima secara simbolis oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Bangli I Ketut Gede Wiredana disaksikan Manggala Utama PAKIS Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Bangli.

Dalam kata sambutannya di dua lokasi penyerahan bantuan, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan menjelang akhir tahun ini merupakan bentuk kepedulian PAKIS Bali terhadap krama yang tertimpa musibah. Sebab dalam program kerjanya, PAKIS Bali tak semata hanya fokus pada penguatan adat dan budaya, namun juga turut serta berperan aktif mendukung program pemerintah di bidang sosial. Ditambahkannya, bencana gempa bumi yang disusul terjadinya tanah longsor di Karangasem dan Bangli memang telah cukup lama berlalu.

Namun bukan berarti masyarakat yang menjadi korban gempa dan tanah longsor sudah pulih sepenuhnya dan tak membutuhkan lagi bantuan. Bantuan masih sangat dibutuhkan korban bencana, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Ny. Putri Koster berharap, bantuan sosial yang digalang dari para donator mampu meringankan beban masyarakat terdampak, terlebih pada situasi pandemi Covid-19.

“Kami turun untuk mengetahui kondisi masyarakat. Dengan rasa saling memiliki tanggung jawab meringankan beban mereka, maka setiap ujian yang menerpa akan dapat kita lalui,” ucap Ny. Putri Koster yang didampingi Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali I GAK Kartika Jaya Seputra.

Dari laporan yang diperoleh dari BPBD setempat, krama yang kehilangan tempat tinggal saat ini masih membutuhkan uluran tangan. OPD terkait memang telah memohonkan bantuan untuk pembangunan kembali rumah mereka, tapi menurutnya itu akan membutuhkan waktu dan biaya yang tak sedikit. Oleh sebab itu, ia mengetuk hati para dermawan untuk mengulurkan tangan agar rumah korban gempa dan tanah longsor bisa segera dibangun.

Di sela-sela pelaksanaan aksi sosial ini, Ny. Putri Koster yang hadir bersama Manggala PAKIS Bali T.I.A Kusuma Wardhani dan pengurus lainnya juga menginformasikan sejumlah program dari lembaga yang dipimpinnya. Disebutkan olehnya, PAKIS Bali resmi terbentuk pada September 2020 dan tahun ini genap berusia satu tahun. Di awal pembentukannya, PAKIS Bali masih fokus pada program sosialisasi untuk menginformasikan keberadaan sayap organisasi MDA ini. Selain sosialisasi, PAKIS Bali mulai melaksanakan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan upaya penguatan adat dan budaya Bali.

Program yang telah berjalan, yaitu pelatihan etika berbusana dan tata rambut pakem Bali. Berikutnya, PAKIS Bali juga mengambil peran dalam upaya pelestarian tari sakral, satu diantaranya adalah Tari Rejang.

Menurut Ny. Putri Koster, dewasa ini terjadi euforia di tengah masyarakat yang menampilkan tarian sakral tidak sesuai dengan tempat dan fungsinya. Padahal, tarian sakral atau yang disebut juga tarian wali, hanya dapat dipentaskan di tempat terpilih. Ny. Putri Koster menyebut, belakangan Tari Rejang kerap ditarikan untuk kepentingan di luar upacara keagamaan. Padahal, Tarian Rejang adalah salah satu tarian sakral yang dipentaskan di tempat dan acara tertentu saja.

“Tarian Rejang tidak bisa dipentaskan untuk tujuan selain berhubungan dengan upacara keagamaan. Untuk itu, kita harus bangun kesadaran bersama, kita kembalikan tarian sakral ini ke pakemnya masing-masing,” ujar tokoh perempuan yang dikenal sebagai seniwati multitalenta ini.

Ny. Putri Koster menambahkan, sosialisasi di tengah masyarakat terkait keberadaan tarian sakral, harus terus dilakukan. Dengan begitu, masyarakat menjadi paham, tarian mana yang masuk dalam tarian wali, tarian bebali, dan mana pula masuk tarian balih-balihan (tontonan).

“Pakis Bali memegang peran yang sangat strategis dalam sosialisasi keberadaan tarian sakral ini. Jika ada tarian sakral yang hampir punah, kita gandeng stakeholder terkait untuk merekonstruksi kembali tarian tersebut. Mari kita perkuat, lindungi, dan jaga kelestarian tarian sakral yang ada di masing-masing desa adat,” pinta Ny. Putri Koster yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali ini. Ia berharap, PAKIS yang telah terbentuk di Kabupaten atau Kota juga melakukan hal serupa.

Bawaslu Tabanan Gandeng KPU Tabanan Simulasikan Musyawarah Terbuka Penyelesaian Sengketa

TABANAN – Pantaubali.com – Bawaslu Tabanan-Sesuai dengan amanat Perbawaslu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Bawaslu Kabupaten Tabanan melaksanakan Simulasi Musyawarah Terbuka Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan, di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Tabanan. Selasa,(30/11).

Hadir dalam simulasi ini, Kabag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses dan Hukum, Made Aji Swardhana, dan menggandeng KPU Kabupaten Tabanan, yang dihadiri oleh Anggota KPU Tabanan I Wayan Sutama.

Dalam melaksanakan simulasi musyawarah secara terbuka, Bawaslu Kabupaten Tabanan membentuk majelis musyawarah. Majelis musyawarah berasal dari Anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan yang terdiri atas ketua majelis musyawarah dan Anggota majelis musyawarah. Majelis musyawarah dibantu oleh panitia musyawarah yang terdiri atas sekretaris panitia musyawarah, asisten majelis musyawarah, notulen, dan perisalah.

Proses simulasi musyawarah terbuka penyelesaian sengketa proses Pemilihan tersebut yang menjadi Ketua Majelis Musyawarah adalah Ketua Bawaslu Tabanan, I Made Rumada, Anggota Majelis Musyawarah terdiri dari Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal, I Ketut Narta dan staf Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran, Ni Putu Ari Apriani, serta jajaran Sekretariat Bawaslu Tananan masing-masing berperan menjadi sekretaris, pemohon dan termohon, asisten majelis, notulensi, perisalah, juru sumpah, saksi, dan keamanan.

Pelaksanaan simulasi musyawarah terbuka ini, majelis musyawarah dilaksanakan melalui tahapan penyampaian permohonan pemohon, penyampaian jawaban termohon, pemeriksaan alat bukti, penyampaian kesimpulan pihak pemohon, termohon, serta dari pihak terkait.

Majelis musyawarah mendengarkan keterangan saksi-saksi oleh pemohon dan termohon dan saksi dari pihak terkait setelah penyampaian jawaban. Pemohon dan termohon dapat menyampaikan kesimpulan secara tertulis paling lama 1 (satu) Hari terhitung sejak selesainya pemeriksaan alat bukti. Pimpinan musyawarah menanyakan kepada pemohon, termohon, dan pihak terkait apakah ada yang dapat disepakati baik terhadap permohonan pemohon maupun jawaban atau tanggapan termohon dan pihak terkait.

Majelis musyawarah membacakan putusan penyelesaian sengketa Pemilihan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Putusan ditetapkan dan ditandatangani oleh majelis musyawarah Bawaslu Kabupaten Tabanan dalam musyawarah terbuka penyelesaian sengketa pemilihan. Dan apabila ada para pihak yang tidak menerima keputusan tersebut dapat mengajukan banding pada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara paling lambat 3 hari sejak keputusan dibacakan. Jangka waktu musyawarah penyelesaian sengketa proses pemilihan adalah 12 hari kalender terhitung sejak permohonan sengketa diregistrasi.

Made Aji, disela-sela simulasi mengatakan, dilaksanakannya Simulasi Musyawarah Terbuka Penyelesaian Sengketa ini, adalah salah satu program Bawaslu untuk lebih belajar mengenai tata cara penyelesaian sengketa proses pemilihan, serta berharap dengan dilaksanakannya simulasi ini bisa memperdalam terkait dengan tugas-tugas pokok dan fungsi dalam menyelesaikan suatu sengketa proses pemilihan.

“Simulasi ini sangat penting dilaksanakan mengingat, Bawaslu Kabupaten Tabanan yang memang berwenang untuk melakukan musyawarah terbuka penyelesaian sengketa, bisa lebih sigap jika nantinya memang ada pelanggaran yang terjadi pada saat perhelatan pemilihan.” Tutup pria asal Denpasar tersebut.

Wagub Cok Ace : Hargai dan Hormati Jasa Pahlawan Jadi Fondasi Penting Bagi kesejahteraan Bangsa

BADUNG – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengajak generasi penerus bangsa untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

“Hari pahlawan 10 November merupakan kristalisasi dari nilai-nilai perjuangan tanpa pamrih dari para pejuang bangsa, yang ingin bebas dari belenggu penjajahan,” tukas Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Pahlawan 2021 di Festival Park Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, pada Senin (29/11) petang.

Dilanjutkannya, fakta tersebut menjadikan keberadaan negara Indonesia merupakan sebuah hasil perjuangan para pendahulu.

“Hal tersebut bermuara kepada, eksistensi Indonesia tidak datang begitu saja namun hasil perjuangan para pahlawannya,” tutur Wagub Cok Ace.

Penglingsir Puri Ubud ini juga mengatakan, penting artinya untuk meneladani dan meneruskan tonggak perjuangan para pahlawan Kesuma Bangsa. Utamanya bagi generasi penerus di masa terkini.

“Penting bagi generasi kini untuk mengingat bahwa kesejahteraan bangsa dapat dicapai bila generasinya menghargai jasa leluhurnya,” tukasnya. ” Dalam ajaran agama Hindu pun disebutkan bahwa menghormati dan menghargai jasa leluhur adalah fondasi penting untuk menopang kesejahteraan bangsa,” tutur mantan Bupati Gianyar ini.

Spirit perjuangan dan kemerdekaan itulah yang dikatakan Wagub masih sangat relevan untuk diimplementasikan di masa kini.

“Saya mengharapkan pula sinergi yang lebih baik lagi guna mendukung program dan visi pemerintah provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen pol Putu Jayan Danu Putra senada dengan Wagub Cok Ace mengajak generasi penerus bangsa untuk tidak henti-hentinya meneladani semangat perjuangan bangsa dan menjadi generasi yang pantang menyerah.

“Pantang menyerahn melawan pandemi dan keterpurukan akibat pandemi. ” Terlebih untuk membangkitkan kembali pariwisata Bali kita bersama saling bahu membahu. Kembali mempromosikan keindahan dan budaya,”Katanya. ” Dan Momentum hari pahlawan adalah waktu yang tepat dan jadi inspirasi bagi kita,” tutup Jayan Danu Putra.

Dalam acara yang juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Trisno Nugroho dan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama tersebut, juga di-launching lagu karya jajaran Polresta Denpasar bertajuk “Garudaku Garudamu” serta “Papua ring Ati”.

Wagub Cok Ace Hargai dan Hormati Jasa Pahlawan Jadi Fondasi Penting Bagi kesejahteraan Bangsa

 

BADUNG – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengajak generasi penerus bangsa untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan. ” Hari pahlawan 10 November merupakan kristalisasi dari nilai-nilai perjuangan tanpa pamrih dari para pejuang bangsa, yang ingin bebas dari belenggu penjajahan,” tukas Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Pahlawan 2021 di Festival Park Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, pada Senin (29/11) petang.

Dilanjutkannya, fakta tersebut menjadikan keberadaan negara Indonesia merupakan sebuah hasil perjuangan para pendahulu.” Hal tersebut bermuara kepada, eksistensi Indonesia tidak datang begitu saja namun hasil perjuangan para pahlawannya,” tutur Wagub Cok Ace.

Penglingsir Puri Ubud ini juga mengatakan, penting artinya untuk meneladani dan meneruskan tonggak perjuangan para pahlawan Kesuma Bangsa. Utamanya bagi generasi penerus di masa terkini. ” Penting bagi generasi kini untuk mengingat bahwa kesejahteraan bangsa dapat dicapai bila generasinya menghargai jasa leluhurnya,” tukasnya. ” Dalam ajaran agama Hindu pun disebutkan bahwa menghormati dan menghargai jasa leluhur adalah fondasi penting untuk menopang kesejahteraan bangsa,” tutur mantan Bupati Gianyar ini.

Spirit perjuangan dan kemerdekaan itulah yang dikatakan Wagub masih sangat relevan untuk diimplementasikan di masa kini. ” Saya mengharapkan pula sinergi yang lebih baik lagi guna mendukung program dan visi pemerintah provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen pol Putu Jayan Danu Putra senada dengan Wagub Cok Ace mengajak generasi penerus bangsa untuk tidak henti-hentinya meneladani semangat perjuangan bangsa dan menjadi generasi yang pantang menyerah. ” Pantang menyerahn melawan pandemi dan keterpurukan akibat pandemi. ” Terlebih untuk membangkitkan kembali pariwisata Bali kita bersama saling bahu membahu. Kembali mempromosikan keindahan dan budaya,”Katanya. ” Dan Momentum hari pahlawan adalah waktu yang tepat dan jadi inspirasi bagi kita,” tutup Jayan Danu Putra.

Dalam acara yang juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Trisno Nugroho dan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama tersebut, juga di-launching lagu karya jajaran Polresta Denpasar bertajuk “Garudaku Garudamu” serta “Papua ring Ati”.

Antisipasi Ganguan Musim Hujan Perumda Tirta Amerta Buana Siagakan Petugas Lapangan

 

TABANAN – Pantaubali.com  – Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dalam mendapatkan air bersih. Kontrol terhadap gangguan pun terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga bisa langsung ditangani.

Di samping itu, Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana tetap mengoptimalkan pelayanan dan selalu menyiagakan petugas lapangan untuk menindaklanjuti keluhan yang dialami pelanggan.

Kabag Hubungan Langganan Perumda Tirta Amertha Buana, Ida Bagus Marjaya Wirata menyampaikan, pihaknya berupaya optimal untuk bisa menyelesaikan perbaikan yang terjadi dengan cepat.

Namun waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu keluhan atau perbaikan tergantung pada kondisi kerusakan atau keluhan itu sendiri.

“Memasuki musim penghujan, Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana senantiasa melakukan langkah-langkah antisipasi berupa mengecek jalur pipa transmisi dan distribusi, serta mengecek pompa-pompa yang ada,” ungkapnya, Senin (29 November 2021)

“Kita menghimbau kepada pelanggan di saat musim hujan selalu menampung air secukupnya, jika terjadi gangguan dengan pendistribusian air maka pelanggan mempunyai air secukupnya untuk memenuhi sebagai kebutuhan pokok selama dalam perbaikan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, untuk pembayaran rekening air pihaknya menghimbau kepada pelanggan melakukan pembayaran online, melalui Bank BPD Bali juga bisa melalui gerai yang kerjasama dengan Perumda Tirta Amertha Buana.

“Kita menghimbau kepada pelanggan untuk melakukan pembayaran rekening secara online, sehingga tidak terjadi kerumunan di kantor,” ucapnya didampingi Humas I Wayan Agus Swanjaya.

Swanjaya menbahkan intensitas hujan di bulan November dan awal December diperkirakan tinggi. Untuk itu pihaknya senantiasa menghimbau kepada pelanggan untuk menyiapkan bak atau ember penampung air. Karena gangguan pipa pecah akibat longsor karena hujan biasanya kerap terjadi.

Ketua BNK Tabanan Minta Agar Sosialisasi Terkait Narkoba Terus Digencarkan

TABANAN – Pantaubali.com – Selaraskan komunikasi rutin di jajaran tim BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Tabanan, Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, S.E., yang juga selaku ketua BNK Tabanan, gelar pertemuan rutin perihal sosialisasi kegiatan BNK di Tabanan, di Ruang Rapat Wakil Bupati Tabanan, Senin (20/11). Turut hadir dalam pertemuan itu, Kasat Narkoba Polres Tabanan, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Kesehatan dan OPD terkait selaku tim Badan Narkotika Kabupaten Tabanan.

Pertemuan ini sebagai langkah lanjutan dari pembuktian pemerintahan bersih dari penggunaan narkoba, termasuk di dalamnya pelaksanaan tes urin di DPRD dan di kalangan pejabat dan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan di bulan Oktober silam. Hal tersebut, agar pemerintahan bisa menjadi contoh dan panutan dalam masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wabup Edi memberikan apresiasi terhadap program Desa Bersinar (Bersih Dari Narkoba) yang digalangkan dengan baik sehingga mampu membantu mengendalikan penyalahgunaan obat terlarang yang masih semarak di kalangan anak muda, namun di satu sisi ia juga menekankan agar sosialisasi tetap digencarkan.

“Sosialisasi dan pemahaman penting terhadap penggunaan narkoba, serta akibat dari obat tersebut secepatnya harus diselenggarakan di berbagai desa, khususnya pemuda” tegasnya.

Hal tersebut bisa berupa penyuluhan, bimbingan teknis, FGD (Focus Group Discussion) dan kolaborasi di Bimas yang rutin dilaksanakan setiap bulan terkait edukasi narkoba dan kenakalan remaja, yang harus semakin digenjot di penghujung tahun 2021.

Ia juga menegaskan, rancangan kegiatan yang sudah diprogramkan di akhir tahun, harus bisa berjalan dengan riil.

“Harapan saya, karena kegiatan ini menggunakan dana pemerintah yang harus kita pertanggungjawabkan, dan tidak disalahgunakan,” ucapnya.

Sasaran selanjutnya, untuk sosialisasi yaitu Desa Banjar Anyar dan Desa Wongaya, namun tidak menutup kemungkinan untuk diadakan sosialisasi di daerah yang lebih krusial. Sehingga Apa yg dilakukan dapat bermanfaat guna bagi semua pihak.

Mendukung arahan Ketua BNK, I Wayan Sarba selaku sekretaris BNK juga menyampaikan memang terjadi peningkatan penyalahgunaan narkotika selama pandemi Covid-19.

“Sebenarnya ingin melakukan sosialisasi secara menyeluruh untuk pencegahan, bukannya memenjarakan, supaya masyarakat teredukasi dengan baik” ungkapnya.

Pada laporannya ia juga menyampaikan, bahwa penunjukkan Desa Kediri selaku Desa Tangguh Anti Narkoba yang sebelumnya justru sangat rawan terhadap narkotika, sejak bulan Juli hingga saat ini tidak terdeteksi adanya laporan. Sebab masyarakat sudah berkoordinasi dengan baik dan memberikan informasi yang akurat, sehingga peredaran bisa menurun.

Pemkab Tabanan Rayakan Ulang Tahun Kota Tabanan ke-528 Dengan Khidmat

TABANAN – Pantaubali.com -Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya S.E., M.M selaku inspektur upacara mempimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kota Tabanan ke 528, di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Senin (29/11).

Nampak hadir saat itu, undangan sekaligus peserta upacara, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda, Sekda, Para Asisten Sekda serta Kepala Perangkat Daerah dan Camat Se-Kabupaten Tabanan dan juga para OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

Pemkab Tabanan memperingati Hari Ulang Tahun Kota Tabanan ke 528 di Tahun 2021 ini dengan khidmat dan penuh kesederhanaan, mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda di Tanah air dan memfokuskan prioritas kerja pada penanganan pandemi. Namun agar esensi seremoni tetap bisa dirayakan, apel bendera dilakukan sebagai wujud peringatan dengan tetap menekankan perhatian pada pembatasan peserta yang hadir dan wajib menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Bupati Sanjaya, selaku inspektur upacara, menyampaikan sambutan dari Gubernur Bali atas apresiasinya terhadap kerjasama masyarakat Tabanan dalam melaksanakan beragam pembangunan daerah, utamanya juga bersama-sama dalam menghadapi pandemi. Mengusung tema “Melangkah Bersama Menuju Tabanan Era Baru”, sesuai dengan Visi, Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana akan terbangun kondisi yang diyakini mampu mengantarkan Bali menuju Bali Era Baru, yaitu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru, Bali yang kawista, Bali Kang Tatatiti Tentran Kerta Raharja, Gemah Ripah Lohjinawi” kata Sanjaya.

Pada kesempatan ini, ia juga mengigatkan bahwa kontraksi ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19, serta menyebabkan lumpuhnya sektor perekonomian di Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata agar tidak meruntuhkan semangat kita untuk bertahan. Oleh sebab itu, ia mengajak Bali untuk segera bangkit, menata ulang perekonomian untuk menyeimbangkan struktur dan fundamental perekonomian Bali. Kembali pada keorisinilan dan keunggulan sumber daya lokal, meliputi alam, krama dan kebudayaan Bali.

“Terutama di Tabanan adalah sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta industri kerajinan rakyat berbasis budaya branding Bali” lanjutnya.

Sikap Kebersamaan dan Gotong-royong juga diharapkan bisa semakin menguatkan masyarakat Tabanan, dalam menghadapi pandemi dan tantangan di berbagai sektor, agar menjadi masyarakat yang solid dan madani (mandiri). Bersama-sama membantu mewujudkan pembangunan menuju Tabanan Era Baru.

Lebih lanjut di akhir apel bendera, bertepatan dengan HUT Kota Tabanan, Pemkab Tabanan juga melaksanakan Gebyar Undian PBB yang dilaksanakan oleh Bank BPD. Beragam hadiah menarik disiapkan sebagai dukungan pemerintah untuk masyarakat Tabanan yang taat membayar pajak.

Bupati Tabanan Harapkan RS. Nyitdah Siap Beroperasi Penuh di Tahun 2022

TABANAN – Pantaubali.com – Untuk memantau keadaan dan memastikan pelayanan RS di Kabupaten Tabanan berjalan dengan optimal, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E. M.M., didampingi para Asisten, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan meninjau RSUD Nyitdah yang terletak di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat, (26/11).

Kedatangan Bupati Tabanan beserta rombogan disambut baik oleh Dirut RSUD Nyitdah dr. I Wayan Doddy Setiawan beserta pimpinan dan jajaran manajemen. Pada kesempatan itu, Ia menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan beberapa fasilitas gedung tambahan dan IGD yang baru untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Nyitdah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi segala upaya untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Nyitdah. Dalam tinjauannya tersebut, Bupati Sanjaya mengecek seluruh gedung untuk memastikan ketersedian sarana dan prasarana. Ia berharap RSUD Nyitdah mampu beroperasi penuh di tahun 2022. Ia juga berkeyakinan, kedepannya pasti mampu menjadi RS terbaik dan terfavorit di Bali

“Namun hal itu harus dibarengi dan tidak terlepas dari kemauan dan spirit yang besar bagi para jajaran manajemen. Jaga kemauan dan spirit, alam pasti memberikan peluang dan waktu untuk kita. Saat itu datang, maka manfaatkanlah peluang itu dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan pelayanan yang optimal bagi masyarakat,” ujar Bupati Sanjaya.

Ia juga menegaskan, apalagi RSUD Nyitdah dibangun di lahan hampir sekitar 7 hektar dan hal itu harus dimaksimalkan dengan sungguh-sungguh penataannya untuk menjadi RS yang layak untuk masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, dikatakannya ketersediaan parkir, ruang terbuka hijau dan kantin sangat sentral perannanya sebagai sarana pendukung untuk membentuk wajah rumah sakit. Disamping itu, pelayanan yang lebih harus diberikan agar RS ini memiliki daya tarik yang berbeda dari RS lainnya.

Untuk itu, Ia meminta pihak RS agar secara bertahap mewujudkan hal tersebut. Disamping itu, tidak kalah pentingnya adalah selalu menjaga kebersihan untuk menjaga tampilan RSUD, sehingga selalu memberi kenyamanan bagi masyarakat. Untuk pengembangan lebih lanjut, Bupati Sanjaya juga mengajak pihak RSUD Nyitdah secara intens melakukan koordinasi.

Selebihnya, Bupati Sanjaya sangat berharap khususnya kepada jajaran manajemen RSUD Nyitdah agar mampu merawat dan memelihara sarana dan prasarana yang telah ada, tanamkan rasa memiliki serta tingkatkan kinerja dengan selalu bekerja dengan sabar, tulus dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya bagi masyarakat.

“Lakukan perbandingan dengan RSU maupun Swasta untuk mencari perbandingan yang terbaik untuk diterapkan disini, sehingga memiliki daya tarik sendiri bagi masyarakat untuk datang kesini. Mari kita selalu bersemangat, karena semangat akan memberikan sesuatu yang positif buat kita,” imbuh Sanjaya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Dirut RSUD Nyitdah dr. I Wayan Doddy Setiawan mengatakan, kedepannya disiapkan beberapa peningkatan pelayanan, seperti penambahan 15 ruangan poliklinik di lantai I dengan 13 jenis layanan poliklinik spesialis yaitu poliklinik penyakit dalam, obgyn, bedah, anak, mata, tht, neurologi, paru, kulit kelamin, anastesi, poli urologi, dan dokter spesialis penunjang radiologi dan patologi klinik. Begitupun dengan pelayanan lainnya juga secara bertahap akan ditingkatkan.

Diantaranya, di lantai II : ruangan lab, ICU yang terdiri dari 8 bed ICU, dan 3 bed icu isolasi. Di lantai III ruangan rawat inap yang terdiri 11 ruangan VIP, ruangan kelas I, ruangan kelas II, ruangan kelas III. Gedung b untuk ponek, (ruang bersalin, nicu, dan rawat inap ibu melahirkan) yang didukung 4 kamar operasi sesuai standar. Total bed pasien 105 tempat tidur. “Untuk penunjang kami RSUD Nyitdah sudah dilengkapi dengan alat-alat seperti : 3 unit alat rontgen x ray, USG 4 dimensi, alat2 lab, CSSD, laundry, gizi, pemulasaran jenasah,” ungkapnya.(Rilis)

Dalam Rangka PPKM, Polsek Check Prokes Di Pasar Marga

TABANAN – Pantaubali.com – Untuk mencegah penyebaran covid19 di Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan, dalam rangka PPKM ( Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ) level 2 , Personil Polsek Marga,Polres Tabanan melakukan Pengecekan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional Marga. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu,(28/) pagi saat berlangsungnya aktivitas pasar.

Kapolsek Marga AKP I Gede Budiarta S.H., M.H., seijin Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Pengechekan dan Pengawasan Prokes pada tempat keramaian seperti pasar tradisional, pertokoan, dan tempat lainnya kami terus lakukan setiap saat.

“Untuk kali ini kami tugaskan Unit Patroli Samapta, Reskrim Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan, dipimpin Kanit Samapta Iptu I Ketut Bagiana, S.H,”ungkap Kapolsek Marga.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran covid19 kami tetap menghimbau masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, jangan pernah lengah, kita semua harus selalu waspada, walaupun kasus terkonfirmasi positif covid19 cendrung mengalami penurunan.

“Mari kita semua tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak saat berinteraksi sosial dengan orang, tidak berkerumun,” ucapnya.

Sembari menambahkan, sampai saat ini hasil pantauan di lapangan di wilayah kecamatan Marga masyarakat masih tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pada tempat tempat keramaian. Tutup Kapolsek Marga.(Rilis)